Rabu, 11 Agustus 2021

MEMASAK | AYAM REBUS ORIENTAL







RESEP AYAM REBUS ORIENTAL 
PEK CAM KE
(Chicken Hainan) 




BAHAN :
~ 1 ekor ayam, bersihkan
~ 3 siung bawang putih, geprek
~ 3 cm jahe, geprek
~ 3 daun bawang, potong2  5cm
~ Garam, kaldu jamur secukupnya
~ Air secukupnya

BAHAN UNTUK SIRAMAN AYAM :
√  3 siung bawang putih, cincang kasar
√  Minyak wijen secukupnya
√  Kecap asin secukupnya
√  Garam, penyedap jamur secukupnya
√  125 ml air kaldu rebusan ayam
√  Minyak utk menumis

UTK TABURAN DI ATAS AYAM:
~  bawang putih goreng



LANGKAH :
1. Masukkan bawang putih, jahe, daun bawang dan garam ke dalam perut ayam.

2. Didihkan air secukupnya lalu masukkan ayam, garam, penyedap jamur. 

3. Masak sampai ayam empuk, kemudian angkat tiriskan.. tunggu sampai dingin baru dipotong2 lalu tata dipiring.

Catatan : 
Sisa kuahnya bisa buat kaldu ayam,, tinggal dicemplungkan baso, wortel dan lainnya.
.
.
UNTUK SIRAMAN DI ATAS AYAM :

πŸ‘‰ Tumis bawang putih sampai kuning, angkat bawangnya (untuk nanti taburan di atas ayam) sisakan minyaknya,, kemudian masukkan air kaldu ayam,  minyak wijen dan kecap asin, garam penyedap secukupnya,, 

πŸ‘‰ kemudian masak sampai mendidih,, test rasa,, (rasanya : gurih2 sedikit asin).

Lalu angkat siramkan di atas ayam,,

taburkan bawang putih goreng



πŸ’ πŸ’ πŸ’ 

⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣

KUALITAS KEPEMIMPINAN | 1Timotius 5 | Mezbah Keluarga | 11 Agustus 2021





MEZBAH KELUARGA 
Rabu, 11 Agustus 2021
1Timotius 5
KUALITAS KEPEMIMPINAN




πŸ’  MEMBACA MAZMUR :
       πŸ“œ Mazmur 148:1, 12-13 (AYT)  

Haleluya! 
Pujilah TUHAN dari surga, 

PUJILAH DIA DI TEMPAT TINGGI! 

Pemuda-pemuda dan anak-anak dara, 

ORANG-ORANG TUA DAN ANAK-ANAK! 

Biarlah mereka memuji nama TUHAN, 

KARENA HANYA NAMA-NYA YANG DITINGGIKAN, KEMULIAAN-NYA MENGATASI BUMI DAN LANGIT. 



πŸ’  SAAT TEDUH
Meneduhkan, menenangkan, dan memusatkan hati kepada Tuhan.


πŸ’  MENYANYI :  KJ 286. (1-3)
BUMI DAN LANGIT, PUJILAH

🎢
Bumi dan langit, pujilah 
Yang Tinggi dan Kudus:
FirmanNya mahamulia 
dan jalanNya tentu.

🎢
Betapa kasih hikmatNya! 
Kendati kita aib:
Sang Adam Baru menjelma, 
Penolong yang ajaib.

🎢
O hikmat kasih! Dialah 
tak jatuh diserang:
di dalam darah-daging pun 
berjuang dan menang.

 



πŸ’  BACAAN ALKITAB :
       πŸ“– 1Timotius 5:1, 2
 
1 Janganlah engkau keras terhadap orang yang tua, melainkan tegorlah dia sebagai bapa. Tegorlah orang-orang muda sebagai saudaramu, 

2 perempuan-perempuan tua sebagai ibu dan perempuan-perempuan muda sebagai adikmu dengan penuh kemurnian. 



πŸ’  RENUNGAN : 


KUALITAS KEPEMIMPINAN

Kualitas seorang pemimpin tidak sekadar terlihat dari tingginya jabatan yang ia duduki, namun dari sikapnya terhadap orang lain. Memang dari cara seseorang bersikap kepada orang lain kita dapat mengukur kedewasaan diri yang bersangkutan. Orang yang masih berjiwa kekanak-kanakan tidak akan mempedulikan perasaan orang yang ia hadapi. Namun orang yang telah telah matang jiwanya akan tahu menghargai orang lain. Ia akan berbicara dengan sopan kepada siapapun yang sedang diajaknya berbicara. Sedangkan kedewasaan jiwa sangatlah menentukan kualitas kepemimpinan. Itu sebabnya dari sikap terhadap orang lain kita dapat mengukur kualitas kepemimpinan seseorang.

 


Sikap yang pantas terhadap orang lain itulah diajarkan Paulus kepada Timotius sebagaimana yang ia tulis di dalam 1Timotius 5. Di situ ia berkata agar Timotius menghargai orang-orang yang ia layani, termasuk ketika mereka melakukan kesalahan. Terhadap orang yang lebih tua daripada dirinya Timotius harus menegor mereka seperti kepada bapa atau ibunya sendiri. Terhadap orang yang masih muda, yaitu mereka yang sebaya dengan dirinya, Timotius harus menegornya seperti kepada saudaranya, atau kepada adiknya dengan penuh kemurnian. Dari sikap yang santun terhadap orang lain, bahkan kepada mereka yang berbuat kesalahan, itulah kualitas kepemimpinan seseorang akan terlihat.



PERTANYAAN UNTUK DIRENUNGKAN SECARA PRIBADI :

Sudahkah Anda bersikap dengan pantas terhadap orang lain? Apakah buktinya?


 
πŸ’  SAAT TEDUH
Meneduhkan hati di hadapan Tuhan.
 

πŸ’  MENYANYI :   KJ 415. (1, 2)
GEMBALA BAIK BERSULING NAN MERDU

🎢
Gembala baik, bersuling nan merdu,
membimbing aku pada air tenang
dan membaringkan aku berteduh
di padang rumput hijau berkenan.

Ref.
O, Gembalaku itu Tuhanku,
membuat aku tent'ram hening.
Mengalir dalam sungai kasihku
kuasa damai cerlang, bening.

🎢
Kepada domba haus dan lesu
Gembala baik memb'rikan air segar;
ke dalam hati haus dan sendu
dib'riNya air hidup yang benar.

Ref.
O, Gembalaku itu Tuhanku,
membuat aku tent'ram hening.
Mengalir dalam sungai kasihku
kuasa damai cerlang, bening.
 


πŸ’  BERDOA :
 .........

 ***

Ya Tuhan, Engkau Allah yang mulia namun telah rela merendahkan diri datang ke dunia menjadi sama dengan manusia. 

Di dalam keberadaan-Mu sebagai seorang manusia Engkau telah memperlakukan orang lain, yang sesungguhnya jauh lebih hina dan terbatas dibandingkan diri-Mu, dengan penuh hormat dan penghargaan. 

Dengan lemah lembut Engkau menolong mereka yang tak berdaya. Dengan penuh kemurnian Engkau menolong mereka yang berharap kepada-Mu. 

Tuham, ajarlah diri kami untuk hidup meneladani jejak-Mu supaya dengan demikian kami layak untuk disebut sebagai pengikut-Mu dan menjadi saksi-Mu.

 ***

Tuhan yang baik, kami bersyukur untuk hari yang baru yang Engkau sediakan bagi kami pada hari ini. 

Kami memohon kemurahan-Mu. Tolonglah diri kami dalam melaksanakan tanggung jawab yang harus kami kerjakan pada hari ini. 

Dengan anugerah-Mu mampukan diri kami untuk mencapai keberhasilan di dalam semua tugas kami. Tuntun dan sertailah diri kami, karena hanya dekat Engkau sajalah kami akan tenang. 

Dalam pengasihan-Mu ya Tuhan, kami memohon, jauhkan diri kami dari pencobaan dan lindungilah kami dari pada yang jahat. 

Jadikanlah diri kami saluran berkat-Mu bagi orang-orang yang ada di sekitar kami, dan pakailah hidup kami untuk memuliakan nama-Mu. 

Di dalam nama Yesus Kristus, Tuhan dan Raja kami, kami berdoa. 


 ***

Bapa kami yang di sorga, Dikuduskanlah nama-Mu, datanglah Kerajaan-Mu, jadilah kehendak-Mu di bumi seperti di sorga. Berikanlah kami pada hari ini makanan kami yang secukupnya dan ampunilah kami akan kesalahan kami, seperti kami juga mengampuni orang yang bersalah kepada kami; dan janganlah membawa kami ke dalam pencobaan, tetapi lepaskanlah kami dari pada yang jahat. Karena Engkaulah yang empunya Kerajaan dan kuasa dan kemuliaan sampai selama-lamanya. Amin. 
 

 

Selasa, 10 Agustus 2021

MEMASAK | RESEP SAYUR TIMUN SURI (2)





SAYUR TIMUN SURI TUMIS BIHUN TELUR EBI
 


BAHAN BAHAN :

1 buah Timun Suri kerok cuci bersih iris lidi
sesuai selera ebi

1 bgks bihun direndam Hingga empuk tiriskan

1 butir Putih telur

2 siung bawang putih di keprek

1 sdt garam

1 sdt gula

1 sdt merica bubuk

secukupnya Minyak untuk menggoreng

secukupnya Air



LANGKAH :

1) Panaskan minyak masukan bawang putih dan ebi TUMIS Hingga harum

2) Masukan timun Suri TUMIS sebentar masukan bihun tumbah garam merica gula dan sedikit air aduk rata rasa pas tutup kurang lebih 3 menit.

4) Rasakan sudah empuk matang, tambahkan putih telur aduk rata angkat.; Timun Suri TUMIS telur bihun ebi siap disantap.
 

MEMASAK | RESEP SAYUR TIMUN SURI (1)

SAYUR TIMUN SURI KUAH KUNING 
 
 

BAHAN- BAHAN : 
1 buah timun suri

3 btr cabe merah

2 siung bawang putih

5 siung bawang merah

Sedikit minyak

1 gelas air

1 bks masako ayam (penyedap apa saja)

Sedikit garam

3 btr kunyit (uk. Kecil)


LANGKAH : 
1) Timun suri di kupas kulit nya, lalu di belah buang biji nya, cuci bersih kemudian di potong kecil-kecil. Tiriskan; Kemudian cabe merah dan bawang putih+merah di iris, untuk kunyit di haluskan.

2) Panaskan wajan dan minyak, masukkan bumbu iris tadi, aduk sampai harum, lalu tambahkan air sambil di aduk sebentar.

3) Kemudian masukkan kunyit halus,aduk sampai mendidih (sampai kuah agak kental, masukkan timun suri nya, sambil di aduk tambahkan garam dan Masako atau penyedap rasa sesuai selera. Biarkan sampai timun matang. Ingat, Jangan terlalu lama dan api kompor juga gunakan api sedang. Timun jangan terlalu lembut ya. Juga sudah matikan kompor, sajikan dalam mangkuk. 

Terimakasih πŸ™πŸ™

PRIBADI YANG MENJADI TELADAN | Mezbah Keluarga | 10 Agustus 2021





MEZBAH KELUARGA 
Selasa, 10 Agustus 2021
1 Timotius 4
PRIBADI YANG MENJADI TELADAN



πŸ’  MEMBACA MAZMUR :
       πŸ“œ Mazmur 139:23, 24
 
Selidikilah aku, ya Allah, dan kenallah hatiku, 

UJILAH AKU DAN KENALLAH PIKIRAN-PIKIRANKU. 
 
lihatlah, apakah jalanku serong, 

DAN TUNTUNLAH AKU DI JALAN YANG KEKAL! 



πŸ’  SAAT TEDUH
Meneduhkan, menenangkan, dan memusatkan hati kepada Tuhan.


πŸ’  MENYANYI :  GB 55. (1, 2)
TABURKAN FIRMAN-MU, YA TUHAN

🎢
Taburkan firman-Mu, ya Tuhan,
semaikanlah di hatiku.
Siramilah dengan Roh Kudus,
bertumbuh dan semakin mekar.
Berikanlah kekuatan kepada anak-anak-Mu
menjadi kitab yang terbuka,
dibaca dan diteladani.


🎢
Firman-Mu pelita bagiku.
dan suluh bagi jalanku.
'Ku tidak takut kegelapan
sebab Engkaulah panduku.
Bahagialah orang
yang mendengarkan firman-Mu
menjaga dan melakukannya
di dalam s'luruh kehidupan.



πŸ’  BACAAN ALKITAB :
       πŸ“–  1 Timotius 4:12

Jangan seorang pun menganggap engkau rendah karena engkau muda. Jadilah teladan bagi orang-orang percaya, dalam perkataanmu, dalam tingkah lakumu, dalam kasihmu, dalam kesetiaanmu dan dalam kesucianmu. 


πŸ’  RENUNGAN : 




 PRIBADI YANG MENJADI TELADAN


Kedewasaan seseorang tidak dapat diukur dari usianya, namun dari sikap yang bersangkutan. Di dalam kenyataan tidak jarang orang yang walaupun sudah berusia lanjut tetapi masih juga bersifat kekanak-kanakan. Yang bersangkutan tidak hidup secara bertanggung jawab terhadap kepercayaan yang diberikan kepadanya. Sebaliknya tidak jarang pula orang yang masih berusia muda namun patut dipandang sebagai pribadi yang dewasa. Hal ini terlihat dari sikapnya dalam mengemban tugas yang diberikan kepadanya. Karena ia melaksanakan kewajibannya secara bertanggung jawab, itu sebabnya walaupun masih berusia muda ia sudah patut dinilai sebagai pribadi yang dewasa.

 



Kaitan antara kedewasaan dengan sikap bertanggung jawab ini ditegaskan oleh rasul Paulus di dalam 1Timotius 4. Kepada Timotius yang saat itu dipercaya untuk melayani jemaat di Efesus, rasul Paulus berpesan: "Jangan seorang pun menganggap engkau rendah karena engkau muda." Untuk itu Timotius harus mengembangkan sikap bertanggung jawab di dalam dirinya, yaitu dengan menjadi teladan di dalam perkataan, tingkah laku, kasih, kesetiaan dan kesucian. Hal ini menunjukkan bahwa dengan melaksanakan tugasnya, yaitu menjadi teladan bagi jemaat secara bertanggung jawab, maka orang akan menghargai Timotius yang masih muda dan memandangnya sebagai pribadi yang sudah dewasa.

 


PERTANYAAN UNTUK DIRENUNGKAN SECARA PRIBADI :

Sudahkah Anda menjadi teladan yang baik bagi orang-orang di sekitar Anda? Apakah buktinya?
 

πŸ’  SAAT TEDUH
Meneduhkan hati di hadapan Tuhan.
 

πŸ’  MENYANYI :   PKJ 288. (1-4)
INILAH RUMAH KAMI

🎢
Inilah rumah kami, 
rumah yang damai dan senang;
siapa yang menjamin? 
Tak lain, Tuhan sajalah.

Ref.
Alangkah baik dan indah,
jikalau Tuhan beserta;
sejahtera semua,
sekeluarga bahagia.


🎢
Betapalah mesranya, 
ayah dan ibu contohnya;
semua anak-anak 
ikut teladan tindaknya.

Ref.
Alangkah baik dan indah,
jikalau Tuhan beserta;
sejahtera semua,
sekeluarga bahagia.


🎢
Di dalam kesusahan 
kami berdoa tak segan;
pun dalam kesenangan 
ucapan syukur bergema.

Ref.
Alangkah baik dan indah,
jikalau Tuhan beserta;
sejahtera semua,
sekeluarga bahagia.


🎢
Buatlah rumah kami 
menjadi taman yang sejuk,
sehingga hidup kami 
berbau harum dan lembut.

Ref.
Alangkah baik dan indah,
jikalau Tuhan beserta;
sejahtera semua,
sekeluarga bahagia.


πŸ’  BERDOA :

........

***

Ya Tuhan, kami bersyukur karena Engkau adalah teladan dari hidup yang bertanggung jawab. Tidak pernah Engkau mengabaikan umat-Mu, dan tak pernah Engkau lalai di dalam memelihara ciptaan-Mu. 

Dengan penuh kasih setia Engkau menjaga diri kami serta mencukupkan semua yang kami perlukan bagi hidup kami. 

Ya Tuhan, tolonglah diri kami agar dapat bertumbuh semakin dewasa, yaitu dengan hidup semakin bertanggung jawab atas semua kepercayaan yang Engkau berikan pada kami. 

Supaya dengan demikian, maka hidup kami menyenangkan hati-Mu dan dapat menjadi saksi-Mu yang memuliakan nama-Mu.

 ***

Ya Tuhan, kami bersyukur untuk hari yang baru ini. Dan kami yakin bahwa sebagaimana di hari-hari yang lampau Engkau selalu menuntun dan menyertai diri kami, maka demikian pula hal yang sama akan kami alami pada hari ini. 

Bawalah diri kami di jalan-jalan-Mu dan tetapkanlah langkah-langkah kami sesuai dengan firman-Mu. 

Berikan kepada kami hati yang peka terhadap suara-Mu, dan sertailah diri kami dengan Roh-Mu yang memampukan kami untuk hidup melampaui keterbatasan kami.

Berkatilah semua yang kami kerjakan pada hari ini dengan keberhasilan. Di dalam nama Yesus Kristus, Tuhan dan Gembala kami, kami berdoa. 

 ***

Bapa kami yang di sorga, Dikuduskanlah nama-Mu, datanglah Kerajaan-Mu, jadilah kehendak-Mu di bumi seperti di sorga. Berikanlah kami pada hari ini makanan kami yang secukupnya dan ampunilah kami akan kesalahan kami, seperti kami juga mengampuni orang yang bersalah kepada kami; dan janganlah membawa kami ke dalam pencobaan, tetapi lepaskanlah kami dari pada yang jahat. Karena Engkaulah yang empunya Kerajaan dan kuasa dan kemuliaan sampai selama-lamanya. Amin. 
 

 

Senin, 09 Agustus 2021

KUMULAI DARI KELUARGAKU | 1Timotius 3 |Mezbah Keluarga | 9 Agustus 2021




MEZBAH KELUARGA 
Senin, 9 Agustus 2021
1Timotius 3
KUMULAI DARI KELUARGAKU



πŸ’  MEMBACA MAZMUR :
       πŸ“œ Mazmur 68:4

Tetapi orang-orang benar bersukacita, 

MEREKA BERIA-RIA DI HADAPAN ALLAH, BERGEMBIRA DAN BERSUKACITA. 

 
πŸ’  SAAT TEDUH
Meneduhkan, menenangkan, dan memusatkan hati kepada Tuhan.


πŸ’  MENYANYI :    GB 6. (1, 2)
BERNYANYILAH ORANG PERCAYA
(Wir Christen sind FrΓΆhlich auf Erden)

🎢
Bernyanyilah orang percaya,
bergemar dan gembira terus,
t’rang Kristus tetap bercahaya
di dalam berita kudus!

🎢
Kendati sering kita bimbang,
dalam hati kecilpun sedih.
Tetapi beban jadi ringan
di dalam cahaya salib.





πŸ’  BACAAN ALKITAB :
       πŸ“– 1Timotius 3:2, 4-5

2 Karena itu penilik jemaat haruslah seorang yang tak bercacat, suami dari satu isteri, dapat menahan diri, bijaksana, sopan, suka memberi tumpangan, cakap mengajar orang, 

4 seorang kepala keluarga yang baik, disegani dan dihormati oleh anak-anaknya. 

5 Jikalau seorang tidak tahu mengepalai keluarganya sendiri, bagaimanakah ia dapat mengurus Jemaat Allah? 



πŸ’  RENUNGAN : 



KUMULAI DARI KELUARGAKU


Orang yang sudah teruji dalam perkara yang terbatas barulah pantas untuk dipercaya dengan tanggung jawab yang lebih luas. Sebab bila seseorang tidak dapat diandalkan untuk hal-hal yang sederhana maka sesungguhnya ia tidak dapat diharapkan akan mengemban tanggung jawab yang lebih besar dengan benar. Oleh karena itu sebelum seseorang dipercaya dengan tanggung jawab yang besar sepatutnya ia terlebih dahulu diuji. Yaitu dengan melihat bagaimana sikap yang bersangkutan selama ini terhadap tanggung jawab yang lebih sederhana yang diembannya.

 


Pentingnya untuk menguji orang sebelum mempercayakan tanggung jawab yang besar ini dikemukakan rasul Paulus di dalam 1Timotius 3. Di situ Paulus menetapkan syarat dari orang-orang yang boleh diangkat dan ditetapkan untuk menjadi para pemimpin jemaat. Di antaranya, yaitu bahwa mereka haruslah orang yang telah terbukti mampu memimpin keluarganya sendiri dengan baik. Artinya bila seseorang ternyata tidak dapat diandalkan untuk tugas dalam lingkup yang terbatas, sebagai contoh yaitu keluarganya sendiri, maka tidak dapat diharapkan bahwa ia akan mengelola tugas yang lebih luas dengan benar.

 


PERTANYAAN UNTUK DIRENUNGKAN SECARA PRIBADI :

Sudahkah Anda hidup secara bertanggung jawab di dalam kehidupan Anda sehari-hari? Apakah buktinya?
 


πŸ’  SAAT TEDUH
Meneduhkan hati di hadapan Tuhan.
 

πŸ’  MENYANYI :   GB 69. (1-2)
KUMULAI DARI DIRI SENDIRI

🎢
Kumulai dari diri sendiri
untuk melakukan yang terbaik.
Kumulai dari diri sendiri,
hidup jujur dengan hikmat Tuhanku.

Tekadku Tuhan: 
mengikut-Mu selama hidupku,
berpegang teguh 
kepada iman dan percayaku.

Akan kumulai dari diriku
melakukan sikap yang benar.
Biar pun kecil dan sederhana,
Tuhan dapat membuat jadi besar.


🎢
Kumulai dari keluargaku
menjadi pelaku Firman-Mu.
S'lalu mendengar tuntunan Tuhan,
berserah pada rencana kasih-Mu.

Kadang-kadang lain
jawaban Tuhan atas doaku.
Kupegang teguh,
Tuhanku memberikan yang terbaik

 Kumulai dari keluargaku,
 hidup memancarkan kasih-Mu.
 Walau 'ku lemah dan tidak layak,
 kuasa Tuhan menguatkan diriku.





πŸ’  BERDOA :
 
Tuhan, kami berterima kasih karena Engkau telah mempercayakan banyak hal kepada diri kami. 

Kami menyadari bahwa sesungguhnya tubuh, kemampuan, waktu dan kesempatan yang ada pada kami adalah dari pada-Mu. Kepada-Mu kami harus mempertanggungjawabkan semuanya itu. 

Oleh sebab itu tolonglah diri kami dengan hikmat-Mu agar kami tidak menyia-nyiakan semua kepercayaan yang telah Engkau berikan kepada kami. Namun kami dapat mengelolanya sebagaimana seharusnya untuk memuliakan nama-Mu.

 ***

Ya Tuhan, kami bersyukur kepada-Mu untuk hari yang baru, yaitu hari ini. Sebab ini merupakan kesempatan yang Engkau berikan kepada kami. Melaluinya kami dapat melihat betapa besarnya kasih setia-Mu. 

Tuntunlah diri kami agar dapat mengisi kehidupan hari ini dengan keputusan-keputusan yang benar, dan tindakan-tindakan yang sesuai dengan firman-Mu. 

Berkatilah semua yang kami kerjakan pada hari ini. Jadikanlah kami saksi-Mu di manapun diri kami berada. 

Lindungilah kami dari pada yang jahat dan jangan biarkan kami terjerumus ke dalam pencobaan. Di dalam nama Yesus Kristus, Tuhan dan Penuntun hidup kami, kami berdoa. 

 ***

Bapa kami yang di sorga, Dikuduskanlah nama-Mu, datanglah Kerajaan-Mu, jadilah kehendak-Mu di bumi seperti di sorga. Berikanlah kami pada hari ini makanan kami yang secukupnya dan ampunilah kami akan kesalahan kami, seperti kami juga mengampuni orang yang bersalah kepada kami; dan janganlah membawa kami ke dalam pencobaan, tetapi lepaskanlah kami dari pada yang jahat. Karena Engkaulah yang empunya Kerajaan dan kuasa dan kemuliaan sampai selama-lamanya. Amin. 
 

 

Sabtu, 07 Agustus 2021

DOA MENGUBAH SEGALA SESUATU | Mezbah Keluarga Hari Minggu | 8 Agustus 2021




MEZBAH KELUARGA HARI MINGGU 
8 Agustus 2021



πŸ’  MEMBACA MAZMUR :
[Anak] :  πŸ“œ  Mazmur 72:18, 19


Terpujilah TUHAN, Allah Israel, 

YANG MELAKUKAN PERBUATAN YANG AJAIB SEORANG DIRI! 

Dan terpujilah kiranya nama-Nya yang mulia selama-lamanya, 

DAN KIRANYA KEMULIAAN-NYA MEMENUHI SELURUH BUMI. 

Amin, ya amin.

 


πŸ’  PEMBUKAAN :

[Papa] :  
Kita mulai Mezbah Keluarga Hari Minggu ini dengan keyakinan bahwa pertolongan kepada kita adalah dari Tuhan yang telah menjadikan langit dan bumi, yang selalu menjaga kesetiaan-Nya terhadap kita sampai selama-lamanya dan yang tiada pernah meninggalkan perbuatan tangan-Nya. ~ Kasih karunia dan damai sejahtera dari Allah, Bapa kita, dan dari Tuhan Yesus Kristus menyertai kamu. 
Amin.


πŸ’  MENYANYI :  KPPK 28. / KPRI 3 
MULIA (Majesty)

🎢
Mulia, sembah Raja mulia,
bagi Yesus s'gala hormat, sembah, puji;
Mulia, Tuhan Mahakuasa,
dari sorga terdengarlah kidung pujian.

Tinggikan dan muliakan Nama-Nya Yesus,
puji Dia dan sembah Dia Kristus Sang Raja.
Mulia, sembah Raja mulia,
Raja atas s'gala raja, termulialah!





πŸ’  BERDOA :

[Mama] :  
Ya Tuhan Kemuliaan, Allah yang kekal, Allah yang pengasih, dengan sukacita kami memuji-Mu.

Terima kasih untuk pagi hari ini, kami bersyukur untuk istirahat malam yang Engkau berikan, sehingga kami dapat bangun dalam kondisi bugar dan segar untuk merayakan Hari Minggu, Hari Tuhan.

Bersama dengan semua umat-Mu yang merayakan Ibadah Hari Minggu ini, 
kami menyembah-Mu Allah yang benar, 
Bapa, Anak dan Roh Kudus 


Ya Tuhan, ampunilah kami sebab kehidupan kami, sebagai pribadi, keluarga, maupun sebagai jemaat-Mu kami belum menjadi saksi kemuliaan-Mu secara sempurna. Luluhkanlah dosa dan kesedihan kami, lalu singkirkanlah keraguan kami, kemudian isi kami dengan cahaya kasih-Mu.

Oleh karena itu, ya Tuhan,  kami memohon terangilah hati dan pikiran kami dengan Kebenaran-Mu agar terbentuk di dalam kami suatu kesadaran Ilahi dan pengenalan akan Diri TUHAN, sehingga kami ini dimampukan untuk melakukan Kehendak-Mu.

Oleh pengasihan Yesus Kristus Juruselamat, 
kami berdoa. Amin.


πŸ’  MEMBACA ALKITAB :
[Anak ] :  πŸ“–   1Timotius 2:1-4

1 Pertama-tama aku menasihatkan: Naikkanlah permohonan, doa syafaat dan ucapan syukur untuk semua orang, 

2 untuk raja-raja dan untuk semua pembesar, agar kita dapat hidup tenang dan tenteram dalam segala kesalehan dan kehormatan. 

3 Itulah yang baik dan yang berkenan kepada Allah, Juruselamat kita, 

4 yang menghendaki supaya semua orang diselamatkan dan memperoleh pengetahuan akan kebenaran. 



πŸ’  RENUNGAN : 



 DOA MENGUBAH SEGALA SESUATU

Allah dalam anugerah-Nya memberi kesempatan kepada kita untuk mempengaruhi keadaan dunia melalui doa-doa kita. Sebagai seorang manusia yang terbatas tentu saja kemampuan kita untuk mempengaruhi keadaan sekitar kita juga sangat terbatas. Tetapi tidak demikian halnya dengan Allah. Ia adalah pribadi yang kuasa-Nya tidak terbatas. Sebagai Sang Penguasa alam semesta Ia mengatur jalannya sejarah dunia. Bukan itu saja, di dalam anugerah-Nya Ia memberi kesempatan kepada kita untuk terlibat dalam mengatur dunia bersama dengan diri-Nya melalui doa. Sebab dengan berdoa kepada-Nya kita dapat ikut mengubah dunia di sekitar kita.

 


Peranan yang sangat besar dari doa ini diutarakan rasul Paulus di dalam 1Timotius 2. Di situ ia menasihati Timotius agar berdoa syafaat untuk para raja dan semua pembesar agar supaya dengan demikian para pengikut Kristus "dapat hidup tenang dan tentram dalam segala kesalehan dan kehormatan." Berarti melalui doa Timotius dapat mempengaruhi hati para raja dan pembesar sehingga mereka akan mengeluarkan keputusan-keputusan yang memungkinkan para pengikut Kristus hidup di dalam keadaan yang sejahtera. Singkat kata, melalui doa kita dapat ikut mengatur jalannya sejarah dan mengubah dunia sekitar kita.




πŸ’  MENYANYI :   KJ 453. (1, 2)
YESUS KAWAN YANG SEJATI

🎢
Yesus Kawan yang sejati 
bagi kita yang lemah.
Tiap hal boleh dibawa 
dalam doa padaNya.
O, betapa kita susah 
dan percuma berlelah,
Bila kurang pasrah diri 
dalam doa padaNya.

🎢
Jika oleh pencobaan 
kacau-balau hidupmu,
jangan kau berputus asa; 
pada Tuhan berseru!
Yesus Kawan yang setia, 
tidak ada taranya.
Ia tahu kelemahanmu; 
naikkan doa padaNya!



✝️ PENGAKUAN IMAN RASULI

Aku percaya kepada Allah, Bapa yang Mahakuasa, Khalik langit dan bumi.

Dan kepada Yesus Kristus, Anak-Nya yang Tunggal, Tuhan kita.

Yang dikandung daripada Roh Kudus, lahir dari anak dara Maria.

Yang menderita sengsara di bawah pemerintahan Pontius Pilatus, disalibkan, mati dan dikuburkan, turun ke dalam kerajaan maut.

Pada hari yang ketiga bangkit pula dari antara orang mati.

Naik ke surga, duduk di sebelah kanan Allah, Bapa yang Mahakuasa, dan dari sana Ia akan datang untuk menghakimi orang yang hidup dan yang mati.

Aku percaya kepada Roh Kudus; gereja yang kudus dan am; persekutuan orang kudus; pengampunan dosa; kebangkitan tubuh; dan hidup yang kekal. 



πŸ’  BERDOA :

[Mama] : 
Ya Allah Pencipta langit dan bumi, Engkaulah penguasa dari semua yang ada. Engkau adalah pribadi yang berdaulat, kuasa-Mu tidak terbatas dan tidak pernah berubah untuk selama-lamanya. 

Engkau yang mengatur segala perkara dengan kuasa dan hikmat-Mu serta tidak ada rencana-Mu yang gagal. 

Kami bersyukur kalau kepada diri kami yang terbatas ini Engkau memberikan anugerah untuk menjadi rekan sekerja-Mu, yaitu ikut mengatur jalannya sejarah melalui doa dan syafaat kepada-Mu. 

Sekarang kami berdoa bagi masa depan bangsa kami serta memohon hikmat dan rasa takut kepada-Mu dalam diri para pemimpin negeri kami. Bawalah mereka untuk hidup menghormati diri-Mu.


[Anak] : 
Ya Tuhan, tolonglah diri kami dengan Roh Kudus-Mu agar kami mampu hidup sesuai dengan kehendak-Mu, dan menaati tuntunan firman-Mu. 

Sertailah kami di sepanjang hari ini dan berikanlah kepada kami hikmat yang menyanggupkan diri kami untuk membuat keputusan-keputusan yang benar. 

Berkatilah semua yang akan kami kerjakan pada hari ini dengan keberhasilan. Pakailah hidup kami untuk menjadi saluran kasih dan kuasa-Mu bagi orang-orang yang ada di sekitar kami.

Lindungilah kami dari pada yang jahat dan jauhkanlah kami dari pencobaan. Kepada-Mu kami berharap dan di dalam nama Yesus Kristus, Tuhan kami.


[Papa] :
Tuhan, Allah yang kekal,

Sekarang kami berdoa untuk saudara-saudari kami, kami berdoa untuk mereka yang dari tempat tidur perawatannya, telah berbagi dengan kami akan harapan dan kerinduan mereka untuk beroleh kesembuhan dan pemulihan.

Bersama- sama, kami sebagai saudara-saudari, bertaut hati dengan mereka dalam belas kasih, turut merasakan derita dan rasa sakit mereka. Namun kami juga berbagi harapan dan kerinduan yang sama untuk kesembuhan dan damai sejahtera mereka, oleh kehadiran Tuhan. 

Tuhan, pandanglah dengan pengampunan pada anak-anak-Mu. Hiburkan dan kuatkan mereka, dan dengan rahmat-Mu pulihkan mereka. 

Kami mohon ini dalam perantaraan Putra-Mu, hamba yang menderita, seorang yang mengalami kesakitan, yang tahu apa penderitaan itu, dan menanggung sendiri kelemahan kami serta memberi kami damai sejahtera pada hari ini.



[Semua] : 
Bapa kami yang di sorga, 
Dikuduskanlah nama-Mu, 
Datanglah Kerajaan-Mu, 
Jadilah kehendak-Mu di bumi seperti di sorga.

Berikanlah kami pada hari ini makanan kami yang secukupnya dan ampunilah kami akan kesalahan kami, seperti kami juga mengampuni orang yang bersalah kepada kami; dan janganlah membawa kami ke dalam pencobaan, tetapi lepaskanlah kami dari pada yang jahat. 

Karena Engkaulah yang empunya Kerajaan dan kuasa dan kemuliaan sampai selama-lamanya. 

Amin.