Minggu, 25 Juli 2021

Mezbah Keluarga Hari Minggu | 25 Juli 2021 | WARTAKAN INJIL KRISTUS






MEZBAH KELUARGA HARI MINGGU 
25 Juli 2021 
WARTAKAN INJIL KRISTUS




💠 MEMBACA MAZMUR :
[Anak] :  📜 Mazmur 51:17-19

Ya Tuhan, bukalah bibirku, 

SUPAYA MULUTKU MEMBERITAKAN PUJI-PUJIAN KEPADA-MU! 

Sebab Engkau tidak berkenan kepada korban sembelihan; 

SEKIRANYA KUPERSEMBAHKAN KORBAN BAKARAN, ENGKAU TIDAK MENYUKAINYA. 

Korban sembelihan kepada Allah ialah jiwa yang hancur; 

HATI YANG PATAH DAN REMUK TIDAK AKAN KAUPANDANG HINA, YA ALLAH



💠 PEMBUKAAN :

[Papa] :  
Kita mulai Mezbah Keluarga Hari Minggu ini dengan keyakinan bahwa pertolongan kepada kita adalah dari Tuhan yang telah menjadikan langit dan bumi, yang selalu menjaga kesetiaan-Nya terhadap kita sampai selama-lamanya dan yang tiada pernah meninggalkan perbuatan tangan-Nya. ~ Kasih karunia dan damai sejahtera dari Allah, Bapa kita, dan dari Tuhan Yesus Kristus menyertai kamu. 
Amin.


💠 MENYANYI :  NKB 42. 
FAJAR MENYINGSING

🎶
Fajar menyingsing indah bagaikan
t’rang yang mengiring sabda Tuhan.
Puji Khalikmu atas ciptaan;
tiap pagi baru kurnia Tuhan!

🎶
Indahnya hujan dan matahari;
ciptaan Tuhan s’lalu segar.
Puji Khalikmu kar’na di bumi
pohon bertumbuh, bunga mekar!

🎶
Siang dan malam, t’rang serta hujan,
indahnya alam karya Tuhan.
Puji Khalikmu yang menciptakan
hari yang lalu, hari depan!






💠 BERDOA :

[Mama] :  
Ya Tuhan Kemuliaan, Allah yang kekal, Allah yang pengasih, dengan sukacita kami memuji-Mu.

Terima kasih untuk pagi hari ini, kami bersyukur untuk istirahat malam yang Engkau berikan, sehingga kami dapat bangun dalam kondisi bugar dan segar untuk merayakan Hari Minggu, Hari Tuhan.

Bersama dengan semua umat-Mu yang merayakan Ibadah Hari Minggu ini, 
kami menyembah-Mu Allah yang benar, 
Bapa, Anak dan Roh Kudus 


Ya Tuhan, ampunilah kami sebab kehidupan kami, sebagai pribadi, keluarga, maupun sebagai jemaat-Mu kami belum menjadi saksi kemuliaan-Mu secara sempurna. Luluhkanlah dosa dan kesedihan kami, lalu singkirkanlah keraguan kami, kemudian isi kami dengan cahaya kasih-Mu.

Oleh karena itu, ya Tuhan,  kami memohon terangilah hati dan pikiran kami dengan Kebenaran-Mu agar terbentuk di dalam kami suatu kesadaran Ilahi dan pengenalan akan Diri TUHAN, sehingga kami ini dimampukan untuk melakukan Kehendak-Mu.

Oleh pengasihan Yesus Kristus Juruselamat, kami berdoa. Amin.



💠 MEMBACA ALKITAB :

Perjanjian Lama
[Anak ] :  📖   Imamat 25:1-7 

1 TUHAN berfirman kepada Musa di gunung Sinai: 

2 "Berbicaralah kepada orang Israel dan katakan kepada mereka: Apabila kamu telah masuk ke negeri yang akan Kuberikan kepadamu, maka tanah itu harus mendapat perhentian sebagai sabat bagi TUHAN. 

3 Enam tahun lamanya engkau harus menaburi ladangmu, dan enam tahun lamanya engkau harus merantingi kebun anggurmu dan mengumpulkan hasil tanah itu,

4 tetapi pada tahun yang ketujuh haruslah ada bagi tanah itu suatu sabat, masa perhentian penuh, suatu sabat bagi TUHAN. Ladangmu janganlah kautaburi dan kebun anggurmu janganlah kaurantingi. 

5 Dan apa yang tumbuh sendiri dari penuaianmu itu, janganlah kautuai dan buah anggur dari pokok anggurmu yang tidak dirantingi, janganlah kaupetik. Tahun itu harus menjadi tahun perhentian penuh bagi tanah itu. 

6 Hasil tanah selama sabat itu haruslah menjadi makanan bagimu, yakni bagimu sendiri, bagi budakmu laki-laki, bagi budakmu perempuan, bagi orang upahan dan bagi orang asing di antaramu, yang semuanya tinggal padamu.

7 Juga bagi ternakmu, dan bagi binatang liar yang ada di tanahmu, segala hasil tanah itu menjadi makanannya. 


Kitab Injil
[Semua ] :  📖 Matius 24:12-14

12 Dan karena makin bertambahnya kedurhakaan, maka kasih kebanyakan orang akan menjadi dingin. 

13 Tetapi orang yang bertahan sampai pada kesudahannya akan selamat. 

14 Dan Injil Kerajaan ini akan diberitakan di seluruh dunia menjadi kesaksian bagi semua bangsa, sesudah itu barulah tiba kesudahannya." 


💠 RENUNGAN : 

WARTAKAN INJIL KRISTUS


💠 MENYANYI : GB 121. (1, 2)
HAI, PERGI DAN WARTAKAN

🎶
Hai, pergi dan wartakan Injil Kristus
dalam karya dan dalam karsamu.
Baik di rumah, sekolah dan di kantor;
juga disetiap waktu dan tempat.
Bawa kasih dan bawa sukacita,
panjang sabar serta lemah lembut.
Itu sikap yang harus kau lakukan
kar'na Kristus nyata dalam hidupmu.

🎶
Hai, pergi dan wartakan Injil Kristus
dalam kata dan perbuatan-Mu.
Juga dalam segala tindakanmu,
jadikanlah Firman Tuhan pandumu.
Jangan takut tegakkan keadilan
dan berani berkata yang benar.
Jangan bimbang dan jangan kau kuatir;
Roh Kudus membimbing dan menolongmu.




✝️ PENGAKUAN IMAN RASULI

Aku percaya kepada Allah, Bapa yang Mahakuasa, Khalik langit dan bumi.

Dan kepada Yesus Kristus, Anak-Nya yang Tunggal, Tuhan kita.

Yang dikandung daripada Roh Kudus, lahir dari anak dara Maria.

Yang menderita sengsara di bawah pemerintahan Pontius Pilatus, disalibkan, mati dan dikuburkan, turun ke dalam kerajaan maut.

Pada hari yang ketiga bangkit pula dari antara orang mati.

Naik ke surga, duduk di sebelah kanan Allah, Bapa yang Mahakuasa, dan dari sana Ia akan datang untuk menghakimi orang yang hidup dan yang mati.

Aku percaya kepada Roh Kudus; gereja yang kudus dan am; persekutuan orang kudus; pengampunan dosa; kebangkitan tubuh; dan hidup yang kekal. 



💠 BERDOA :

[Mama] : 
Ya Tuhan, kami bersyukur kepada-Mu sebab Engkau menganugerahkan bumi, tanah untuk dipergunakan memenuhi kebutuhan hidup manusia. Berikan kepada tiap-tiap orang, kepekaan untuk mengolah tanah dengan benar dan bertanggung jawab. Melalui frman-Mu, kami diingatkan untuk mencukupi keperluan hidup dengan bekerja, menabung, menyiapkan persediaan untuk masa depan, dan juga tidak berlaku serakah, tetapi tahu diri dalam menikmati berkat Tuhan.

Ya Tuhan, kami bersyukur kepada-Mu sebab karena anugerah-Mulah kami memperoleh kesempatan untuk mendengar berita Injil dan menyambutnya dengan iman. Oleh anugerah yang menyelamatkan tersebut kami memiliki jaminan yang pasti bagi masa depan kami, baik untuk hidup di dunia yang sekarang maupun yang akan datang. 

Tolonglah kami untuk mensyukuri anugerah-Mu itu dengan membagikan berita Injil kepada mereka yang belum percaya kepada-Mu. Penuhilah hati kami dengan kasih-Mu sehingga kami akan memberitakan Injil-Mu tanpa rasa ragu maupun malu.


[Anak] :
Ya Tuhan, mengawali hari yang baru ini kami mengucap syukur kepada-Mu karena kemurahan-Mu juga selalu baru bagi kami. Dengan penuh pengharapan kami menyongsong hari yang akan kami lalui ini dengan yakin bahwa sesungguhnya Engkau menjamin kehidupan kami. 

Tolonglah diri kami agar kami mampu mengisi hari ini dengan kehidupan yang penuh hikmat, tidak sia-sia serta memuliakan nama-Mu. 

Sertailah diri kami dengan hikmat. Tuntunlah hidup kami di jalan-Mu. Jadikanlah diri kami saluran dari kasih-Mu kepada semua orang yang ada di sekitar kami. Di dalam nama Yesus Kristus, Tuhan dan Raja kami, kami berdoa. 


[Papa] :
Tuhan, Allah yang kekal,

Sekarang kami berdoa untuk saudara-saudari kami, kami berdoa untuk mereka yang dari tempat tidur perawatannya, telah berbagi dengan kami akan harapan dan kerinduan mereka untuk beroleh kesembuhan dan pemulihan.

Bersama- sama, kami sebagai saudara-saudari, bertaut hati dengan mereka dalam belas kasih, turut merasakan derita dan rasa sakit mereka. Namun kami juga berbagi harapan dan kerinduan yang sama untuk kesembuhan dan damai sejahtera mereka, oleh kehadiran Tuhan. 

Tuhan, pandanglah dengan pengampunan pada anak-anak-Mu. Hiburkan dan kuatkan mereka, dan dengan rahmat-Mu pulihkan mereka. 

Kami mohon ini dalam perantaraan Putra-Mu, hamba yang menderita, seorang yang mengalami kesakitan, yang tahu apa penderitaan itu, dan menanggung sendiri kelemahan kami serta memberi kami damai sejahtera pada hari ini.



[Semua] : 
Bapa kami yang di sorga, 
Dikuduskanlah nama-Mu, 
Datanglah Kerajaan-Mu, 
Jadilah kehendak-Mu di bumi seperti di sorga.

Berikanlah kami pada hari ini makanan kami yang secukupnya dan ampunilah kami akan kesalahan kami, seperti kami juga mengampuni orang yang bersalah kepada kami; dan janganlah membawa kami ke dalam pencobaan, tetapi lepaskanlah kami dari pada yang jahat. 

Karena Engkaulah yang empunya Kerajaan dan kuasa dan kemuliaan sampai selama-lamanya. 

Amin.

Jumat, 23 Juli 2021

BERKATA JUJUR DAN BERLAKU ADIL | Matius 23 | Mezbah Keluarga | 24 Juli 2021




MEZBAH KELUARGA 
Sabtu, 24 Juli 2021
Matius 23
BERKATA JUJUR DAN BERLAKU ADIL



💠 MEMBACA MAZMUR :
       ðŸ“œ Mazmur 85:8

Perlihatkanlah kepada kami kasih setia-Mu, ya TUHAN, 

DAN BERIKANLAH KEPADA KAMI KESELAMATAN DARI PADA-MU! 


💠 SAAT TEDUH
Meneduhkan, menenangkan, dan memusatkan hati kepada Tuhan.


💠 MENYANYI :  GB 243. (1, 3)
KASIH SETIA TUHAN

🎶
Kasih setia Tuhan 
membuatku tegun.
Kasih setia Tuhan 
ajaib bagiku.
Kasih setia Tuhan 
melampaui akalku,
kasih setia Tuhan 
tiada taranya.

🎶
Kasih setia Tuhan 
abadi s’lamanya.
Kasih setia Tuhan 
betapa indahnya.
Kasih setia Tuhan 
kokoh s’lama-lamanya,
kasih setia Tuhan 
jaminan hidupku.





💠 BACAAN ALKITAB :
      📖  Matius 23:1-3

1 Maka berkatalah Yesus kepada orang banyak dan kepada murid-murid-Nya, kata-Nya: 

2 "Ahli-ahli Taurat dan orang-orang Farisi telah menduduki kursi Musa. 

3 Sebab itu turutilah dan lakukanlah segala sesuatu yang mereka ajarkan kepadamu, tetapi janganlah kamu turuti perbuatan-perbuatan mereka, karena mereka mengajarkannya tetapi tidak melakukannya. 



💠 RENUNGAN : 

BERKATA JUJUR DAN BERLAKU ADIL




Kualitas kerohanian seseorang tidak dapat diukur hanya dari apa yang ia katakan namun terlebih lagi dari apa yang ia lakukan. Merupakan realitas bahwa tidak jarang orang hidup bagaikan aktor yang sedang bersandiwara. Kehidupannya sehari-hari tidaklah sama dengan perilaku yang ia perankan di atas pentas. Itulah orang yang hidup dengan dua wajah. Yang pertama, yaitu wajah yang ia tampilkan kepada umum. Yang kedua adalah wajah dari dirinya yang sebenarnya. Singkat kata, antara apa yang ia katakan kepada orang lain berbeda dengan yang ia lakukan. Alias ia hidup di dalam kemunafikan.

 


Kemunafikan seperti itulah yang dikecam oleh Yesus, antara lain seperti yang dicatat di dalam Matius 23. Dengan sangat pedas Ia mencela para ahli Taurat dan orang Farisi sebagai orang-orang yang munafik. Mereka mengajarkan firman Tuhan yang disampaikan oleh Musa, namun mereka sendiri tidak melakukannya. Kepada orang banyak dan para murid-Nya Ia berkata: "Janganlah kamu turuti perbuatan-perbuatan mereka, karena mereka mengajarkannya tetapi tidak melakukannya." Artinya Ia tidak menghendaki para pengikut-Nya hidup di dalam kemunafikan seperti para ahli Taurat tersebut, namun mereka harus hidup secara terpadu antara perbuatan dan perkataan, yaitu berkata jujur dan berlaku adil.


PERTANYAAN UNTUK DIRENUNGKAN SECARA PRIBADI :
Apakah yang perlu Anda lakukan agar terhindar dari hidup dalam kemunafikan? Sudahkah Anda melakukannya?

 


💠 SAAT TEDUH
Meneduhkan hati di hadapan Tuhan.
 

💠 MENYANYI :   GB 118. (1-3)
JANGANLAH 'KAU TAKUT

🎶
Janganlah 'kau takut 
menyatakan kebenaran.
Janganlah 'kau diam 
jika ada kecurangan.
Tuhan inginkan 
engkau selalu jujur
dalam setiap ucapanmu.

Ref.
Berkata jujur, berlaku adil
itulah tanggung jawab 
anak-anak Tuhan.
Berkata jujur, berlaku adil
itulah tanggung jawab 
anak-anak Tuhan.

🎶
Janganlah kau takut 
mengakui kesalahan,
jangan berusaha 
untuk membenarkan diri;
itu berharga 
di mata Tuhan Yesus
juga di mata sesamamu.

Ref.
Berkata jujur, berlaku adil
itulah tanggung jawab 
anak-anak Tuhan.
Berkata jujur, berlaku adil
itulah tanggung jawab 
anak-anak Tuhan.

🎶
Janganlah kau takut 
untuk mengatakan "tidak"
jika kau diajak 
melakukan kebohongan.
Jangan terbuai 
ajakan tak terpuji,
harus berani kau menolak.

Ref.
Berkata jujur, berlaku adil
itulah tanggung jawab 
anak-anak Tuhan.
Berkata jujur, berlaku adil
itulah tanggung jawab 
anak-anak Tuhan.



💠 BERDOA :
 
Ya Tuhan, tolonglah diri kami untuk senantiasa hidup di dalam kerohanian yang otentik. 

Ampunilah kami apabila perbuatan kami tidaklah sama seperti perkataan yang kami ucapkan. Sebab dengan demikian bukan saja kami telah hidup dalam kepalsuan, juga diri kami tidak menjadi saksi yang memuliakan nama-Mu. 

Tuhan, kami menyadari kemunafikan yang kami lakukan telah menjadikan nama-Mu sebagai cemoohan dari orang-orang yang ada di sekitar kami. Oleh karena itu ya Tuhan, ampunilah kami dan luruskanlah hidup kami.


***


Ya Tuhan, Bapa yang pengasih, 
kami memohon Roh Kudus-Mu selalu mengingatkan diri kami agar kami hidup sebagai terang di tengah kegelapan dan garam di tengah kehambaran. 

Supaya dengan demikian kami dapat mengisi hari-hari yang kami lalui, termasuk hari ini, dengan kehidupan yang tidak sia-sia. 

Tolonglah diri kami agar semua yang kami kerjakan pada hari ini berkenan kepada-Mu. Oleh sebab itu tuntunlah hidup kami agar kami selalu berjalan di dalam terang firman-Mu. 

Penuhilah hati kami dengan damai sejahtera, dan jadikanlah diri kami menjadiberkat bagi lingkungan kami. Di dalam nama Yesus Kristus, Tuhan dan Juruselamat kami, kami berdoa. 

 ***

Bapa kami yang di sorga, Dikuduskanlah nama-Mu, datanglah Kerajaan-Mu, jadilah kehendak-Mu di bumi seperti di sorga. Berikanlah kami pada hari ini makanan kami yang secukupnya dan ampunilah kami akan kesalahan kami, seperti kami juga mengampuni orang yang bersalah kepada kami; dan janganlah membawa kami ke dalam pencobaan, tetapi lepaskanlah kami dari pada yang jahat. Karena Engkaulah yang empunya Kerajaan dan kuasa dan kemuliaan sampai selama-lamanya. Amin. 
 

 

Kamis, 22 Juli 2021

MEMBANGUN TATANAN MASYARAKAT DENGAN KEBENARAN | Matius 22 | Mezbah Keluarga | 23 Juli 2021



MEZBAH KELUARGA
Jumat, 23 Juli 2021
Matius 22
MEMBANGUN TATANAN MASYARAKAT DENGAN KEBENARAN


💠 MEMBACA MAZMUR :
       ðŸ“œ Mazmur 113:2, 3

Kiranya nama TUHAN dimasyhurkan, 

SEKARANG INI DAN SELAMA-LAMANYA. 

Dari terbitnya sampai kepada terbenamnya matahari 

TERPUJILAH NAMA TUHAN. 


💠 SAAT TEDUH
Meneduhkan, menenangkan, dan memusatkan hati kepada Tuhan.


💠 MENYANYI :  KJ 6. (1, 4)
HAI MASYHURKANLAH

🎶
Hai masyhurkanlah 
Allahmu kudus:
besar namaNya 
maklumkan terus.
Agungkanlah Dia 
yang jaya megah;
kekal dan mulia 
kerajaanNya.

🎶
KepadaNyalah 
syukur abadi!
KepadaNyalah 
sembah tak henti,
Kuasa dan hikmat, 
pujian merdu,
Kemuliaan, hormat 
dan kasih penuh!



💠 BACAAN ALKITAB :
      📖 Matius 22:18-21

18 Tetapi Yesus mengetahui kejahatan hati mereka itu lalu berkata: "Mengapa kamu mencobai Aku, hai orang-orang munafik? 

19 Tunjukkanlah kepada-Ku mata uang untuk pajak itu." Mereka membawa suatu dinar kepada-Nya. 

20 Maka Ia bertanya kepada mereka: "Gambar dan tulisan siapakah ini?" 

21 Jawab mereka: "Gambar dan tulisan Kaisar." Lalu kata Yesus kepada mereka: "Berikanlah kepada Kaisar apa yang wajib kamu berikan kepada Kaisar dan kepada Allah apa yang wajib kamu berikan kepada Allah." 




💠 RENUNGAN : 


MEMBANGUN TATANAN MASYARAKAT DENGAN KEBENARAN

Sebagai warga gereja kita harus mewarnai kehidupan politik, namun dunia politik tidak boleh mewarnai kehidupan gereja. Di tengah-tengah maraknya kehidupan berpolitik seperti yang sedang terjadi pada masa kini tidak jarang orang bertanya: "Apakah warga gereja boleh terlibat dalam dunia politik?" Tentu sebagai pengikut Kristus kita harus ikut mewarnai kehidupan politik dengan nilai-nilai kebenaran. Dengan demikian kita hidup bagaikan garam yang mengasinkan lingkungan di sekitar kita. Namun di saat yang sama kita harus mencegah agar praktik-praktik dunia politik tidak mewarnai kehidupan gereja, yaitu antara lain dengan tidak membiarkan gereja menjadi ajang kepentingan politik dari kelompok manapun juga.

 


Prinsip inilah yang diutarakan Yesus kepada orang-orang Farisi seperti yang dicatat di dalam Matius 22. Yesus berkata: "Berikanlah kepada Kaisar apa yang wajib kamu berikan kepada Kaisar dan kepada Allah apa yang wajib kamu berikan kepada Allah." Jawaban ini menunjukkan bahwa para pengikut-Nya harus memenuhi kewajiban mereka terhadap negara, termasuk kewajiban menggunakan hak politik secara bertanggung jawab. Namun Ia mengingatkan bahwa kewajiban kepada Tuhan dan kewajiban kepada Kaisar tidaklah boleh dicampuradukkan. Artinya, sebagai warga gereja kita harus mewarnai kehidupan politik untuk membangun tatanan masyarakat dengan kebenaran, namun kita tidak boleh membiarkan dunia politik mewarnai kehidupan bergereja.


PERTANYAAN UNTUK DIRENUNGKAN SECARA PRIBADI :
Apakah yang dapat Anda lakukan untuk mewarnai kehidupan politik dengan kebenaran? Sudahkah Anda melakukannya?
 

💠 SAAT TEDUH
Meneduhkan hati di hadapan Tuhan.
 

💠 MENYANYI :   GB 345. (1, 2)
ALLAH, SUMBER RAHMAT

🎶
Allah, Sumber rahmat 
dan karunia,
inginkan umat-Nya 
rukun dan tent'ram,
hidup berdampingan 
dalam kasih;
saling menopang 
dan saling memb'ri.

Ref.
Mari membangun 
tatanan masyarakat
agar hidup rukun, 
damai, adil, benar.

🎶
Mari satu kata, 
satu rasa,
kita mewujudkan 
kasih yang benar
Kita bersehati, 
satu suara;
mari agungkan 
Allah yang akbar.

Ref.
Mari membangun 
tatanan masyarakat
agar hidup rukun, 
damai, adil, benar.


 

💠 BERDOA :
 
................. 

***

Ya Tuhan, kami bersyukur Engkau telah menempatkan diri kami di tengah bangsa di mana diri kami berada. 

Kami yakin hal tersebut tidak terjadi secara kebetulan, namun karena Engkau memiliki rencana bagi diri kami. Yaitu supaya hidup kami menjadi terang dan garam bagi lingkungan kami. 

Pakailah diri kami untuk menghadirkan kebenaran di manapun diri kami berada. Kami berdoa untuk gereja-Mu di tengah bangsa Indonesia ini. 

Jagalah umat-Mu supaya mereka tidak terpengaruh oleh kecemaran namun mampu memperkenalkan kebenaran-Mu di tengah bangsa ini.

 ***

Tuhan, kami berterima kasih untuk hari yang baru yang Engkau berikan kepada kami pada hari ini. 

Tuntunlah diri kami dengan kebenaran firman-Mu dan sertailah diri kami dengan Roh Kudus-Mu. Sebab hanya dengan demikian barulah diri kami dapat menjadi saksi yang memuliakan nama-Mu. 

Ya Tuhan, ke dalam tangan pengasihan-Mu kami menyerahkan semua hal yang akan kami kerjakan hari ini. Berkatilah semuanya itu dengan keberhasilan. 

Jangan biarkan kami terjerumus ke dalam pencobaan dan lindungilah kami dari pada yang jahat. Di dalam nama Yesus Kristus, Tuhan dan Raja kami, kami berdoa.

 ***

Bapa kami yang di sorga, Dikuduskanlah nama-Mu, datanglah Kerajaan-Mu, jadilah kehendak-Mu di bumi seperti di sorga. Berikanlah kami pada hari ini makanan kami yang secukupnya dan ampunilah kami akan kesalahan kami, seperti kami juga mengampuni orang yang bersalah kepada kami; dan janganlah membawa kami ke dalam pencobaan, tetapi lepaskanlah kami dari pada yang jahat. Karena Engkaulah yang empunya Kerajaan dan kuasa dan kemuliaan sampai selama-lamanya. Amin. 
 

 

BILA KU BERDOA | Matius 21 | Mezbah Keluarga | 22 Juli 2021





MEZBAH KELUARGA 
Kamis, 22 Juli 2021
Matius 21
BILA KU BERDOA


💠 MEMBACA MAZMUR :
       ðŸ“œ Mazmur 70:5

Biarlah bergirang dan bersukacita karena Engkau 

SEMUA ORANG YANG MENCARI ENGKAU; 

biarlah mereka yang mencintai keselamatan dari pada-Mu 

SELALU BERKATA: "ALLAH ITU BESAR!" 
 


💠 SAAT TEDUH
Meneduhkan, menenangkan, dan memusatkan hati kepada Tuhan.


💠 MENYANYI :  GB 164. (1, 2)
TERPUJILAH ALLAH, HIKMATNYA BESAR
(To God Be the Glory)


🎶
Terpujilah Allah, 
hikmat-Nya besar;
begitu kasih-Nya 
‘tuk dunia cemar,
sehingga dib’rilah 
Putra-Nya kudus,
mengangkat manusia 
serta menebus.

Ref.
Pujilah, pujilah! 
Buatlah dunia
bergemar, bergemar 
mendengar suara-Nya.
Dapatkanlah Allah 
demi Putra-Nya,
b’ri puji pada-Nya 
sebab hikmat-Nya.

🎶
Dan darah Anak-Nyalah 
yang menebus
mereka yang yakin 
‘kan janji kudus;
dosanya, betapapun 
juga keji,
dihapus oleh-Nya, 
dibasuh bersih.

Ref.
Pujilah, pujilah! 
Buatlah dunia
bergemar, bergemar 
mendengar suara-Nya.
Dapatkanlah Allah 
demi Putra-Nya,
b’ri puji pada-Nya 
sebab hikmat-Nya.




💠 BACAAN ALKITAB :
       ðŸ“– Matius 21: 21, 22

21 Yesus menjawab mereka: "Aku berkata kepadamu, sesungguhnya jika kamu percaya dan tidak bimbang, kamu bukan saja akan dapat berbuat apa yang Kuperbuat dengan pohon ara itu, tetapi juga jikalau kamu berkata kepada gunung ini: Beranjaklah dan tercampaklah ke dalam laut! Hal itu akan terjadi. 

22 Dan apa saja yang kamu minta dalam doa dengan penuh kepercayaaan, kamu akan menerimanya." 



💠 RENUNGAN : 



Doa yang dipanjatkan dalam iman akan menghasilkan perkara-perkara besar yang melampaui kemustahilan. Pada dasarnya doa merupakan ungkapan dari iman kita kepada Tuhan. Kita berdoa kepada-Nya karena kita percaya bahwa Tuhan setia kepada janji-Nya, dan kuasa-Nya tidak terbatas. Dengan kata lain, doa yang sejati adalah doa yang didasarkan pada iman kepada Tuhan. Sedangkan doa yang tidak dipanjatkan dalam iman kepada-Nya hanyalah sekadar ucapan mulut yang bersifat basa-basi belaka. Apabila doa yang bersifat basa-basi adalah tidak berguna maka doa yang yang sejati, yaitu doa yang dipanjatkan di dalam iman, akan mengundang jawaban Tuhan alias tidak sia-sia.

 


Jaminan atas ketidaksia-siaan dari doa yang dipanjatkan di dalam iman ini dikemukakan oleh Yesus di dalam Matius 21. Di situ ditulis bahwa Ia berkata kepada para pengikut-Nya: "Dan apa saja yang kamu minta dalam doa dengan penuh kepercayaaan, kamu akan menerimanya." Tentu kata "apa saja" yang Ia utarakan di sini bukan berarti bahwa Ia akan mengabulkan permohonan kita atas hal-hal yang bertentangan dengan kehendak-Nya. Namun yang Ia maksudkan adalah, kalaupun permintaan tersebut adalah tentang hal-hal yang mustahil bagi manusia, namun bila kita memintanya dengan iman kepada Tuhan maka Ia pasti akan mengabulkan doa kita.



PERTANYAAN UNTUK DIRENUNGKAN SECARA PRIBADI :

Percayakah Anda bahwa doa Anda kepada Tuhan tidak akan sia-sia? Apakah alasan dari keyakinan Anda tersebut?

 
💠 SAAT TEDUH
Meneduhkan hati di hadapan Tuhan.
 

💠 MENYANYI :   NKB 140. (1-3)
BILA ‘KU BERDOA

🎶
Tuhan sambut jiwaku, 
bila ‘ku berdoa;
Dia dan ‘ku bertemu, 
bila ‘ku berdoa.

Ref.
Bila ‘ku berdoa, 
bila ‘ku berdoa,
Tuhan sambut jiwaku, 
bila ‘ku berdoa.

🎶
Tiada bimbang dan gentar, 
bila ‘ku berdoa;
hatiku pun bergemar, 
bila ‘ku berdoa.

Ref.
Bila ‘ku berdoa, 
bila ‘ku berdoa,
Tuhan sambut jiwaku, 
bila ‘ku berdoa.

🎶
Yesus tahu dan mengerti, 
bila ‘ku berdoa;
pengampunan diberi, 
bila ‘ku berdoa.

Ref.
Bila ‘ku berdoa, 
bila ‘ku berdoa,
Tuhan sambut jiwaku, 
bila ‘ku berdoa.




💠 BERDOA :

Tuhan, kami percaya bahwa kesetiaan dan kuasa-Mu tidaklah terbatas. Orang yang berharap kepada-Mu tidak akan pernah Engkau kecewakan. Engkau setia kepada janji-Mu dan Engkau sanggup melaksanakan apapun yang Engkau kehendaki. 

Oleh sebab itu kami yakin doa-doa kami kepada-Mu tidak akan pernah sia-sia. Apapun permohonan kami kepada-Mu, selama hal itu sesuai dengan kehendak-Mu, pasti akan Engkau kabulkan tepat pada waktunya. 

Oleh sebab itu doa yang kami panjatkan di dalam iman kepada-Mu tidak akan pernah sia-sia.

 ***

Pagi hari ini dengan penuh pengharapan kepada-Mu kami datang menghadap takhta anugerah-Mu. Kami menyerahkan semua kegiatan yang akan kami lakukan pada hari ini ke dalam tangan-Mu. 

Sertailah diri kami dan tuntunlah kami di setiap langkah kehidupan yang harus kami ambil. Berikan hikmat-Mu kepada kami agar kami dapat membuat pilihan-pilihan yang berkenan di hati-Mu. 

Jangan biarkan kami terjerumus ke dalam pencobaan, dan lepaskanlah aku dari pada yang jahat. Di dalam nama Yesus Kristus, Tuhan dan Gembala kami, kami berdoa. 


 ***

Bapa kami yang di sorga, Dikuduskanlah nama-Mu, datanglah Kerajaan-Mu, jadilah kehendak-Mu di bumi seperti di sorga. Berikanlah kami pada hari ini makanan kami yang secukupnya dan ampunilah kami akan kesalahan kami, seperti kami juga mengampuni orang yang bersalah kepada kami; dan janganlah membawa kami ke dalam pencobaan, tetapi lepaskanlah kami dari pada yang jahat. Karena Engkaulah yang empunya Kerajaan dan kuasa dan kemuliaan sampai selama-lamanya. Amin. 
 

 

Rabu, 21 Juli 2021

MEMASAK | TORPEDONYA SAPI (3)






RESEP TORPEDO SAPI BUMBU UNGKEP


BAHAN-BUMBU :
~ 5 buah torpedo sapi, potong-potong dan cuci bersih
~ 3 siung bawang putih
~ 1 batang daun serai, memarkan
~ 3 lembar daun jeruk purut
~ ½ ruas kunyit
~ 5 butir kemiri
~ 1 sdt garam
~ ½ sdt ketumbar bubuk
~ Air secukupnya


CARA MEMASAK :
1) Haluskan bawang putih, kunyit dan kemiri menggunakan blender. Setelah itu tumis di atas wajan, masukkan daun jeruk purut dan serai.

2) Tuang air, taburkan garam dan ketumbar bubuk. Aduk merata, masak hingga mendidih atau muncul letupan.

3) Masukkan torpedo, masak hingga air menyusut. Jika air telah mengering dan bumbu meresap, torpedo bisa langsung digoreng atau disimpan dulu dalam wadah tertutup.


MEMASAK | TORPEDONYA SAPI (2)







RESEP OSENG TORPEDO EKSTRA PEDAS



BAHAN:
~ 2 buah torpedo sapi, rebus dan potong dadu
~ 2 sdm gula jawa sisir
~ 12 buah cabai rawit
~ 3 buah tomat, iris tipis
~ 2 lembar daun salam
~ 5 cm lengkuas
~ 2 sdt gula pasir
~ 5 sdm kecap manis
~ 1 sdm saus tiram
1 sdt kaldu bubuk
~ ½ sdt garam
~ 1 liter air

BAHAN BUMBU:
~ 7 butir bawang merah
~ 3 siung bawang putih
~ 20 buah cabai rawit
~ 1 ruas jahe
~ 2 butir kemiri


LANGKAH-LANGKAH:
1) Haluskan semua bumbu halus, tumis dengan lengkuas dan daun salam hingga matang. Tambahkan sedikit air, lalu masukkan torpedo dan aduk.
2) Tuang air, taburkan gula pasir, gula jawa, garam dan kaldu bubuk. Masak hingga mendidih, baru tambahkan dengan cabai rawit utuh.
3) Masak hingga air menyusut, kemudian tambahkan kecap dan saus tiram. Masukkan tomat, kemudian masak hingga air sedikit menyusut.



Selasa, 20 Juli 2021

MEMASAK | TORPEDONYA SAPI (1)







MASAK TONGSENG TORPEDO SAPI
 


BAHAN-BAHAN

~ Sepasang torpedo sapi
~ 2 siung bawang putih
~ 5 siung bawang merah
~ Sepotong bawang bombay
~ 1 bh tomat besar
~ 15 cabe rawit
~ Kaldu jamur secukupnya
~ Lada bubuk secukupnya
~ Garam secukupnya
~ Kecap manis secukupnya
~ Minyak untuk menumis



CARA MEMASAK
1) Rebus torpedo, potong2 dadu

2) Iris bawang putih, bawang merah, bawang Bombay,

3) Potong tomat jadi 6

4)Tumis bawang putih, bawang merah sampai harum

5) Masukkan bawang bombay, dan torpedo sapi

6) Setelah keluar air tambahkan kaldu jamur, lada bubuk, garam dan kecap manis

7) Masukkan tomat dan cabe rawit, aduk hingga bumbu meresap