Kamis, 13 Oktober 2022

MEZBAH KELUARGA Kamis, 13 Oktober 2022








KAMIS, 13 Oktober 2022
MEZBAH KELUARGA








🎡 MENYANYI :  GB 262 (1, 2)

1)
Bagai rusa rindukan air, 
jiwaku merindukan-Mu.
Engkau, Tuhan, hasrat jiwaku, 
'kusembah selamanya.

Hanya 'Kau kekuatanku, 
perisai dan kes'lamatanku.
Engkau, Tuhan, hasrat jiwaku 
'kusembah selamanya.


2)
Kau sahabat dan 'Kau saudara, 
bahkan Raja bagiku,
'ku kasihi Engkau, Tuhanku. 
lebih dari siapapun.

Hanya 'Kau kekuatanku, 
perisai dan kes'lamatanku.
Engkau, Tuhan, hasrat jiwaku 
'kusembah selamanya.













πŸ™ BERDOA :

Ya TUHAN, 
Mengawali hari ini kami mengucap syukur kepada-Mu karena kemurahan-Mu yang sangat besar bagi hidup kami. 


Dengan kasih setia-Mu Engkau memelihara hidup kami, sehingga kami boleh menyambut hari baru pemberian-Mu ini dengan bersukacita.


Hari ini kami akan kembali beraktivitas, yaitu kuliah, sekolah dan bekerja. Karena itu, kami mohon, bimbinglah kami dengan Firman-Mu dan Roh-Mu, sehingga seluruh tindakan kami hari ini dapat berkenan bagi-Mu. 


Ya TUHAN, 
Bersabdalah, kami mendengarkan,,,
Dalam nama Bapa, Putra, dan Roh Kudus. Amin. 







πŸ“– MEMBACA ALKITAB :
1 Samuel 23:1-5, 9-13 (TB)  

1 Diberitahukanlah kepada Daud, begini: "Ketahuilah, orang Filistin berperang melawan kota Kehila dan menjarah tempat-tempat pengirikan."

2 Lalu bertanyalah Daud kepada TUHAN: "Apakah aku akan pergi mengalahkan orang Filistin itu?" Jawab TUHAN kepada Daud: "Pergilah, kalahkanlah orang Filistin itu dan selamatkanlah Kehila." 

3 Tetapi orang-orang Daud berkata kepadanya: "Ingatlah, sedangkan di sini di Yehuda kita sudah dalam ketakutan, apalagi kalau kita pergi ke Kehila, melawan barisan perang orang Filistin."

4 Lalu bertanya pulalah Daud kepada TUHAN, maka TUHAN menjawab dia, firman-Nya: "Bersiaplah, pergilah ke Kehila, sebab Aku akan menyerahkan orang Filistin itu ke dalam tanganmu."

5 Kemudian pergilah Daud dengan orang-orangnya ke Kehila; ia berperang melawan orang Filistin itu, dihalaunya ternak mereka dan ditimbulkannya kekalahan besar di antara mereka. Demikianlah Daud menyelamatkan penduduk Kehila. 

9 Ketika diketahui Daud, bahwa Saul berniat jahat terhadap dia, berkatalah ia kepada imam Abyatar: "Bawalah efod itu ke mari."

10 Berkatalah Daud: "TUHAN, Allah Israel, hamba-Mu ini telah mendengar kabar pasti, bahwa Saul berikhtiar untuk datang ke Kehila dan memusnahkan kota ini oleh karena aku.

11 Akan diserahkan oleh warga-warga kota Kehila itukah aku ke dalam tangannya? Akan datangkah Saul seperti yang telah didengar oleh hamba-Mu ini? TUHAN, Allah Israel, beritahukanlah kiranya kepada hamba-Mu ini." Jawab TUHAN: "Ia akan datang." 

12 Kemudian bertanyalah Daud: "Akan diserahkan oleh warga-warga kota Kehila itukah aku dengan orang-orangku ke dalam tangan Saul?" Firman TUHAN: "Akan mereka serahkan." 

13 Lalu bersiaplah Daud dan orang-orangnya, kira-kira enam ratus orang banyaknya, mereka keluar dari Kehila dan pergi ke mana saja mereka dapat pergi. Apabila kepada Saul diberitahukan, bahwa Daud telah meluputkan diri dari Kehila, maka tidak jadilah ia maju berperang.










🌺 RENUNGAN :

Kemudian bertanyalah Daud: "Akan diserahkan oleh warga-warga kota Kehila itukah aku dengan orang-orangku ke dalam tangan Saul?" Firman TUHAN: "Akan mereka serahkan." 
(1 Samuel 23:12)


Kehila adalah sebuah kota berkubu di wilayah Yehuda, dilengkapi dengan pintu dan palang sebagai pengaman. Namun itu tidak otomatis menjadikan kota itu aman. Orang Filistin menyerang mereka dan menjarah hasil gandum mereka. 


Mendengar itu, Daud yang saat itu menjadi buronan Saul, memimpin pasukannya untuk menyelamatkan kota itu setelah ia terlebih dahulu meminta petunjuk dari Tuhan. Daud mengalahkan orang Filistin dan penduduk Kehila kembali menjalani hidup dengan tenang. 

Namun ketika berita itu terdengar oleh Saul, ia menganggap bahwa inilah saat yang tepat menangkap Daud. Daud punya dua pilihan: tetap di dalam kota bersama penduduk Kehila, atau melarikan diri untuk menghindari Saul. Namun Tuhan memberitahu Daud, bahwa penduduk Kehila itu malah akan menyerahkannya kepada Saul. Maka Daud dan pasukannya melarikan diri.

Jika saya berada di posisi Daud, saya pasti mengalami kekecewaan hebat. Juga diliputi amarah. Merasa sia-sia telah membahayakan diri melawan bangsa Filistin yang kuat. Hanya untuk menyelamatkan para pengkhianat dan orang-orang yang tak tahu berterima kasih.

Alkitab tidak mencatat reaksi negatif dari Daud. 
Daud menerima kenyataan bahwa penduduk kota itu sangat loyal kepada Saul. Maka Ia pun bersama pasukannya bersiap pergi meninggalkan Kehila, untuk mencari tempat lain yang lebih aman. 

Daud telah melakukan kebaikan. 
Daud telah menaati Tuhan. 
Itulah yang terpenting. 
Tidak masalah apakah orang lain mengakuinya atau tidak.



Karena itu, selama masih ada kesempatan bagi kita, marilah kita berbuat baik kepada semua orang, tetapi terutama kepada kawan-kawan kita seiman. (Galatia 6:10)


PERBUATAN BAIK KITA BELUM TENTU DIHARGAI ORANG LAIN,
NAMUN TETAPLAH BERBUAT BAIK, KARENA ITULAH KEHENDAK TUHAN

 






🎡 MENYANYI : GB 62 / NKB 116 ( 1 )


1)
Siapa yang berpegang
pada sabda Tuhan
dan setia mematuhi-Nya.
Hidupnya mulia
dalam cah’ya baka
bersekutu dengan Tuhannya.

Percayalah dan pegang sabda-Nya:
hidupmu dalam Yesus sungguh bahagia!

















πŸ™ BERDOA :

Ya TUHAN, kuatkan iman kami, sehingga mampu menghadapi kehidupan di hari ini.

Berikanlah kerendahan hati dan kebesaran jiwa supaya kami mampu mengalahkan ego demi untuk kebaikan bersama. Lalu semangatilah kami untuk selalu rajin berbuat baik.

.......

Ya TUHAN, dalam pengasihan-Mu kami mohon,,

DENGARLAH PERMOHONAN kami

Yang kami sampaikan kepada-Mu ya Bapa 
Di dalam nama Yesus Kristus, Juruselamat kami, Dialah Firman yang hidup, yang telah mengajarkan kami berdoa bersama :

Bapa kami yang di sorga, Dikuduskanlah nama-Mu, datanglah Kerajaan-Mu, jadilah kehendak-Mu di bumi seperti di sorga. 

Berikanlah kami pada hari ini makanan kami yang secukupnya dan ampunilah kami akan kesalahan kami, seperti kami juga mengampuni orang yang bersalah kepada kami; dan janganlah membawa kami ke dalam pencobaan, tetapi lepaskanlah kami dari pada yang jahat. 

Karena Engkaulah yang empunya Kerajaan dan kuasa dan kemuliaan sampai selama-lamanya, Amin.

Rabu, 12 Oktober 2022

GAMBAR : Pemandangan Alam







GAMBAR PEMANDANGAN ALAM 



Gambar 1

Gambar 2

Gambar 3

Gambar 4

Gambar 5

Gambar 6

Gambar 7

GAMBAR : Kereta Api







KERETA API

Kereta Api di Stasiun

Penumpang Kereta Api 
Kereta Api sedang berjalan

GINJAL BOCOR atau PROTEINURIA atau ALBUMINURIA







CARI TAHU PENYEBAB dan PENGOBATAN GINJAL BOCOR


Ginjal bocor merupakan istilah masyarakat awam untuk menggambarkan kondisi ginjal yang mengeluarkan terlalu banyak protein di dalam urine. Di dunia medis istilah ini lebih dikenal dengan proteinuria.

Proteinuria atau albuminuria terjadi ketika urine mengandung protein dalam jumlah yang terlalu banyak. Bocornya protein ke dalam urine biasanya disebabkan oleh rusaknya pembuluh darah kecil (glomeruli) pada ginjal, sehingga tidak dapat menyaring darah dengan baik.



Meski berbahaya, ada batas toleransi keberadaan protein di urine. Rata-rata batas normal protein yang dikeluarkan melalui urine berkisar antara 5–10 mg per hari. Keberadaan protein dalam urine dengan jumlah 30–300 mg atau lebih per hari dapat mengindikasikan adanya gangguan di ginjal Anda.


APA SAJA PENYEBAB GINJAL BOCOR?
Ada beberapa penyakit dan kondisi tertentu dapat menyebabkan ginjal bocor, di antaranya:

1. Nefropati diabetik
Nefropati diabetik bisa menjadi salah satu penyebab terjadinya ginjal bocor. Saat Anda menderita diabetes, glomeruli yang ada di dalam ginjal akan mengalami penebalan.

Akibatnya, glomeruli yang berperan dalam menyaring zat sisa metabolisme dan mengeluarkan cairan dari tubuh akan mengalami penurunan fungsi. Hal inilah yang membuat protein albumin ikut terbawa ke dalam urine.

Pada tahap awal, penyakit ini mungkin tidak menunjukkan gejala. Tanda dan gejala penyakit baru akan dirasakan ketika kerusakan ginjal sudah semakin parah. Gejala-gejala yang bisa terjadi adalah sakit kepala, kelelahan, menurunnya nafsu makan, dan pembengkakkan pada kaki.

2. Infeksi ginjal
Infeksi ginjal atau pielonefritis dapat terjadi karena adanya perpindahan bakteri, seperti E. coli, dari saluran kemih bagian bawah ke ginjal.

Gejala infeksi ginjal meliputi demam menggigil, rasa sakit ketika buang air kecil, dan timbulnya rasa sakit di sekitar perut, punggung, atau pinggang.

Bila tidak segera ditangani, infeksi ginjal dapat menyebabkan komplikasi serius berupa munculnya jaringan parut di glomeruli. Jika ini terjadi, ginjal akan kehilangan fungsinya dan menyebabkan protein terbawa masuk ke urine (ginjal bocor).

3. Lupus nefritis
Lupus nefritis merupakan peradangan pada ginjal yang terjadi akibat adanya pengaruh dari penyakit systemic lupus erythematosus (SLE) atau lupus. Lupus sendiri adalah penyakit autoimun di mana sistem kekebalan yang seharusnya melindungi tubuh dari penyakit, justru berbalik menyerang sel dan organ tubuh sendiri.

Kondisi ini dapat menyebabkan ginjal mengalami peradangan, sehingga mengganggu fungsi ginjal sebagai penyaring limbah dari dalam tubuh. Akibatnya, darah dan protein tidak tersaring dengan baik. Hal inilah yang menyebabkan adanya darah dan protein di dalam urine.

Gejala lupus nefritis umumnya tidak jauh berbeda dengan gangguan ginjal lainnya, seperti adanya darah dan protein dalam urine, mengalami pembengkakan pada kaki, mata, dan perut, serta kencing berbusa dan berwarna gelap.

4. Preeklamsia
Preeklamsia adalah komplikasi kehamilan yang ditandai dengan adanya tekanan darah tinggi (hipertensi), dan tingginya kadar protein dalam urine (proteinuria).

Wanita hamil yang menderita preeklamsia dapat mengalami gejala berupa nyeri pada perut bagian atas, sakit kepala parah, adanya kenaikan tekanan darah (melebihi 140/90 mmHg), terdapat protein dalam urine, dan penglihatan menjadi kabur.

Namun, preeklamsia terkadang bisa terjadi tanpa disertai gejala apa pun.

5. Sindrom nefrotik
Sindrom nefrotik merupakan gangguan ginjal yang membuat tubuh kehilangan terlalu banyak protein melalui urine. Meskipun sindrom nefrotik jarang terjadi, kondisi yang menyebabkan ginjal bocor ini bisa dialami oleh siapa saja, baik orang dewasa ataupun anak-anak.

Sindrom nefrotik terjadi akibat rusaknya glomeruli di ginjal yang disebabkan oleh peradangan, sumbatan pembuluh darah, infeksi, hingga penyakit tertentu, seperti diabetes, lupus, dan kanker.

Gejala sindrom nefropatik adalah adanya protein dalam urine, pembengkakan di seluruh tubuh, mudah terserang infeksi, lemas, dan urine yang berbusa.


Gejala Ginjal Bocor
Ginjal bocor tidak selalu memunculkan tanda atau gejala apa pun. Sebagian penderitanya bahkan baru menyadari mengalami ginjal bocor setelah menjalani tes darah, tes urine, dan pemeriksaan fungsi ginjal.

Namun, ada beberapa tanda yang dapat mengindikasikan Anda mengalami ginjal bocor, yaitu:

Urine berbusa atau berbuih
• Pembengkakan di bagian tubuh, seperti kaki, tangan, perut, hingga wajah
• Mudah lelah
• Mual atau muntah
• Sering buang air kecil
• Sulit tidur atau insomnia
• Kulit menjadi gatal dan kering
• Sulit konsentrasi
• Sesak napas
• Gangguan elektrolit

Bila Anda mengalami gejala-gejala tersebut, segeralah lakukan pemeriksaan ke dokter guna mengetahui penyebab pastinya.

BAGAIMANA GINJAL BOCOR DIOBATI?
Pengobatan ginjal bocor biasanya tergantung dari penyebab munculnya kondisi tersebut. Beberapa obat-obatan mungkin akan diresepkan dokter untuk membantu mengurangi gejala, serta mencegah munculnya komplikasi.

Obat-obatan tersebut meliputi:

1. Obat penurun tekanan darah
Obat jenis ini berguna untuk mengontrol tekanan darah di glomeruli dan menurunkan jumlah protein dalam urine Anda, yang mencakup obat golongan ACE inhibitor dan ARB (Angiotensin II Receptor Blockers).

2. Obat diuretik
Obat diuretik berguna untuk mengurangi pembengkakan di bagian tubuh akibat ginjal bocor. Yang termasuk obat diuretik adalah furosemide, spironolactone, dan thiazide.

3. Obat penekan sistem kekebalan tubuh
Obat jenis ini berguna untuk menekan respons abnormal dari sistem kekebalan tubuh dan mengurangi peradangan, misalnya obat golongan kortikosteroid.

4. Diet khusus
Selain menggunakan obat-obatan, penderita ginjal bocor disarankan menerapkan pola hidup sehat dan menjalani diet khusus, seperti menghindari makanan berlemak, mengurangi konsumsi makanan yang mengandung protein tinggi, dan diet garam.

Jangan ragu untuk berkonsultasi ke dokter ginjal jika menderita penyakit-penyakit yang bisa meningkatkan risiko mengalami ginjal bocor. Dengan mengetahui sejak dini penyebab ginjal bocor, Anda dapat mencegah kerusakan ginjal yang lebih serius. πŸ“ŒπŸ“ŒπŸ“Œ

GINJAL BOCOR = PROTEINURIA atau ALBUMINURIA







GEJALA GINJAL BOCOR YANG PERLU ANDA WASPADAI


Ginjal bocor merupakan salah satu tanda adanya kerusakan atau gangguan pada ginjal. Di tahap awal, ginjal bocor sering kali tidak bergejala, sehingga banyak orang yang tidak menyadari bahwa ginjalnya bermasalah. Biasanya, gejala baru muncul ketika kerusakan ginjal sudah cukup berat.

Salah satu fungsi utama ginjal adalah menyaring darah. Ginjal yang sehat akan menyaring zat sisa dan racun untuk dibuang melalui urine. Sementara, zat penting lain yang dibutuhkan tubuh, seperti protein, glukosa, dan mineral, akan diserap kembali oleh ginjal dan dikembalikan ke dalam aliran darah.



Ketika ginjal mengalami kerusakan, fungsi ginjal dalam menyaring dan menyerap zat-zat penting dari darah akan terganggu. Akibatnya, protein tersebut akan bocor dan ikut terbuang melalui urine.


Urine yang mengandung sedikit protein umumnya dianggap normal. Namun, jika jumlah protein yang terbuang melalui urine cukup banyak, kondisi ini disebut sebagai ginjal bocor.

Penyebab Terjadinya Ginjal Bocor
Ginjal bocor atau proteinuria bisa disebabkan oleh beberapa kondisi atau penyakit, seperti:

Penyakit ginjal, seperti glomerulonefritis, gagal ginjal akut maupun kronis, sindrom nefrotik, dan nefropati diabetik
• Preeklamsia
• Penyakit autoimun, misalnya lupus dan Henoch-Schonlein purpura (HSP)
• Endokarditis atau peradangan pada dinding jantung akibat infeksi
• Kanker, misalnya kanker ginjal, kanker paru-paru, kanker usus besar, dan limfoma
• Efek samping obat-obatan
• Dehidrasi

Selain itu, seseorang juga lebih berisiko terkena ginjal bocor apabila memiliki kondisi atau penyakit tertentu, seperti diabetes dan hipertensi yang tidak terkontrol, keracunan, obesitas, dan infeksi. Ginjal bocor juga lebih rentan terjadi pada orang yang berusia lanjut (di atas 65 tahun).

Beberapa Tanda dan Gejala Ginjal Bocor
Pada tahap awal, ginjal bocor jarang menimbulkan gejala. Biasanya, gejala baru muncul ketika penyakit ginjal atau gangguan lain yang menyebabkan ginjal bocor sudah berkembang hingga ke tahap yang berat.

Beberapa tanda dan gejala ginjal bocor yang perlu diwaspadai, yaitu:

1. Urine berbusa
Urine yang normal mengandung sedikit protein atau tidak ada protein sama sekali, berwarna jernih atau kekuningan, serta encer dan tidak berbusa. Jika urine tampak banyak berbusa setiap kali buang air kecil, hal ini kemungkinan disebabkan oleh tingginya kadar protein dalam urine akibat ginjal bocor.

2. Bengkak-bengkak
Bengkak-bengkak atau edema terjadi akibat penimbunan cairan di jaringan tubuh. Ketika ginjal mengalami kebocoran, kadar protein albumin dalam darah berkurang karena sebagian terbuang bersama urine.

Hal tersebut akan menyebabkan penumpukan cairan dan pembengkakan di beberapa bagian tubuh seperti tangan, kaki, perut, mata, dan wajah.

3. Kram otot dan tulang rapuh
Protein merupakan nutrisi penting untuk meningkatkan kekuatan otot dan tulang. Kekurangan protein dalam tubuh tentu akan menyebabkan sejumlah masalah pada otot dan tulang, seperti kram otot, mudah lelah, dan mudah terjadi patah tulang.

Penderita ginjal bocor berisiko mengalami masalah pada otot dan tulang lantaran menurunnya kadar protein dalam tubuh karena terbuang bersama urine.

4. Rentan terkena infeksi
Protein merupakan salah satu zat yang berperan untuk membentuk antibodi guna melindungi tubuh dari infeksi. Bila jumlah antibodi dalam tubuh tidak memadai, sistem kekebalan tubuh juga akan menurun sehingga membuat penderita rentan terkena infeksi.

Selain beberapa gejala di atas, penderita ginjal bocor juga bisa mengalami gejala berikut ini:

Mual dan muntah
• Kulit gatal, kering, dan mengelupas
• Nafsu makan menurun
• Napas berat
• Susah tidur
• Lemas
• Sulit berkonsentrasi
• Lebih sering pipis dari biasanya

Ginjal bocor sering kali tidak bergejala. Kebanyakan kasus ginjal bocor baru terdeteksi ketika dokter melakukan tes urine dalam pemeriksaan kesehatan rutin.

Jadi, untuk mendeteksi dini kebocoran ginjal, Anda dianjurkan untuk memeriksakan diri ke dokter secara berkala, terlebih jika sudah mengalami gejala-gejala ginjal bocor.

Jika hasil pemeriksaan menunjukkan bahwa Anda positif mengalami ginjal bocor, dokter kemudian akan memberikan penanganan sesuai penyebabnya. Dokter dapat memberikan obat-obatan, menyarankan Anda untuk menjalani diet khusus, atau melakukan tindakan dialisis atau cuci darah. πŸ“ŒπŸ“ŒπŸ“Œ

Senin, 10 Oktober 2022

MEZBAH KELUARGA Rabu, 12 Oktober 2022








RABU, 12 Oktober 2022
MEZBAH KELUARGA







🎡 MENYANYI :  GB 4 (1, 2)

🎢
Bersorak bagi Tuhan, 
wahai umat-Nya;
hendaklah orang jujur 
puji nama-Nya.
Mainkanlah kecapi 
dan tabuhlah rebana,
bermazmur bagi Tuhan 
dan bersyukurlah.


🎢
Nyanyikanlah lagu baru 
bagi Tuhanmu;
nyaringkanlah suaramu 
dan bersoraklah,
sebab Tuhan berfirman 
dan semuanya ada;
segala isi bumi 
diciptakan-Nya.









πŸ™ BERDOA :

Ya TUHAN, Terima kasih kami ucapkan atas berkat dan perlindungan-Mu selama hidup kami, hingga pagi ini kami bisa kembali bangun dari tidur dengan baik. 

Hari ini kami akan kembali beraktivitas, yaitu kuliah, sekolah dan bekerja. Karena itu, kami mohon, bimbinglah kami dengan Firman-Mu dan Roh-Mu, sehingga seluruh tindakan kami hari ini dapat berkenan bagi-Mu. 

Ya TUHAN, berbicaralah, kami mendengarkan,,

Dalam nama Bapa, Putra, dan Roh Kudus. Amin. 


πŸ“– MEMBACA ALKITAB :

1 Samuel 21:1-6 

1 Sampailah Daud ke Nob kepada Ahimelekh, imam itu. Dengan gemetar Ahimelekh pergi menemui Daud dan berkata kepadanya: "Mengapa engkau seorang diri dan tidak ada orang bersama-sama dengan engkau?"


2 Jawab Daud kepada imam Ahimelekh: "Raja menugaskan sesuatu kepadaku, katanya kepadaku: Siapa pun juga tidak boleh mengetahui sesuatu dari hal yang kusuruh kepadamu dan yang kutugaskan kepadamu ini. Sebab itu orang-orangku telah kusuruh pergi ke suatu tempat. 


3 Maka sekarang, apa yang ada padamu? Berikanlah kepadaku lima roti atau apa pun yang ada." 


4 Lalu jawab imam itu kepada Daud: "Tidak ada roti biasa padaku, hanya roti kudus yang ada; asal saja orang-orangmu itu menjaga diri terhadap perempuan."


5 Daud menjawab imam itu, katanya kepadanya: "Memang, kami tidak diperbolehkan bergaul dengan perempuan, seperti sediakala apabila aku maju berperang. Tubuh orang-orangku itu tahir, sekalipun pada perjalanan biasa, apalagi pada hari ini, masing-masing mereka tahir tubuhnya." 


6 Lalu imam itu memberikan kepadanya roti kudus itu, karena tidak ada roti di sana kecuali roti sajian; roti itu biasa diangkat orang dari hadapan TUHAN, supaya pada hari roti itu diambil, ditaruh lagi roti baru.  



Yohanes 5:5-10 

5 Di situ ada seorang yang sudah tiga puluh delapan tahun lamanya sakit. 

6 Ketika Yesus melihat orang itu berbaring di situ dan karena Ia tahu, bahwa ia telah lama dalam keadaan itu, berkatalah Ia kepadanya: "Maukah engkau sembuh?"

7 Jawab orang sakit itu kepada-Nya: "Tuhan, tidak ada orang yang menurunkan aku ke dalam kolam itu apabila airnya mulai goncang, dan sementara aku menuju ke kolam itu, orang lain sudah turun mendahului aku."

8 Kata Yesus kepadanya: "Bangunlah, angkatlah tilammu dan berjalanlah."

9 Dan pada saat itu juga sembuhlah orang itu lalu ia mengangkat tilamnya dan berjalan. Tetapi hari itu hari Sabat. 

10 Karena itu orang-orang Yahudi berkata kepada orang yang baru sembuh itu: "Hari ini hari Sabat dan tidak boleh engkau memikul tilammu." 






🌺 RENUNGAN :

KEPEMIMPINAN BERTANGGUNG JAWAB

Dalam hidup ini tidak jarang kita diperhadapkan pada dua pilihan sulit. 

Dalam bacaan pertama hari ini, Daud menghadapi dua pilihan sulit; tidak makan berarti ia dan anak buahnya kelaparan atau makan roti sajian yang memang seharusnya dimakan hanya oleh para imam. 

Namun, Daud memberanikan diri untuk meminta kepada Abimelekh, imam di Nob. Lalu jawab imam itu kepada Daud: "Tidak ada roti biasa padaku, hanya roti kudus yang ada; asal saja orang-orangmu itu menjaga diri terhadap perempuan." Daud menjawab imam itu, katanya kepadanya: "Memang, kami tidak diperbolehkan bergaul dengan perempuan, seperti sediakala apabila aku maju berperang. Tubuh orang-orangku itu tahir, sekalipun pada perjalanan biasa, apalagi pada hari ini, masing-masing mereka tahir tubuhnya." Lalu imam itu memberikan kepadanya roti kudus itu, karena tidak ada roti di sana kecuali roti sajian; roti itu biasa diangkat orang dari hadapan TUHAN, supaya pada hari roti itu diambil, ditaruh lagi roti baru.  

Pilihan untuk makan roti sajian bukanlah perkara mudah namun sebagai pemimpin yang bertanggung jawab atas anak buahnya, Daud meminta roti sajian itu kepada Abimelekh .

Tanggung jawab memang mesti kita ambil ketika kita menghadapi pilihan dalam hidup kita; ada kalanya itu tidak beresiko maupun yang beresiko, dan sebuah keputusan haruslah diambil pada saat itu. 

Menurut bacaan yang kedua, Yesus tahu bahwa hari di mana ia menyembuhkan orang lumpuh adalah hari Sabat. Namun, tegakah Yesus membiarkan seorang yang sudah sakit dan tidak ada harapan bagi orang sakit itu untuk dapat masuk ke dalam kolam itu karena tidak ada orang yang menolongnya. 

Dalam tanggungjawab karena belas kasihanNya, maka Yesus memutuskan untuk menyembuhkan orang sakit itu;  Ketika Yesus melihat orang itu berbaring di situ dan karena Ia tahu, bahwa orang itu telah lama menderita sakit itu, berkatalah Ia kepadanya: "Maukah engkau sembuh?" 

Kata Yesus kepadanya: "Bangunlah, angkatlah tilammu dan berjalanlah."Dan pada saat itu juga sembuhlah orang itu lalu ia mengangkat tilamnya dan berjalan. Tetapi hari itu hari Sabat. Ya. Itu hari Sabat, hari di mana orang tidak boleh bekerja, bahkan hanya untuk mengangkat tilam. Yesus paham hukum Sabat, namun hukum Sabat tak menghalangi-Nya untuk berbelas kasihan.

Mari, sebagai umat TUHAN, kita tidak fokus  hanya kepada hukumnya (syariat agama) namun juga fokus kepada Kasih yang menggerakkan kita dalam hidup ini.






🎡 MENYANYI : GB 240 (1, 2)

🎢
Kasih Tuhanku sungguhlah ajaib,
bagi umat yang 
mau percaya pada-Nya.
Kasih Tuhanku sungguh nyatalah
bagi umat yang 
mau bersandar pada-Nya.

Kasih Tuhanku nyata, tak pernah berubah,
agung dan besar melebihi s’galanya.
Kasih Tuhanku sungguhlah ajaib,
bagi umat yang mau percaya pada-Nya.


🎢
Bila kau kerja, pagi dan petang
janganlah engkau 
mengandalkan kuatmu.
Jika kau letih badan pun lelah,
datang pada-Nya, 
kau ‘kan dipulihkan-Nya.

Kasih Tuhanku nyata, tak pernah berubah,
agung dan besar melebihi s’galanya.
Kasih Tuhanku sungguhlah ajaib,
bagi umat yang mau percaya pada-Nya.













πŸ™ BERDOA :

Ya TUHAN, 



..........


Ya TUHAN, dalam pengasihan-Mu kami mohon,,

DENGARLAH PERMOHONAN kami

Yang kami sampaikan kepada-Mu ya Bapa 
Di dalam nama Yesus Kristus, Juruselamat kami, Dialah Firman yang hidup, yang telah mengajarkan kami berdoa bersama :

Bapa kami yang di sorga, Dikuduskanlah nama-Mu, datanglah Kerajaan-Mu, jadilah kehendak-Mu di bumi seperti di sorga. 

Berikanlah kami pada hari ini makanan kami yang secukupnya dan ampunilah kami akan kesalahan kami, seperti kami juga mengampuni orang yang bersalah kepada kami; dan janganlah membawa kami ke dalam pencobaan, tetapi lepaskanlah kami dari pada yang jahat. 

Karena Engkaulah yang empunya Kerajaan dan kuasa dan kemuliaan sampai selama-lamanya, Amin.

Minggu, 09 Oktober 2022

MEZBAH KELUARGA SENIN, 10 Oktober 2022







SENIN, 10 Oktober 2022
MEZBAH KELUARGA






🎡 MENYANYI :  GB 245 (1, 2)

🎢
Hidupku disentuh oleh kasih Tuhan,
dengan cara ajaib 'ku disentuh-Nya.
Giranglah hatiku walau aku cemas.
'Ku disentuh oleh kasih-Nya.

Kasih besar Tuhanku menyentuh hidupku,
lebih besar dari kasih yang dunia beri.
Seluruh hidupku 'ku memuji Tuhan;
'ku disentuh oleh kasih-Nya.

🎢
Hidupku disentuh oleh kasih Tuhan,
bagiku nyatalah dalam firman-Nya.
S'lamanya 'ku tetap berpegang pada-Nya
'Ku disentuh oleh kasih-Nya.

Kasih besar Tuhanku menyentuh hidupku,
lebih besar dari kasih yang dunia beri.
Seluruh hidupku 'ku memuji Tuhan;
'ku disentuh oleh kasih-Nya.






πŸ™ BERDOA :
Ya TUHAN, Terima kasih kami ucapkan atas berkat dan perlindungan-Mu selama hidup kami, hingga pagi ini kami bisa kembali bangun dari tidur dengan baik. 

Hari ini kami akan kembali beraktivitas, yaitu kuliah, sekolah dan bekerja. Karena itu, bimbinglah kami dengan Firman-Mu dan Roh-Mu, sehingga seluruh tindakan kami hari ini dapat berkenan bagi-Mu. 

Berbicaralah ya TUHAN, kami mendengarkan,,

Dalam nama Bapa, Putra, dan Roh Kudus. Amin. 


πŸ“– MEMBACA ALKITAB :


1 Samuel 8:19-22 (TB)  

19 Tetapi bangsa itu menolak mendengarkan perkataan Samuel dan mereka berkata: "Tidak, harus ada raja atas kami;

20  maka kami pun akan sama seperti segala bangsa-bangsa lain; raja kami akan menghakimi kami dan memimpin kami dalam perang."

21 Samuel mendengar segala perkataan bangsa itu, dan menyampaikannya kepada TUHAN. 

22 TUHAN berfirman kepada Samuel: "Dengarkanlah permintaan mereka dan angkatlah seorang raja bagi mereka." Kemudian berkatalah Samuel kepada orang-orang Israel itu: "Pergilah, masing-masing ke kotanya."




🌺 RENUNGAN :



TUHAN berfirman kepada Samuel: "Dengarkanlah perkataan bangsa itu dalam segala hal yang dikatakan mereka kepadamu, sebab bukan engkau yang mereka tolak, tetapi Akulah yang mereka tolak, supaya jangan Aku menjadi raja atas mereka." (1 Samuel 8:7)

MENOLAK  TUHAN

Ketika Nabi Samuel telah tua dan anak-anaknya tidak bisa diandalkan karena kegagalan moral mereka, bangsa Israel memberontak meminta raja untuk memimpin mereka. Inilah masa transisi dari masa hakim-hakim kepada masa kerajaan. 

Umat Israel merasa kalau dipimpin raja, keamanan mereka lebih terjamin. Mereka lebih menaruh kepercayaan pada kekuatan yang kelihatan ketimbang kekuatan yang hanya dapat dilihat melalui kacamata iman.

Tuhan menilai penolakan ini adalah penolakan bangsa Israel terhadap diri-Nya. Namun Dia membiarkan mereka mengambil pilihannya. Sepertinya bangsa Israel merasa menang karena Allah membiarkan mereka. Namun, sesungguhnya sesuatu yang mengerikan sedang terjadi di tengah bangsa itu. 

Sebenarnya yang terjadi ialah justru merekalah yang sedang menjauhkan diri dari anugerah Allah. Hal itu terungkap dari peringatan Allah tentang kesulitan yang akan dihadapi dengan raja baru mereka, dan apabila bangsa itu menangis mencari Tuhan, Dia tidak akan menjawab. Tetapi walaupun konsekuensi mengerikan sedang menunggu, jalan tersebut tetap akan mereka tempuh.

Bagaimana dengan kita sendiri? 
Ketika kesulitan hidup menghadang, kepada siapakah pertama-tama kita berpaling? 

Apakah kita mengandalkan yang kelihatan seperti kekuatan diri sendiri, harta kita atau kekuasaan dunia? 

Hal ini sama halnya menolak Tuhan, yang berarti menolak juga anugerah-Nya. Jangan remehkan kekuatan yang tidak kelihatan yaitu kuasa Tuhan. 


PERCAYALAH, HANYA ANUGERAH-NYA
YANG SANGGUP MENOLONG DAN MENYELAMATKAN KITA.




“MENOLAK TUHAN SANGAT 
MENGERIKAN, DIPIMPIN TUHAN SANGAT MEMBAHAGIAKAN”


🎡 MENYANYI : GB 61 (1, 2)

🎢
Tuhan, ajarkanlah kehendak-Mu;
nyatakan jalan-Mu dan firman-Mu.
‘Kus’rahkan hidupku pada bimbingan-Mu,
dekatkan diriku kepada-Mu


🎢
Ajarlah kukenal anug’rah-Mu.
Sinarilah dengan t’rang wajah-Mu
Hapuskan dosaku, diami hatiku,
kiranya ‘ku tetap bersama-Mu









πŸ™ BERDOA :

Ya TUHAN, 



..........


Ya TUHAN, dalam pengasihan-Mu kami mohon,,

DENGARLAH PERMOHONAN kami

Yang kami sampaikan kepada-Mu ya Bapa 
Di dalam nama Yesus Kristus, Juruselamat kami, Dialah Firman yang hidup, yang telah mengajarkan kami berdoa bersama :

Bapa kami yang di sorga, Dikuduskanlah nama-Mu, datanglah Kerajaan-Mu, jadilah kehendak-Mu di bumi seperti di sorga. 

Berikanlah kami pada hari ini makanan kami yang secukupnya dan ampunilah kami akan kesalahan kami, seperti kami juga mengampuni orang yang bersalah kepada kami; dan janganlah membawa kami ke dalam pencobaan, tetapi lepaskanlah kami dari pada yang jahat. 

Karena Engkaulah yang empunya Kerajaan dan kuasa dan kemuliaan sampai selama-lamanya, Amin.