Senin, 14 November 2022

🌺MEZBAH KELUARGA🌺 Rabu, 16 11 2022










🌺 MEZBAH KELUARGA 🌺
Rabu, 16 November 2022






🎵 MENYANYI :  KJ 240A
Datanglah ya Sumber Rahmat


1)
Datanglah, ya sumber rahmat, 
selaraskan hatiku 
menyanyikan kasih s'lamat 
yang tak kunjung berhenti. 
Ajar aku madah indah,
gita balai sorgaMu. 
Aku puji gunung kokoh, 
gunung pengasihanMu.





🙏 BERDOA : 

Ya TUHAN yang baik bagi hidup kami, 
Kami bersyukur kepada-Mu, sebab 
dengan sejahtera-Mu Engkau telah melindungi dan menaungi hidup kami  di sepanjang malam yang telah lewat. 

Kami juga berterima kasih untuk hari yang baru yang Engkau berikan kepada kami pada pagi ini. 

Ya Tuhan, dengan mempercayai bahwa kasih setia-Mu tidak pernah berkesudahan, maka kami mau mengawali hari ini dengan menaruhkan hidup kami ke dalam tangan-Mu.

Bimbinglah kami dengan Roh-Mu dan firman-Mu agar kami mengerti kehendak-Mu.

Di dalam nama Yesus Kristus Sang Firman Hidup, kami mohon, bersabdalah ya TUHAN, kami mendengarkan.
Amin




📖 BACAAN ALKITAB : 
Amsal 4:20-27 

4:20 Hai anakku, perhatikanlah perkataanku, arahkanlah telingamu kepada ucapanku; 

4:21 janganlah semuanya itu menjauh dari matamu, simpanlah itu di lubuk hatimu. 

4:22 Karena itulah yang menjadi kehidupan bagi mereka yang mendapatkannya dan kesembuhan bagi seluruh tubuh mereka. 

4:23 Jagalah hatimu dengan segala kewaspadaan, karena dari situlah terpancar kehidupan. 

4:24 Buanglah mulut serong dari padamu dan jauhkanlah bibir yang dolak-dalik dari padamu. 

4:25 Biarlah matamu memandang terus ke depan dan tatapan matamu tetap ke muka. 

4:26 Tempuhlah jalan yang rata dan hendaklah tetap segala jalanmu. 

4:27 Janganlah menyimpang ke kanan atau ke kiri, jauhkanlah kakimu dari kejahatan. 

     









🌺 RENUNGAN :



 BERPEGANG PADA HIKMAT

Tetapi jalan orang benar itu seperti cahaya fajar, yang kian bertambah terang sampai rembang tengah hari. (Amsal 4:18)


Dunia memberi nilai tinggi pada kesuksesan. 

Ukurannya tentu saja kekayaan, jabatan, kehormatan, kepuasan, dan kenyamanan. 

Banyak orang berjuang mengejarnya.

Sayangnya, demi kesuksesan, orang dapat melonggarkan moralitas, melegalkan segala cara. 

Mereka rela berlaku jahat, serong, dan munafik. 

Mereka menanggalkan firman Tuhan, sehingga hidup dalam kegelapan, tetapi tidak tahu sumber kesesatan mereka. Mereka tidak sadar akan kejahatannya.


Kesuksesan tidak selalu membuat hidup menjadi bermakna. Banyak orang menjadi pejabat, terkenal, kaya, terhormat, tetapi tidak berguna bagi sesama, bahkan mengalami kekosongan jiwa. 

Kesuksesan mereka tidak didasari hikmat yang benar. 

Mereka sukses hanya demi kepuasan diri, bukan kemuliaan Tuhan. 

Kesuksesan itu tidak menghasilkan buah kehidupan.

Orang percaya berpegang pada hikmat dan berjalan menurut pimpinan firman Tuhan. 


Firman-Nya menjadi pelita, sumber sukacita dan penghiburan yang menerangi jalan mereka. 

Mereka meneladani Sang Terang, setia menjadi terang bagi setiap orang yang dijumpai. Dengan begitu, mereka menyingkirkan kegelapan. Terang bertambah, anugerah pun semakin bertumbuh. 

Semakin kuat mereka menjaga kekudusan, sukacita, dan kehormatan rohani, semakin deras hidup mereka mengalirkan kemurnian hati, kasih, kebenaran, keadilan, dan kejujuran.

Bagaimana dengan kita? 
Apakah kita hidup menurut jalan orang fasik atau hidup menurut hikmat Tuhan? -- 🌺 🎵 🌺
   

ORANG JAHAT MERASA PUAS DENGAN KEFASIKAN, ORANG BENAR BERPUAS DALAM HIKMAT TUHAN.








🎵 MENYANYI :  PKJ 280 
Takut Akan Tuhan

1)
Takut akan Tuhan, 
yaitu permulaan pengetahuan,
tapi orang bodoh, selalu menghina 
hikmat dan didikan.
Baiklah orang bijak belajar 
dan menambah ilmu yang arif
agar beroleh pengertian yang bijaksana.

2)
Wahai anak-anak, 
dengarkanlah didikan seorang ayah,
dan perhatikanlah, supaya engkau 
beroleh pengertian,
kar’na kuberikan petunjuk serta 
ilmu yang baik padamu:
janganlah engkau meninggalkan 
petunjuk itu.






🙏 BERDOA :

Ya TUHAN, kami bersyukur  akan firman-Mu yang mengingatkan kami,  bahwa HIKMAT dan pengetahuan akan membawa kami menjadi bijak dalam mengatur hidup kami.

Ya TUHAN, kami mohon, bimbinglah kami untuk berpegang pada Hikmat-Mu sebagai bentuk Takut akan TUHAN.

..................
..................


Ya TUHAN, dalam pengasihan-Mu kami mohon,,,

DENGARKANLAH DOA KAMI

yang kami sampaikan dalam nama YESUS KRISTUS Penyelamat kami yang mengajarkan kami berdoa bersama :

Bapa kami yang di sorga, 
Dikuduskanlah nama-Mu, 
Datanglah Kerajaan-Mu, 
Jadilah kehendak-Mu di bumi seperti di sorga.

Berikanlah kami pada hari ini makanan kami yang secukupnya dan ampunilah kami akan kesalahan kami, seperti kami juga mengampuni orang yang bersalah kepada kami; dan janganlah membawa kami ke dalam pencobaan, tetapi lepaskanlah kami dari pada yang jahat. 

Karena Engkaulah yang empunya Kerajaan dan kuasa dan kemuliaan sampai selama-lamanya. 

Amin.

Minggu, 13 November 2022

🌺 MEZBAH KELUARGA🌺 Senin, 14 11 2022









MEZBAH KELUARGA 
Senin, 14 November 2022





🎵 MENYANYI : NKB 34
Setiamu, Tuhanku, Tiada Bertara

1)
SetiaMu, Tuhanku, tiada bertara
di kala suka, di saat gelap.
KasihMu, Allahku, tidak berubah,
‘Kaulah Pelindung abadi tetap.

SetiaMu Tuhanku, mengharu hatiku,
setiap pagi bertambah jelas.
Yang ‘ku perlukan tetap ‘Kau berikan,
sehingga akupun puas lepas.

SetiaMu Tuhanku, mengharu hatiku,
setiap pagi bertambah jelas.
Yang ‘ku perlukan tetap ‘Kau berikan,
sehingga akupun puas lepas.





🙏 BERDOA : 
Ya TUHAN yang maha baik, 
kami bersyukur untuk pemeliharaan-Mu yang ajaib terhadap hidup kami. 

Saat kami bangun dari tidur malam kami, Engkau pun memberikan nafas hidup bagi kami, agar kami dapat menikmati hari baru pemberian-Mu ini.

Ya TUHAN, bimbinglah kami dengan Roh-Mu dan dengan firman-Mu sehingga kami dapat mengerti kehendak-Mu. Amin.






📖 BACAAN ALKITAB : 


Amsal 3:21-26 

3:21 Hai anakku, janganlah pertimbangan dan kebijaksanaan itu menjauh dari matamu, peliharalah itu, 

3:22 maka itu akan menjadi kehidupan bagi jiwamu, dan perhiasan bagi lehermu. 

3:23 Maka engkau akan berjalan di jalanmu dengan aman, dan kakimu tidak akan terantuk. 

3:24 Jikalau engkau berbaring, engkau tidak akan terkejut, tetapi engkau akan berbaring dan tidur nyenyak. 

3:25 Janganlah takut kepada kekejutan yang tiba-tiba, atau kepada kebinasaan orang fasik, bila itu datang. 

3:26 Karena TUHANlah yang akan menjadi sandaranmu, dan akan menghindarkan kakimu dari jerat. 

     









🌺 RENUNGAN :

 
MENYARING INFORMASI

Amsal 3 : 21 – 26

Masker adalah alat bantu saat bernafas yang berfungsi menyaring udara yang dihirup. Masker yang baik akan mencegah penularan penyakit akibat paparan cairan yang terpancar melalui batuk atau bersin. 

Zat-zat yang mengotori udara tidak dapat masuk ke dalam tubuh manusia sebab tersaring oleh masker yang menutupi hidung dan mulut. Sebuah masker dapat digunakan tidak lebih dari 4 (empat) jam, setelah itu harus diganti dengan yang baru agar kesehatan dapat terus terpelihara.
 
Kemajuan teknologi di bidang informasi dan teknologi yang cepat dan luas, bagai berhadapan dengan pisau bermata dua. 

Di satu sisi, perkembangan teknologi memberi dampak positif dan di Sisi lain ada pengaruh negatif. Bagaimana kita bisa mengidentifikasi dan merespon dengan benar? 

Bacaan hari ini, mengajak kita untuk memelihara pertimbangan dan kebijaksanaan; menjadikannya sebagai filter untuk menyaring informasi yang diterima maupun yang akan disebarkan.
 
Pertimbangan dan kebijaksanaan harus menjadi visi dalam kita menilai segala hal. 


Sumber segala pertimbangan dan kebijaksanaan ada pada Allah Sang Pencipta (Lih. Ams. 1:7). 

Pertimbangan dan kebijaksanaan dapat berfungsi seperti masker; dalam menyaring sebaran informasi yang membanjiri media sosial setiap hari. 

Dengan demikian kita dapat mengetahui mana informasi yang benar; yang memelihara kehidupan, membuat tidur nyenyak, berjalan dengan aman dan membuat hati tentram  (Ams. 3:22-26), serta yang tidak.
 


Renungkanlah firman TUHAN setiap saat agar kita mempunyai pengertian, menjadi pandai, tahu kebenaran dan keadilan, berperilaku jujur dan memiliki ilmu serta berpengalaman (Lih. Ams. 1 : 2-5). 

Semuanya ini akan memberikan kepada kita pertimbangan dan kebijaksanaan untuk menyaring berita di dunia informasi dan teknologi yang berkembang pesat dan luas.

✝️ ✝️ ✝️







🎵 MENYANYI :  KJ 406 
Ya Tuhan, Bimbing Aku

1)
Ya Tuhan, bimbing aku di jalanku,
sehingga 'ku selalu bersamaMu.
Engganlah 'ku melangkah setapak pun,
'pabila Kau tak ada disampingku.





2)
Lindungilah hatiku di rahmatMu
dan buatlah batinku tenang teduh.
Dekat kakiMu saja 'ku mau rebah
dan tidak ragu-ragu 'ku berserah.

3)
Dan bila tak kurasa kuasaMu,
Engkau senantiasa di sampingku.
Ya Tuhan, bimbing aku di jalanku,
sehingga 'ku selalu bersamaMu.





🙏 BERDOA :

Ya TUHAN, kami bersyukur  akan firman-Mu yang mengingatkan kami,  bahwa hikmat-Mu sangat kami perlukan untuk membimbing dan menuntun kami menghadapi masalah hari ini.


Karena itu, Ya TUHAN, kembali kami berterima kasih kepada-Mu untuk kasih setia-Mu yang tidak terbatas yang senantiasa kami alami di dalam hidup kami. 

Maka mengawali hari ini, dan dengan berharap kepada kasih setia-Mu, kami menyerahkan hidup kami ke dalam tangan-Mu. 

Tuntunlah dan sertailah diri kami di sepanjang hari ini dengan firman dan Roh Kudus-Mu. __ Sehingga kami senantiasa berjalan sesuai dengan kehendak-Mu. __ Dan oleh penyertaan-Mu maka diri kami mampu untuk melakukan hal-hal yang lebih besar dari kesanggupan kami. 

Ya TUHAN, kami memdoakan, .........

..................
..................


Ya TUHAN, dalam pengasihan-Mu kami mohon,,,

DENGARKANLAH DOA KAMI

yang kami sampaikan dalam nama YESUS KRISTUS Penyelamat kami yang telah mengajarkan kami berdoa bersama :

Bapa kami yang di sorga, 
Dikuduskanlah nama-Mu, 
Datanglah Kerajaan-Mu, 
Jadilah kehendak-Mu di bumi seperti di sorga.

Berikanlah kami pada hari ini makanan kami yang secukupnya dan ampunilah kami akan kesalahan kami, seperti kami juga mengampuni orang yang bersalah kepada kami; dan janganlah membawa kami ke dalam pencobaan, tetapi lepaskanlah kami dari pada yang jahat. 

Karena Engkaulah yang empunya Kerajaan dan kuasa dan kemuliaan sampai selama-lamanya. 

Amin.

Resep Masakan : AYAM TOMAT BAWANG BOMBAY









AYAM TOMAT BAWANG BOMBAY 




BAHAN & BUMBU 
1/2 ekor ayam (atau 500 gr dada ayam)
1 sdt kaldu bubuk (royco jamur)
1 sdm gula (sejumput)
1/3 sdt garam
1/3 sdt merica
1/2 gelas air
Secukupnya saos tiram 
Secukupnya minyak goreng

BUMBU IRIS
1/4 siung bawang bombay 
1 siung bawang putih
1 buah cabe merah besar/keriting
1 buah tomat kecil
2 buah cabe rawit 


CARA MEMBUAT

Langkah 1
Marinasi (rendaman) ayam dengan garam, kaldu bubuk, dan merica. Aduk rata. Diamkan sekitar 15 menit.




Langkah 2
Panaskan sedikit minyak. Tumis bahan iris sampe wangi.


Langkah 3
Masukkan ayam. Aduk hingga berubah warna.


Langkah 4
Tambahkan air. Klo sebelumnya ga dimarinasi, masukkan garam, gula, kaldu bubuk, dan merica ditahap ini. Masak hingga matang dan kuahnya meresap. Koreksi rasa.


Langkah 5
Angkat dan sajikan.





Jumat, 11 November 2022

🌺MEZBAH KELUARGA🌺 Sabtu, 12 11 2022








🌺 ✝️ MEZBAH KELUARGA ✝️ 🌺
Sabtu, 12 November 2022





🎵 MENYANYI :  KJ 1  Haleluya, Pujilah

Ref. :
Haleluya! Pujilah 
Allah Yang Agung, Maha Esa!
Dalam Kristus kita kenal 
Allah Yang Hidup, Bapa kekal!

1)
Langit, buana semesta 
patut memuji kuasaNya,
karna berkatNya tak henti, 
limpah kasihNya tak terperi.

Ref. :
Haleluya! Pujilah 
Allah Yang Agung, Maha Esa!
Dalam Kristus kita kenal 
Allah Yang Hidup, Bapa kekal!





🙏 BERDOA : 
Ya TUHAN yang maha baik, 
kami bersyukur untuk pemeliharaan-Mu yang ajaib terhadap hidup kami. 

Saat kami bangun dari tidur malam kami, Engkau pun memberikan nafas hidup bagi kami, agar kami dapat menikmati hari baru pemberian-Mu ini.

Ya TUHAN, bimbinglah kami dengan Roh-Mu dan dengan firman-Mu sehingga kami dapat mengerti kehendak-Mu. Amin.






📖 BACAAN ALKITAB : 


1 Petrus 4:7-11 (TB)  


4:7 Kesudahan segala sesuatu sudah dekat. Karena itu kuasailah dirimu dan jadilah tenang, supaya kamu dapat berdoa.

4:8 Tetapi yang terutama: kasihilah sungguh-sungguh seorang akan yang lain, sebab kasih menutupi banyak sekali dosa. 

4:9 Berilah tumpangan seorang akan yang lain dengan tidak bersungut-sungut. 

4:10 Layanilah seorang akan yang lain, sesuai dengan karunia yang telah diperoleh tiap-tiap orang sebagai pengurus yang baik dari kasih karunia Allah.

4:11 Jika ada orang yang berbicara, baiklah ia berbicara sebagai orang yang menyampaikan firman Allah; jika ada orang yang melayani, baiklah ia melakukannya dengan kekuatan yang dianugerahkan Allah, supaya Allah dimuliakan dalam segala sesuatu karena Yesus Kristus. Ialah yang empunya kemuliaan dan kuasa sampai selama-lamanya! Amin.










🌺 RENUNGAN :


MEMBANGUN RELASI KEKRISTENAN DI TENGAH BUDAYA DIGITAL

Penemuan paling canggih pada akhir abad XX di bidang media komunikasi adalah internet.  Dengan demikian melalui kemajuan teknologi itu, maka kita pun memasuki Budaya Digital. 

Ya, ini suatu yang merupakan keniscayaan. Ada banyak kebaikan dan manfaat yang dapat kita & gereja peroleh dalam kehadiran teknologi digital. Masa pandemi telah memperlihatkan kepada kita akan kecanggihan teknologi digital membantu kita. 

Namun di sisi yang lain, justru membawa dampak negatif juga nampak, seperti meningkatkan individualisme, kemelakatan pada gadget, dengan demikian perlu diantisipasi tentang semakin terbatasnya relasi fisik dan psikis manusia dengan sesamanya.


Dalam bacaan hari ini Petrus memberikan nasehat kepada orang-orang percaya di perantauan pada masa itu tentang pentingnya  aspek-aspek relasi kekristenan yang antara lain adalah : 

     => Aspek pertama, yang berkaitan dengan diri sendiri, yaitu agar orang percaya mampu menguasai diri dan menjadi tenang. Petrus mengingatkan agar mereka menjaga pikiran tetap aman, bersih dan sehat, tidak dikotori dengan hal-hal yang jahat, tetapi mengalami ketenangan oleh tuntunan Roh. 

     => Aspek kedua, yang berkaitan dengan prinsip kekristenan, yaitu berdoa. Mereka diingatkan untuk selalu membangun relasi dengan Allah, tertambat dan selalu melekat pada Allah, memberi diri dituntun untuk mengetahui kehendak Allah.

    => Aspek ketiga, saling mengasihi dan melayani  dalam relasi antar sesama orang-orang percaya. Bahwa menjadi pengikut Kristus hendaknya menjadi lebih proaktif dan sungguh-sungguh (maksimal & konsisten) dalam mengasihi dan melayani sesama.

Di tengah-tengah pesatnya perkembangan teknologi digital yang sudah membudaya, maka firman Tuhan pagi ini memberikan solusi kepada kita, yaitu : TIDAK PERLU ANTIPATI terhadapnya, tetapi juga JANGAN TERLALU MELEKAT padanya sehingga menjadi ORANG YANG KETERGANTUNGAN TEKNOLOGI DIGITAL.

Sebagai makhluk sosial ciptaan Allah, kita ini diperlengkapi dengan kemampuan untuk membangun relasi. Karena itu, sangat penting bagi orang percaya untuk memperhatikan 3 aspek relasi tadi, yaitu dengan diri sendiri, dengan Allah, dan dengan sesama juga seluruh ciptaan secara sehat dan proposional supaya di tengah-tengah konteks budaya digital Allah selalu dimuliakan melalui kehidupan dan pelayanan kita. ✝️ 🌺 ✝️

 








🎵 MENYANYI :  KJ 370  
'Ku Mau Berjalan dengan Jurus'lamatku


1)
'Ku mau berjalan dengan Jurus'lamatku 
di lembah berbunga dan berair sejuk. 
Ya, ke mana juga aku mau mengikutNya. Sampai aku tiba di neg'ri baka.

Ikut, ikut, 
ikut Tuhan Yesus; 
'ku tetap mendengar 
dan mengikutNya. 
Ikut, ikut, 
ikut Tuhan Yesus; 
ya, ke mana juga 
'ku mengikutNya!



2)
'Ku mau berjalan dengan Jurus'lamatku 
di lembah gelap,di badai yang menderu. 
Aku takkan takut di bahaya apa pun,
bila 'ku dibimbing tangan Tuhanku.

Ikut, ikut, 
ikut Tuhan Yesus; 
'ku tetap mendengar 
dan mengikutNya. 
Ikut, ikut, 
ikut Tuhan Yesus; 
ya, ke mana juga 
'ku mengikutNya!



🙏 BERDOA :


Ya TUHAN, kami bersyukur  akan firman-Mu yang mengingatkan kami dan juga mengajarkan kami untuk memiliki dan menghidupi prinsip-prinsip terpenting dalam iman kristen agar hidup kami memuliakan nama-Mu senantiasa.


Ya TUHAN, mengawali hari ini kembali kami berterima kasih kepada-Mu untuk kasih setia-Mu yang tidak terbatas yang telah dan senantiasa kami alami di dalam hidup kami. 

Dengan berharap kepada kasih setia-Mu itu kami menyerahkan hidup kami ke dalam tangan-Mu. 

..................
..................


Ya TUHAN, dalam pengasihan-Mu kami mohon,,,

            DENGARLAH DOA KAMI



yang kami sampaikan dalam nama YESUS KRISTUS Penyelamat yang kami sembah dan muliakan, Dialah yang mengajarkan kami berdoa bersama :

Bapa kami yang di sorga, 
Dikuduskanlah nama-Mu, 
Datanglah Kerajaan-Mu, 
Jadilah kehendak-Mu di bumi seperti di sorga.

Berikanlah kami pada hari ini makanan kami yang secukupnya dan ampunilah kami akan kesalahan kami, seperti kami juga mengampuni orang yang bersalah kepada kami; dan janganlah membawa kami ke dalam pencobaan, tetapi lepaskanlah kami dari pada yang jahat. 

Karena Engkaulah yang empunya Kerajaan dan kuasa dan kemuliaan sampai selama-lamanya. 

Amin.

Kamis, 10 November 2022

MEZBAH KELUARGA Jumat, 11 11 2022









MEZBAH KELUARGA 
Jumat, 11 November 2022





🎵 MENYANYI : KJ 240A 
      Datanglah ya Sumber Rahmat

1)
Datanglah, ya sumber rahmat, 
selaraskan hatiku 
menyanyikan kasih s'lamat 
yang tak kunjung berhenti. 
Ajar aku madah indah,
gita balai sorgaMu. 
Aku puji gunung kokoh, 
gunung pengasihanMu.

2)
Hingga kini 'ku selamat 
dengan kuat yang Kaub'ri.
Kuharapkan akan dapat 
sampai di neg'ri seri.
Yesus cari akan daku, 
domba binal yang sesat;
Untuk membela diriku 
dipikulNya salib b'rat.





🙏 BERDOA : 
Ya TUHAN yang maha baik, 
kami bersyukur untuk pemeliharaan-Mu yang ajaib terhadap hidup kami. 

Saat kami bangun dari tidur malam kami, Engkau pun memberikan nafas hidup bagi kami, agar kami dapat menikmati hari baru pemberian-Mu ini.

Ya TUHAN, bimbinglah kami dengan Roh-Mu dan dengan firman-Mu sehingga kami dapat mengerti kehendak-Mu. Amin.






📖 BACAAN ALKITAB : 


1 Petrus 4:1-6 (TB)  

4:1 Jadi, karena Kristus telah menderita penderitaan badani, kamu pun harus juga mempersenjatai dirimu dengan pikiran yang demikian, — karena barangsiapa telah menderita penderitaan badani, ia telah berhenti berbuat dosa —, 


4:2 supaya waktu yang sisa jangan kamu pergunakan menurut keinginan manusia, tetapi menurut kehendak Allah. 


4:3 Sebab telah cukup banyak waktu kamu pergunakan untuk melakukan kehendak orang-orang yang tidak mengenal Allah. Kamu telah hidup dalam rupa-rupa hawa nafsu, keinginan, kemabukan, pesta pora, perjamuan minum dan penyembahan berhala yang terlarang. 


4:4 Sebab itu mereka heran, bahwa kamu tidak turut mencemplungkan diri bersama-sama mereka di dalam kubangan ketidaksenonohan yang sama, dan mereka memfitnah kamu.


4:5 Tetapi mereka harus memberi pertanggungan jawab kepada Dia, yang telah siap sedia menghakimi orang yang hidup dan yang mati.


4:6 Itulah sebabnya maka Injil telah diberitakan juga kepada orang-orang mati, supaya mereka, sama seperti semua manusia, dihakimi secara badani; tetapi oleh roh dapat hidup menurut kehendak Allah.

     









🌺 RENUNGAN :


MENELADANI PENDERITAAN KRISTUS ADALAH WUJUD KEMATANGAN SPIRITUALITAS KRISTEN



Nats: “Jadi karena Kristus telah menderita penderitaan badani, kamupun harus juga mempersenjatai dirimu dengan pikiran yang demikian -karena barangsiapa telah menderita penderitaan badani, ia telah berhenti berbuat dosa.” (ayat 1)


Menjadi orang percaya itu meneladani jalan Kristus, tindakan kasihNya, kepedulian terhadap orang-orang yang dipinggirkan, termasuk jalan salib yang ditempuhNya. 


Persoalannya apakah kita mau meneladani jalan salibNya? Tuhan Yesus memberikan kebahagiaan kepada orang beriman dengan jalan yang tidak gampang yaitu jalan salib dan kematian, konsekwensinya para  pengikut Yesus diharapkan bisa meneladaniNya.

Spiritualitas adalah suatu relasi syukur karena anugerah Allah yang begitu besar dalam menyelamatkan manusia berdosa. 

Spiritulitas adalah berpuncak dalam seremoni penyembahan kepada Tuhan atau ibadah.

Spiritualitas Alkitab berbicara soal disiplin dalam doa serta disiplin membaca dan merenungkan firman. 

Spiritulitas adalah komitmen untuk menjadi serupa dengan Kristus sehingga kekudusan adalah bagian dari komitmen menjadi serupa dan bukan sebuah ketaatan legalistik tanpa adanya syukur kepada Tuhan. 


Umat percaya mestinya menyadari konsekwensi mengikut Yesus akan menanggung dengan ikhlas semua penderitaan yang dialami, karena itu bagian dari iman. 



Menderita bagi kita merupakan kehormatan, kepantasan, kelayakan karena telah menerima kebaikan terlebih dahulu dari Kristus.


Selama nafas dibungkus raga, penderitaan tidak akan berhenti mengejar kita. Hidup ini sebuah perjuangan, tidak akan berhenti sampai kita mati. 

Penderitaan harus dikalahkan, persoalan harus dihadapi, kita tidak boleh lari dari kenyataan hidup. Kita tidak boleh menyerah.


Dalam setiap penderitaan Allah selalu peduli, dalam setiap penderitaan Allah punya rencana yang indah, dalam setiap penderitaan Allah hadir untuk menolong. 



Apa respon kita? 
1 Petrus 4:2 mengingatkan “Supaya waktu yang tersisa jangan kamu pergunakan menurut keinginan manusia tetapi menurut kehendak Allah.”

Di dalam Tuhan, kita mengimani ada penderitaan pasti ada jalan keluarnya. 

Percayalah bahwa Tuhan selalu punya pelangi untuk setiap badai, punya jawaban untuk setiap pencobaan dan hikmah di balik setiap peristiwa. Kita yakini bahwa Tuhan tidak sekali-kali melepaskan kita berjalan sendiri di tengah hutan belantara. Tuhan sekali-kali tidak akan membiarkan kita menyeberangi sungai tanpa sampai. Kita pasti bisa menyeberang ke seberang yaitu kebahagiaan. Amin. ✝️✝️✝️


“TUHAN PUNYA PELANGI DALAM SETIAP USAI BADAI dan JAWABAN BAGI SETIAP PERSOALAN.”






🎵 MENYANYI : NKB 170 
Jalan Hidup Tak Selalu

1)
Jalan hidup tak selalu 
tanpa kabut yang pekat,
namun kasih Tuhan nyata 
pada waktu yang tepat.
Mungkin langit tak terlihat 
oleh awan yang tebal,
di atasnyalah membusur 
p’langi kasih yang kekal.

Habis hujan tampak p’langi 
bagai janji yang teguh,
di balik duka menanti 
p’langi kasih Tuhanmu.

2)
Jika badai menyerangmu, 
awan turun menggelap,
carilah di atas awan 
p’langi kasih yang tetap.
Lihatlah warna-warninya, 
lambang cinta yang besar,
Tuhan sudah b’ri janjiNya, 
jangan lagi ‘kau gentar.

Habis hujan tampak p’langi 
bagai janji yang teguh,
di balik duka menanti 
p’langi kasih Tuhanmu.



🙏 BERDOA :

Ya TUHAN, kami bersyukur  akan firman-Mu yang mengingatkan kami,  agar dengan kematangan spiritualitas, maka kami pun mampu dengan ikhlas mengalami perbuatan tidak menyenangkan (penderitaan) karena berbuat baik. 

Ya TUHAN, kami mohon, bentuklah dan matangkanlah spiritualitas kami untuk senantiasa mampu menolak yang jahat.

..................
..................


Ya TUHAN, dalam pengasihan-Mu kami mohon,,,

                DENGARLAH DOA KAMI

yang kami sampaikan dalam nama YESUS KRISTUS Penyelamat kami yang mengajarkan kami berdoa bersama :

Bapa kami yang di sorga, 
Dikuduskanlah nama-Mu, 
Datanglah Kerajaan-Mu, 
Jadilah kehendak-Mu di bumi seperti di sorga.

Berikanlah kami pada hari ini makanan kami yang secukupnya dan ampunilah kami akan kesalahan kami, seperti kami juga mengampuni orang yang bersalah kepada kami; dan janganlah membawa kami ke dalam pencobaan, tetapi lepaskanlah kami dari pada yang jahat. 

Karena Engkaulah yang empunya Kerajaan dan kuasa dan kemuliaan sampai selama-lamanya. 

Amin.

Rabu, 09 November 2022

MEZBAH KELUARGA KAMIS, 10 NOVEMBER 2022








MEZBAH KELUARGA 
Kamis, 10 November 2022





🎵 MENYANYI : KJ 1, 
      Haleluya, Pujilah

Ref:
Haleluya! Pujilah 
Allah Yang Agung, Maha Esa
Dalam Kristus kita kenal 
Allah Yang Hidup, Bapa kekal!

1)
Langit, buana semesta 
patut memuji kuasaNya,
karna berkatNya tak henti, 
limpah kasihNya tak terperi.

Ref:
Haleluya! Pujilah 
Allah Yang Agung, Maha Esa
Dalam Kristus kita kenal 
Allah Yang Hidup, Bapa kekal!





🙏 BERDOA : 
Ya TUHAN yang maha baik, 
kami bersyukur karena pemeliharaan-Mu yang ajaib terhadap hidup kami. 

Saat kami bangun dari tidur malam kami, Engkau pun memberikan nafas hidup bagi kami lagi, agar kami dapat menikmati hari baru pemberian-Mu ini.

Ya TUHAN, bimbinglah kami dengan Roh-Mu dan dengan firman-Mu sehingga kami mengerti akan kehendak-Mu. Amin.






📖 BACAAN ALKITAB : 
   

  1 Petrus 3 : 8-12

8 Dan akhirnya, hendaklah kamu semua seia sekata, seperasaan, mengasihi saudara-saudara, penyayang dan rendah hati,

9 dan janganlah membalas kejahatan dengan kejahatan, atau caci maki dengan caci maki, tetapi sebaliknya, hendaklah kamu memberkati, karena untuk itulah kamu dipanggil, yaitu untuk memperoleh berkat. Sebab:

10 "Siapa yang mau mencintai hidup dan mau melihat hari-hari baik, ia harus menjaga lidahnya terhadap yang jahat dan bibirnya terhadap ucapan-ucapan yang menipu. 

11 Ia harus menjauhi yang jahat dan melakukan yang baik, ia harus mencari perdamaian dan berusaha mendapatkannya. 

12 Sebab mata Tuhan tertuju kepada orang-orang benar, dan telinga-Nya kepada permohonan mereka yang minta tolong, tetapi wajah Tuhan menentang orang-orang yang berbuat jahat." 





     









🌺 RENUNGAN :


HIDUP ORANG KRISTEN di dalam JEMAAT


Dalam sebuah artikel dikatakan, “The church can become a place where people experience deep wounds rather than healing.” Gereja bisa menjadi tempat di mana orang mengalami luka yang dalam daripada pemulihan/ penyembuhan. 

Karena itu, dalam salah satu penelitian Barna di Amerika, menunjukkan bahwa hampir 4 dari 10 orang yang tidak pergi ke gereja itu dikarenakan mereka menghindari gereja karena pengalaman masa lalu yang negatif di gereja atau dengan orang-orang di gereja. 

Mengapa demikian? Karena ada banyak
orang percaya tidak sungguh-sungguh menghidupi Firman Tuhan di dalam
hidupnya dan kasih Kristus tidak tampak dalam hidupnya. Sehingga tidak mengherankan jika ada banyak orang Kristen menjadi batu sandungan bagi orang Kristen lainnya. 

Karena itu, bagaimana cara hidup orang Kristen yang benar di tengah-tengah jemaat agar hidupnya menjadi berkat dan memuliakan nama Tuhan?

1. Memiliki kesehatian dalam mengasihi

Sehomogen apapun sebuah gereja, tidak ada satu gereja pun yang terlepas dari yang namanya perbedaan. Kita pasti akan menemukan adanya perbedaan baik itu dalam hal ras, suku, karakter, pendidikan, status sosial-ekonomi, maupun cara pandang dan sebagainya. 

Sehingga tak mengherankan jika perbedaan inilah yang seringkali menjadi pemicu konflik dalam kehidupan berjemaat. Karena itu, para rasul seringkali menasihati jemaat untuk tetap
mempertahankan kesatuan Roh dalam ikatan damai, seperti yang dikatakan dalam Efesus 4:1-3, Filipi 2:1-11, Roma 12:16 dan sebagainya. 

Hal ini dikarenakan ada banyak godaan untuk memecah kesatuan atau keharmonisan kehidupan berjemaat yang berbeda latar belakang dan sebagainya. Dalam hal ini, rasul Petrus juga mengingatkan seluruh orang percaya untuk seia sekata, seperasaan
dan rendah hati dalam mengasihi saudara seiman.

2. Tidak membalas kejahatan orang lain

Ditinjau dari latar belakangnya, ada 2 pergumulan besar yang dihadapi
jemaat pada saat itu. 

Pertama, pergumulan dari luar jemaat, yakni setelah agama Kristen menjadi kelompok tersendiri dan terpisah dari Yudaisme, mereka mendapatkan perlawanan dari Roma, yang pada saat itu berada dibawah pemerintahan Nero (62-65M). Sehingga, perubahan sikap pemerintah terhadap agama Kristen menimbulkan tantangan dan penganiayaan bagi gereja-gereja di bagian utara Asia Kecil di propinsi-propinsi Pontus, Galatia, Kapadokia, Asia dan Bitinia. 

Kedua, pergumulan dari dalam jemaat itu sendiri, yakni tidakharmonisan
di tengah perbedaan yang ada. 

Sehingga, dari awal Petrus mengingatkan mereka untuk seia sekata, seperasaan dan rendah hati dalam mengasihi karena kasih
menjadi kunci dari kesatuan jemaat.
Karena itu, tidak dapat dipungkiri, di tengah penganiayaan yang dialami dan perbedaan/konflik yang terjadi di dalam tubuh jemaat itu sendiri sangat mungkin menimbulkan rasa sakit yang muncul di dalam tubuh Kristus. 

Namun, dalam bagian ini, rasul Petrus mengingatkan mereka untuk tidak membalas kejahatan dengan kejahatan, sebaliknya memberkati mereka. 

Mengapa demikian? Orang yang tidak membalas kejahatan adalah orang yang mencintai hidup dan mau melihat hari yang baik. Karena itu, ia pasti menjaga lidahnya,menjauhi yang jahat dan selalu mencari perdamaian. 
Mengapa? Karena mata Tuhan tertuju pada orang benar. 

Istilahnya kita tidak perlu kuatir karena Tuhan sendiri yang akan menyatakan keadilan dan penghakimannya sesuai waktu Tuhan. 

Perhatikan ayat 12, “Sebab mata Tuhan tertuju kepada orang-orang benar, dan telinga-Nya kepada permohonan mereka yang minta tolong, tetapi wajah Tuhan menentang orang-orang yang berbuat jahat.” 

Karena itu, jangan jemu-jemu kita berdoa. Pada waktu-Nya, kita akan melihat pertolongan Tuhan dan orang-orang yang berbuat jahat pasti akan mendapatkan hukumannya sesuai dengan cara dan waktunya Tuhan.

1 Yoh. 4:20 berkata, “Jikalau seorang berkata: “Aku mengasihi Allah," dan ia membenci saudaranya, maka ia adalah pendusta, karena barangsiapa tidak mengasihi saudaranya yang dilihatnya, tidak mungkin mengasihi Allah, yang tidak dilihatnya. Barangsiapa mengasihi Allah, ia harus juga mengasihi
saudaranya.” 

Jadi, sikap kasih yang kita tunjukkan kepada orang lain seharusnya dapat menghadirkan kasih Tuhan yang nyata. Dengan demikian, kehidupan orang percaya dapat menjadi berkat bagi orang lain.
 







🎵 MENYANYI :  KJ 249 
       Serikat Persaudaraan

1)
Serikat persaudaraan, 
berdirilah teguh!
Sempurnakan persatuan 
di dalam Tuhanmu.
Bersama-sama majulah, 
dikuatkan iman,
Berdamai, bersejahtera, 
dengan pengasihan.

3)
Dan masing-masing kamu pun 
dib'ri anugerah,
supaya kamu bertekun 
dan rajin bekerja.
Hendaklah hatimu rendah, 
tahu: Tuhan berpesan
Jemaat menurut firmanNya 
berkasih-kasihan.




🙏 BERDOA :

Ya TUHAN, ...
.........

Ya TUHAN, dalam pengasihan-Mu kami mohon,,,

DENGARLAH PERMOHONAN KAMI

yang kami sampaikan dalam nama YESUS KRISTUS Penyelamat kami yang mengajarkan kami berdoa bersama :

Bapa kami yang di sorga, 
Dikuduskanlah nama-Mu, 
Datanglah Kerajaan-Mu, 
Jadilah kehendak-Mu di bumi seperti di sorga.

Berikanlah kami pada hari ini makanan kami yang secukupnya dan ampunilah kami akan kesalahan kami, seperti kami juga mengampuni orang yang bersalah kepada kami; dan janganlah membawa kami ke dalam pencobaan, tetapi lepaskanlah kami dari pada yang jahat. 

Karena Engkaulah yang empunya Kerajaan dan kuasa dan kemuliaan sampai selama-lamanya. 

Amin.

Selasa, 08 November 2022

MEZBAH KELUARGA Rabu, 9 November 2022








MEZBAH KELUARGA 
Rabu, 9 November 2022




🎵 MENYANYI : KJ 37A 
      Batu Karang Yang Teguh

1)
Batu Karang yang teguh, 
Kau tempatku berteduh.
Kar'na dosaku berat 
dan kuasanya menyesak,
Oh, bersihkan diriku 
oleh darah lambungMu.


3)
Tiada lain kupegang, 
hanya salib dan iman;
dalam kehampaanku 
kudambakan rahmatMu.
Tanpa Dikau, Tuhanku, 
takkan hidup jiwaku.





🙏 BERDOA : 
Ya TUHAN yang maha baik, 
kami bersyukur untuk pemeliharaan-Mu yang ajaib terhadap hidup kami. 

Saat kami bangun dari tidur malam kami, Engkau memberikan nafas hidup bagi kami lagi, agar kami dapat menikmati hari baru pemberian-Mu ini.

Ya TUHAN, bimbinglah kami dengan Roh-Mu dan dengan firman-Mu agar kami mengerti kehendak-Mu. Amin.






📖 BACAAN ALKITAB : 

      1 Petrus 2:1, 4-8 

1 Karena itu buanglah segala kejahatan, segala tipu muslihat dan segala macam kemunafikan, kedengkian dan fitnah.

4 Dan datanglah kepada-Nya, batu yang hidup itu, yang memang dibuang oleh manusia, tetapi yang dipilih dan dihormat di hadirat Allah.

5 Dan biarlah kamu juga dipergunakan sebagai batu hidup untuk pembangunan suatu rumah rohani, bagi suatu imamat kudus, untuk mempersembahkan persembahan rohani yang karena Yesus Kristus berkenan kepada Allah.

6 Sebab ada tertulis dalam Kitab Suci: "Sesungguhnya, Aku meletakkan di Sion sebuah batu yang terpilih, sebuah batu penjuru yang mahal, dan siapa yang percaya kepada-Nya, tidak akan dipermalukan."  

7 Karena itu bagi kamu, yang percaya, ia mahal, tetapi bagi mereka yang tidak percaya: "Batu yang telah dibuang oleh tukang-tukang bangunan, telah menjadi batu penjuru, juga telah menjadi batu sentuhan dan suatu batu sandungan." 

8 Mereka tersandung padanya, karena mereka tidak taat kepada firman Allah; dan untuk itu mereka juga telah disediakan.







🌺 RENUNGAN :

Dan biarlah kamu juga dipergunakan sebagai batu hidup untuk pembangunan suatu rumah rohani ….
(1Pet. 2:5)




Alkitab memakai banyak gambaran atau kiasan. Adakalanya gambaran yang dipakai kurang begitu lazim seperti dalam perikop ini. Apa maksud si penulis surat yang mengajak pembacanya untuk menjadi “batu hidup”? Istilah “batu” diambil dari kitab Yesaya, “Sesungguhnya, Aku meletakkan sebagai dasar di Sion sebuah batu, batu yang teruji, sebuah batu penjuru yang mahal, sebagai dasar yang teguh” (Yes. 28:16).

 

Petrus menafsirkan batu penjuru itu ialah Yesus Kristus yang menjadi dasar gereja. Gereja dapat berdiri menjadi bangunan yang kokoh, sebab dibangun di atas dasar yang kuat, yaitu Yesus Kristus. Dialah batu penjuru gereja. Bangunan gereja terdiri dari tumpukan batu-batu yang disusun rapih, sesuai dengan rancangan Sang Arsitek. Dari sini gagasannya terus dikembangkan. Umat Kristus itu seperti batu-batu yang beraneka bentuk, besar dan kecil, yang disusun menjadi bangunan yang indah.

 

Yesus Kristus adalah batu penjuru. Kita yang percaya kepada-Nya, dan bertumbuh di dalam firman-Nya adalah batu-batu hidup. Ketika kita datang kepada Yesus dan membiarkan diri dan hidup kita dibentuk oleh-Nya maka Ia akan meletakkan kita di atas diri-Nya, dan membangun serta menjadikan kita suatu rumah rohani yang indah bagi nama-Nya. 


Penulis Surat Petrus mengajak pembaca suratnya untuk menyerahkan hidupnya kepada Allah. Kita semua seperti batu-batu yang dipakai oleh Allah untuk membangun sebuah rumah rohani bagi Allah. Kemauan untuk memilih ada pada Allah sendiri yang memakai kita seperti “batu-batu” yang disusun menjadi bangunan yang indah. Kita tidak layak berbangga diri atas kebaikan diri kita, apalagi menjadi sombong. Juga tidak pantas memandang rendah “batu-batu” lain yang dipakai oleh Sang Arsitek Agung untuk membangun rumah rohani itu.

 




REFLEKSI:

Setiap orang adalah unik, seperti batu, tidak ada yang sama persis.

Mzm. 19; Kel. 19:1-9a; 1Pet. 2:4-10





🎵 MENYANYI : KJ 252 
       Batu Penjuru G'reja

1)
Batu penjuru G'reja 
dan Dasar yang esa,
yaitu Yesus Kristus, 
Pendiri umatNya.
Dengan kurban darahNya 
Gereja ditebus;
baptisan dan firmanNya 
membuatNya kudus.

4)
Gereja takkan punah 
selama-lamanya,
dibimbing tangan Tuhan, 
dibela kasihNya.
Ditantang pengkhianat 
dan banyak musuhnya,
bertahanlah jemaat 
dan jaya mulia




🙏 BERDOA :

Ya TUHAN, jadikan diri kami batu-batu hidup di tangan-Mu.

.........

Ya TUHAN, dalam pengasihan-Mu kami mohon,,,

DENGARLAH PERMOHONAN KAMI

yang kami sampaikan dalam nama YESUS KRISTUS Penyelamat kami yang mengajarkan kami berdoa bersama :

Bapa kami yang di sorga, 
Dikuduskanlah nama-Mu, 
Datanglah Kerajaan-Mu, 
Jadilah kehendak-Mu di bumi seperti di sorga.

Berikanlah kami pada hari ini makanan kami yang secukupnya dan ampunilah kami akan kesalahan kami, seperti kami juga mengampuni orang yang bersalah kepada kami; dan janganlah membawa kami ke dalam pencobaan, tetapi lepaskanlah kami dari pada yang jahat. 

Karena Engkaulah yang empunya Kerajaan dan kuasa dan kemuliaan sampai selama-lamanya. 

Amin.