Jumat, 09 Desember 2022

Puisi : SELAMAT NATAL, SAHABAT







Puisi : 
SELAMAT NATAL, SAHABAT
Karya: George Sicillia



Desember telah tiba
Nuansa hijau, merah dan emas ada di mana-mana
Kidung nan indah pun menyeruak di keramaian
Orang-orang mulai menyibukkan diri dengan ibadah dan pesta

Kue-kue yang lezat dan rencana liburan
Tak lupa kado terindah untuk yang terkasih
Di hari Natal yang bahagia
Di antara gempita menggegap
Ijinkanku menyapamu wahai sahabat

Kau yang kesepian tanpa teman dan keluarga
Kau yang terbaring sakit dan terkulai lemah
Kau yang tersisih di suatu pojok yang gelap
Kau yang bertanya sendiri seperti apakah Natal kali ini
Natal ini masih milikmu

Dalam keriuhan pun dalam kesendirian
Natal datang menghampiri semua orang
Untuk satu alasan: Allah sungguh mengasihi dunia ini
Putra Natal datang untukku juga untukmu

Kamu tidak dilupakan-Nya Natal kali ini
Allah mengasihimu adalah berita indahnya

Selamat Natal, sahabatku..

🌺 MEZBAH KELUARGA🌺 10 ~ 12 ~ 2022







✝️ 🌺 MEZBAH KELUARGA 🌺 ✝️
Sabtu, 10  Desember 2022





🎡 MENYANYI :   KJ 76 
Kau yang Lama Dinantikan

1)
Kau yang lama dinantikan, 
Jurus'lamat, datanglah,
agar kami Kau sucikan 
dari dosa dan cela!
UmatMu tetap Kautuntun, 
Kau Harapan kami pun!
Bangsa dunia menunggu 
penghiburan kasihMu.


2)
Raja mulia, Kau lahir 
bagai anak yang lembut,
agar kami Kauajari 
kasih KerajaanMu.
Pimpin kami oleh RohMu, 
hati pun perintahlah
Dan demi kurban darahMu, 
b'rilah damai yang baka!





πŸ™ DOA HARI INI : 

Ya TUHAN, Bapa Sorgawi yang mahakasih, Pagi hari ini kami bersyukur kepada-Mu, sebab dengan damai sejahtera-Mu Engkau telah melindungi dan menaungi hidup kami di sepanjang hari kemarin.

Dan pagi hari ini, dalam kesegaran baru,  kami menikmati hari baru pemberian-Mu.


Ya Roh Kudus sumber kearifan dan kekuatan,, Terangilah hati pikiran kami agar Sabda Kebenaran mengarahkan perjalanan hidup kami di sepanjang hari ini menuruti Kehendak TUHAN. 


Di dalam nama Yesus Kristus, Sang Juruselamat, yang kami sembah dan muliakan bersama dengan Bapa dan Roh Kudus, Allah yang Esa dan Kekal, sekarang dan selama-lamanya. Amin.




πŸ“– BACAAN ALKITAB : 


             Yudas 1:3-5, 17-20 (TB)  

3 Saudara-saudaraku yang kekasih, sementara aku bersungguh-sungguh berusaha menulis kepada kamu tentang keselamatan kita bersama, aku merasa terdorong untuk menulis ini kepada kamu dan menasihati kamu, supaya kamu tetap berjuang untuk mempertahankan iman yang telah disampaikan kepada orang-orang kudus. 

4 Sebab ternyata ada orang tertentu yang telah masuk menyelusup di tengah-tengah kamu, yaitu orang-orang yang telah lama ditentukan untuk dihukum. Mereka adalah orang-orang yang fasik, yang menyalahgunakan kasih karunia Allah kita untuk melampiaskan hawa nafsu mereka, dan yang menyangkal satu-satunya Penguasa dan Tuhan kita, Yesus Kristus.

5 Tetapi, sekalipun kamu telah mengetahui semuanya itu dan tidak meragukannya lagi, aku ingin mengingatkan kamu bahwa memang Tuhan menyelamatkan umat-Nya dari tanah Mesir, namun sekali lagi membinasakan mereka yang tidak percaya. 

17 Tetapi kamu, saudara-saudaraku yang kekasih, ingatlah akan apa yang dahulu telah dikatakan kepada kamu oleh rasul-rasul Tuhan kita, Yesus Kristus.

18 Sebab mereka telah mengatakan kepada kamu: "Menjelang akhir zaman akan tampil pengejek-pengejek yang akan hidup menuruti hawa nafsu kefasikan mereka." 

19 Mereka adalah pemecah belah yang dikuasai hanya oleh keinginan-keinginan dunia ini dan yang hidup tanpa Roh Kudus.

20 Akan tetapi kamu, saudara-saudaraku yang kekasih, bangunlah dirimu sendiri di atas dasar imanmu yang paling suci dan berdoalah dalam Roh Kudus.

     









🌺 RENUNGAN :



   WASPADA TERHADAP PARA PENYESAT


Asli dan palsu dapat kita temukan di segala bidang kehidupan. Mulai dari kualitas benda hingga kualitas iman dan ajaran. 

Dalam suratnya, Yudas menyampaikan secara blak-blakan tentang ajaran palsu yang berkembang di tengah kehidupan jemaatnya. 

Ajaran palsu tersebut begitu menarik sehingga mampu memikat siapa saja yang lemah imannya, tidak kritis dan kurang hati-hati.

Menyadari kondisi tersebut, Yudas mengingatkan jemaat agar selalu waspada dan tidak terjebak oleh tipu daya para penyesat yang notabene berasal dari antara mereka. 

Menurut Yudas, cara menguji kualitas pribadi dan ajaran seseorang adalah dengan melihat perilaku kehidupannya sehari-hari. 

Para penyesat umumnya lebih mengutamakan kepentingan pribadi dan pemuasan hawa nafsu ketimbang kekudusan hidup. Mereka bahkan menyangkal Kristus sebagai Tuhan dan Juruselamat (ay.4).

Para penyesat memang seperti virus mematikan yang menjangkiti jemaat. 

Mereka bisa tampak sangat giat dan misioner, namun sesungguhnya mereka suka memecah-belah. 

Mereka bisa sangat pintar mengajarkan Firman Tuhan, tetapi hidup mereka penuh kebusukan dan suka mencari keuntungan sendiri. Celakanya lagi, mereka berani menggunakan ayat-ayat Alkitab untuk membenarkan diri. Orang-orang seperti ini lupa bahwa TUHAN sanggup menghukum setimpal dengan perbuatan mereka.

Peringatan Yudas dalam suratnya ini juga ditujukan kepada kita di masa kini. 

Waspadalah terhadap orang-orang yang terlihat bak musang berbulu domba. 


Penyesatan yang paling dominan dan paling berbahaya adalah melalui pengajaran yang tidak beralas pada kebenaran Firman Tuhan di dalam gereja. 

Pengajaran sejenis itu disebarkan melalui khotbah yang tidak diangkat dari penafsiran yang benar. 

Pengajaran-pengajaran tersebut dikemas begitu menarik dan memikat sehingga tanpa disadari pengajaran tersebut diakui sebagai Firman Tuhan yang benar. Padahal itu adalah pikiran manusia. 


Kewaspadaan perlu ditingkatkan dengan cara tekun mendalami Firman Tuhan sebagai penuntun sejati hidup beriman, sambil memohon hikmat dan tuntunan Roh Kudus untuk hidup dalam ketaatan dan kekudusan.

Dengan kewaspadaan rohani ini kita akan mampu membedakan manakah ajaran yang asli dan yang palsu. Bahkan kita mampu menghadapi para pengajar sesat yang berupaya menggoyahkan iman kita kepada Tuhan.


✝️ ✝️ ✝️




🎡 MENYANYI :   KJ 38
T'lah Kutemukan Dasar Kuat

1)
T'lah kutemukan dasar kuat, 
tempat berpaut jangkarku.
Kekal, ya Bapa, Kau membuat 
PutraMu dasar yang teguh:
Biarpun dunia lenyap, 
pegangan hidupku tetap!


2)
Itulah rahmat yang abadi, 
yang melampaui akalku:
Tuhan, Kaurangkul dalam kasih 
pendosa yang menjauhiMu!
HatiMu iba tergerak 
mencari aku yang sesat.






πŸ™ BERDOA :

Ya TUHAN, 
Engkau pribadi yang mahamulia, namun rela merendahkan diri-Mu dan dengan kasih-Mu, Engkau menyapa kami manusia yang hina ini.


TUHAN, Engkaulah Penguasa alam semesta, namun rela tinggal di tengah-tengah umat-Mu.


Ya TUHAN, 
ajarlah diri kami untuk menghargai kemurahan-Mu itu dengan hidup berjalan sesuai dengan kehendak-Mu.

 
Ya TUHAN, mengawali hari ini, maka kami memohon kiranya Engkau berkenan menuntun hidup kami di sepanjang hari ini dengan Roh-Mu supaya kami dapat hidup selaras dengan kebenaran-Mu. 


YA TUHAN, kami bersyukur bahwa Engkau memelihara iman kami dengan Firman-Mu sehingga kami boleh menghindar dari berbagai pengajaran sesat oleh guru-guru palsu.


Ya TUHAN, 
besertalah dengan kami senantiasa, sehingga kami dapat mengalami kehidupan yang berkemenangan.


Ya TUHAN, kepada-Mu kami memohon, 
..................
..................


Ya TUHAN, dalam pengasihan-Mu kami mohon,,,

DENGARKANLAH DOA KAMI

yang kami sampaikan kepada Bapa di dalam nama YESUS KRISTUS Sang Penyelamat kami, yang telah mengajarkan kami berdoa bersama :

Bapa kami yang di sorga, 
Dikuduskanlah nama-Mu, 
Datanglah Kerajaan-Mu, 
Jadilah kehendak-Mu di bumi seperti di sorga.

Berikanlah kami pada hari ini makanan kami yang secukupnya dan ampunilah kami akan kesalahan kami, seperti kami juga mengampuni orang yang bersalah kepada kami; dan janganlah membawa kami ke dalam pencobaan, tetapi lepaskanlah kami dari pada yang jahat. 

Karena Engkaulah yang empunya Kerajaan dan kuasa dan kemuliaan sampai selama-lamanya. 

Amin.

Rabu, 07 Desember 2022

🌺 MEZBAH KELUARGA🌺 8 ~ 12 ~ 2022







✝️ 🌺 MEZBAH KELUARGA 🌺 ✝️
Kamis, 8  Desember 2022





🎡 MENYANYI :  KJ 85
Kusongsong Bagaimana

1)
Kusongsong bagaimana, 
ya Yesus, datangMu?
Engkau Terang buana, 
Kau Surya hidupku!
Kiranya Kau sendiri 
Penyuluh jalanku,
Supaya kuyakini 
tujuan janjiMu.

2)
Kaum Sion menaburkan 
kembang di JalanMu;
'ku ikut mengelukan 
Dikau di hatiku.
Kunyanyi Hosiana, 
ya Raja, tolonglah!
PadaMulah kiranya 
hambaMu berserah.





πŸ™ DOA HARI INI : 

Ya TUHAN yang mengatasi ketakutan, 

kami datang menyembah-Mu.

Ulurkanlah tangan-Mu memegang kami teguh, 

dan bersabdalah kepada kami.

Ya TUHAN, kami datang menyembah-Mu dalam iman, karena Engkaulah Allah kami, dan kami adalah umat-Mu.
Amin





πŸ“– BACAAN ALKITAB : 


               3 Yohanes 1:11-12 (TB)  

11 Saudaraku yang kekasih, janganlah meniru yang jahat, melainkan yang baik. Barangsiapa berbuat baik, ia berasal dari Allah, tetapi barangsiapa berbuat jahat, ia tidak pernah melihat Allah.

12 Tentang Demetrius semua orang memberi kesaksian yang baik, malah kebenaran sendiri memberi kesaksian yang demikian. Dan kami juga memberi kesaksian yang baik tentang dia, dan engkau tahu, bahwa kesaksian kami adalah benar. 










🌺 RENUNGAN :


                 MENIRU YANG BAIK

Saudaraku yang terkasih, janganlah meniru yang jahat, melainkan yang baik. Siapa yang berbuat baik, ia berasal dari Allah, tetapi siapa yang berbuat jahat, ia tidak pernah melihat Allah. (3 Yohanes 1:11)


 


Sejak usia tertentu, seorang bayi yang dilahirkan memiliki keinginan dan kemampuan meniru. 

Ia meniru gumaman ibunya sampai pada kata-kata maupun perilaku orang yang sering dengannya, seorang bayi akan berusaha untuk meniru. 

Dalam hal tertentu, perbuatan meniru adalah baik dan sangat dianjurkan. Tetapi, dalam hal lain, perbuatan meniru tidak dianjurkan, bahkan harus dilarang. 

Demikian pula dalam sikap hidup dan pola pikir kita: Ada banyak hal yang terjadi di sekitar kita, dan tanpa kita sadari, kita meniru beberapa hal di antaranya. 

Tidak semua yang kita lihat dan kita dengar merupakan hal yang pantas untuk ditiru. 



Rasul Yohanes dalam suratnya mengingatkan bahwa di dalam jemaat mula-mula, ada seorang bernama Gayus yang cara hidupnya layak ditiru karena hidupnya penuh dengan kasih yang antara lain diungkapkan melalui kerelaan menyambut seorang asing (1:1-3). 

Akan tetapi, ada pula seorang bernama Diotrefes yang perbuatannya harus diwaspadai (tidak boleh ditiru) karena dia menunjukkan sikap memberontak terhadap ajaran kebenaran (1:10).


Dalam kehidupan kita, sudah semestinyalah bila kita meniru hal yang baik, dan bahkan kita menjadi teladan yang dapat ditiru dalam hal kebaikan. 


Di mana pun kita berada, selalu ada kemungkinan bahwa kita akan meniru dan ditiru. 


Marilah kita menjadi anak-anak Allah yang berpegang dan hidup dalam kebenaran (1:4, 12). 

Dalam kehidupan yang kita jalani hari ini, hendaklah kita meniru hal yang baik dan menjadi teladan di dalam kebenaran.

✝️ ✝️ ✝️






🎡 MENYANYI :   KJ 356
Tinggallah dalam Yesus

1)
Tinggallah dalam Yesus, 
jadilah muridNya,
b'lajarlah Firman Tuhan, 
taat kepadaNya.
Tinggallah dalam Yesus, 
Andalkan kuasaNya.
Dialah Pokok yang benar, 
kitalah rantingNya.

2)
Kita sebagai ranting 
pasti berbuahlah,
asal dengan setia 
tinggal di dalamNya.
Tinggallah dalam Yesus, 
muliakan namaNya:
hidup berlimpah kurnia 
hanya di dalamNya!







πŸ™ BERDOA :

Ya TUHAN, 
......


Ya TUHAN, kepada-Mu kami memohon, 
..................
..................


Ya TUHAN, dalam pengasihan-Mu kami mohon,,,

      DENGARKANLAH DOA KAMI

yang kami sampaikan dalam nama YESUS KRISTUS Penyelamat kami yang mengajarkan kami berdoa bersama :

Bapa kami yang di sorga, 
Dikuduskanlah nama-Mu, 
Datanglah Kerajaan-Mu, 
Jadilah kehendak-Mu di bumi seperti di sorga.

Berikanlah kami pada hari ini makanan kami yang secukupnya dan ampunilah kami akan kesalahan kami, seperti kami juga mengampuni orang yang bersalah kepada kami; dan janganlah membawa kami ke dalam pencobaan, tetapi lepaskanlah kami dari pada yang jahat. 

Karena Engkaulah yang empunya Kerajaan dan kuasa dan kemuliaan sampai selama-lamanya. 

Amin.

Selasa, 06 Desember 2022

MEZBAH KELUARGA 7 Desember 2022








✝️ 🌺 MEZBAH KELUARGA 🌺 ✝️
Rabu, 7  Desember 2022





🎡 MENYANYI :  KJ 249
Serikat Persaudaraan

1)
Serikat persaudaraan, 
berdirilah teguh!
Sempurnakan persatuan 
di dalam Tuhanmu.
Bersama-sama majulah, 
dikuatkan iman,
Berdamai, bersejahtera, 
dengan pengasihan.

3)
Dan masing-masing kamu pun 
dib'ri anugerah,
supaya kamu bertekun dan 
rajin bekerja.
Hendaklah hatimu rendah, 
tahu: Tuhan berpesan
Jemaat menurut firmanNya 
berkasih-kasihan.




πŸ™ DOA HARI INI : 

Ya TUHAN yang maha baik, kami bersyukur untuk pemeliharaan-Mu yang ajaib terhadap hidup kami. 

Sepanjang malam Engkau menjaga kami, dan pagi hari ini, Engkau juga   memberikan nafas hidup yang baru bagi kami. 

Ya TUHAN, mengawali hari ini kami menyerahkan hidup kami ke dalam tangan-Mu. 

Bimbinglah kami dengan Roh-Mu dan dengan firman-Mu agar kami mengerti kehendak-Mu.

Di dalam nama Yesus Kristus, Sang Juruselamat, yang kami sembah dan muliakan bersama dengan Bapa dan Roh Kudus, Allah yang Esa dan Kekal, sekarang dan selama-lamanya. Amin.




πŸ“– BACAAN ALKITAB : 


                     3 Yohanes 1:1-8 

1 Dari penatua kepada Gayus yang kekasih, yang kukasihi dalam kebenaran. 

2 Saudaraku yang kekasih, aku berdoa, semoga engkau baik-baik dan sehat-sehat saja dalam segala sesuatu, sama seperti jiwamu baik-baik saja.

3 Sebab aku sangat bersukacita, ketika beberapa saudara datang dan memberi kesaksian tentang hidupmu dalam kebenaran, sebab memang engkau hidup dalam kebenaran.

4 Bagiku tidak ada sukacita yang lebih besar dari pada mendengar, bahwa anak-anakku hidup dalam kebenaran. 

5 Saudaraku yang kekasih, engkau bertindak sebagai orang percaya, di mana engkau berbuat segala sesuatu untuk saudara-saudara, sekalipun mereka adalah orang-orang asing.

6 Mereka telah memberi kesaksian di hadapan jemaat tentang kasihmu. Baik benar perbuatanmu, jikalau engkau menolong mereka dalam perjalanan mereka, dengan suatu cara yang berkenan kepada Allah.

7 Sebab karena nama-Nya mereka telah berangkat dengan tidak menerima sesuatu pun dari orang-orang yang tidak mengenal Allah.

8 Kita wajib menerima orang-orang yang demikian, supaya kita boleh mengambil bagian dalam pekerjaan mereka untuk kebenaran.

     









🌺 RENUNGAN :

"... kepada Gayus yang kekasih,  ... aku sangat bersukacita, ... sebab memang engkau hidup dalam kebenaran."  
[3 Yohanes 1:1, 3]

"... marilah kita mengasihi bukan dengan perkataan atau dengan lidah, tetapi dengan perbuatan dan dalam kebenaran." [1 Yoh 3:18]
 



      GAYUS HIDUP DALAM KEBENARAN


Seluruh surat-surat Yohanes (1 sampai 3) itu bertemakan kebenaran. 

Nah, yang dimaksud dengan bertemakan kebenaran adalah tema yang bersifat menyeluruh yang meliputi dimensi vertikal dari iman dan dimensi horizontal dari iman.

Vertikal adalah keyakinan pada kebenaran Yesus Kristus, kasih kepada Tuhan. Lalu yang horizontal adalah kasih kepada sesama saudara atau sesama manusia. 

Kedua dimensi ini harus nampak dalam kehidupan sebuah jemaat. 



Penulis surat Yohanes sangat bersukacita tentang Gayus dan memujinya karena ia hidup dalam kebenaran. Gayus telah melaksanakan hidup dalam kebenaran itu secara menyeluruh, secara holistik.


Dan dalam suratnya ini penulis menggarisbawahi, bahwa ada dua hal yang penting, yaitu :
1. Tindakan kasih kepada sesama merupakan penyataan diri orang percaya;

2. Turut terlibat dalam pekerjaan pelayanan dengan menopang para penginjil yang melayani di antara jemaat.



Mengawali hari ini, marilah  menyatakan kasih kita kepada Tuhan dengan melakukan perbuatan kasih bagi sesama sebagai wujud ekspresi diri sebagai pengikut Tuhan, dan mendoakan selalu para pelayan Tuhan dan pekerjaan pelayanan sebagai bentuk dukungan kita. 

✝️ ✝️ ✝️


🎡 MENYANYI :   KJ 462
Tolong Aku, Tuhan

1)
Tolong aku, Tuhan, bimbing tanganku,
jangan sia-sia karya hidupku.

2)
Ajar aku, Tuhan, rajin bekerja,
menunaikan tugas dalam dunia.

3)
Ajar 'ku mengatur maksud hidupku,
jangan mementingkan hanya diriku.


πŸ™ BERDOA :

Ya TUHAN, kami bersyukur  akan firman-Mu yang mengingatkan kami,  ........



Ya TUHAN, kami mohon, ......

..................
..................


Ya TUHAN, dalam pengasihan-Mu kami mohon,,,

          DENGARKANLAH DOA KAMI

yang kami sampaikan dalam nama YESUS KRISTUS Penyelamat kami yang mengajarkan kami berdoa bersama :

Bapa kami yang di sorga, 
Dikuduskanlah nama-Mu, 
Datanglah Kerajaan-Mu, 
Jadilah kehendak-Mu di bumi seperti di sorga.

Berikanlah kami pada hari ini makanan kami yang secukupnya dan ampunilah kami akan kesalahan kami, seperti kami juga mengampuni orang yang bersalah kepada kami; dan janganlah membawa kami ke dalam pencobaan, tetapi lepaskanlah kami dari pada yang jahat. 

Karena Engkaulah yang empunya Kerajaan dan kuasa dan kemuliaan sampai selama-lamanya. 

Amin.

Senin, 05 Desember 2022

🌺 MEZBAH KELUARGA🌺 5 ~ 12 ~ 2022







✝️ 🌺 MEZBAH KELUARGA 🌺 ✝️
Senin, 5  Desember 2022





🎡 MENYANYI :  PKJ 14
Kunyanyikan Kasih Setia Tuhan

1)
Kunyanyikan kasih setia Tuhan 
selamanya, selamanya.
Kunyanyikan kasih setia Tuhan 
selamanya,
kunyanyikan s’lamanya.

Kututurkan tak jemu 
kasih setiaMu, Tuhan; 
kututurkan tak jemu
kasih setiaMu turun temurun.

Kunyanyikan kasih setia Tuhan 
selamanya, selamanya.
Kunyanyikan kasih setia Tuhan 
selamanya,
kunyanyikan s’lamanya.
 





πŸ™ DOA HARI INI : 

Ya TUHAN yang maha baik, kami bersyukur untuk pemeliharaan-Mu yang ajaib terhadap hidup kami. 

Sepanjang malam Engkau menjaga kami, dan pagi hari ini, Engkau  memberikan nafas hidup yang baru bagi kami. 

Ya TUHAN, mengawali hari ini kami menyerahkan hidup kami ke dalam tangan-Mu. 

Bimbinglah kami dengan Roh-Mu dan dengan firman-Mu agar kami mengerti kehendak-Mu.

Di dalam nama Yesus Kristus, Sang Juruselamat, yang kami sembah dan muliakan bersama dengan Bapa dan Roh Kudus, Allah yang Esa dan Kekal, sekarang dan selama-lamanya. Amin.




πŸ“– BACAAN ALKITAB : 

            Yohanes 1:5-10 (TB)  

5 Dan sekarang aku minta kepadamu, Ibu — bukan seolah-olah aku menuliskan perintah baru bagimu, tetapi menurut perintah yang sudah ada pada kita dari mulanya — supaya kita saling mengasihi. 

6 Dan inilah kasih itu, yaitu bahwa kita harus hidup menurut perintah-Nya. Dan inilah perintah itu, yaitu bahwa kamu harus hidup di dalam kasih, sebagaimana telah kamu dengar dari mulanya.

7 Sebab banyak penyesat telah muncul dan pergi ke seluruh dunia, yang tidak mengaku, bahwa Yesus Kristus telah datang sebagai manusia. Itu adalah si penyesat dan antikristus.

8 Waspadalah, supaya kamu jangan kehilangan apa yang telah kami kerjakan itu, tetapi supaya kamu mendapat upahmu sepenuhnya.

9 Setiap orang yang tidak tinggal di dalam ajaran Kristus, tetapi yang melangkah keluar dari situ, tidak memiliki Allah. Barangsiapa tinggal di dalam ajaran itu, ia memiliki Bapa maupun Anak.

10 Jikalau seorang datang kepadamu dan ia tidak membawa ajaran ini, janganlah kamu menerima dia di dalam rumahmu dan janganlah memberi salam kepadanya.


     









🌺 RENUNGAN :

Dan inilah kasih itu, yaitu bahwa kita harus hidup menurut perintah-Nya. Dan inilah perintah itu, yaitu bahwa kamu harus hidup di dalam kasih, ...  (2 Yoh.1:6)
 


        PERINTAH UNTUK MENGASIHI


Gagasan yang terungkap dalam surat Yohanes yang kedua ini, yaitu : bahwa nilai hidup manusia yang terdalam: setiap anak Allah (umat Kristen) adalah  MENGASIHI sebagaimana Allah telah mengasihi kita.

Kita diberikan petintah, yaitu perintah untuk saling mengasihi. Perintah ini adalah perintah lama, tapi juga perintah baru. 

Perintah Lama, sebab sudah ada sejak Perjanjian Lama (Im. 19:18). 

Perintah Baru karena Yesus telah  menjelaskannya secara radikal (Yoh. 13:34-35). 

Di dalam kekristenan, kasih tidak hanya diekspresikan dengan menunjukkan sikap hormat saja; kasih juga dinyatakan melalui pengorbanan dan pelayanan (Yoh. 15:13).


Kita bisa menjangkau siapa saja termasuk musuh. KASIH akan menjadi senjata utama untuk menyatukan dan menjadi identitas yang paling nyata dari komunitas Kristen. 


Kasih menjadi lampu yang memimpin kita untuk berjalan di dalam terang karena kita tidak bisa bertumbuh secara spiritual ketika kita membenci orang lain. 


Relasi kita dengan Tuhan akan menghasilkan relasi yang baik dengan sesama. 

Marilah kita mengasihi Tuhan dengan melakukan perintah-Nya, "Kasihilah sesamamu!" 




🎡 MENYANYI :  PKJ 212
Ya Allah, KasihMu Besar

1)
Ya Allah, kasihMu besar,
lebih besar dari segala,
tiada terduga dalamnya,
tiada terjangkau luasnya.

Ya Yesus, kasihMu besar,
lebih besar dari segala.
Hidup kekal Engkau beri
dan aku hidup berseri!

Dalam doa aku bersyukur
atas limpah kasihMu.
Ajar aku mengasihiMu
dan sesama manusia.


πŸ™ BERDOA :

Ya TUHAN, kami bersyukur  akan firman-Mu yang mengingatkan kami,  ........



Ya TUHAN, kami mohon, ......

..................
..................


Ya TUHAN, dalam pengasihan-Mu kami mohon,,,

DENGARLAH DOA KAMI

yang kami sampaikan dalam nama YESUS KRISTUS Penyelamat kami yang mengajarkan kami berdoa bersama :

Bapa kami yang di sorga, 
Dikuduskanlah nama-Mu, 
Datanglah Kerajaan-Mu, 
Jadilah kehendak-Mu di bumi seperti di sorga.

Berikanlah kami pada hari ini makanan kami yang secukupnya dan ampunilah kami akan kesalahan kami, seperti kami juga mengampuni orang yang bersalah kepada kami; dan janganlah membawa kami ke dalam pencobaan, tetapi lepaskanlah kami dari pada yang jahat. 

Karena Engkaulah yang empunya Kerajaan dan kuasa dan kemuliaan sampai selama-lamanya. 

Amin.

Jumat, 02 Desember 2022

🌺 MEZBAH KELUARGA🌺 3 ~ 12 ~ 2022








✝️ 🌺 MEZBAH KELUARGA 🌺 ✝️
Sabtu, 3  Desember 2022





🎡 MENYANYI :  GB 6 
BERNYANYILAH ORANG PERCAYA

1)
Bernyanyilah orang percaya,
bergemar dan gembira terus,
t’rang Kristus tetap bercahaya
di dalam berita kudus!


4)
Berbakti dengan bersedia
kita ikut cahaya terang,
penuh bersyukur pada Dia
yang oleh salib-Nya menang.







πŸ™ DOA HARI INI : 

Ya TUHAN yang maha baik, kami bersyukur untuk pemeliharaan-Mu yang ajaib terhadap hidup kami. 

Sepanjang malam Engkau menjaga kami, dan pagi hari ini, Engkau juga   memberikan nafas hidup yang baru bagi kami. 

Ya TUHAN, mengawali hari ini kami menyerahkan hidup kami ke dalam tangan-Mu. 

Bimbinglah kami dengan Roh-Mu dan dengan firman-Mu agar kami mengerti kehendak-Mu.

Di dalam nama Yesus Kristus, Sang Juruselamat, yang kami sembah dan muliakan bersama dengan Bapa dan Roh Kudus, Allah yang Esa dan Kekal, sekarang dan selama-lamanya. Amin.






πŸ“– BACAAN ALKITAB : 


                  Galatia 6:14-18 (TB)  

14 Tetapi aku sekali-kali tidak mau bermegah, selain dalam salib Tuhan kita Yesus Kristus, sebab olehnya dunia telah disalibkan bagiku dan aku bagi dunia.

15 Sebab bersunat atau tidak bersunat tidak ada artinya, tetapi menjadi ciptaan baru, itulah yang ada artinya. 

16 Dan semua orang, yang memberi dirinya dipimpin oleh patokan ini, turunlah kiranya damai sejahtera dan rahmat atas mereka dan atas Israel milik Allah.

17 Selanjutnya janganlah ada orang yang menyusahkan aku, karena pada tubuhku ada tanda-tanda milik Yesus. 

18 Kasih karunia Tuhan kita Yesus Kristus menyertai roh kamu, saudara-saudara! Amin. 

     









🌺 RENUNGAN :



                    Galatia 6 : 11 – 18


“Sebab bersunat atau tidak bersunat tidak ada artinya, tetapi menjadi ciptaan baru itu lah yang ada artinya” (ay.15)


Para ahli Taurat dan orang Yahudi sangat suka menonjolkan diri secara lahirilah, termasuk dalam hal hidup keagamaan. Menganggap diri saleh dan suci karena menaati segala ketentuan Taurat. Dan karena itu, berusaha memaksa orang lain untuk menaati hukum Taurat. 

Di bagian akhir dari suratnya, Paulus mengatakan kepada jemaat Galatia pendapatnya tentang orang-orang Yahudi. 

Pertama, mereka memaksa orang untuk melakukan hukum Taurat karena tidak ingin dianiaya oleh Salib Kristus. 

Kedua, mereka pun tidak memelihara hukum Taurat. Mereka memaksa orang melakukan hukum Taurat agar mereka bisa bermegah dan bangga telah berhasil memaksa orang lain.

Paulus menjelaskan bahwa ia tidak ingin seperti orang-orang Yahudi. Ia sekali-kali tidak mau bermegah atas hal-hal lahiriah. Ia hanya mau bermegah dalam salib Kristus. 

Yesus Kristus telah mati di salib sehingga semua orang percaya menjadi ciptaan baru. 

Hal-hal lahiriah seperti sunat atau pun tidak bersunat, tidak harus dimasalahkan. Karena tidak ada artinya. 

Lebih penting dan bermakna adalah iman kepada Kristus yang menjadikan kita ciptaan baru. Sebab sunat tidak menyelamatkan. Meskipun di kalangan orang Yahudi sunat adalah suatu kewajiban yang harus dilakukan jika mau selamat. 

Keselamatan yang diperoleh setiap orang bukan dari usaha diri tetapi merupakan anugerah Tuhan oleh peristiwa salib. 


Mereka yang telah diselamatkan dan hidup sebagai ciptaan baru akan mengalami sukacita, rahmat dan damai sejahtera dari Tuhan dalam kehidupannya. Dan mereka pun akan hadir sebagai saluran berkat Tuhan bagi sekeliling. Itulah tanda dan ciri manusia baru yang dibaharui lewat keselamatan yang Tuhan Yesus anugerahkan pada mereka.



Mari bersyukur kepada Tuhan atas keselamatan oleh pengorbanan Kristus yang membawa kita menjadi Ciptaan Baru.

Marilah kita menghidupi hari ini dengan mewujudkan Citra Diri kita sebagai Ciptaan Baru dengan mengisi hari ini melalui hidup dan karya yang berkenan kepada-Nya. Sehingga segala peran hidup kita akan menjadi berkat bagi orang lain di sekeliling kita.

✝️ ✝️ ✝️








🎡 MENYANYI :  GB 50
PERUBAHAN AJAIB

1)
Perubahan ajaib terjadi padaku,
ketika kasih Yesus masuk di hatiku.
Api Roh-Nya yang Kudus 
murnikan jiwaku,
hingga hidupku yang lama 
kini jadi baru.

Hidupku yang sekarang 
bukan lagi milikku,
tetapi milik Kristus 
yang mengubah hidupku.
Aku ingin selalu tetap di jalan-Nya
dan menjadi saksi Kristus 
kini dan s'lamanya.

2)
Hati tulus dan jujur, juga lemah lembut
setia, murah hati, bawa sukacita,
rendah hati dan ramah 
terhadap orang lain
itu sikap nyata dari perubahan ajaib

Hidupku yang sekarang 
bukan lagi milikku,
tetapi milik Kristus 
yang mengubah hidupku.
Aku ingin selalu tetap di jalan-Nya
dan menjadi saksi Kristus 
kini dan s'lamanya.


πŸ™ BERDOA :

Ya TUHAN, 
kami bersyukur akan firman-Mu yang mengingatkan kepada kami,  bahwa oleh keselamatan dalam Kristus, kami ini telah  Engkau jadikan sebagai Ciptaan Baru.


Ya TUHAN, 
tolonglah kami mengisi hidup hari ini dengan mewujudkan Ciptaan Baru  melalui karya-karya yang berkenan bagi-Mu, sehinggga hidup kami ini dapat menjadi berkat bagi orang lain di sekeliling kami.

🌺
Ya TUHAN, 
Engkaulah perlindungan yang aman bagi hidup kami. _ Di dalam naungan-Mu saja, kami mengalami damai sejahtera. 

Ya TUHAN, 
Kasih setia-Mu selalu mencukupkan segala yang kami perlukan dalam hidup kami baik di masa kini maupun di masa yang akan datang.

Karena itu, kami mohon, ........... 
..................
..................


Ya TUHAN, 
dalam pengasihan-Mu kami mohon,,,

        DENGARKANLAH DOA KAMI

yang kami sampaikan dalam nama YESUS KRISTUS, Sang Penyelamat kami, yang telah mengajarkan kami berdoa bersama :

Bapa kami yang di sorga, 
Dikuduskanlah nama-Mu, 
Datanglah Kerajaan-Mu, 
Jadilah kehendak-Mu di bumi seperti di sorga.

Berikanlah kami pada hari ini makanan kami yang secukupnya dan ampunilah kami akan kesalahan kami, seperti kami juga mengampuni orang yang bersalah kepada kami; dan janganlah membawa kami ke dalam pencobaan, tetapi lepaskanlah kami dari pada yang jahat. 

Karena Engkaulah yang empunya Kerajaan dan kuasa dan kemuliaan sampai selama-lamanya. 

Amin.

🌺 MEZBAH KELUARGA🌺 02 12 2022







✝️ 🌺 MEZBAH KELUARGA 🌺 ✝️
Jumat, 2  Desember 2022





🎡 MENYANYI :  PKJ 14
Kunyanyikan Kasih Setia Tuhan

1)
Kunyanyikan kasih setia Tuhan 
selamanya, selamanya.
Kunyanyikan kasih setia Tuhan 
selamanya,
kunyanyikan s’lamanya.

Kututurkan tak jemu 
kasih setiaMu, Tuhan; 
kututurkan tak jemu
kasih setiaMu turun temurun.

Kunyanyikan kasih setia T7uhan 
selamanya, selamanya.
Kunyanyikan kasih setia Tuhan 
selamanya,
kunyanyikan s’lamanya.





πŸ™ BERDOA : 
Ya TUHAN yang maha baik, 
kami bersyukur untuk pemeliharaan-Mu yang ajaib terhadap hidup kami. 

Saat kami bangun dari tidur malam kami, Engkau pun memberikan nafas hidup bagi kami, agar kami dapat menikmati hari baru pemberian-Mu ini.

Karena itu Ya TUHAN, bimbinglah kami dengan Roh-Mu dan dengan firman-Mu sehingga kami dapat mengerti kehendak-Mu. Amin.





πŸ“– BACAAN ALKITAB : 


                  Galatia 6:1-8 (TB)  

1 Saudara-saudara, kalaupun seorang kedapatan melakukan suatu pelanggaran, maka kamu yang rohani, harus memimpin orang itu ke jalan yang benar dalam roh lemah lembut, sambil menjaga dirimu sendiri, supaya kamu juga jangan kena pencobaan. 

2 Bertolong-tolonganlah menanggung bebanmu! Demikianlah kamu memenuhi hukum Kristus. 

3 Sebab kalau seorang menyangka, bahwa ia berarti, padahal ia sama sekali tidak berarti, ia menipu dirinya sendiri.

4 Baiklah tiap-tiap orang menguji pekerjaannya sendiri; maka ia boleh bermegah melihat keadaannya sendiri dan bukan melihat keadaan orang lain.

5 Sebab tiap-tiap orang akan memikul tanggungannya sendiri. 

6 Dan baiklah dia, yang menerima pengajaran dalam Firman, membagi segala sesuatu yang ada padanya dengan orang yang memberikan pengajaran itu.

7 Jangan sesat! Allah tidak membiarkan diri-Nya dipermainkan. Karena apa yang ditabur orang, itu juga yang akan dituainya.

8 Sebab barangsiapa menabur dalam dagingnya, ia akan menuai kebinasaan dari dagingnya, tetapi barangsiapa menabur dalam Roh, ia akan menuai hidup yang kekal dari Roh itu.










🌺 RENUNGAN :



      DUA PRINSIP MEWUJUDKAN KASIH




Santo Agustinus, seorang Bapa Gereja, pernah ditanya tentang: “Apa sih Kasih itu? Bagaimana bentuk dan rupa Kasih itu?”.

Santo Agustinus kemudian menjawab pertanyaan itu begini:

Kasih memiliki tangan untuk menolong orang lain, 

Kasih memiliki kaki untuk menghampiri mereka yang miskin, 

Kasih memiliki mata untuk melihat kebutuhan-kebutuhan orang lain, 

Kasih memiliki telinga untuk mendengar rintihan mereka yang menderita.


Sederhana, tepat sasaran! 
Apa itu perwujudan kasih? 
Kasih itu punya tangan, kaki, mata dan telinga yang bukan hanya bisa kita gunakan untuk diri kita sendiri saja, melainkan bisa juga kita gunakan untuk menjangkau mereka yang lain yang ada disekitar kita.


Kasih bukan hanya ‘melihat ke dalam’ tapi juga ‘melihat keluar’.


Namun sayangnya, wujud kasih itu seringkali tidak seimbang. Rasanya banyak orang yang lebih mudah mewujudkan kasih itu untuk hidupnya sendiri, dan ketika ada orang-orang diluar diri mereka membutuhkan perwujudan nyata dari kasih itu, hmmmm ... ....
di sini sulitnya.


🌺
Perikop Bacaan Alkitab kita hari ini berbicara mengenai bagaimana kita bisa menyeimbangkan Hukum Kristus itu. Bukan hanya untuk diri kita sendiri, melainkan juga menjangkau orang-orang lain yang ada disekitar kita.


I. PRINSIP RODA

                       Galatia 6:1-3
1 Saudara-saudara, kalaupun seorang kedapatan melakukan suatu pelanggaran, maka kamu yang rohani, harus memimpin orang itu ke jalan yang benar dalam roh lemah lembut, sambil menjaga dirimu sendiri, supaya kamu juga jangan kena pencobaan. 

2 Bertolong-tolonganlah menanggung bebanmu! Demikianlah kamu memenuhi hukum Kristus. 

3 Sebab kalau seorang menyangka, bahwa ia berarti, padahal ia sama sekali tidak berarti, ia menipu dirinya sendiri.



Apa yang mereka alami sekarang (pergumulan, kesusahan, jatuh dalam dosa), hal itu nyata-nyatanya bisa juga terjadi dalam hidup kita.



Beberapa orang berkata, “Hidup itu bagai roda, kadang di bawah, tapi ada saatnya juga ada di atas.”


Perhatikan ayat 3, ini menarik,,  masalah utamanya adalah KESOMBONGAN DIRI. 

Sepuluh tahun ‘hidup di atas’ jadinya sombong. Tapi kita ‘tidak tahu sama sekali bahwa yang 10 tahun itu bisa saja berubah seketika dalam hitungan detik.








II.  PRINSIP TABUR - TUAI


                     Galatia 6:7-8
7 Jangan sesat! Allah tidak membiarkan diri-Nya dipermainkan. Karena apa yang ditabur orang, itu juga yang akan dituainya. 

8 Sebab barangsiapa menabur dalam dagingnya, ia akan menuai kebinasaan dari dagingnya, tetapi barangsiapa menabur dalam Roh, ia akan menuai hidup yang kekal dari Roh itu.


Apa yang kita tabur hari ini dalam menghadapi pergumulan-pergumulan kita? Kita akan menuai apa yang telah kita tabur itu.


Ada satu cerita tentang seorang guru yang tiba-tiba di maki-maki habis oleh seorang ibu dari muridnya. Sebelum sempat guru itu marah balik, dia bertanya pada dirinya sendiri dalam hati: “Si ibu ini maki-maki saya sekarang itu ‘dia yang sedang menabur’ atau ‘saya nih yang sedang menuai?”


Cepat atau lambat kita akan menuai apa yang kita tabur. Oleh sebab itu, Firman Tuhan menutup perikop kita hari ini dengan ajakan untuk tetap menaburkan apa yang baik, sehingga di kemudian hari, yang kita tuai adalah yang baik juga.



RENUNGKAN :
Bentuk Kasih macam apa yang bisa kita tunjukkan kepada orang-orang yang ada disekitar kita? 

Adakah dalam keseharian hidup kita itu kita menjumpai pengalaman pengalaman dengan Prinsip Roda atau Prinsip Tabur Tuai ? 

✝️ ✝️ ✝️












🎡 MENYANYI :    PKJ 212
Ya Allah, KasihMu Besar

1)
Ya Allah, kasihMu besar,
lebih besar dari segala,
tiada terduga dalamnya,
tiada terjangkau luasnya.

Ya Yesus, kasihMu besar,
lebih besar dari segala.
Hidup kekal Engkau beri
dan aku hidup berseri!

Dalam doa aku bersyukur
atas limpah kasihMu.
Ajar aku mengasihiMu
dan sesama manusia.






πŸ™ BERDOA :

Ya TUHAN, kami bersyukur  akan firman-Mu yang mengingatkan kami,  .....

Ya TUHAN, kami mohon, ......

..................
..................


Ya TUHAN, dalam pengasihan-Mu kami mohon,,,

DENGARLAH DOA KAMI

yang kami sampaikan dalam nama YESUS KRISTUS Penyelamat kami yang mengajarkan kami berdoa bersama :

Bapa kami yang di sorga, 
Dikuduskanlah nama-Mu, 
Datanglah Kerajaan-Mu, 
Jadilah kehendak-Mu di bumi seperti di sorga.

Berikanlah kami pada hari ini makanan kami yang secukupnya dan ampunilah kami akan kesalahan kami, seperti kami juga mengampuni orang yang bersalah kepada kami; dan janganlah membawa kami ke dalam pencobaan, tetapi lepaskanlah kami dari pada yang jahat. 

Karena Engkaulah yang empunya Kerajaan dan kuasa dan kemuliaan sampai selama-lamanya. 

Amin.