Senin, 22 Maret 2021

Mezbah Keluarga : "MENGHIDUPI AJARAN KEBENARAN"






MEZBAH KELUARGA 
Senin, 22/03/2021 
Matius 23:1-4
 "MENGHIDUPI AJARAN KEBENARAN"

💠 Menyanyi :  KJ 50A. (1, 2, 3)
SABDAMU ABADI

🎶
SabdaMu abadi, suluh langkah kami.
Yang mengikutinya hidup sukacita.

🎶
Di tengah ancaman sabdaMu harapan,
 sumber penghiburan, kabar kes'lamatan.

 ðŸŽ¶
Dalam badai topan sabdaMu pedoman;
dalam kekelaman jalan kami aman.


💠 Berdoa :
(diucapkan bersama-sama) 

🤲  Ya Allah, 
terangi pikiranku dengan kebenaran;
Kobarkan hatiku dengan cinta;
Ilhami kehendakku dengan keberanian;
Perkaya hidupku dengan pelayanan;
Ampunilah salahku yang lalu;
Kuduskan hidup yang kujalani;
Dan bentuklah bagaimana aku seharusnya. Amin.


💠 Membaca Alkitab :
      📖 Matius 23:1-4 (AYT)  

23:1  Kemudian, Yesus berbicara kepada orang banyak dan murid-murid-Nya, 

23:2  “Para ahli Taurat dan orang-orang Farisi duduk di atas kursi Musa.

23:3  Oleh karena itu, segala hal yang mereka katakan kepadamu, lakukanlah dan perhatikanlah. Akan tetapi, jangan lakukan perbuatan-perbuatannya karena mereka mengatakannya, tetapi tidak melakukannya. 

23:4  Mereka mengikatkan beban-beban yang berat dan meletakkannya di atas pundak orang lain. Akan tetapi, mereka sendiri tidak mau memindahkannya dengan jari mereka. 



💠 Renungan :

📌 "Akan tetapi, jangan lakukan perbuatan-perbuatannya karena mereka mengatakannya, tetapi tidak melakukannya." (23:3b)


 "MENGHIDUPI AJARAN KEBENARAN"



Ahli Taurat dan orang Farisi disebut sebagai orang-orang yang telah menduduki kursi Musa. Sinagoge atau Kanisah (dalam bahasa Ibrani disebut “Beit Knesset”) adalah nama tempat beribadah orang Yahudi. Di dalam Sinagoge selalu ada kursi besar di samping mimbar yang mereka sebut sebagai kursi Musa. Hanya para rabi atau orang yang akan menyampaikan khotbah yang berhak duduk di sana. Jika seseorang duduk di kursi Musa saat ada pertemuan umat, hal itu merupakan pengakuan atas statusnya sebagai guru atau pengajar rohani (atau rabi), ahli Taurat, maupun pemimpin umat. Ahli Taurat dan orang Farisi mewarisi wibawa Musa, sebagai orang orang yang mendapat kekuasaan untuk menafsirkan hukum Musa (hukum Taurat). 

Dalam pengajaran-Nya Yesus tidak pernah menolak kebenaran Taurat. Ia juga tidak pernah menentang orang-orang yang mengajarkan kebenaran Taurat. Yesus sebenarnya tidak memandang buruk terhadap ajaran atau hukum yang dibuat oleh orang Farisi dan ahli-ahli Taurat. Sebab ajaran mereka berasal dari sumber yang sama, yaitu dari Allah sendiri. Ajaran itu berguna untuk membawa manusia mengenal Allah dan setia pada peraturan-peraturan Allah. 

Dalam bacaan hari ini, sikap Yesus tegas, Ia mengkritik cara hidupnya mereka. Cara hidup mereka yang bertolak belakang pada ajaran yang mereka bebankan kepada orang lain. Yesus berkata :  "Oleh karena itu, segala hal yang mereka katakan kepadamu, lakukanlah dan perhatikanlah. Akan tetapi, jangan lakukan perbuatan-perbuatannya karena mereka mengatakannya, tetapi tidak melakukannya."  Dengan begitu Yesus mengarahkan orang banyak untuk mengambil manfaat yang baik dari mereka dalam hal belajar dan mendalami Taurat, karena merekalah ahlinya dalam mempelajari dan menafsirkan hukum Taurat. Namun dengan tegas Yesus memperingatkan orang banyak juga kepada murid-murid-Nya untuk tidak menuruti perbuatan-perbuatan Ahli Taurat dan orang-orang Farisi itu. Mereka memang mengajarkan kebenaran dari Hukum Taurat itu, tetapi mereka itu munafik. Untuk sikap yang munafik ini Yesus katakan demikian, "Mereka mengikatkan beban-beban yang berat dan meletakkannya di atas pundak orang lain. Akan tetapi, mereka sendiri tidak mau memindahkannya dengan jari mereka." Jadi, pada kenyataannya mereka tidak menghidupi kebenaran dari pengajaran itu. Mereka dapat mengajarkan orang lain tentang hal-hal rohani, hal-hal kebenaran Hukum Taurat namun diri sendiri tidak melakukannya. 

Keselarasan antara hal-hal baik yang keluar di mulut dengan tindakan yang kita lakukan, adalah tantangan bagi setiap pengikut Yesus. Mengajarkan hal-hal yang baik seperti memberi ampun, jujur setia, berderma, adil dan tidak pilih kasih adalah sangat mudah, tetapi perlu usaha luar biasa untuk bisa melakukannya. Tetapi, hidup kita justru dilihat dari apa yang kita lakukan secara konkret, bukan melulu teori. Kesaksian hidup sederhana itu jauh lebih berharga dari teori-teori suci yang tidak pernah dipraktikan. Hari ini, kepada kita diingatkan untuk menerima setiap pengajaran yang benar yang menuntun kita kepada kebenaran, dan juga kita diingatkan supaya harus menghidupi kebenaran dari pengajaran itu dan melakukannya dengan benar. 

Amin.

Menyanyi :  GB 116. (1, 2)
YESUS INGINKAN DIRIMU 
BERSINAR T'RANG

🎶
Yesus inginkan dirimu bersinar t’rang
agar seluruh dunia memuji-Nya.
Bawa cahaya-Nya di tiap langkahmu,
agar terang-Nya makin jauh tersebar.

Ref.
Di dalam perbuatanmu, 
di dalam perkataanmu,
ingatlah Kristus minta darimu;
pancarkan sinar kasih-Nya 
kepada dunia yang gelap,
supaya dunia mengagungkan nama-Nya

🎶
Yesus inginkan kau menjadi saksi-Nya,
bagi semua orang yang berkesah.
Jadikan firman-Nya pelita bagimu,
agar hidupmu jadi saksi teguh.

Ref.
Di dalam perbuatanmu, 
di dalam perkataanmu,
ingatlah Kristus minta darimu;
pancarkan sinar kasih-Nya 
kepada dunia yang gelap,
supaya dunia mengagungkan nama-Nya


💠 Berdoa :
(diucapkan secara bersama-sama)

🤲  Tuhan Yesus Kristus, 
Terima kasih penuh syukur kuhaturkan kepada-Mu untuk segala hal baik yang Kausediakan bagiku. 

Bantulah aku yang sering rapuh ini untuk bisa menyelaraskan kata-kata dan tindakanku dalam praktik hidup setiap hari.

Pimpinlah aku, ya Tuhan, agar dapat melangkah di jalan-Mu.

Terpujilah nama-Mu, ya Yesus Kristus,
sekarang dan selama-lamanya.

*****

Bapa kami yang di sorga, 
Dikuduskanlah nama-Mu, 
Datanglah Kerajaan-Mu, 
Jadilah kehendak-Mu di bumi seperti di sorga.

Berikanlah kami pada hari ini makanan kami yang secukupnya dan ampunilah kami akan kesalahan kami, seperti kami juga mengampuni orang yang bersalah kepada kami; dan janganlah membawa kami ke dalam pencobaan, tetapi lepaskanlah kami dari pada yang jahat. 

Karena Engkaulah yang empunya Kerajaan dan kuasa dan kemuliaan sampai selama-lamanya. 

Amin.

Sabtu, 20 Maret 2021

IHM GEREJA RUMAH (di rumah saja), 21/03/2021 : "SEMUA KARENA ANUGERAH-NYA"



TATA IBADAH HARI MINGGU SEDERHANA (IBADAH GEREJA RUMAH)

(Berdiri)
💠 AJAKAN BERIBADAH :

Mama
🗣  Ya Keluargaku, marilah kita mengarahkan hati dan pikiran untuk menghadap TUHAN dalam Ibadah ini. Kita membuka persekutuan ibadah ini dengan menyanyi  dari :  KJ 161. (1, 2) Segala Kemuliaan, 

🎶
Segala kemuliaan bagiMu, Penebus!
Pun suara anak-anak memuji Dikau t'rus.
"Hosana, Raja kami! Hosana, Anak Daud!
Utusan Tuhan Allah, mubaraklah Engkau!"

🎶
Segala kemuliaan bagiMu, Penebus!
Pun suara anak-anak memuji Dikau t'rus.
Malaikat dalam sorga memuji namaMu;
Segala yang tercipta menyambut kuasaMu.


DOA HARI MINGGU :
Mama  :  
🤲  Ya TUHAN Kemuliaan, Alla yang pengasih, dengan sukacita kami memuji-Mu. --- Bersama dengan semua umat-Mu yang merayakan Ibadah Hari Minggu ini, kami menyembah-Mu Allah yang benar, Bapa, Anak dan Roh Kudus 

Luluhkanlah dosa dan kesedihan kami, singkirkanlah keraguan kami,
lalu isi kami dengan cahaya kasih-Mu.

Berikan kami suatu kesadaran Ilahi 
dan pengenalan akan Diri TUHAN, 
sehingga kami bisa melakukan setiap hal 
untuk menggenapi kehendak-Mu,
melalui Yesus Kristus, Penyelamat kami.
Amin


💠 Menyanyi :   KJ 161 (5)
Segala Kemuliaan

🎶
Segala kemuliaan bagiMu, Penebus!
Pun suara anak-anak memuji Dikau t'rus.
Dahulu dan sekarang Engkau terpujilah,
Ya Raja Mahamurah, Pemb'ri anugerah.


DOA MOHON ROH KUDUS : 
Papa :  
🤲  Ya Bapa yang Mahamulia,
Ya Kristus yang Mahapengasih, 
Bimbinglah kami dengan Roh Kudus, 
agar kami memahami Kehendak-Mu 
melalui Pembacaan Alkitab dan Pemberitaan Firman Allah. Berbicaralah kepada kami, Ya TUHAN, kami sudah siap mendengar. 
Engkaulah TriTunggal Kudus yang kami muliakan kini dan sepanjang segala masa. Amin. 


PEMBACAN ALKITAB :
Anak :  
🗣 Marilah mendengar Alkitab dibacakan dari Kitab Injil Matius 20:1-16 (AYT) yang menyatakan demikian : 

20:1  “Sebab, Kerajaan Surga adalah seperti pemilik kebun yang pagi-pagi sekali pergi untuk mencari pekerja-pekerja bagi kebun anggurnya. 

20:2  Ketika ia sudah sepakat dengan para pekerja itu untuk sedinar sehari, ia menyuruh mereka ke kebun anggurnya. 

20:3  Dan, kira-kira pada jam ketiga ia pergi dan melihat yang lainnya sedang berdiri menganggur di pasar.

20:4  Lalu, ia berkata kepada mereka, ‘Kamu, pergilah juga ke kebun anggur dan apa yang pantas akan aku berikan kepadamu.’ Dan, mereka pun pergi. 

20:5  Sekali lagi, sekitar jam keenam dan jam kesembilan ia pergi dan melakukan hal yang sama. 

20:6  Dan, kira-kira pada jam kesebelas, ia pergi dan menemukan yang lainnya sedang berdiri dan berkata kepada mereka, ‘Mengapa kamu berdiri di sini menganggur sepanjang hari?’ 

20:7  Mereka berkata kepadanya, ‘Karena belum ada yang mempekerjakan kami.’ Pemilik kebun itu berkata kepada mereka, ‘Kamu, pergilah juga ke kebun anggurku.’ 

20:8  Ketika hari sudah mulai malam, pemilik kebun itu berkata kepada mandornya, ‘Panggillah para pekerja dan bayarkan kepada mereka upahnya, dimulai dengan yang terakhir sampai yang pertama.’ 

20:9  Ketika mereka yang dipekerjakan pada jam kesebelas, datang, masing-masing orang menerima 1 dinar. 

20:10  Ketika mereka yang dipekerjakan pertama kali, datang, mereka mengira akan menerima lebih banyak. Namun, mereka masing-masing juga menerima 1 dinar. 

20:11  Ketika menerimanya, mereka memprotes kepada pemilik kebun. 

20:12  Mereka berkata, ‘Orang-orang yang masuk terakhir hanya bekerja selama 1 jam, dan engkau membuat mereka sama dengan kami, yang sudah menanggung beban dan panas terik seharian.’ 

20:13  Akan tetapi, pemilik kebun itu menjawab dan berkata kepada satu dari mereka, ‘Saudara, aku tidak bersalah kepadamu. Bukankah kamu sudah sepakat denganku untuk satu dinar? 

20:14  Ambillah milikmu dan pergilah, tetapi aku ingin memberi kepada orang yang terakhir ini, sama seperti kepadamu. 

20:15  Apakah aku tidak dibenarkan untuk melakukan apa pun yang kuinginkan terhadap milikku sendiri? Atau, apakah matamu jahat karena aku baik?’ 

20:16  Jadi, yang terakhir akan menjadi yang pertama, dan yang pertama akan menjadi yang terakhir.” 

Demikianlah pembacaan Alkitab, terpujilah Yesus Kristus, Hosiana. 

Semua :   ðŸŽ¶ Hosiana, Hosiana , Hosiana...
(Duduk)

RENUNGAN HARI MINGGU :
"SEMUA KARENA ANUGERAH-NYA"


Papa :  
🗣 Lagu "Semua Karena  Anugerah-Nya" sudah banyak dikenal. Lagu ini dibuat oleh Rachmiati Tanudjaja yang mendapat inspirasi dari 1 Korintus 15:10. Lirik lagu ini menekankan bahwa kita dipilih, dipanggil, dan dipakai oleh Tuhan bukan karena kebaikan, kepandaian, kekayaan, kecantikan, dan kegagahan melainkan karena anugerah Tuhan.
 
Perumpamaan tentang para pekerja kebun anggur dalam perikop bacaan hari minggu ini merupakan gambaran tentang prinsip anugerah Tuhan dalam Kerajaan Surga. Perumpamaan ini menceritakan tentang hubungan kerja antara penggarap kebun anggur dan pemiliknya.  

Dikisahkan bahwa pemilik kebun anggur menjanjikan upah satu dinar per hari bagi penggarapnya dengan hitungan waktu dari matahari terbit sampai terbenam. Kebun anggurnya tidak terlalu luas untuk ditanami, akan tetapi karena banyaknya pengangguran, maka dalam cerita itu sang pemilik kebun melakukan penambahan penggarap pada jam 9 pagi, 12 siang, 3 dan 5 sore untuk bekerja di kebun anggurnya. 

Pertimbangan dari sang pemilik pada saat itu bukanlah karena mereka memiliki kecakapan atau mereka pengalaman dalam bekerja, tetapi semata-mata karena belas kasihan yang mendorong pemilik kebun anggur itu memerintahkan mereka untuk bekerja di kebunnya. Oleh karena itu, setelah jam kerja usai upah pun dibagikan dengan sistem "pukul rata." Maka setelah itu  muncullah rasa tidak puas di antara para penggarap kebun angggur, khususnya mereka yang telah bekerja sebelum jam 9 pagi. Mereka ini beranggapan bahwa pemilik kebun tidak adil dalam membayar upah. Pemilik kebun anggur itu sudah berlaku adil dalam hal pengupahan. Kepada penggarap yang terdahulu sudah ada kesepakatan upah. Sedangkan kepada penggarap-penggarap yang kemudian, pemilik kebun anggur menyatakan kemurahan hatinya. 

Apa yang Tuhan ingin ajarkan kepada kita umat-Nya, melalui perumpamaan ini?
 
Bahwa, tidak seorang pun yang layak untuk masuk ke dalam Kerajaan Surga. Hanya oleh anugerah Allah saja kita dihisabkan ke dalamnya. Oleh karena itu adalah tidak pantas kita menuntut Allah untuk "membayar" kesetiaan, kerajinan, bahkan buah-buah pelayanan yang kita kerjakan, seakan-akan kita ini sudah berjasa bagi Dia.
 
Bukan karena kebaikanmu,  
bukan karena kelebihanmu,
bukan karena kecakapanmu, 
kau dipanggil-Nya, kau dipilih-Nya,
kau dipakai-Nya, 

Hanya karena anugerah-Nya, kau diterima-Nya. Ya, benar, semuanya itu hanya karena Anugerahnya!
Amin.



Nyanyian Respons :  
SEMUA KARENA ANUGERAH-NYA

🎶
Bukan kar’na kebaikanku, 
bukan karena fasih lidahku;
Bukan kar’na kekayaanku,
ku dipilih, ku dipanggil-Nya;
Ref. 
Bila engkau dapat itu karena-Nya
Bila engkau punya semua dari pada-Nya
Semua hanya anug’rah-Nya, 
dib’rikan-Nya pada kita
Semua anug’rah-Nya bagi kita, 
bila engkau dipakai-Nya

(sambil memberi persembahan)

🎶
Bukan kar’na kelebihanmu, 
bukan karena baik rupamu;
Bukan kar’na kecakapanmu, 
kau dipanggil, kau dipakai-Nya.
Ref. 
Bila engkau dapat itu karena-Nya
Bila engkau punya semua dari pada-Nya
Semua hanya anug’rah-Nya, 
dib’rikan-Nya pada kita
Semua anug’rah-Nya bagi kita, 
bila engkau dipakai-Nya

(Berdiri) 
PENGAKUAN IMAN RASULI :
Semua :

(Duduk)
DOA SYAFAAT  :
Mama :  
🤲 Ya TUHAN, Allah Bapa di surga,  
Kami bersyukur, Sabda-Mu telah kami dengar, kami mohon gerakkanlah hati kami, agar semakin meyakini bahwa hanya oleh anugerah-Mu saja yang menjamin keselamatan kami melalui Yesus Kristus, Sang "Jalan Kebenaran" untuk datang kepada-Mu;  
Tolonglah kami untuk menghidupi iman sejati dengan menuruti akan kehendak-Mu sampai kepada kekalan menjadi bagian kami.

Ya TUHAN, dalam pengasihan-Mu kami mohon,
Semua :  Dengarlah dan kabulkanlah doa 
kami,

Papa :  
🤲  Ya TUHAN yang mengaruniakan iman, Kami berdoa supaya semua orang Kristen semakin bertumbuh di dalam iman kepada Yesus Kristus; Kiranya semua Warga Jemaat dapat mengalami kasih yang semakin bertumbuh di dalam pengetahuan dan segala pengertian yang benar; 
Kami mengucap syukur untuk iman, kasih,  dan kesetiaan, juga pekerjaan pelayanan di dalam Persekutuan Warga Jemaat;  dan juga atas semua karya-Mu yang boleh Engkau nyatakan di dalam hidup Warga Jemaat.

Ya TUHAN, dalam pengasihan-Mu kami mohon,
Semua : Dengarlah, kabulkanlah doa kami, 

Anak :  
🤲  TUHAN, yang mencukupi kebutuhan hidup masyarakat Indonesia; 
Air bersih menjadi kebutuhan setiap orang. Sebab tanpa air bersih, maka banyak kegiatan rumah tangga dan industri akan terhambat; 
Kami bawa ke dalam pengasihan-Mu akan Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) yang berperan sangat penting untuk memenuhi kebutuhan masyarakat dalam penyediaan air. 

Mama :  
🤲 Kami berdoa supaya PDAM, 
yang merupakan perusahaan milik negara, dapat semakin meningkatkan pelayanannya dalam menyediakan air bersih yang benar-benar bermutu dan berkualitas baik bagi masyarakat;  Kiranya PDAM semakin berinovasi dalam mengelola air jernih dari air permukaan maupun air dalam agar siap dipakai demi kebutuhan masyarakat; 
Kami mendoakan, agar masyarakat juga semakin memiliki kesadaran yang tinggi dalam menjaga ketersediaan air, terutama air tanah dalam; 
Kami juga doakan gereja-gereja, kiranya gereja dan orang percaya juga dapat terlibat aktif dalam isu ini.

Ya TUHAN, dalam pengasihan-Mu kami mohon,
Semua : Dengarlah, kabulkanlah doa kami,

Papa
🤲 Ya TUHAN, Engkau yang mengasihi bangsa dan masyarakat Indonesia;  
Kami bersyukur, perhatian Pemerintah melalui Perusahaan Listrik Negara (PLN) memberikan bantuan token listrik gratis bagi masyarakat yang terkena imbas COVID-19 secara ekonomi; bantuan kepada pelanggan R1/450 VA prabayar; bantuan diskon 50% kepada pelanggan R1/900 VA subsidi; dan keringanan biaya listrik kepada pelanggan PLN R1, Bisnis Kecil B1/450 VA dan Industri Kecil I1/450 VA.

Anak
🤲 Untuk itu, kami doakan supaya bantuan yang diberikan dapat tepat sasaran dan dapat membantu masyarakat yang terkena imbas dari COVID-19; 
Kami berdoa bagi orang-orang percaya yang menjadi pekerja di Perusahaan Listrik Negara agar dapat memberi kesaksian yang baik bagi iman mereka dalam melakukan tugas dan kewajibannya.

Ya TUHAN, dalam pengasihan-Mu kami mohon,
Semua : Dengarlah, kabulkanlah doa kami,

Mama :  
🤲 Ya TUHAN, kepada-Mu  kami bawa pergumulan masyarakat; 
Menjelang hari besar seperti Paskah, Puasa, dan Lebaran, biasanya permintaan akan kebutuhan bahan pangan akan meningkat drastis. 

Papa :  
🤲 Kami berdoa untuk peranan BULOG, sebagai BUMN penyedia logistik, supaya dapat menyediakan kebutuhan pangan secara menyeluruh di wilayah Indonesia serta memastikan pendistribusiannya agar merata sesuai kebutuhan masing-masing daerah;  Kiranya kuasa-Mu menaungi BULOG, sehingga dapat terus meningkatkan kinerjanya terkait dengan pengawasan stok pangan di berbagai daerah sehingga tidak ada pihak yang berlaku curang dengan mempermainkan harga kebutuhan pangan dalam masyarakat. 

Mama
🤲 Kami berdoa untuk oran percaya yang terkait dengan BULOG, kiranya Tuhan memberikan kepekaan hati orang beriman agar mereka dapat memberi kontribusi yang nyata terkait isu-isu ini.

Ya TUHAN, dalam pengasihan-Mu kami mohon,
Semua : Dengarlah, kabulkanlah doa kami.

Anak :    
🤲  Ya TUHAN,  Engkaulah Allah yang selalu setia memelihara hidup kami, terimalah pernyataan syukur hati kami ini dan berkatilah agar berguna untuk pelayanan Gereja-Mu.

Ya TUHAN, dalam pengasihan-Mu kami mohon,
Semua : Dengarlah, kabulkan doa kami. 

Papa :   
🤲  Peliharalah kami dalam kasih KRISTUS YESUS, yang mengajarkan kami berdoa bersama,  

Semua :  
Bapa kami yang di sorga, 
Dikuduskanlah nama-Mu, 
Datanglah Kerajaan-Mu, 
Jadilah kehendak-Mu di bumi seperti di sorga.

Berikanlah kami pada hari ini makanan kami yang secukupnya dan ampunilah kami akan kesalahan kami, seperti kami juga mengampuni orang yang bersalah kepada kami; dan janganlah membawa kami ke dalam pencobaan, tetapi lepaskanlah kami dari pada yang jahat. 

Karena Engkaulah yang empunya Kerajaan dan kuasa dan kemuliaan sampai selama-lamanya. 
Amin.

💠 Menyanyi :   KJ 412. (1)
Tuntun Aku, Tuhan Allah

🎶
Tuntun aku, Tuhan Allah, 
lewat gurun dunia.
Kau perkasa dan setia; 
bimbing aku yang lemah.
Roti sorga, Roti sorga, 
puaskanlah jiwaku,
puaskanlah jiwaku.

(Berdiri) 

💠 PENGUTUSAN  :
Papa :  
🗣 Ibadah ritual ini telah selesai. Marilah kita kembali ke kehidupan setiap hari dan meneruskan ibadah ritual ini menjadi ibadah aktual dalam kehidupan kita di rumah, di tempat bekerja,  di sekolah, dan di tengah masyarakat, supaya nama Tuhan dimuliakan melalui hidup kita.


💠 Menyanyi :   KJ 412. (2 )
Tuntun Aku, Tuhan Allah

🎶
Buka sumber Air Hidup, 
penyembuhan jiwaku,
dan berjalanlah di muka 
dengan tiang awanMu.
Jurus'lamat, Jurus'lamat, 
Kau Perisai hidupku,
Kau Perisai hidupku.


💠 BERKAT :

Papa : 
🤲 Arahkanlah hati dan pikiran kita kepada TUHAN dan terima berkat-Nya : 

TUHAN melindungi 
dan membimbing kita sekalian, 
Allah Yang Maha Kuasa, 
yaitu Bapa, Anak, dan Roh Kudus 
memberkati segala perjuangan kita sepanjang satu minggu kehidupan yang
baru ini, mulai sekarang ini dan sampai selama-lama-nya 

Semua  : 🎶 Amin, amin, amin.... 

Mezbah Keluarga 20 Maret 2021 : MENGENAL YESUS






MEZBAH KELUARGA 
Sabtu 20 Maret 2021
Yohanes 14:1-14
MENGENAL YESUS




💠 Menyanyi :  KJ 281 (1, 3)
Segala Benua dan Langit Penuh

🎶
Segala benua dan langit penuh
dengan bunyi nama yang sangat merdu,
penghiburan orang berhati penat
pengharapan orang yang sudah sesat.
Nama itu suci kudus.
Siapa belum mengenal Penebus?

 ðŸŽ¶
Sekalian bangsa sekali hendak
berlutut di hadapan Yesus kelak,
dan kita kiranya menyanyi serta
malaikat di sorga pujian sembah:
"Yesus, Yesus, Tuhan Kudus,
dipuji kekal namaMu, Penebus!"



💠 Berdoa :

🤲   Ya TUHAN  yang baik, 
sehari lagi kami rasakan kebaikan-Mu
lewat matahari pagi yang bersinar, 
kami melihat pancaran Kasih-Mu 
bagi umat manusia. 

Hari ini 
kami mau berjalan dengan anugerah-Mu dengan menghitung berkat kami,
untuk melihat kesukaan di dalam-Mu,
bukan kedukaan kami,
untuk menikmati kekuatan-Mu, 
bukan kelemahan kami, 
untuk mengalami keberhasilan kami,
bukan kegagalan yang menakutkan.

Inilah doa iman kami di pagi hari ini 
yang kami naikkan dalam nama Yesus Kristus Raja sorgawi yang memerintah dalam kesatuan dengan Bapa dan Roh Kudus, Allah yang Esa dari dulu, sekarang, selalu dan kekal.

Amin.


💠  Membaca Alkitab :
        📖 Yohanes 14:1-14 (AYT) 

14:1   “Janganlah hatimu menjadi gelisah; percayalah kepada Allah, percayalah juga kepada-Ku. 

14:2  Di rumah Bapa-Ku ada banyak tempat tinggal; jika tidak demikian, Aku tentu sudah mengatakannya kepadamu karena Aku pergi untuk menyediakan sebuah tempat bagimu. 

14:3  Dan, jika Aku pergi dan menyediakan sebuah tempat bagimu, Aku akan datang kembali dan membawamu kepada-Ku supaya di mana Aku berada, kamu pun berada. 

14:4  Dan, kamu tahu jalan ke tempat Aku pergi.” 

14:5  Lalu, Tomas berkata kepada-Nya, “Tuhan, kami tidak tahu ke mana Engkau pergi, bagaimana kami tahu jalan itu?” 

14:6  Yesus berkata kepadanya, “Akulah jalan, dan kebenaran, dan kehidupan. Tidak ada seorang pun yang datang kepada Bapa kalau tidak melalui Aku. 

14:7  Jika kamu telah mengenal Aku, kamu juga telah mengenal Bapa-Ku; mulai sekarang, kamu telah mengenal Bapa dan telah melihat Dia.” 

14:8  Filipus berkata kepada-Nya, “Tuhan, tunjukkanlah Bapa itu kepada kami, dan itu sudah cukup bagi kami.” 

14:9  Yesus menjawab dia, “Filipus, sudah sekian lama Aku bersama-sama kamu, dan kamu masih belum mengenal Aku? Siapa saja yang telah melihat Aku, dia telah melihat Bapa, bagaimana kamu bisa berkata, ‘Tunjukkanlah Bapa itu kepada kami?’ 

14:10  Apakah kamu tidak percaya bahwa Aku di dalam Bapa dan Bapa di dalam Aku? 
Perkataan-perkataan yang Aku katakan kepadamu, Aku tidak mengatakannya dari diri-Ku sendiri, tetapi Bapa yang tinggal di dalam Akulah yang melakukan pekerjaan-Nya. 

14:11  Percayalah kepada-Ku, bahwa Aku di dalam Bapa dan Bapa di dalam Aku; atau setidaknya, percayalah karena pekerjaan-pekerjaan itu sendiri. 

14:12  Sesungguhnya, Aku mengatakan kepadamu, setiap orang yang percaya kepada-Ku, pekerjaan-pekerjaan yang Aku lakukan, dia juga akan melakukannya; dan pekerjaan-pekerjaan yang lebih besar daripada semua ini karena Aku pergi kepada Bapa. 

14:13  Apa pun yang kamu minta dalam nama-Ku, itu akan Aku lakukan supaya Bapa dimuliakan di dalam Anak. 

14:14  Jika kamu meminta apa pun kepada-Ku dalam nama-Ku, Aku akan melakukannya. 


💠 Renungan :

"MENGENAL YESUS"
 
  📌 Yesus berkata ..., “Akulah jalan, dan kebenaran, dan kehidupan. ..." (ay. 6)


Ada cukup banyak orang yang tahu atau tentang Yesus. Mereka tahu bahwa Yesus lahir di kandang domba. Mereka tahu bahwa Yesus mati disalibkan. Bahkan, mereka juga tahu bahwa Yesus dibangkitkan pada hari yang ketiga.
 

Mengetahui atau tahu tentu saja baik. Namun, hanya tahu saja itu tidak cukup. Tahu hanya memenuhi kebutuhan akal, padahal kita membutuhkan pengenalan lebih dalam akan Yesus. Mengenal Yesus memang bisa dimulai dari tahu, tetapi harus berlanjut pada terjadinya relasi yang akrab.
 

Para murid Yesus telah cukup lama mengikut Yesus. Selama lebih kurang tiga tahun mereka telah melihat karya-karya-Nya dan mendengar akan pengajaran-Nya. Namun, ternyata mereka belum mengenal Yesus dengan baik. Ketika Yesus menyampaikan tentang kepergian-Nya, kegelisahan melanda mereka. Itu sebabnya, Yesus meminta supaya mereka jangan gelisah, karena kepergian-Nya ke rumah Bapa itu bertujuan untuk menyediakan tempat bagi mereka.
 

Kegelisahan yang membuat Filipus bertanya tentang jalan ke rumah Bapa membuat mereka tidak mampu memahami pengajaran Yesus, dan mempertanyakan tentang relasi Yesus dengan Bapa. Yesus berkata bahwa diri-Nyalah jalan menuju Bapa. Melalui Yesus, mereka dapat mengenal Bapa. Kemudian Yesus menegur dengan mempertanyakan akan pengenalan Filipus terhadap diri-Nya. Yesus menegaskan lagi tentang relasi-Nya yang tidak terpisahkan dengan Bapa dengan mengatakan: "Aku di dalam Bapa dan Bapa di dalam Aku". Kalau para murid mengenal Yesus dengan baik, maka mereka juga akan mengenal Bapa, sebab pekerjaan-pekerjaan yang Yesus lakukan itu semua mencerminkan tentang pekerjaan Bapa.
 

Tiga tahun mengikut Yesus ternyata membuat para murid sekadar tahu akan Yesus, namun mereka belum mengenal Yesus dengan baik. 
Berapa lama menjadi Kristen ternyata tidak dapat menjadi ukuran bahwa kita mengenal Yesus. Melakukan berbagai ritual gerejawi juga bukan merupakan ukuran mengenal Yesus. Dibutuhkan hati yang terbuka untuk membangun relasi dengan Yesus agar kita mampu mengenal-Nya secara dekat. 


Cinta kasih Allah Bapa itu menganugerahi kita  iman akan Yesus Putera-Nya. Dan Iman itu membawa kita kepada Jalan keselamatan. Mengenal Yesus sebagai  ‘jalan kebenaran’ menuntut kita bukan sekedar mengenal-Nya tetapi juga lalu hidup selaras dengan kebenaran yang Ia wahyukannya kepada kita.

Amin.

💠 Menyanyi :  KPRI 129
Kenal Kau ‘Kan Yesus

🎶
B'ratkah beban hidupmu 
dalam dunia gelap?
O rindukah jiwamu 
‘kan perhentian tetap?

Ref.
Kenal kau ‘kan Yesus? 
Kenal kau teman?
Kasih-Nya abadi 
tak b’rubah hingga akhir zaman.

 ðŸŽ¶
Kemanakah jalanmu 
hai musafir letih?
Siapa dengar keluhmu 
dalam malam g’lap sepi?

Ref.
Kenal kau ‘kan Yesus? 
Kenal kau teman?
Kasih-Nya abadi 
tak b’rubah hingga akhir zaman.

 ðŸŽ¶
Siapa kenal hidupmu 
dan s’gala dukamu?
Siapa b’ri penghiburan, 
hilangkan air mata?

Ref.
Kenal kau ‘kan Yesus? 
Kenal kau teman?
Kasih-Nya abadi 
tak b’rubah hingga akhir zaman.


💠 Berdoa :

   ðŸ¤² Ya TUHAN, Allah Bapa kami,
kuatkanlah iman kami oleh pengenalan akan Yesus Kristus, sehingga semakin hari kami semakin menjadi serupa dengan-Nya.

*** 

Ya TUHAN,

Air bersih menjadi kebutuhan setiap orang. Sebab tanpa air bersih, maka banyak kegiatan rumah tangga dan industri akan terhambat. 
Karena itu, dalam doa hari ini, kami bawa ke dalam pengasihan-Mu akan Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) yang berperan sangat penting untuk memenuhi kebutuhan masyarakat dalam penyediaan air. 

kami berdoa supaya PDAM, yang merupakan perusahaan milik negara, dapat semakin meningkatkan pelayanannya dalam menyediakan air bersih yang benar-benar bermutu dan berkualitas baik bagi masyarakat. 

Kiranya PDAM semakin berinovasi dalam mengelola air jernih dari air permukaan maupun air dalam agar siap dipakai demi kebutuhan masyarakat. 

kami mendoakan, agar masyarakat juga semakin memiliki kesadaran yang tinggi dalam menjaga ketersediaan air, terutama air tanah dalam. 

kami juga mendoakan gereja-gereja, kiranya gereja dan orang percaya juga dapat terlibat aktif dalam isu ini.

***

Bapa kami yang di sorga, 
Dikuduskanlah nama-Mu, 
Datanglah Kerajaan-Mu, 
Jadilah kehendak-Mu di bumi seperti di sorga.

Berikanlah kami pada hari ini makanan kami yang secukupnya dan ampunilah kami akan kesalahan kami, seperti kami juga mengampuni orang yang bersalah kepada kami; dan janganlah membawa kami ke dalam pencobaan, tetapi lepaskanlah kami dari pada yang jahat. 

Karena Engkaulah yang empunya Kerajaan dan kuasa dan kemuliaan sampai selama-lamanya. 

Amin.

Jumat, 19 Maret 2021

Mezbah Keluarga, 19 Maret 2021 : MENJAGA KATA-KATA






MEZBAH KELUARGA
19 Maret 2021
Yohanes 13:36-38 
MENJAGA KATA-KATA



💠 Menyanyi :  KJ 49. (1, 2)
Firman Allah Jayalah

🎶
Firman Allah jayalah 
sampai ujung dunia:
kita pun dipanggilNya 
untuk hidup yang baka.

🎶
Firman Khalik semesta 
yang mengasuh makhlukNya,
bimbinganNya pun tepat 
bagi orang tersesat.


💠 Berdoa :

      🤲 Ya Allah yang Mahakuasa, 
Engkau dengan ajaib menciptakan martabat manusia dan lebih ajaib lagi memulihkannya. 

Dalam rahmat-Mu biarlah kami berbagi kehidupan ilahi dari Dia yang datang mengalami kemanusiaan kami,
Yesus Kristus, Putra-Mu, Tuhan kami  
Dia yang hidup dan memerintah dengan Engkau dan Roh Kudus, satu Allah, 
sekarang sampai selama-lamanya. 

Amin

💠 Membaca Alkitab
   ðŸ“–Yohanes 13:36-38 (AYT)  

13:36  Simon Petrus bertanya kepada Yesus, “Tuhan, ke manakah Engkau akan pergi?” Yesus menjawab dia, “Ke mana Aku pergi, kamu tidak dapat mengikuti Aku sekarang, tetapi kelak kamu akan mengikuti Aku.” 

13:37  Petrus bertanya kepada-Nya, “Tuhan, mengapa aku tidak dapat mengikuti Engkau sekarang? Aku akan menyerahkan nyawaku demi Engkau!” 

13:38  Yesus menjawab, “Kamu akan menyerahkan nyawamu bagi-Ku? Sesungguhnya, Aku mengatakan kepadamu, ayam tidak akan berkokok sebelum kamu menyangkal Aku tiga kali.” 


💠 Renungan :
MENJAGA KATA-KATA
 

Pernahkah Anda menghitung berapa jumlah kata yang Anda ucapkan setiap hari? Apakah setiap kata itu bermanfaat bagi kehidupan? Suatu penelitian menyimpulkan, bahwa rata-rata, secara umum manusia mengucapkan kata sebanyak 16.000 kata per hari, seorang laki-laki mengucapkan 47.000 kata per hari dan seorang perempuan 700 kata per hari. Sejujurnya, banyak kata terucap dari mulut kita tanpa kita sadari dampaknya. Kata-kata begitu saja meluncur dari mulut tanpa kita kontrol. Cepat berkata-kata sudah menjadi kecenderungan manusia.
 

Demikianlah kita bisa bercermin dari pernyataan Simon Petrus kepada Yesus. Keinginan Petrus untuk mengikut Yesus terlihat begitu kuat. Semangat Petrus untuk melayani memang luar biasa, dan tentu saja itu baik.
 

Sebelum kata-kata Petrus terlontar, Yesus menyampaikan pernyataan bahwa Ia akan pergi, namun Ia tidak menyebutkan ke mana Ia akan pergi. Petrus yang kritis dan berani, bertanya ke mana Yesus akan perg. Jawaban Yesus menegaskan bahwa tempat tujuan-Nya tidak perlu para murid ketahui, sebab para murid tidak mungkin mengikutinya sekarang. Ungkapan sekarang menunjuk soal waktu, bukan para murid sama sekali tidak boleh mengikut Yesus. Petrus tampaknya kurang sabar. Ia ingin mengikuti Yesus mulai dari sekarang. Petrus mengatakan akan mengikuti ke mana pun Yesus pergi, bahkan dengan mengorbankan nyawa.
 

Sebenarnya, Petrus tidak mendengarkan Yesus dengan sungguh-sungguh. Ia hanya mendengarkan keinginan dirinya sendiri. Itu sebabnya Yesus menegur dengan keras dengan mengatakan akan penyangkalan yang tidak lama lagi justru akan dilakukan Petrus. Bahkan, disebutkan bahwa hal itu akan terjadi sebelum ayam berkokok, yang menunjukkan bahwa peristiwa itu akan terjadi segera setelah pernyataan Petrus.
 

Pengalaman Petrus mengingatkan kita bahwa bersemangat mengikut Tuhan sangat penting dan baik. Tetapi, semangat itu tidak dilontarkan dalam kata-kata yang cepat kita ucapkan tanpa pemahaman lebih dalam. Kata-kata yang kita sampaikan sepatutnya seturut dengan tindakan kita. Tanpa kesesuaian dengan tindakan, perkataan justru kerap menghancurkan kita sendiri karena tidak dapat kita pertanggungjawabkan. 

Amin.


💠 Menyanyi :  GB 116. (1, 2)
YESUS INGINKAN DIRIMU BERSINAR T'RANG

🎶
Yesus inginkan dirimu bersinar t’rang
agar seluruh dunia memuji-Nya.
Bawa cahaya-Nya di tiap langkahmu,
agar terang-Nya makin jauh tersebar.

Ref.
Di dalam perbuatanmu, 
di dalam perkataanmu,
ingatlah Kristus minta darimu;
pancarkan sinar kasih-Nya 
kepada dunia yang gelap,
supaya dunia mengagungkan nama-Nya

🎶
Yesus inginkan kau menjadi saksi-Nya,
bagi semua orang yang berkesah.
Jadikan firman-Nya pelita bagimu,
agar hidupmu jadi saksi teguh.

Ref.
Di dalam perbuatanmu, 
di dalam perkataanmu,
ingatlah Kristus minta darimu;
pancarkan sinar kasih-Nya 
kepada dunia yang gelap,
supaya dunia mengagungkan nama-Nya



💠 Berdoa

Ya TUHAN, 
bimbinglah kami, agar dalam hidup beriman, kami bijak menggunakan kata-kata dengan benar dan bertanggung jawab. 

***

Ya TUHAN, 
kami bersyukur untuk bumi, air, dan segala kekayaan yang terdapat di dalam wilayah negara Indonesia yang menjadi milik negara yang dipergunakan sebesar-besarnya untuk kesejahteraan masyarakat melalui perusahaan gas, minyak, dan tambang milik negara. 


Karena itu ya TUHAN, 
kami berdoa, kiranya melalui pengelolaan yang benar dan bertanggung jawab, perusahaan-perusahaan gas, minyak, dan tambang sebagai aset besar bagi negara dapat mendatangkan kesejahteraan bagi masyarakat. 


Ya TUHAN, 
kepada-Mu kami mendoakan perusahaan-perusahaan milik negara, Perusahaan Gas, Minyak, dan Tambang Negara ini supaya setiap komisaris, dewan direksi, dan karyawan dari perusahaan-perusahaan negara ini, mereka dapat menjalankan setiap tugas dan kewajiban mereka dengan dasar pengabdian yang benar kepada Tuhan dan untuk kepentingan negara dan bangsa. 


Kami berdoa, kiranya Engkau juga memberkati agar perusahaan gas, minyak, dan tambang negara ini dapat menjadi sarana untuk memberikan kesejahteraan kepada seluruh bangsa Indonesia melalui pendapatan yang mereka peroleh bagi pemasukan negara. 


Kami berdoa, kiranya Engkau juga memberkati orang-orang percaya yang bekerja di perusahaan-perusahaan ini agar mereka dapat menjadi garam dan terang melalui kerja dan karya mereka.

-----


Bapa kami yang di sorga, 
Dikuduskanlah nama-Mu, 
Datanglah Kerajaan-Mu, 
Jadilah kehendak-Mu di bumi seperti di sorga.

Berikanlah kami pada hari ini makanan kami yang secukupnya dan ampunilah kami akan kesalahan kami, seperti kami juga mengampuni orang yang bersalah kepada kami; dan janganlah membawa kami ke dalam pencobaan, tetapi lepaskanlah kami dari pada yang jahat. 

Karena Engkaulah yang empunya Kerajaan dan kuasa dan kemuliaan sampai selama-lamanya. 

Amin.

Rabu, 17 Maret 2021

Mezbah Keluarga 18 Maret 2021 : "IDENTITAS MURID KRISTUS"





MEZBAH KELUARGA 
18 Maret 2021
Yohanes 13 : 31-35
"IDENTITAS MURID KRISTUS"



💠 MENYANYI :  KJ 382 (1, 2)
Ya Yesus, Terkasih

🎶
Ya Yesus terkasih, Engkau Tuhanku,
kubuang dosaku demi namaMu.
Kau Jurus'lamatku, Pengasih benar.
Kasihku padaMu semakin besar.

🎶
Engkau lebih dulu mengasihiku;
Kauhapus dosaku dengan darahMu.
Menanggung sengsara Kau tidak gentar;
kasihku padaMu semakin besar.



💠 BERDOA :
     ðŸ¤² Ya TUHAN, 
Terima kasih untuk pagi hari yang indah ini, Kami bersyukur untuk istirahat malam yang cukup sehingga kami dapat bangun dalam kondisi bugar dan segar.

Terangilah hati dan pikiran kami dengan Kebenaran-Mu yang membimbing kami melakukan Kehendak-Mu dalam semua kegiatan sepanjang hari ini. 

Dalam pengasihan Yesus Kristus penyelamat jiwa kami, kami berdoa. Amin.



💠 MEMBACA ALKITAB :
      📖 Yohanes 13 : 31 - 35 (AYT)



13:31  Sesudah Yudas pergi, Yesus berkata, “Sekaranglah saatnya Anak Manusia dimuliakan dan Allah dimuliakan melalui Dia. 

13:32  Jika Allah dimuliakan dalam Dia, Allah juga akan memuliakan Dia di dalam diri-Nya, dan akan memuliakan Dia dengan segera. 

13:33  Anak-anak-Ku, Aku ada bersama kamu hanya tinggal sebentar lagi. Kamu akan mencari Aku, dan seperti yang telah Kukatakan kepada orang-orang Yahudi, sekarang Aku katakan juga kepadamu, ‘Ke mana Aku pergi, kamu tidak dapat datang.’ 

13:34  Satu perintah baru Aku berikan kepadamu, yaitu supaya kamu saling mengasihi, sama seperti Aku telah mengasihi kalian, demikianlah kamu juga saling mengasihi. 

13:35  Dengan begitu, semua orang akan tahu bahwa kamu adalah murid-murid-Ku, yaitu jika kamu saling mengasihi.” 



💠 RENUNGAN :

     ðŸ“Œ "Dengan demikian semua orang akan tahu bahwa kamu adalah murid-murid-Ku, yaitu jikalau kamu saling mengasihi." (ay. 35)


"IDENTITAS MURID KRISTUS"


Identitas sangat penting bagi setiap orang termasuk bagi orang Kristen. Banyak simbol atau tanda yang bisa orang-orang pakai untuk menunjukkan bahwa identitasnya sebagai pengikut Kristus. Bisa dengan menunjukkan KTP, atau dengan mengenakan kalung salib di lehernya atau tanda salib yang digantungkan di dinding rumah. Ada melalui ungkapan kata-kata syukur dengan menyebut nama "Yesus Kristus". Namun, semuanya itu sewaktu-waktu dapat saja disembunyikan. Ketika ada ancaman, maka KTP bisa disembunyikan, salib bisa disimpan, nama "Yesus Kristus" tidak lagi diucapkan,  bisa juga dengan menjauh dari persekutuan, menutupi identitas kita.



Menurut bacaan kita hari ini, tanda yang tidak bisa disembunyikan dan justru akan menjadi identitas dari pengikut Kristus adalah KASIH!  Kasih merupakan identitas atau ciri khas para pengikut Kristus. Karena ciri khas inilah maka banyak orang dapat mengenal kita sebagai murid-murid  Yesus Kristus. Dan tentang identitas itu, Yohanes merekam perkatan Yesus, "Dengan demikian semua orang akan tahu bahwa kamu adalah murid-murid-Ku, yaitu jikalau kamu saling mengasihi." (ay. 35). Perintah untuk saling mengasihi itu dikatakan Yesus saat Ia sedang berbicara mengenai kematian-Nya sendiri di kayu salib. 
 

Dasar salib adalah kasih Allah bagi umat-Nya. Tanpa kasih Allah maka salib tidak ada. Kita perlu belajar dan mengalami sendiri kasih Allah ini sebelum Tuhan dapat memakai kita menjadi alat anugerah-Nya memperkenalkan Yesus kepada orang lain. Sama seperti Yesus yang rela memberikan nyawa-Nya untuk mengasihi manusia, demikian pula kita rela memberikan waktu, daya, dana kita sebagai wujud kasih kita bagi orang lain.
 


Mengasihi adalah perintah bukan ajakan! Mengasihi orang lain harus berupa perbuatan yang nyata yang dapat dilihat oleh banyak orang. Kasih adalah identitas kita yang paling utama. Kita murid-murid Kristus dikenal oleh dunia ini ketika kita saling mengasihi. Semua simbol kekristenan yang ada, itu hanya akan menjadi sebuah tanda yang tidak akan berarti apa-apa kalau kita tidak melakukan kasih.

Amin. 



💠 MENYANYI :  GB 49. 
KASIH PASTI LEMAH LEMBUT


Kasih pasti lemah lembut, 
kasih pasti memaafkan, 
kasih pasti murah hati.
Kasih-Mu, kasih-Mu Tuhan.

Kasih pasti lemah lembut, 
kasih pasti memaafkan, 
kasih pasti murah hati.
Kasih-Mu, kasih-Mu Tuhan.

Ref.
Ajarilah kami ini saling mengasihi.
Ajarilah kami ini saling mengampuni.
Ajarilah kami ini kasih-Mu ya Tuhan
kasih-Mu kudus tiada batasnya




💠 BERDOA :
      🤲 Ya TUHAN, 

Engkau menyatakan kasih-Mu melalui Karya Kristus di kayu salib, maka itu kami mohon, kuatkanlah kami agar meneladani kasih Allah itu dengan mengasihi sesama dalam ketulusan, dan dengan gembira hidup saling mengasihi sebagai murid Kristus.


Ya TUHAN, 
Engkaulah juga Tuhan yang mengasihi dan memelihara masyarakat, bangsa dan negara Indonesia.

Kepada-Mu kami bersyukur, 
bahwa Engkau menganugerahkan sumber daya alam yang sangat kaya bagi Indonesia. Kiranya melalui sumber daya alam yang ada, maka negara dan bangsa kami dapat terus membangun untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat dalam berbagai wilayah kehidupan. 

Ya TUHAN yang baik, 
kami bawa pergumulan pemerintah tentang kinerja PT Kereta Api Indonesia (Persero) yang mengalami  kerugian seiring dengan penurunan pendapatan yang tajam akibat pandemi virus corona. 


Maka itu ya TUHAN, 
kami berdoa bagi setiap pemangku kepentingan di PT KAI, kiranya Engkau memberi mereka hikmat di tengah kesulitan ini sehingga dapat menyusun kebijakan yang tidak hanya dapat meningkatkan pendapatan PT KAI, tetapi tetap mengedepankan keselamatan penumpang pada masa pandemi ini. 


Kami juga berdoa untuk orang percaya yang bekerja dalam lingkup PT KAI, kiranya kehadiran mereka dapat memberi dampak yang positif, mereka memiliki ide-ide kreatif, dan menjadi teladan dalam pekerjaan mereka.


Ya TUHAN, Engkaulah Allah yang mendengar dan menjawab doa.

Dalam pengasihan Yesus Kristus penyelamat kami, kabulkanlah doa kami. 

Amin.

Mezbah Keluarga 17 Maret 2021 : KETIKA IBLIS MENGUASAI





Mezbah Keluarga 17 Maret 2021 
Yohanes 13: 21-30
KETIKA IBLIS MENGUASAI



💠 MENYANYI :  KJ 294 (1, 2)
Beribu Lidah Patutlah

🎶
Beribu lidah patutlah 
memuji Tuhanku. 
Dan mewartakan kuasaNya 
dengan kidung merdu.

🎶
Yesus, namaMu cukuplah 
menghibur yang sedih,
membuat hati tenteram, 
merawat yang pedih.



💠 BERDOA :
      🤲   Ya Tuhan, terima kasih untuk hari baru yang Engkau berikan bagi kami. 

Bimbinglah kami dengan Roh-Mu agar kami dapat mengerti kehendak-Mu. 

Dalam nama Tuhan Yesus penyelamat jiwa kami. Amin


💠 MEMBACA ALKITAB :
         ðŸ“– Yohanes 13:21-30 (AYT)  

13:21  Setelah Yesus berkata demikian, Dia digelisahkan dalam Roh dan bersaksi, “Sesungguhnya, Aku mengatakan kepadamu, salah seorang dari kalian akan mengkhianati Aku.” 

13:22  Murid-murid saling memandang seorang kepada yang lain dan menjadi bingung mengenai siapa yang Dia bicarakan. 

13:23  Salah seorang murid-Nya duduk bersandar pada dada Yesus. Dialah murid yang sangat dikasihi oleh Yesus. 

13:24  Kemudian, Simon Petrus memberi isyarat kepadanya untuk bertanya kepada Yesus tentang siapa yang Dia maksudkan. 

13:25  Jadi, murid yang bersandar pada dada Yesus itu bertanya kepada-Nya, “Tuhan, siapakah orang itu?” 

13:26  Yesus menjawab, “Orang itu adalah dia yang kepadanya Aku memberikan potongan roti ini setelah Aku mencelupkannya.” Lalu, setelah mencelupkan potongan roti itu, Yesus memberikannya kepada Yudas, anak Simon Iskariot. 

13:27  Dan, setelah Yudas menerima potongan roti itu, Iblis merasukinya. Karena itu, Yesus berkata kepadanya, “Apa yang akan kauperbuat, lakukanlah segera!” 

13:28  Tidak seorang pun dari mereka yang sedang makan itu mengerti mengapa Yesus mengatakan demikian kepada Yudas. 

13:29  Beberapa dari mereka menyangka karena Yudaslah yang memegang kotak uang sehingga Yesus berkata kepadanya, “Belilah hal-hal yang kita butuhkan untuk perayaan,” atau supaya dia memberikan sesuatu kepada orang miskin. 

13:30  Jadi, setelah menerima potongan roti, Yudas pergi ke luar saat itu juga; dan saat itu sudah malam. 



💠 RENUNGAN :
      
"KETIKA IBLIS MENGUASAI"

  📌 Dan, setelah Yudas menerima potongan roti itu, Iblis merasukinya (ay. 27a).




Pertentangan antara terang dan kegelapan sudah ditulis oleh Yohanes di prolog Injil (lihat  ps.1:5); kemudian dimulai pada pasal 5, yaitu ketika Yesus menyembuhkan seorang lumpuh di kolam Betesda pada hari Sabat. Peristiwa itu menjadi pemicu oposisi dari orang-orang Yahudi terhadap Dia. Dan pertentangan serta upaya untuk menangkap dan membunuh Yesus itu pun terus berlanjut sampai tiba waktu bagi-Nya untuk diserahkan dan disalibkan.
 

Yohanes menuliskan, bahwa pada malam perjamuan untuk persiapan Paskah, Yesus sangat terharu. Maksudnya adalah perasaan gundah yang dialami Yesus karena akan ada pengkhianatan oleh murid yang dipilih-Nya sendiri, dan juga karena keadaan berat yang harus dihadapi-Nya sebentar lagi. Bisikan Iblis dan rencana jahat dari Yudas tertutup rapat sehingga hanya Yesus saja yang tahu. Murid- murid yang lain tidak mengetahuinya, mungkin tujuannya adalah agar rencana pengkhianatan itu terlaksana.
 

Percakapan pada ayat 25-26 tampaknya bersifat sangat pribadi sehingga hanya "murid yang dikasihi" itu yang tahu maksud Yesus memberikan potongan roti kehormatan kepada Yudas Iskariot (budaya menghormati seorang tamu, menurut NIV). Segera setelah menerima roti itu, hati Yudas dimasuki Iblis; yang mungkin berarti bahwa penguasaan Iblis terhadap Yudas makin penuh, dari yang semula hanya membisik sekarang masuk ke dalam hati.
 

Ada proses yang terjadi sebelum Iblis benar-benar masuk ke dalam hati manusia lalu menguasainya. Mulai dari membisikkan rencana-rencana jahat. Dan kemudian, ketika manusia mulai meresponsnya dengan "menyetujui", maka Iblis akan masuk dan menguasainya. Tetapi, sebelum hal itu terjadi, ada juga proses yang sedang dikerjakan oleh Allah untuk mencegahnya. Teguran Yesus kepada Yudas, juga pemberian roti kehormatan kepadanya adalah merupakan upaya untuk menyadarkan Yudas dan untuk mendapatkan dia kembali. Akan tetapi pada akhirnya, Allah memberikan pilihan ke dalam tangan manusia : apakah akan membiarkan dirinya dikuasai Iblis atau dikuasai oleh Allah. JANGAN SALAH PILIH! 


💠 MENYANYI :  KJ 294 (3, 5)
Beribu Lidah Patutlah

🎶
Dosa, betapapun besar, 
dibasuh darahNya.
Kuasa Iblis pun lenyap, 
lepas tawanannya.


🎶
Tolonglah aku, ya Tuhan, 
mengangkat suaraku.
'Kan kusebar di dunia 
agungnya namaMu

💠 BERDOA :
      🤲 Ya Tuhan,  
pimpinan-Mu akan menjaga kami tidak salah pilih agar Iblis tidak menguasai kami.

---- saat teduh ----

Bapa kami yang di sorga, 
Dikuduskanlah nama-Mu, 
Datanglah Kerajaan-Mu, 
Jadilah kehendak-Mu di bumi seperti di sorga.

Berikanlah kami pada hari ini makanan kami yang secukupnya dan ampunilah kami akan kesalahan kami, seperti kami juga mengampuni orang yang bersalah kepada kami; dan janganlah membawa kami ke dalam pencobaan, tetapi lepaskanlah kami dari pada yang jahat. 

Karena Engkaulah yang empunya Kerajaan dan kuasa dan kemuliaan sampai selama-lamanya. 

Amin.

Selasa, 16 Maret 2021

Mezbah Keluarga 16 Maret 2021 : "TANGAN TUHAN YANG MENGUATKAN"





MEZBAH KELUARGA 
Selasa 16 Maret 2021
 Ezra 7:28 (TB)  
"TANGAN TUHAN YANG MENGUATKAN"




💠 MENYANYI :   KJ 417 (1, 2)
Serahkan pada Tuhan

🎶
Serahkan pada Tuhan 
seluruh jalanmu;
kuatirmu semua 
ditanggungNya penuh.
Sedangkan angin lalu 
dituntun tanganNya,
Pun jalan di depanmu, 
Tuhan mengaturnya.

🎶
Hendaklah kau percaya 
kepada Tuhanmu;
niscaya kau bahagia, 
kerjamu pun teguh.
Usahamu sendiri 
takkan menolongmu;
Tuhanmu mengingini 
doamu yang tekun.



💠 BERDOA
🤲  Ya Bapa Sorgawi yang maha kasih,
Ya Kristus Yesus penyelamat jiwa kami,
Pagi hari ini, kami ber-terimakasih atas penyertaan-Mu menjaga kami tidur nyenyak sepanjang malam hari. 

Ya Roh Kudus, 
sumber kearifan dan kekuatan, 
Terangilah hati dan pikiran kami agar Sabda Kebenaran mengarahkan perjalanan hidup kami sepanjang hari ini menuruti Kehendak TUHAN. 

Dalam pengasihan-Mu, kami berdoa. 
Amin. 



💠 PEMBACAAN ALKITAB
       ðŸ“– Ezra 7: 28b (TB)  

7:28b) Maka aku menguatkan hatiku, karena tangan TUHAN, Allahku, melindungi aku dan aku menghimpunkan dari antara orang Israel beberapa pemimpin untuk berangkat pulang bersama-sama aku.



💠 RENUNGAN :
"TANGAN TUHAN YANG MENGUATKAN"



Lagu "Berita kepada Kawan" merupakan lagu dari penyanyi legendaris Indonesia, Ebiet G. Ade. Lagu ini dirilis pada 2008 lewat album Ebiet G. Ade yang berjudul Masih Ada Waktu. Sampai kini, "Berita kepada Kawan" masih menjadi salah satu lagu ikonik Ebiet G. Ade

Berikut ini lirik dan chord lagu "Berita kepada Kawan" dari Ebiet G. Ade.

D                            A                          D
Perjalanan ini terasa sangat menyedihkan
Em                  A                 D
Sayang engkau tak duduk di sampingku kawan
D                                    A                  D
Banyak cerita yang mestinya kau saksikan
Em             A               D
Di tanah kering bebatuan
D                                               A           D
Tubuhku terguncang dihempas batu jalanan
Em            A                    D
Hati tergetar menampak kering rerumputan
D                                  A             D
Perjalanan ini pun seperti jadi saksi
Em              A                      D
Gembala kecil menangis sedih oooo

A                        G            D
Kawan coba dengar apa jawabnya
A                G               D
Ketika ia kutanya mengapa
A              G                    D
Bapak ibunya telah lama mati
A                    G           D
Ditelan bencana tanah ini
       G
Sesampainya di laut
           D
Kukabarkan semuanya
       Em                     A                     D
Kepada karang kepada ombak kepada matahari
       G                           D
Tetapi semua diam tetapi semua bisu
             Em                      A
Tinggal aku sendiri terpaku menatap langit

D                                   A
Barangkali di sana ada jawabnya
          A                               D
Mengapa di tanahku terjadi bencana
              G                                   D
Mungkin Tuhan mulai bosan melihat tingkah kita
            Em             A                     D
Yang selalu salah dan bangga dengan dosa-dosa
         G                                    D
Atau alam mulai enggan bersahabat dengan kita
         Em             A                G            A      D
Coba kita bertanya pada rumput yang bergoyang

-----------------


Lagunya Ebit G. Ade itu bercerita tentang perjalanan kehidupan seseorang.




Saudara-saudara,
Dalam menjalani kehidupan ini, terkadang berbagai masalah datang menghadang, apakah itu terkait ekonomi, pekerjaan, usaha, rumah tangga dan berbagai tekanan lainnya. Sering kali kita tidak sabar dalam menantikan pertolongan Tuhan karena kita merasa sudah tidak mampu lagi mengahapinya. Dalam situasi dan kondisi yang seperti itu terkadang kita kecewa, gelisah dan putus asa, tidak jarang kita lalu menyalahkan diri sendiri, keluarga, bahkan kita bisa menyalahkan Tuhan; seolah-olah Tuhan sudah tidak peduli terhadap apa yang sedang kita alami. (jika meminjam bahasa lagu Ebit tadi, "Mungkin Tuhan mulai bosan melihat tingkah kita ...").

Lagunya Ebit itu bercerita tentang perjalanan kehidupan seseorang ketika menghadapi satu periode yang menyedihkan: Bencana.


70 tahun lamanya orang Israel hidup di pembuangan. Dan karena itu mereka sangat tahu, mereka mengerti dan paham, apa itu artinya BENCANA. 



Bencana adalah sewaktu mereka menghadapi kenyataan bahwa mereka, sebagai 'umat pilihan Allah' mengalami akan hal ini: Dibuang dari Tanah Perjanjian menuju Tanah Asing (Persia, Iran sekarang ini). 70 tahun lamanya mereka berada 'di tanah kering bebatuan' - jika menggunakan bahasanya Ebiet.


Perjalanan panjang yang melelahkan!
Mereka berduka, menangis, sedih, bergumul, semuanya ada di sana. 

Ayat 28b :
... aku menghimpunkan dari antara orang Israel beberapa pemimpin untuk berangkat pulang bersama-sama aku.


Mereka diijinkan pulang ke rumah dengan harus berjalan kaki menempuh perjalanan yang jarak sepanjang 560 Mil jauhnya ( = 901,2304 Km) dari Tanah Asing : Persia sampai di Tanah Perjanjian : Israel. Atau jika jarak Banjarmasin - Kotabaru = 305 Km, maka jauhnya jarak Israel - Persia sama dengan kita perjalanan bolak-balik (PP) Banjarmasin - Kotabaru sebanyak kurang lebih 3 kali.



Dan perjalanan yang mereka tempuh tidaklah mudah. Rombongan besar melewati padang gurun secara bersama-sama ribuan orang yang berjalan pulang ke Israel. Jumlahnya ada 1496 orang laki-laki, belum terhitung istri dan anak-anak dalam keluarga mereka. Jika 1 KK saja terdiri 5 orang anggota, maka 5 x 1496 = 7480 orang. Jumlah yang sangat banyak, ada 7480 orang berjalan kaki pulang ke Israel.


Dalam perjalanan panjang yang melelahkan itu, masalah bisa datang kapan saja. Apakah itu musuh yang mengganggu di perjalan, atau kah itu kekurangan makanan dan minuman, semua bisa terjadi. Itulah perjalanan, penuh dengan persoalan yang bisa saja terjadi sewaktu-waktu. Dan perjalanan orang Israel itu tidak jauh bedanya dengan perjalanan kehidupan kita hari ini, sama beratnya.  Pengalaman hidup di pembuangan selama 70 tahun itu bukanlah perkara yang mudah. Tapi tangan kasih Tuhan tidak pernah sedikit pun meninggalkan Ezra dan bangsa Israel. Ezra sendiri bahkan meneguhkan hati karena dia sadar bahwa tanpa Tuhan dia tidak akan sanggup melakukan pekerjaan yang sangat besar itu. Sehingga Ezra dengan keyakinan yang teguh mengatakan : “Maka aku menguatkan hatiku, karena tangan TUHAN, Allahku melindungi aku…”  Karena tangan Tuhan yang melindungi, maka Ezra menghimpunkan dari antara orang Israel beberapa pemimpin untuk berangkat  bersama-sama dengan semua orang Israel, mereka berangkat pulang ke Yerusalem.



Saudara-saudara,
Untuk dapat menang terhadap tantangan dan pergumulan, maka musti ada motivasi yang kuat, dorongan untuk bangkit dan melangkah ke depan. Kita tidak boleh gagal, jangan pernah ragu, melainkan tetap percaya karena apapun yang terjadi tangan Tuhan tetap melindungi dan menyelamatkan kita dan seisi rumah kita dari berbagai bencana dan badai kehidupan.

Amin.





💠 MENYANYI :   KJ 417 (3, 7)
Serahkan pada Tuhan

🎶
Ya Bapa yang rahmani, 
Kau sungguh mengenal
yang baik bagi kami 
di dalam tiap hal.
Setia Kaulakukan 
maksudMu yang tetap;
Terwujudlah semua 
sempurna dan lengkap.

🎶
Tetap senantiasa 
percayalah teguh;
tak mungkin kau binasa 
di pergumulanmu.
Tuhanmu mengalihkan 
yang paling susah pun 
menjadi kebajikan 
di jalan hidupmu.





💠 BERDOA :
🤲  Ya Tuhan,
Tolong peganglah erat tanganku dan tuntun aku menapaki jalan masa depan yang Engkau sudah sediakan, sebab rancangan-Mu adalah rancangan damai sejahtera.


Ya Tuhan, 
Engkaulah Tuhan bagi masyarakat, bangsa dan negara Indonesia.

Kepada-Mu kami bersyukur, bahwa Engkau menganugerahkan sumber daya alam yang sangat kaya bagi Indonesia. Kiranya melalui sumber daya alam yang ada, maka negara dan bangsa kami dapat terus membangun untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat dalam berbagai wilayah kehidupan. 


Ya Tuhan yang baik,

Kami berdoa kepada-Mu, untuk Kementerian BUMN Republik Indonesia.
Kami berdoa, semoga para pemangku kepentingan di Kementerian ini dapat membuat keputusan yang dapat memajukan semua BUMN di Indonesia maupun di luar negeri. 

Kiranya kerja sama yang dilakukan kementerian BUMN dan kementerian atau organisasi lain dapat meningkatkan efektivitas dan efisiensi pekerjaan. 

Ya Tuhan, kepada-Mu kami mohon, 
Kiranya orang-orang percaya yang duduk dalam jajaran kementerian BUMN dapat memberi kontribusi nyata dalam kerja dan karya yang mereka lakukan sehingga membawa kemuliaan bagi nama Tuhan.


--- saat teduh ---


Bapa kami yang di sorga, 
Dikuduskanlah nama-Mu, 
Datanglah Kerajaan-Mu, 
Jadilah kehendak-Mu di bumi seperti di sorga.

Berikanlah kami pada hari ini makanan kami yang secukupnya dan ampunilah kami akan kesalahan kami, seperti kami juga mengampuni orang yang bersalah kepada kami; dan janganlah membawa kami ke dalam pencobaan, tetapi lepaskanlah kami dari pada yang jahat.

Karena Engkaulah yang empunya Kerajaan dan kuasa dan kemuliaan sampai selama-lamanya. 

Amin.