Jumat, 08 Oktober 2021

BERSAKSI TEGAS : "SELAMATLAH JIWAKU!" ~ Mezbah Keluarga ~ 9 Oktober 2021




MEZBAH KELUARGA 
Sabtu, 9 Oktober 2021
Lukas 21
BERSAKSI TEGAS : " SELAMATLAH JIWAKU!"


 




💠 MEMBACA MAZMUR :
       ðŸ“œ Mazmur 65:6

Dengan perbuatan-perbuatan yang dahsyat dan dengan keadilan Engkau menjawab kami, 

YA ALLAH YANG MENYELAMATKAN KAMI, 

Engkau, yang menjadi kepercayaan segala ujung bumi 

DAN PULAU-PULAU YANG JAUH-JAUH. 


 
💠 SAAT TEDUH
Meneduhkan, menenangkan, dan memusatkan hati kepada Tuhan.


💠 MENYANYI :  KJ 387

🎶
‘Ku heran Allah mau memb’ri
Rahmat-Nya padaku
Dan Kristus sudi menebus
Yang hina bagaiku.

Ref.
Namun ku tahu yang kupercaya
Dan aku yakin ‘kan kuasa-Nya
Ia jaga yang kutaruhkan
Hingga hari-Nya kelak.

🎶
‘Ku heran oleh rahmat-Nya
Hatiku beriman
Dan oleh kuasa sabda-Nya
Jiwaku pun tent’ram.

Ref.
Namun ku tahu yang kupercaya
Dan aku yakin ‘kan kuasa-Nya
Ia jaga yang kutaruhkan
Hingga hari-Nya kelak.


💠 BACAAN ALKITAB :
      📖  Lukas 21:12, 13
 
12 Tetapi sebelum semuanya itu kamu akan ditangkap dan dianiaya; kamu akan diserahkan ke rumah-rumah ibadat dan penjara-penjara, dan kamu akan dihadapkan kepada raja-raja dan penguasa-penguasa oleh karena nama-Ku. 

13 Hal itu akan menjadi kesempatan bagimu untuk bersaksi. 




💠 RENUNGAN : 



BERSAKSI TEGAS : " SELAMATLAH JIWAKU!"

Tuhan di dalam kedaulatan-Nya sanggup menggunakan keadaan yang sukar menjadi kesempatan bagi kita untuk memuliakan nama-Nya. Adalah suatu kenyataan bahwa tidak semua orang akan menyambut kehadiran kita sebagai pengikut Kristus di tengah-tengah mereka dengan tangan yang terbuka. Tidak jarang orang menganiaya diri kita walaupun kita tidak melakukan kesalahan tetapi berbuat kebaikan. Artinya orang-orang tersebut memusuhi pengikut Kristus karena mereka membenci Yesus. Namun Tuhan di dalam kedaulatan-Nya dapat menggunakan semua keadaan untuk menggenapi rencana-Nya. Itu sebabnya Ia sanggup memakai kesukaran yang dialami oleh umat-Nya menjadi kesempatan bagi mereka untuk menceritakan tentang siapakah Kristus yang sebenarnya.

 


Kemampuan Tuhan dalam menggunakan kesulitan sebagai sarana untuk memuliakan nama-Nya ini dicatat di dalam Lukas 21. Di situ Yesus menjelaskan tentang penganiayaan yang akan dialami oleh para pengikut-Nya oleh sebab iman mereka kepada-Nya. Ia berkata bahwa mereka akan dihadapkan kepada raja-raja dan penguasa-penguasa oleh karena nama-Nya. Namun Ia juga berkata: "Hal itu akan menjadi kesempatan bagimu untuk bersaksi." Artinya suatu kesempatan yang mereka peroleh justru karena mereka mengalami kesukaran. Memang Tuhan sanggup menggunakan kesulitan yang dialami oleh para pengikut-Nya sebagai kesempatan untuk memuliakan nama-Nya.


PERTANYAAN UNTUK DIRENUNGKAN SECARA PRIBADI :

Apakah yang harus Anda lakukan ketika Anda dibenci oleh orang karena iman Anda kepada Kristus? Mengapa demikian?
 

💠 SAAT TEDUH
Meneduhkan hati di hadapan Tuhan.
 

💠 MENYANYI :   PKJ 232

 ðŸŽ¶
Dikala hidupku tent’ram dan senang,
dan walau derita penuh,
Engkau mengajarku bersaksi tegas:
"S’lamatlah, s’lamatlah jiwaku!"

Ref.
S’lamatlah jiwaku,
s’lamatlah, s’lamatlah jiwaku.

🎶
Kendati derita terus menekan
dan Iblis geram menyerbu;
Tuhan menebusku dengan darahNya:
S’lamatlah, s’lamatlah jiwaku!

Ref.
S’lamatlah jiwaku,
s’lamatlah, s’lamatlah jiwaku.

🎶
Sang Kristuslah Hidup dan Jaminanku
sekalipun maut kutempuh.
Baik hidup, baik mati, ‘ku yakin tetap:
S’lamatlah, s’lamatlah jiwaku!

Ref.
S’lamatlah jiwaku,
s’lamatlah, s’lamatlah jiwaku.


💠 BERDOA :
 
......

Tuhan, kami menyadari bahwa tidak semua orang akan menyukai diri kami karena kami hidup sebagai pengikut-Mu. 

Bahkan tak jarang oleh karena itu mereka membenci diri kami dan mengupayakan hal yang jahat terhadap hidup kami.

Namun kami percaya bahwa Engkau adalah pribadi yang berdaulat. Itu sebabnya Engkau sanggup mengubah kesulitan yang kami hadapi karena hidup di dalam kehendak-Mu untuk menjadi kesempatan bagi diri kami untuk memuliakan nama-Mu. 

Di dalam tangan-Mu saja kami ini merasa aman. Dengan hidup berserah kepada-Mu, maka kami memiliki jaminan akan hari depan kami.

 

Ya Tuhan, kembali kami bersyukur untuk hari yang baru yang telah Engkau berikan kepada kami pada hari ini. 

Ke dalam tangan-Mu saja kami menyerahkan seluruh hidup kami.
  
Tolonglah diri kami agar mampu menyelesaikan semua tugas dan tanggung jawab kami di sepanjang hari ini. 

Tuntunlah kami dengan firman-Mu agar kami hidup sesuai dengan jalan-jalan-Mu. Berkatilah semua yang kami kerjakan pada hari ini dengan keberhasilan. 

Di dalam segala keadaan pakailah diri kami menjadi saluran kasih-Mu bagi orang-orang yang ada di sekitar kami. 

Di dalam nama Yesus Kristus, Tuhan dan Penolong kami,  kami menyerahkan permohonan dan ucapan syukur kami ini kepada Allah Bapa kami.

****

Bapa kami yang di sorga, Dikuduskanlah nama-Mu, datanglah Kerajaan-Mu, jadilah kehendak-Mu di bumi seperti di sorga. 

Berikanlah kami pada hari ini makanan kami yang secukupnya dan ampunilah kami akan kesalahan kami, seperti kami juga mengampuni orang yang bersalah kepada kami; dan janganlah membawa kami ke dalam pencobaan, tetapi lepaskanlah kami dari pada yang jahat. 

Karena Engkaulah yang empunya Kerajaan dan kuasa dan kemuliaan sampai selama-lamanya. 
Amin. 
 

Tidak ada komentar: