Selasa, 17 Agustus 2021

MEMASAK | LAPIS DAGING SAPI 2)






LAPIS DAGING SURABAYA





BAHAN :
~ ½ kg Daging Sapi
~ 2 sdm Kecap Manis
~ ½ sdt Garam
~ Gula secukupnya
~ Air secukupnya

BAHAN BUMBU YANG DIHALUSKAN:
~ 7 bh Bawang Putih
~ 3 bh Bawang Merah
~ 3 bh Cabai Merah Besar, buang biji
~ 6 btr Kemiri, sangrai
~ ¼ bh Pala
~ ½ sdt Lada



CARA MEMBUAT:
1. Campurkan bumbu yang sudah dihaluskan pada daging sapi yang masih mentah. Setelah tercampur rata, tata daging bumbu tersebut ke dalam wajan dingin berisi minyak goreng (sedikit saja).

2. Setelah tertata rapi dan rapat, panaskan wajan dalam keadaan tertutup (diungkep) hingga mengeluarkan aroma wangi selama 30 menit. Bila sudah wangi, masukkan air secukupnya menurut selera. Masak hingga mendidih.

3. Jika sudah mendidih, tambahkan kecap, garam, dan gula. Tunggu hingga matang dan airnya tinggal sedikit. Angkat.

4. Sajikan Daging Lapis Surabaya dengan taburan bawang goreng di atasnya

MEMASAK | LAPIS DAGING SAPI 1)






RESEP DAGING LAPIS BUMBU KECAP 



BAHAN & BUMBU
~ 500 gram daging sapi, iris tipis
~ 3 siung bawang merah, iris tipis
~ 100 ml air
~ 4 sdm kecap manis
~ 4 sdm minyak
~ 1 sdt garam
~ Sejumput gula putih
~ Kaldu sapi bubuk, secukupnya
~ 1 ruas jahe, memarkan
~ 2 lembar daun jeruk
~ 1 batang serai, memarkan

BUMBU HALUS
~ 4 siung bawang putih
~ 1 sdt ketumbar
~ 2 butir kemiri



CARA MEMBUAT
1) Rebus daging sapi yang belum diiris tipis hingga matang dan empuk. Jika sudah sisihkan daging sapi kemudian iris tipis sesuai selera.

2) Panaskan minyak goreng, tumis bumbu halus hingga harum.

3) Tambahkan bawang merah, jahe, batang serai dan daun jeruk, aduk rata.

4) Masukkan daging sapi ke dalam tumisan bumbu, tambahkan garam dan kecap manis secukupnya.

5) Tambahkan air dan kaldu sapi bubuk, aduk rata, masak hingga matang. Tutup wajan dengan tutup wajan kemudian biarkan air asat dan bumbu meresap.
Koreksi rasa, angkat lapis daging yang telah matang, sajikan selagi masih hangat.

Senin, 16 Agustus 2021

KARAKTER MULIA, TUGAS MULIA | Titus 1 | Mezbah Keluarga | 17 Agustus 2021





MEZBAH KELUARGA 
Selasa, 17 Agustus 2021
Titus 1
KARAKTER MULIA, TUGAS MULIA




💠 MEMBACA MAZMUR :
       📜 Mazmur 31:24

Kasihilah TUHAN, hai semua orang yang dikasihi-Nyar! 

TUHAN MENJAGA ORANG-ORANG YANG SETIAWAN, 

tetapi orang-orang yang berbuat congkak 

DIGANJAR-NYA DENGAN TIDAK TANGGUNG-TANGGUNG. 


💠 SAAT TEDUH
Meneduhkan, menenangkan, dan memusatkan hati kepada Tuhan.


💠 MENYANYI :  NP 157. (1-3)
TUHAN MENJAGAMU
(God Will Take Care of You)

🎶
Janganlah takut kesusahan,
Tuhan menjagamu;
PadaNya ada perlindungan,
Tuhan menjagamu.
Ref.
Tuhan menjagamu,
Tiap saat Tuhan dekat;
Ia menjagamu,
Tuhan menjagamu.


🎶
Bila hidupmu penuh beban,
Tuhan menjagamu;
Dalam menanggung kedukaan,
Tuhan menjagamu.
Ref.
Tuhan menjagamu,
Tiap saat Tuhan dekat;
Ia menjagamu,
Tuhan menjagamu.


🎶
Dalam pencobaan dunia,
Tuhan menjagamu;
Sandarkan dirimu padaNya,
Tuhan menjagamu.
Ref.
Tuhan menjagamu,
Tiap saat Tuhan dekat;
Ia menjagamu,
Tuhan menjagamu.



💠 BACAAN ALKITAB :
      📖  Titus 1 : 5, 6
 
5 Aku telah meninggalkan engkau di Kreta dengan maksud ini, supaya engkau mengatur apa yang masih perlu diatur dan supaya engkau menetapkan penatua-penatua di setiap kota, seperti yang telah kupesankan kepadamu, 

6 yakni orang-orang yang tak bercacat, yang mempunyai hanya satu isteri, yang anak-anaknya hidup beriman dan tidak dapat dituduh karena hidup tidak senonoh atau hidup tidak tertib. 

 

💠 RENUNGAN : 



KARAKTER MULIA, TUGAS MULIA

Di dalam mempercayakan tugas yang mulia, Tuhan akan lebih menilai kualitas hati daripada sekadar kemampuan kita. Sama halnya dengan iklan lowongan kerja. Iklan seperti itu bukan hanya berisikan syarat tentang pendidikan dan pengalaman kerja saja, namun juga persyaratan karakter. Seperti misalnya rajin bekerja, dapat bekerja sama dengan orang lain, bertanggung jawab dan syarat-syarat lainnya. Semakin tinggi tanggung jawab yang diemban seseorang maka semakin ketat pula persyaratan karakter yang ditetapkan. Dengan kata lain, dari tingginya persyaratan yang ditentukan kita dapat menilai tingginya tanggung jawab di dalam pekerjaan tersebut.

 


Pentingnya karakter yang mulia itulah yang dikemukakan rasul Paulus di dalam Titus 1. Di situ ia menulis agar Titus menetapkan para pemimpin jemaat di setiap kota yang ia layani. Ia juga menulis tentang persyaratan karakter yang sangat tinggi bagi orang-orang yang akan dipilih untuk menjadi para pemimpin jemaat tersebut. Seperti misalnya tidak bercacat, hidup setia sehingga hanya mempunyai satu istri, dan mampu memimpin rumah tangga dengan baik sehingga anak-anaknya hidup beriman. Dari situ kita dapat mengambil kesimpulan bahwa di dalam mempercayakan tugas yang mulia Tuhan akan lebih menilai kualitas hati daripada sekadar kemampuan kita.

 

PERTANYAAN UNTUK DIRENUNGKAN SECARA PRIBADI :

Apakah yang perlu Anda lakukan agar memiliki karakter yang mulia? Mengapa demikian?


 
💠 SAAT TEDUH
Meneduhkan hati di hadapan Tuhan.
 

💠 MENYANYI :   KJ 282. (1-3)
SELURUH UMAT TUHAN OLEHNYA DIKENAL

🎶
Seluruh umat Tuhan 
olehNya dikenal:
besar kecil semua, 
sekarang dan kekal.
Mereka dijagai 
di dalam dunia;
baik hidup maupun mati 
mereka milikNya.
Baik hidup maupun mati 
mereka milikNya.

🎶
Mereka dikenalNya 
yang hidup beriman,
yang patuh dan percaya 
berdasarkan Firman.
Firmanlah yang menjadi 
santapan yang baka,
Firmanlah yang menjamin 
bertahan s'lamanya.
Firmanlah yang menjamin 
bertahan s'lamanya.

🎶
Mereka dikenalNya 
yang harapnya teguh,
mengaku Yesus saja 
Tuhannya yang kudus.
Mereka disinari 
sabdaNya yang benar
dan tumbuh tiap hari 
menghijau dan segar.
dan tumbuh tiap hari 
menghijau dan segar.

 

💠 BERDOA :
 
Ya Tuhan, Engkau adalah Raja atas bangsa-bangsa dan Penguasa atas segala yang ada. Engkau layak menerima pujian dan hormat untuk selama-lamanya. 

Engkau yang menciptakan semua yang ada di seluruh alam semesta ini dari ketiadaan, dan mengaturnya dengan hikmat-Mu, dan juga memeliharanya di dalam kesetiaan-Mu. 


Ya Tuhan yang pengasih, apabila Engkau menyelamatkan diri kami dari dosa dan hukuman dosa, hal itu adalah karena anugerah-Mu saja. 

Apabila Engkau menjamin hari esok kami dengan masa depan yang indah, hal itu juga adalah karena anugerah-Mu semata-mata. 

Apabila Engkau menyertai hidup kami sehari-hari di masa kini dalam menyongsong masa depan, hal itu adalah karena anugerah-Mu pula. 

Demikian juga bila Engkau memanggil diri kami untuk terlibat di dalam rencana-Mu, hal itu juga karena anugerah-Mu yang besar bagi hidup kami. 

Sungguh hidup kami ini semata-mata hanyalah karena anugerah-Mu.

 ***

Oleh karena itu mengawali hari ini kami mengangkat pujian dan syukur kami kepada-Mu. 

Kepada-Mu kami menaikkan pujian dan ucapan syukur kami karena kebaikan yang telah kami alami di sepanjang hidup kami.

Ya Tuhan, kami percaya anugerah-Mu tidak berkesudahan atas hidup kami. Oleh sebab itu kami mempercayakan hidup kami di sepanjang hari ini ke dalam pengasihan-Mu. 

Tuntun dan sertailah diri kami di setiap waktu. Tolonglah diri kami agar mampu mengerjakan semua tugas dan tanggung jawab kami, dan berkatilah semuanya itu dengan keberhasilan. 

Pakailah diri kami untuk menjadi saksi-Mu yang memuliakan nama-Mu di manapun diri kami berada. 

Di dalam nama Yesus Kristus, Tuhan dan Juruselamat kami, kami berdoa kepada Bapa surgawi.


 ***

Bapa kami yang di sorga, Dikuduskanlah nama-Mu, datanglah Kerajaan-Mu, jadilah kehendak-Mu di bumi seperti di sorga. Berikanlah kami pada hari ini makanan kami yang secukupnya dan ampunilah kami akan kesalahan kami, seperti kami juga mengampuni orang yang bersalah kepada kami; dan janganlah membawa kami ke dalam pencobaan, tetapi lepaskanlah kami dari pada yang jahat. Karena Engkaulah yang empunya Kerajaan dan kuasa dan kemuliaan sampai selama-lamanya. Amin. 
 

 

FINISHING WELL | 2 Timotius 4 | Mezbah Keluarga | 16 Agustus 2021





MEZBAH KELUARGA 
Senin, 16 Agustus 2021
2 Timotius 4
FINISHING WELL


💠 MEMBACA MAZMUR :
       📜 Mazmur 52:11
 
Aku hendak bersyukur kepada-Mu selama-lamanya, 

SEBAB ENGKAULAH YANG BERTINDAK; 

karena nama-Mu baik, aku hendak memasyhurkannya 

DI DEPAN ORANG-ORANG YANG KAUKASIHI! 


 
💠 SAAT TEDUH
Meneduhkan, menenangkan, dan memusatkan hati kepada Tuhan.


💠 MENYANYI :  KJ 291. (1, 2, 4)
MARI BERSYUKUR SEMUA

🎶
Mari bersyukur semua atas kebajikan Tuhan!
Ref.
Kasih perjanjianNya sungguh nyata selamanya.

🎶
Langit bumi ciptaanNya mencerminkan kuasaNya.
Ref.
Kasih perjanjianNya sungguh nyata selamanya.

🎶
Dia yang mengingat kita dalam susah dan derita.
Ref.
Kasih perjanjianNya sungguh nyata selamanya.



💠 BACAAN ALKITAB :
      📖 2 Timotius 4:7, 8
 
7 Aku telah mengakhiri pertandingan yang baik, aku telah mencapai garis akhir dan aku telah memelihara iman. 

8 Sekarang telah tersedia bagiku mahkota kebenaran yang akan dikaruniakan kepadaku oleh Tuhan, Hakim yang adil, pada hari-Nya; tetapi bukan hanya kepadaku, melainkan juga kepada semua orang yang merindukan kedatangan-Nya. 




💠 RENUNGAN : 


FINISHING WELL : Mengakhiri Pertandingan dengan Baik


Memulai sesuatu yang baru, dibutuhkan tekad dan kemauan yang keras, namun untuk meneruskannya sampai tiba pada limit atau batas akhir, dibutuhkan tekad dan kemauan yang ekstra keras.  Bukan hanya bagaimana kita memulainya, namun bagaimana kita mengakhiri apa yang telah dimulai tersebut yang akan menentukan kualitas dari kehidupan kita. Orang-orang yang finishing well adalah orang-orang yang berhasil menyelesaikan sampai selesai apa yang telah ia mulai.  Yaitu mengakhiri dengan baik apa yang telah ia mulai. Salah satu contohnya, seorang pemuda yang mempunyai kesempatan untuk kuliah, ia memulainya dengan baik, namun dibutuhkan ketekunan ekstra supaya ia bisa menyelesaikannya dengan baik. Contoh yang lain adalah hidup berumah tangga. Yang terpenting bukan hanya bagaimana orang memulainya, namun bagaimana orang merawat rumah tangga itu sampai kepada akhirnya. Walaupun suatu rumah tangga diawali dengan pesta pernikahan yang meriah namun tidak dengan sendirinya rumah tangga itu akan berakhir dengan indah. Diperlukan upaya untuk memelihara apa yang telah dimulai tadi agar supaya berakhir dengan gemilang. Baru dengan demikianlah rumah tangga tersebut dapat dipandang sebagai suatu rumah tangga yang berbahagia.

 


Sikap memulai dan mengakhiri dengan baik itulah yang diteladankan rasul Paulus di dalam hidupnya. Di dalam 2Timotius 4 ia menggambarkan kehidupannya sebagai seorang yang sedang mengikuti suatu pertandingan yang baik. Dengan menulis seperti itu ia menyatakan bahwa dirinya telah memulai perjalanan iman dan pelayanannya sebagaimana yang seharusnya. Namun bukan itu saja, ia juga berkata: "Aku telah mencapai garis akhir dan aku telah memelihara iman." Berarti ia juga menyatakan bahwa dirinya telah mengakhiri apa yang telah dimulainya tadi dengan baik pula. Sikap seperti inilah yang menjadikan kehidupan yang bersangkutan patut dipandang sebagai kehidupan yang bermutu.

 


PERTANYAAN UNTUK DIRENUNGKAN SECARA PRIBADI :

Apakah yang perlu Anda lakukan untuk memelihara iman Anda dengan baik? Sudahkah Anda mengerjakannya?

 


💠 SAAT TEDUH
Meneduhkan hati di hadapan Tuhan.
 

💠 MENYANYI :  KJ 308. (1, 2)
TUHAN, KAU KEKAL RAJA HATI KAMI

🎶
Tuhan, Kau kekal Raja hati kami; 
kami tak sesal ikut firmanMu 
beriman teguh pada jalan damai.

🎶
Bimbing kami pun dalam pergumulan, 
agar bertekun sampai akhirnya 
di terang baka kami pandang Tuhan.




💠 BERDOA :

.............

 ***

Ya Tuhan, kami bersyukur kepada-Mu sebab oleh anugerah-Mu kami dapat mengawali berbagai hal dalam hidup kami dengan indah. 

Oleh pertolongan-Mu saja, maka kami dimampukan untuk menyelesaikan hal-hal yang telah kami mulai dengan baik pula. Sebab tanpa anugerah dan pertolongan-Mu kami tidak akan dapat mencapai garis akhir dengan gemilang. 

Oleh karena itu kami menyerahkan hidup kami kepada-Mu dan menaruhkan harapan kami kepada kemurahan-Mu. 

Tolonglah diri kami agar kami dapat mengisi kehidupan kami tidak dengan kesia-siaan, namun dengan penuh makna.

 ***

Ya Tuhan, kami berterima kasih untuk hari yang baru yang Engkau berikan kepada kami. 

Hari ini merupakan kesempatan-kesempatan yang baru untuk mengalami kebaikan-Mu, menjadi berkat bagi sesama kami dan untuk memuliakan nama-Mu. 

Karena itu, ya Tuhan, kami memohon tuntunan dan penyertaan Roh-Mu atas hidup kami di sepanjang hari ini. Tuntunlah diri kami agar mampu membuat keputusan dan pilihan yang benar di setiap sisi kehidupan kami. 

Sertailah diri kami di setiap waktu karena kami sungguh bergantung kepada-Mu. Dan lindungilah diri kami dari pada yang jahat, serta jauhkanlah kami dari pencobaan. 

Ya Bapa surgawi, berkatilah diri kami dengan keberhasilan dalam semua hal yang kami kerjakan. 

Di dalam nama Yesus Kristus, Tuhan dan Juruselamat kami, kami berdoa. 


 ***

Bapa kami yang di sorga, Dikuduskanlah nama-Mu, datanglah Kerajaan-Mu, jadilah kehendak-Mu di bumi seperti di sorga. Berikanlah kami pada hari ini makanan kami yang secukupnya dan ampunilah kami akan kesalahan kami, seperti kami juga mengampuni orang yang bersalah kepada kami; dan janganlah membawa kami ke dalam pencobaan, tetapi lepaskanlah kami dari pada yang jahat. Karena Engkaulah yang empunya Kerajaan dan kuasa dan kemuliaan sampai selama-lamanya. Amin. 
 

 

Minggu, 15 Agustus 2021

FIRMAN-NYA UNTUK KEBAIKAN UMAT-NYA | 2 Timotius 3 | Mezbah Keluarga Hari Minggu |15 Agustus 2021


MEZBAH KELUARGA HARI MINGGU 
15 Agustus 2021
2 Timotius 3
FIRMAN-NYA UNTUK KEBAIKAN UMAT-NYA




💠 PEMBUKAAN :
[Papa] :  
Kita mulai Mezbah Keluarga Hari Minggu ini dengan keyakinan bahwa pertolongan kepada kita adalah TUHAN yang telah menjadikan langit dan bumi, yang selalu menjaga kesetiaan-Nya terhadap kita sampai selama-lamanya dan yang tiada pernah meninggalkan perbuatan tangan-Nya. ~ Kasih karunia dan damai sejahtera dari Allah, Bapa kita, dan dari Tuhan Yesus Kristus menyertai kamu. 
Amin.

💠 MEMBACA MAZMUR :
      📜Mazmur 12:7, 8
[Anak] : 
Janji TUHAN adalah janji yang murni, 

BAGAIKAN PERAK YANG TERUJI, TUJUH KALI DIMURNIKAN DALAM DAPUR PELEBURAN DI TANAH.

Engkau, TUHAN, yang akan menepatinya, 

ENGKAU AKAN MENJAGA KAMI SENANTIASA TERHADAP ANGKATAN INI. 



💠 MENYANYI :  GB 252. (1-3)
BERPEGANGLAH PADA JANJI TUHANMU
(Standing on the Promises)

🎶
Berpeganglah pada janji Tuhanmu.
Di sepanjang masa Ia beserta.
Angkatlah pujian, puji nama-Nya,
berpeganglah pada janji-Nya.

Ref.
Jangan bimbang, 
berpeganglah pada janji Jurus'lamat.
Jangan bimbang, 
percaya pada janji Tuhanmu.

🎶
Berpeganglah pada janji Tuhanmu,
bila ketakutan datang menyerang.
Oleh Firman Allah, pasti kau menang,
berpeganglah pada janji-Nya.

Ref.
Jangan bimbang, 
berpeganglah pada janji Jurus'lamat.
Jangan bimbang, 
percaya pada janji Tuhanmu.

🎶
Berpeganglah pada janji Tuhanmu,
kar'na kau dibasuh oleh darah-Nya.
Kristus sudah membebaskan hidupmu,
berpeganglah pada janji-Nya.

 Ref.
Jangan bimbang, 
berpeganglah pada janji Jurus'lamat.
Jangan bimbang, 
percaya pada janji Tuhanmu.



💠 BERDOA :
[Mama] :  
Ya TUHAN Kemuliaan, Allah yang kekal, Allah yang pengasih, dengan sukacita kami memuji-Mu.

Terima kasih untuk pagi hari ini, kami bersyukur untuk istirahat malam yang Engkau berikan, sehingga kami dapat bangun dalam kondisi bugar dan segar untuk merayakan Hari Minggu, Hari Tuhan.

Bersama dengan semua umat-Mu yang merayakan Ibadah Hari Minggu ini, 
kami menyembah-Mu Allah yang benar, 
Bapa, Anak dan Roh Kudus 


Ya Tuhan, ampunilah kami sebab kehidupan kami, sebagai pribadi, keluarga, maupun sebagai jemaat-Mu kami belum menjadi saksi kemuliaan-Mu secara sempurna. Luluhkanlah dosa dan kesedihan kami, lalu singkirkanlah keraguan kami, kemudian isi kami dengan cahaya kasih-Mu.


Oleh karena itu, ya Tuhan,  kami memohon terangilah hati dan pikiran kami dengan Kebenaran-Mu agar terbentuk di dalam kami suatu kesadaran Ilahi dan pengenalan akan Diri TUHAN, sehingga kami ini dimampukan untuk melakukan Kehendak-Mu.

Oleh pengasihan Yesus Kristus Juruselamat, kami berdoa. Amin.



💠 MEMBACA ALKITAB :
[Anak] :  📖   2Timotius 3:16, 17

16 Segala tulisan yang diilhamkan Allah memang bermanfaat untuk mengajar, untuk menyatakan kesalahan, untuk memperbaiki kelakuan dan untuk mendidik orang dalam kebenaran. 

17 Dengan demikian tiap-tiap manusia kepunyaan Allah diperlengkapi untuk setiap perbuatan baik. 



💠 RENUNGAN : 


FIRMAN-NYA UNTUK KEBAIKAN UMAT-NYA

Bukan saja Allah selalu bekerja dengan tujuan yang jelas, juga semua yang Ia lakukan senantiasa dengan tujuan yang baik bagi umat-Nya. Ia tidak pernah bertindak secara serampangan seperti yang dilakukan oleh mereka yang hidup secara sembrono. Sebagai pribadi yang bertanggung jawab, maka apapun yang Ia kerjakan selalu memiliki tujuan di baliknya. Bukan itu saja, di dalam setiap tindakan yang Ia lakukan juga selalu terkandung maksud yang baik. Sebab sebagai pribadi yang penuh dengan kasih, Tuhan tidak pernah merencanakan hal yang buruk bagi orang-orang yang dikasihi-Nya. Oleh sebab itu apapun yang Ia rencanakan dan kerjakan bagi umat-Nya adalah selalu demi kebaikan mereka.

 


Prinsip tentang tujuan Tuhan dalam bekerja itu antara lain dapat dilihat di dalam 2Timotius 3. Di situ rasul Paulus mengemukakan tentang maksud Allah dalam menyampaikan firman-Nya. Ia berkata: "Segala tulisan yang diilhamkan Allah memang bermanfaat untuk mengajar, untuk menyatakan kesalahan, untuk memperbaiki kelakuan dan untuk mendidik orang dalam kebenaran." Hal ini menunjukkan bahwa tujuan Allah dalam bekerja, dalam hal ini yaitu menyampaikan firman-Nya, adalah demi kebaikan manusia. Oleh sebab itu kalaupun kita belum dapat memahami maksud dari karya-Nya di dalam hidup kita, kita tetap percaya bahwa di balik semua itu Ia memiliki tujuan yang baik bagi diri kita.




💠 MENYANYI :  GB 277. (1, 3)
FIRMAN ALLAH SUDAH KAUDENGAR

🎶
Firman Allah sudah 'kau dengar.
Laksanakan dalam hidupmu.
Firman Allah hendaklah kau sebar
pada orang di sekelilingmu.

Ref.
Hai pergi segera, Tuhan utus dirimu;
wartakan karya kasih-Nya.
Roh kudus menolongmu 
dan memimpin langkahmu;
majulah tetap teguh.


🎶
Dalam suka dan sengsaramu,
ingat s'lalu pada Tuhanmu.
Jangan bimbang dan janganlah gentar
berpegang hanya pada firman-Nya.

Ref.
Hai pergi segera, Tuhan utus dirimu;
wartakan karya kasih-Nya.
Roh kudus menolongmu 
dan memimpin langkahmu;
majulah tetap teguh.


✝️ PENGAKUAN IMAN RASULI
[bersama-sama] :
Aku percaya kepada Allah, Bapa yang Mahakuasa, Khalik langit dan bumi.

Dan kepada Yesus Kristus, Anak-Nya yang Tunggal, Tuhan kita.

Yang dikandung daripada Roh Kudus, lahir dari anak dara Maria.

Yang menderita sengsara di bawah pemerintahan Pontius Pilatus, disalibkan, mati dan dikuburkan, turun ke dalam kerajaan maut.

Pada hari yang ketiga bangkit pula dari antara orang mati.

Naik ke surga, duduk di sebelah kanan Allah, Bapa yang Mahakuasa, dan dari sana Ia akan datang untuk menghakimi orang yang hidup dan yang mati.

Aku percaya kepada Roh Kudus; gereja yang kudus dan am; persekutuan orang kudus; pengampunan dosa; kebangkitan tubuh; dan hidup yang kekal. 


💠 BERDOA : 
[secara bergantian] :
Ya Bapa yang pengasih, Engkaulah Allah yang kekal dan berkuasa, yang mendengar dan menjawab doa umat-Mu.

Sekarang kami berdoa untuk saudara-saudari kami, kami berdoa untuk mereka yang dari tempat tidur perawatannya, telah berbagi dengan kami akan harapan dan kerinduan mereka untuk beroleh kesembuhan dan pemulihan.

Bersama- sama, kami sebagai saudara-saudari, bertaut hati dengan mereka dalam belas kasih, turut merasakan derita dan rasa sakit mereka (sebutkan nama .........). Namun kami juga berbagi harapan dan kerinduan yang sama untuk kesembuhan dan damai sejahtera mereka, oleh kehadiran Tuhan. 

Tuhan, pandanglah dengan pengampunan pada anak-anak-Mu. Hiburkan dan kuatkan mereka, dan dengan rahmat-Mu pulihkan mereka. 

Ya Bapa, kami mohon ini dalam perantaraan Anak-Mu, Yesus Kristus, Dialah hamba yang menderita, seorang yang mengalami kesakitan, yang tahu apa penderitaan itu, dan menanggung sendiri kelemahan kami serta memberi kami damai sejahtera pada hari ini.


***

Bapa sorgawi yang pengasih, kami berterima kasih untuk semua janji-Mu yang indah bagi hidup kami. 

Karena sesungguhnya Engkau setia kepada firman-Mu, dan tidak ada rencana-Mu yang gagal. Kebaikan-Mu turun-temurun atas hidup kami, dan semua itu kami alami karena anugerah-Mu yang besar bagi diri kami. 

Dan sebenarnya kami ini tidak layak untuk mengalami kebaikan-Mu. Tetapi hanya oleh karena kemurahan-Mu maka kami dapat mengalaminya. 

Itu sebabnya kami memuji-muji nama-Mu di sepanjang hidup kami.

***

Ya Bapa surgawi, kami bersyukur kepada-Mu, karena firman-Mu mendidik dan membentuk diri kami, yaitu demi mendatangkan kebaikan bagi hidup kami. 

Kami membuka diri kepada firman-Mu, tunjukkanlah kesalahan-kesalahan kami, dan perbaikilah kelakuan kami dengan sabda-Mu. 

Ajarlah diri kami untuk senantiasa mempercayai maksud-Mu yang baik bagi hidup kami, dan menyerahkan diri kami ke dalam rencana-Mu. 

Tuntunlah diri kami agar kami hidup sesuai dengan kehendak-Mu. Sehingga dengan demikian hidup kami merupakan persembahan yang berkenan kepada-Mu.

 ***

Bapa surgawi, kami memasrahkan diri kami ke dalam tangan-Mu. Kami memohon penyertaan Roh-Mu di sepanjang waktu yang akan kami lewati pada hari ini.

Di bawah naungan kasih-Mu kami merasakan damai sejahtera, karena Engkaulah gunung batu perlindungan kami. Jagalah diri kami seperti biji mata-Mu, dan jangan biarkan kami terjerumus ke dalam pencobaan. 

Tolonglah diri kami agar mampu mengerjakan semua tugas dan tanggung jawab kami secara maksimal. Berkatilah hidup kami dengan keberhasilan serta jadikanlah diri kami sebagai saluran berkat-Mu. 

Di dalam nama Yesus Kristus, Tuhan dan Penuntun hidup kami,  kami berdoa. 

***

[Bersama-sama] :
Bapa kami yang di sorga, 
Dikuduskanlah nama-Mu, 
Datanglah Kerajaan-Mu, 
Jadilah kehendak-Mu di bumi seperti di sorga.

Berikanlah kami pada hari ini makanan kami yang secukupnya dan ampunilah kami akan kesalahan kami, seperti kami juga mengampuni orang yang bersalah kepada kami; dan janganlah membawa kami ke dalam pencobaan, tetapi lepaskanlah kami dari pada yang jahat. 

Karena Engkaulah yang empunya Kerajaan dan kuasa dan kemuliaan sampai selama-lamanya. 

Amin.

Jumat, 13 Agustus 2021

PRIORITAS KEHIDUPAN PENGIKUT KRISTUS | 2 Timotius 2 | Mezbah Keluarga | 14 Agustus 2021




MEZBAH KELUARGA
Sabtu 14 Agustus 2021
2 Timotius 2
PRIORITAS KEHIDUPAN PENGIKUT KRISTUS




💠 MEMBACA MAZMUR :
       📜 Mazmur 136:1-3

Bersyukurlah kepada TUHAN, sebab Ia baik!

BAHWASANYA UNTUK SELAMA-LAMANYA KASIH SETIA-NYA. 

Bersyukurlah kepada Allah segala allah! 

BAHWASANYA UNTUK SELAMA-LAMANYA KASIH SETIA-NYA. 

Bersyukurlah kepada Tuhan segala tuhan! 

BAHWASANYA UNTUK SELAMA-LAMANYA KASIH SETIA-NYA. 




💠 SAAT TEDUH
Meneduhkan, menenangkan, dan memusatkan hati kepada Tuhan.


💠 MENYANYI :  PKJ 7. (1, 2)
BERSYUKURLAH PADA TUHAN


🎶
Bersyukurlah pada Tuhan, 
serukanlah namaNya!
Bernyanyilah bagi Tuhan, 
mari bermazmurlah!

Ref.
Pujilah Tuhan, hai jiwaku, 
pujilah namaNya.
Aku hendak bernyanyi 
seumur hidupku.

🎶
Hatiku siap, ya Tuhan, 
bernyanyi dan bermazmur,
kar’na Engkau Maha baik, 
setia dan benar.

Ref.
Pujilah Tuhan, hai jiwaku, 
pujilah namaNya.
Aku hendak bernyanyi 
seumur hidupku.




💠 BACAAN ALKITAB :
      📖 2 Timotius 2:3, 4

3 Ikutlah menderita sebagai seorang prajurit yang baik dari Kristus Yesus. 

4 Seorang prajurit yang sedang berjuang tidak memusingkan dirinya dengan soal-soal penghidupannya, supaya dengan demikian ia berkenan kepada komandannya. 


💠 RENUNGAN : 


PRIORITAS KEHIDUPAN PENGIKUT KRISTUS
 

Memikirkan soal-soal penghidupan adalah hal yang wajar, namun memusingkannya adalah hal yang tak patut bagi seorang pengikut Kristus. Memang semua orang memiliki kebutuhan di dalam hidupnya. Itu sebabnya adalah hal yang lumrah bila kita memikirkannya. Namun sebagai pengikut Kristus adalah tidak patut bila kita memusingkan kebutuhan-kebutuhan tersebut. Karena bila kita percaya bahwa Tuhan adalah pribadi yang bertanggung jawab maka kita tidak akan menguatirkan kehidupan kita. Dengan hati yang teguh kita yakin bahwa Tuhan pasti akan memelihara kehidupan kita.

 


Nasihat tentang sikap yang sepatutnya terhadap kebutuhan hidup ini disampaikan rasul Paulus di dalam 2Timotius 2. Di situ ia menggambarkan pengikut Kristus bagaikan seorang prajurit. Kemudian ia berkata: "Seorang prajurit yang sedang berjuang tidak memusingkan dirinya dengan soal-soal penghidupannya, supaya dengan demikian ia berkenan kepada komandannya." Artinya prioritas kehidupan dari seorang pengikut Kristus adalah bagaimana ia hidup menyenangkan hati Tuhan, dan bukan hal yang lain. Termasuk bukan soal-soal penghidupannya. Ia yakin bahwa selama dirinya mematuhi kehendak Tuhan maka Tuhan pasti akan mencukupi semua yang ia perlukan di dalam hidupnya.




PERTANYAAN UNTUK DIRENUNGKAN SECARA PRIBADI :

Apakah yang menjadi prioritas dari kehidupan Anda? Mengapa demikian?
 

💠 SAAT TEDUH
Meneduhkan hati di hadapan Tuhan.
 

💠 MENYANYI :   GB 61. (1, 3)
TUHAN, AJARKANLAH KEHENDAKMU
(Teach Me Thy Will, O Lord)


🎶
Tuhan, ajarkanlah kehendak-Mu;
nyatakan jalan-Mu dan firman-Mu.
‘Kus’rahkan hidupku pada bimbingan-Mu,
dekatkan diriku kepada-Mu

 
🎶
Ajarlah kukenal kuasa-Mu,
dalam deritapun kupandang Kau.
Hingga di dalam-Mu ‘ku bersejahtera
dan kebimbanganku hilang seg’ra.

 

💠 BERDOA :
................

****

Ya Tuhan, kami percaya Engkau adalah pribadi yang berkuasa dan bertanggung jawab atas hidup kami. 

Hanya dengan mematuhi kehendak-Mu dan mendahulukan perintah-perintah-Mu lebih dari semuanya barulah hidup kami akan berkenan kepada-Mu. 

Dan di saat yang sama kami pun tidak perlu merasa kuatir akan penghidupan kami. Karena Engkau tidak akan pernah lalai di dalam mencukupkan semua yang kami perlukan di dalam hidup kami. 

Ya Tuhan, berada di dalam pimpinan-Mu hati kami limpah dengan damai sejahtera.

 ***

Tuhan yang pengasih, mengawali hari ini kami berterima kasih kepada-Mu karena Engkau memberikan kepada kami kesempatan yang baru untuk menikmati anugerah dan rahmat-Mu. 


Kami percaya bahwa Engkau yang telah memulai perkara yang baik di dalam hidup kami akan meneruskannya sampai sempurna pada waktu-Mu. 

Menjalani hidup yang harus kami lalui pada hari ini, kami memohon tuntunan dan penyertaan-Mu. 

Tuntunlah diri kami dengan hikmat-Mu, ya Tuhan, agar kami mengetahui jalan yang harus kami tempuh. 

Sertailah diri kami agar kami dapat mengerjakan tugas dan tanggung jawab kami di dalam keberhasilan, dan jadikanlah diri kami menjadi berkat bagi sesama kami. 

Di dalam nama Yesus Kristus, Tuhan dan Pemelihara hidup kami, kami berdoa. 

 ***

Bapa kami yang di sorga, Dikuduskanlah nama-Mu, datanglah Kerajaan-Mu, jadilah kehendak-Mu di bumi seperti di sorga. Berikanlah kami pada hari ini makanan kami yang secukupnya dan ampunilah kami akan kesalahan kami, seperti kami juga mengampuni orang yang bersalah kepada kami; dan janganlah membawa kami ke dalam pencobaan, tetapi lepaskanlah kami dari pada yang jahat. Karena Engkaulah yang empunya Kerajaan dan kuasa dan kemuliaan sampai selama-lamanya. Amin. 
 

 

Kamis, 12 Agustus 2021

PRIORITAS KEHIDUPAN | 1Timotius 6 | Mezbah Keluarga | 12 Agustus 2021





MEZBAH KELUARGA 
Kamis, 12 Agustus 2021
1Timotius 6
PRIORITAS KEHIDUPAN




💠 MEMBACA MAZMUR :
       📜 Mazmur 139:1, 17-18 (SB2010)  

Pengetahuan itu terlalu ajaib bagiku 

DAN TERLALU TINGGI, TIDAK SANGGUP AKU MENCAPAINYA.

Bagiku, betapa mulianya pikiran-pikiran-Mu, ya Allah! 

BETAPA BESAR JUMLAHNYA!

Jika aku dapat menghitungnya, jumlahnya lebih banyak daripada pasir, 

DAN KETIKA AKU BANGUN, AKU MASIH BERSAMA-MU.




💠 SAAT TEDUH
Meneduhkan, menenangkan, dan memusatkan hati kepada Tuhan.


💠 MENYANYI :  GB 240. (1, 2)
KASIH TUHANKU SUNGGUHLAH AJAIB

🎶
Kasih Tuhanku sungguhlah ajaib,
bagi umat yang mau percaya pada-Nya.
Kasih Tuhanku sungguh nyatalah
bagi umat yang mau bersandar pada-Nya.

Ref.
Kasih Tuhanku nyata, tak pernah berubah,
agung dan besar melebihi s’galanya.
Kasih Tuhanku sungguhlah ajaib,
bagi umat yang mau percaya pada-Nya.

🎶
Bila kau pergi jauh maupun dekat.
Ingat Tuhan-mu ‘kan menjagamu tetap.
Meskipun berat jalan kau tempuh,
Tuhanmu tetap ‘kan menuntun langkahmu.

 
Ref.
Kasih Tuhanku nyata, tak pernah berubah,
agung dan besar melebihi s’galanya.
Kasih Tuhanku sungguhlah ajaib,
bagi umat yang mau percaya pada-Nya.



💠 BACAAN ALKITAB :
      📖 1 Timotius 6:10, 11

10 Karena akar segala kejahatan ialah cinta uang. Sebab oleh memburu uanglah beberapa orang telah menyimpang dari iman dan menyiksa dirinya dengan berbagai-bagai duka. 

11 Tetapi engkau hai manusia Allah, jauhilah semuanya itu, kejarlah keadilan, ibadah, kesetiaan, kasih, kesabaran dan kelembutan. 




💠 RENUNGAN : 



PRIORITAS KEHIDUPAN

Sebaliknya dari sekadar memprioritaskan harta jasmaniah, orang yang berhikmat akan memprioritaskan harta rohaniah yang akan mendatangkan kebahagiaan yang sejati. Semua orang yang mampu berpikir dengan jernih tidak akan bersedia menukarkan berlian yang ia miliki dengan pecahan kaca, karena nilai keduanya jauh berbeda. Demikian juga seorang yang berhikmat tidak akan mengorbankan harta rohaniah yang bersifat abadi dengan kekayaan jasmaniah yang bersifat sementara. Oleh karena itu sebaliknya dari mengutamakan harta jasmaniah, yang bersangkutan akan mendahulukan harta rohaniah yang abadi dan mulia.

 


Prioritas yang benar dalam kehidupan ini dikemukakan rasul Paulus kepada Timotius dan dicatat di dalam 1Timotius 6. Ia berkata bahwa oleh sebab "memburu uanglah beberapa orang telah menyimpang dari iman dan menyiksa dirinya dengan berbagai-bagai duka." Oleh sebab itu ia menasihati Timotius agar menjauhi sikap memprioritaskan harta jasmaniah tersebut. Sebaliknya, ia menyuruh agar Timotius mendahulukan harta rohaniah, yaitu dengan berkata: "Kejarlah keadilan, ibadah, kesetiaan, kasih, kesabaran dan kelembutan." Berarti, orang yang berhikmat tidak akan memprioritaskan harta jasmaniah namun kekayaan rohaniah yang bersifat abadi.

 


PERTANYAAN UNTUK DIRENUNGKAN SECARA PRIBADI :

Sudah tepatkah prioritas kehidupan Anda? Mengapa demikian?


 
💠 SAAT TEDUH
Meneduhkan hati di hadapan Tuhan.
 

💠 MENYANYI :   KJ 289. (1, 6, 7)
TUHAN, PENCIPTA SEMESTA

🎶
Tuhan, Pencipta semesta, 
Kaulah Yang Mahamulia;
sungguh besar karunia 
yang Kauberi.

🎶
Tidak terbalas kurnia, 
ampunan dosa dunia
dan pengharapan yang baka 
yang Kauberi.

🎶
Hilanglah harta yang fana; 
yang kami cari hanyalah
harta sorgawi yang baka 
yang Kauberi.



 



💠 BERDOA :
......

***

Ya Tuhan yang Pengasih, kami bersyukur karena Engkau mengajar diri kami untuk memiliki hidup yang bermakna dan tidak sia-sia. 

Untuk itu, maka Engkau membimbing diri kami agar kami ini mendahulukan diri-Mu lebih daripada yang lain, serta tidak memprioritaskan kekayaan duniawi tetapi harta yang rohani. 

Bahwa kekayaan duniawi itu tidak abadi, tetapi harta yang rohani adalah kekal untuk selama-lamanya.

Tuhan, sesungguhnya Engkau lebih mulia daripada segala sesuatu, dan bila kami menjadi milik-Mu maka kamipun memiliki segala yang kami perlukan bagi hidup kami. 

 ***

Ya Tuhan Gembala yang bagi hidup kami, 

Kami berterima kasih kepada-Mu untuk hari yang baru yang Engkau berikan kepada kami pada hari ini. 

Tuntunlah diri kami di jalan-Mu yang benar, dan sertailah diri kami di setiap waktu. Karena sesungguhnya Engkau adalah Gembala yang baik yang memelihara jiwa kami. Tidak pernah Engkau membiarkan diri kami namun senantiasa mencukupi hidup kami dengan kebaikan-Mu. 

Limpahilah hati kami dengan damai sejahtera-Mu sebab kepada-Mulah kami berharap. 

Pakailah diri kami menjadi saksi-Mu yang memuliakan nama-Mu di manapun diri kami berada. 

Di dalam nama Yesus Kristus, Tuhan dan Juruselamat kami, kami berdoa.

 ***

Bapa kami yang di sorga, Dikuduskanlah nama-Mu, datanglah Kerajaan-Mu, jadilah kehendak-Mu di bumi seperti di sorga. Berikanlah kami pada hari ini makanan kami yang secukupnya dan ampunilah kami akan kesalahan kami, seperti kami juga mengampuni orang yang bersalah kepada kami; dan janganlah membawa kami ke dalam pencobaan, tetapi lepaskanlah kami dari pada yang jahat. Karena Engkaulah yang empunya Kerajaan dan kuasa dan kemuliaan sampai selama-lamanya. Amin.