Minggu, 18 Juni 2023

Memasak : MIE SEDAP ALA WARKOP









Masak MIE SEDAP Ala Warkop 
(Mie Instan, Telur, Kornet)



BAHAN-BAHAN

1 bungkus mie instan kuah (boleh indomie atau mie sedap) kuah 
1 butir telur
.

.
.
BAHAN TUMISAN :
3 sdm minyak goreng
1 sdm kornet sapi
1 siung bawang putih
1 buah cabai rawit merah
.
.
.

BAHAN PELENGKAP :
1 batang daun bawang
1/2 sdt bawang putih goreng (optional)
Secukupnya, air matang

.
.
.


CARA MEMBUAT


1) Siapkan kornet sapi, cincang bawang putih dan iris tipis cabai rawit merah.

2) Tuangkan 3 sdm minyak tumis terlebih dahulu bawang putihnya setelah tercium aroma harum masukan cabai rawit merah.

3) Masukan kornet sapi ke bumbu tumisan aduk hingga rata, jika sudah matang angkat dan sisihkan.

4) Masukan air secukupnya kemudian, didihkan air tambahkan ½ sdt bawang putih goreng ke dalam air yang mendidih.


5) Masukan mie instan (boleh indomie rasa soto spesial atau mie sedap soto) sehingga tidak perlu terlaku banyak tambahan bumbu.

6) Pecahkan 1 butir telur ke dalam panci untuk tingkat kematangan disesuaikan saja dengan selera masing-masing. Jika mie sudah matang matikan kompor.

7) Masukan semua bumbu indomie ke dalam mangkok, tuang mie dan telurnya lalu tambahkan kornet sapi yang sudah ditumis.

8) Iris 1 batang daun bawang tipis-tipis untuk diletakan diatas mie, sebagi garnish dan penambah cita rasa.

9) Mie Sedap Ala Warkop (Mie instan, Telur, Kornet) siap disantap, selamat mencoba.


Memasak : KERING TEMPE KACANG TERI







KERING TEMPE KACANG TERI 

.
.
.

BAHAN:
1 papanTempe uk kecil
200 gram kacang tanah
150 gram teri Medan
1 cm Lengkuas
Daun salam
Gula merah secukupnya
Kecap manis secukupnya
Garam secukupnya
Gula pasir secukupnya
.
.
.

BUMBU HALUS:
7 Bawang merah
5 Bawang putih
10 Cabe merah
2 Cabe rawit
1 butir kemiri
.
.
.
CARA MEMBUAT :

.
.
.
1. Potong tempe iris memanjang, kemudian goreng sampai kering

2. Selanjutnya goreng kacang sampai garing

3. Cuci bersih ikan teri, kemudian goreng sampai garing

4. Tumis bumbu yang telah dihaluskan sampai harum, tambahkan lengkuas, garam, gula merah dan kecap

5. Aduk sampai mengental, koreksi rasa

6. Matikan kompor, tunggu sampai dingin kemudian masukkan tempe, kacang dan teri yang telah digoreng. Aduk rata sampai bumbu tercampur.

Kamis, 15 Juni 2023

MEMASAK : TERONG KORNET BALADO







TERONG KORNET BALADO



BAHAN :
1 buah terong ukuran sedang
Kornet secukupnya
1 Batang daun bawang
1/2 bawang bombay
Minyak & air

BUMBU HALUS :
1 biji bawang merah
2 biji bawang putih
15 biji cabe rawit (suka pedes sesuai selera)
3 biji cabe merah keriting
1 buah tomat ukuran kecil
seujung jari kelingking Jahe
Garam, gula & penyedap rasa

CARA MEMBUAT :

1) Belah terong jadi dua, , lalu iris2 terong tanpa terpotong (masih ada sela2nya)

2) Kemudian isi-lah sela sela terong yang kosong dengan kornet, beri tepung, lalu goreng hingga setengah matang(jangan sampe lembek).

3) Tumis bumbu halus, daun bawang & bawang bombay, tambahkan air sedikit lalu masukan sisa2 potongan terong.

4) Beri garam, gula dan penyedap rasa secukupnya, tes rasa.

5) Masukan terong yang telah digoreng, jangan dibolak-balik balik, tunggu hingga air menyusut lalu angkat dan sajikan.

Memasak : TERONG DAGING GILING







Resep Terong Daging Giling, 



Terong dan daging giling sangat berjodoh, apalagi kalau ditambahkan saus-saus gurih seperti saus tiram, misalnya. 
Ayo kita coba ....


 

BAHAN:
3 buah terong, potong 2 cm
100 gr daging giling
1/2 buah bawang bombay, potong kotak
2 siung bawang putih, cincang halus
2 sdm sambal terasi siap pakai
1 sdt saus tiram
1/2 sdt kecap asin
150 ml air

 

CARA MEMBUAT:

1. Tumis bawang bombay, bawang putih sampai harum. Masukkan sambal terasi. Aduk rata. Tambahkan daging giling. Aduk sampai berubah warna. Masukkan terong, aduk-aduk.

2. Bubuhi saus tiram, kecap asin, aduk rata. Tuangkan air. Biarkan mendidih. Angkat.

 

 

Senin, 12 Juni 2023

Renungan : DALAM JANGKAUAN ALLAH








DALAM JANGKAUAN ALLAH



Ke mana aku dapat pergi menjauhi roh-Mu, ke mana aku dapat lari dari hadapan-Mu? –Mazmur 139:7

Bacaan Alkitab : Mazmur 139:1-12

Setelah seorang petugas menggeledah saya, saya pun masuk ke dalam gedung penjara, menandatangani daftar pengunjung, dan duduk di lobi yang ramai. Saya berdoa dalam hati, sambil memperhatikan orang-orang dewasa yang gelisah dan anak-anak yang mengeluh karena harus menunggu. Satu jam lebih kemudian, seorang penjaga penjara memanggil sejumlah nama termasuk nama saya. Ia membawa kami ke dalam sebuah ruangan dan menyuruh kami duduk di kursi yang telah disediakan. Kemudian putra tiri saya duduk di depan saya, di balik jendela kaca tebal yang memisahkan kami, lalu mengangkat gagang telepon. Ketika itu, perasaan tak berdaya pun menguasai saya. Namun, saat saya menangis, Allah meyakinkan saya bahwa putra tiri saya masih berada dalam jangkauan-Nya.


Dalam Mazmur 139, Daud berkata kepada Allah, “Engkau menyelidiki dan mengenal aku; . . . segala jalanku Kaumaklumi” (ay. 1-3). Pernyataannya mengenai Allah yang Mahatahu mendorongnya untuk mensyukuri pemeliharaan dan perlindungan-Nya yang begitu intim (ay. 5). Ketika takjub melihat luasnya pengetahuan Allah dan betapa dalam jamahan-Nya, Daud mengajukan dua pertanyaan retoris: “Ke mana aku dapat pergi menjauhi roh-Mu, ke mana aku dapat lari dari hadapan-Mu?” (ay. 7).




Ketika kita atau orang-orang yang kita kasihi terjebak dalam situasi-situasi yang membuat kita putus asa dan tak berdaya, tangan Allah tetap kuat dan kukuh. Bahkan saat kita merasa sudah terlalu jauh untuk diampuni, tangan-Nya tidak kurang panjang untuk menjangkau kita. 
_ Xochitl Dixon


RENUNGKANLAH:
Bagaimana mengetahui luasnya jangkauan Allah mempengaruhi iman Anda? Bagaimana Dia telah menghibur Anda pada saat Anda merasa putus asa dan tak berdaya?

DOAKANLAH :
Bapa Mahakasih, tolonglah aku untuk mengingat bahwa Engkau selalu bersedia dan sanggup menjangkau aku dan orang-orang yang kukasihi.


WAWASAN :
Allah mengenal umat-Nya secara pribadi dan intim. Kebenaran itu terungkap jelas lewat perkataan Daud dalam Mazmur 139. Ia berkata bahwa Allah “menciptakan setiap bagian badan” (ay. 13 BIS) kita, dan “semuanya tercatat di dalam buku–[Nya]; hari-harinya sudah ditentukan sebelum satu pun mulai” (ay. 16 BIS). Nabi Yesaya dan Yeremia menguatkan kebenaran itu (Yesaya 49:5; Yeremia 1:5). Di kemudian hari, Yesus menyatakan, “Akulah gembala yang baik dan Aku mengenal domba-domba-Ku dan domba-domba-Ku mengenal Aku” (Yohanes 10:14). Dia bahkan tahu jumlah rambut di kepala kita (Matius 10:30)! Rasul Paulus menulis, kita “adalah bait Allah dan . . . Roh Allah diam di dalam [kita]” (1 Korintus 3:16). Kemudian ia menambahkan, “Orang yang mengasihi Allah, ia dikenal oleh Allah” (8:3). Dia bahkan lebih dahulu mengasihi kita (1 Yohanes 4:19)! 
–Alyson Kieda

Renungan : BERANI BERSAKSI BAGI YESUS









BERANI BERSAKSI BAGI YESUS




Barangsiapa tidak memikul salibnya dan mengikut Aku, ia tidak layak bagi-Ku
–Matius 10:38

Bacaan Alkitab : Yohanes 13:36-38; 
21:18-19


Pada tahun 155 m, bapa gereja mula-mula Polikarpus diancam akan dibakar hidup-hidup karena imannya kepada Kristus. Ia menjawab, “Selama delapan puluh enam tahun aku menjadi hamba-Nya, Dia tidak pernah berbuat salah kepadaku. Bagaimana mungkin sekarang aku menghujat Rajaku yang telah menyelamatkanku?” Respons Polikarpus dapat menjadi inspirasi bagi kita saat menghadapi ujian ekstrem karena iman kita kepada Tuhan Yesus, Raja kita.

Hanya beberapa jam sebelum kematian Yesus, Petrus dengan berani berjanji setia kepada Kristus: “Aku akan memberikan nyawaku bagi-Mu!” (Yoh. 13:37). 

Yesus, yang mengenal Petrus lebih daripada Petrus mengenal dirinya sendiri, menjawab, “Sesungguhnya Aku berkata kepadamu: Sebelum ayam berkokok, engkau telah menyangkal Aku tiga kali” (ay. 38). 

Namun, setelah kebangkitan Yesus, pribadi yang pernah menyangkali-Nya itu kembali melayani Dia dengan berani dan akhirnya memuliakan Dia melalui kematiannya sendiri (lihat 21:16-19).


Apakah Anda seorang Polikarpus atau Petrus? Kebanyakan dari kita, jika mau jujur, lebih mirip Petrus dengan “keberanian yang mudah padam”. Kita gagal berbicara atau bertindak selayaknya orang yang percaya kepada Yesus. Peristiwa-peristiwa tersebut—baik terjadi dalam ruang kelas, kantor, atau pembicaraan dengan orang lain—tidak perlu menjadi penentu identitas kita selamanya. Setelah gagal, kita harus bangkit kembali dengan sungguh-sungguh berpaling kepada Tuhan Yesus, yang telah mati dan bangkit bagi kita. Dia akan menolong kita untuk setia kepada-Nya dan berani menjalani hidup bagi-Nya, hari demi hari di dalam keadaan-keadaan yang sulit sekalipun. ✝️✝️✝️




RENUNGKANLAH :
Kapan Anda membutuhkan keberanian ekstra untuk bersaksi bagi Yesus? 
Menurut Anda, hal apa yang mendukung atau memperkuat kesaksian Anda bagi-Nya?



BERDOALAH :
Bapa Surgawi, ampuni aku jika aku pernah takut dan mengkhianati-Mu dengan perkataan atau tindakanku. Aku membutuhkan kekuatan dari-Mu untuk hidup berani sebagai orang percaya.



WAWASAN :
Perkataan Petrus kepada Yesus di Yohanes 13:37 menunjukkan kesalahpahamannya tentang sosok sejati sang Guru. Petrus memang tulus berniat untuk menyerahkan nyawanya bagi rajanya, tetapi ia tidak mau melakukannya jika sang raja mati secara sukarela. Petrus siap melawan para penjajah Romawi, dan ia memang melakukannya. Setidak-tidaknya, ia berusaha melakukannya.

Dalam Yohanes 18, tidak lama setelah Yesus memberi tahu Petrus bahwa ia akan menyangkal-Nya, mereka berdiri di sebuah taman yang dikepung serdadu Romawi. Seakan ingin membuktikan kerelaannya untuk mati bagi Yesus, Petrus langsung beraksi, menghunus pedangnya, dan menyerang salah seorang serdadu.

Para murid—dan banyak orang percaya setelah mereka—tidak memahami misi Yesus. Dia datang bukan untuk meraih kekuasaan, dominasi, dan kendali, tetapi untuk mengesampingkan semua itu. Sebagaimana ditulis Yohanes bertahun-tahun kemudian di kitab terakhir dalam Alkitab, Raja kita bukanlah singa yang jaya, melainkan domba yang telah disembelih (Wahyu 5:5-6).
 –Jed Ostoich



Memasak: TUMIS AYAM JAMUR PEDAS










TUMIS AYAM JAMUR PEDAS




BAHAN-BAHAN:
· 1 paha ayam fillet potong kotak
· 1 pack jamur shimeji
· 1 batang daun bawang iris serong
· 1 sdm saus tiram
· Garam, merica secukupnya

BUMBU HALUS:
. 5 bawang merah
· 4 bawang putih
· 5 cabai merah



CARA MEMBUAT:
~ Bumbui ayam dengan sedikit kecap asin, merica, dan 1 sdt maizena. Sisihkan.
~ Tumis ayam sampai berubah warna, lalu angkat.
~ Di wajan yang sama, tumis bumbu halus hingga wangi dan berminyak.
~ Masukkan ayam dan jamur, beri bumbu, aduk rata.
~Terakhir masukkan daun bawang. Lalu angkat dan sajikan.


Itulah resep praktis membuat tumis ayam jamur saus pedas yang menggugah selera. Selamat mencoba!