Jumat, 05 November 2021

IBADAH YANG SEJATI : "Hati yang takut akan TUHAN" ~ Mezbah Keluarga ~ 6/11/2021




MEZBAH KELUARGA 
Sabtu, 6 November 2021
Yohanes 4:19-21, 23
IBADAH YANG SEJATI : "Hati yang  takut akan TUHAN"

 
 

💠 MEMBACA MAZMUR :
       ðŸ“œ Mazmur 119:10

Dengan segenap hatiku aku mencari Engkau, 

JANGANLAH BIARKAN AKU MENYIMPANG DARI PERINTAH-PERINTAH-MU! 


 
💠 SAAT TEDUH
Meneduhkan, menenangkan, dan memusatkan hati kepada Tuhan.


💠 MENYANYI :  KJ 4.

🎶
Hai mari sembah Yang Maha besar,
Nyanyikan syukur dengan bergemar.
Perisai umatNya, Yang Maha esa,
Mulia namaNya, takhtaNya megah

🎶
Hai masyhurkanlah keagunganNya;
cahaya terang itu jubahNya.
Gemuruh swaraNya di awan kelam;
Berjalanlah Dia di badai kencang.

🎶
Ya Mahabesar, kekal kasihMu;
malaikat memb'ri pujian merdu,
pun kami, mahlukMu kecil dan lemah,
mengangkat pujian serta menyembah.



💠 BACAAN ALKITAB :
      📖  Yohanes 4:19-21, 23

19 Kata perempuan itu kepada-Nya: "Tuhan, nyata sekarang padaku, bahwa Engkau seorang nabi. 

20 Nenek moyang kami menyembah di atas gunung ini, tetapi kamu katakan, bahwa Yerusalemlah tempat orang menyembah." 

21 Kata Yesus kepadanya: "Percayalah kepada-Ku, hai perempuan, saatnya akan tiba, bahwa kamu akan menyembah Bapa bukan di gunung ini dan bukan juga di Yerusalem. 

23 Tetapi saatnya akan datang dan sudah tiba sekarang, bahwa penyembah-penyembah benar akan menyembah Bapa dalam roh dan kebenaran; sebab Bapa menghendaki penyembah-penyembah demikian. 



💠 RENUNGAN : 


IBADAH YANG SEJATI : "Hati yang  takut akan TUHAN"

Ibadah yang sejati bukanlah sekadar kegiatan lahiriah belaka, namun ibadah yang bersumber dari hati yang menghormati Allah. Memang tidak jarang antara tindakan lahiriah dengan sikap hati yang sebenarnya bersifat bertolak belakang. Bisa saja di dalam tindakannya seseorang nampak seperti menghargai orang lain, padahal di dalam hati ia meremehkan orang lain tersebut. Demikian pula halnya dengan ibadah kepada Allah. Bisa saja seseorang secara lahiriah nampak beribadah kepada Allah padahal di dalam hati ia meremehkan Tuhan. Itu sebabnya ibadah yang sejati bukanlah sekadar suatu kebiasaan lahiriah, namun harus bersumber dari hati yang sungguh-sungguh menghormati Allah.

 

Makna dari ibadah yang sejati ini dikemukakan oleh Yesus dan dicatat di dalam Yohanes 4. Di situ ditulis bahwa Ia berkata kepada seorang perempuan Samaria: "Kamu akan menyembah Bapa bukan di gunung ini dan bukan juga di Yerusalem." Artinya ibadah bukan sekadar kegiatan lahiriah yang tergantung pada tempat. Kemudian Ia berkata: "Saatnya akan datang dan sudah tiba sekarang, bahwa penyembah-penyembah benar akan menyembah Bapa dalam roh dan kebenaran." Hal ini menunjukkan bahwa ibadah merupakan ungkapan sikap hati kepada-Nya. Di dalam hal ini yaitu hati yang menghormati Allah, sehingga penyembahan itu dilakukan dalam kebenaran.

 


PERTANYAAN UNTUK DIRENUNGKAN SECARA PRIBADI :

Sudahkah Anda melakukan ibadah yang sejati kepada Tuhan? Apakah wujudnya?
 

💠 SAAT TEDUH
Meneduhkan hati di hadapan Tuhan.
 

💠 MENYANYI :   PKJ 280

🎶
Takut akan Tuhan, 
yaitu permulaan pengetahuan,
tapi orang bodoh, 
selalu menghina hikmat dan didikan.
Baiklah orang bijak belajar 
dan menambah ilmu yang arif
agar beroleh pengertian 
yang bijaksana.


🎶
Takut akan Tuhan 
sediakan pertolongan bagi yang jujur,
dan jadi perisai, 
menjaga orang yang benar dan setia.
Oleh sebab itu, tempuhlah 
jalan lurus serta yang baik
untuk mencapai hidup damai 
bersama Tuhan.



💠 BERDOA :
 
......

 
Ya Allah, Tuhan dan Raja hidup kami, Engkau layak menerima pujian, hormat dan kemuliaan, karena Engkaulah pencipta langit dan bumi, penguasa alam semesta yang mahamulia. 

Di hadapan-Mu semua makhluk datang menyembah dan kepada-Mulah kami menaklukkan diri kami. Sebab Engkaulah yang mahakudus dan kehendak-Mu adalah kebenaran. 

Ya Tuhan, di dalam hormat dan takut kepada-Mu kami datang menyembah-Mu.

Ampunilah diri kami kalau selama ini ibadah kami kepada-Mu hanyalah sekadar kegiatan lahiriah yang tidak sungguh-sungguh bersumber dari hati yang menghargai diri-Mu. 

Dalam pengasihan-Mu, kami memohon ya Tuhan, baharuilah batin kami agar ibadah kami dapat berkenan kepada-Mu.

 

Ya Tuhan, mengawali hari yang baru ini kembali kami mengangkat ucapan syukur kami kepada-Mu. 

Sungguh limpah kebaikan-Mu bagi diri kami.
Dan kami percaya sebagaimana Engkau telah menolong diri kami di hari-hari yang lampau Engkau akan melakukan hal yang sama pada hari ini. 

Ya Allah sumber hikmat, tuntunlah diri kami dengan hikmat-Mu yang tidak terbatas itu agar kami mampu membuat keputusan-keputusan yang benar dan yang berkenan kepada-Mu. 

Dalam pengasihan-Mu kami mohon, sertailah diri kami dengan kasih dan kuasa-Mu agar berkat dan perlindungan-Mu senantiasa mengikuti hidup kami.

Jadikanlah kami sebagai saluran kasih-Mu bagi orang-orang yang ada di sekitar kami sehingga hidup kami merupakan saksi-Mu di manapun diri kami berada. 

Di dalam nama Yesus Kristus, Tuhan dan Raja kami, kami berdoa.
 
****

Bapa kami yang di sorga, Dikuduskanlah nama-Mu, datanglah Kerajaan-Mu, jadilah kehendak-Mu di bumi seperti di sorga. 

Berikanlah kami pada hari ini makanan kami yang secukupnya dan ampunilah kami akan kesalahan kami, seperti kami juga mengampuni orang yang bersalah kepada kami; dan janganlah membawa kami ke dalam pencobaan, tetapi lepaskanlah kami dari pada yang jahat. 

Karena Engkaulah yang empunya Kerajaan dan kuasa dan kemuliaan sampai selama-lamanya. 
Amin. 

Kamis, 04 November 2021

ANUGERAH KASIH ALLAH ~ Mezbah Keluarga ~ 5/11/2021





MEZBAH KELUARGA 
Sabtu, 5 November 2021
Yohanes 3:16
ANUGERAH KASIH ALLAH

 

💠 MEMBACA MAZMUR :
       ðŸ“œ  Mazmur 96:9

Sujudlah menyembah kepada TUHAN dengan berhiaskan kekudusan, 

GEMETARLAH DI HADAPAN-NYA, HAI SEGENAP BUMI! 

 
💠 SAAT TEDUH
Meneduhkan, menenangkan, dan memusatkan hati kepada Tuhan.


💠 MENYANYI :  GB 22

🎶
Besar dan ajaib segala karya-Mu,
Allah, yang Mahakuasa!
Adil dan benar segala jalan-Mu,
Raja segala bangsa!
    
Siapa tak takut, Tuhan,
tak mengagungkan nama-Mu?
Sebab hanya Kau yang kudus;
semua bangsa akan datang
dan sujud menyembah, 
sujud menyembah,
sujud menyembah, Engkau, Tuhan

dan sujud menyembah, 
sujud menyembah,
sujud menyembah Engkau, Tuhan.



💠 BACAAN ALKITAB :
      📖  Yohanes 3:16

Karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini, sehingga Ia telah mengaruniakan Anak-Nya yang tunggal, supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal. 



💠 RENUNGAN : 


ANUGERAH KASIH ALLAH

Kelahiran Yesus merupakan wujud dari kasih yang terbesar dari pribadi yang terbesar di alam semesta untuk menghadirkan pemberian yang terbesar bagi umat manusia. Besarnya kasih dapat diukur dari besarnya pengorbanan oleh sebab kasih tersebut. Semakin besar pengorbanan yang dilakukan seseorang, semakin besar pula kasih yang melatarbelakanginya. Oleh karena itu kedatangan Kristus ke dunia merupakan wujud kasih yang terbesar dari Allah kepada manusia. Sebab melalui kedatangan-Nya Allah melakukan pengorbanan yang sangat besar bagi umat manusia. Pengorbanan yang mendatangkan pemberian yang terbesar, yaitu keselamatan bagi manusia yang berdosa.

 

Kebenaran tentang kasih Allah di dalam Kristus ini dikemukakan di dalam Yohanes 3. Di situ diutarakan bahwa di dalam Kristus Allah telah mengaruniakan anak-Nya yang tunggal. Itulah wujud dari kasih yang terbesar. Sebab tidak ada pengorbanan yang lebih besar melebihi mengorbankan seorang anak tunggal. Melalui kedatangan-Nya maka manusia yang seharusnya binasa oleh karena dosa-dosa mereka sekarang beroleh hidup yang kekal. Itulah pemberian terbesar yang dapat diterima oleh manusia. Oleh karena itu kedatangan Kristus merupakan wujud dari kasih yang terbesar dari pribadi yang terbesar di alam semesta yang mendatangkan pemberian yang terbesar bagi umat manusia.

 


PERTANYAAN UNTUK DIRENUNGKAN SECARA PRIBADI :

Apakah yang seharusnya menjadi tanggapan Anda terhadap kasih Allah di dalam kedatangan Kristus di dunia? Mengapa demikian?

 

💠 SAAT TEDUH
Meneduhkan hati di hadapan Tuhan.
 

💠 MENYANYI :   GB 44.

🎶
Mengalir dalam hatiku
ceria dan damai kekal.
'Ku nyanyikan damai besar;
anug'rah kasih Allah.

Ref.
Damai, damai!
Kasih yang sungguh ajaib,
betapa besar kasih-Nya;
anug'rah kasih Allah.


🎶
Di salib Yesus Tuhanku,
'ku dapatkan damai penuh
dan itulah dasar teguh;
anug'rah kasih Allah.

Ref.
Damai, damai!
Kasih yang sungguh ajaib,
betapa besar kasih-Nya;
anug'rah kasih Allah.




💠 BERDOA :
 
......

Ya Allah, kami bersyukur kepada-Mu untuk anugerah-Mu yang sangat besar yang telah Engkau tunjukkan di dalam Yesus Kristus, putra-Mu yang tunggal. 

Melaluinya Engkau menyediakan keselamatan yang tidak dapat kami peroleh dari siapapun dan di manapun juga. 

Keselamatan yang merupakan pemberian yang sangat berharga, bahkan yang terbesar di dalam hidup kami.

Bila untuk hal yang terbesar Engkau bersedia memberikannya kepada kami maka hal-hal lain yang kami perlukan di dalam hidup kami Engkau pasti tidak akan berkeberatan untuk memberikannya. 

Ya Tuhan sumber anugerah, oleh jaminan inilah yang memungkinkan diri kami untuk hidup tanpa kekuatiran.

 


Untuk mengawali hari ini ya Tuhan, kembali kami datang menyerahkan hidup kami ke dalam tangan-Mu. Tuntunlah dan sertailah diri kami dengan Roh dan firman-Mu. 

Di dalam tuntunan-Mu itu ya Tuhan, maka kami akan dapat melewati hari ini tanpa takut akan tersesat, sebab Engkau mahatahu dan tidak pernah membawa umat-Mu ke jalan yang keliru. 

Di dalam penyertaan-Mu kami yakin berkat dan keberhasilan akan mengikuti hidup kami.

Ya Tuhan, berikanlah kepada kami kepekaan terhadap tuntunan-Mu dan hati yang taat dalam mengikuti kehendak-Mu. 

Tolonglah diri kami untuk menjadi saluran berkat-Mu di manapun diri kami ini berada. 

Di dalam nama Yesus Kristus, Tuhan dan Juruselamat yang sejati, kami berdoa. 
 
****

Bapa kami yang di sorga, Dikuduskanlah nama-Mu, datanglah Kerajaan-Mu, jadilah kehendak-Mu di bumi seperti di sorga. 

Berikanlah kami pada hari ini makanan kami yang secukupnya dan ampunilah kami akan kesalahan kami, seperti kami juga mengampuni orang yang bersalah kepada kami; dan janganlah membawa kami ke dalam pencobaan, tetapi lepaskanlah kami dari pada yang jahat. 

Karena Engkaulah yang empunya Kerajaan dan kuasa dan kemuliaan sampai selama-lamanya. 
Amin. 

Rabu, 03 November 2021

IBADAH SEJATI YANG BERKENAN BAGI TUHAN ~ Mezbah Keluarga ~ 4/11/2021




MEZBAH KELUARGA 
Kamis, 4 November 2021
Yohanes 2:13-17
IBADAH SEJATI YANG BERKENAN BAGI TUHAN


 
 


💠 MEMBACA MAZMUR :
       ðŸ“œ Mazmur 100:4

Masuklah melalui pintu gerbang-Nya dengan nyanyian syukur, 

KE DALAM PELATARAN-NYA  DENGAN PUJI-PUJIAN, BERSYUKURLAH KEPADA-NYA DAN PUJILAH NAMA-NYA! 


 
💠 SAAT TEDUH
Meneduhkan, menenangkan, dan memusatkan hati kepada Tuhan.


💠 MENYANYI :  GB 12.

🎶
Masuklah semua menghadap Tuhan, 
sujud di hadirat-Nya;
marilah rendahkan diri dan hati 
di hadapan takhta-Nya.
Dalam kekudusan dan kebenaran 
sujudlah kepada-Nya.
Muliakan Tuhan, sorak, sukacita, 
kini dan selamanya.

🎶
Bukalah hatimu, minta Roh Kudus 
menerangi jiwamu.
Buanglah semua angkuh dan sombong 
dan mengaku dosamu.
T'rimalah anug'rah, rahmat dan kasih 
dari Yesus, Tuhanmu.
Muliakan Tuhan, sorak sukacita, 
kini dan selamanya.



💠 BACAAN ALKITAB :
      📖  Yohanes 2:13-17

13 Ketika hari raya Paskah orang Yahudi sudah dekat, Yesus berangkat ke Yerusalem. 

14 Dalam Bait Suci didapati-Nya pedagang-pedagang lembu, kambing domba dan merpati, dan penukar-penukar uang duduk di situ. 

15 Ia membuat cambuk dari tali lalu mengusir mereka semua dari Bait Suci dengan semua kambing domba dan lembu mereka; uang penukar-penukar dihamburkan-Nya ke tanah dan meja-meja mereka dibalikkan-Nya. 

16 Kepada pedagang-pedagang merpati Ia berkata: "Ambil semuanya ini dari sini, jangan kamu membuat rumah Bapa-Ku menjadi tempat berjualan." 

17 Maka teringatlah murid-murid-Nya, bahwa ada tertulis: "Cinta untuk rumah-Mu menghanguskan Aku." 





💠 RENUNGAN : 


IBADAH SEJATI YANG BERKENAN BAGI TUHAN

Ibadah adalah untuk memuliakan Tuhan, dan tidak patut diselewengkan untuk memperoleh keuntungan bagi diri sendiri. Perlu diingat bahwa Tuhan adalah pribadi yang mahamulia, sehingga Ia layak menerima penyembahan dari semua makhluk ciptaan-Nya. Bahkan semua yang ada di alam semesta ini sesungguhnya diciptakan untuk menyembah Dia. Karena itu kita wajib untuk beribadah kepada-Nya, yaitu dengan tujuan untuk memuliakan Dia. Itulah sebabnya apabila orang beribadah bukan dengan maksud untuk memuliakan Tuhan namun demi memperoleh keuntungan bagi diri sendiri, maka Tuhan tidak berkenan terhadap apa yang dilakukan oleh orang tersebut.

 



Tanggapan Yesus terhadap penyelewengan terhadap ibadah yaitu untuk memperoleh keuntungan bagi diri sendiri ini dicatat di dalam Yohanes 2. Di situ ditulis bahwa Yesus membuat cambuk dari tali lalu mengusir para pedagang dan penukar yang berada di Bait Suci. Kepada orang-orang yang menggunakan tempat ibadah untuk kepentingan mereka sendiri itu Yesus berkata: "Jangan kamu membuat rumah Bapa-Ku menjadi tempat berjualan." Dengan berkata seperti demikian Ia menegaskan bahwa rumah Allah haruslah digunakan sebagai tempat untuk memuliakan Allah. Dengan kata lain, Ia Ibadah adalah untuk memuliakan Tuhan, dan tidak patut diselewengkan untuk memperoleh keuntungan bagi diri sendiri.

 


PERTANYAAN UNTUK DIRENUNGKAN SECARA PRIBADI :

Apakah tujuan Anda dalam beribadah kepada Allah? Apakah bukti dari jawaban Anda tersebut?
 

💠 SAAT TEDUH
Meneduhkan hati di hadapan Tuhan.
 

💠 MENYANYI :   PKJ 264.

🎶
Apalah arti ibadahmu kepada Tuhan,
bila tiada rela sujud dan sungkur?
Apalah arti ibadahmu kepada Tuhan,
bila tiada hati tulus dan syukur?

Ref.
Ibadah sejati, jadikanlah persembahan.
Ibadah sejati: kasihilah sesamamu!
Ibadah sejati yang berkenan bagi Tuhan,
jujur dan tulus ibadah murni bagi Tuhan.


🎶
Marilah ikut melayani orang berkeluh,
agar iman tetap kuat serta teguh.
Itulah tugas pelayanan, juga panggilan,
persembahan yang berkenan bagi Tuhan.

Ref.
Ibadah sejati, jadikanlah persembahan.
Ibadah sejati: kasihilah sesamamu!
Ibadah sejati yang berkenan bagi Tuhan,
jujur dan tulus ibadah murni bagi Tuhan.


🎶
Berbahagia orang yang hidup beribadah,
yang melayani orang susah dan lemah
dan penuh kasih menolong 
orang yang terbeban;
itulah tanggung jawab orang beriman.

Ref.
Ibadah sejati, jadikanlah persembahan.
Ibadah sejati: kasihilah sesamamu!
Ibadah sejati yang berkenan bagi Tuhan,
jujur dan tulus ibadah murni bagi Tuhan.




💠 BERDOA :
 
......


Ya Tuhan, Engkau adalah pribadi yang mahamulia dan mahakudus. 

Engkau layak menerima pujian, dan hormat dari semua makhluk yang ada di alam semesta ini. 

Kepada-Mu sajalah semua makhluk harus datang beribadah. Karena sesungguhnya tidak ada siapapun yang layak untuk menerima penyembahan kecuali hanya diri-Mu, ya Tuhan. 

Oleh sebab itu ampunilah diri kami apabila kami ini lebih mementingkan diri kami daripada diri-Mu, dan lebih mengutamakan kepentingan kami daripada kehendak-Mu. 

Ya Tuhan, murnikanlah motivasi kami dalam beribadah kepada-Mu, supaya ibadah kami menjadi berkenan kepada-Mu.

 

Ya Tuhan yang baik, kami bersyukur untuk hari ini, yaitu hari yang baru yang Engkau berikan pada kami.

Pagi ini dengan hati yang penuh hormat dan sukacita kami datang beribadah kepada-Mu. 

Dengan merendahkan diri di hadapan-Mu kami menyerahkan diri kami ke dalam tangan-Mu. 

Ya Tuhan, kami mohon, tuntunlah dan sertailah hidup kami di sepanjang hari ini, agar kami selalu berjalan di dalam kebenaran-Mu, agar hidup kami ini merupakan persembahan yang berkenan kepada-Mu 

Berilah berkat-Mu atas semua yang kami kerjakan pada hari ini, sehingga kamipun dapat menjadi berkat bagi orang-orang yang ada di sekitar kami.

Di dalam nama Yesus Kristus, Tuhan kami, kami berdoa. 

****

Bapa kami yang di sorga, Dikuduskanlah nama-Mu, datanglah Kerajaan-Mu, jadilah kehendak-Mu di bumi seperti di sorga. 

Berikanlah kami pada hari ini makanan kami yang secukupnya dan ampunilah kami akan kesalahan kami, seperti kami juga mengampuni orang yang bersalah kepada kami; dan janganlah membawa kami ke dalam pencobaan, tetapi lepaskanlah kami dari pada yang jahat. 

Karena Engkaulah yang empunya Kerajaan dan kuasa dan kemuliaan sampai selama-lamanya. 
Amin. 

MARI MEMASAK ~ Membuat Lumpia Goreng Isi Tahu







LUMPIA GORENG ISI TAHU 


BAHAN & ISIAN :
Untuk kulit pembungkusnya, beli aja kulit pangsit yang sudah jadi ~ 1 ikat isi 10 lembar tipis. (pakai 2 lembar untuk 1 lumpia, supaya isiannya tidak keluar pas digoreng).

• Untuk isian dalam-nya : 1 Tahu putih besar, 1 kuning telur, 2 batang daun bawang, kaldu jamur, lada, sedikit garam;  Kemudian semua bahan isi di campur jadi satu sampai merata.



CARA MEMBUAT :
• Ambil 2 lembar kulit pangsit, lalu isi bahan isian di tengahnya, lipat seperti kita membuat amplop. 

• Goreng dalam minyak panas dengan api sedang. 

• Sajikan hangat 😋

Selasa, 02 November 2021

MENGENAL TUHAN DAN DIKENAL OLEH-NYA ~ Mezbah Keluarga ~ 3/11/2021




MEZBAH KELUARGA 
Rabu, 3 November 2021
Yohanes 1:15, 19-20
MENGENAL TUHAN DAN DIKENAL OLEH-NYA


💠 MEMBACA MAZMUR :
       ðŸ“œ Mazmur 103:20-22

Pujilah TUHAN, hai malaikat-malaikat-Nya, 

HAI PAHLAWAN-PAHLAWAN PERKASA YANG MELAKSANAKAN FIRMAN-NYA DENGAN MENDENGARKAN SUARA FIRMAN-NYA. 

Pujilah TUHAN, hai segala tentara-Nya, 

hai PEJABAT-PEJABAT-NYA YANG MELAKUKAN KEHENDAK-NYA. 

Pujilah TUHAN, hai segala buatan-Nya, 

DI SEGALA TEMPAT KEKUASAAN-NYA! PUJILAH TUHAN, HAI JIWAKU!


 
💠 SAAT TEDUH
Meneduhkan, menenangkan, dan memusatkan hati kepada Tuhan.


💠 MENYANYI :  KJ 10.

🎶
Pujilah Tuhan, Sang Raja 
yang Mahamulia!
Segenap hati dan jiwaku, 
pujilah Dia!
Datang berkaum, 
brilah musikmu bergaung,
Angkatlah puji - pujian !

🎶
Pujilah Tuhan! Hai jiwaku, 
mari bernyanyi!
Semua mahluk bernafas, 
iringilah kami!
Puji terus 
Nama Yang Maha Kudus!
Padukan suaramu: Amin.



💠 BACAAN ALKITAB :
      📖  Yohanes 1:15, 19-20

15 Yohanes memberi kesaksian tentang Dia dan berseru, katanya: "Inilah Dia, yang kumaksudkan ketika aku berkata: Kemudian dari padaku akan datang Dia yang telah mendahului aku, sebab Dia telah ada sebelum aku." 

19 Dan inilah kesaksian Yohanes ketika orang Yahudi dari Yerusalem mengutus beberapa imam dan orang-orang Lewi kepadanya untuk menanyakan dia: "Siapakah engkau?" 

20 Ia mengaku dan tidak berdusta, katanya: "Aku bukan Mesias." 




💠 RENUNGAN : 


MENGENAL TUHAN DAN DIKENAL OLEH-NYA

Pelayan Tuhan yang benar mengenal siapakah Tuhan yang sesungguhnya, dan siapakah dirinya yang sebenarnya di hadapan Tuhan yang ia layani. Pengenalan ini akan menolong yang bersangkutan untuk hidup di dalam kerendahan hati, bersikap otentik alias tidak dibuat-buat, dan merasa aman dengan dirinya. Memang tidak jarang orang berkata bahwa ia melayani Tuhan, namun sesungguhnya yang ia layani adalah kepentingan dirinya sendiri. Dengan kata lain, ia tidak mengenal siapa Tuhan yang sebenarnya dan ia menempatkan dirinya sendiri sebagai tuhan. Orang yang seperti itu tidak akan merasa aman dengan dirinya. Ia tidak akan hidup secara otentik, namun bersandiwara alias dalam kemunafikan.


 



Sikap seorang pelayan Tuhan yang benar ini dapat kita lihat pada diri Yohanes Pembaptis. Di dalam Yohanes 1 dicatat bahwa ia mengenal siapa dirinya dan siapa yang ia layani. Oleh sebab itu ia bersaksi tentang Yesus dengan berkata: "Kemudian dari padaku akan datang Dia yang telah mendahului aku, sebab Dia telah ada sebelum aku." Hal ini menunjukkan Yohanes mengetahui bahwa dirinya adalah seorang pelayan, sedangkan Yesus yang ia layani adalah Tuhan yang jauh lebih mulia daripada dirinya. Itu sebabnya ia menegaskan bahwa dirinya bukan Mesias. Semua ini menunjukkan bahwa ia dapat menerima keberadaan dirinya, melayani Tuhan di dalam kerendahan hati, dan dengan sikap yang otentik.




PERTANYAAN UNTUK DIRENUNGKAN SECARA PRIBADI :

Siapakah diri Anda yang sebenarnya di hadapan Tuhan? Mengapa pengenalan ini sangat penting?
 

💠 SAAT TEDUH
Meneduhkan hati di hadapan Tuhan.
 

💠 MENYANYI :   KJ 282

 ðŸŽ¶
Seluruh umat Tuhan 
olehNya dikenal:
besar kecil semua, 
sekarang dan kekal.
Mereka dijagai 
di dalam dunia;
baik hidup maupun mati 
mereka milikNya.
Baik hidup maupun mati 
mereka milikNya.

🎶
Mereka dikenalNya 
yang hidup beriman,
yang patuh dan percaya 
berdasarkan Firman.
Firmanlah yang menjadi 
santapan yang baka,
Firmanlah yang menjamin 
bertahan s'lamanya.
Firmanlah yang menjamin 
bertahan s'lamanya.


🎶
Mereka dikenalNya 
yang harapnya teguh,
mengaku Yesus saja 
Tuhannya yang kudus.
Mereka disinari 
sabdaNya yang benar
dan tumbuh tiap hari 
menghijau dan segar.
dan tumbuh tiap hari 
menghijau dan segar.



💠 BERDOA :
 
......


Ya Tuhan, Engkau adalah pribadi yang mulia dan limpah dengan anugerah. 

Tuhan, kemuliaan-Mu itu telah menyadarkan diri kami, bahwa sesungguhnya kami ini adalah manusia yang terbatas dan yang tak patut untuk menyombongkan diri. 

Ya Tuhan, anugerah-Mu itu juga menyadarkan kami, bahwa diri kami ini berharga di mata-Mu. 

Di dalam pengenalan akan diri-Mu, kami mau hidup untuk melakukan kehendak-Mu. Sebab oleh dan di dalam pengenalan akan anugerah-Mu itu, kami ini merasa aman, karena sesungguhnya kasih-Mu telah mengangkat harkat hidup kami.

Ya Tuhan yang pengasih, kami sungguh bersyukur kepada-Mu untuk anugerah-Mu yang mulia itu.

 


Mengawali hari yang baru ini ya Tuhan, kembali kami menyerahkan diri kami ke dalam tangan-Mu. 

Mampukanlah kami untuk mengisi hari ini dengan kehidupan yang bermakna, tidak sia-sia namun memuliakan nama-Mu. 

Tuhan, pakailah hidup kami untuk menjadi saksi-Mu yang memperkenalkan kasih-Mu kepada orang-orang yang ada di sekitar kami. 

Sertailah diri kami dan tuntunlah kami dengan Roh-Mu. Sebab kami menyadari betapa kami ini memerlukan diri-Mu. 

Sebab hanya dekat dengan Engkau sajalah jiwa kami  menjadi tenang dan kami dapat hidup menghasilkan buah-buah kebenaran yang berkenan kepada-Mu. 

Di dalam nama Yesus Kristus, Tuhan kami, kami berdoa. 

 
***

Bapa kami yang di sorga, Dikuduskanlah nama-Mu, datanglah Kerajaan-Mu, jadilah kehendak-Mu di bumi seperti di sorga. 

Berikanlah kami pada hari ini makanan kami yang secukupnya dan ampunilah kami akan kesalahan kami, seperti kami juga mengampuni orang yang bersalah kepada kami; dan janganlah membawa kami ke dalam pencobaan, tetapi lepaskanlah kami dari pada yang jahat. 

Karena Engkaulah yang empunya Kerajaan dan kuasa dan kemuliaan sampai selama-lamanya. 
Amin. 

Senin, 01 November 2021

MEMELIHARA IMAN : "WASPADA TERHADAP PENYESATAN" ~ Mezbah Keluarga ~ 2/11/2011




MEZBAH KELUARGA 
Selasa, 2 November 2021
Yudas 1:3, 4
MEMELIHARA IMAN : "WASPADA TERHADAP PENYESATAN"



💠 MEMBACA MAZMUR :
       ðŸ“œ Mazmur 55:17, 20

Tetapi aku berseru kepada Allah, 

DAN TUHAN akan MENYELAMATKAN AKU. 

Allah akan mendengar dan merendahkan mereka, -- 

Dia YANG BERSEMAYAM SEJAK PURBAKALA. 

 
💠 SAAT TEDUH
Meneduhkan, menenangkan, dan memusatkan hati kepada Tuhan.


💠 MENYANYI :  KJ 16.
 
🎶
Ya Khalik semesta,
umatMu tolonglah 
memujiMu:
Bapa yang mulia, 
Kau Raja dunia;
kami sujud sembah kepadaMu.

🎶
Firman dan Putera,
mohon dengarkanlah 
yang berseru.
SabdaMu jadilah, 
RohMu turunkanlah!
Tuhan, berkatilah jemaatMu!





💠 BACAAN ALKITAB :
      📖  Yudas 1:3, 4

3 Saudara-saudaraku yang kekasih, sementara aku bersungguh-sungguh berusaha menulis kepada kamu tentang keselamatan kita bersama, aku merasa terdorong untuk menulis ini kepada kamu dan menasihati kamu, supaya kamu tetap berjuang untuk mempertahankan iman yang telah disampaikan kepada orang-orang kudus. 

4 Sebab ternyata ada orang tertentu yang telah masuk menyelusup di tengah-tengah kamu, yaitu orang-orang yang telah lama ditentukan untuk dihukum. Mereka adalah orang-orang yang fasik, yang menyalahgunakan kasih karunia Allah kita untuk melampiaskan hawa nafsu mereka, dan yang menyangkal satu-satunya Penguasa dan Tuhan kita, Yesus Kristus. 





💠 RENUNGAN : 


MEMELIHARA IMAN : "WASPADA TERHADAP PENYESATAN"

Bersikap waspada terhadap penyesatan merupakan bagian dari sikap memelihara iman. Sama dengan upaya untuk menjaga keutuhan dan kesejahteraan bangsa, salah satu caranya adalah dengan bersikap waspada terhadap berita bohong yang menyesatkan. Karena bila masyarakat termakan oleh berita-berita yang tidak benar tersebut maka bangsa akan sulit untuk bersatu dan kesejahteraan mereka akan terganggu. Hal yang sama dengan kehidupan kita. Apabila kita membiarkan diri kita tersesat maka iman kita juga akan runtuh. Oleh karena itu sebagai bagian dari upaya memelihara iman, inilah yang harus kita lakukan, yaitu bersikap waspada terhadap penyesatan.


 

Pentingnya untuk bersikap waspada terhadap penyesatan ini dikemukakan di dalam Yudas 1. Di situ rasul Yudas, bukan Yudas Iskariot yang mengkhianati Yesus, menulis agar para pembaca suratnya "tetap berjuang untuk mempertahankan iman." Untuk itu ia memperingatkan mereka tentang adanya "orang tertentu yang telah masuk menyelusup di tengah-tengah kamu." Ia juga memperingatkan bahwa para penyusup tersebut bermaksud untuk menyesatkan umat Tuhan sehingga mereka "menyangkal satu-satunya Penguasa dan Tuhan kita, Yesus Kristus." Berarti sikap berwaspada terhadap penyesatan merupakan bagian dari upaya untuk memelihara iman.

 



PERTANYAAN UNTUK DIRENUNGKAN SECARA PRIBADI :

Sudahkah Anda bersikap waspada terhadap penyesatan? Untuk itu, apakah yang perlu Anda lakukan?
 

💠 SAAT TEDUH
Meneduhkan hati di hadapan Tuhan.
 

💠 MENYANYI :   PKJ 249.

🎶
Ya Tuhan, kuatkan imanku,
 jauhkan dari pencobaan
dan bimbing hambaMu selalu
setia turut kehendakMu.

🎶
Ya Tuhan, Kaulah Pelindungku,
bersamaMu tenang hidupku.
Si jahat pun tak ‘kan berdaya
jikalau Tuhan besertaku.

🎶
Ya Tuhan, ‘ku yakin kuasaMu
menuntun setiap langkahku.
Ajarlah aku menyerahkan diriku
ke dalam tanganMu.




💠 BERDOA :
 
......

Ya Tuhan, kami  bersyukur karena Engkau adalah pribadi yang mahatahu. 

Di dalam kasih-Mu Engkau senantiasa menjaga diri kami dari kesesatan dan melindungi diri kami dari pencobaan. 

Oleh karena itu ya Tuhan, kami mohon, tolonglah diri kami untuk senantiasa bersikap waspada terhadap segala kesesatan yang dapat menjerumuskan hidup kami ke dalam kehancuran. 

Mampukanlah juga diri kami  untuk menjaga iman dan memeliharanya melalui senantiasa memenuhi hidup kami dengan kebenaran firman-Mu. 

Berikanlah kepada kami, ya Tuhan, hati yang taat kepada tuntunan firman dan Roh Kudus-Mu yang menjaga kehidupan kami itu.

 

Tuhan, kami memohon pimpinan-Mu di dalam hidup kami dan hati yang peka terhadap tuntunan-Mu itu. 

Pimpinlah kami  di sepanjang hari ini dengan firman-Mu supaya dengan demikian hidup kami senantiasa berkenan kepada-Mu. 

Sertailah diri kami dengan Roh Kudus-Mu sehingga dengan demikian hati kami limpah dengan damai sejahtera dan apapun yang kami kerjakan akan diberkati dengan keberhasilan. 

Pakailah hidup kami untuk menjadi saksi yang memuliakan nama-Mu di manapun kami berada. 

Mampukanlah diri kami untuk menggunakan waktu yang Engkau berikan kepada kami di sepanjang hari ini secara bertanggung jawab. 

Di dalam nama Yesus Kristus, Tuhan dan Pengharapan jiwa kami, kami berdoa. 

 
***

Bapa kami yang di sorga, Dikuduskanlah nama-Mu, datanglah Kerajaan-Mu, jadilah kehendak-Mu di bumi seperti di sorga. 

Berikanlah kami pada hari ini makanan kami yang secukupnya dan ampunilah kami akan kesalahan kami, seperti kami juga mengampuni orang yang bersalah kepada kami; dan janganlah membawa kami ke dalam pencobaan, tetapi lepaskanlah kami dari pada yang jahat. 

Karena Engkaulah yang empunya Kerajaan dan kuasa dan kemuliaan sampai selama-lamanya. 
Amin. 

HIDUP DALAM KEBENARAN ~ Mezbah Keluarga ~ 1/11/2021






MEZBAH KELUARGA 
Senin, 1 November 2021
3 Yohanes 1:3, 4
HIDUP DALAM KEBENARAN


 



💠 MEMBACA MAZMUR :
       ðŸ“œ Mazmur 106:47

Selamatkanlah kami, ya TUHAN, Allah kami, 

DAN KUMPULKANLAH KAMI DARI ANTARA BANGSA-BANGSA, 

supaya kami bersyukur kepada nama-Mu yang kudus, 

DAN BERMEGAH DALAM PUJI-PUJIAN  KEPADA-MU. 


 
💠 SAAT TEDUH
Meneduhkan, menenangkan, dan memusatkan hati kepada Tuhan.


💠 MENYANYI :  KJ 291. (1-3)

🎶
Mari bersyukur semua 
atas kebajikan Tuhan!
Ref.
Kasih perjanjianNya 
sungguh nyata selamanya.


🎶
Langit bumi ciptaanNya 
mencerminkan kuasaNya.
Ref.
Kasih perjanjianNya 
sungguh nyata selamanya.


🎶
UmatNya dibebaskanNya 
untuk hidup bersejaht'ra.
Ref.
Kasih perjanjianNya 
sungguh nyata selamanya.


💠 BACAAN ALKITAB :
      📖  3 Yohanes 1:3, 4

3 Sebab aku sangat bersukacita, ketika beberapa saudara datang dan memberi kesaksian tentang hidupmu dalam kebenaran, sebab memang engkau hidup dalam kebenaran. 

4 Bagiku tidak ada sukacita yang lebih besar dari pada mendengar, bahwa anak-anakku hidup dalam kebenaran. 



💠 RENUNGAN : 


HIDUP DALAM KEBENARAN

Bila kita dapat bersukacita ketika orang yang kita kasihi hidup dalam keberkatan, maka seharusnya kita akan lebih bersukacita kalau mereka hidup dalam kebenaran. Adalah wajar bila orang tua bersukacita karena anaknya hidup dalam keberkatan. Namun orang tua yang bijaksana akan menyadari bahwa berkat secara jasmani tidaklah bersifat abadi. Karena itu lebih dari sekadar hidup diberkati, ia tentu ingin anaknya hidup di dalam kebenaran. Sebab kebenaran akan mengundang berkat Allah baik untuk kehidupan di masa kini maupun yang akan datang. Oleh sebab itu, seharusnya lebih dari sukacita karena anaknya diberkati, ia akan semakin bersukacita karena anaknya hidup di dalam kebenaran.

 



Sukacita oleh karena orang yang dikasihi hidup di dalam kebenaran itulah yang dikemukakan rasul Yohanes di dalam suratnya, yaitu 3Yohanes 1. Di situ ia menulis kepada Gayus dan berkata bahwa hatinya sangat bersukacita ketika beberapa orang menyampaikan kesaksian tentang yang bersangkutan. Ia menulis "bagiku tidak ada sukacita yang lebih besar dari pada mendengar, bahwa anak-anakku hidup dalam kebenaran." Dengan kata lain, lebih dari sukacita oleh karena alasan lainnya, bagi rasul Yohanes sukacita yang terbesar adalah karena orang yang ia kasihi hidup di dalam kebenaran. Hal ini menunjukkan bahwa hidup di dalam kebenaran adalah lebih berharga daripada hidup di dalam keberkatan.

 


PERTANYAAN UNTUK DIRENUNGKAN SECARA PRIBADI :

Manakah yang Anda akan pilih, hidup dalam keberkatan atau hidup dalam kebenaran? Mengapa demikian?

 

💠 SAAT TEDUH
Meneduhkan hati di hadapan Tuhan.
 

💠 MENYANYI :   NKB (1, 4)

🎶
Siapa yang berpegang
pada sabda Tuhan
dan setia mematuhi-Nya.
Hidupnya mulia
dalam cah’ya baka
bersekutu dengan Tuhannya.

Ref.
Percayalah dan pegang sabda-Nya:
hidupmu dalam Yesus sungguh bahagia!

 
🎶
Kasih-Nya yang kekal
takkan kita kenal
sebelum pada-Nya berserah.
Hidup bahagia disediakan-Nya
bagi yang berpegang pada-Nya.

Ref.
Percayalah dan pegang sabda-Nya:
hidupmu dalam Yesus sungguh bahagia!

💠 BERDOA :
 
......

Tuhan, Engkaulah sumber dari segala berkat dan kebenaran yang sejati. 

Di dalam kemurahan-Mu Engkau bersedia memberkati anak-anak-Mu. 

Di dalam anugerah-Mu Engkau menuntun umat-Mu untuk hidup di dalam kebenaran-Mu. 

Tuhan, tolonglah diri kami untuk berjalan di dalam kebenaran-Mu, sehingga dengan demikian hidup menyenangkan hati-Mu. 

Kami yakin, bahwa sesuai dengan janji-Mu, maka berkat-berkat yang abadi akan menyertai hidup kami. 

Oleh sebab itu, ya Tuhan, bentuklah hati kami dengan Roh dan firman-Mu agar hidup kami merupakan persembahan yang harum dan berkenan kepada-Mu.

 

Tuhan, ketika mengawali hari yang baru ini kembali kami  mengangkat ucapan syukur kami kepada-Mu. 

Tak ada habis-habisnya kebaikan-Mu yang kami alami di dalam hidup kami. 

Ya Tuhan, sebagaimana Engkau telah memberkati diri kami di hari-hari yang lalu, maka kami pun percaya, Engkau juga akan melakukan hal yang sama pada hari ini. 

Kami memohon tuntunan dan penyertaan-Mu, karena hanya dekat dengan Engkau sajalah, maka hati kami tenang dan damai sejahtera melimpah di dalam hidup kami. Dan berilah berkat-Mu sehingga semua yang kami kerjakan pada hari ini mendapat keberhasilan.

Di dalam nama Yesus Kristus, Tuhan dan Juruselamat kami,  kami berdoa. 

***

Bapa kami yang di sorga, Dikuduskanlah nama-Mu, datanglah Kerajaan-Mu, jadilah kehendak-Mu di bumi seperti di sorga. 

Berikanlah kami pada hari ini makanan kami yang secukupnya dan ampunilah kami akan kesalahan kami, seperti kami juga mengampuni orang yang bersalah kepada kami; dan janganlah membawa kami ke dalam pencobaan, tetapi lepaskanlah kami dari pada yang jahat. 

Karena Engkaulah yang empunya Kerajaan dan kuasa dan kemuliaan sampai selama-lamanya. 
Amin.