Sabtu, 03 Juli 2021

KAMULAH GARAM DAN TERANG DUNIA | Matius 5 | Mezbah Keluarga Hari Minggu ~ Perjamuan Kudus| 4 Juli 2021



MEZBAH KELUARGA HARI MINGGU dan PERJAMUAN KUDUS
4 Juli 2021
Matius 5
KAMULAH GARAM DAN TERANG DUNIA


💠 MENYANYI : PKJ 1 (1)
ABADI TAK NAMPAK

🎶
Abadi tak nampak, yang Mahaesa,
Yang tak terhampiri, terang takhtaNya,
Yang dalam PutraNya, telah dikenal,
BagiNyalah hormat dan kuasa kekal.



💠 PEMBUKAAN :
Kita mulai Mezbah Keluarga ini dengan keyakinan bahwa pertolongan kepada kita adalah TUHAN yang telah menjadikan langit dan bumi, yang selalu menjaga kesetiaan-Nya terhadap kita sampai selama-lamanya dan yang tiada pernah meninggalkan perbuatan tangan-Nya. ~ Anugerah, Rahmat dan Damai Sejahtera dari Allah Bapa kita dan dari Tuhan Yesus Kristus dan oleh Roh Kudus, 
kiranya menyertai kita sekalian,  Amin.


💠 MEMBACA MAZMUR :
      📜 25:1-2, 4, 8-10 

Kepada-Mu, ya TUHAN, kuangkat jiwaku; 
ALLAHKU, KEPADA-MU AKU PERCAYA;
 
Beritahukanlah jalan-jalan-Mu kepadaku, ya TUHAN, 
TUNJUKKANLAH ITU KEPADAKU. 

TUHAN itu baik dan benar; 
SEBAB ITU IA MENUNJUKKAN JALAN KEPADA ORANG YANG SESAT. 

Ia membimbing orang-orang yang rendah hati menurut hukum, 
DAN IA MENGAJARKAN JALAN-NYA KEPADA ORANG-ORANG YANG RENDAH HATI. 

Segala jalan TUHAN adalah kasih setia dan kebenaran 
BAGI ORANG YANG BERPEGANG PADA PERJANJIAN-NYA DAN PERINGATAN-PERINGATAN-NYA. 


💠 MENYANYI :  PKJ 7. (1, 2)
BERSYUKURLAH PADA TUHAN

🎶
Bersyukurlah pada Tuhan, 
serukanlah namaNya!
Bernyanyilah bagi Tuhan, 
mari bermazmurlah!

Ref.
Pujilah Tuhan, hai jiwaku, 
pujilah namaNya.
Aku hendak bernyanyi 
seumur hidupku.

🎶
Hatiku siap, ya Tuhan, 
bernyanyi dan bermazmur,
kar’na Engkau Maha baik, 
setia dan benar.

Ref.
Pujilah Tuhan, hai jiwaku, 
pujilah namaNya.
Aku hendak bernyanyi 
seumur hidupku.
 


💠 BERDOA :

Ya Bapa, Allah yang kekal,
Terima kasih untuk pagi hari ini, 
Kami bersyukur untuk istirahat malam sehingga kami dapat bangun dalam kondisi bugar dan segar untuk merayakan Hari Minggu, Hari Tuhan.

Ya Tuhan Kemuliaan, Allah yang pengasih,
dengan sukacita kami memuji-Mu, kami menyembah-Mu Allah yang benar, 
Bapa, Anak dan Roh Kudus 


Ampunilah kami  ya Tuhan, sebab kehidupan kami, sebagai pribadi, keluarga, dan jemaat-Mu belum menjadi saksi kemuliaan-Mu secara sempurna.

Luluhkanlah dosa dan kesedihan kami, singkirkanlah keraguan kami,
lalu isi kami dengan cahaya kasih-Mu.

Ya Tuhan, kepada-Mu kami mohon, terangilah hati pikiran kami dengan Roh Kudus agar Kebenaran-Mu membimbing kami melakukan Kehendak-Mu dalam hidup kami.


Oleh pengasihan Tuhan Yesus Kristus Juruselamat dunia, kami berdoa. 

Amin.



💠 MEMBACA ALKITAB :
         📖   Matius 5:13-16 

13 "Kamu adalah garam dunia. Jika garam itu menjadi tawar, dengan apakah ia diasinkan? Tidak ada lagi gunanya selain dibuang dan diinjak orang.

14 Kamu adalah terang dunia. Kota yang terletak di atas gunung tidak mungkin tersembunyi.

15 Lagipula orang tidak menyalakan pelita lalu meletakkannya di bawah gantang, melainkan di atas kaki dian sehingga menerangi semua orang di dalam rumah itu.

16 Demikianlah hendaknya terangmu bercahaya di depan orang, supaya mereka melihat perbuatanmu yang baik dan memuliakan Bapamu yang di sorga."




💠 RENUNGAN : 

KAMULAH GARAM DAN TERANG DUNIA

Perikop ini berbicara tentang status orang-orang yang menjadi pengikut Kristus atau orang Kristen. Setiap pengikut Kristus berstatus sebagai garam dan terang dunia (13, 14). Sebagaimana Yesus berkata, "Kamu adalah garam dunia ... Kamu adalah terang dunia", artinya setiap orang Kristen adalah garam dan terang dunia.
 
Garam dan terang dunia ini dipakai oleh Tuhan Yesus sebagai metafora untuk menggambarkan fungsi orang Kristen untuk memengaruhi dunia. Ada tiga karakteristik garam dan terang yang harus menjadi karakteristik orang Kristen untuk menjalankan fungsinya dalam dunia ini.
 
Pertama, Garam dan terang adalah kecil tetapi mampu memberi dampak kepada yang lebih banyak, besar, atau luas. 
Garam dapat digunakan untuk mengasinkan atau mengawetkan makanan. Garam yang digunakan pun jumlahnya lebih sedikit dibandingkan dengan makanan yang diasinkan atau diawetkan. Demikian juga dengan terang, terang dari nyala lilin mampu menerangi sebuah ruangan yang ukurannya lebih luas dari lilin tersebut. Belajar dari garam dan terang, sebenarnya keberadaan orang Kristen yang minoritas di negeri kita bisa lebih berdampak di tengah masyarakat.
 
Kedua, Mengubah keadaan
Garam yang minoritas memiliki kekuatan untuk mengubah yang tawar menjadi asin. Demikian juga terang memiliki kekuatan untuk mengubah gelap menjadi terang. Keberadaan orang Kristen harus mampu mengubah keadaan sekitarnya.
 
Ketiga, Garam melarutkan diri untuk memberi rasa asin di sekitarnya. Terang membakar diri untuk memberi terang di sekitarnya. Artinya, peran kita di tengah masyarakat diiringi dengan pengorbanan diri.
 
Orang Kristen tidak boleh minder, meskipun banyak yang menjadi minoritas pada saat ini. Kita bersyukur karena Tuhan berkenan memakai kita untuk memengaruhi dan memberikan dampak yang besar di dunia ini. Mari kita tunjukkan bahwa kita mampu berperan dan berkontribusi sebaik-baiknya di tengah masyarakat. Dengan demikian, pikiran, perkataan, dan perbuatan kita harus menjadi berkat bagi banyak orang.

Amin.




💠 MENYANYI :  GB 116. (1)
YESUS INGINKAN DIRIMU BERSINAR T'RANG

🎶
Yesus inginkan dirimu bersinar t’rang
agar seluruh dunia memuji-Nya.
Bawa cahaya-Nya di tiap langkahmu,
agar terang-Nya makin jauh tersebar.

Ref.
Di dalam perbuatanmu, 
di dalam perkataanmu,
ingatlah Kristus minta darimu;
pancarkan sinar kasih-Nya 
kepada dunia yang gelap,
supaya dunia mengagungkan nama-Nya







✝️ PENETAPAN PERJAMUAN KUDUS :

Dalam suratnya kepada jemaat di Korintus, 1 Korintus 11:23 -29, Rasul Paulus 
menetapkan aturan Perjamuan Kudus berdasarkan kesaksian yang dia terima sebagai berikut: 

Sebab apa yang telah kuteruskan kepadamu, telah aku terima dari Tuhan, yaitu bahwa Tuhan Yesus, pada malam waktu Ia diserahkan, mengambil roti dan sesudah itu Ia mengucap syukur atasnya; 

Ia memecah-mecahkannya dan berkata: "Inilah tubuh-Ku, yang diserahkan bagi kamu; perbuatlah ini menjadi peringatan akan Aku!"

Demikian juga Ia mengambil cawan, sesudah makan, lalu berkata: "Cawan ini adalah perjanjian baru yang dimeteraikan oleh darah-Ku; perbuatlah ini, setiap kali kamu meminumnya, menjadi peringatan akan Aku!" 

Sebab setiap kali kamu makan roti ini dan minum cawan ini, kamu memberitakan kematian Tuhan sampai Ia datang.

Jadi barangsiapa dengan cara yang tidak layak makan roti atau minum cawan Tuhan, ia berdosa terhadap tubuh dan darah Tuhan.

Karena itu hendaklah tiap-tiap orang menguji dirinya sendiri dan baru sesudah itu ia makan roti dan minum dari cawan itu.

Karena barangsiapa makan dan minum tanpa mengakui tubuh Tuhan, ia mendatangkan hukuman atas dirinya. 


✝️ MENYANYI :    PKJ 157. (1)
PERJAMUAN YANG KUDUS

🎶


✝️ ROTI~ANGGUR PERJAMUAN KUDUS

Roti yang kita pecah-pecahkan ini adalah persekutuan dengan TUBUH KRISTUS.

Ambilah dan makanlah !

Ingatlah, akan penderitaan Yesus Kristus di kayu salib, bahwa tubuh-Nya telah  hancur, dipecah-pecahkan untuk pengampunan dosa-dosa kita.

✝️ 🍞🍷✝️

Cawan minuman yang kita pergunakan dalam perjamuan ini adalah persekutuan dengan DARAH KRISTUS.

Ambillah dan minumlah !

Ingatlah, akan penderitaan Yesus Kristus di kayu salib, bahwa darah-Nya telah tercurah untuk pengampunan dosa-dosa kita.


✝️  MENYANYI :     PKJ 157. (2)
PERJAMUAN YANG KUDUS

 🎶


💠 BERDOA : 

..................

*****


Bapa kami yang di sorga, 
Dikuduskanlah nama-Mu, 
Datanglah Kerajaan-Mu, 
Jadilah kehendak-Mu di bumi seperti di sorga.

Berikanlah kami pada hari ini makanan kami yang secukupnya dan ampunilah kami akan kesalahan kami, seperti kami juga mengampuni orang yang bersalah kepada kami; dan janganlah membawa kami ke dalam pencobaan, tetapi lepaskanlah kami dari pada yang jahat. 

Karena Engkaulah yang empunya Kerajaan dan kuasa dan kemuliaan sampai selama-lamanya. 

Amin.

Tidak ada komentar: