Minggu, 10 Oktober 2021

WUJUD OTENTIK DARI MENGASIHI ADALAH MENGAMPUNI ~ Mezbah Keluarga ~ 11 Oktober 2022




MEZBAH KELUARGA 
Senin,  11 Oktober 2021
Lukas 23
WUJUD OTENTIK DARI MENGASIHI ADALAH MENGAMPUNI


💠 MEMBACA MAZMUR :
       ðŸ“œ Mazmur 32:7

Engkaulah persembunyian bagiku, 

TERHADAP KESESAKAN ENGKAU MENJAGA AKU, ENGKAU MENGELILINGI AKU, SEHINGGA AKU LUPUT DAN BERSORAK. 
 
💠 SAAT TEDUH
Meneduhkan, menenangkan, dan memusatkan hati kepada Tuhan.


💠 MENYANYI :  KPPK 66. 
Besar Setia-Mu
(Great Is Thy Faithfulness)

🎶
Besar setia-Mu Allah Bapaku,
besarlah kasih-Mu yang melimpah.
Tiada kurang dan tidak berubah,
sempurna dan tetap selamanya.

Ref.
Besar setia-Mu, besar setia-Mu,
tiap pagi b'rikan rahmat baru,
s'gala yang kuperlu Kau sediakan,
besar setia-Mu, kepadaku.

🎶
Musim pun berganti, musim apapun,
hari pun berganti hari baru.
Alam s'mesta dan semua ciptaan-Mu,
menyaksikan kasih setia-Mu.
 
Ref.
Besar setia-Mu, besar setia-Mu,
tiap pagi b'rikan rahmat baru,
s'gala yang kuperlu Kau sediakan,
besar setia-Mu, kepadaku.


💠 BACAAN ALKITAB :
      📖  Lukas 23:34-37

34 Yesus berkata: "Ya Bapa, ampunilah mereka, sebab mereka tidak tahu apa yang mereka perbuat." Dan mereka membuang undi untuk membagi pakaian-Nya. 

35 Orang banyak berdiri di situ dan melihat semuanya. Pemimpin-pemimpin mengejek Dia, katanya: "Orang lain Ia selamatkan, biarlah sekarang Ia menyelamatkan diri-Nya sendiri, jika Ia adalah Mesias, orang yang dipilih Allah." 

36 Juga prajurit-prajurit mengolok-olokkan Dia; mereka mengunjukkan anggur asam kepada-Nya 

37 dan berkata: "Jika Engkau adalah raja orang Yahudi, selamatkanlah diri-Mu!" 




💠 RENUNGAN : 


WUJUD OTENTIK DARI MENGASIHI ADALAH MENGAMPUNI

Wujud dari kasih bukan hanya berupa pertolongan kepada mereka yang menderita, namun juga pengampunan kepada mereka yang menganiaya kita. Adakalanya orang menolong orang lain yang sedang menderita bukan oleh dorongan kasih, tetapi oleh sebab ia mengharapkan pujian atas perbuatan yang ia lakukan tersebut. Tetapi apabila seseorang dapat mengampuni orang lain yang menganiaya dirinya maka tidak bisa tidak tindakan itu adalah karena dorongan kasih yang ada di dalam hatinya. Oleh karena itu pengampunan merupakan wujud yang paling otentik dari kasih kita kepada orang lain.

 


Kasih yang seperti itulah yang dicontohkan oleh Yesus Kristus dan dicatat di dalam Lukas 23. Ketika Ia sedang tergantung di kayu salib banyak orang mengejek diri-Nya. Mereka adalah para pemimpin agama Yahudi dan prajurit Romawi yang telah menganiaya diri-Nya. Sebaliknya dari mengutuki orang-orang tersebut justru Yesus berkata kepada Bapa-Nya: "Ya Bapa, ampunilah mereka, sebab mereka tidak tahu apa yang mereka perbuat." Kerelaan Yesus untuk mengampuni orang-orang yang telah menganiaya diri-Nya ini merupakan bukti dari kasih-Nya kepada manusia yang berdosa.

 


PERTANYAAN UNTUK DIRENUNGKAN SECARA PRIBADI :

Pernahkah hati Anda disakiti oleh orang lain secara tidak sepantasnya? Sebagai tanggapan, apakah yang ganti Anda lakukan terhadap yang bersangkutan?
 

💠 SAAT TEDUH
Meneduhkan hati di hadapan Tuhan.
 

💠 MENYANYI :    GB 49. 
KASIH PASTI LEMAH LEMBUT

🎶
Kasih pasti lemah lembut, 
kasih pasti memaafkan, 
kasih pasti murah hati.
Kasih-Mu, kasih-Mu Tuhan.
    
Kasih pasti lemah lembut, 
kasih pasti memaafkan, 
kasih pasti murah hati.
Kasih-Mu, kasih-Mu Tuhan.

Ref.
Ajarilah kami ini saling mengasihi.
Ajarilah kami ini saling mengampuni.
Ajarilah kami ini kasih-Mu ya Tuhan
kasih-Mu kudus tiada batasnya




💠 BERDOA :
 
..............

Tuhan, di dalam kasih-Mu bukan saja Engkau telah menolong diri kami untuk mengatasi semua kesulitan yang kami hadapi di dalam hidup kami,  namun Engkau juga telah mengampuni diri kami atas semua pelanggaran dan dosa-dosa kami. 

Ya Tuhan, di dalam kasih setia-Mu itu Engkau telah bersedia menerima diri kami dan memulihkan hidup kami.  

Tolonglah  kami agar dapat mengikuti teladan-Mu, yaitu hidup mengampuni orang-orang yang telah menyakiti hati kami. 

Sehingga dengan demikian kami dapat menjadi saksi dari kasih dan kesetiaan-Mu bagi lingkungan di sekitar kami.

 

Tuhan, kami memohon penyertaan-Mu atas hidup kami di sepanjang hari ini. 

Sanggupkanlah kami untuk mengemban tugas dan tanggung jawab kami. 

Mampukanlah diri kami agar dapat mengerjakan tugas pekerjaan kami dengan sebaik mungkin, sehingga dengan demikian kami tidak menyia-nyiakan kepercayaan yang Engkau berikan kepada kami. 

Berkatilah semua yang kami kerjakan dengan keberhasilan, dan tuntunlah diri kami di dalam kebenaran. 

Jadikanlah kami sebagai saksi-Mu yang setia di dalam segala keadaan. Lindungilah diri kami dari pada yang jahat dan jangan biarkan kami terjerumus ke dalam pencobaan. 

Di dalam nama Yesus Kristus, Tuhan dan Juruselamat kami, kami mengangkat doa dan permohonan kami ini. 

****

Bapa kami yang di sorga, Dikuduskanlah nama-Mu, datanglah Kerajaan-Mu, jadilah kehendak-Mu di bumi seperti di sorga. 

Berikanlah kami pada hari ini makanan kami yang secukupnya dan ampunilah kami akan kesalahan kami, seperti kami juga mengampuni orang yang bersalah kepada kami; dan janganlah membawa kami ke dalam pencobaan, tetapi lepaskanlah kami dari pada yang jahat. 

Karena Engkaulah yang empunya Kerajaan dan kuasa dan kemuliaan sampai selama-lamanya. 
Amin. 
 

Tidak ada komentar: