Rabu, 09 November 2022

MEZBAH KELUARGA KAMIS, 10 NOVEMBER 2022








MEZBAH KELUARGA 
Kamis, 10 November 2022





🎵 MENYANYI : KJ 1, 
      Haleluya, Pujilah

Ref:
Haleluya! Pujilah 
Allah Yang Agung, Maha Esa
Dalam Kristus kita kenal 
Allah Yang Hidup, Bapa kekal!

1)
Langit, buana semesta 
patut memuji kuasaNya,
karna berkatNya tak henti, 
limpah kasihNya tak terperi.

Ref:
Haleluya! Pujilah 
Allah Yang Agung, Maha Esa
Dalam Kristus kita kenal 
Allah Yang Hidup, Bapa kekal!





🙏 BERDOA
Ya TUHAN yang maha baik, 
kami bersyukur karena pemeliharaan-Mu yang ajaib terhadap hidup kami. 

Saat kami bangun dari tidur malam kami, Engkau pun memberikan nafas hidup bagi kami lagi, agar kami dapat menikmati hari baru pemberian-Mu ini.

Ya TUHAN, bimbinglah kami dengan Roh-Mu dan dengan firman-Mu sehingga kami mengerti akan kehendak-Mu. Amin.






📖 BACAAN ALKITAB : 
   

  1 Petrus 3 : 8-12

8 Dan akhirnya, hendaklah kamu semua seia sekata, seperasaan, mengasihi saudara-saudara, penyayang dan rendah hati,

9 dan janganlah membalas kejahatan dengan kejahatan, atau caci maki dengan caci maki, tetapi sebaliknya, hendaklah kamu memberkati, karena untuk itulah kamu dipanggil, yaitu untuk memperoleh berkat. Sebab:

10 "Siapa yang mau mencintai hidup dan mau melihat hari-hari baik, ia harus menjaga lidahnya terhadap yang jahat dan bibirnya terhadap ucapan-ucapan yang menipu. 

11 Ia harus menjauhi yang jahat dan melakukan yang baik, ia harus mencari perdamaian dan berusaha mendapatkannya. 

12 Sebab mata Tuhan tertuju kepada orang-orang benar, dan telinga-Nya kepada permohonan mereka yang minta tolong, tetapi wajah Tuhan menentang orang-orang yang berbuat jahat." 





     









🌺 RENUNGAN :


HIDUP ORANG KRISTEN di dalam JEMAAT


Dalam sebuah artikel dikatakan, “The church can become a place where people experience deep wounds rather than healing.” Gereja bisa menjadi tempat di mana orang mengalami luka yang dalam daripada pemulihan/ penyembuhan. 

Karena itu, dalam salah satu penelitian Barna di Amerika, menunjukkan bahwa hampir 4 dari 10 orang yang tidak pergi ke gereja itu dikarenakan mereka menghindari gereja karena pengalaman masa lalu yang negatif di gereja atau dengan orang-orang di gereja. 

Mengapa demikian? Karena ada banyak
orang percaya tidak sungguh-sungguh menghidupi Firman Tuhan di dalam
hidupnya dan kasih Kristus tidak tampak dalam hidupnya. Sehingga tidak mengherankan jika ada banyak orang Kristen menjadi batu sandungan bagi orang Kristen lainnya. 

Karena itu, bagaimana cara hidup orang Kristen yang benar di tengah-tengah jemaat agar hidupnya menjadi berkat dan memuliakan nama Tuhan?

1. Memiliki kesehatian dalam mengasihi

Sehomogen apapun sebuah gereja, tidak ada satu gereja pun yang terlepas dari yang namanya perbedaan. Kita pasti akan menemukan adanya perbedaan baik itu dalam hal ras, suku, karakter, pendidikan, status sosial-ekonomi, maupun cara pandang dan sebagainya. 

Sehingga tak mengherankan jika perbedaan inilah yang seringkali menjadi pemicu konflik dalam kehidupan berjemaat. Karena itu, para rasul seringkali menasihati jemaat untuk tetap
mempertahankan kesatuan Roh dalam ikatan damai, seperti yang dikatakan dalam Efesus 4:1-3, Filipi 2:1-11, Roma 12:16 dan sebagainya. 

Hal ini dikarenakan ada banyak godaan untuk memecah kesatuan atau keharmonisan kehidupan berjemaat yang berbeda latar belakang dan sebagainya. Dalam hal ini, rasul Petrus juga mengingatkan seluruh orang percaya untuk seia sekata, seperasaan
dan rendah hati dalam mengasihi saudara seiman.

2. Tidak membalas kejahatan orang lain

Ditinjau dari latar belakangnya, ada 2 pergumulan besar yang dihadapi
jemaat pada saat itu. 

Pertama, pergumulan dari luar jemaat, yakni setelah agama Kristen menjadi kelompok tersendiri dan terpisah dari Yudaisme, mereka mendapatkan perlawanan dari Roma, yang pada saat itu berada dibawah pemerintahan Nero (62-65M). Sehingga, perubahan sikap pemerintah terhadap agama Kristen menimbulkan tantangan dan penganiayaan bagi gereja-gereja di bagian utara Asia Kecil di propinsi-propinsi Pontus, Galatia, Kapadokia, Asia dan Bitinia. 

Kedua, pergumulan dari dalam jemaat itu sendiri, yakni tidakharmonisan
di tengah perbedaan yang ada. 

Sehingga, dari awal Petrus mengingatkan mereka untuk seia sekata, seperasaan dan rendah hati dalam mengasihi karena kasih
menjadi kunci dari kesatuan jemaat.
Karena itu, tidak dapat dipungkiri, di tengah penganiayaan yang dialami dan perbedaan/konflik yang terjadi di dalam tubuh jemaat itu sendiri sangat mungkin menimbulkan rasa sakit yang muncul di dalam tubuh Kristus. 

Namun, dalam bagian ini, rasul Petrus mengingatkan mereka untuk tidak membalas kejahatan dengan kejahatan, sebaliknya memberkati mereka. 

Mengapa demikian? Orang yang tidak membalas kejahatan adalah orang yang mencintai hidup dan mau melihat hari yang baik. Karena itu, ia pasti menjaga lidahnya,menjauhi yang jahat dan selalu mencari perdamaian. 
Mengapa? Karena mata Tuhan tertuju pada orang benar. 

Istilahnya kita tidak perlu kuatir karena Tuhan sendiri yang akan menyatakan keadilan dan penghakimannya sesuai waktu Tuhan. 

Perhatikan ayat 12, “Sebab mata Tuhan tertuju kepada orang-orang benar, dan telinga-Nya kepada permohonan mereka yang minta tolong, tetapi wajah Tuhan menentang orang-orang yang berbuat jahat.” 

Karena itu, jangan jemu-jemu kita berdoa. Pada waktu-Nya, kita akan melihat pertolongan Tuhan dan orang-orang yang berbuat jahat pasti akan mendapatkan hukumannya sesuai dengan cara dan waktunya Tuhan.

1 Yoh. 4:20 berkata, “Jikalau seorang berkata: “Aku mengasihi Allah," dan ia membenci saudaranya, maka ia adalah pendusta, karena barangsiapa tidak mengasihi saudaranya yang dilihatnya, tidak mungkin mengasihi Allah, yang tidak dilihatnya. Barangsiapa mengasihi Allah, ia harus juga mengasihi
saudaranya.” 

Jadi, sikap kasih yang kita tunjukkan kepada orang lain seharusnya dapat menghadirkan kasih Tuhan yang nyata. Dengan demikian, kehidupan orang percaya dapat menjadi berkat bagi orang lain.
 







🎵 MENYANYI :  KJ 249 
       Serikat Persaudaraan

1)
Serikat persaudaraan, 
berdirilah teguh!
Sempurnakan persatuan 
di dalam Tuhanmu.
Bersama-sama majulah, 
dikuatkan iman,
Berdamai, bersejahtera, 
dengan pengasihan.

3)
Dan masing-masing kamu pun 
dib'ri anugerah,
supaya kamu bertekun 
dan rajin bekerja.
Hendaklah hatimu rendah, 
tahu: Tuhan berpesan
Jemaat menurut firmanNya 
berkasih-kasihan.




🙏 BERDOA :

Ya TUHAN, ...
.........

Ya TUHAN, dalam pengasihan-Mu kami mohon,,,

DENGARLAH PERMOHONAN KAMI

yang kami sampaikan dalam nama YESUS KRISTUS Penyelamat kami yang mengajarkan kami berdoa bersama :

Bapa kami yang di sorga, 
Dikuduskanlah nama-Mu, 
Datanglah Kerajaan-Mu, 
Jadilah kehendak-Mu di bumi seperti di sorga.

Berikanlah kami pada hari ini makanan kami yang secukupnya dan ampunilah kami akan kesalahan kami, seperti kami juga mengampuni orang yang bersalah kepada kami; dan janganlah membawa kami ke dalam pencobaan, tetapi lepaskanlah kami dari pada yang jahat. 

Karena Engkaulah yang empunya Kerajaan dan kuasa dan kemuliaan sampai selama-lamanya. 

Amin.

Tidak ada komentar: