Rabu, 06 Oktober 2021

SEMATA-MATA KARENA ANUGERAH-NYA ~ Mezbah Keluarga ~ 7 Oktober 2021






MEZBAH KELUARGA 
Kamis, 7 Oktober 2021
Lukas 19
SEMATA-MATA KARENA ANUGERAH-NYA


 




💠 MEMBACA MAZMUR :
       ðŸ“œ  Mazmur 80 :2, 3, 4, 8 

Hai gembala Israel, pasanglah telinga, 

BANGKITKANLAH KEPERKASAAN-MU DAN DATANGLAH UNTUK MENYELAMATKAN KAMI. 

Ya Allah, pulihkanlah kami, 

BUATLAH WAJAH-MU BERSINAR, MAKA KAMI AKAN SELAMAT. 

Ya Allah semesta alam, pulihkanlah kami, 

BUATLAH WAJAH-MU BERSINAR, MAKA KAMI AKAN SELAMAT. 



 
💠 SAAT TEDUH
Meneduhkan, menenangkan, dan memusatkan hati kepada Tuhan.


💠 MENYANYI :  KJ 454. 

🎶
Indahnya saat yang teduh 
menghadap takhta Bapaku:
kunaikkan doa padaNya, 
sehingga hatiku lega.
Di waktu bimbang dan gentar, 
jiwaku aman dan segar;
'ku bebas dari seteru 
di dalam saat yang teduh.

🎶
Indahnya saat yang teduh 
dengan bahagia penuh.
Betapa rindu hatiku 
kepada saat doaku.
Bersama orang yang kudus 
kucari wajah Penebus;
Dengan gembira dan teguh 
kunanti saat yang teduh.

 



💠 BACAAN ALKITAB :
      📖  Lukas 19:5, 7, 9-10

5 Ketika Yesus sampai ke tempat itu, Ia melihat ke atas dan berkata: "Zakheus, segeralah turun, sebab hari ini Aku harus menumpang di rumahmu." 

7 Tetapi semua orang yang melihat hal itu bersungut-sungut, katanya: "Ia menumpang di rumah orang berdosa." 

9 Kata Yesus kepadanya: "Hari ini telah terjadi keselamatan kepada rumah ini, karena orang ini pun anak Abraham. 

10 Sebab Anak Manusia datang untuk mencari dan menyelamatkan yang hilang." 



💠 RENUNGAN : 



SEMATA-MATA KARENA ANUGERAH-NYA

Kita mengalami keselamatan dari dosa dan hukuman dosa bukan karena usaha kita, namun semata-mata karena anugerah Allah. Sebab sesungguhnya semua usaha manusia, baik dalam bentuk amal maupun ibadah, tidaklah dapat mengubah keberadaan dirinya sebagai orang yang berdosa. Sama seperti sepandai apapun seekor beo berbicara dalam bahasa manusia tetap hal itu tidak akan mengubah kenyataan bahwa dirinya adalah seekor burung beo. Demikian juga dengan diri kita. Hanya bila Allah di dalam anugerah-Nya mengambil inisiatif untuk meraih dan menyelamatkan kita dari jurang kebinasaan barulah kita akan mengalami keselamatan dari dosa dan hukuman dosa.

 


Bahwasanya keselamatan merupakan anugerah Allah, hal tersebut dapat dilihat dari pernyataan Yesus sebagaimana yang dicatat di dalam Lukas 19. Di situ Ia berkata tentang maksud dari kedatangan-Nya ke dunia sebagai berikut: "Sebab Anak Manusia datang untuk mencari dan menyelamatkan yang hilang." Ia yang mencari dan menyelamatkan kita, dan bukan kita yang mencari Dia agar kita diselamatkan. Dia yang mengambil inisiatif dengan mengundang diri-Nya sendiri untuk menumpang di rumah Zakheus. Bukan Zakheus yang mengundang Yesus untuk menumpang di rumahnya. Semua ini menunjukkan bahwa Tuhanlah yang mengambil inisiatif untuk menyelamatkan kita dengan anugerah-Nya.


PERTANYAAN UNTUK DIRENUNGKAN SECARA PRIBADI :

Apabila keselamatan merupakan anugerah, masih perlukah kita melakukan kebaikan? Mengapa demikian?
 

💠 SAAT TEDUH
Meneduhkan hati di hadapan Tuhan.
 

💠 MENYANYI :   KJ 40. 

🎶
Ajaib benar anugerah 
Pembaru hidupku!
'Ku hilang, buta, bercela; 
olehNya 'ku sembuh.

🎶
Ketika insaf, 'ku cemas, 
sekarang 'ku lega!
Syukur, bebanku t'lah lepas 
berkat anugerah!

🎶
Kudapat janji yang teguh, 
kuharap sabdaNya
dan Tuhanlah perisaiku 
tetap selamanya.



💠 BERDOA :
 
.........

Ya Tuhan,  Tuhan kami, Engkaulah Allah yang penuh dengan belas kasihan dan rahmat. 

Di dalam belas kasihan-Mu, Engkau bersedia mencari dan menyelamatkan diri kami, manusia yang berdosa ini. 

Bahkan Engkau rela menghapuskan segala dosa dan kesalahan kami. Di dalam rahmat-Mu Engkau telah menyelamatkan hidup kami dari kesia-siaan dan mengubahnya menjadi hidup yang penuh dengan makna. 

Ya Tuhan, kami berdoa agar kasih dan anugerah-Mu juga dapat dialami oleh semua orang, sehingga merekapun dapat menikmati kebahagiaan sejati yang bersumber dari pada-Mu.

 

Ya Tuhan, tolonglah diri kami untuk hidup bertanggung jawab terhadap anugerah yang telah Engkau berikan kepada kami. 

Yaitu tidak menyia-nyiakannya dengan hidup di luar kehendak-Mu, tetapi dengan berjalan di dalam rencana-Mu. 

Ajarlah diri kami untuk mensyukuri anugerah-Mu dengan hidup berbuat baik sesuai dengan firman-Mu, dan dengan menjadi berkat bagi sesama kami. 

Sehingga dengan demikian nama-Mu dimuliakan melalui hidup kami.

Tolonglah diri kami agar dapat mengisi hidup kami di sepanjang hari ini dengan kehidupan yang bermakna. 

Kepada-Mu kami berlindung, dan di dalam nama Yesus Kristus, Tuhan dan Juruselamat kami , kami berdoa. 

 ****

Bapa kami yang di sorga, Dikuduskanlah nama-Mu, datanglah Kerajaan-Mu, jadilah kehendak-Mu di bumi seperti di sorga. 

Berikanlah kami pada hari ini makanan kami yang secukupnya dan ampunilah kami akan kesalahan kami, seperti kami juga mengampuni orang yang bersalah kepada kami; dan janganlah membawa kami ke dalam pencobaan, tetapi lepaskanlah kami dari pada yang jahat. 

Karena Engkaulah yang empunya Kerajaan dan kuasa dan kemuliaan sampai selama-lamanya. 
Amin. 
 

Tidak ada komentar: