Minggu, 25 Juli 2021

HENDAKLAH ENGKAU JAGA-JAGALAH | Matius 25 | Mezbah Keluarga | 26 Juli 2021




MEZBAH KELUARGA 26 Juli 2021
Senin, 26 Juli 2021
Matius 25
HENDAKLAH ENGKAU JAGA-JAGALAH



💠 MEMBACA MAZMUR :
       ðŸ“œ Mazmur 29:2

Berilah kepada TUHAN kemuliaan nama-Nya, 

SUJUDLAH KEPADA TUHAN DENGAN BERHIASKAN KEKUDUSAN! 


💠 SAAT TEDUH
Meneduhkan, menenangkan, dan memusatkan hati kepada Tuhan.


💠 MENYANYI :  GB 12. (1, 2)
MASUKLAH SEMUA MENGHADAP TUHAN

 ðŸŽ¶

🎶



💠 BACAAN ALKITAB :
      📖  Matius 25:10-13

10 Akan tetapi, waktu mereka sedang pergi untuk membelinya, datanglah mempelai itu dan mereka yang telah siap sedia masuk bersama-sama dengan dia ke ruang perjamuan kawin, lalu pintu ditutup. 

11 Kemudian datang juga gadis-gadis yang lain itu dan berkata: Tuan, tuan, bukakanlah kami pintu! 

12 Tetapi ia menjawab: Aku berkata kepadamu, sesungguhnya aku tidak mengenal kamu. 

13 Karena itu, berjaga-jagalah, sebab kamu tidak tahu akan hari maupun akan saatnya." 





💠 RENUNGAN : 



HENDAKLAH ENGKAU JAGA-JAGALAH

Kita harus senantiasa siap sedia untuk bertemu dengan Tuhan di setiap saat. Memang di saat Kristus datang untuk yang kedua kali nanti semua orang akan bertemu dengan Tuhan. Saat itu Ia akan datang sebagai hakim yang menghakimi semua orang, baik yang masih hidup maupun yang sudah mati. Namun untuk bertemu dengan Tuhan orang tidak harus menunggu sampai Ia datang kembali ke dunia untuk yang kedua kalinya nanti. Sebab di setiap saat kita dapat saja harus meninggalkan dunia ini, yaitu ketika kita menghembuskan nafas yang terakhir. Sesudah itu kita tidak memiliki kesempatan lagi untuk bertobat. Yang ada hanyalah kita wajib mempertanggungjawabkan kehidupan kita kepada-Nya.

 


Pentingnya senantiasa siap untuk bertemu dengan Tuhan ini antara lain dikemukakan oleh Yesus di dalam Matius 25. Di situ Ia mengumpamakan umat-Nya seperti sepuluh orang gadis yang menyongsong kedatangan seorang mempelai laki-laki. Kemudian Yesus berkata: "Karena itu, berjaga-jagalah, sebab kamu tidak tahu akan hari maupun akan saatnya." Dengan berkata demikian Ia menegaskan bahwa kita tidak akan tahu hari dan saat Ia akan datang kembali. Namun juga berarti kita tidak akan tahu kapan kita harus meninggalkan dunia ini. Oleh sebab itu kita wajib selalu bersikap siap sedia untuk bertemu dengan Tuhan di setiap saat.

 


PERTANYAAN UNTUK DIRENUNGKAN SECARA PRIBADI :

Sudahkah Anda siap bertemu dengan Tuhan di setiap saat? Apakah yang Anda lakukan untuk itu?



 
💠 SAAT TEDUH
Meneduhkan hati di hadapan Tuhan.
 


💠 MENYANYI :   NKI 238. (1, 2)
(Dua Sahabat Lama no 191)
BERSIAP BERNANTI KEDATANGAN TUHAN


🎶

🎶

💠 BERDOA :
 
........

***

Tuhan, kami menyadari bahwa hidup kami di dunia ini dapat berakhir di setiap saat yang tidak kami duga. Itu sebabnya kami wajib untuk berjaga-jaga karena kami harus siap untuk bertemu dengan diri-Mu di setiap saat. 

Ya Tuhan, tolonglah diri kami untuk senantiasa menyadari akan hal ini. Sehingga kami tidak hidup di dalam kecerobohan ataupun kesia-siaan, namun di setiap waktu dan di semua tempat kami hidup sesuai dengan kehendak-Mu. Supaya dengan demikian hidup kami senantiasa menyenangkan hati-Mu.

 ***

Ya Tuhan, kami merendahkan diri kami di hadapan-Mu. Jagalah diri kami di sepanjang hari ini di dalam kekudusan-Mu dan tuntunlah langkah-langkah hidup kami agar senantiasa sesuai dengan firman-Mu. 

Tolonglah diri kami agar mampu mengisi hari ini dengan kehidupan yang memuliakan nama-Mu, dan menjadi saksi-Mu bagi lingkungan di sekitar kami. 

Berkatilah semua yang kami kerjakan dengan keberhasilan.  Kami berdoa di dalam nama Yesus Kristus, Tuhan dan Juruselamat kami.


 ***

Bapa kami yang di sorga, Dikuduskanlah nama-Mu, datanglah Kerajaan-Mu, jadilah kehendak-Mu di bumi seperti di sorga. Berikanlah kami pada hari ini makanan kami yang secukupnya dan ampunilah kami akan kesalahan kami, seperti kami juga mengampuni orang yang bersalah kepada kami; dan janganlah membawa kami ke dalam pencobaan, tetapi lepaskanlah kami dari pada yang jahat. Karena Engkaulah yang empunya Kerajaan dan kuasa dan kemuliaan sampai selama-lamanya. Amin. 
 

 

Tidak ada komentar: