Jumat, 07 Mei 2021

INDAHNYA SERIKAT PERSAUDARAAN SEJATI | Mezbah Keluarga | 8 Mei 2021



MEZBAH KELUARGA 
8 Mei 2021
Mazmur 133
INDAHNYA SERIKAT PERSAUDARAAN SEJATI





💠 Menyanyi :   KJ 249. (1, 4)
SERIKAT PERSAUDARAAN

🎶
Serikat persaudaraan, 
berdirilah teguh!
Sempurnakan persatuan 
di dalam Tuhanmu.
Bersama-sama majulah, 
dikuatkan iman,
Berdamai, bersejahtera, 
dengan pengasihan.


🎶
Dan masing-masing kamu pun 
dib'ri anugerah,
supaya kamu bertekun 
dan rajin bekerja.
Hendaklah hatimu rendah, 
tahu: Tuhan berpesan
Jemaat menurut firmanNya 
berkasih-kasihan.




💠 Berdoa :

Ya TUHAN,
Setiap pagi ingatkanlah kami 
akan kasih-Mu, 
sebab kepada-Mulah kami berharap. 

Tunjukkanlah kepada kami 
jalan yang harus kami tempuh, 
sebab kepada-Mulah 
Allah Tritunggal Kudus 
kami berdoa. 
Amin. 




💠 Membaca Alkitab :
      📖   Mazmur 133:1-3 (TB)  

1  Nyanyian ziarah Daud. Sungguh, alangkah baiknya dan indahnya, apabila saudara-saudara diam bersama dengan rukun! 

2  Seperti minyak yang baik di atas kepala meleleh ke janggut, yang meleleh ke janggut Harun dan ke leher jubahnya. 

3  Seperti embun gunung Hermon yang turun ke atas gunung-gunung Sion. Sebab ke sanalah TUHAN memerintahkan berkat, kehidupan untuk selama-lamanya. 





💠 Renungan : 

INDAHNYA SERIKAT PERSAUDARAAN SEJATI



Mazmur 133 ini mengumandangkan kidung ziarah yang indah. Keindahannya itu tampak dari isinya yang berupa pujian tentang kasih persaudaraan sejati, persaudaraan umat Tuhan. Bila kasih itu ada, maka berkat Tuhan pun melimpah.
 


Kristus merumuskan ulang hukum Allah di Perjanjian Lama menjadi: "Kasihilah Tuhan Allahmu..., dan kasihilah sesamamu manusia..." Kasih kepada Allah menjadi dasar kasih kepada sesama. Kasih kepada sesama menjadi bukti dan wujud kasih kepada Allah. Kasih kepada sesama hanya mungkin ada pada orang-orang yang sudah lebih dahulu mengalami kasih Allah.
 


Mazmur 133 ini melukiskan keindahan kasih kepada sesama saudara. Kasih Allah yang sudah dialaminya menjadi kekuatan bagi komunitas anak-anak Allah untuk dapat saling mengasihi. Mereka pun akan belajar mengasihi sesama yang belum menjadi komunitas umat Allah.
 

Mazmur 133 juga melukiskan bagaimana komunitas persaudaraan kasih tersebut menyenangkan Allah sehingga Dia mencurahkan berkat-Nya yang limpah. Seperti minyak urapan yang melimpah dan turun atas diri Harun, demikian berkat yang melimpah itu akan dialami anak-anak Tuhan seperti imam yang karena pengurapan atasnya, dapat melayani Tuhan di rumah-Nya. Berkat Tuhan ini pasti akan dialami dan dinikmati umat-Nya, yang mewujud dalam tindakan saling mengasihi dan saling memberkati!
 


Mazmur ini juga menggambarkan kasih persaudaraan sejati yang bagaikan embun gunung Hermon. Gunung yang puncaknya bersalju ini sangat dihormati karena menjadi sumber mata air bagi banyak sungai, yang aliran airnya dapat menghidupi banyak orang. Begitulah gambaran kasih persaudaraan sejati yang mendatangkan berkat kehidupan bagi semua orang.



Segenap umat sebagai komunitas persaudaraan sejati karena kasih itu berpadu memohon supaya Tuhan memerintahkan berkat, serta menganugerahkan kehidupan kepada semua makhluk untuk selama-lamanya.

Amin.




💠 Menyanyi :   KJ 448. (1, 2)
ALANGKAH INDAHNYA

🎶
Alangkah indahnya 
serikat beriman,
cerminan kasih Tuhannya 
di dalam sorga t'rang.


🎶
Baik suka, baik keluh 
berpadu berserah;
segala doa bertemu 
di takhta rahmatNya.


 



💠 Berdoa : 

Ya TUHAN,
Kami bersyukur oleh penggambaran Mazmur 133, Engkau mengingatkan kami akan persaudaraan yang rukun dalam keluarga dan dengan semua orang.

Maka itu sebagai persekutuan umat, sebagai komunitas persaudaraan sejati, yang oleh kasih itu, kami berpadu hati memohon supaya Tuhan memerintahkan berkat, serta menganugerahkan kehidupan kepada semua makhluk untuk selama-lamanya.


Ya Allah Sang Pemurah, 
Engkau melihat seluruh dunia saat ini terguncang lagi oleh varian baru virus corona, dan semua masih berduka untuk masa pandemik COVID-19 yang semakin panjang.

Saat ini ketika seluruh ciptaan 
mengerang kesakitan, 
kami bersandar pada Firman-Mu yang hidup dan memohon kemurahan-Mu kepada seluruh umat manusia; 
Pelihara kami di bawah sayap-Mu, 
dan lindungi kami dalam kehangatan-Mu; Jaga setiap kami dari krisis 
yang kami gumuli setiap hari; 
Engkaulah Allah yang mendengar kami; Engkaulah Allah yang memelihara kami. 

Ya Allah Sang Pemurah, 
pada saat ini sangat sulit bagi kami melihat terang di tengah pandemik; Kami hanya melihat gelap sekeliling kami; 
Pengharapan kami diguncang dan ambruk oleh begitu banyak penderitaan.

Namun Ya Allah, 
kami andalkan Engkau 
dan yakin pada nama-Mu yang hebat; 
Tolong kami melihat Terang dalam DIKAU; Tolong kami membangun 
Pengharapan dalam DIKAU; 
Tolong kami mewujudkan Damai
dalam DIKAU. 
Dengan sepenuh hati kami mohon semua ini dalam nama Yesus. 


*****


Bapa kami yang di sorga, 
Dikuduskanlah nama-Mu, 
Datanglah Kerajaan-Mu, 
Jadilah kehendak-Mu di bumi seperti di sorga.

Berikanlah kami pada hari ini makanan kami yang secukupnya dan ampunilah kami akan kesalahan kami, seperti kami juga mengampuni orang yang bersalah kepada kami; dan janganlah membawa kami ke dalam pencobaan, tetapi lepaskanlah kami dari pada yang jahat. 

Karena Engkaulah yang empunya Kerajaan dan kuasa dan kemuliaan sampai selama-lamanya. 

Amin.


PEMAHAMAN ALKITAB | Mazmur 132







PEMAHAMAN ALKITAB ~ Metode BGA
(Baca Gali Alkitab) 
Mazmur 132


💠 MEMBACA ALKITAB 
     📖  Mazmur 132:1-18 (AYT)

1 Nyanyian Ziarah. Ingatlah, ya TUHAN, tentang Daud, segala penderitaannya.
2 Bagaimana dia bersumpah kepada TUHAN, dan bernazar kepada Yang Mahakuasa dari Yakub.
3 "Sebenarnya, aku takkan masuk ke dalam kemahku, atau berbaring di atas tempat tidurku.
4 takkan kubiarkan tertidur mataku, atau terlelap kelopak mataku.
5 Sampai aku menemukan tempat bagi TUHAN, suatu tempat kediaman Yang Mahakuasa dari Yakub!"
6 Lihat, kami telah mendengar tentang hal itu di Efrata, kami menemukannya di padang Yaar.
7 "Mari kita pergi ke tempat kediaman-Nya, mari kita menyembah pada tumpuan kaki-Nya!"
8 Bangkitlah, ya TUHAN, ke tempat peristirahatan-Mu, Engkau dan tabut kekuatan-Mu.
9 Biarlah para imam-Mu berbajukan kebenaran, dan biarlah orang-orang saleh-Mu bersorak-sorai.
10 Sebab, demi hamba-Mu, Daud, jangan Engkau berpaling dari wajah orang yang Kauurapi.
11 TUHAN telah bersumpah setia kepada Daud, yang takkan ditarik-Nya kembali: "Dari buah tubuhmu akan Kutempatkan ke atas takhtamu."
12 "Jika anak-anakmu memelihara perjanjian-Ku dan peraturan-peraturan yang Kuajarkan kepada mereka, anak-anak mereka juga akan selama-lamanya duduk di atas takhtamu."
13 Sebab, TUHAN telah memilih Sion, Dia menghendakinya menjadi tempat kediaman-Nya.
14 "Inilah tempat peristirahatan-Ku untuk selama-lamanya, di sini Aku akan diam karena Aku menghendakinya."
15 "Aku akan memberkati dengan berlimpah-limpah makanannya, Aku akan mengenyangkan orang-orang melaratnya dengan roti.
16 Imam-imam mereka akan Kupakaikan dengan keselamatan, dan orang-orang salehnya akan bersorak dengan girang.
17 Di sana, Aku akan menumbuhkan tanduk Daud, Aku telah menyiapkan sebuah pelita bagi yang Kuurapi.
18 Musuh-musuhnya akan Kupakaikan dengan malu, tetapi padanya, akan bersinar mahkotanya."



PENGANTAR
Apa yang kita rasakan ketika berjalan ke gereja atau ketika akan beribadah online? Barangkali ada rasa kantuk, tetapi kita sadar bahwa kita hendak berjumpa dengan Tuhan. Kita diingatkan akan kebaikan Tuhan di masa lalu. Bersama dengan saudara-saudara seiman, kita menyanyikan pujian bagi-Nya. Itulah sebabnya kita sanggup melawan rasa kantuk dan bersemangat kembali.
 

Demikianlah yang dirasakan pemazmur di dalam nyanyian ziarah. Para peziarah harus menempuh perjalanan panjang yang melelahkan, mendaki bukit Sion, sampai tiba di Bait Allah. Namun, di sepanjang perjalanan mereka mengungkapkan tekad yang kuat untuk memuji Tuhan, Allah mereka yang setia.



💠 PERTANYAAN PENGARAH

I. Apa saja yang Anda baca?
1. Apa permintaan pemazmur kepada Tuhan? (1-2)
2. Apa isi nazar yang diucapkan oleh Daud? (3-5)
3. Apa yang telah pemazmur dengar? (6-7)
4. Apa permohonan pemazmur kepada Tuhan? (8-10)
5. Apa sumpah setia Tuhan kepada Daud? (11-12)
6. Mengapa Tuhan bersumpah setia demikian? (13-16)
7. Apa yang akan Tuhan lakukan di Sion? (17-18)


 
II. Apa pesan yang Allah sampaikan kepada Anda?
1. Seberapa besar hasrat Anda untuk bertemu dengan Tuhan dan hidup bersama-Nya?
2. Apakah Anda termasuk orang-orang yang memegang perjanjian Tuhan? Jika ya, bagaimana Anda mengalami kesetiaan Tuhan?
3. Berkat terbesar apa yang telah Anda terima dari Tuhan, yang melebihi benda dan kekayaan apa pun?
 


III. Apa respons Anda?
1. Janji apa yang sudah Anda ucapkan kepada Tuhan? Bagaimana Anda dapat menepatinya dengan setia?
2. Di kala kekurangan atau kesusahan, masihkah Anda melihat kasih setia Tuhan dan segala berkat pemeliharaan-Nya?
 


💠 POKOK DOA 
Bersyukur karena kesetiaan Tuhan, dan memohon pimpinan-Nya supaya kita terus hidup dalam terang kemuliaan-Nya.

DATANGLAH KERAJAAN-MU | Mezbah Keluarga | 7 Mei 2021






MEZBAH KELUARGA 
7 Mei 2021
Mazmur 132
DATANGLAH KERAJAAN-MU




💠 Menyanyi :   KJ 260. (1, 2)
DALAM DUNIA PENUH KERUSUHAN

🎶
Dalam dunia penuh kerusuhan, 
ditengah kemelut permusuhan
datanglah KerajaanMu; 
di Gereja yang harus bersatu, 
agar nyata manusia baru, 
datanglah KerajaanMu!

Ref.
Datanglah, datanglah, 
datanglah KerajaanMu!

🎶
Memerangi gelap kemiskinan, 
menyinarkan terang keadilan
datanglah KerajaanMu; 
di lautan, di gunung, di ladang
dan di bandar, di pasar, di jalan 
datanglah KerajaanMu!

Ref.
Datanglah, datanglah, 
datanglah KerajaanMu!


💠 Berdoa :

Ya Bapa Sorgawi yang maha kasih,
Ya Kristus Yesus penyelamat jiwa kami,
Pagi hari ini, kami ber-terimakasih 
atas penyertaan-Mu menjaga kami tidur nyenyak sepanjang malam. 

Ya Roh Kudus sumber kearifan dan kekuatan, 
Terangilah hati pikiran kami agar Sabda Kebenaran mengarahkan perjalanan hidup kami sepanjang hari ini menurut Kehendak TUHAN. 

Dalam pengasihan-Mu, Ya Tritunggal Kudus kami berdoa. 

Amin. 



💠 Membaca Alkitab :
         📖  Mazmur 132 (AYT)

1 Nyanyian Ziarah. Ingatlah, ya TUHAN, tentang Daud, segala penderitaannya.

2 Bagaimana dia bersumpah kepada TUHAN, dan bernazar kepada Yang Mahakuasa dari Yakub.

3 "Sebenarnya, aku takkan masuk ke dalam kemahku, atau berbaring di atas tempat tidurku.

4 takkan kubiarkan tertidur mataku, atau terlelap kelopak mataku.

5 Sampai aku menemukan tempat bagi TUHAN, suatu tempat kediaman Yang Mahakuasa dari Yakub!"

6 Lihat, kami telah mendengar tentang hal itu di Efrata, kami menemukannya di padang Yaar.

7 "Mari kita pergi ke tempat kediaman-Nya, mari kita menyembah pada tumpuan kaki-Nya!"

8 Bangkitlah, ya TUHAN, ke tempat peristirahatan-Mu, Engkau dan tabut kekuatan-Mu.

9 Biarlah para imam-Mu berbajukan kebenaran, dan biarlah orang-orang saleh-Mu bersorak-sorai.

10 Sebab, demi hamba-Mu, Daud, jangan Engkau berpaling dari wajah orang yang Kauurapi.

11 TUHAN telah bersumpah setia kepada Daud, yang takkan ditarik-Nya kembali: "Dari buah tubuhmu akan Kutempatkan ke atas takhtamu."

12 "Jika anak-anakmu memelihara perjanjian-Ku dan peraturan-peraturan yang Kuajarkan kepada mereka, anak-anak mereka juga akan selama-lamanya duduk di atas takhtamu."

13 Sebab, TUHAN telah memilih Sion, Dia menghendakinya menjadi tempat kediaman-Nya.

14 "Inilah tempat peristirahatan-Ku untuk selama-lamanya, di sini Aku akan diam karena Aku menghendakinya."

15 "Aku akan memberkati dengan berlimpah-limpah makanannya, Aku akan mengenyangkan orang-orang melaratnya dengan roti.

16 Imam-imam mereka akan Kupakaikan dengan keselamatan, dan orang-orang salehnya akan bersorak dengan girang.

17 Di sana, Aku akan menumbuhkan tanduk Daud, Aku telah menyiapkan sebuah pelita bagi yang Kuurapi.

18 Musuh-musuhnya akan Kupakaikan dengan malu, tetapi padanya, akan bersinar mahkotanya."


💠 Renungan : 

DATANGLAH KERAJAAN-MU

 
 
Dalam sejarah Israel, tema teologi penting yang mendasari jayanya kerajaan Israel ialah ikatan perjanjian Daud sebagai raja turun temurun atas Israel dan penetapan Allah akan Yerusalem atau Sion sebagai pusat pemerintahan Allah. Kedua tema inilah yang menjadi dasar mazmur 132 ini digubah.
 

Mazmur ini sepertinya digunakan pada ibadah pentahbisan bait Allah Salomo. Ayat 8-10 muncul pada bagian akhir dari doa Salomo yang dicatat dalam 2 Tawarikh 6:41-42. Mazmur ini dilantunkan secara bertanggapan antara Liturgos (pemimpin ibadah) dan Umat. Dibuka oleh pemimpin ibadah (1-5), direspons oleh umat (6-10), lalu pemimpin ibadah mengutip janji Allah kepada Daud (11-12), dan akhirnya ditutup oleh umat yang menyanyikan ulang janji Allah kepada Israel (13-18).
 

Ibadah dimulai dengan mengingat kembali kerinduan Daud untuk membangun bait Allah di Yerusalem (1-5). Daud telah lebih dahulu memindahkan tabut Perjanjian ke Yerusalem, tetapi Allah tidak mengizinkan dia untuk membangun bait Allah (2Sam. 6:1-7:7). Sebaliknya, Allah menjanjikan untuk menegakkan keturunan Daud sebagai raja atas Israel (2Sam. 7:12-16). Salomo adalah raja keturunan Daud, yang diperbolehkan Allah untuk mendirikan bait-Nya. Tindakan Salomo mendirikan bait Allah mempertegas tugas seorang raja Israel, yaitu membawa umat mengabdi kepada Allah sebagai Raja.
 

Dengan demikian janji Allah untuk menggembalakan umat-Nya dari Sion terwujud melalui ketaatan dinasti Daud sebagai urapan Allah. Takhta Daud mengabdi pada takhta Allah. Setiap raja keturunan Daud yang takut akan Allah, akan menggunakan kuasanya untuk menghantar umat menyembah Allah. Dengan demikian Kerajaan Allah ditegakkan.
 

Kristus adalah keturunan Daud yang menegakkan Kerajaan Allah bukan hanya atas Israel, tetapi seluruh dunia. Kita anak-anak-Nya, dipercaya dan diutus memberitakan Injil Kerajaan Allah kepada dunia.

Amin.




💠 Menyanyi :   KJ 260. (3)
DALAM DUNIA PENUH KERUSUHAN

🎶
Dalam hati dan mulut dan tangan 
dengan kasih, dengan kebenaran 
datanglah KerajaanMu; 
kar'na Kaulah empunya semua,
demi Kristus umatMu berdoa: 
datanglah KerajaanMu!

Ref.
Datanglah, datanglah, 
datanglah KerajaanMu!


💠 Berdoa : 

Ya TUHAN YESUS,
 Dengan hati yang penuh kerinduan kepada-Mu, kami berdoa, Datanglah Kerajaan-Mu!

Tolonglah kami untuk senantiasa hidup berjaga-jaga sesuai dengan Firman-Mu. 

*****

Bapa kami yang di sorga, 
Dikuduskanlah nama-Mu, 
Datanglah Kerajaan-Mu, 
Jadilah kehendak-Mu di bumi seperti di sorga.

Berikanlah kami pada hari ini makanan kami yang secukupnya dan ampunilah kami akan kesalahan kami, seperti kami juga mengampuni orang yang bersalah kepada kami; dan janganlah membawa kami ke dalam pencobaan, tetapi lepaskanlah kami dari pada yang jahat. 

Karena Engkaulah yang empunya Kerajaan dan kuasa dan kemuliaan sampai selama-lamanya. 

Amin.

Kamis, 06 Mei 2021

KEHIDUPAN RASUL PAULUS ~ Power Point



Berikut adalah link PDF untuk materi kelas Kehidupan Rasul Paulus:
https://drive.google.com/file/d/1gJEDEKdcoDZVpcKceXtPc64IDSAJDLNV/view?usp=sharing

Terima kasih.

KEHIDUPAN RASUL PAULUS ~ Modul Belajar







MODUL PELAJARAN KRP
Kehidupan Rasul Paulus



link modul KRP (Kehidupan Rasul Paulus). Membaca dan mengerjakan tugas tertulis yang ada dalam modul adalah salah satu syarat dalam mengikuti kelas. 
Silakan mempelajari modulnya dalam link berikut: https://drive.google.com/file/d/1qGE9rB4CPTgy-4lYypWw7O2zTxNHYgZQ/view?usp=sharing


In-Christ
Kusuma
Admin MLC

Mezbah Keluarga | 6 Mei 2021 | TENANGLAH KINI HATIKU





MEZBAH KELUARGA 
6 Mei 2021
Mazmur 131
TENANGLAH KINI HATIKU




💠 Menyanyi :    NKB 14. (1, 4)
JADILAH TUHAN, KEHENDAKMU

🎶
Jadilah, Tuhan kehendak Mu!
‘Kaulah Penjunan, ‘ku tanahnya.
Bentuklah aku sesuka Mu,
‘kan ‘ku nantikan dan berserah.

 🎶
Jadilah, Tuhan kehendak Mu!
S’luruh hidupku kuasailah.
Berilah Roh Mu kepadaku,
agar t’rang Kristus pun nyatalah.




💠 Berdoa :

Ya TUHAN,
Setiap pagi ingatkanlah kami akan kasih-Mu, sebab kepada-Mulah kami berharap. Tunjukkanlah kepada kami jalan yang harus kami tempuh, sebab kepada-Mulah Allah Tritunggal Kudus kami berdoa. 
Amin. 



💠 Membaca Alkitab :
      📖  Mazmur 131:1-3 (AYT)

1 Nyanyian Ziarah Daud. Ya TUHAN, hatiku tidak meninggi, mataku tidak sombong, aku juga tidak berjalan dengan hal-hal yang besar atau hal-hal yang terlalu ajaib bagiku.

2 Sebenarnya, aku telah menyesuaikan diriku dan menenangkan jiwaku, seperti anak yang pisah susu dari ibunya, seperti anak yang pisah susu, jiwaku di dalam diriku.

3 Hai Israel, berharaplah kepada TUHAN dari sekarang sampai selama-lamanya!





💠 Renungan : 

🖍 "Sesungguhnya, aku telah menenangkan dan mendiamkan jiwaku; seperti anak yang disapih berbaring dekat ibunya, ya, seperti anak yang disapih jiwaku dalam diriku." (ay. 2)


TENANGLAH KINI HATIKU


Mazmur 131 merupakan rangkaian dari mazmur ziarah dari Daud, ini menyangkut kerohanian Daud. Bait pertama mazmur ini memperlihatkan pemazmur yang sedang belajar merendahkan diri dan menyerahkan pergumulannya kepada Tuhan.


Pergumulan pemazmur terlihat tatkala masalah hidup bertubi-tubi membuatnya kewalahan atau bahkan panik. Masalah-masalah tersebut ‘terlalu besar’ dan ‘terlalu ajaib’untuk diselesaikannya sendiri. Pemazmur sadar akan ketidakberdayaannya, maka ia mengarahkan dirinya pada Tuhan. Dengan berserah penuh kepada Tuhan, hal-hal yang ’terlalu besar’ atau ‘terlalu ajaib’itu, tidak lagi membebani hati dan pikirannya. 


Semua orang membutuhkan ketenangan dalam menjalani hidup, dan Mazmur 131 ini merupakan kesaksian dari pemahaman iman pemazmur yang darinya kita belajar bagaimana memiliki hati yang tenang dan sejahtera di dalam Tuhan. Sebab ketika kita menjadi orang percaya itu tidak berarti membebaskan kita dari semua situasi yang ada.  Kita masih dihadapkan pada kesukaran, masalah dan tekanan dengan segala bentuknya, namun tidak seharusnya kita kehilangan rasa tenang. Dan dibagian lain dari Mazmur kita diingatkan, "Kemalangan orang benar banyak, tetapi TUHAN melepaskan dia dari semuanya itu;"  (Maz. 34:20).  Sehingga kita tetap tenang di segala situasi apabila kita senantiasa bergaul karib atau tinggal dekat dengan Tuhan, sebab Dialah sumber ketenangan yang sejati.  


Mari kita berpegang teguh kepada janji firman Tuhan yang akan menguatkan iman percaya sehingga kita akan mampu menguasai diri dalam menghadapi apa pun, lalu bertindak dan berpikir selaras dengan firman-Nya, dengan demikian kita akan merasakan ketenangan. 
 

"KARENA ITU KUASAILAH DIRIMU dan JADILAH TENANG, SUPAYA KAMU DAPAT BERDOA."  (1 Petrus 4:7b).  

"KEMBALILAH TENANG, HAI JIWAKU, SEBAB TUHAN TELAH BERBUAT BAIK KEPADAMU."  (Mazmur 116:7)


Amin.






💠 Menyanyi :   KJ 410. (1, 3)
TENANGLAH KINI HATIKU

🎶
Tenanglah kini hatiku: 
Tuhan memimpin langkahku.
Di tiap saat dan kerja 
tetap kurasa tanganNya.

Ref.
Tuhanlah yang membimbingku; 
tanganku dipegang teguh.
Hatiku berserah penuh; 
tanganku dipegang teguh.


🎶
Tak kusesalkan hidupku, 
betapa juga nasibku,
sebab Engkau tetap dekat, 
tanganMu kupegang erat.

Ref.
Tuhanlah yang membimbingku; 
tanganku dipegang teguh.
Hatiku berserah penuh; 
tanganku dipegang teguh.





 

💠 Berdoa : 

Ya TUHAN,
kami bersyukur, karena bersama Engkau kami menjadi tenang.


*****
Bapa kami yang di sorga, 
Dikuduskanlah nama-Mu, 
Datanglah Kerajaan-Mu, 
Jadilah kehendak-Mu di bumi seperti di sorga.

Berikanlah kami pada hari ini makanan kami yang secukupnya dan ampunilah kami akan kesalahan kami, seperti kami juga mengampuni orang yang bersalah kepada kami; dan janganlah membawa kami ke dalam pencobaan, tetapi lepaskanlah kami dari pada yang jahat. 

Karena Engkaulah yang empunya Kerajaan dan kuasa dan kemuliaan sampai selama-lamanya. 

Amin.

Rabu, 05 Mei 2021

Mezbah Keluarga | 5 Mei 2021 | TUHAN YESUS HARAPANKU





MEZBAH KELUARGA 
5 Mei 2021
Mazmur 130
TUHAN YESUS HARAPANKU



💠 Menyanyi :    KPRI 81. (1, 2)
KAULAH, YA TUHAN, SURYA HIDUPKU
(Be Thou My Vision)

🎶
Kaulah, ya Tuhan, Surya hidupku;
asal Kau ada, yang lain tak perlu.
Siang dan malam Engkau kukenang;
di hadirat-Mu jiwaku tenang!

🎶
Kaulah Hikmatku, Firman hidupku;
Kau besertaku dan ‘ku serta-Mu.
Engkau Bapaku, aku anak-Mu;
dengan-Mu, Tuhan, ‘ku satu penuh.



💠 Berdoa :

Ya TUHAN,
Setiap pagi ingatkanlah kami akan kasih-Mu, sebab kepada-Mulah kami berharap. Tunjukkanlah kepada kami jalan yang harus kami tempuh, sebab kepada-Mulah Tritunggal Kudus kami berdoa. 
Amin. 




💠 Membaca Alkitab :
      📖  Mazmur 130:1-8 (AYT)

1 Nyanyian Ziarah. Dari jurang yang dalam aku berseru kepada-Mu, ya TUHAN.

2 Tuhan, dengarlah suaraku! Biarlah telinga-Mu memperhatikan suara permohonanku.

3 Jika Engkau, ya TUHAN, mengawas-awasi kesalahan-kesalahan, ya TUHAN, siapa yang bisa bertahan?

4 Akan tetapi, ada pengampunan pada-Mu, sehingga Engkau ditakuti.

5 Aku menantikan TUHAN, jiwaku menanti dan pada firman-Nya, aku berharap.

6 Jiwaku menanti-nantikan Tuhan, melebihi para pengawal bagi pagi hari, ya, para pengawal bagi pagi hari.

7 Hai Israel, berharaplah kepada TUHAN! Sebab, pada TUHAN ada kasih setia, dan bersama-Nya ada penebusan yang berlimpah.

8 Dia akan menebus Israel dari segala kesalahannya.



💠 Renungan : 

🖍 "Dari jurang yang dalam aku berseru kepada-Mu, ya TUHAN, jiwaku menanti-nanti, dan aku mengharapkan firman-Nya." [ay. 1, 5]

TUHAN YESUS HARAPANKU


Mazmur ini dimasukkan dalam kumpulan nyanyian ziarah. Mazmur 130 termasuk salah satu mazmur yang paling berpengaruh dalam kehidupan rohani orang-orang Kristen di sepanjang sejarah. Martin Luther dikenal sebagai salah satu tokoh gereja yang sangat menyukai mazmur ini.


Pemazmur berbagi pengalaman rohaninya ketika ia merasa terasing dari Tuhan dan berusaha menemukan kembali keindahan hubungannya dengan Tuhan. Kiasan yang ia pakai untuk menunjukkan ketidakberdayaan spiritualnya adalah "Jurang yang dalam". Hal itu nampak ketika pemazmur menyebutkan tentang kesalahan-kesalahannya. Dan karena itu ia sadar bahwa Tuhan memperhitungkan dosa-dosanya. Ia tahu benar bahwa tidak ada seorang pun yang dapat meluputkan diri dari hukuman dosa yang Tuhan jatuhkan. Maka  ia  memohon akan pengampunan dari Tuhan, dan menggantungkan pengharapannya kepada Tuhan yang berdaulat, karena mengenal kedaulatan Tuhan dan kasih setia-Nya, maka pemazmur pun memiliki keyakinan bahwa pengampunan Tuhan pasti akan diberikan setelah penghukuman-Nya dijatuhkan. 


Dengan aktif pemazmur menanti-nantikan akan Tuhan, jiwanya dipenuhi dengan kerinduan akan firman-Nya. Ia siap untuk mendengar dan melakukan kehendak Tuhan bagi dirinya. Dan pemazmur bersaksi tentang kasih setia Tuhan dan karya pemulihan yang dikerjakan-Nya. Dia mengajak seluruh umat untuk senantiasa berharap kepada Tuhan.


Dalam hidup kita ada banyak hal yang dapat menghambat pertumbuhan rohani kita. Dosa-dosa, persoalan-persoalan sehari-hari, bahkan kesibukan dalam kerjaan-layan kita juga dapat menjadi penghambat perjalanan rohani kita.  Kita tiba-tiba merasakan bahwa kita sudah berada di jurang yang dalam. Dan Tuhan terasa begitu jauh dari hidup kita. Jika hal tersebut terjadi dalam hidup kita, marilah kita ikuti apa yang dilakukan pemazmur ini. Mencari Tuhan dengan kesungguhan hati dan nantikanlah firman-Nya.


CARILAH TUHAN SELAMA IA BERKENAN DITEMUI; BERSERULAH KEPADA-NYA SELAMA IA DEKAT! (Yesaya 55:6)

Amin.


💠 Menyanyi :   NKB 123. (1, 3)
DALAM BADAI HIDUPKU

🎶
Dalam badai hidupku 
Yesus ‘ku pegang teguh.
Walau imanku lemah, 
‘ku bersandar padaNya.

Ref.
Yesuslah harapanku tiap saat hidupku;
Apa jua menerpa, ‘ku bersandar padaNya.

 
🎶
‘Ku mengangkat laguku 
dan berdoa tak jemu.
Walau mara menyesah, 
‘ku bersandar padaNya.

Ref.
Yesuslah harapanku tiap saat hidupku;
Apa jua menerpa, ‘ku bersandar padaNya.


 

💠 Berdoa : 

(diucapkan bersama-sama)

Ya Tuhan Yesus, 
Engkaulah harapan kami,
ketika tiba-tiba kami merasakan berada di jurang yang dalam, dan terasa bahwa Engkau begitu jauh dari hidup ini, maka kami mau meneladani pemazmur, berusaha mencari Hadirat-Mu dengan kesungguhan hati dan menantikan firman-Mu.

Ya TUHAN, 
Saat ini kami berdoa, 
untuk mereka yang dalam pandemi ini bergumul dengan penyakit, duka dan kehilangan. 
Kiranya mereka mengalami Damai Sejahtera dan Kuasa Allah

*****

Bapa kami yang di sorga, 
Dikuduskanlah nama-Mu, 
Datanglah Kerajaan-Mu, 
Jadilah kehendak-Mu di bumi seperti di sorga.

Berikanlah kami pada hari ini makanan kami yang secukupnya dan ampunilah kami akan kesalahan kami, seperti kami juga mengampuni orang yang bersalah kepada kami; dan janganlah membawa kami ke dalam pencobaan, tetapi lepaskanlah kami dari pada yang jahat. 

Karena Engkaulah yang empunya Kerajaan dan kuasa dan kemuliaan sampai selama-lamanya. 

Amin.