Minggu, 14 Februari 2021

WASPADA ANTIKRISTUS, JANGANLAH ADA DUSTA!




MEZBAH KELUARGA 
Hari Minggu Malam 14 Februari 2021


Menyanyi  :  PKJ 15. 
KUSIAPKAN HATIKU, TUHAN

🎶
Kusiapkan hatiku, Tuhan, 
menyambut firmanMu, saat ini.
Aku sujud menyembah Engkau 
dalam hadiratMu, saat ini.
Curahkanlah pengurapanMu 
kepada umatMu saat ini.
Kusiapkan hatiku, Tuhan, 
mendengar firmanMu.
FirmanMu, Tuhan. tiada berubah,
Sejak semulanya dan s’lama-lamanya 
tiada berubah.
FirmanMu, Tuhan, penolong hidupku,
Kusiapkan hatiku, Tuhan, 
menyambut firmanMu.



Berdoa  :
🤲 Ya TUHAN Yang Kudus, 
dengan sukacita 
kami bersyukur  kepada-Mu
dan menyembah Engkau 
atas semua yang Engkau sudah berikan dan semua yang akan Engkau berikan.

Dengan Kuasa-Mu
perkuatlah kami yang lemah ini, 
ikatlah erat kami kepada-Mu 
dan satu kami dengan yang lain 
dalam satu ikatan persatuan yang kokoh. 

Oleh Roh damai sejahtera 
dalam Kristus Yesus Tuhan kami.
Amin. 





Membaca Alkitab :
📖  1 YOHANES 2:18-22 AYT

18  Anak-anakku, sekarang ini adalah zaman akhir; dan seperti yang sudah kamu dengar bahwa anti-Kristus akan datang, bahkan sekarang banyak anti-Kristus telah datang. Demikianlah kita tahu bahwa sekarang adalah zaman akhir. 
19 Mereka datang dari antara kita, tetapi mereka bukan bagian dari kita. Sebab, jika mereka bagian dari kita, mereka akan tetap bersama kita. Namun, mereka meninggalkan kita sehingga nyata bahwa mereka bukan bagian dari kita. 
20  Akan tetapi, kamu telah memiliki pengurapan dari Yang Kudus, dan kamu mengetahui semuanya. 
21  Aku menulis kepadamu bukan karena kamu belum mengetahui kebenaran, melainkan karena kamu mengetahuinya dan karena tidak ada kebohongan yang berasal dari kebenaran. 
22  Siapakah pembohong itu kalau bukan dia yang menyangkal bahwa Yesuslah Sang Kristus? Itulah anti-Kristus, orang yang menyangkal Bapa maupun Anak. 



Renungan Hari Minggu :
☦️  WASPADA ANTIKRISTUS, JANGANLAH ADA DUSTA! 


Dengan gaya dan perhatiannya bagai seorang bapak kepada anak-anaknya, Rasul Yohanes mengingatkan umat binaannya bahwa saat ini telah bangkit banyak antikristus dalam jemaat ini. Ayat 18, "Anak-anakku, sekarang ini adalah zaman akhir; dan seperti yang sudah kamu dengar bahwa anti-Kristus akan datang, bahkan sekarang banyak anti-Kristus telah datang. Demikianlah kita tahu bahwa sekarang adalah zaman akhir."  Rasul Yohanes mengingatkan mereka akan ajaran Yesus yang telah mereka dengar dari para rasul. Ajaran tersebut terekam dalam Matius 24:24, "Sebab, kristus-kristus palsu dan nabi-nabi palsu akan muncul dan akan mengadakan tanda-tanda yang besar dan mukjizat-mukjizat sehingga menyesatkan, jika mungkin, bahkan mereka yang terpilih."

Istilah “antikristus” hanya muncul empat kali di dalam Alkitab, yaitu dalam Surat-surat Yohanes (1 Yoh. 2 :18, 22 ; 4 :3 ; 2 Yoh. 1 :7). Dalam bahasa Yunani, kata depan “anti” bisa berarti melawan, menentang, atau mengambil tempat orang lain. Jadi antikristus berarti orang-orang yang menentang Kristus atau orang-orang yang mengambil tempat Kristus, alias Kristus palsu. Tujuan mereka untuk menyesatkan umat manusia. Mereka ini adalah pendusta-pendusta (ayat 22).

Para antikristus ini sangat mengancam persekutuan umat, namun Rasul Yohanes menyatakan bahwa walaupun mereka termasuk sebagai bagian dari umat pada waktu itu, justru menjadi bukti bahwa mereka tidak termasuk pada umat sejati. Setiap orang yang percaya pada Yesus diurapi Roh Kudus. Akibat dari bekerjanya Roh Kudus, maka umat mengetahui kebenaran, sedang akibat dari urapan roh antikristus, maka manusia akan menghasilkan dusta. Jadi, apabila saudara telah diurapi oleh Yang Kudus yaitu Roh Kudus sebagai mana dinyatakan dengan penumpangan tangan pada peristiwa khusus seperti Baptisan Kudus, Peneguhan Sidi, Peneguhan Pendeta dan Presbiter sebagai realitas kekudusan llahi yang mengalir kedalam hidup saudara sebagai kebenaran yang sesungguhnya.

Ingatlah :
Jangan sekali-kali menggantikan kebenaran dengan dusta, karena tidak ada dusta yang berasal dari kebenaran.


Menyanyi :  GB 50. 
PERUBAHAN AJAIB

🎶
Perubahan ajaib terjadi padaku,
ketika kasih Yesus masuk di hatiku.
Api Roh-Nya yang Kudus murnikan jiwaku,
hingga hidupku yang lama kini jadi baru.
Ref.
Hidupku yang sekarang bukan lagi milikku,
tetapi milik Kristus yang mengubah hidupku.
Aku ingin selalu tetap di jalan-Nya
dan menjadi saksi Kristus kini dan s'lamanya.

 🎶
Hati tulus dan jujur, juga lemah lembut
setia, murah hati, bawa sukacita,
rendah hati dan ramah terhadap orang lain
itu sikap nyata dari perubahan ajaib.
Ref.
Hidupku yang sekarang bukan lagi milikku,
tetapi milik Kristus yang mengubah hidupku.
Aku ingin selalu tetap di jalan-Nya
dan menjadi saksi Kristus kini dan s'lamanya.


Berdoa :

🤲 Ya Tuhan, 
Kami mohon, mampukanlah kami memahami dan melakukan kebenaran-Mu dan berjanji untuk membuang segala dusta.

---- saat teduh ----

(doa dalam hati) 

Bapa kami yang di sorga, dikuduskanlah nama-Mu,  .......
Amin.

Jumat, 12 Februari 2021

Mezbah Keluarga : KECAMAN YESUS TERHADAP ORANG FARISI






MEZBAH KELUARGA
Sabtu, 13 Februari 2021



Menyanyi :   GB 16. (1)
'KAU YANG LAYAK
(Thou Art Worthy)

🎶
'Kau yang layak, 'Kau yang layak, 
'Kau yang layak, Tuhan;
layak 'Kau t'rima puji-pujian, 
hormat dan kuasa penuh.
Segala sesuatu telah 'Kau ciptakan 
seturut dengan maksud-Mu;
semuanya ada kar'na karya-Mu 
'Kau yang layak, Tuhan

 

Berdoa :

🤲  Ya Allah yang Mahatinggi dan Mahamulia, 
terangilah kegelapan hati kami 
dan beri kami 
suatu iman yang sejati, 
suatu pengharapan yang jelas dan 
suatu kasih yang sempurna. 

Beri kami suatu kesadaran Ilahi 
dan pengenalan akan Diri Tuhan, 
sehingga kami bisa melakukan setiap hal 
untuk menggenapi kehendak-Mu; 
melalui Yesus Kristus, Tuhan kami.

Amin. 



Membaca Alkitab :
📖  LUKAS 11 : 37-44 AYT 

37  Setelah Yesus selesai berbicara, seorang Farisi mengundang-Nya untuk makan. Dia pun datang, lalu duduk dan makan. 
38  Akan tetapi, orang Farisi itu heran ketika melihat Dia tidak mencuci tangan-Nya terlebih dahulu sebelum makan. 
39  Namun, Tuhan berkata kepadanya, “Orang-orang Farisi sepertimu membersihkan bagian luar cangkir dan piring, tetapi di dalam dirimu penuh dengan keserakahan dan kejahatan. 
40  Hai orang-orang bodoh! Bukankah Ia yang membuat bagian luar juga membuat bagian dalam? 
41  Karena itu, bagikanlah apa yang ada di dalammu itu sebagai sedekahmu. Dengan demikian, kamu akan benar-benar bersih. 
42  Akan tetapi, celakalah kamu, orang-orang Farisi! Sebab, kamu memberi persepuluhan atas hasil selasih, inggu, dan segala macam tanaman kebunmu, tetapi kamu mengabaikan keadilan dan kasih Allah. Seharusnya, kamu melakukan semua hal itu tanpa mengabaikan hal-hal yang lain. 
43  Celakalah kamu, orang-orang Farisi karena kamu suka duduk di tempat yang terbaik di sinagoge dan juga suka menerima hormat di pasar. 
44  Celakalah kamu karena kamu seperti kuburan yang tak bertanda, yang diinjak-injak orang tanpa mereka sadari.” 


Ayat Pilihan : 
📌  Tuhan berkata ... ,"Orang-orang Farisi sepertimu membersihkan bagian luar cangkir dan piring, tetapi di dalam dirimu penuh dengan keserakahan dan kejahatan ..." (39).



Renungan :
☦️  KECAMAN YESUS TERHADAP ORANG FARISI


Orang-orang Farisi sebagaimana halnya dengan orang-orang Yahudi lainnya, mereka akan membasuh tangan dahulu sebelum makan. Mereka membasuh tangan dengan cara tertentu, karena mereka berpegang pada adat istiadat nenek moyang mereka. Begitu juga halnya, kalau pulang dari pasar, mereka tidak makan kalau tidak terlebih dahulu membasuh dirinya. Dan banyak warisan lain lagi yang mereka pegang, umpamanya hal mencuci cawan, kendi dan peralatan dari tembaga serta tempat pembaringan. Maka itu,  ketika mereka melihat Yesus makan  tanpa membasuh tangan, mereka pun datang menemui-Nya. Namun, Tuhan berkata kepadanya, “Orang-orang Farisi sepertimu membersihkan bagian luar cangkir dan piring, tetapi di dalam dirimu penuh dengan keserakahan dan kejahatan. Hai orang-orang bodoh! Bukankah Ia yang membuat bagian luar juga membuat bagian dalam? Karena itu, bagikanlah apa yang ada di dalammu itu sebagai sedekahmu. Dengan demikian, kamu akan benar-benar bersih ..." (39-41).


Mencuci tangan sebelum makan adalah hal yang baik dan sehat. Tindakan sedemikian diajarkan turun temurun sebagai sikap santun dan peduli kesehatan. Kebiasaan yang baik ini dikaitkan Yesus dalam pengajaran tentang kejujuran dan ketulusan. Kecaman yang dikemukakan-Nya kepada para Farisi itu 
menunjukkan tentang betapa seringnya manusia memoles sikap, hidup, dan tindakannya hanya karena aturan keagamaan, gaya, ikut-ikutan, atau pun martabat demi keuntungan diri. Dalam keseharian hal ini terungkap dengan istilah ”hanya casing-nya saja”. Sikap hidup yang demikian ini munafik. Yesus mengecam sikap pemimpin yang demikian. Pemimpin yang paling berbahaya adalah pemimpin yang munafik! Dari luarnya  tampak baik, tetapi di dalamnya penuh dengan kebusukan. Yang mereka katakan dan perlihatkan dalam perbuatan mereka sepertinya untuk kepentingan para pengikutnya, tetapi sebenarnya mereka sedang menipu dan memeras pengikutnya. Parahnya, para pengikutnya itu juga tidak sadar bahwa mereka sedang dimanipulasi!



Dengan kecaman-Nya itu memperlihatkan, bahwa Yesus menghendaki adanya kekudusan hidup baik dari luar maupun dalam diri seseorang. Juga dengan menyinggung soal persepuluhan, kedudukan terhormat maupun kuburan berlabur putih, Yesus sedang memberikan pengajaran tentang hal penting dan sangat utama yaitu keadilan dan kasih, kerendahan hati, serta kekudusan hidup yang berdampak positif bagi hidup orang lain.

Janganlah berpura-pura saleh dengan berbagai peraturan agama padahal keadaan sebenarnya ibarat kuburan berlabur kapur putih namun isinya najis atau sudah busuk. Perilaku seseorang yang hidup sebagai warga Kerajaan Alah harus mencerminkan ketulusan dan kesucian hidup dari dalam maupun luar diri. Maka itu, marilah kita menjalani hidup di sepanjang hari ini dengan melibatkan Kristus, agar kemunafikan, keangkuhan menjauh, dan kasih yang tiada batas mendominasi perjalanan hidup, sehingga kita dapat menjadi berkat bagi sesama baik sekarang maupun waktu yang akan datang.

Amin. 



Menyanyi :   GB 50. (1, 2)
PERUBAHAN AJAIB

🎶
Perubahan ajaib terjadi padaku,
ketika kasih Yesus masuk di hatiku.
Api Roh-Nya yang Kudus murnikan jiwaku,
hingga hidupku yang lama kini jadi baru.

Ref.
Hidupku yang sekarang bukan lagi milikku,
tetapi milik Kristus yang mengubah hidupku.
Aku ingin selalu tetap di jalan-Nya
dan menjadi saksi Kristus 
kini dan s'lamanya.

🎶
Hati tulus dan jujur, juga lemah lembut
setia, murah hati, bawa sukacita,
rendah hati dan ramah terhadap orang lain
itu sikap nyata dari perubahan ajaib.

Ref.
Hidupku yang sekarang bukan lagi milikku,
tetapi milik Kristus yang mengubah hidupku.
Aku ingin selalu tetap di jalan-Nya
dan menjadi saksi Kristus 
kini dan s'lamanya.



Berdoa :

🤲  Ya Kristus, 
sucikanlah hidup kami 
dan bentuklah kami sebagai manusia yang memiliki kasih dan kerendahan hati.

Ya Tuhan, 
bantulah kami dengan rahmat-Mu 
agar kami menghindari dan menjauhi 
sikap munafik. 

Ya Yesus yang baik, 
ajarilah kami mewujudnyatakan 
iman percaya kami akan Dikau 
dalam hidup dan tindakan sehari-hari.


---- saat teduh ----

Bapa kami yang di sorga, Dikuduskanlah nama-Mu, datanglah Kerajaan-Mu, jadilah kehendak-Mu di bumi seperti di sorga.
Berikanlah kami pada hari ini makanan kami yang secukupnya dan ampunilah kami akan kesalahan kami, seperti kami juga mengampuni orang yang bersalah kepada kami; dan janganlah membawa kami ke dalam pencobaan, tetapi lepaskanlah kami dari pada yang jahat. Karena Engkaulah yang empunya Kerajaan dan kuasa dan kemuliaan sampai selama-lamanya. 

Amin.

Kamis, 11 Februari 2021

Mezbah Keluarga : TANDA "ANAK MANUSIA"







MEZBAH KELUARGA
JUMAT, 12 FEBRUARI 2021



Menyanyi :  KJ 379. (1, 5 )
YANG MAU DIBIMBING OLEH TUHAN

🎶 Yang mau dibimbing oleh Tuhan 
dan yang berharap tak henti,
akan mendapat pertolongan, 
bahkan di saat terpedih.
Tuhanlah dasar imannya, 
bukanlah pasir alasnya.

🎶 Jangan kausangka bahwa Tuhan 
'kan meninggalkan anakNya
dan bahwa hanya kemujuran 
tanda dan bukti kasihNya.
Nanti bagimu nyatalah 
betapa agung maksudNya.


Berdoa :
(diucapkan bersama-sama) 

🤲  Ya Allah, 
terangi pikiranku dengan kebenaran;
Kobarkan hatiku dengan cinta;
Ilhami kehendakku dengan keberanian;
Perkaya hidupku dengan pelayanan;
Ampunilah salahku yang lalu;
Kuduskan hidup yang kujalani;
Dan bentuklah bagaimana aku seharusnya.

Dalam nama Tiga yang Kudus,
Yang ada dahulu, kini dan nanti.

Amin.



Membaca Alkitab  :
📖  LUKAS 11 : 29-32 AYT 

29  Ketika orang-orang yang berkumpul semakin banyak, Yesus berkata, “Generasi ini adalah generasi yang jahat; mereka menuntut suatu tanda, tetapi tidak satu tanda pun yang akan ditunjukkan kepada mereka selain tanda Yunus. 
30  Seperti Yunus yang menjadi tanda bagi orang-orang Niniwe, demikianlah Anak Manusia akan menjadi tanda bagi generasi ini.” 
31  “Pada hari kiamat, Ratu dari Selatan akan bangkit bersama orang-orang dari generasi ini dan ia akan menghukum mereka karena ia datang dari ujung bumi untuk mendengarkan hikmat Salomo, sedangkan di sini ada seseorang yang lebih besar daripada Salomo. 
32  Pada hari kiamat, orang-orang Niniwe akan bangkit bersama generasi ini dan menghukumnya, karena orang-orang Niniwe bertobat ketika Yunus berkhotbah di hadapan mereka, sedangkan di sini ada seseorang yang lebih besar daripada Yunus.” 

Ayat Pilihan :
 
📌   ".... Seperti Yunus yang menjadi tanda bagi orang-orang Niniwe, demikianlah Anak Manusia akan menjadi tanda bagi generasi ini.” Lukas 11:30 (AYT) 


Renungan :
☦️  TANDA "ANAK MANUSIA"




Dalam Alkitab istilah "tanda" berhubungan dengan suatu pesan yang istimewa seperti sunat, matahari, bulan, pelangi, tanda di dahi, tanda Yunus, bahkan tanda-tanda ajaib yang merupakan karya Allah di dalam diri Kristus maupun para murid-Nya. Ketika orang-orang yang berkumpul semakin banyak, Yesus berkata, “Generasi ini adalah generasi yang jahat; mereka menuntut suatu tanda, ... (29). Menuntut suatu tanda berarti meminta bukti, menuntut bukti. Mengapa meminta tanda? Mengapa menuntut bukti? Ya, pasti, karena kurang percaya atau belum percaya, maka itu minta bukti, minta tanda. 

Umumnya kita terlahir dengan lima indra yang sempurna. Namun, kenyataannya sehari-hari,  kita ini seringkali tidak percaya. Kita tidak percaya kalau kita tidak melihat bukti, kita tidak percaya jika kita tidak mendengar, dan kita tidak percaya kalau tidak terucap. Jika halnya demikian, maka kita ini juga termasuk orang-orang yang dikecam oleh Yesus karena kita kurang percaya.

Injil Lukas dalam bacaan hari ini berbicara tentang tanda Nabi Yunus. Karena ada orang - orang yang kurang percaya yang selalu menuntut tanda. Mereka menuntut tanda-tanda yang dapat ditangkap oleh indra. Mereka tidak dapat percaya. Padahal mereka sendiri telah berulangkali melihat tindakan Yesus mulai dari membuat mujizat sampai meyembuhkan orang yang sakit. Tapi mereka belum bisa percaya juga. Karena itu, Yesus mengatakan bahwa satu-satunya tanda yang akan mereka dapatkan ialah tanda nabi Yunus. "... Seperti Yunus yang menjadi tanda bagi orang-orang Niniwe, demikianlah Anak Manusia akan menjadi tanda bagi generasi ini." (30). Apa yang dimaksud dengan perkataan Yesus, bahwa Anak manusia akan menjadi tanda untuk generasi ini?



Orang Yahudi selalu menghendaki 'tanda" seperti yang ditulis dalam ayat 16. Oleh karena itu dalam hal menjelaskan tentang tanda-tanda Kerajaan Allah, Yesus mencoba menghadirkan suatu perbandingan mengenai tanda Nabi Yunus dan Ratu dari Selatan atau Ratu Syeba. Bahwa orang-orang asing seperti mereka ini justru mengakui adanya hikmat para nabi dan raja Israel. Pemberitaan Yunus membuat orang Niniwe bertobat. Ratu Syeba atas prakarsanya sendiri telah datang menjumpai Salomo. la begitu tercengang karena hikmat Tuhan yang nyata dalam diri Salomo (I Raja-raja 10). Lalu mengapa para pemimpin Yahudi tidak mau mengenal apa yang Allah kehendaki melalui pemberitaan Kristus yang adalah keturunan Yahudi? Yunus menjadi tanda penghukuman oleh Allah bagi orang Niniwe di zamannya. Demikian pula Yesus yang disebut "Anak manusia" menjadi tanda, bahwa hari penghukuman oleh AIIah sedang datang ke dalam dunia ini.
 
Hari yang akan kita jalani mendorong untuk menghayati makna kehadiran "Anak Manusia" melalui firman-Nya yang berkuasa atas kehidupan ini. Anak Manusia itu adalah Kristus yang oleh firman-Nya membentuk karakter kita sebagai warga kerajaan-Nya. Datanglah dan serahkan seluruh kelemahan serta kekurangan kita kepada-Nya. Bertobatlah, maka la akan membela kita, sebab Dia menjadi tanda dari cinta kasih Allah yang mengampuni dan menyelamatkan.

Amin. 
 
Menyanyi :   KPRI 50. (2)
MENJULANG NYATA ATAS BUKIT KALA
(Above The Hills Of Time)

🎶
Salib-Mu, Kristus, tanda pengasihan mengangkat hati yang remuk redam,
membuat dosa yang tak terperikan 
di lubuk cinta Tuhan terbenam.
Di dalam Tuhan kami balik lahir, 
insan bernoda kini berseri,
teruras darah suci yang mengalir 
di salib pada bukit Kalvari.



Berdoa :

🤲  YaTuhan, 
kasih-Mu sungguh luar biasa 
bagi hidup kami. 

Kuatkan iman kami 
agar dalam mengikuti-Mu
kami tidak bergantung tanda dan bukti,
cukup saja dengan percaya pada-Mu. 

---- saat teduh ----

Bapa kami yang di sorga, 
Dikuduskanlah nama-Mu, 
datanglah Kerajaan-Mu, 
jadilah kehendak-Mu di bumi seperti di sorga.

Berikanlah kami pada hari ini makanan kami yang secukupnya dan ampunilah kami akan kesalahan kami, seperti kami juga mengampuni orang yang bersalah kepada kami; dan janganlah membawa kami ke dalam pencobaan, tetapi lepaskanlah kami dari pada yang jahat. Karena Engkaulah yang empunya Kerajaan dan kuasa dan kemuliaan sampai selama-lamanya. 

Amin.

Rabu, 10 Februari 2021

Mezbah Keluarga : MENGUSIR SETAN DENGAN KUASA ALLAH





MEZBAH KELUARGA 
Kamis, 11 Februari 2021 



Menyanyi  :  KJ 417. (1, 2)
SERAHKAN PADA TUHAN

🎶
Serahkan pada Tuhan 
seluruh jalanmu;
kuatirmu semua 
ditanggungNya penuh.
Sedangkan angin lalu 
dituntun tanganNya,
Pun jalan di depanmu, 
Tuhan mengaturnya.

🎶
Hendaklah kau percaya 
kepada Tuhanmu;
niscaya kau bahagia, 
kerjamu pun teguh.
Usahamu sendiri 
takkan menolongmu;
Tuhanmu mengingini 
doamu yang tekun.


Berdoa : 

🤲  Ya Tuhan Allah Bapa kami, 
Terima kasih untuk anugerah pagi yang indah kepada kami.

Betapa senangnya hati kami mengetahui bahwa hari ini kami masih diberikan nafas kehidupan, untuk menghirup udara segar dan mengagumi alam ciptaan-Mu, serta berkarya di dunia ini.

Setiap detik yang Kau berikan sangatlah berharga, karena tak akan terulang kembali. Oleh karenanya kami ingin gunakan setiap waktu kami dengan baik.

Kami mohon hikmat bijaksana dari-Mu, untuk menjalani hari ini dengan bijak dan memberikan manfaat bagi sesama kami. 

Di dalam nama Tuhan Yesus, kami berdoa.
Amin. 


Membaca Alkitab  :
📖   Lukas 11 : 14-23


 Ayat Pilihan :
📌  "Akan tetapi, jika Aku memakai kuasa Allah untuk mengusir setan, Kerajaan Allah sudah datang kepadamu." (Lukas 11:20 AYT) 


Renungan :
☦️   MENGUSIR SETAN DENGAN KUASA ALLAH



Dalam teks bacaan hari ini, dikisahkan bahwa Yesus mengusir setan yang merasuk pada seseorang yang menyebabkan orang itu bisu. 
Perbuatan dan perkataan Yesus seringkali menimbulkan respons seperti rasa takjub, bahkan juga menuduh. Yesus dituduh telah mengusir setan dengan kuasa Beelzebul. 

Siapakah Beelzebul itu?  Beelzebul adalah nama lain untuk Iblis atau Setan. Sebutan ini hanya muncul di Alkitab (Mat. 10, 12; Mark. 3; Luk. 11). Beelzeboul adalah nama dewa yang disembah orang Filistin di Ekron (2 Raj.1). Dan nama ini umumnya dikenakan pada penguasa tertinggi dari kerajaan kegelapan. Beelzebul, Lucifer, Iblis, dan Setan adalah sinonim. Dengan mengambil kata “Beelzebul” yang diartikan sebagai “tuan rumah” (BEEL sama dengan kata Ibrani “BAAL” yang berarti “tuan”; dan kata ibrani ZEBUL yang berarti “rumah”), maka artinya menjadi jelas bahwa setan selalu ingin menguasai kehidupan seseorang secara mutlak.


Peristiwa Yesus mengusir setan dalam kisah ini hendak menyatakan ke-Mesiasan-Nya, dan itu menyatakan bahwa Kerajaan Allah sudah hadir di dunia (ay.20). Dalam ayat 21-22 Yesus menjelaskan tentang yang kuat dan yang lebih kuat. Dalam memahami konteks ini kita perlu mengaitkan yang kuat sebagai setan dan yang lebih kuat sebagai Diri-Nya. Dengan demikian Yesus mengakui bahwa setan itu kuat namun Diri-Nya justru lebih kuat lagi daripada setan. Dalam hal kuatnya setan tentu terkait dengan kekuatan kita yang kerapkali kalah dengan kuasa setan, sedangkan kuasa Allah dapat dipakai untuk melawan kuasa dan kekuatan setan. Ayat 23 merupakan tujuan penjelasan dari ayat 17-22, yaitu bahwa Yesus mengajak mereka dalam peristiwa kisah ini untuk tidak ragu, bahwa bersama dengan Dia, kuasa Allah adalah kuasa yang menaklukkan kegelapan.
 
Beelzebul adalah dewa baal orang Kanaan yang diartikan sebagai "tuan segala kekuatan". Yesus menyamakan diri-Nya dengan seorang pahlawan yang menang atas kekuatan tempat setan bersandar yaitu Beelzebul. Dengan kuasa Allah, pengusiran roh jahat oleh Yesus menunjukan adanya kekuatan yang lebih kuat dan dasyat. Kekuatan itu berasal dari Allah. Allah sendiri sedang menunjukkan, bahwa tanda Kerajaan-Nya sedang nyata di dalam Yesus. Iblis memang ada dan dia dikalahkan dengan perkataan Kristus yang penuh dengan kuasa Allah ( Luk 4 : 1-13). 

Kiranya Tuhan menolong kita dalam menjalani kehidupan iman kita.

Amin. 

Menyanyi :   KJ 417. (4, 6)
SERAHKAN PADA TUHAN

🎶
Dan waktu setan maju 
berontak menyerang,
tak usah ragu-ragu: 
Allahmu yang menang!
Mustahil Allah mundur 
di dalam maksudNya;
RencanaNya tak luntur, 
teguh selamanya.
 
🎶
Tetap senantiasa 
percayalah teguh;
 tak mungkin kau binasa 
di pergumulanmu.
Tuhanmu mengalihkan 
yang paling susah pun 
menjadi kebajikan 
di jalan hidupmu.


Berdoa : 

🤲  Ya Tuhan, 
kami sungguh percaya akan kuasa-Mu.

Ya Tuhan,
Kuatkan dan teguhkanlah iman kami dengan 
Roh Kudus-Mu, sehingga dapat menangkis segala serangan kuasa-kuasa kegelapan
dan sanggup mengusir setan dengan kuasa-Mu.

---- saat teduh ----

Bapa kami yang di sorga, Dikuduskanlah nama-Mu, datanglah Kerajaan-Mu, jadilah kehendak-Mu di bumi seperti di sorga.
Berikanlah kami pada hari ini makanan kami yang secukupnya dan ampunilah kami akan kesalahan kami, seperti kami juga mengampuni orang yang bersalah kepada kami; dan janganlah membawa kami ke dalam pencobaan, tetapi lepaskanlah kami dari pada yang jahat. Karena Engkaulah yang empunya Kerajaan dan kuasa dan kemuliaan sampai selama-lamanya. 

Amin.

Selasa, 09 Februari 2021

Mezbah Keluarga : HAL PENGABULAN DOA





MEZBAH KELUARGA 
Rabu,  10 Februari 2021




Menyanyi :  KJ 452. (1, 2,  4, 5)
NAIKKAN DOA TAK ENGGAN 

🎶
Naikkan doa tak enggan; 
Yesus pasti berkenan.
Doa itu p'rintahNya: 
Ia tak menolaknya.

🎶
Maharaja Dialah, 
tak terbatas kuasaNya:
minta saja apapun; 
pasti sanggup Tuhanmu!

🎶
B'rikanlah sentosaMu 
dan kuasai diriku.
Penebusku, Kau berhak 
jadi Rajaku tetap.

🎶
Biar oleh kasihMu 
bersemangat langkahku:
Kau Pembimbing dan Teman 
hingga akhir yang terang.


Berdoa :

🤲  “Ya Bapa, 
terima kasih atas berkat pemeliharaan-Mu yang sempurna dalam hidup kami. 
Sekalipun dalam musim kesusahan oleh Pandemi Covid19 dan bencana-bencana alam, 
kasih karunia-Mu selalu baru dan senantiasa Engkau nyatakan bagi kami. 
Kami sungguh bersyukur memiliki Bapa seperti Engkau. 
Di dalam nama Tuhan Yesus, kami berdoa. Amin.”


Membaca Alkitab : 
📖  Lukas 11 : 5 - 8

Renungan : 
☦️   HAL PENGABULAN DOA 


Saudara-saudara terkasih,
Tema yang kerap muncul dalam Injil Lukas adalah Yesus sedang berdoa. Di mata Lukas, Yesus adalah pribadi yang dekat dengan kekuatan-kekuatan ilahi. Di saat-saat puncak dalam kehidupan-Nya, Yesus ditampilkannya sebagai orang yang sedang berdoa.


Perumpamaan dalam bacaan Alkitab pagi hari  ini sering disebut “Sahabat Pada Tengah Malam”. Diceritakan, bahwa Orang ini dibangunkan oleh sahabatnya pada tengah malam. Lukas 11:8 menuliskan perkataan Yesus demikian, "Aku mengatakan kepadamu bahwa meskipun temanmu itu tidak bangun dan memberikan sesuatu kepadamu karena kamu sahabatnya, tetapi karena kamu terus memohon, ia pasti akan bangun dan memberimu apa yang kamu perlukan." Jadi Orang ini akan memberikan roti bukan demi persahabatan, tetapi karena permohonan yang terus menerus tiada henti. Sikap yang tidak tahu malu seperti inilah yang menang pada akhirnya. Yesus sedang mengilustrasikan suatu ketekunan yang pantang menerima kata ‘tidak’ sebagai jawaban.


Pokok tentang ketekunan ini juga terlihat pada ayat 9 yang dalam bahasa asli, memakai kata kerja bentuk  present continuous tense : “Mintalah terus menerus, maka akan diberikan kepadamu; carilah terus menerus, maka kamu akan mendapat; ketoklah terus menerus, maka pintu akan dibukakan bagimu.” Itulah artinya dalam bahasa Yunani, dan justru itulah yang dilakukan orang ini. Ia terus menerus mengetuk sampai pintu dibukakan. Ia terus menerus meminta sampai  apa yang ia inginkan itu diberikan. Ia terus menerus mencari sampai ia mendapatkan tiga roti itu. 
Itu namanya tidak tahu malu! 
Orang ini berkulit tebal. 
Benar sekali. 

Namun justru itulah yang diajarkan Yesus.  Karena orang itu telah memutuskan untuk mendapatkan tiga roti itu, maka ia tidak akan mundur sampai ia mendapatkannya.
Kata kunci dari perumpamaan ini ada di ayat 8, yaitu tentang “sikap yang tidak malu itu”. Perumpamaan ini datang segera sesudah ajaran Yesus tentang doa. Sesudah mengajar mereka Doa Bapa Kami, Yesus memberitahu mereka suatu rahasia tentang doa. Bahwa dalam doa, suatu sikap yang harus kita miliki adalah ketekunan yang tidak tahu malu. 
Apa artinya ini?


Yesus memberikan pelajaran penting dalam berdoa, yaitu sikap ‘tidak tahu malu’ ini, ada kebulatan tekad dalam doa atau kegigihan dalam hal berdoa. Allah menyukai orang yang mempunyai tekad yang bulat.  Allah menyukai orang yang datang dan tekun meminta sesuatu. Pemikiran Allah sangat berbeda dari kita. Allah mengasihi orang yang tidak tahu malu.

Doa diibaratkan sebagai `tindakan mencari' untuk mendapatkan atau `tindakan mengetuk pintu` agar dibukakan. Seorang yang tekun pasti akan menerima imbalan. Perumpamaan ini mengajarkan tentang pengabulan doa. Doa yang tidak jemu - jemu dan dengan sikap yang tidak tahu malu untuk meminta pertolongan Tuhan dengan sikap pasrah pada-Nya. Permintaan yang disertai iman akan membuka pintu rahmat atas apa yang kita perlukan. 

Mari menjalani seluruh kehidupan disepanjang hari ini dengan setia membangun komunikasi bersama Allah. Mari tekun menghampiri hadirat-Nya dan mengimani janjian setia-Nya. Aminkanlah berkat kemurahan-Nya. Maka saudara akan menikmati jawaban doa yang luar biasa. 

Amin. 


Menyanyi :  GB 300. (1, 2)
KEPADA-MU KUBERDOA

🎶
Kepada-Mu ku berdoa dan 'ku pinta:
"Ulurkanlah tangan kasih-Mu padaku."
Kar'na 'ku tahu 'Kau selalu di sisiku.
Oh, Tuhanku dengarkanlah doaku kepada-Mu.

Ref.
Kar'na 'ku tahu, 'ku tahu pasti,
oh, Tuhan, 
apapun juga di dunia ini.
Tanpa Kau, Tuhan, 
semuanya tak 'kan berarti.
Oh, Tuhanku 
dengarkanlah doaku kepadamu.


🎶
Berikanlah dan tunjukkan kuasa-Mu.
Tabahkanlah dan kuatkanlah imanku.
Jadikanlah aku ini hamba setia-Mu
agar dapat aku hidup selalu di sisi-Mu

Ref.
Kar'na 'ku tahu, 'ku tahu pasti,
oh, Tuhan, 
apapun juga di dunia ini.
Tanpa Kau, Tuhan, 
semuanya tak 'kan berarti.
Oh, Tuhanku 
dengarkanlah doaku kepadamu.


Berdoa :

🤲 Ya Tuhan tolonglah kami untuk mengimani janji setia-Mu dan bertekun dalam doa. Berikanlah kepada kami Roh Kudus, agar Ia menuntun kami di jalan-Mu.

 ---- saat teduh -----

Bapa kami yang di sorga, Dikuduskanlah nama-Mu, datanglah Kerajaan-Mu, jadilah kehendak-Mu di bumi seperti di sorga.
Berikanlah kami pada hari ini makanan kami yang secukupnya dan ampunilah kami akan kesalahan kami, seperti kami juga mengampuni orang yang bersalah kepada kami; dan janganlah membawa kami ke dalam pencobaan, tetapi lepaskanlah kami dari pada yang jahat. Karena Engkaulah yang empunya Kerajaan dan kuasa dan kemuliaan sampai selama-lamanya. 

Amin.

Mezbah Keluarga : MELAYANI TUHAN DENGAN CARA YANG TEPAT






MEZBAH KELUARGA 
Selasa, 9 Februari 2021


MENYANYI :  KJ 322. (1 - 4)
TERANG MATAHARI

🎶
Terang matahari telah menyinari 
segala neg'ri,
dan gunung dan padang 
dan sawah dan ladang 
senang berseri.

🎶
Gembira sekali kulihat kembali 
terang merekah, 
dan Bapa di sorga, 
yang Bapaku juga, 
hendak kusembah.

🎶
Syukur bagi Dia, Gembala setia, 
yang jaga tetap.
Anug'rahNya jua 
hariku semua, 
terang dan gelap.

🎶
Tenaga dan kuat, kerja yang kubuat, kepunyaanNya.
Dengan rendah hati 
hendak kuhormati 
Yang Mahaesa.

 
BERDOA :

🤲  Ya Tuhan,  
kami bersyukur untuk hari baru 
yang Engkau anugerahkan kepada kami. Bimbinglah kami dengan Roh-Mu 
agar pikiran kami diterangi-Nya 
untuk menemukan Kebenaran-Mu. 

Mampukanlah kami menghidupi Kebenaran-Mu itu dalam semua aktivitas sepanjang hari ini. 

Kemuliaan 
bagi Bapa, dan Anak, dan Roh Kudus: sebagaimana sejak permulaan, 
sekarang,
dan selama-lamanya. 

Amin


MEMBACA ALKITAB :
📖   Lukas 10 : 38 - 42 AYT 
 

📌  AYAT PILIHAN :
Akan tetapi, Tuhan menjawabnya, “Marta, Marta, kamu khawatir dan memusingkan diri dengan banyak hal. Hanya satu hal yang penting. Maria sudah memilih bagian yang lebih baik, dan bagiannya itu tidak akan pernah diambil darinya.” Lukas 10:41-42 (AYT)  


RENUNGAN
☦️  Melayani TUHAN dengan cara yang tepat


Dalam bacaan Alkitab hari ini, diceritakan bahwa disela-sela kesibukan pelayananNya, Yesus menyempatkan diri untuk berkunjung ke rumah Maria dan Marta. Dalam menyambut Yesus yang berkunjung ke rumah mereka, Marta dan Maria mengambil  pilihan yang berbeda.  Marta menyibukkan diri untuk mempersiapkan segala sesuatunya. Sementara Maria dengan nyaman menyambut Yesus karena kerinduannya akan pengajaran Yesus. Maria memilih tenang untuk membuka hatinya terhadap perkara-perkara rohani. 


Marta mengalami stres dengan pilihannya sendiri, ia aktif mengurusi hal-hal yang praktis seperti mempersiapkan makanan, minuman untuk menyambut tamu di rumahnya sesuai dengan tradisi Yahudi bahwa seorang tamu harus diperlakukan dengan baik. Dan karena itu Marta fokus pada ingin memberi pelayanan yang terbaik bagi Yesus. Lalu Marta mulai berkeluh kesah karena Maria tidak membantunya.

Ternyata pilihan kesibukan sering membuat kita menjadi tidak fokus kepada Tuhan Yesus. Kemudian kita menjadi gelisah serta mulai menyalahkan sekitar kita.

Maria telah memilih hal yang lebih penting dari sekadar penting yakni memperhatikan kepada perkara yang tidak dapat binasa yaitu hal Kerajaan Allah. Kesibukan Martha telah membuatnya melalaikan sesuatu yang lebih penting. Perhatian Marta terfokus dalam mengurus makanan dan minuman bagi para tamu daripada perhatiannya terhadap kebutuhan rohani yang tidak dapat binasa. 
 

Melalui kisah Maria dan Marta, kita juga diingatkan bahwa terkadang kita memilih sibuk melayani Tuhan sehingga kita lupa untuk diisi oleh Tuhan. Padahal, ketika hidup ini diisi oleh Tuhan, maka hidup rohani kita menjadi segar karena kita diairi oleh-Nya. Jadi apa pun keputusan kita dalam memilih pelayanan, maka pilihlah yang merekatkan kita dengan Yesus. Ini akan menjauhkan kita dari banyak berkeluh-kesah.
 
Marta mengira bahwa dia telah melayani Yesus dengan cara yang tepat. Marta belum menyadari, bahwa ada waktu yang tepat untuk melayani Yesus dengan menyiapkan makanan dan minuman. Tetapi ada juga waktu yang tepat untuk mendengarkan Firman Tuhan.
Amin. 


MENYANYI :  KJ 441. (1)
'KU INGIN MENYERAHKAN

🎶
'Ku ingin menyerahkan seluruh hidupku,
sekalipun tak layak, kepada Tuhanku.
Kubunuh keinginan dan hasrat hatiku,
supaya hanya Tuhan mengisi hidupku.



BERDOA

🤲  Ya Tuhan, 
kami pun mau menyambut Engkau 
seperti Maria telah memilih yang terbaik dengan mendengarkan perkataan Yesus. 

Ya Tuhan, 
tolonglah kami untuk melayani Engkau
dengan cara yang tepat, 
cara yang berkenan bagi-Mu

----  saat teduh  ----


Bapa kami yang di sorga, Dikuduskanlah nama-Mu, datanglah Kerajaan-Mu, jadilah kehendak-Mu di bumi seperti di sorga.
Berikanlah kami pada hari ini makanan kami yang secukupnya dan ampunilah kami akan kesalahan kami, seperti kami juga mengampuni orang yang bersalah kepada kami; dan janganlah membawa kami ke dalam pencobaan, tetapi lepaskanlah kami dari pada yang jahat. Karena Engkaulah yang empunya Kerajaan dan kuasa dan kemuliaan sampai selama-lamanya. 

Amin.

Senin, 08 Februari 2021

Mengubah Pola Hidup Doa

Ubah Pola Hidup Doa anda 


Elang tidak melawan ular di tanah. Ia mengangkatnya ke langit dan mengubah medan pertempuran, dan kemudian melepaskan ular itu ke langit. Ular itu tidak akan memiliki stamina lagi,  tidak memiliki kekuatan, dan tidak ada keseimbangan di udara. Ular menjadi tidak berguna, lemah dan rentan ketika di udara, tidak seperti di tanah di mana ia sangat bijaksana dan mematikan.

Lakukanlah perjuangan pertempuran  Anda ke alam spiritual dengan berdoa dan ketika Anda berada di alam spiritual, maka Tuhan mengambil alih pertempuran Anda.

Jangan melawan musuh di zona nyamannya, ubahlah medan pertempuran seperti Elang dan biarkanlah Tuhan mengambil alih melalui doa tulus Anda. Anda akan yakin akan kemenangan.

IMANUEL 🙏🙏🙏