Selasa, 12 Oktober 2021

MENUJU KEDEWASAAN IMAN ~ Mezbah Keluarga ~ 13/10/2021






MEZBAH KELUARGA 
Rabu, 13 Oktober 2021
Yakobus 1
MENUJU KEDEWASAAN IMAN



 



💠 MEMBACA MAZMUR :
       ðŸ“œ  Mazmur 107:6-8 

Maka berseru-serulah mereka kepada TUHAN dalam kesesakan mereka, 

DAN DILEPASKAN-NYA MEREKA DARI KECEMASAN MEREKA. 

Dibawa-Nya mereka menempuh jalan yang lurus, 

SEHINGGA SAMPAI KE KOTA TEMPAT KEDIAMAN ORANG. 

Biarlah mereka bersyukur kepada TUHAN karena kasih setia-Nya, 

KARENA PERBUATAN -PERBUATAN-NYA YANG AJAIB TERHADAP ANAK-ANAK MANUSIA, 


💠 SAAT TEDUH
Meneduhkan, menenangkan, dan memusatkan hati kepada Tuhan.


💠 MENYANYI :  PKJ 138

 ðŸŽ¶
SetiaMu, Tuhanku, tiada bertara,
di kala suka, di saat gelap.
KasihMu, Allahku, tidak berubah,
Kaulah Pelindung abadi, tetap.

Ref.
SetiaMu, Tuhanku, mengharu hatiku,
setiap pagi bertambah jelas.
Yang kuperlukan tetap Kau berikan,
sehingga akupun puas lelas.

 

💠 BACAAN ALKITAB :
      📖  Yakobus 1:2-4

2 Saudara-saudaraku, anggaplah sebagai suatu kebahagiaan, apabila kamu jatuh ke dalam berbagai-bagai pencobaan, 

3 sebab kamu tahu, bahwa ujian terhadap imanmu itu menghasilkan ketekunan. 

4 Dan biarkanlah ketekunan itu memperoleh buah yang matang, supaya kamu menjadi sempurna dan utuh dan tak kekurangan suatu apapun.

 

💠 RENUNGAN : 


MENUJU KEDEWASAAN IMAN

Sebagaimana ujian di sekolah merupakan pintu untuk kenaikan kelas, demikianlah kesukaran dalam kehidupan merupakan pintu menuju kepada kedewasaan iman. Memang bagi sebagian pelajar, ujian terasa merepotkan sehingga mereka tidak menyukainya. Padahal ujian dimaksudkan untuk menolong mereka. Yaitu untuk memacu para siswa agar belajar dengan sungguh-sungguh sehingga menguasai ilmu yang sedang mereka pelajari. Hanya sesudah membuktikannya melalui ujian barulah mereka dianggap pantas untuk naik kelas. Demikian pula halnya dengan pertumbuhan kerohanian. Untuk mengalaminya orang perlu menghadapi ujian iman. Melaluinya iman orang akan dimatangkan dan didewasakan.

 


Bahwasanya pendewasaan iman tidaklah terlepas dari ujian hal itu dikemukakan di dalam Yakobus 1. Di situ rasul Yakobus mengistilahkan kesulitan-kesulitan yang dihadapi oleh pengikut Kristus sebagai peirasmos, suatu kata di dalam bahasa Yunani yang dapat diterjemahkan sebagai ujian maupun pencobaan. Ia berkata kalau pengikut Kristus jatuh ke dalam berbagai-bagai peirasmos, atau ujian, maka mereka harus menganggapnya sebagai suatu kebahagiaan. Lebih jauh ia berkata bahwa "ujian terhadap imanmu itu menghasilkan ketekunan." Dengan kata lain, kesukaran yang merupakan ujian iman merupakan jalan yang harus dilewati orang untuk menuju kepada kedewasaan rohani.

 


PERTANYAAN UNTUK DIRENUNGKAN SECARA PRIBADI :

Adakah ujian iman yang saat ini sedang Anda alami? Bagaimana seharusnya Anda menanggapi ujian tersebut?
 

💠 SAAT TEDUH
Meneduhkan hati di hadapan Tuhan.
 

💠 MENYANYI :    KJ 344. 

🎶
Ingat akan nama Yesus, 
kau yang susah dan sedih:
Nama itu menghiburmu 
k'mana saja kau pergi.

Ref.
Indahlah namaNya, 
pengharapan dunia!
Indahlah namaNya, 
suka sorga yang baka!

🎶
Bawa nama Tuhan Yesus,
itulah perisaimu.
Bila datang pencobaan, 
itu yang menolongmu.

Ref.
Indahlah namaNya, 
pengharapan dunia!
Indahlah namaNya, 
suka sorga yang baka!

💠 BERDOA :
 
......

Tuhan, hidup ini memang tidak terlepas dari kesukaran. Bahkan ketika kami hidup menurut kehendak-Mupun ada saja kesukaran yang menghadang hidup kami. 

Namun kami bersyukur sebab selama hidup kami berada di tangan-Mu maka Engkau akan menolong diri kami dan mengubah setiap kesukaran menjadi ujian yang semakin meneguhkan iman kami.

Sehingga dengan demikian kerohanian kami akan semakin bertambah dewasa dan hidup kami semakin berkenan kepada-Mu. 

Ya Tuhan, kami yakin, bila Engkau menyertai diri kami, maka kami akan mampu melewati setiap kesulitan di dalam kemenangan.

 

Tuhan, mengawali hari ini kembali kami mengangkat ucapan syukurku kepada-Mu. 

Sebagaimana Engkau telah menyertai dan menuntun hidup kami di hari-hari yang lalu, kami memohon agar Engkau melakukan hal yang sama pada hari ini. 

Jangan biarkan diri kami berjalan seorang diri, namun sertai dan bimbinglah hidup kami. 

Dengan Roh dan firman-Mu bawalah diri kami untuk berjalan di jalan-jalan yang berkemenangan. 

Tolonglah diri kami agar dapat mengisi hari ini dengan hidup yang menyenangkan hati-Mu. Berkatilah semua yang akan kami kerjakan pada hari ini dengan keberhasilan, 

Dan jadikanlah diri kami ini sebagai saluran berkat-Mu bagi orang-orang di sekitar kami. 

Di dalam nama Yesus Kristus, Tuhan dan Pembela kami, kami berdoa. 

****

Bapa kami yang di sorga, Dikuduskanlah nama-Mu, datanglah Kerajaan-Mu, jadilah kehendak-Mu di bumi seperti di sorga. 

Berikanlah kami pada hari ini makanan kami yang secukupnya dan ampunilah kami akan kesalahan kami, seperti kami juga mengampuni orang yang bersalah kepada kami; dan janganlah membawa kami ke dalam pencobaan, tetapi lepaskanlah kami dari pada yang jahat. 

Karena Engkaulah yang empunya Kerajaan dan kuasa dan kemuliaan sampai selama-lamanya. 
Amin. 
 

Tidak ada komentar: