Kamis, 24 Maret 2022

MEZBAH KELUARGA ~ Kamis, 24 Maret 2022








MEZBAH KELUARGA ~  Kamis, 24/03/2022
 

πŸ’  MEMBACA MAZMUR :
       πŸ“œ  Mazmur 86:11 

Tunjukkanlah kepadaku jalan-Mu, ya TUHAN, 

SUPAYA AKU HIDUP MENURUT  KEBENARAN-MU; 

 


πŸ’  MENYANYI :  GB 6

🎢
Bernyanyilah orang percaya,
bergemar dan gembira terus,
t’rang Kristus tetap bercahaya
di dalam berita kudus!


🎢
Berbakti dengan bersedia
kita ikut cahaya terang,
penuh bersyukur pada Dia
yang oleh salib-Nya menang!



πŸ’  DOA SYUKUR HARI INI :
(Dilla)

Ya Tuhan yang baik bagi hidup kami, 
Kami bersyukur kepada-Mu, sebab Engkau telah melindungi dan menaungi hidup kami dengan sejahtera-Mu di sepanjang malam yang telah lewat. Kami juga berterima kasih untuk hari yang baru yang Engkau berikan kepada kami pada pagi ini. 

Dengan mempercayai bahwa kasih setia-Mu tidak pernah berkesudahan, ya Tuhan, kami mau mengawali hari ini dengan menaruhkan hidup kami ke dalam tangan-Mu. Bimbinglah kami dengan Roh-Mu dan firman-Mu agar kami mengerti kehendak-Mu.

Di dalam nama Yesus Kristus Sang Firman Hidup, kami mohon, bersabdalah ya Tuhan, kami mendengarkan, Amin. 




πŸ’  BACAAN ALKITAB :
      πŸ“–  Tawarikh 18:12-22 
 
12 Suruhan yang pergi memanggil Mikha itu berkata kepadanya: "Ketahuilah, nabi-nabi itu sudah sepakat meramalkan yang baik bagi raja, hendaklah engkau juga berbicara seperti salah seorang dari pada mereka dan meramalkan yang baik." 

13 Tetapi Mikha menjawab: "Demi TUHAN yang hidup, sesungguhnya, apa yang akan difirmankan Allahku, itulah yang akan kukatakan." 

14 Setelah ia sampai kepada raja, bertanyalah raja kepadanya: "Mikha, apakah kami boleh pergi berperang melawan Ramot-Gilead atau aku membatalkannya?" Jawabnya: "Majulah dan kamu akan beruntung, sebab mereka akan diserahkan ke dalam tanganmu!" 

15 Tetapi raja berkata kepadanya: "Sampai berapa kali aku menyuruh engkau bersumpah, supaya engkau mengatakan kepadaku tidak lain dari kebenaran?"

16 Lalu jawabnya: "Telah kulihat seluruh Israel bercerai-berai di gunung-gunung seperti kambing domba yang tidak mempunyai gembala, sebab itu TUHAN berfirman: Mereka ini tidak punya tuan; baiklah masing-masing pulang ke rumahnya dengan selamat."  

17 Kemudian raja Israel berkata kepada Yosafat: "Bukankah telah kukatakan kepadamu: Tidak pernah ia menubuatkan yang baik tentang aku, melainkan hanya malapetaka?"

18 Kata Mikha: "Sebab itu dengarkanlah firman TUHAN. Aku telah melihat TUHAN sedang duduk di atas takhta-Nya dan segenap tentara sorga berdiri di sebelah kanan-Nya dan di sebelah kiri-Nya.

19 Dan TUHAN berfirman: Siapakah yang akan membujuk Ahab, raja Israel, untuk maju berperang, supaya ia tewas di Ramot-Gilead? Maka yang seorang berkata begini, yang lain berkata begitu.

20 Kemudian tampillah suatu roh, lalu berdiri di hadapan TUHAN. Ia berkata: Aku ini akan membujuknya. TUHAN bertanya kepadanya: Dengan apa? 

21 Jawabnya: Aku akan keluar dan menjadi roh dusta dalam mulut semua nabinya. Ia berfirman: Biarlah engkau membujuknya, dan engkau akan berhasil pula. Keluarlah dan perbuatlah demikian!

22 Karena itu, sesungguhnya TUHAN telah menaruh roh dusta ke dalam mulut nabi-nabimu ini, sebab TUHAN telah menetapkan untuk menimpakan malapetaka kepadamu." 



πŸ’  RENUNGAN :


Ketika Yosafat kaya dan sangat terhormat, ia menjadi besan Ahab. (2 Tawarikh 18:1)


Aku telah mencari TUHAN, lalu Ia menjawab aku, dan melepaskan aku dari segala kegentaranku. (Mazmur 34:5)


HATI YANG BIJAKSANA MENCARI & MEMOHON PETUNJUK TUHAN


Ahab adalah Raja Israel, Yosafat adalah Raja Yehuda. Ahab mengajak Yosafat untuk berperang melawan Ramot-Gilead.
Tetapi Yosafat berkata kepada raja Israel: "Baiklah tanyakan dahulu firman TUHAN." (18:4)  


Yosafat mencari lebih dahulu kehendak Tuhan sebelum memutuskan mengiyakan ajakan Ahab untuk berperang. __ Nabi-nabi dikumpulkan sampai berjumlah 400 orang. Nabi palsu Zedekia bin Kenaana menubuatkan akan kemenangan Israel. Tetapi Nubuatnya itu kurang meyakinkan Yosafat. Ia mencari nabi lain dan didapatinya Mikha bin Yimla. 

Namun Mikha justru dipenjara karena nubuatnya bukan saja menyinggung perasaan Raja Ahab, tetapi juga menjatuhkan mental bangsa Israel. Ternyata Raja Ahab terkena panah yang nyasar dan mati dalam pertempuran.

Nubuat palsu dan benar itu dapat teruji melalui waktu dan kenyataan. 
Kenyataan yang terjadi akan membuktikan siapakah yang benar. 

Yosafat peka terhadap suara Tuhan sehingga tidak mau begitu saja menerima nubuat kemenangan sekalipun disuarakan oleh ratusan nabi. Walaupun Mikha hanya seorang diri, namun nubuatnya terbukti. Sedangkan Ahab yang hanya ingin mendengar nubuat yang menyenangkan hatinya. Ia cenderung mengikuti rencana dan keinginan sendiri.

Berbeda dengan Yosafat yang menguji tindakannya berdasar nubuat nabi.

Kebenaran bukan masalah mayoritas melawan minoritas, melainkan apakah nubuat tersebut benar atau tidak.


Keputusan yang berisiko besar menuntut keyakinan kita sebelum bertindak. 

Meminta petunjuk Tuhan dengan berdoa atau pun mencari nasihat dari orang yang kita tuakan menjadi cara yang paling umum untuk mendapatkan saran sebagai alat pertimbangan. 

Pada akhirnya, kita harus memutuskan apakah kita akan tunduk kepada kehendak Tuhan, atau tetap bersikeras dengan keinginan dan rencana kita sendiri. 
✝️✝️✝️


πŸ’  MENYANYI :  KJ 405

🎢
Kaulah, ya Tuhan, Surya hidupku;
asal Kau ada, yang lain tak perlu.
Siang dan malam Engkau kukenang;
di hadiratMu jiwaku tenang!


🎢
Kaulah bagiku tempat berteduh;
Kaulah perisai dan benteng teguh.
Sukacitaku kekal dalamMu;
Kuasa sorgawi, Engkau kuasaku!



πŸ’  BERDOA : 
(Mama, mulai)

Ya Tuhan, kami bersyukur kepada-Mu karena Engkau gembala yang baik yang senantiasa membimbing diri kami di jalan-Mu yang benar. 

Melalui firman-Mu Engkau menuntun dan menjaga hidup kami dari jalan yang sesat dan tidak membiarkan diri kami terjerumus ke dalam pencobaan. 

Dengan Roh-Mu Engkau memberikan kepekaan dan hikmat kepada kami agar dapat membedakan ajaran yang benar dan yang bertentangan dengan firman-Mu. 


Ya Tuhan, Engkaulah pusat dan yang terutama di dalam hidup kami, maka dengan menyadari  hal itu, kami melangkah memasuki hari ini. 

Dengan mengandalkan anugerah-Mu kami akan menjalani hari ini di dalam sukacita dan berkat-Mu yang berlimpah-limpah. 

Ya Tuhan, sertailah diri kami dengan kasih setia-Mu dan tuntunlah hidup kami di dalam kebenaran-Mu. 


Berkatilah diri kami dengan kemurahan-Mu sebagaimana kami menempatkan diri kami sebagai saluran berkat-Mu di manapun kami berada. 


 
(doa syafaat untuk : ...... )


Di dalam nama Yesus Kristus, Juruselamat dan Penguasa hidup kami, kami berdoa kepada Bapa yang pengasih,,

***

Bapa kami yang di sorga, Dikuduskanlah nama-Mu, datanglah Kerajaan-Mu, jadilah kehendak-Mu di bumi seperti di sorga. 

Berikanlah kami pada hari ini makanan kami yang secukupnya dan ampunilah kami akan kesalahan kami, seperti kami juga mengampuni orang yang bersalah kepada kami; dan janganlah membawa kami ke dalam pencobaan, tetapi lepaskanlah kami dari pada yang jahat. 

(🎢 Doksologi, KJ 475)
Karena Engkaulah yang empunya Kerajaan dan kuasa dan kemuliaan sampai selama-lamanya.  Amin. 

Jumat, 18 Maret 2022

MEZBAH KELUARGA ~ Sabtu,19 Maret 2022







MEZBAH KELUARGA ~  Sabtu,19/03/2022
 

πŸ’  MEMBACA MAZMUR :
       πŸ“œ  Mazmur 86:11 

Tunjukkanlah kepadaku jalan-Mu, ya TUHAN, 

SUPAYA AKU HIDUP MENURUT  KEBENARAN-MU; 

 


πŸ’  MENYANYI :  KJ 405

🎢
Kaulah, ya Tuhan, Surya hidupku;
asal Kau ada, yang lain tak perlu.
Siang dan malam Engkau kukenang;
di hadiratMu jiwaku tenang!

🎢
Kaulah Hikmatku, Firman hidupku;
Kau besertaku dan 'ku sertaMu.
Engkau Bapaku, aku anakMu;
denganMu, Tuhan, 'ku satu penuh.





πŸ’  DOA SYUKUR HARI INI :
(Papa)

Ya Tuhan yang baik bagi hidup kami, 
Kami bersyukur kepada-Mu, sebab Engkau telah melindungi dan menaungi hidup kami dengan sejahtera-Mu di sepanjang malam yang telah lewat. Kami juga berterima kasih untuk hari yang baru yang Engkau berikan kepada kami pada pagi ini. 

Dengan mempercayai bahwa kasih setia-Mu tidak pernah berkesudahan, ya Tuhan, kami mau mengawali hari ini dengan menaruhkan hidup kami ke dalam tangan-Mu. Bimbinglah kami dengan Roh-Mu dan firman-Mu agar kami mengerti kehendak-Mu.

Di dalam nama Yesus Kristus Sang Firman Hidup, kami mohon, bersabdalah ya Tuhan, kami mendengarkan, Amin. 






πŸ’  BACAAN ALKITAB :
      πŸ“–  Markus 12:13-17 

13 Kemudian disuruh beberapa orang Farisi dan Herodian kepada Yesus untuk menjerat Dia dengan suatu pertanyaan. 

14 Orang-orang itu datang dan berkata kepada-Nya: "Guru, kami tahu, Engkau adalah seorang yang jujur, dan Engkau tidak takut kepada siapa pun juga, sebab Engkau tidak mencari muka, melainkan dengan jujur mengajar jalan Allah dengan segala kejujuran. Apakah diperbolehkan membayar pajak kepada Kaisar atau tidak? Haruskah kami bayar atau tidak?"

15 Tetapi Yesus mengetahui kemunafikan mereka, lalu berkata kepada mereka: "Mengapa kamu mencobai Aku? Bawalah ke mari suatu dinar supaya Kulihat!"

16 Lalu mereka bawa. Maka Ia bertanya kepada mereka: "Gambar dan tulisan siapakah ini?" Jawab mereka: "Gambar dan tulisan Kaisar." 

17 Lalu kata Yesus kepada mereka: "Berikanlah kepada Kaisar apa yang wajib kamu berikan kepada Kaisar dan kepada Allah apa yang wajib kamu berikan kepada Allah!" Mereka sangat heran mendengar Dia. 







πŸ’  RENUNGAN :

”Berikanlah kepada Kaisar apa yang wajib kamu berikan kepada Kaisar dan kepada Allah apa yang  wajib kamu berikan kepada Allah!” ---- Markus 12:17

KEWAJIBAN ORANG KRISTEN : MENGASIHI TUHAN & MENTAATI PEMERINTAH



Karena memang tidak senang dan merasa sangat terganggu, orang-orang Farisi dan Herodian berusaha menjebak Yesus dengan pertanyaan :  "Guru, ... Apakah kami diperbolehkan membayar pajak kepada Kaisar atau tidak?" (Mrk. 12:14; bdk. Luk. 20:22)  

Mereka berharap bahwa Yesus akan menjawab “tidak perlu membayar pajak kepada Kaisar”, sehingga Yesus bisa terjebak dan mereka bisa menyerahkan Yesus kepada pemerintahan Romawi. Namun Yesus sudah membaca semua kemunafikan orang-orang ini, yang berusaha mencobai Dia.


Yesus menjawab pertanyaan jebakan itu yang membuat mereka semua terkejut. Yesus berkata: “Berikanlah kepada Kaisar apa yang wajib kamu berikan kepada Kaisar dan kepada Allah apa yang wajib kamu berikan kepada Allah!” (Mrk 12:17). 

Yesus memberikan suatu pengajaran yang begitu penting, bahwa sebagai warga negara yang baik, maka kita sebagai orang-orang Kristen yang sudah dilahirkan sebagai manusia baru yang dalam kehidupan kita sebagai warga negara yang baik, maka kita harus taat kepada pemerintah, salah satunya adalah kewajiban membayar pajak. 



Dengan demikian, kita harus mentaati pemerintah selama pemerintah tidak menentang azas keadilan baik tertulis maupun yang berlaku dan hak-hak azasi manusia. 

Dan sebagai anak-anak Tuhan, maka yang harus kita berikan kepada TUHAN adalah mengasihi-Nya dengan segenap hati, jiwa, akal budi dan kekuatan kita, dan patuh taat kepada-Nya. Inilah bentuk kewajiban dan hormat kita kepada-Nya.

✝️ ✝️ ✝️



πŸ’  MENYANYI :  KJ 405

🎢
Kaulah bagiku tempat berteduh;
Kaulah perisai dan benteng teguh.
Sukacitaku kekal dalamMu;
Kuasa sorgawi, Engkau kuasaku!


🎢
Tak kuhiraukan pujian fana;
hanya Engkaulah pusaka baka!
Raja di sorga, Engkau bagiku
harta abadi, bahagia penuh









πŸ’  BERDOA : 
(Mama, mulai)

Ya Bapa, Ya TUHAN, kami bersyukur akan Sabda kebenaran yang mengingatkan kami tentang kewajiban sebagai warga negara. Semoga kami sebagai orang Kristen menjadi pionir dalam perwujudan tanggungjawab hidup bernegara dengan taat membayar pajak. 
 

Ya TUHAN, Bapa yang pengasih, kami memuji nama-Mu karena perbuatan-perbuatan-Mu yang besar dan yang telah Engkau kerjakan bagi umat-Mu. 

Dengan tangan-Mu yang kuat Engkau telah membebaskan umat-Mu dari kegelapan. 

Dengan kasih-Mu yang tak terbatas Engkau telah menebus umat-Mu dari perbudakan dosa. 

Hari ini, kami memohon, kuatkanlah iman kami, agar kami tidak tersesat tetapi lengkapilah hidup kami agar berperan sebagai garam dunia bagi orang-orang yang kami jumpai.

 

Ya Bapa, kami menyerahkan hidup kami di sepanjang hari ini ke dalam tangan pemeliharaan-Mu. 

Lakukanlah keajaiban-keajaiban di dalam hidup kami agar supaya semua orang yang menyaksikannya akan memuliakan nama-Mu.

Pakailah hidup kami sebagai saluran dari kasih-Mu kepada mereka yang belum mengenalnya. Dan sertailah setiap langkah kehidupan yang kami tempuh, lalu berkatilah semuanya itu dengan keberhasilan. 

(doa syafaat untuk : ...... )

Di dalam nama Yesus Kristus, Juruselamat dan Penguasa hidup kami, kami berdoa kepada Bapa yang pengasih,,

***

Bapa kami yang di sorga, Dikuduskanlah nama-Mu, datanglah Kerajaan-Mu, jadilah kehendak-Mu di bumi seperti di sorga. 

Berikanlah kami pada hari ini makanan kami yang secukupnya dan ampunilah kami akan kesalahan kami, seperti kami juga mengampuni orang yang bersalah kepada kami; dan janganlah membawa kami ke dalam pencobaan, tetapi lepaskanlah kami dari pada yang jahat. 

(🎢 Doksologi, KJ 475)
Karena Engkaulah yang empunya Kerajaan dan kuasa dan kemuliaan sampai selama-lamanya.  Amin. 

Kamis, 17 Maret 2022

MEZBAH KELUARGA ~ Jumat,18 Maret 2022







MEZBAH KELUARGA ~  Jumat,18/03/2022
 

πŸ’  MEMBACA MAZMUR :
       πŸ“œ  Mazmur 34:4; 113:2

MULIAKANLAH TUHAN,

marilah kita memasyhurkan nama-Nya! 

KIRANYA NAMA TUHAN DIMASYHURKAN, 

sekarang ini dan selama-lamanya. 




πŸ’  MENYANYI :  KJ 6

🎢
Hai masyhurkanlah Allahmu kudus:
besar namaNya maklumkan terus.
Agungkanlah Dia yang jaya megah;
kekal dan mulia kerajaanNya.


🎢
KepadaNyalah syukur abadi!
KepadaNyalah sembah tak henti,
Kuasa dan hikmat, pujian merdu,
Kemuliaan, hormat dan kasih penuh




πŸ’  DOA SYUKUR HARI INI :
(Dilla)

Ya Tuhan yang baik bagi hidup kami, 
Kami bersyukur kepada-Mu, sebab Engkau telah melindungi dan menaungi hidup kami dengan sejahtera-Mu di sepanjang malam yang telah lewat. Kami juga berterima kasih untuk hari yang baru yang Engkau berikan kepada kami pada pagi ini. 

Dengan mempercayai bahwa kasih setia-Mu tidak pernah berkesudahan, ya Tuhan, kami mau mengawali hari ini dengan menaruhkan hidup kami ke dalam tangan-Mu. Bimbinglah kami dengan Roh-Mu dan firman-Mu agar kami mengerti kehendak-Mu.

Di dalam nama Yesus Kristus Sang Firman Hidup, kami mohon, bersabdalah ya Tuhan, kami mendengarkan, Amin. 






πŸ’  BACAAN ALKITAB :
      πŸ“–  Markus 9:42-50 

42 "Barangsiapa menyesatkan salah satu dari anak-anak kecil yang percaya ini, lebih baik baginya jika sebuah batu kilangan diikatkan pada lehernya lalu ia dibuang ke dalam laut.

43 Dan jika tanganmu menyesatkan engkau, penggallah, karena lebih baik engkau masuk ke dalam hidup dengan tangan kudung dari pada dengan utuh kedua tanganmu dibuang ke dalam neraka, ke dalam api yang tak terpadamkan;

44 [di tempat itu ulatnya tidak akan mati, dan apinya tidak akan padam.]

45 Dan jika kakimu menyesatkan engkau, penggallah, karena lebih baik engkau masuk ke dalam hidup dengan timpang, dari pada dengan utuh kedua kakimu dicampakkan ke dalam neraka;

46 [di tempat itu ulatnya tidak akan mati, dan apinya tidak akan padam.]

47 Dan jika matamu menyesatkan engkau, cungkillah, karena lebih baik engkau masuk ke dalam Kerajaan Allah dengan bermata satu dari pada dengan bermata dua dicampakkan ke dalam neraka,

48 di mana ulat-ulat bangkai tidak mati dan api tidak padam.

49 Karena setiap orang akan digarami dengan api.

50 Garam memang baik, tetapi jika garam menjadi hambar, dengan apakah kamu mengasinkannya? Hendaklah kamu selalu mempunyai garam dalam dirimu dan selalu hidup berdamai yang seorang dengan yang lain."







πŸ’  RENUNGAN :

"... Hendaklah kamu selalu mempunyai garam dalam dirimu dan selalu hidup berdamai yang seorang dengan yang lain." (Markus 9:50)

MURID KRISTUS TIDAK MENYESATKAN  TETAPI MENGGARAMI 



Ada seorang yang menganalisa dan kemudian menyimpulkan bahwa ternyata kebanyakan lagu-lagu anak-anak tempo dulu yang favorit itu ternyata "menyesatkan". 


(1) Balonku
"Balonku ada lima rupa-rupa warnanya ... merah, kuning, kelabu, merah muda dan biru. Meletus balon hijau ... Dor! ..."

Itu balon hijau datang dari mana sih? Katanya cuma ada lima, kok tiba-tiba muncul balon warna hijau? Jadi balonnya ada 6! Bukan 5.

(2) Bintang Kecil
"Bintang kecil, di langit yang biru ..."

Lah, bintang kan adanya cuma malem ... Kalau malem, langitnya udah gak biru atuh ... Item!


(3) Bangun Tidur
"Bangun tidur ku terus mandi, tidak lupa menggosok gigi ... Habis mandi kutolong ibu, membersihkan tempat tidurku."

Itu anak kapan pake bajunya? Baru keluar dari mandi kok ya langsung nolong ibu membersihkan tempat tidurnya sendiri???

Hal-hal yang sederhana dan tampak sepele, yang mungkin diabaikan oleh banyak orang karena berpikir, "Ah, anak kecil ini ... gak usah ribet-ribetlah!"

Akan tetapi kenyataannya tokh tetap ada saja orang yang di masa sekarang yang "se-kritis" itu menyikapi "penyesatan" (dalam tanda petik ya) yang ada dalam lagu favorit anak-anak tempo dulu itu.




Dalam pembacaan Alkitab kita hari ini, ada terdapat 4 kali kata "menyesatkan" disebutkan. Jadi, kita diingatkan dengan keras untuk tidak menyesatkan.


Kata "menyesatkan" dalam Alkitab LAI adalah terjemahan dari bahasa Yunani, yaitu kata σκανδαλίσῃ (skan-dal-id'-zo). Arti harafiahnya adalah membuat seseorang menjadi tersandung dan jatuh dan menjadi sakit.


Tapi bukan hanya sekedar itu saja, kata dasarnya, skandalon, berarti sebuah metode, perencanaan untuk membuat seseorang menjadi tersandung dan jatuh dan menjadi sakit.

Makanya Yesus dalam perikop kita hari ini sangat teramat keras dalam mengingatkan kita, "kalau menyesatkan, potong! Buang!" Gambaran yang sangat ekstrim untuk sebuah bahaya yang juga menimbulkan efek yang ekstrim juga.




Tuhan Yesus kemudian beralih kepada kehidupan seseorang yang memiliki garam - yang akan dan telah digarami.

Dalam bahasa Yunani-nya, kata "digarami" merupakan terjemahan dari kata dasar, ἁλί΢ω (hal-id'-zo)  yang juga amat kental dalam tradisi Perjanjian Lama tentang penerimaan kurban kepada Tuhan dan sekaligus tanda sebuah perjanjian kekal (dalam 2 Tawarikh 13:5 dan Bilangan 18:19, tertulis di sana: Perjanjian Garam).



Tuhan telah menaruh satu perjanjian kekal-Nya bagi kita di dalam Kristus. Di mana?  Dalam Perjamuan Kudus-Nya. Dalam Ibadah Perjamuan Kudus kita  selalu diajak untuk mengingat bahwa, "Oh ... sampai segitunya rupanya Tuhan telah memperjuangkan hidup kita dan membuktikan betapa kasih-Nya kepada kita semua."

Supaya apa?
1) Supaya kita semua tidak binasa melainkan beroleh hidup yang kekal. 
2) Supaya kita memiliki garam dan menaburkan garam yang sudah diberikan untuk hidup kita itu agar dunia yang kian berlalu ini menjadi memiliki rasa dan makna kembali karena kehadiran kita.

Tugas kita hari ini bukanlah menjadi seorang σκανδαλίσῃ (skan-dal-id'-zo) yang bisanya hanya membuat orang lain tersandung, jatuh dan menjadi sakit. Bukan ini tugasnya orang percaya.

Tugas orang percaya adalah menjadi seorang ἁλί΢ω (hal-id'-zo), seseorang yang bisa menggarami dan memberikan rasa, makna yang berarti dalam kehidupan orang lain.



Menjadi garam dunia yang menggarami kehidupan banyak orang itu adalah wujud dari menjadi MURID KRISTUS YANG SEJATI. 

Cara Santo Fransiskus dari Azizi ketika menggambarkan bagaimana menjadi seorang murid Kristus yang sejati (yang "hal-id'-zo"), yang mampu menebarkan rasa ditengah dunia yang sudah semakin hambar ini dengan berdoa seperti ini :


Tuhan,
Jadikanlah aku pembawa damai,
Bila terjadi kebencian, jadikanlah aku pembawa cinta kasih,
Bila terjadi penghinaan, jadikanlah aku pembawa pengampunan,
Bila terjadi perselisihan, jadikanlah aku pembawa kerukunan,
Bila terjadi kebimbangan, jadikanlah aku pembawa kepastian,
Bila terjadi kesesatan, jadikanlah aku pembawa kebenaran,
Bila terjadi kesedihan, jadikanlah aku sumber kegembiraan,
Bila terjadi kegelapan, jadikanlah aku pembawa terang,
Tuhan semoga aku ingin menghibur dari pada dihibur,
memahami dari pada dipahami, mencintai dari pada dicintai,
sebab
dengan memberi aku menerima, dengan mengampuni aku diampuni,
dengan mati suci aku bangkit lagi, untuk hidup selama-lamanya.
Amin.






πŸ’  MENYANYI :  KJ 157.

🎢


🎢









πŸ’  BERDOA : 
(Mama, mulai)

Ya TUHAN, Bapa yang pengasih, kami memuji nama-Mu karena perbuatan-perbuatan-Mu yang besar dan yang telah Engkau kerjakan bagi umat-Mu. 

Dengan tangan-Mu yang kuat Engkau telah membebaskan umat-Mu dari kegelapan. 

Dengan kasih-Mu yang tak terbatas Engkau telah menebus umat-Mu dari perbudakan dosa. 

Hari ini, kami memohon, kuatkanlah iman kami, agar kami tidak tersesat tetapi lengkapilah hidup kami agar berperan sebagai garam dunia bagi orang-orang yang kami jumpai.

 

Ya Bapa, kami menyerahkan hidup kami di sepanjang hari ini ke dalam tangan pemeliharaan-Mu. 

Lakukanlah keajaiban-keajaiban di dalam hidup kami agar supaya semua orang yang menyaksikannya akan memuliakan nama-Mu.

Pakailah hidup kami sebagai saluran dari kasih-Mu kepada mereka yang belum mengenalnya. Dan sertailah setiap langkah kehidupan yang kami tempuh, lalu berkatilah semuanya itu dengan keberhasilan. 

 

(doa syafaat untuk : ...... )

Di dalam nama Yesus Kristus, Juruselamat dan Penguasa hidup kami, kami berdoa kepada Bapa yang pengasih,,

***

Bapa kami yang di sorga, Dikuduskanlah nama-Mu, datanglah Kerajaan-Mu, jadilah kehendak-Mu di bumi seperti di sorga. 

Berikanlah kami pada hari ini makanan kami yang secukupnya dan ampunilah kami akan kesalahan kami, seperti kami juga mengampuni orang yang bersalah kepada kami; dan janganlah membawa kami ke dalam pencobaan, tetapi lepaskanlah kami dari pada yang jahat. 

(🎢 Doksologi, KJ 475)
Karena Engkaulah yang empunya Kerajaan dan kuasa dan kemuliaan sampai selama-lamanya.  Amin. 

Selasa, 15 Maret 2022

MEZBAH KELUARGA ~ Kamis,17 Maret 2022







MEZBAH KELUARGA ~  Kamis,17/03/2022
 

πŸ’  MEMBACA MAZMUR :
       πŸ“œ  Mazmur 28:7; 37:5

TUHAN adalah kekuatanku dan perisaiku; 

KEPADA-NYA HATIKU PERCAYA. 

Serahkanlah hidupmu kepada TUHAN dan percayalah kepada-Nya, 

DAN IA AKAN BERTINDAK;






πŸ’  MENYANYI :  KJ 280.

🎢
🎢
🎢





πŸ’  DOA SYUKUR HARI INI :
(Mama)

Ya Tuhan yang baik bagi hidup kami, 
Kami bersyukur kepada-Mu, sebab Engkau telah melindungi dan menaungi hidup kami dengan sejahtera-Mu di sepanjang malam yang telah lewat. Kami juga berterima kasih untuk hari yang baru yang Engkau berikan kepada kami pada pagi ini. 

Dengan mempercayai bahwa kasih setia-Mu tidak pernah berkesudahan, ya Tuhan, kami mau mengawali hari ini dengan menaruhkan hidup kami ke dalam tangan-Mu. Bimbinglah kami dengan Roh-Mu dan firman-Mu agar kami mengerti kehendak-Mu.

Di dalam nama Yesus Kristus Sang Firman Hidup, kami mohon, bersabdalah ya Tuhan, kami mendengarkan, Amin. 






πŸ’  BACAAN ALKITAB :
      πŸ“–  Markus 9:14-29 

14 Ketika Yesus, Petrus, Yakobus dan Yohanes kembali pada murid-murid lain, mereka melihat orang banyak mengerumuni murid-murid itu, dan beberapa ahli Taurat sedang mempersoalkan sesuatu dengan mereka.

15 Pada waktu orang banyak itu melihat Yesus, tercenganglah mereka semua dan bergegas menyambut Dia. 

16 Lalu Yesus bertanya kepada mereka: "Apa yang kamu persoalkan dengan mereka?"

17 Kata seorang dari orang banyak itu: "Guru, anakku ini kubawa kepada-Mu, karena ia kerasukan roh yang membisukan dia.

18 Dan setiap kali roh itu menyerang dia, roh itu membantingkannya ke tanah; lalu mulutnya berbusa, giginya bekertakan dan tubuhnya menjadi kejang. Aku sudah meminta kepada murid-murid-Mu, supaya mereka mengusir roh itu, tetapi mereka tidak dapat." 

19 Maka kata Yesus kepada mereka: "Hai kamu angkatan yang tidak percaya, berapa lama lagi Aku harus tinggal di antara kamu? Berapa lama lagi Aku harus sabar terhadap kamu? Bawalah anak itu ke mari!"

20 Lalu mereka membawanya kepada-Nya. Waktu roh itu melihat Yesus, anak itu segera digoncang-goncangnya, dan anak itu terpelanting ke tanah dan terguling-guling, sedang mulutnya berbusa.

21 Lalu Yesus bertanya kepada ayah anak itu: "Sudah berapa lama ia mengalami ini?" Jawabnya: "Sejak masa kecilnya. 

22 Dan seringkali roh itu menyeretnya ke dalam api ataupun ke dalam air untuk membinasakannya. Sebab itu jika Engkau dapat berbuat sesuatu, tolonglah kami dan kasihanilah kami."

23 Jawab Yesus: "Katamu: jika Engkau dapat? Tidak ada yang mustahil bagi orang yang percaya!"

24 Segera ayah anak itu berteriak: "Aku percaya. Tolonglah aku yang tidak percaya ini!" 

25 Ketika Yesus melihat orang banyak makin datang berkerumun, Ia menegor roh jahat itu dengan keras, kata-Nya: "Hai kau roh yang menyebabkan orang menjadi bisu dan tuli, Aku memerintahkan engkau, keluarlah dari pada anak ini dan jangan memasukinya lagi!"

26 Lalu keluarlah roh itu sambil berteriak dan menggoncang-goncang anak itu dengan hebatnya. Anak itu kelihatannya seperti orang mati, sehingga banyak orang yang berkata: "Ia sudah mati."

27 Tetapi Yesus memegang tangan anak itu dan membangunkannya, lalu ia bangkit sendiri. 

28 Ketika Yesus sudah di rumah, dan murid-murid-Nya sendirian dengan Dia, bertanyalah mereka: "Mengapa kami tidak dapat mengusir roh itu?"

29 Jawab-Nya kepada mereka: "Jenis ini tidak dapat diusir kecuali dengan berdoa."







πŸ’  RENUNGAN :


“Tidak ada yang mustahil bagi orang yang percaya!” (Markus 9:23)

“Aku percaya. Tolonglah aku yang tidak percaya ini!” (Markus 9:24)

Dan apa saja yang kamu minta dalam doa dengan penuh kepercayaan, kamu akan menerimanya." (Matius 21:22)






Pembacaan Alkitab hari ini berkisah tentang Yesus yang mengusir roh jahat dari seorang anak yang bisu. Dikisahkan bahwa sebelum Yesus mengusir roh jahat itu, para muridnya sudah terlebih dahulu berusaha untuk menyembuhkan anak itu tetapi tidak dapat. 

Sebelum mengusir roh jahat itu, Yesus terlebih dahulu mengatakan kepada semua orang yang ada disitu: “Hai kamu, angkatan yang tidak percaya, berapa lama lagi Aku harus tinggal di antara kamu? (Mrk. 9:19). 

Perkataan  Yesus ini sesungguhnya mau mengajarkan para murid-Nya dan semua orang di situ serta kita semua umat-Nya untuk percaya dengan sepenuh hati kepada-Nya.

Setelah itu, Yesus bertanya kepada ayah dari anak itu sudah sejak kapan anaknya mengalami hal tersebut. Ayah anak itu pun memberitahukan bahwa anaknya sudah mengalami hal itu sejak masa kecilnya. Lalu ayah anak itu pun meminta kepada Yesus untuk menyembuhkan anaknya dengan berkata: “Sebab itu jika Engkau dapat berbuat sesuatu, tolonglah kami dan kasihanilah kami.”Yesus pun menjawab:“Katamu jika Engkau dapat? Tidak ada yang mustahil bagi orang yang percaya!” (Mrk. 9:22-23). 

Kemudian, Yesus mengusir roh jahat tersebut. Sikap ayah dari anak yang kerasukan roh jahat tersebut sebenarnya adalah juga merupakan sikap dari kita yang sering kali kurang percaya kepada Yesus. Oleh karena itu, jawaban Yesus kepada ayah anak itu sebetulnya juga tertuju kepada kita semua umat yang beriman kepada-Nya.

Ketika Yesus sampai di rumah bersama dengan para murid-Nya, bertanyalah mereka: “Mengapa kami tidak dapat mengusir roh jahat itu?” Jawab-Nya: “Jenis ini tidak dapat diusir kecuali dengan berdoa.” Sebetulnya hal ini mau mengatakan kepada kita semua bahwa tidak cukup hanya dengan percaya saja tetapi harus pula disertai dengan doa.


Jadi, jelaslah sikap semua orang yang dikisahkan dalam injil hari ini adalah juga merupakan sikap kita yang sebetulnya sering kali masih belum percaya dengan sepenuh-penuhnya kepada Yesus. Untuk itu kita harus benar-benar percaya pada-Nya. Namun, sikap percaya itu harus dibarengi dengan hidup doa. Jika demikian, maka segala macam tantangan, rintangan dan segala godaan yang melanda hidup kita dapat diatasi. Sebab dengan percaya tulus pada-Nya maka doa dapat menjadi sumber kekuatan untuk mengatasi itu semua.

✝️✝️✝️



πŸ’  MENYANYI :  KLIK 385

🎢
Saat ku tak melihat jalan Mu
Saat ku tak mengerti rencana Mu
Namun tetap ku pegang janji Mu
Pengharapanku hanya pada Mu

Hatiku percaya
Hatiku percaya 
Hatiku percaya
S'lalu ku percaya

====

Saat ku tak melihat jalan Mu
Saat ku tak mengerti rencana Mu
Namun tetap ku pegang janji Mu
Pengharapanku hanya pada Mu

Hatiku percaya
Hatiku percaya 
Hatiku percaya
S'lalu ku percaya

=====

Hatiku percaya
Hatiku percaya 
Hatiku percaya
S'lalu ku percaya

=====

Hatiku percaya
Hatiku percaya 
Hatiku percaya
S'lalu ku percaya

=====

Hatiku percaya
S'lalu ku percaya

=====

S'lalu ku percaya









πŸ’  BERDOA : 
(Dilla, mulai)

Ya TUHAN, Bapa yang penuh kasih, 
Sabda-Mu pagi ini mengingatkan kami untuk tetap percaya kepada-Mu, dan bergantung pada pertolongan-Mu saja.


Ya TUHAN, tolonglah diri kami yang sering kurang percaya ini. Kiranya melalui setiap peristiwa yang kami alami, akan semakin memampukan diri kami untuk semakin percaya akan kasih dan kebesaran-Mu. 
 
Ya Bapa yang mahakuasa, kami berterima kasih untuk perlindungan-Mu yang telah kami alami di sepanjang hari kemarin dan malam yang kami lalui. 

Mengawali hari yang baru ini kami mengangkat ucapan syukur kami kepada-Mu. Dengan penuh pengharapan kepada kasih setia-Mu kami menyambut hari ini sebagai bentangan kesempatan untuk memuliakan nama-Mu dalam sikap hati yang berbelas kasihan.

Tolonglah diri kami agar mampu mengisi kehidupan hari ini dengan kehidupan yang tidak sia-sia namun yang berkenan kepada-Mu. 

 

Dengan pertolongan Roh Kudus-Mu, mampukanlah diri kami untuk mengatasi semua perintang dalam kehidupan kami dan melewati hari ini dengan penuh kemenangan. 

Jadikanlah diri kami saluran kasih-Mu kepada orang-orang di sekitar kami.


 

(doa syafaat untuk : ...... )

Di dalam nama Yesus Kristus, Juruselamat dan Penguasa hidup kami, kami berdoa kepada Bapa yang pengasih,,

***

Bapa kami yang di sorga, Dikuduskanlah nama-Mu, datanglah Kerajaan-Mu, jadilah kehendak-Mu di bumi seperti di sorga. 

Berikanlah kami pada hari ini makanan kami yang secukupnya dan ampunilah kami akan kesalahan kami, seperti kami juga mengampuni orang yang bersalah kepada kami; dan janganlah membawa kami ke dalam pencobaan, tetapi lepaskanlah kami dari pada yang jahat. 

(🎢 Doksologi, KJ 475)
Karena Engkaulah yang empunya Kerajaan dan kuasa dan kemuliaan sampai selama-lamanya.  Amin. 

Senin, 14 Maret 2022

MEZBAH KELUARGA ~ Rabu,16 Maret 2022







MEZBAH KELUARGA ~  Rabu,16/03/2022
 

πŸ’  MEMBACA MAZMUR :
       πŸ“œ  Mazmur 28:7; 84:2, 13

TUHAN ADALAH KEKUATANKU DAN PERISAIKU; 

Kepada-Nya hatiku percaya.

BETAPA DISENANGI TEMPAT KEDIAMAN-MU, 

ya TUHAN semesta alam! 

YA TUHAN SEMESTA ALAM, 

berbahagialah manusia yang percaya kepada-Mu! 





πŸ’  MENYANYI :  GB 6

🎢
Bernyanyilah orang percaya,
bergemar dan gembira terus,
t’rang Kristus tetap bercahaya
di dalam berita kudus!

🎢
Berbakti dengan bersedia
kita ikut cahaya terang,
penuh bersyukur pada Dia
yang oleh salib-Nya menang!


πŸ’  DOA SYUKUR HARI INI :
(Papa)

Ya Tuhan yang baik bagi hidup kami, 
Kami bersyukur kepada-Mu, sebab Engkau telah melindungi dan menaungi hidup kami dengan sejahtera-Mu di sepanjang malam yang telah lewat. Kami juga berterima kasih untuk hari yang baru yang Engkau berikan kepada kami pada pagi ini. 

Dengan mempercayai bahwa kasih setia-Mu tidak pernah berkesudahan, ya Tuhan, kami mau mengawali hari ini dengan menaruhkan hidup kami ke dalam tangan-Mu. Bimbinglah kami dengan Roh-Mu dan firman-Mu agar kami mengerti kehendak-Mu.

Di dalam nama Yesus Kristus Sang Firman Hidup, kami mohon, bersabdalah ya Tuhan, kami mendengarkan, Amin. 






πŸ’  BACAAN ALKITAB :
      πŸ“–  Markus 8:1-10 (TB)  

1 Pada waktu itu ada pula orang banyak di situ yang besar jumlahnya, dan karena mereka tidak mempunyai makanan, Yesus memanggil murid-murid-Nya dan berkata:

2 "Hati-Ku tergerak oleh belas kasihan kepada orang banyak ini. Sudah tiga hari mereka mengikuti Aku dan mereka tidak mempunyai makanan.

3 Dan jika mereka Kusuruh pulang ke rumahnya dengan lapar, mereka akan rebah di jalan, sebab ada yang datang dari jauh."

4 Murid-murid-Nya menjawab: "Bagaimana di tempat yang sunyi ini orang dapat memberi mereka roti sampai kenyang?"

5 Yesus bertanya kepada mereka: "Berapa roti ada padamu?" Jawab mereka: "Tujuh." 

6 Lalu Ia menyuruh orang banyak itu duduk di tanah. Sesudah itu Ia mengambil ketujuh roti itu, mengucap syukur, memecah- mecahkannya dan memberikannya kepada murid-murid-Nya untuk dibagi-bagikan, dan mereka memberikannya kepada orang banyak. 

7 Mereka juga mempunyai beberapa ikan, dan sesudah mengucap berkat atasnya, Ia menyuruh supaya ikan itu juga dibagi-bagikan.

8 Dan mereka makan sampai kenyang. Kemudian orang mengumpulkan potongan-potongan roti yang sisa, sebanyak tujuh bakul.

9 Mereka itu ada kira-kira empat ribu orang. Lalu Yesus menyuruh mereka pulang. 

10 Ia segera naik ke perahu dengan murid-murid-Nya dan bertolak ke daerah Dalmanuta. 






πŸ’  RENUNGAN :


Yesus berkata : “Hati-Ku tergerak oleh belas kasihan kepada orang banyak ini” (Markus 10:2)

Karena itu, sebagai orang-orang pilihan Allah yang dikuduskan dan dikasihi-Nya, kenakanlah belas kasihan, kemurahan, kerendahan hati, kelemahlembutan dan kesabaran. (Kolose 3:12)





Bacaan injil hari ini sangat menarik karena ketika Yesus tergerak hatiNya oleh belaskasihan melihat begitu banyak orang yang tidak mempunyai makanan, para murid dengan nada pesimis berkata “Bagaimana di tempat yang sunyi ini orang dapat memberi mereka roti sampai kenyang?” Yesus bertanya kepada para muridnya, berapa roti dan ikan yang mereka miliki. Mereka menjawab 7 roti dan beberapa ikan. Yesus memberkati ikan roti dan ikan kemudian dia meminta para muridNya untuk membagikannya dan hasilnya sangat luar biasa, tubuh bakul penuh.


Sabda Yesus yang mengatakan “Hati-Ku tergerak oleh belas kasihan” mengandung makna yang sangat dalam. Yesus menghendaki agar hati para murid digerakkan oleh rasa belas kasihan ketika melihat orang lain menderita. Hati yang digerakkan oleh belas kasihan harus diwujudkan dalam tindakan nyata yakni menolong orang yang menderita.

Pada saat ini kita diperhadapkan dengan berbagai realitas kehidupan yang menunjukkan penderitaan orang lain. Penderitaan orang lain tidak hanya ada di tempat-tempat terjadi bencana : peperangan, tanah longsor, atau banjir, melainkan ada disekitar kita bahkan mungkin kita sendiri mengalaminya. Dengan realitas yang seperti ini, kita diajak oleh Tuhan Yesus untuk memiliki hati yang tergerak oleh belas kasihan. Hati yang digerakkan oleh belas kasihan akan terwujud dalam perbuatan yang ikhlas tanpa mengharapkan balasan dan pujian.


Mari kita gunakan berkat yang kita terima dari Tuhan tidak hanya untuk diri kita sendiri tetapi juga untuk menolong orang-orang yang sungguh membutuhkan pertolongan. ✝️ ✝️ ✝️




πŸ’  MENYANYI :  KJ 249

🎢
Serikat persaudaraan, berdirilah teguh!
Sempurnakan persatuan di dalam Tuhanmu.
Bersama-sama majulah, dikuatkan iman,
Berdamai, bersejahtera, dengan pengasihan.


🎢
Dan masing-masing kamu pun dib'ri anugerah,
supaya kamu bertekun dan rajin bekerja.
Hendaklah hatimu rendah, tahu: Tuhan berpesan
Jemaat menurut firmanNya berkasih-kasihan.





πŸ’  BERDOA : 
(Mama, mulai)

Ya Tuhan, Bapa yang penuh kasih, Sabda-Mu pagi ini mengingatkan kami untuk meneladani sikap Yesus untuk memiliki hati yang tergerak oleh belas kasihan. 

Tolonglah kami untuk memiliki hati yang digerakkan oleh belas kasihan sehingga kami dapat mewujudkan dalam perbuatan yang ikhlas menolong orang yang berkesusahan tanpa mengharapkan balasan dan pujian.


Ya Bapa yang mahakuasa, kami berterima kasih untuk perlindungan-Mu yang telah kami alami di sepanjang malam yang  kami lalui. 

Mengawali hari yang baru ini kami mengangkat ucapan syukur kami kepada-Mu. Dengan penuh pengharapan kepada kasih setia-Mu kami menyambut hari ini sebagai bentangan kesempatan untuk memuliakan nama-Mu dalam sikap hati yang berbelas kasihan.

Tolonglah diri kami agar mampu mengisi kehidupan hari ini dengan kehidupan yang tidak sia-sia namun yang berkenan kepada-Mu. 

 

Dengan pertolongan Roh Kudus-Mu, mampukanlah diri kami untuk mengatasi semua perintang dalam kehidupan kami dan melewati hari ini dengan penuh kemenangan. 

Jadikanlah diri kami saluran kasih-Mu kepada orang-orang di sekitar kami.



(doa syafaat untuk : ...... )


Di dalam nama Yesus Kristus, Juruselamat dan Penguasa hidup kami, kami berdoa kepada Bapa yang pengasih,,

***

Bapa kami yang di sorga, Dikuduskanlah nama-Mu, datanglah Kerajaan-Mu, jadilah kehendak-Mu di bumi seperti di sorga. 

Berikanlah kami pada hari ini makanan kami yang secukupnya dan ampunilah kami akan kesalahan kami, seperti kami juga mengampuni orang yang bersalah kepada kami; dan janganlah membawa kami ke dalam pencobaan, tetapi lepaskanlah kami dari pada yang jahat. 

(🎢 Doksologi, KJ 475)
Karena Engkaulah yang empunya Kerajaan dan kuasa dan kemuliaan sampai selama-lamanya.  Amin. 

Minggu, 13 Maret 2022

MEZBAH KELUARGA ~ Senin,14 Maret 2022







MEZBAH KELUARGA ~  Senin,14/03/2022
 



πŸ’  MEMBACA MAZMUR :
       πŸ“œ  Mazmur 28:7; 62:9

TUHAN adalah kekuatanku dan perisaiku; 

KEPADA-NYA HATIKU PERCAYA.

Percayalah kepada-Nya setiap waktu, hai umat, 

CURAHKANLAH ISI HATIMU DI HADAPAN-NYA;


πŸ’  MENYANYI :  GB 6

🎢
Bernyanyilah orang percaya,
bergemar dan gembira terus,
t’rang Kristus tetap bercahaya
di dalam berita kudus!

🎢
Berbakti dengan bersedia
kita ikut cahaya terang,
penuh bersyukur pada Dia
yang oleh salib-Nya menang!


πŸ’  DOA SYUKUR HARI INI :
(Dilla)

Ya Bapa yang pengasih dan kekal, pada pagi hari ini kami bersyukur kepada-Mu, sebab di sepanjang hari kemarin sampai dengan malam yang telah lewat, Engkau melindungi dan menaungi hidup kami dengan sejahtera-Mu.

Ya TUHAN, kami mau mengawali hari ini dengan membaca Alkitab dan merenungkan firman-Mu. Oleh karena itu, bimbinglah kami dengan Roh Kudus, agar kami mengerti akan kehendak-Mu. 


Di dalam nama Yesus Kristus Sang Firman Hidup, kami mohon, bersabdalah ya Tuhan, kami mendengarkan, Amin. 



πŸ’  BACAAN ALKITAB :
      πŸ“– Markus 7:24-30 

24 Lalu Yesus berangkat dari situ dan pergi ke daerah Tirus. Ia masuk ke sebuah rumah dan tidak mau bahwa ada orang yang mengetahuinya, tetapi kedatangan-Nya tidak dapat dirahasiakan.

25 Malah seorang ibu, yang anaknya perempuan kerasukan roh jahat, segera mendengar tentang Dia, lalu datang dan tersungkur di depan kaki-Nya.

26 Perempuan itu seorang Yunani bangsa Siro-Fenisia. Ia memohon kepada Yesus untuk mengusir setan itu dari anaknya.

27 Lalu Yesus berkata kepadanya: "Biarlah anak-anak kenyang dahulu, sebab tidak patut mengambil roti yang disediakan bagi anak-anak dan melemparkannya kepada anjing."

28 Tetapi perempuan itu menjawab: "Benar, Tuhan. Tetapi anjing yang di bawah meja juga makan remah-remah yang dijatuhkan anak-anak."

29 Maka kata Yesus kepada perempuan itu: "Karena kata-katamu itu, pergilah sekarang sebab setan itu sudah keluar dari anakmu."

30 Perempuan itu pulang ke rumahnya, lalu didapatinya anak itu berbaring di tempat tidur, sedang setan itu sudah keluar.







πŸ’  RENUNGAN :


SIKAP HATI MEMPENGARUHI HASIL

Markus 7:24-30 mengkisahkan hal yang mirip dengan Matius 15:21-28, yaitu tentang Yesus menyembuhkan anak perempuan dari seorang perempuan Kanaan. Markus dalam tulisannya menyebutnya dengan seorang perempuan Yunani bangsa Siro Fenesia. Pujian Yesus kepadanya seperti tertulis dalam Matius 15: 28 adalah : “Hai Ibu, besar imanmu, maka jadilah kepadamu seperti yang kaukehendaki.”  


Iman itu tercermin dari tindakan wanita itu: Ia merendahkan diri, mengatasi rasa malu sebagai orang asing untuk datang, berteriak dan meminta kepada kepada Yesus; bahkan ketika Yesus memberikan indikasi penolakan; wanita ini tetap merendahkan diri. Apapun ia korbankan untuk kesembuhan anaknya dan karena ia tahu bahwa hanya Yesus yang dapat diandalkannya. Perjuangan dan pergorbanan serta perendahan harga diri ini adalah sebuah tindakan iman yang luar biasa. Kemungkinan besar ia adalah seorang ibu tunggal-kepala keluarga tunggal. 


Terkadang dalam kehidupan kita sehari-hari, hidup tidak berjalan mulus. Ada kalanya kita merasa gagal dalam hidup. Kita merasa gagal karena segala perjuangan dan jeri payah seakan-akan terasa sia-sia dan tak berguna. Kita berdoa kepada Tuhan, tapi sepertinya Tuhan tidak mengabulkan permohonan kita. 


Kita dapat belajar dari Injil hari ini. Kita dapat belajar dari perempuan dari Siro-Fenesia. Kita dapat belajar bagaimana ia berjuang untuk memohon kesembuhan bagi anaknya. Kita juga dapat belajar bagaimana bersikap rendah hati dan percaya kepada Tuhan. Melalui kedua sikap inilah maka ia memperoleh kesembuhan bagi anaknya. Maka, dalam perjuangan hidup kita sehari-hari, hendaklah kita bersikap demikian. Sikap yang senantiasa rendah hati dan tetap percaya akan kuasa Tuhan.


Kekuatan tekad perempuan Siro-Fenisia menginspirasi kita untuk ulet dan tidak putus asa dalam menghadapi semua permasalahan hidup seberat apapun. Semua permasalahan hidup tidak dapat diselesaikannya hanya dengan semangat yang rapuh dan loyo. Kemauan dan tekad yang kuat merupakan motor yang menghasilkan ‘mukjizat’ yang membawa kita keluar dari kesulitan kita. 



Iman berbicara tentang sikap positif manusia terhadap Tuhan, yaitu bagaimana kita harus mempercayai Dia sekalipun tidak ada dasar untuk berharap. Sikap seperti inilah yang akan menggerakkan Tuhan untuk menyatakan kuasa-Nya. Orang yang bersikap positif akan terus percaya dan berharap sampai akhirnya menerima apa yang diharapkannya dari Tuhan. ✝️ ✝️ ✝️





πŸ’  MENYANYI :  KJ 364

🎢
Berserah kepada Yesus tubuh, roh dan jiwaku;
kukasihi, kupercaya, kuikuti Dia t'rus.

Aku berserah, aku berserah;
kepadaMu, Jurus'lamat, aku berserah!


🎢
Berserah kepada Yesus di kakiNya 'ku sujud.
Nikmat dunia kutinggalkan; Tuhan, t'rima anakMu!

Aku berserah, aku berserah;
kepadaMu, Jurus'lamat, aku berserah!



🎢
Berserah kepada Yesus aku jadi milikMu.
B'rilah RohMu meyakinkan bahwa Kau pun milikku!

Aku berserah, aku berserah;
kepadaMu, Jurus'lamat, aku berserah!


πŸ’  BERDOA : 
(Papa, mulai)

Ya TUHAN, Bapa kami, pagi ini kami bersyukur, firman-Mu mengingatkan kami untuk percaya bahwa berharap kepada-Mu tidak akan mengecewakan, sekalipun kenyataan hidup seringkali tidak sesuai dengan yang kami harapkan. Oleh karena itu kami mohon, kuatkanlah iman kami untuk tetap teguh berharap kepada-Mu.


Ya Bapa yang baik, mengawali hari ini kami menyerahkan hidup kami ke dalam tangan pengasihan-Mu. Kepada-Mu kami mohon, genapilah rencana-Mu di dalam diri kami. 

Bekerjalah di dalam hidup kami untuk membentuk pikiran dan perasaan kami agar semakin mencerminkan pikiran dan perasaan Kristus.

Ya TUHAN, penuhkanlah hati kami dengan sukacita-Mu dan tuntunlah diri kami di jalan-Mu yang limpah dengan damai sejahtera. 

Sanggupkanlah kami untuk dapat membedakan antara yang benar dengan yang tidak benar supaya dengan demikian kami dapat menempuh jalan kehidupan yang menyenangkan hati-Mu. 

TUHAN, berkatilah apapun yang kami kerjakan pada hari ini dengan keberhasilan, dan jadikanlah diri kami sebagai saluran berkat-Mu bagi orang-orang disekitar kami.


(doa syafaat untuk : ...... )

Di dalam nama Yesus Kristus, Juruselamat dan Penguasa hidup kami, kami berdoa kepada Bapa yang pengasih,,

***

Bapa kami yang di sorga, Dikuduskanlah nama-Mu, datanglah Kerajaan-Mu, jadilah kehendak-Mu di bumi seperti di sorga. 

Berikanlah kami pada hari ini makanan kami yang secukupnya dan ampunilah kami akan kesalahan kami, seperti kami juga mengampuni orang yang bersalah kepada kami; dan janganlah membawa kami ke dalam pencobaan, tetapi lepaskanlah kami dari pada yang jahat. 

(🎢 Doksologi, KJ 475)
Karena Engkaulah yang empunya Kerajaan dan kuasa dan kemuliaan sampai selama-lamanya.  Amin. 

Kamis, 10 Maret 2022

Mari Memasak, Menu : SUP TEMPE BENING







SUP TEMPE BENING



BAHAN dan BUMBU :
100 gr tempe potong, panjang
100 gr buncis, potong"
2 lembar daun kol, potong"
2 buah wortel, potong"
1 pohon daun bawang, potong"
3 sulur saledri, potong"
1 siung bawang putih, iris"
2 siung bawang merah, iris,"
1 buah tomat
1 bungkus masako
1/2 bungkus merica bubuk
1/2 bungkus penyedap
Minyak untuk mengoreng
Air, secukupnya


CARA MEMBUAT :

1) Tumis bawang merah dan bawang putih,
Tuangkn air dan tambahkn tempe dan sayuran.

2) Masak sampai matang, tambahkan masako, merica dan penyedap.
Angkat dan sajikan hangat.