Senin, 19 April 2021

Mezbah Keluarga 20 April 2021 : HATI YANG LURUS DALAM MELAYANI







MEZBAH KELUARGA 
20 April 2021
Kisah Para Rasul 8 : 14 - 21
HATI YANG LURUS DALAM MELAYANI




πŸ’  Menyanyi :   KJ 395. (1, 2)
BETAPA INDAH HARINYA

🎢
Betapa indah harinya 
saat kupilih Penebus.
Alangkah sukacitanya, 
'ku memb'ritakannya terus.

Ref.
Indahlah harinya Yesus 
membasuh dosaku.
'Ku diajari Penebus 
berjaga dan berdoa t'rus.
Indahlah harinya 
Yesus membasuh dosaku.

🎢
Betapa indah janjiNya 
yang t'lah mengikat hatiku;
kub'ri kasihku padaNya 
serta menyanyi bersyukur!

Ref.
Indahlah harinya 
Yesus membasuh dosaku.
'Ku diajari Penebus 
berjaga dan berdoa t'rus.
Indahlah harinya 
Yesus membasuh dosaku.




πŸ’  Berdoa :

Ya Bapa Sorgawi yang maha kasih,
Ya Kristus Yesus penyelamat jiwa kami,
Pagi hari ini, kami ber-terimakasih 
atas penyertaan-Mu menjaga kami tidur nyenyak sepanjang malam. 

Ya Roh Kudus sumber kearifan dan kekuatan, 
Terangilah hati pikiran kami agar Sabda Kebenaran mengarahkan perjalanan hidup kami sepanjang hari ini menurut Kehendak TUHAN. 

Dalam pengasihan-Mu, Tritunggal Kudus kami berdoa. 
Amin. 



πŸ’  Membaca Alkitab :
         πŸ“–  Kisah Para Rasul 8 : 14 - 21

8:14 Ketika rasul-rasul di Yerusalem mendengar, bahwa tanah Samaria telah menerima firman Allah, mereka mengutus Petrus dan Yohanes ke situ.

8:15 Setibanya di situ kedua rasul itu berdoa, supaya orang-orang Samaria itu beroleh Roh Kudus.

8:16 Sebab Roh Kudus belum turun di atas seorangpun di antara mereka, karena mereka hanya dibaptis dalam nama Tuhan Yesus.

8:17 Kemudian keduanya menumpangkan tangan di atas mereka, lalu mereka menerima Roh Kudus.

8:18 Ketika Simon melihat, bahwa pemberian Roh Kudus terjadi oleh karena rasul-rasul itu menumpangkan tangannya, ia menawarkan uang kepada mereka,

8:19 serta berkata: "Berikanlah juga kepadaku kuasa itu, supaya jika aku menumpangkan tanganku di atas seseorang, ia boleh menerima Roh Kudus."

8:20 Tetapi Petrus berkata kepadanya: "Binasalah kiranya uangmu itu bersama dengan engkau, karena engkau menyangka, bahwa engkau dapat membeli karunia Allah dengan uang.

8:21 Tidak ada bagian atau hakmu dalam perkara ini, sebab hatimu tidak lurus di hadapan Allah.






πŸ’  Renungan : 

   HATI YANG LURUS DALAM MELAYANI
  πŸ– "... hatimu tidak lurus di hadapan
        Allah." (ay. 21)



Pelayanan dari diaken Filipus telah terdengar oleh para rasul di Yerusalem. Pemberitaan Injil tersebar jauh dari pusatnya di Yerusalem telah menembus sampai ke wilayah para penyembah berhala. Filipus dengan kuasa Allah telah membawa banyak jiwa untuk menjadi percaya kepada Yesus Kristus, termasuk Simon si tukang sihir pun menjadi pengikut Yesus Kristus. Rasul-rasul di Yerusalem membahas perkembangan di Samaria. Kemudian mereka mengutus Petrus dan Yohanes pergi ke Samaria untuk melihat perkembangan orang-orang percaya. Ketika Petrus dan Yohanes berada di Samaria, mereka pun mendapati bahwa orang-orang percaya di situ belum menerima Roh Kudus. Maka, mereka pun menumpangkan tangan atas orang-orang Samaria agar mereka beroleh Roh Kudus. 


Kitab Kisah Para Rasul sesungguhnya  adalah kisah tentang Karya Roh Kudus sebab yang menjadi pemeran utama dari kisah dalam kitab ini sebenarnya adalah Roh Kudus, bukan para rasul. Roh Kudus memakai para rasul untuk melaksanakan pekerjaan-Nya dan bukan sebaliknya. Para rasul tidak memakai Roh Kudus untuk mencapai tujuannya. Maka sangat disayangkan karena Simon salah satu seorang petobat baru di Samaria, tidak memahami hal ini. Ia mengira, ia bisa membeli karunia Roh Kudus agar ia pun dapat melakukan mukjizat seperti para rasul. Simon sangat keliru! Pikirnya uang dapat menjawab keinginannya. Permintaan Simon mendapat kritik pedas dari Petrus : "Hatimu tidak lurus di hadapan Allah dan uangmu tidak ada gunanya sama sekali!". Petrus menjelaskan apa yang tidak diketahui Simon. Hati yang lurus adalah yang dibutuhkan dalam melayani pekerjaan Allah dengan tulus tanpa mencari keuntungan pribadi.


Manusia cenderung menganggap bahwa dengan uang orang dapat menyelesaikan masalah dan dapat mewujudkan apa yang diinginkan. Kadang dalam melayani pekerjaan Allah, uang menjadi persoalan klasik yang dibahas lebih banyak ketimbang jiwa-jiwa yang perlu diselamatkan. Kita butuh kehadiran Roh Kudus, agar memiliki hati lurus untuk melayani Allah. Uang hanyalah alat dan tidak boleh dijadikan berhala dalam hidup kita. Berdoalah, agar Roh Kudus mengubah sikap hati kita menjadi lurus dalam melayani.

Amin.



πŸ’  Menyanyi :  GB 50. 2
PERUBAHAN AJAIB

🎢
Hati tulus dan jujur, juga lemah lembut
setia, murah hati, bawa sukacita,
rendah hati dan ramah terhadap orang lain
itu sikap nyata dari perubahan ajaib.

Ref.
Hidupku yang sekarang bukan lagi milikku,
tetapi milik Kristus 
yang mengubah hidupku.
Aku ingin selalu tetap di jalan-Nya
dan menjadi saksi Kristus 
kini dan s'lamanya


 

πŸ’  Berdoa : 

Tolong tuntunlah kami, ya Roh Kudus agar kami memiliki hati kami lurus di hadapan Tuhan untuk dapat melayani dengan tulus.


Ya Tuhan, dalam rangka 40 Hari Mengasihi Bangsa Dalam Doa, maka hari ini kami teringat akan Kalkuta ibu kota asli India, yang terkenal dengan budaya yang kaya, makanan manis, dan seni yang beragam. Kota itu juga merupakan salah satu batu penjuru dalam sejarah misi: William Carey, "Bapak Misi Modern", yang memulai pelayanannya di sana pada akhir abad ke-18.

Ya Tuhan, kami berdoa bagi perdamaian di kota besar yang penuh sesak ini, yang bergumul dengan banjir, agama Hindu yang agresif, dan masalah sosial yang ekstrem. Kiranya kuasa pengasihan-Mu melindungi kota ini.


Ya Tuhan, oleh pengasihan-Mu, 
kami mendoakan mereka yang merasa ditolak agar mereka menemukan penerimaan dalam Kristus dan dalam persekutuan dengan orang - orang Kristen yang bersedia membuka hati.

*****

Bapa kami yang di sorga, 
Dikuduskanlah nama-Mu, 
Datanglah Kerajaan-Mu, 
Jadilah kehendak-Mu di bumi seperti di sorga.

Berikanlah kami pada hari ini makanan kami yang secukupnya dan ampunilah kami akan kesalahan kami, seperti kami juga mengampuni orang yang bersalah kepada kami; dan janganlah membawa kami ke dalam pencobaan, tetapi lepaskanlah kami dari pada yang jahat. 

Karena Engkaulah yang empunya Kerajaan dan kuasa dan kemuliaan sampai selama-lamanya. 

Amin.

Mezbah Keluarga 19 April 2021 : SUKACITA DI TENGAH PANDEMI



MEZBAH KELUARGA 
19 April 2021
Kisah Para Rasul 8 : 4 - 8
SUKACITA DI TENGAH PANDEMI
 

πŸ’  Menyanyi :   GB 50. 1
PERUBAHAN AJAIB

🎢
Perubahan ajaib terjadi padaku,
ketika kasih Yesus masuk di hatiku.
Api Roh-Nya yang Kudus murnikan jiwaku,
hingga hidupku yang lama kini jadi baru.

Ref.
Hidupku yang sekarang bukan lagi milikku,
tetapi milik Kristus 
yang mengubah hidupku.
Aku ingin selalu tetap di jalan-Nya
dan menjadi saksi Kristus 
kini dan s'lamanya.
 


πŸ’  Berdoa :

Ya Allah yang kekal,
Terima kasih untuk pagi hari ini, 
Kami bersyukur untuk istirahat malam sehingga kami dapat bangun dalam kondisi bugar dan segar.

Ya Tuhan, terangilah hati pikiran kami dengan Kebenaran-Mu yang membimbing kami melakukan Kehendak-Mu dalam semua kegiatan sepanjang hari ini. 

Oleh pengasihan Tuhan Yesus Kristus, 
kami berdoa. 
Amin.

πŸ’  Membaca Alkitab :

         πŸ“–  Kisah Para Rasul 8:4-8 (FAYH)  




8:4  Tetapi orang-orang Kristen yang melarikan diri dari Yerusalem pergi ke mana-mana mengabarkan Berita Kesukaan tentang Yesus!

8:5   Filipus, misalnya, pergi ke Kota Samaria dan bercerita tentang Kristus kepada orang-orang di sana.

8:6  Karena mujizat-mujizat yang dilakukannya, banyak orang mendengarkan pemberitaannya dengan penuh perhatian.

8:7  Banyak roh jahat diusir dari orang-orang yang kerasukan dan mereka keluar dari orang-orang itu sambil menjerit-jerit. Banyak orang yang lumpuh dan timpang disembuhkan.

8:8  Maka besarlah sukacita orang di kota itu!




πŸ’  Renungan : 

     πŸ– Maka besarlah sukacita orang di
           kota itu! (ay. 8).

         SUKACITA DI TENGAH PANDEMI

  
Kurang lebih 13 bulan, pandemi Covid-19 menjadi persoalan besar dalam kehidupan berbangsa. Pemerintah melakukan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) untuk Jawa dan Bali sejak 11-25 Januari 2021 guna mencegah makin meluasnya penularan wabah ini. Pengadaan vaksin termasuk hal penting yang dilakukan pemerintah. Pada hari Rabu 13 Januari 2021, Presiden Joko Widodo menerima vaksin pertama dan diikuti semua warga masyarakat secara bertahap. Program vaksinasi memungkinkan warga masyarakat dapat kembali bekerja, belajar dan beribadah di luar rumah.

Pelayanan Filipus merupakan karya Roh Kudus. Penganiayaan tidak menghambat pemberitaan Injil. Pelayanan terus meluas menjangkau wilayah baru. Filipus pergi ke kota Samaria, daerah yang dibenci orang Yahudi. Kesaksian Filipus mendapat tempat di hati orang-orang Samaria dan membawa mereka petcaya kepada Kristus. Kehidupan yang tadinya suram berubah menjadi cerah. Mereka bersukacita untuk berkat nyata melalui pemberitaan Injil. Sukacita orang-orang Samaria terjadi sebab mereka menerima Firman Tuhan dengan sebulat hati dan betsyukur buat kesembuhan yang dialami. Pelayanan Filipus telah mencelikkan mata rohani mereka pada kebenaran yang sesungguhnya.


Kuasa Tuhan yang menyelamatkan terus berlangsung sampai hari ini. Kita patut bersukacita meskipun di masa pandemi. Kita bersukacita sebab kasih Tuhan terus menjaga dan melindungi bangsa Indonesia dari virus yang mematikan. Kita bersyukur untuk pemerintah yang dengan sungguh-sungguh melindungi rakyatnya. Kita bersyukur juga ketika gereja-gereja bersama umat beragama lain, mengedukasi umat  untuk menerima vaksin tanpa ragu. Dengan sukacita, kita dapat bersaksi dengan kata dan perbuatan di tengah lingkungan yang tidak seiman. Asal kita tidak bimbang, maka dapat menjadi seperti Filipus yang mengahadirkan sukacita bagi banyak orang.

Amin.



πŸ’  Menyanyi :  GB 50. 2
PERUBAHAN AJAIB

🎢
Hati tulus dan jujur, juga lemah lembut
setia, murah hati, bawa sukacita,
rendah hati dan ramah terhadap orang lain
itu sikap nyata dari perubahan ajaib.

Ref.
Hidupku yang sekarang bukan lagi milikku,
tetapi milik Kristus 
yang mengubah hidupku.
Aku ingin selalu tetap di jalan-Nya
dan menjadi saksi Kristus 
kini dan s'lamanya


 



πŸ’  Berdoa : 

Ketika kehidupan manusia terganggu 
dan menjadi kacau, dan diancam oleh virus corona, kami berdoa kepada-Mu, 
ya Allah yang hidup. Karuniakan kepada kami belas kasih, kerendahan hati dan disiplin diri untuk menghargai, memelihara dan melindungi setiap kehidupan.

Kami berdoa, agar di tengah pandemi Covid-19, upaya vaksinasi yang dilakukan Pemerintah Indonesia dapat membantu imunitas warga masyarakat dari bahaya virus mematikan ini.

Kami berdoa untuk kehidupan, kesehatan dan damai sejahtera bagi semua, melalui rahmat, anugerah dan pemeliharaan-Mu, dan melalui solidaritas antarmanusia, integritas dan kerjasama. 


*****

Bapa kami yang di sorga, 
Dikuduskanlah nama-Mu, 
Datanglah Kerajaan-Mu, 
Jadilah kehendak-Mu di bumi seperti di sorga.

Berikanlah kami pada hari ini makanan kami yang secukupnya dan ampunilah kami akan kesalahan kami, seperti kami juga mengampuni orang yang bersalah kepada kami; dan janganlah membawa kami ke dalam pencobaan, tetapi lepaskanlah kami dari pada yang jahat. 

Karena Engkaulah yang empunya Kerajaan dan kuasa dan kemuliaan sampai selama-lamanya. 

Amin.

Minggu, 18 April 2021

Ibadah Hari Minggu Gereja Rumah : MENJADI SAKSI YESUS KRISTUS





( ibadah offline di rumah saja )



TATA IBADAH HARI MINGGU SEDERHANA untuk IBADAH GEREJA RUMAH
Minggu, 18 April 2021
Kisah Para Rasul 5 : 26-33 


(Berdiri)
πŸ’  AJAKAN BERIBADAH :

Anak πŸ‘©  :   Papa dan mama, 
                     ya keluargaku,   
marilah kita mengarahkan hati dan pikiran untuk menghadap TUHAN dalam Ibadah ini, dengan menyanyi bersama dari :  
KJ 191. (1, 3)
HARI MINGGU, HARI KEBANGKITAN

🎢
Hari Minggu, Hari Kebangkitan, 
kami sambut fajarmu.
Di terangmu daya maut hilang, 
kalah sudah seteru.
Kristus, Matahari Kehidupan, 
o, pancarkan sinar penghiburan 
dan harapan yang penuh 
akan damai Sabatmu.

🎢
Hidup, mati, kami mengalami 
perlindunganMu tetap.
Nanti gurun dunia dijalani, 
masa duka pun genap.
Sungguh indah Hari Perhentian 
menyudahi malam kematian,
Saat kami menyembah 
Dikau di terang baka.



πŸ’  DOA HARI MINGGU :

Mama πŸ‘©‍πŸ’Ό :   Ya TUHAN Kemuliaan, 
                      Allah yang pengasih,
dengan sukacita kami memuji-Mu.

Bersama dengan semua umat-Mu yang merayakan Ibadah Hari Minggu ini, 
kami menyembah-Mu Allah yang benar, 
Bapa, Anak dan Roh Kudus 

Luluhkanlah dosa dan kesedihan kami, singkirkanlah keraguan kami,
lalu isi kami dengan cahaya kasih-Mu.

Berikan kami suatu kesadaran Ilahi 
dan pengenalan akan Diri TUHAN, 
sehingga kami bisa melakukan setiap hal 
untuk menggenapi kehendak-Mu,
melalui Yesus Kristus, Penyelamat kami.

Amin



🎡 MENYANYI :   GB 182. (1)
ANAK ALLAH TURUN KE DUNIA
(Because He Lives)

 πŸŽΆ
Anak Allah turun ke dunia;
mengasihi, mengampuni,
dan menebus s’luruh hidupku.
Kubur yang kosong bukti kebangkitan-Nya

Ref.
‘Ku tak cemas akan hari esok,
kuatir pun hilang lenyap.
Sekarang hidup ‘ku makin bermakna, 
karena Yesus hidup, aku pun hidup.



πŸ’  DOA MOHON ROH KUDUS : 

Papa πŸ‘¨‍πŸ’Ό :  Ya TUHAN, 
                   Bapa yang Mahamulia, 
oleh Yesus Kristus yang Mahapengasih, kami mohon,

Bimbinglah kami dengan Roh Kudus, 
sehingga melalui Pembacaan Alkitab dan Pemberitaan Firman Allah,
kami dapat memahami Kehendak-Mu

Berbicaralah kepada kami, Ya TUHAN, 
kami sudah siap mendengar. 

Engkaulah TriTunggal Mahakudus yang kami muliakan kini dan sepanjang segala masa.  Amin. 




πŸ“– PEMBACAN ALKITAB :

Anak πŸ‘©  :   Marilah mendengar Alkitab  
                     dibacakan dari :   Kisah Para Rasul 5:26-33 (TB)  yang menyatakan demikian : 

5:26  Maka pergilah kepala pengawal serta orang-orangnya ke Bait Allah, lalu mengambil kedua rasul itu, tetapi tidak dengan kekerasan, karena mereka takut, kalau-kalau orang banyak melempari mereka.

5:27  Mereka membawa keduanya dan menghadapkan mereka kepada Mahkamah Agama. Imam Besar mulai menanyai mereka, 

5:28  katanya: "Dengan keras kami melarang kamu mengajar dalam Nama itu. Namun ternyata, kamu telah memenuhi Yerusalem dengan ajaranmu dan kamu hendak menanggungkan darah Orang itu kepada kami."  

5:29  Tetapi Petrus dan rasul-rasul itu menjawab, katanya: "Kita harus lebih taat kepada Allah dari pada kepada manusia.

5:30  Allah nenek moyang kita telah membangkitkan Yesus, yang kamu gantungkan pada kayu salib dan kamu bunuh.
 
5:31  Dialah yang telah ditinggikan oleh Allah sendiri dengan tangan kanan-Nya menjadi Pemimpin dan Juruselamat, supaya Israel dapat bertobat dan menerima pengampunan dosa.

5:32  Dan kami adalah saksi dari segala sesuatu itu, kami dan Roh Kudus, yang dikaruniakan Allah kepada semua orang yang mentaati Dia."

5:33  Mendengar perkataan itu sangatlah tertusuk hati mereka dan mereka bermaksud membunuh rasul-rasul itu. 

πŸ“Demikianlah pembacaan Alkitab, terpujilah Yesus Kristus, Haleluya. 

Semua :   πŸŽΆ Haleluya, Haleluya, Haleluya.

(Duduk)




πŸ’  RENUNGAN HARI MINGGU :

πŸ–  Tetapi Petrus dan para rasul yang lain menjawab, "Kita harus taat kepada Allah dan bukan kepada manusia. Kami adalah saksi dari semua ini, demikian juga Roh Kudus yang dikaruniakan Allah kepada semua orang yang menaati-Nya." [Kisah Para Rasul 5:29, 32 (FAYH)]


          MENJADI SAKSI KRISTUS


Perikop bacaan Alkitab hari ini, Kis.5:26-33 mengisahkan tentang Petrus dan Yohanes yang untuk kedua kalinya mereka dibawa lagi kehadapan Mahkamah Agama oleh pengawal Bait Allah. Sebelum perikop bacaan ini, sudah diceritakan tentang  untuk pertama kalinya mereka dibawa ke Mahkamah Agama, saat itu mereka dilarang memberitakan Kristus, tetapi mereka langsung menyatakan niat mereka untuk taat kepada Allah dan mereka pun bersaksi tentang Yesus. Banyak mujizat dan tanda ajaib menyertai pelayanan mereka. Oleh karena kebencian dan iri hati musuh-musuh Injil, yaitu Imam besar dan para pengikutnya, maka mereka dipenjara, tetapi diselamatkan oleh malaikat pada malam dan besoknya pagi-pagi mereka kembali ke Bait Allah untuk memberitakan Kristus. Makanya, ketika mereka mau dibawa ke hadapan Mahkamah Agama, mereka harus diambil dari Bait Allah itu. Dan kali ini mereka  melakukannya tanpa kekerasan karena mereka takut akan terjadi keributan.  Imam Besar menegaskan lagi bahwa Petrus dan Yohanes telah dilarang untuk berbicara tentang Yesus, tetapi ternyata berita tentang Yesus sudah menyebar di seluruh Yerusalem.  Petrus tetap tidak gentar, dengan tegas ia menjawab bahwa dirinya lebih taat kepada Allah daripada kepada manusia.


Jelas bahwa dengan ancaman apapun tidak menggoyahkan para rasul untuk tetap bersaksi memberitakan Yesus Kristus. Dan bukti ketaatan Petrus kepada Allah adalah ketika dia mengulangi khotbahnya di depan semua orang ketika berhadapan dengan Mahkamah agama bahwa Yesus yang telah mereka bunuh dan salibkan itu telah dibangkitkan oleh Allah, dan Dia menjadi Pemimpin dan Juruselamat, supaya Israel dan semua umat manusia bertobat dan menerima pengampunan dosa.  Dia juga mengatakan dengan berani bahwa dirinya adalah saksi dari kebenaran yang telah dia katakan. Roh Kudus telah membuat para rasul berani bersaksi tanpa rasa takut.    



Tantangan menjadi saksi Yesus selalu muncul dengan bermacam ancaman dan kekerasan. Para musuh Injil selalu berusaha menghentikan pelayanan gereja Allah dengan cara-cara licik dan keji. Mereka menggunakan peraturan daerah untuk menghambat pelayanan gereja. Pasal-pasal penghinaan agama dikenakan, guna memenjarakan orang-orang yang bersaksi tentang Yesus Kristus. Aksi kekerasan dilakukan dengan alasan yang dicari-cari, sebab kebencian yang mendalam. Meski keadaan terus berulang, tetapi gereja tetap taat bersaksi.


Menjadi saksi Yesus Kristus adalah tugas semua warga gereja. Gereja ada bukan untuk dirinya sendiri, tetapi untuk menyaksikan kasih Yesus Kristus bagi sebanyak mungkin orang. Bersaksi tentang nama Yesus bisa kita lakukan dengan lisan dan perbuatan. Kesaksian efektif ketika kita tidak malu menyebut nama Yesus Kristus dalam kehidupan kita sehari-hari. Dalam percakapan yang bersahabat kita dapat bersaksi dengan menceritakan tentang kebaikan-Nya. Saksi Yesus Kristus selalu dapat berbuat baik dengan membantu sesama yang menderita. Uluran tangan kasih kita pasti mendatangkan sukacita bagi saudara-saudara sebangsa yang membutuhkan penghiburan dan bantuan kasih. Marilah kita giat bersaksi sampai Kristus datang kembali.

Amin.



🎡 MENYANYI :  GB 113. (1, 2)
GITA SYUKUR MENGGEMA

🎢
Gita syukur menggema, 
naik kepada-Mu,
Allah Bapa Mahabaik.
Kami bersyukur, kami bermazmur
kar’na rahmat-Mu bagi kami umat-Mu.

Ref.
Gita syukur, gita syukur
naik kepada-Mu, Allah Mahabesar


(kesempatan memberi persembahan)


🎢
Yesus Kristus, Penebus, 
b’rilah hikmat-Mu
b’rilah kekuatan-Mu.
Layakkan kami untuk bersaksi,
siap sedia menyatakan kasih-Mu.

Ref.
Gita syukur, gita syukur
naik kepada-Mu, Allah Mahabesar


(Berdiri) 

πŸ’  PENGAKUAN IMAN RASULI :
Semua :

(Duduk)



πŸ’  DOA SYAFAAT :

Mama πŸ‘©‍πŸ’Ό : Ya Allah Bapa, kami bersyukur 
                     kepada-Mu yang berfiman mengingatkan kami untuk menjadi Saksi Yesus Kristus dalam perkataan yang baik dan perbuatan kasih.


Ya Bapa yang Mahakuasa, 
Tolong berdayakan hidup kami untuk dapat melayani saudara yang menderita akibat pandemi global ini. Kami mohon jadikan kami saluran berkat bagi sesama.

Tolonglah kami untuk menghidupi iman sejati dengan menuruti kehendak-Mu sampai kepada kekekalan menjadi bagian kami.

Dalam pengasihan-Mu kami mohon,
Semua :  Kabulkanlah doa kami.


Papa πŸ‘¨‍πŸ’Ό:   Ya TUHAN, Engkaulah Bapa
                    yang pengasih, yang menghendaki semua orang beroleh Jalan Keselamatan, maka bersama dengan banyak orang percaya di seluruh dunia, kami berdoa kepada-Mu untuk gerakan "40 Hari Mengasihi Bangsa Dalam Doa" dalam rangka Hari Doa SeDunia.


Ya Bapa yang Pengasih,
Kami mendoakan Republik Chad, sebuah negara di Afrika Tengah dengan N'Djamena sebagai ibu kotanya. Chad adalah salah satu negara termiskin di dunia. Separuh dari populasi penduduknya adalah orang-orang muslim.


Ya Tuhan, 
Kami berdoa, mohon pengasihan-Mu untuk penduduk di Chad. Semoga Engkau menggerakkan orang-orang Kristen yang kreatif untuk menciptakan kesempatan kerja baru supaya penduduk setempat dapat memperoleh penghasilan dan lingkungan yang sehat.
 
Oleh kasih setia-Mu kami mohon,
Semua : Kabulkanlah doa kami.


Anak πŸ‘§ :  Ya Tuhan yang berpengasihan, 
                    Kami mendoakan anak-anak di sana yang bersekolah di sekolah Kristen, kiranya melalui kesaksian para guru dan melalui cerita-cerita alkitabiah, maka pada suatu hari mereka akan siap untuk mengikuti Yesus.

Dalam Kasih-Mu, kami mohon ya Tuhan,
Semua :  Kabulkanlah doa kami.


Mama πŸ‘©‍πŸ’Ό :  Ya TUHAN, kami juga berdoa, 
                      mohon pengasihan-Mu untuk penguatan iman bagi  para petobat baru, kiranya dalam pengharapan yang teguh, mereka semakin setia mengikuti Yesus. Kiranya Engkau juga melindungi hidup mereka  dari ancaman dan kejahatan. 


Ya TUHAN, Engkaulah Allah yang selalu setia memelihara hidup kami, kini terimalah tanda  syukur hati kami ini dan berkatilah itu agar berguna untuk pelayanan Gereja-Mu.

Dalam pengasihan-Mu kami mohon.... 
Semua :  Kabulkanlah doa kami.


Papa πŸ‘¨‍πŸ’Ό :  Peliharalah kami dalam kasih 
                   Kristus YESUS, yang mengajarkan kami berdoa bersama,  

Semua  :  Bapa kami yang di sorga, 
Dikuduskanlah nama-Mu, 
Datanglah Kerajaan-Mu, 
Jadilah kehendak-Mu di bumi seperti di sorga.

Berikanlah kami pada hari ini makanan kami yang secukupnya dan ampunilah kami akan kesalahan kami, seperti kami juga mengampuni orang yang bersalah kepada kami; dan janganlah membawa kami ke dalam pencobaan, tetapi lepaskanlah kami dari pada yang jahat. 

Karena Engkaulah yang empunya Kerajaan dan kuasa dan kemuliaan sampai selama-lamanya. 

Amin.



🎡 MENYANYI :   GB 116.  (1)
YESUS INGINKAN DIRIMU BERSINAR T'RANG

🎢
Yesus inginkan dirimu bersinar t’rang
agar seluruh dunia memuji-Nya.
Bawa cahaya-Nya di tiap langkahmu,
agar terang-Nya makin jauh tersebar.

Ref.
Di dalam perbuatanmu, 
di dalam perkataanmu,
ingatlah Kristus minta darimu;
pancarkan sinar kasih-Nya 
kepada dunia yang gelap,
supaya dunia mengagungkan nama-Nya

(Berdiri) 



PENGUTUSAN  :

Papa πŸ‘¨‍πŸ’Ό :   Ibadah ritual ini telah selesai, 
                    Marilah kita kembali ke kehidupan setiap hari dan menjadi saksi Kristus yang melalui perkataan dan perbuatan kita menyatakan Kasih-Nya dan Kebaikan-Nya kepada orang-orang yang kita jumpai di rumah, di tempat bekerja,  di sekolah, dan di tengah masyarakat. 



🎡  MENYANYI :  GB 116.  (2)
YESUS INGINKAN DIRIMU BERSINAR T'RANG
 
🎢
Yesus inginkan kau menjadi saksi-Nya,
bagi semua orang yang berkesah.
Jadikan firman-Nya pelita bagimu,
agar hidupmu jadi saksi teguh.

Ref.
Di dalam perbuatanmu, 
di dalam perkataanmu,
ingatlah Kristus minta darimu;
pancarkan sinar kasih-Nya 
kepada dunia yang gelap,
supaya dunia mengagungkan nama-Nya



BERKAT : 

Papa πŸ‘¨‍πŸ’Ό :    Arahkanlah hati dan pikiran
                     kita kepada TUHAN, lalu terimalah berkat-Nya : 

TUHAN, 
Allah Yang Maha Kuasa : 
BAPA, ANAK, dan ROH KUDUS 
melindungi dan membimbing kita sekalian.

Dalam pengasihan-Nya, Ia memberkati  segala perjuangan dan kerja kita di sepanjang satu minggu kehidupan kita, mulai dari sekarang ini, selalu dan kekal sampai selama-lama-nya. 

 Semua  : 🎢 Amin, amin, amin.... 

Sabtu, 17 April 2021

Mezbah Keluarga 17 April 2021 : TUHANLAH PENJAGAMU!





Mezbah Keluarga 
17 April 2021  
Mazmur 176 : 1-11



πŸ’  Menyanyi :    GB 6. (1, 4)
BERNYANYILAH ORANG PERCAYA
(Wir Christen sind FrΓΆhlich auf Erden)

🎢
Bernyanyilah orang percaya,
bergemar dan gembira terus,
t’rang Kristus tetap bercahaya
di dalam berita kudus!


🎢
Berbakti dengan bersedia
kita ikut cahaya terang,
penuh bersyukur pada Dia
yang oleh salib-Nya menang!



πŸ’  Berdoa :

Ya Allah yang kekal,
Terima kasih untuk pagi ini, 
Kami bersyukur atas penjagaan-Mu
sepanjang tidur malam kemarin,
dan kini dapat bangun dalam kondisi yang segar dan sehat

Kami mohon, 
terangilah hati pikiran kami dengan Kebenaran-Mu agar kami dibimbingnya 
untuk melakukan Kehendak-Mu 
dalam semua kegiatan sepanjang hari ini. 

Oleh pengasihan Tuhan Yesus Kristus, 
kami berdoa. 

Amin.



πŸ’  Membaca Alkitab :
         πŸ“–  Mazmur 147:1-11 (TB)  

147:1  Haleluya! Sungguh, bermazmur bagi Allah kita itu baik, bahkan indah, dan layaklah memuji-muji itu. 

147:2  TUHAN membangun Yerusalem, Ia mengumpulkan orang-orang Israel yang tercerai-berai; 

147:3  Ia menyembuhkan orang-orang yang patah hati dan membalut luka-luka mereka; 

147:4  Ia menentukan jumlah bintang-bintang dan menyebut nama-nama semuanya. 

147:5  Besarlah Tuhan kita dan berlimpah kekuatan, kebijaksanaan-Nya tak terhingga. 

147:6  TUHAN menegakkan kembali orang-orang yang tertindas, tetapi merendahkan orang-orang fasik sampai ke bumi. 

147:7  Bernyanyilah bagi TUHAN dengan nyanyian syukur, bermazmurlah bagi Allah kita dengan kecapi! 

147:8  Dia, yang menutupi langit dengan awan-awan, yang menyediakan hujan bagi bumi, yang membuat gunung-gunung menumbuhkan rumput. 

147:9  Dia, yang memberi makanan kepada hewan, kepada anak-anak burung gagak, yang memanggil-manggil. 

147:10  Ia tidak suka kepada kegagahan kuda, Ia tidak senang kepada kaki laki-laki; 

147:11  TUHAN senang kepada orang-orang yang takut akan Dia, kepada orang-orang yang berharap akan kasih setia-Nya. 


πŸ’   RENUNGAN : 

πŸ–  TUHAN menegakkan kembali orang-orang yang tertindas, ..." (ay. 6a).

TUHANLAH PENJAGAMU!

Ungkapan "Tuhan tidak tidur" itu dalam bahasa Jawa adalah “Gusti ora sare.” Nah, ungkapan ini pernah digunakan oleh seorang tokoh politik ketika mengakhiri surat yang ditulisnya dengan kalimat Gusti ora sare. Tuhan tidak tidur. Itu adalah sebuah doa dan keyakinan iman bahwa Tuhan itu melihat akan segala hal yang terjadi.  Ungkapan "Tuhan tidak tidur" ini juga menjadi keyakinan iman pemazmur 121, dikatakan demikian, "Ia takkan membiarkan kakimu goyah, Penjagamu tidak akan terlelap. Sesungguhnya tidak terlelap dan tidak tertidur Penjaga Israel." Tuhan dibandingkan dengan seorang penjaga. Tuhan sebagai Penjaga umat Israel, Ia selalu siap siaga, Ia tidak akan tertidur. Tuhan selalu mengamati semua hal, termasuk Ia melihat terjadinya ketidakadilan- ketidakadilan dalam kehidupan manusia. 


Saat bangsa Israel mengalami penindasan di Mesir, maka mereka berseru kepada Tuhan, memohon untuk diselamatkan. Dan Tuhan mendengar seruan mereka, lalu Ia melakukan cara-Nya sendiri untuk menyelamatkan umat Israel. Ia mengutus Musa yang memiliki berbagai kelemahan dan keterbatasan; Musa dipilih dan dipakai Allah untuk memimpin bangsa Israel keluar dari tanah Mesir. 



Sebagai bagian dari umat Tuhan, pemazmur 147 ini sangat yakin bahwa sejarah umat manusia tidak terlepas dari kasih Tuhan. Ia yakin akan penyertaan itu semasa hidupnya, karena itu adalah hakekat dari kehidupan bangsa Israel. Mereka keluar dari Mesir saja sudah merupakan bukti bahwa Tuhan itu tidak membiarkan bangsa Israel menderita di Mesir sebagai budak-budak. Mereka dibebaskan dan dibawa masuk ke tanah Kanaan. Karena itu keyakinan akan kemahakuasaan Tuhan ini adalah bagian dari kehidupan mereka.


Mungkin kita sebagai gereja di negara ini langsung ataupun tidak, merasakan berbagai ketidakadilan yang terjadi atas kehidupan kita baik secara pribadi maupun sebagai Gereja. Namun Tuhan tidak membiarkan perbuatan ketidakadilan terus terjadi. Cepat atau lambat Tuhan pasti akan bertindak. Tuhanlah Penjagamu, Tuhan tidak tidur. Penjagamu tidak akan terlelap. Ia menjagamu, Tuhan menjagamu.

Amin.





πŸ’  Menyanyi :   KJ 438. (1, 3)
APAPUN JUGA MENIMPAMU

🎢
Apapun juga menimpamu, 
Tuhan menjagamu.
Naungan kasihNya pelindungmu, 
Tuhan menjagamu.

Ref.
Tuhan menjagamu 
waktu tenang atau tegang,
Ia menjagamu, 
Tuhan menjagamu.

 

🎢
DipeliharaNya hidupmu; 
Tuhan menjagamu
dan didengarkanNya doamu; 
Tuhan menjagamu.

Ref.
Tuhan menjagamu 
waktu tenang atau tegang,
Ia menjagamu, 
Tuhan menjagamu.


πŸ’  Berdoa : 

Ya Tuhan, Engkaulah Penjaga umat-Mu,
Ajari kami tetap berharap dan tidak putus asa atas ketidakadilan yang terjadi dalam hidup kami.

*****

Bapa kami yang di sorga, 
Dikuduskanlah nama-Mu, 
Datanglah Kerajaan-Mu, 
Jadilah kehendak-Mu di bumi seperti di sorga.

Berikanlah kami pada hari ini makanan kami yang secukupnya dan ampunilah kami akan kesalahan kami, seperti kami juga mengampuni orang yang bersalah kepada kami; dan janganlah membawa kami ke dalam pencobaan, tetapi lepaskanlah kami dari pada yang jahat. 

Karena Engkaulah yang empunya Kerajaan dan kuasa dan kemuliaan sampai selama-lamanya. 

Amin.

Jumat, 16 April 2021

Mezbah Keluarga 16 April 2021 : PENOPANG YANG TEGUH





Mezbah Keluarga 
16 April 2021
Mazmur 145 : 14-21
PENOPANG YANG TEGUH

πŸ– "TUHAN itu penopang bagi semua orang yang jatuh dan penegak bagi semua orang yang tertunduk" (ay. 14).



πŸ’  Menyanyi :  KJ 396. (1, 2)
YESUS SEGALA-GALANYA

🎢
Yesus segala-galanya, Mentari hidupku.
Sehari-hari Dialah Penopang yang teguh.
Bila 'ku susah, berkesah, 
aku pergi kepadaNya:
Sandaranku, Penghiburku, Sobatku.

🎢
Yesus segala-galanya, Kawanku abadi;
setiap datang padaNya, berkatNya diberi.
Surya dan hujan berselang, 
hasil tanaman dan kembang:
semuanya karunia Sobatku.



πŸ’  Berdoa :

Ya Allah yang kekal,
Terima kasih untuk pagi ini, 
Kami bersyukur atas penjagaan-Mu sepanjang tidur malam kemarin,
dan kini dapat bangun dalam kondisi yang segar-bugar.

Kami mohon, terangilah hati pikiran kami dengan Kebenaran-Mu yang membimbing kami melakukan Kehendak-Mu dalam semua kegiatan sepanjang hari ini. 

Oleh pengasihan Tuhan Yesus Kristus, 
kami berdoa. 

Amin.


πŸ’  Membaca Alkitab :
         πŸ“–  Mazmur 145:14-21 (TB)

145:14 TUHAN itu penopang bagi semua orang yang jatuh dan penegak bagi semua orang yang tertunduk.

145:15 Mata sekalian orang menantikan Engkau, dan Engkaupun memberi mereka makanan pada waktunya;

145:16 Engkau yang membuka tangan-Mu dan yang berkenan mengenyangkan segala yang hidup.

145:17 TUHAN itu adil dalam segala jalan-Nya dan penuh kasih setia dalam segala perbuatan-Nya.

145:18 TUHAN dekat pada setiap orang yang berseru kepada-Nya, pada setiap orang yang berseru kepada-Nya dalam kesetiaan.

145:19 Ia melakukan kehendak orang-orang yang takut akan Dia, mendengarkan teriak mereka minta tolong dan menyelamatkan mereka.

145:20 TUHAN menjaga semua orang yang mengasihi-Nya, tetapi semua orang fasik akan dibinasakan-Nya.

145:21 Mulutku mengucapkan puji-pujian kepada TUHAN dan biarlah segala makhluk memuji nama-Nya yang kudus untuk seterusnya dan selamanya.



πŸ’  Renungan : 

πŸ– TUHAN itu penopang bagi semua orang yang jatuh dan penegak bagi semua orang yang tertunduk. (14)

PENOPANG YANG TEGUH



Ada dua hal dalam bacaan hari ini, yang perlu kita tahu bahwa Allah kita yang jenius itu memelihara ciptaan-Nya dengan menyediakan apa yang mereka perlukan, yang pertama, Mazmur 145:14-16  berbicara tentang Allah yang menyediakan kebutuhan fisik bagi umat-Nya yang setia, dan yang kedua, dalam Mazmur 145:17-21 tentang Allah yang menyediakan kebutuhan spiritual mereka.
 

Dalam kehidupan setiap kita pasti mengalami  pergumulan dalam hidupnya, karena tidak ada seorang pun hidup di dunia ini yang tidak mendapatkan masalah. Daud  juga begitu, tidak berbeda dengan kita, ia pun mengalami pergumulan dalam hidupnya, bahkan mungkin lebih berat karena masalah yang dialaminya dapat mengancam keselamatan jiwanya. 


Meskipun Daud setiap hari berada di bawah bayang-bayang maut, namun ia tetap mampu menjaga sikap hatinya, sehingga selalu keluar ucapan yang memuliakan Tuhan dari bibirnya, ”Aku hendak mengagungkan Engkau, ya Allahku, ya Raja, dan aku hendak memuji nama-Mu untuk seterusnya dan selamanya. Setiap hari aku hendak memuji Engkau, dan hendak memuliakan nama-Mu untuk seterusnya dan selamanya.” 


Berbeda dengan sikap hati Daud ketika menghadapi masalah, respons hati dan sikap kebanyakan orang Kristen saat mendapatkan masalah, lebih mudah mengeluh dan bersungut-sungut kepada Tuhan. Masalah telah membuat kita lupa akan kasih dan kebaikan Tuhan dalam hidup kita. Mari perhatikan pengakuan imannya Daud ketika menghadapi pergumulannya, "TUHAN itu pengasih dan penyayang, panjang sabar dan besar kasih setia-Nya. TUHAN itu baik kepada semua orang, dan penuh rahmat terhadap segala yang dijadikan-Nya." Pengakuan Daud ini keluar dari mulutnya sebagai pujian dan pengagungan pada-Nya, karena ia mengerti akan kebaikan dan kasih setia TUHAN.


"TUHAN itu penopang bagi semua orang yang jatuh dan penegak bagi semua orang yang tertunduk", Firman Tuhan sebagai ayat pilihan hari ini, hendak mengingatkan kita bahwa karena kebaikan-Nya dan kasih-Nya itulah, maka Tuhan selalu ada dipihak orang yang lemah. Oleh sebab itu, setiap orang yang saat ini sedang bergumul dalam kejatuhan dengan kepala yang tertunduk, menangis dengan hati yang hancur dihadapan-Nya, percayalah bahwa kini Tuhan sedang mengangkat beban pergumulanmu. Saat ini Dia sedang memikul beban kita dan sedang menggandeng tangan kita sehingga kita mampu melewati semua pergumulan hidup ini dengan kemenangan.

Amin.




πŸ’  Menyanyi :  KPPK 228. (1, 2)
IA MELINDUNGI JIWAKU
(He Hideth My Soul)

🎢
Yesus Kristus Jurus'lamat yang ajaib, 
dan Tuhan sungguh milikku;
Ia genggamku dalam tangan yang teguh, 
dan bawa ke sungai teduh.

Ref.
Ia menggenggamku dalam tangan teduh, kurasa aman dan tent'ram,
dengan kasih-Nya, segarkan jiwaku, 
Ia bimbingku s'panjang hidup,
Ia bimbingku s'panjang hidup.


🎢
Yesus Kristus Jurus'lamat yang ajaib, 
Ia menanggung s'mua bebanku;
Ia menopang sehingga 'ku tak goyah, 
dan b'rikan 'ku kekuatan-Nya.

Ref.
Ia menggenggamku dalam tangan teduh, kurasa aman dan tent'ram,
dengan kasih-Nya, segarkan jiwaku, 
Ia bimbingku s'panjang hidup,
Ia bimbingku s'panjang hidup.



 

πŸ’  Berdoa : 

Ya Tuhan, kami bersyukur karena Engkaulah penopang yang teguh bagi hidup kami,

Ajarilah kami untuk mempercayakan Engkau menopang kami ketika beban pergumulan menghimpit hidup kami.
Sehingga bersama-Mu kami mampu melaluinya dengan kemenangan.


*****

Bapa kami yang di sorga, 
Dikuduskanlah nama-Mu, 
Datanglah Kerajaan-Mu, 
Jadilah kehendak-Mu di bumi seperti di sorga.

Berikanlah kami pada hari ini makanan kami yang secukupnya dan ampunilah kami akan kesalahan kami, seperti kami juga mengampuni orang yang bersalah kepada kami; dan janganlah membawa kami ke dalam pencobaan, tetapi lepaskanlah kami dari pada yang jahat. 

Karena Engkaulah yang empunya Kerajaan dan kuasa dan kemuliaan sampai selama-lamanya. 

Amin.

Kamis, 15 April 2021

Mezbah Keluarga 15 April 2021 : MENGAGUNGKAN NAMA TUHAN




MEZBAH KELUARGA
15 April 2021
Mazmur 145 :1-7
MENGAGUNGKAN NAMA TUHAN
 


πŸ’  Menyanyi :   KJ 6. (1, 2, 4)
HAI MASYHURKANLAH

🎢
Hai masyhurkanlah Allahmu kudus:
besar namaNya maklumkan terus.
Agungkanlah Dia yang jaya megah;
kekal dan mulia kerajaanNya.

🎢
Yang Tinggi, Alhak di sorga baka
pun hadir dekat dengan abdiNya.
Nyanyikan jayaNya, hai umat kudus:
"Kekal Yesus Raja, kekal Penebus!"

 πŸŽΆ
KepadaNyalah syukur abadi!
KepadaNyalah sembah tak henti,
Kuasa dan hikmat, pujian merdu,
Kemuliaan, hormat dan kasih penuh!



πŸ’  Berdoa :

Ya TUHAN, 
bukalah mulut kami
maka kami akan serukan 
pujian syukur kepada-Mu.

Ya TUHAN, 
berilah kami bersukacita atas penyelamatan-Mu
dan teguhkan kami 
dengan Roh-Mu Sang Pemberi-Hidup.

Kemuliaan bagi Bapa, dan Anak, dan Roh Kudus: sebagaimana sejak permulaan, sekarang dan selama-lamanya. 

Amin





πŸ’  Membaca Alkitab :
         πŸ“–  Mazmur 145:1-7 (TB) 

145:1  Puji-pujian dari Daud. Aku hendak mengagungkan Engkau, ya Allahku, ya Raja, dan aku hendak memuji nama-Mu untuk seterusnya dan selamanya. 

145:2  Setiap hari aku hendak memuji Engkau, dan hendak memuliakan nama-Mu untuk seterusnya dan selamanya. 

145:3  Besarlah TUHAN dan sangat terpuji, dan kebesaran-Nya tidak terduga. 

145:4  Angkatan demi angkatan akan memegahkan pekerjaan-pekerjaan-Mu dan akan memberitakan keperkasaan-Mu. 

145:5  Semarak kemuliaan-Mu yang agung dan perbuatan-perbuatan-Mu yang ajaib akan kunyanyikan. 

145:6  Kekuatan perbuatan-perbuatan-Mu yang dahsyat akan diumumkan mereka, dan kebesaran-Mu hendak kuceritakan. 

145:7  Peringatan kepada besarnya kebajikan-Mu akan dimasyhurkan mereka, dan tentang keadilan-Mu mereka akan bersorak-sorai. 




πŸ’  Renungan : 


πŸ– "Aku hendak mengagungkan Engkau, ya Allahku, ... memuji nama-Mu dan memuliakan nama-Mu untuk seterusnya dan selamanya. Besarlah TUHAN dan sangat terpuji,.." (ay.1-3)


MENGAGUNGKAN NAMA TUHAN




Pemazmur mengagungkan nama Tuhan dengan tindakan memuji nama-Nya, dia mengakui akan kebesaran Tuhan, maka itu setiap hari dia memuji Tuhan dan memuliakan nama-Nya untuk seterusnya dan selamanya.


Dalam kenyataan hidup setiap hari, biasanya kita bersyukur dan mengagungkan nama Tuhan karena ada sebuah target atau harapan  yang tercapai, atau karena doa telah terjawab. Kita bersyukur dan mengagungkan-Nya oleh karena merasa telah mengalami kebaikan Tuhan. Jadi, ternyata pujian dan pengagungan kita terhadap Tuhan itu sangat bergantung suasana hati kita.


Ini berbeda dengan pemazmur, Daud melihat bahwa keagungan dan kebesaran Allah tidak tergantung kepada suara pujian manusia dan tidak tertandingi oleh kuasa mana pun sepanjang masa. Apa yang dikatakan dalam syairnya itu merupakan pengakuan imannya berdasarkan pengalamannya menyaksikan pekerjaan Allah yang ajaib dan besar. Pekerjaan Allah yang ajaib dan besar itu akan berlangsung terus dari abad ke abad ke abad. Setiap generasi akan mengalami keajaiban pekerjaan Allah dan mereka akan terus memberitakannya.
 


Pengakuan pemazmur tentang keagungan Allah terletak pada bukti karya nyata Allah. Salah satunya dalam kehidupan nyata, kebesaran dan keagungan Allah itu nampak ketika Allah peduli terhadap manusia yang rapuh dan segala ciptaan lainnya. Belajar dari Daud, maka kita yang sudah mengalami kasih sayang Tuhan, karena Ia peduli atas semua ciptaan-Nya. Marilah kita mengagungkan nama Tuhan dengan bersyukur, memuji kebaikan-Nya dan memberitakan perbuatan keagungan-Nya itu dalam perkataan dan tindakan kita yang memuliakan nama-Nya.


REFLEKSI:
Tuhan tidak hanya peduli kepada kita, melainkan Dia sangat mengasihi semua ciptaan-Nya. Di situlah letak keagungan-Nya.

Amin.



πŸ’  Menyanyi :  GB 16. 
'KAU YANG LAYAK
(Thou Art Worthy)

🎢
'Kau yang layak, 'Kau yang layak, 
'Kau yang layak, Tuhan;
layak 'Kau t'rima puji-pujian, 
hormat dan kuasa penuh.
Segala sesuatu telah 'Kau ciptakan 
seturut dengan maksud-Mu;
semuanya ada kar'na karya-Mu 
'Kau yang layak, Tuhan


🎢
Kau yang layak, 'Kau yang layak, 
Anakdomba Allah;
layak 'Kau t'rima puji-pujian, 
hormat dan kuasa penuh.
Engkau jadi kurban demi dunia ini 
dan kami telah 'Kau tebus
dan kami menjadi imam dan raja 
di kerajaan-Mu.



 



πŸ’  Berdoa : 

Ya Allah Bapa kami, 
Engkaulah pencipta atas alam semesta, juga segala yang kelihatan dan yang tidak kelihatan,

Ajarilah kami untuk selalu mengagungkan nama-Mu dengan bersyukur, memuji kebaikan-Mu dan memberitakan perbuatan keagungan-Mu itu dalam perkataan dan tindakan kami yang memuliakan Engkau.


*****

Bapa kami yang di sorga, 
Dikuduskanlah nama-Mu, 
Datanglah Kerajaan-Mu, 
Jadilah kehendak-Mu di bumi seperti di sorga.

Berikanlah kami pada hari ini makanan kami yang secukupnya dan ampunilah kami akan kesalahan kami, seperti kami juga mengampuni orang yang bersalah kepada kami; dan janganlah membawa kami ke dalam pencobaan, tetapi lepaskanlah kami dari pada yang jahat. 

Karena Engkaulah yang empunya Kerajaan dan kuasa dan kemuliaan sampai selama-lamanya. 

Amin.

Selasa, 13 April 2021

Mezbah Keluarga 14 April 2021 : TUHAN MENOLONG DAN MENJAGA KITA







Mezbah Keluarga 
14 April 2021
Mazmur 121
TUHAN MENOLONG DAN MENJAGA KITA
 


πŸ’  Menyanyi :    KJ 344. (1, 2)
INGAT AKAN NAMA YESUS
🎢
Ingat akan nama Yesus, 
kau yang susah dan sedih:
Nama itu menghiburmu 
k'mana saja kau pergi.

Ref. 
Indahlah namaNya, pengharapan dunia!
Indahlah namaNya, suka sorga yang baka!

🎢
Bawa nama Tuhan Yesus, 
itulah perisaimu.
Bila datang pencobaan, 
itu yang menolongmu.

 Ref. 
Indahlah namaNya, pengharapan dunia!
Indahlah namaNya, suka sorga yang baka!





πŸ’  Berdoa :

Ya Allah yang kekal,
Terima kasih untuk pagi ini, 
Kami bersyukur atas penjagaan-Mu sepanjang tidur malam kemarin,
dan kini dapat bangun dalam kondisi yang segar-bugar.

Kami mohon, terangilah hati pikiran kami dengan Kebenaran-Mu yang membimbing kami melakukan Kehendak-Mu dalam semua kegiatan sepanjang hari ini. 

Oleh pengasihan Tuhan Yesus Kristus, 
kami berdoa. 

Amin.


πŸ’  Membaca Alkitab :

         πŸ“–  Mazmur 121:1-8 (AYT)  

121:1  Nyanyian Ziarah. Aku mengangkat mataku ke bukit-bukit, dari mana pertolonganku datang? 

121:2  Pertolonganku datang dari TUHAN, yang menjadikan langit dan bumi. 

121:3  Dia takkan membiarkan kakimu goyah, yang menjagamu takkan tertidur. 

121:4  Sebenarnya, Dia yang menjaga Israel, takkan terkantuk ataupun tertidur. 

121:5  TUHANlah penjagamu, TUHAN adalah naunganmu, di sebelah kananmu. 

121:6  Matahari takkan menyerangmu pada waktu siang, begitu juga bulan pada waktu malam. 

121:7  TUHAN akan menjagamu dari segala kejahatan, Dia akan menjaga jiwamu. 

121:8  TUHAN akan menjaga kepergianmu dan kedatanganmu, dari sekarang sampai selama-lamanya! 





πŸ’  Renungan : 

     πŸ– Pertolonganku datang dari TUHAN, yang menjadikan langit dan bumi..., 
yang menjagamu takkan tertidur. [ ay.1, 3 ]


"TUHAN MENOLONG DAN MENJAGA KITA"



Mazmur 121 yang jadi bacaan hari ini diawali dengan kata-kata "Nyanyian Ziarah" (a song of ascents). Mazmur ini adalah nyanyian yang dinyanyikan pada saat orang-orang berjalan berziarah ke Yerusalem, ke bukit Sion, tempat dimana Bait Allah ada.



Dulu di zaman Perjanjian Lama, untuk melaksanakan perintah Tuhan, "Tiga kali dalam setahun kamu harus mengadakan perayaan bagi-Ku" (Keluaran 23:14), maka orang-orang Israel dari berbagai tempat akan melakukan perjalanan ziarah ke Yerusalem untuk menyembah Tuhan dan merayakan tiga hari besar. Hari besar yang mereka rayakan adalah hari raya Paskah, untuk memperingati keluarnya Israel dari tanah Mesir, hari raya Pentakosta (Perjanjian Lama), hari kelima puluh setelah Paskah yang dirayakan sebagai hari penuaian dan ucapan syukur kepada Allah, serta hari raya Pondok Daun, untuk memperingati pengembaraan bangsa Israel selama berada di padang gurun. 



Di sepanjang perjalanan ziarah itu, tentu ada banyak bahaya, bisa itu karena kekurangan air, tersesat, jatuh ke jurang, bertemu binatang buas, ataupun dirampok di tengah jalan. Nah, Mazmur 121 ini dinyanyikan untuk memberi penguatan kepada para peziarah itu. "Aku mengangkat mataku ke bukit-bukit, dari mana pertolonganku datang? Pertolonganku datang dari TUHAN, yang menjadikan langit dan bumi." ~ Ini adalah ayat 1 dan 2 sebagai kalimat pembuka dari mazmur ini, untuk menyatakan bahwa Allah merupakan sumber pertolongan bagi pemazmur.


Dalam dunia yang penuh tantangan dan ancaman, kita memerlukan pertolongan sejati. Hati manusia gelisah tidak menentu oleh karena terpaan badai virus corona. Semua gelisah, saya gelisah, Anda juga gelisah. Anda kuatir, saya pun kuatir. Akhirnya, sama seperti pemazmur,  jiwa kita menjerit: Dari manakah pertolonganku datang? 



Pemazmur menyadari akan ketiadaan pengharapan baik dari dirinya maupun orang lain. Ia mencoba mengarahkan pandangannya ke gunung-gunung, namun di sana pun ia tidak melihat secercah harapan. Gunung tidak bisa membantu. Manusia kuasanya terbatas. Pupuskah harapan kita? Sudah buntukah jalan hidup kita? Sekali-kali tidak!  Karena akhirnya pemazmur menyadari dan  dengan tegas dia menyatakan bahwa, "Pertolonganku datang dari Tuhan, yang menjadikan langit dan bumi" Di sini terlihat jelas pemazmur sangat mengerti bahwa tidak ada yang bisa diandalkannya selain Tuhan.



Pemahaman bahwa pertolongan datang dari Tuhan, Pencipta langit dan bumi yang mahakuasa, memberi kekuatan yang sangat besar bagi para peziarah. Walaupun berbagai mara bahaya bisa ditemui mereka sepanjang perjalanan, namun jika mereka bersandar pada Tuhan, apa yang mereka takutkan?



Tuhan itu Pencipta yang Mahakuasa, Tuhan adalah Penjaga yang tidak pernah terlelap. Dan sama seperti pemazmur,  pada akhirnya kita harus mengakui bahwa tak ada pertolongan lain selain di dalam Tuhan. 



Tuhanlah yang menjamin hidup kita. 
Tuhanlah yang menolong hidup kita, 
Tuhan juga yang menjaga kita. 
Dia menjagamu, 
Tuhan menjagamu!

Amin.





πŸ’  Menyanyi :   KJ 438. (1, 3)
APAPUN JUGA MENIMPAMU

🎢
Apapun juga menimpamu, 
Tuhan menjagamu.
Naungan kasihNya pelindungmu, 
Tuhan menjagamu.

Ref.
Tuhan menjagamu 
waktu tenang atau tegang,
Ia menjagamu, 
Tuhan menjagamu.

🎢
DipeliharaNya hidupmu; 
Tuhan menjagamu
dan didengarkanNya doamu; 
Tuhan menjagamu.


Ref.
Tuhan menjagamu 
waktu tenang atau tegang,
Ia menjagamu, 
Tuhan menjagamu.



πŸ’   Berdoa  : 

Ya Tuhan, 
Engkaulah Pencipta yang Mahakuasa, 
kami bersyukur, 
bahwa Engkaulah, Tuhan kami, 
Penjaga yang tidak pernah terlelap. 
Ajarilah kami percaya akan kuasa-Mu yang sanggup menolong kehidupan kami.


Ya Tuhan, 
kami mendoakan media komik Alkitab "Siapakah Dia? Kisah Yesus Sang Mesias" kiranya media komik ini dapat terus dimanfaatkan, semakin efektif, dan efisien untuk penjangkauan kepada generasi muda sehingga melalui komik Alkitab ini, berita tentang keselamatan dan karya penebusan Kristus dapat tersampaikan kepada banyak orang yang belum mengenal-Nya.


Ya Allah, Tuhan kami, 
Engkau mengasihi semua orang, 
dan Engkau  ingin semua orang diselamatkan, maka sebagai pengikut Yesus Kristus, kami 
dengan sangat serius menerima ajakan-Mu untuk "mengasihi Allah dan sesama kami". Kaum muslim adalah sesama kami juga. 


Ya Tuhan yang mendengar doa, 
Hari ini, dan selanjutnya selama bulan Ramadhan tahun ini, umat Muslim menjalankan ibadah puasanya, 
maka itu sebagai saudara kami dalam kemanusiaan, 
kami mohon pengasihan-Mu ya Bapa, 
agar Engkau juga beserta dengan mereka dalam ibadah puasa Ramadhan.

Kami berdoa, semoga kaum Muslim di seluruh dunia dan juga yang berdiam di Indonesia, dapat dengan sukacita menjalankan kewajiban beragama mereka dengan lancar. 

Kami berdoa, agar Tuhan memberkati mereka, juga keluarga mereka, begitu juga komunitas mereka, sehingga dengan ibadah puasa Ramadhan tahun ini semua kaum Muslim mengalami penguatan iman untuk dengan gembira menyambut kemenangan saat Idulfitri tiba.

Ya Tuhan, dalam pengasihan-Mu kami mohon, dengarlah doa kami ...


*****

Bapa kami yang di sorga, 
Dikuduskanlah nama-Mu, 
Datanglah Kerajaan-Mu, 
Jadilah kehendak-Mu di bumi seperti di sorga.

Berikanlah kami pada hari ini makanan kami yang secukupnya dan ampunilah kami akan kesalahan kami, seperti kami juga mengampuni orang yang bersalah kepada kami; dan janganlah membawa kami ke dalam pencobaan, tetapi lepaskanlah kami dari pada yang jahat. 

Karena Engkaulah yang empunya Kerajaan dan kuasa dan kemuliaan sampai selama-lamanya. 

Amin.