Senin, 11 Oktober 2021

MARI MEMASAK ~ Menu Sate Usus Ayam







SATE USUS AYAM

 


BAHAN :
- 1/2 kg Usus Ayam
- 1 butir Jeruk Nipis ambil airnya
- 1 batang Serai, memarkan
- 1 batang Lengkuas, memarkan
- 2 cm Jahe memarkan
- 3 lembar Daun Salam
- 3 lembar Daun Jeruk
- 2 sdm Gula Merah
- 2 sdm Kecap Manis
- Garam secukupnya
- Air secukupnya

BUMBU YANG DIHALUSKAN :
- 5 butir Bawang Merah
- 3 siung Bawang Putih
- 2 butir Kemiri
- 2 cm Kunyit
- 2 sdt Ketumbar


BUMBU SAMBAL :
- Cabe Rawit secukupnya
- 1 butir Bawang Putih
- Gula dan Garam Secukupnya
- 1 sdm Minyak Goreng 



CARA MEMBUAT :
1. Bersihkan usus, lumuri dengan air jeruk nipis sambil diremas-remas. Diamkan sebentar. Bilas berkali-kali hingga bersih dan tiriskan.

2. Rebus usus dengan air secukupnya hingga mendidih. Buang air rebusannya. Tiriskan cuci bersih usus.

3. Dalam panci masukkan usus, bumbu halus, serai, lengkuas, jahe, daun salam, daun jeruk, gula merah, kecap manis dan bumbui garam. Tuang air hingga teredam. Masak hingga air menyusut. 

4. Tusuk usus di tusukan sate. Bakar usus sebentar diatas teflon dengan sedikit minyak hingga usus agak kering. Angkat. 

5. Sambal : uleg kasar cabe rawit, bawang putih, gula dan garam. Panaskan minyak diwajan. Tuangi minyak panas. Aduk rata. Bila ingin pedas, usus bisa dibalurkan di ulekan sambal. Sajikan.

MARI MEMASAK ~ olahan ayam






SATE AYAM MADURA


BAHAN : 
Daging ayam fillet, potong dadu - 400 gram (Saya bikin 3 resep utk 5 porsi)
Tusukan sate - 15 biji

PERENDAM ( MARINASI) AYAM:
~ 1 buah Jeruk nipis, ambil airnya 
~ 3 siung Bawang putih, haluskan 
~ Setengah sdt Merica bubuk 

SAUS KACANG:
~ 150 gram Kacang tanah, goreng lalu tumbuk halus 
~ 3 lembar Daun jeruk, sobek-sobek 
~ 3 sdm Kecap manis 
~ 1 sdm Gula merah, serut halus 
~ 1 sdt Garam 
~ 1 sdt Gula pasir 
~ 500 ml Air 
~ 2 sdm Minyak,  untuk menumis 

BUMBU HALUS UNTUK SAUS KACANG:
~ 4 buah Cabai merah keriting 
~ 6 siung Bawang merah 
~ 3 siung Bawang putih 
~ 3 burir Kemiri, sangrai 


OLESAN SATE UNTUNG MEMANGGANG : 
~ 3 sdm Bumbu kacang 
~©3 sdm Kecap manis 
~ 2 sdm Margarin 


PELENGKAP:
~ Bawang merah, iris - secukupnya
~ Cabai rawit - secukupnya
~ Kecap manis - secukupnya
~ Lontong, potong-potong - secukupnya



CARA MEMBUAT :
1. Campur ayam dengn bumbu rendaman (marinasi) aduk rata biarkan biarkan 1 jam sampai bumbu meresap.

2. Tumis bumbu halus (untuk saus kacang) samp harum lalu masukin kacang tumbuk, daun jeruk, gula merah, kecap manis, air, garam, lada, aduk terus sampai mendidih dam keluar minyaknya,  angkat & sisihkan.

3. Tusuk 5 buahh potongan daging ayam dengan tusukan sate.

4. Panaskan grill pan oles sedikit minyak lalu panggang sate sambil diolesin bumbu olesnya, panggang sampai matang.

5. Tata sate di piring lengkapi dengan lontong, potongan / irisan  bawang dan cabai rawit,  lalu siram bumbu kacang nya.

MARI MEMASAK ~ Menu Krengsengan Usus Ayam







KRENGSENGAN USUS AYAM⁣




BAHAN :⁣
- 1 kg usus ayam, (beli yang sdh direbus sebentar oleh penjualnya). Cuci sebentar dan rebus kembali dengan 4 lembar daun salam dan garam sampai matang. Tiriskan, potong-potong.⁣

- 3 lembar daun salam⁣

- 4 lembar daun jeruk⁣

- 1 batang serai, memarkan⁣

- 1 jempol lengkuas, memarkan⁣

- Gula dan garam secukupnya⁣

- 3 sdm kecap manis⁣

- 2 batang daun bawang, iris serong⁣

- 2 buah tomat hijau, iris memanjang⁣

- Secukupnya air biasa / air kaldu ayam⁣
.⁣
BUMBU HALUS :
- 14 siung bawang merah⁣
- 10 siung bawang putih⁣
- seruas jahe⁣
- 5 butir kemiri⁣
- Cabe merah besar dan cabe rawit secukupnya.⁣
.⁣
CARA MEMBUAT :⁣
1. Tumis bumbu halus beserta serai, lengkuas, daun salam, daun jeruk sampai wangi dan bumbu benar-benar matang. 

2. Masukkan usus ayam, aduk rata.⁣

3. Beri air, sekitar 150 ml air. Masukkan tomat hijau dan kecap manis, serta gula dan garam.⁣

4. Masak sampai bumbu resap. 

5. Terakhir masukkan daun bawang, aduk. Koreksi rasa. Angkat dan sajikan.⁣

Minggu, 10 Oktober 2021

WUJUD OTENTIK DARI MENGASIHI ADALAH MENGAMPUNI ~ Mezbah Keluarga ~ 11 Oktober 2022




MEZBAH KELUARGA 
Senin,  11 Oktober 2021
Lukas 23
WUJUD OTENTIK DARI MENGASIHI ADALAH MENGAMPUNI


💠 MEMBACA MAZMUR :
       ðŸ“œ Mazmur 32:7

Engkaulah persembunyian bagiku, 

TERHADAP KESESAKAN ENGKAU MENJAGA AKU, ENGKAU MENGELILINGI AKU, SEHINGGA AKU LUPUT DAN BERSORAK. 
 
💠 SAAT TEDUH
Meneduhkan, menenangkan, dan memusatkan hati kepada Tuhan.


💠 MENYANYI :  KPPK 66. 
Besar Setia-Mu
(Great Is Thy Faithfulness)

🎶
Besar setia-Mu Allah Bapaku,
besarlah kasih-Mu yang melimpah.
Tiada kurang dan tidak berubah,
sempurna dan tetap selamanya.

Ref.
Besar setia-Mu, besar setia-Mu,
tiap pagi b'rikan rahmat baru,
s'gala yang kuperlu Kau sediakan,
besar setia-Mu, kepadaku.

🎶
Musim pun berganti, musim apapun,
hari pun berganti hari baru.
Alam s'mesta dan semua ciptaan-Mu,
menyaksikan kasih setia-Mu.
 
Ref.
Besar setia-Mu, besar setia-Mu,
tiap pagi b'rikan rahmat baru,
s'gala yang kuperlu Kau sediakan,
besar setia-Mu, kepadaku.


💠 BACAAN ALKITAB :
      📖  Lukas 23:34-37

34 Yesus berkata: "Ya Bapa, ampunilah mereka, sebab mereka tidak tahu apa yang mereka perbuat." Dan mereka membuang undi untuk membagi pakaian-Nya. 

35 Orang banyak berdiri di situ dan melihat semuanya. Pemimpin-pemimpin mengejek Dia, katanya: "Orang lain Ia selamatkan, biarlah sekarang Ia menyelamatkan diri-Nya sendiri, jika Ia adalah Mesias, orang yang dipilih Allah." 

36 Juga prajurit-prajurit mengolok-olokkan Dia; mereka mengunjukkan anggur asam kepada-Nya 

37 dan berkata: "Jika Engkau adalah raja orang Yahudi, selamatkanlah diri-Mu!" 




💠 RENUNGAN : 


WUJUD OTENTIK DARI MENGASIHI ADALAH MENGAMPUNI

Wujud dari kasih bukan hanya berupa pertolongan kepada mereka yang menderita, namun juga pengampunan kepada mereka yang menganiaya kita. Adakalanya orang menolong orang lain yang sedang menderita bukan oleh dorongan kasih, tetapi oleh sebab ia mengharapkan pujian atas perbuatan yang ia lakukan tersebut. Tetapi apabila seseorang dapat mengampuni orang lain yang menganiaya dirinya maka tidak bisa tidak tindakan itu adalah karena dorongan kasih yang ada di dalam hatinya. Oleh karena itu pengampunan merupakan wujud yang paling otentik dari kasih kita kepada orang lain.

 


Kasih yang seperti itulah yang dicontohkan oleh Yesus Kristus dan dicatat di dalam Lukas 23. Ketika Ia sedang tergantung di kayu salib banyak orang mengejek diri-Nya. Mereka adalah para pemimpin agama Yahudi dan prajurit Romawi yang telah menganiaya diri-Nya. Sebaliknya dari mengutuki orang-orang tersebut justru Yesus berkata kepada Bapa-Nya: "Ya Bapa, ampunilah mereka, sebab mereka tidak tahu apa yang mereka perbuat." Kerelaan Yesus untuk mengampuni orang-orang yang telah menganiaya diri-Nya ini merupakan bukti dari kasih-Nya kepada manusia yang berdosa.

 


PERTANYAAN UNTUK DIRENUNGKAN SECARA PRIBADI :

Pernahkah hati Anda disakiti oleh orang lain secara tidak sepantasnya? Sebagai tanggapan, apakah yang ganti Anda lakukan terhadap yang bersangkutan?
 

💠 SAAT TEDUH
Meneduhkan hati di hadapan Tuhan.
 

💠 MENYANYI :    GB 49. 
KASIH PASTI LEMAH LEMBUT

🎶
Kasih pasti lemah lembut, 
kasih pasti memaafkan, 
kasih pasti murah hati.
Kasih-Mu, kasih-Mu Tuhan.
    
Kasih pasti lemah lembut, 
kasih pasti memaafkan, 
kasih pasti murah hati.
Kasih-Mu, kasih-Mu Tuhan.

Ref.
Ajarilah kami ini saling mengasihi.
Ajarilah kami ini saling mengampuni.
Ajarilah kami ini kasih-Mu ya Tuhan
kasih-Mu kudus tiada batasnya




💠 BERDOA :
 
..............

Tuhan, di dalam kasih-Mu bukan saja Engkau telah menolong diri kami untuk mengatasi semua kesulitan yang kami hadapi di dalam hidup kami,  namun Engkau juga telah mengampuni diri kami atas semua pelanggaran dan dosa-dosa kami. 

Ya Tuhan, di dalam kasih setia-Mu itu Engkau telah bersedia menerima diri kami dan memulihkan hidup kami.  

Tolonglah  kami agar dapat mengikuti teladan-Mu, yaitu hidup mengampuni orang-orang yang telah menyakiti hati kami. 

Sehingga dengan demikian kami dapat menjadi saksi dari kasih dan kesetiaan-Mu bagi lingkungan di sekitar kami.

 

Tuhan, kami memohon penyertaan-Mu atas hidup kami di sepanjang hari ini. 

Sanggupkanlah kami untuk mengemban tugas dan tanggung jawab kami. 

Mampukanlah diri kami agar dapat mengerjakan tugas pekerjaan kami dengan sebaik mungkin, sehingga dengan demikian kami tidak menyia-nyiakan kepercayaan yang Engkau berikan kepada kami. 

Berkatilah semua yang kami kerjakan dengan keberhasilan, dan tuntunlah diri kami di dalam kebenaran. 

Jadikanlah kami sebagai saksi-Mu yang setia di dalam segala keadaan. Lindungilah diri kami dari pada yang jahat dan jangan biarkan kami terjerumus ke dalam pencobaan. 

Di dalam nama Yesus Kristus, Tuhan dan Juruselamat kami, kami mengangkat doa dan permohonan kami ini. 

****

Bapa kami yang di sorga, Dikuduskanlah nama-Mu, datanglah Kerajaan-Mu, jadilah kehendak-Mu di bumi seperti di sorga. 

Berikanlah kami pada hari ini makanan kami yang secukupnya dan ampunilah kami akan kesalahan kami, seperti kami juga mengampuni orang yang bersalah kepada kami; dan janganlah membawa kami ke dalam pencobaan, tetapi lepaskanlah kami dari pada yang jahat. 

Karena Engkaulah yang empunya Kerajaan dan kuasa dan kemuliaan sampai selama-lamanya. 
Amin. 
 

Sabtu, 09 Oktober 2021

PADA TUHAN BERSERU! NAIKKAN DOA PADANYA! ~ Mezbah Keluarga Hari Minggu ~ 10 Oktober 2021




MEZBAH KELUARGA HARI MINGGU
10 Oktober 2021
Lukas 22
PADA TUHAN BERSERU!
NAIKKAN DOA PADANYA!



💠 PEMBUKAAN :

[Papa] :  Kita mulai Mezbah Keluarga Hari Minggu ini dengan pertolongan dari TUHAN yang menciptakan langit dan bumi, Dia tidak pernah meninggalkan perbuatan tangan-Nya, dan Dia selalu dalam kesetiaan-Nya sampai selama-lamanya. ~ Kasih karunia dan damai sejahtera dari Allah, Bapa kita, dan dari Tuhan Yesus Kristus menyertai kamu. Amin.



💠 MEMBACA MAZMUR :
 [Anak] :   ðŸ“œ Mazmur 55 : 2, 3, 17

Berilah telinga, ya Allah, kepada doaku, 

JANGANLAH BERSEMBUNYI TERHADAP PERMOHONANKU! 


Perhatikanlah aku dan jawablah aku! 

AKU MENGEMBARA DAN MENANGIS KARENA CEMAS, 

Tetapi aku berseru kepada Allah, 

DAN TUHAN AKAN MENYELAMATKAN AKU. 


💠 MENYANYI :  KJ 401. 

🎶
Makin dekat, Tuhan, kepadaMu;
walaupun saliblah mengangkatku,
inilah laguku: Dekat kepadaMu;
Makin dekat, Tuhan, kepadaMu.

🎶
Batu deritaku 'kan kubentuk,
menjadi Betelku, kokoh teguh,
Jiwaku berseru, dekat kepadaMu;
makin dekat, Tuhan, kepadaMu.



💠 BERDOA :

[Mama] :  Ya Tuhan, kami bersyukur kepada-Mu untuk pagi hari ini, juga kami berterima kasih atas penjagaan-Mu sepanjang tidur malam kami, dan kini dapat bangun dalam kondisi yang segar-bugar.


Kami bersyukur kepada-Mu, ya Tuhan, karena Engkau penuh dengan kasih setia dan adil. 
Di dalam kasih setia-Mu Engkau tidak akan mengabaikan orang yang berharap kepada-Mu. Di dalam keadilan-Mu Engkau tidak akan mengabaikan orang yang hidup dalam ketaatan kepada firman-Mu. 


Allah yang Kudus, Engkaulah Penebus kami dan kekuatan kami. Karena itu kami mohon, kiranya Roh-Mu menguasai diri kami dan menerangi hati pikiran kami dengan Kebenaran-Mu yang membimbing kami melakukan Kehendak-Mu dalam semua kegiatan kami setiap hari. 

Dalam pengasihan Yesus Kristus, Tuhan kami, kami berdoa, Amin.


💠 MENYANYI : GB 12. 

🎶
Masuklah semua menghadap Tuhan, 
sujud di hadirat-Nya;
marilah rendahkan diri dan hati 
di hadapan takhta-Nya.
Dalam kekudusan dan kebenaran 
sujudlah kepada-Nya.
Muliakan Tuhan, sorak, sukacita, 
kini dan selamanya.

🎶
Bukalah hatimu, minta Roh Kudus 
menerangi jiwamu.
Buanglah semua angkuh dan sombong 
dan mengaku dosamu.
T'rimalah anug'rah, rahmat dan kasih 
dari Yesus, Tuhanmu.
Muliakan Tuhan, sorak sukacita, 
kini dan selamanya.

💠 MEMBACA ALKITAB :
 [Anak] :  📖   Lukas 22:39-42
 
39 Lalu pergilah Yesus ke luar kota dan sebagaimana biasa Ia menuju Bukit Zaitun. Murid-murid-Nya juga mengikuti Dia. 

40 Setelah tiba di tempat itu Ia berkata kepada mereka: "Berdoalah supaya kamu jangan jatuh ke dalam pencobaan." 

41 Kemudian Ia menjauhkan diri dari mereka kira-kira sepelempar batu jaraknya, lalu Ia berlutut dan berdoa, kata-Nya: 

42 "Ya Bapa-Ku, jikalau Engkau mau, ambillah cawan ini dari pada-Ku; tetapi bukanlah kehendak-Ku, melainkan kehendak-Mulah yang terjadi." 



💠 RENUNGAN : 


PADA TUHAN BERSERU! 
NAIKKAN DOA PADANYA!
 
Orang yang merendahkan diri di dalam doa akan terhindar dari jatuh ke dalam pencobaan. Perlu dipahami bahwa lebih dari sekadar kegiatan lahiriah sebenarnya doa merupakan ungkapan dari sikap hati kita di hadapan Tuhan. Di dalam hal ini yaitu sikap merendahkan diri dan bergantung kepada-Nya. Suatu sikap yang penting. Sebab bila orang yang tinggi hatinya akan cenderung bersikap lengah, maka tidak demikian halnya dengan orang yang rendah hati. Kerendahan hati akan membuat yang bersangkutan bersikap waspada secara rohani. Alhasil apabila orang yang tinggi hati akan mudah terjatuh ke dalam pencobaan, maka orang yang rendah hati akan terhindar dari kejatuhan tersebut.

 


Pentingnya untuk merendahkan diri melalui doa ini diajarkan Yesus kepada para murid-Nya sebagaimana yang dicatat di dalam Lukas 22. Ditulis di situ bahwa di Bukit Zaitun Ia berkata kepada para murid-Nya: "Berdoalah supaya kamu jangan jatuh ke dalam pencobaan." Sesudah itu Ia merendahkan diri-Nya di hadapan Allah Bapa dengan berdoa: "Ya Bapa-Ku, jikalau Engkau mau, ambillah cawan ini dari pada-Ku; tetapi bukanlah kehendak-Ku, melainkan kehendak-Mulah yang terjadi." Dengan berdoa seperti demikian Ia menjelaskan bahwa pada dasarnya doa merupakan ungkapan dari kerendahan hati. Suatu sikap, seperti yang Ia katakan, akan menghindarkan kita dari jatuh ke dalam pencobaan.



💠 MENYANYI :  KJ 453. 

🎶
Yesus Kawan yang sejati 
bagi kita yang lemah.
Tiap hal boleh dibawa 
dalam doa padaNya.
O, betapa kita susah 
dan percuma berlelah,
Bila kurang pasrah diri 
dalam doa padaNya.

🎶
Jika oleh pencobaan 
kacau-balau hidupmu,
jangan kau berputus asa; 
pada Tuhan berseru!
Yesus Kawan yang setia, 
tidak ada taranya.
Ia tahu kelemahanmu; 
naikkan doa padaNya!

 ðŸŽ¶
Adakah hatimu sarat, 
jiwa-ragamu lelah?
Yesuslah Penolong kita; 
naikkan doa padaNya!
Biar kawan lain menghilang, 
Yesus Kawan yang baka.
Ia mau menghibur kita 
atas doa padaNya.




✝️ PENGAKUAN IMAN RASULI
[ Berdiri-bersama] :
Aku percaya kepada Allah, Bapa yang Mahakuasa, Khalik langit dan bumi.

Dan kepada Yesus Kristus, Anak-Nya yang Tunggal, Tuhan kita.

Yang dikandung daripada Roh Kudus, lahir dari anak dara Maria.

Yang menderita sengsara di bawah pemerintahan Pontius Pilatus, disalibkan, mati dan dikuburkan, turun ke dalam kerajaan maut.

Pada hari yang ketiga bangkit pula dari antara orang mati.

Naik ke surga, duduk di sebelah kanan Allah, Bapa yang Mahakuasa, dan dari sana Ia akan datang untuk menghakimi orang yang hidup dan yang mati.

Aku percaya kepada Roh Kudus; gereja yang kudus dan am; persekutuan orang kudus; pengampunan dosa; kebangkitan orang mati; dan hidup yang kekal. 



💠 BERDOA : 

..........


Ya Tuhan, tolonglah diri kami untuk senantiasa menyadari betapa kami ini memerlukan perlindungan-Mu. 

Karena sesungguhnya di setiap waktu pencobaan selalu mengintai hidup kami. 

Ya Tuhan, dengan merendahkan diri di hadapan-Mu kami memohon pertolongan-Mu agar diri kami  tidak terjerumus ke dalam pencobaan. 

Tolonglah kami agar kami tidak terlena, namun senantiasa bersikap mawas diri terhadap godaan-godaan yang berupaya menyeret diri kami untuk hidup di luar kehendak-Mu. 

Oleh pertolongan-Mu itu, maka  kami dapat hidup menyenangkan hati-Mu.

 

Ya Tuhan, Allah Bapa kami, Mengawali hari ini kami memohon akan penyertaan dan tuntunan Roh Kudus-Mu bagi hidup kami.

Di dalam penyertaan-Mu itu tolonglah diri kami agar mampu menunaikan tugas dan tanggung jawab kami di sepanjang hari ini. 

Berkatilah semua yang kami kerjakan itu dengan keberhasilan. 

Di dalam tuntunan-Mu tolonglah diri kami agar hidup sesuai dengan kehendak-Mu dan dapat menjadi saksi bagi orang-orang yang ada di sekitar kami.

Supaya dengan demikian barulah kami ini dapat menjadi saluran dari kasih dan kebaikan-Mu bagi lingkungan kami.

Kepada-Mu, ya Tuhan, kami berharap, dan di dalam nama Yesus Kristus, Tuhan kami,  kami mengangkat doa dan permohonan ini.



*****


Bapa kami yang di sorga, 
Dikuduskanlah nama-Mu, 
Datanglah Kerajaan-Mu, 
Jadilah kehendak-Mu di bumi seperti di sorga.

Berikanlah kami pada hari ini makanan kami yang secukupnya dan ampunilah kami akan kesalahan kami, seperti kami juga mengampuni orang yang bersalah kepada kami; dan janganlah membawa kami ke dalam pencobaan, tetapi lepaskanlah kami dari pada yang jahat. 

Karena Engkaulah yang empunya Kerajaan dan kuasa dan kemuliaan sampai selama-lamanya. 

Amin.

Jumat, 08 Oktober 2021

BERSAKSI TEGAS : "SELAMATLAH JIWAKU!" ~ Mezbah Keluarga ~ 9 Oktober 2021




MEZBAH KELUARGA 
Sabtu, 9 Oktober 2021
Lukas 21
BERSAKSI TEGAS : " SELAMATLAH JIWAKU!"


 




💠 MEMBACA MAZMUR :
       ðŸ“œ Mazmur 65:6

Dengan perbuatan-perbuatan yang dahsyat dan dengan keadilan Engkau menjawab kami, 

YA ALLAH YANG MENYELAMATKAN KAMI, 

Engkau, yang menjadi kepercayaan segala ujung bumi 

DAN PULAU-PULAU YANG JAUH-JAUH. 


 
💠 SAAT TEDUH
Meneduhkan, menenangkan, dan memusatkan hati kepada Tuhan.


💠 MENYANYI :  KJ 387

🎶
‘Ku heran Allah mau memb’ri
Rahmat-Nya padaku
Dan Kristus sudi menebus
Yang hina bagaiku.

Ref.
Namun ku tahu yang kupercaya
Dan aku yakin ‘kan kuasa-Nya
Ia jaga yang kutaruhkan
Hingga hari-Nya kelak.

🎶
‘Ku heran oleh rahmat-Nya
Hatiku beriman
Dan oleh kuasa sabda-Nya
Jiwaku pun tent’ram.

Ref.
Namun ku tahu yang kupercaya
Dan aku yakin ‘kan kuasa-Nya
Ia jaga yang kutaruhkan
Hingga hari-Nya kelak.


💠 BACAAN ALKITAB :
      📖  Lukas 21:12, 13
 
12 Tetapi sebelum semuanya itu kamu akan ditangkap dan dianiaya; kamu akan diserahkan ke rumah-rumah ibadat dan penjara-penjara, dan kamu akan dihadapkan kepada raja-raja dan penguasa-penguasa oleh karena nama-Ku. 

13 Hal itu akan menjadi kesempatan bagimu untuk bersaksi. 




💠 RENUNGAN : 



BERSAKSI TEGAS : " SELAMATLAH JIWAKU!"

Tuhan di dalam kedaulatan-Nya sanggup menggunakan keadaan yang sukar menjadi kesempatan bagi kita untuk memuliakan nama-Nya. Adalah suatu kenyataan bahwa tidak semua orang akan menyambut kehadiran kita sebagai pengikut Kristus di tengah-tengah mereka dengan tangan yang terbuka. Tidak jarang orang menganiaya diri kita walaupun kita tidak melakukan kesalahan tetapi berbuat kebaikan. Artinya orang-orang tersebut memusuhi pengikut Kristus karena mereka membenci Yesus. Namun Tuhan di dalam kedaulatan-Nya dapat menggunakan semua keadaan untuk menggenapi rencana-Nya. Itu sebabnya Ia sanggup memakai kesukaran yang dialami oleh umat-Nya menjadi kesempatan bagi mereka untuk menceritakan tentang siapakah Kristus yang sebenarnya.

 


Kemampuan Tuhan dalam menggunakan kesulitan sebagai sarana untuk memuliakan nama-Nya ini dicatat di dalam Lukas 21. Di situ Yesus menjelaskan tentang penganiayaan yang akan dialami oleh para pengikut-Nya oleh sebab iman mereka kepada-Nya. Ia berkata bahwa mereka akan dihadapkan kepada raja-raja dan penguasa-penguasa oleh karena nama-Nya. Namun Ia juga berkata: "Hal itu akan menjadi kesempatan bagimu untuk bersaksi." Artinya suatu kesempatan yang mereka peroleh justru karena mereka mengalami kesukaran. Memang Tuhan sanggup menggunakan kesulitan yang dialami oleh para pengikut-Nya sebagai kesempatan untuk memuliakan nama-Nya.


PERTANYAAN UNTUK DIRENUNGKAN SECARA PRIBADI :

Apakah yang harus Anda lakukan ketika Anda dibenci oleh orang karena iman Anda kepada Kristus? Mengapa demikian?
 

💠 SAAT TEDUH
Meneduhkan hati di hadapan Tuhan.
 

💠 MENYANYI :   PKJ 232

 ðŸŽ¶
Dikala hidupku tent’ram dan senang,
dan walau derita penuh,
Engkau mengajarku bersaksi tegas:
"S’lamatlah, s’lamatlah jiwaku!"

Ref.
S’lamatlah jiwaku,
s’lamatlah, s’lamatlah jiwaku.

🎶
Kendati derita terus menekan
dan Iblis geram menyerbu;
Tuhan menebusku dengan darahNya:
S’lamatlah, s’lamatlah jiwaku!

Ref.
S’lamatlah jiwaku,
s’lamatlah, s’lamatlah jiwaku.

🎶
Sang Kristuslah Hidup dan Jaminanku
sekalipun maut kutempuh.
Baik hidup, baik mati, ‘ku yakin tetap:
S’lamatlah, s’lamatlah jiwaku!

Ref.
S’lamatlah jiwaku,
s’lamatlah, s’lamatlah jiwaku.


💠 BERDOA :
 
......

Tuhan, kami menyadari bahwa tidak semua orang akan menyukai diri kami karena kami hidup sebagai pengikut-Mu. 

Bahkan tak jarang oleh karena itu mereka membenci diri kami dan mengupayakan hal yang jahat terhadap hidup kami.

Namun kami percaya bahwa Engkau adalah pribadi yang berdaulat. Itu sebabnya Engkau sanggup mengubah kesulitan yang kami hadapi karena hidup di dalam kehendak-Mu untuk menjadi kesempatan bagi diri kami untuk memuliakan nama-Mu. 

Di dalam tangan-Mu saja kami ini merasa aman. Dengan hidup berserah kepada-Mu, maka kami memiliki jaminan akan hari depan kami.

 

Ya Tuhan, kembali kami bersyukur untuk hari yang baru yang telah Engkau berikan kepada kami pada hari ini. 

Ke dalam tangan-Mu saja kami menyerahkan seluruh hidup kami.
  
Tolonglah diri kami agar mampu menyelesaikan semua tugas dan tanggung jawab kami di sepanjang hari ini. 

Tuntunlah kami dengan firman-Mu agar kami hidup sesuai dengan jalan-jalan-Mu. Berkatilah semua yang kami kerjakan pada hari ini dengan keberhasilan. 

Di dalam segala keadaan pakailah diri kami menjadi saluran kasih-Mu bagi orang-orang yang ada di sekitar kami. 

Di dalam nama Yesus Kristus, Tuhan dan Penolong kami,  kami menyerahkan permohonan dan ucapan syukur kami ini kepada Allah Bapa kami.

****

Bapa kami yang di sorga, Dikuduskanlah nama-Mu, datanglah Kerajaan-Mu, jadilah kehendak-Mu di bumi seperti di sorga. 

Berikanlah kami pada hari ini makanan kami yang secukupnya dan ampunilah kami akan kesalahan kami, seperti kami juga mengampuni orang yang bersalah kepada kami; dan janganlah membawa kami ke dalam pencobaan, tetapi lepaskanlah kami dari pada yang jahat. 

Karena Engkaulah yang empunya Kerajaan dan kuasa dan kemuliaan sampai selama-lamanya. 
Amin. 
 

Kamis, 07 Oktober 2021

HIDUPLAH SALEH DAN BENAR ~ Mezbah Keluarga ~ 8 Oktober 2021






MEZBAH KELUARGA 
Jumat, 8 Oktober 2021
Lukas 20
HIDUPLAH SALEH DAN BENAR


 




💠 MEMBACA MAZMUR :
       ðŸ“œ Mazmur 95:1, 2

Marilah kita bersorak-sorai untuk TUHAN, 

BERSORAK-SORAK BAGI GUNUNG BATU KESELAMATAN KITA.

Biarlah kita menghadap wajah-Nya dengan nyanyian syukur, 

BERSORAK-SORAK BAGI-NYA DENGAN NYANYIAN MAZMUR. 


 
💠 SAAT TEDUH
Meneduhkan, menenangkan, dan memusatkan hati kepada Tuhan.


💠 MENYANYI :  PKJ 6. 

🎶
Bersoraklah, hai alam semesta, 
Kau Allahku!
Di langit bergema pujian yang megah,
dan bumi pun penuh pujian yang merdu,
Bersoraklah, hai alam semesta, 
Kau Allahku!

 ðŸŽ¶
Bersoraklah, hai alam semesta, 
Kau Rajaku!
Gereja bersyukur, bermadah, bermazmur;
di hati umatnya pujian menggema.
Bersoraklah, hai alam semesta, 
Kau Rajaku!




💠 BACAAN ALKITAB :
      📖  Lukas 20:45-47

45 Ketika semua orang banyak mendengarkan, Yesus berkata kepada murid-murid-Nya: 

46 "Waspadalah terhadap ahli-ahli Taurat yang suka berjalan-jalan memakai jubah panjang dan suka menerima penghormatan di pasar, yang suka duduk di tempat terdepan di rumah ibadat dan di tempat terhormat dalam perjamuan, 

47 yang menelan rumah janda-janda dan yang mengelabui mata orang dengan doa yang panjang-panjang. Mereka itu pasti akan menerima hukuman yang lebih berat." 


💠 RENUNGAN : 


HIDUPLAH SALEH DAN BENAR

Bukan dari penampilan atau pencitraan di depan umum, namun dari sikap hatilah Tuhan menilai kesalehan manusia. Memang orang cenderung menilai orang lain berdasarkan apa yang terlihat secara kasat mata. Sehingga sebagai akibat, tidak sedikit orang yang berdandan sedemikian rupa agar dirinya dipandang oleh orang lain sebagai pribadi yang saleh, walaupun kemungkinan kehidupan yang bersangkutan tidak demikian. Sebab sebenarnya kesalehan adalah cerminan dari ketaatan dan kasih orang kepada Tuhan. Oleh sebab itu kesalehan harus dinilai dari sikap hati dan bukan hanya berdasarkan penampilan lahiriah seseorang.

 

Ukuran dari kesalehan yang sebenarnya ini dikemukakan oleh Yesus dan dicatat di dalam Lukas 20. Di situ Ia memperingatkan para murid-Nya agar bersikap waspada terhadap para ahli Taurat. Ia menjelaskan bahwa para pemuka agama Yahudi ini "mengelabui mata orang dengan doa yang panjang-panjang." Padahal di saat yang sama mereka "menelan rumah janda-janda." Artinya secara lahiriah mereka nampak saleh, padahal kehidupan mereka yang sesungguhnya tidaklah demikian. Dengan demikian Yesus menegaskan bahwa Tuhan tidak mengukur kesalehan berdasarkan penampilan seseorang, namun dari sikap hati yang bersangkutan di hadapan-Nya.

 


PERTANYAAN UNTUK DIRENUNGKAN SECARA PRIBADI :

Sudah salehkah hidup Anda? Apa dasar dari penilaian Anda tersebut?
 

💠 SAAT TEDUH
Meneduhkan hati di hadapan Tuhan.
 

💠 MENYANYI :   NKB 204. 

🎶
Di dunia yang penuh cemar; 
antara sesamamu
hiduplah saleh dan benar. 
Nyatakan Yesus dalammu.

Ref.
Nyatakan Yesus dalammu, 
nyatakan Yesus dalammu;
sampaikan Firman 
dengan hati teguh, 
nyatakan Yesus dalammu.

🎶
Hidupmu kitab terbuka 
dibaca sesamamu;
apakah tiap pembacanya 
melihat Yesus dalammu?

Ref.
Nyatakan Yesus dalammu, 
nyatakan Yesus dalammu;
sampaikan Firman 
dengan hati teguh, 
nyatakan Yesus dalammu.


🎶
Hiduplah kini bagiNya, 
berjiwa tetap teguh;
bimbinglah orang tercela 
melihat Yesus dalammu.

Ref.
Nyatakan Yesus dalammu, 
nyatakan Yesus dalammu;
sampaikan Firman 
dengan hati teguh, 
nyatakan Yesus dalammu.

💠 BERDOA :
 
.........

Ya Tuhan, Tuhan yang Pengasih, kami menyadari bahwasanya acapkali kami ini lebih memperhatikan penampilan kami secara lahiriah dibandingkan keadaan batiniah dari hidup kami.

Bahkan tak jarang kami berupaya untuk menutupi keadaan hidup kami yang sebenarnya dengan perbuatan-perbuatan lahiriah yang sesungguhnya tidak sesuai dengan kondisi batiniah kami.

Tuhan, ampunilah kemunafikan kami dan baharuilah hati kami.

Bentuklah diri kami agar keadaan batiniah dan perbuatan kami secara lahiriah di dalam keadaan yang padu. Sebab hanya dengan demikian barulah hidup kami ini dapat menjadi saksi-Mu.


Tuhan, kami bersyukur untuk hari yang baru ini. Kami memohon, agar Engkau menuntun kami untuk hidup di dalam kebenaran-Mu. 

Jangan biarkan diri kami tersesat karena mengambil jalan kami sendiri yang bertentangan dengan firman-Mu. 

Bimbinglah diri kami agar semua keputusan yang kami ambil sesuai dengan kehendak-Mu. 

Tuhan, kami memohon akan penyertaan-Mu di sepanjang hari ini. Berkatilah semua yang kami kerjakan dengan keberhasilan. 

Jauhkanlah diri kami dari pencobaan dan lindungilah kami dari pada yang jahat. 

Ke dalam tangan-Mu dan di dalam nama Yesus Kristus, Tuhan dan Juruselamat kami, kami berdoa.

 ****

Bapa kami yang di sorga, Dikuduskanlah nama-Mu, datanglah Kerajaan-Mu, jadilah kehendak-Mu di bumi seperti di sorga. 

Berikanlah kami pada hari ini makanan kami yang secukupnya dan ampunilah kami akan kesalahan kami, seperti kami juga mengampuni orang yang bersalah kepada kami; dan janganlah membawa kami ke dalam pencobaan, tetapi lepaskanlah kami dari pada yang jahat. 

Karena Engkaulah yang empunya Kerajaan dan kuasa dan kemuliaan sampai selama-lamanya. 
Amin.