Selasa, 06 Desember 2022

MEZBAH KELUARGA 7 Desember 2022








✝️ 🌺 MEZBAH KELUARGA 🌺 ✝️
Rabu, 7  Desember 2022





🎡 MENYANYI :  KJ 249
Serikat Persaudaraan

1)
Serikat persaudaraan, 
berdirilah teguh!
Sempurnakan persatuan 
di dalam Tuhanmu.
Bersama-sama majulah, 
dikuatkan iman,
Berdamai, bersejahtera, 
dengan pengasihan.

3)
Dan masing-masing kamu pun 
dib'ri anugerah,
supaya kamu bertekun dan 
rajin bekerja.
Hendaklah hatimu rendah, 
tahu: Tuhan berpesan
Jemaat menurut firmanNya 
berkasih-kasihan.




πŸ™ DOA HARI INI : 

Ya TUHAN yang maha baik, kami bersyukur untuk pemeliharaan-Mu yang ajaib terhadap hidup kami. 

Sepanjang malam Engkau menjaga kami, dan pagi hari ini, Engkau juga   memberikan nafas hidup yang baru bagi kami. 

Ya TUHAN, mengawali hari ini kami menyerahkan hidup kami ke dalam tangan-Mu. 

Bimbinglah kami dengan Roh-Mu dan dengan firman-Mu agar kami mengerti kehendak-Mu.

Di dalam nama Yesus Kristus, Sang Juruselamat, yang kami sembah dan muliakan bersama dengan Bapa dan Roh Kudus, Allah yang Esa dan Kekal, sekarang dan selama-lamanya. Amin.




πŸ“– BACAAN ALKITAB : 


                     3 Yohanes 1:1-8 

1 Dari penatua kepada Gayus yang kekasih, yang kukasihi dalam kebenaran. 

2 Saudaraku yang kekasih, aku berdoa, semoga engkau baik-baik dan sehat-sehat saja dalam segala sesuatu, sama seperti jiwamu baik-baik saja.

3 Sebab aku sangat bersukacita, ketika beberapa saudara datang dan memberi kesaksian tentang hidupmu dalam kebenaran, sebab memang engkau hidup dalam kebenaran.

4 Bagiku tidak ada sukacita yang lebih besar dari pada mendengar, bahwa anak-anakku hidup dalam kebenaran. 

5 Saudaraku yang kekasih, engkau bertindak sebagai orang percaya, di mana engkau berbuat segala sesuatu untuk saudara-saudara, sekalipun mereka adalah orang-orang asing.

6 Mereka telah memberi kesaksian di hadapan jemaat tentang kasihmu. Baik benar perbuatanmu, jikalau engkau menolong mereka dalam perjalanan mereka, dengan suatu cara yang berkenan kepada Allah.

7 Sebab karena nama-Nya mereka telah berangkat dengan tidak menerima sesuatu pun dari orang-orang yang tidak mengenal Allah.

8 Kita wajib menerima orang-orang yang demikian, supaya kita boleh mengambil bagian dalam pekerjaan mereka untuk kebenaran.

     









🌺 RENUNGAN :

"... kepada Gayus yang kekasih,  ... aku sangat bersukacita, ... sebab memang engkau hidup dalam kebenaran."  
[3 Yohanes 1:1, 3]

"... marilah kita mengasihi bukan dengan perkataan atau dengan lidah, tetapi dengan perbuatan dan dalam kebenaran." [1 Yoh 3:18]
 



      GAYUS HIDUP DALAM KEBENARAN


Seluruh surat-surat Yohanes (1 sampai 3) itu bertemakan kebenaran. 

Nah, yang dimaksud dengan bertemakan kebenaran adalah tema yang bersifat menyeluruh yang meliputi dimensi vertikal dari iman dan dimensi horizontal dari iman.

Vertikal adalah keyakinan pada kebenaran Yesus Kristus, kasih kepada Tuhan. Lalu yang horizontal adalah kasih kepada sesama saudara atau sesama manusia. 

Kedua dimensi ini harus nampak dalam kehidupan sebuah jemaat. 



Penulis surat Yohanes sangat bersukacita tentang Gayus dan memujinya karena ia hidup dalam kebenaran. Gayus telah melaksanakan hidup dalam kebenaran itu secara menyeluruh, secara holistik.


Dan dalam suratnya ini penulis menggarisbawahi, bahwa ada dua hal yang penting, yaitu :
1. Tindakan kasih kepada sesama merupakan penyataan diri orang percaya;

2. Turut terlibat dalam pekerjaan pelayanan dengan menopang para penginjil yang melayani di antara jemaat.



Mengawali hari ini, marilah  menyatakan kasih kita kepada Tuhan dengan melakukan perbuatan kasih bagi sesama sebagai wujud ekspresi diri sebagai pengikut Tuhan, dan mendoakan selalu para pelayan Tuhan dan pekerjaan pelayanan sebagai bentuk dukungan kita. 

✝️ ✝️ ✝️


🎡 MENYANYI :   KJ 462
Tolong Aku, Tuhan

1)
Tolong aku, Tuhan, bimbing tanganku,
jangan sia-sia karya hidupku.

2)
Ajar aku, Tuhan, rajin bekerja,
menunaikan tugas dalam dunia.

3)
Ajar 'ku mengatur maksud hidupku,
jangan mementingkan hanya diriku.


πŸ™ BERDOA :

Ya TUHAN, kami bersyukur  akan firman-Mu yang mengingatkan kami,  ........



Ya TUHAN, kami mohon, ......

..................
..................


Ya TUHAN, dalam pengasihan-Mu kami mohon,,,

          DENGARKANLAH DOA KAMI

yang kami sampaikan dalam nama YESUS KRISTUS Penyelamat kami yang mengajarkan kami berdoa bersama :

Bapa kami yang di sorga, 
Dikuduskanlah nama-Mu, 
Datanglah Kerajaan-Mu, 
Jadilah kehendak-Mu di bumi seperti di sorga.

Berikanlah kami pada hari ini makanan kami yang secukupnya dan ampunilah kami akan kesalahan kami, seperti kami juga mengampuni orang yang bersalah kepada kami; dan janganlah membawa kami ke dalam pencobaan, tetapi lepaskanlah kami dari pada yang jahat. 

Karena Engkaulah yang empunya Kerajaan dan kuasa dan kemuliaan sampai selama-lamanya. 

Amin.

Senin, 05 Desember 2022

🌺 MEZBAH KELUARGA🌺 5 ~ 12 ~ 2022







✝️ 🌺 MEZBAH KELUARGA 🌺 ✝️
Senin, 5  Desember 2022





🎡 MENYANYI :  PKJ 14
Kunyanyikan Kasih Setia Tuhan

1)
Kunyanyikan kasih setia Tuhan 
selamanya, selamanya.
Kunyanyikan kasih setia Tuhan 
selamanya,
kunyanyikan s’lamanya.

Kututurkan tak jemu 
kasih setiaMu, Tuhan; 
kututurkan tak jemu
kasih setiaMu turun temurun.

Kunyanyikan kasih setia Tuhan 
selamanya, selamanya.
Kunyanyikan kasih setia Tuhan 
selamanya,
kunyanyikan s’lamanya.
 





πŸ™ DOA HARI INI

Ya TUHAN yang maha baik, kami bersyukur untuk pemeliharaan-Mu yang ajaib terhadap hidup kami. 

Sepanjang malam Engkau menjaga kami, dan pagi hari ini, Engkau  memberikan nafas hidup yang baru bagi kami. 

Ya TUHAN, mengawali hari ini kami menyerahkan hidup kami ke dalam tangan-Mu. 

Bimbinglah kami dengan Roh-Mu dan dengan firman-Mu agar kami mengerti kehendak-Mu.

Di dalam nama Yesus Kristus, Sang Juruselamat, yang kami sembah dan muliakan bersama dengan Bapa dan Roh Kudus, Allah yang Esa dan Kekal, sekarang dan selama-lamanya. Amin.




πŸ“– BACAAN ALKITAB

            Yohanes 1:5-10 (TB)  

5 Dan sekarang aku minta kepadamu, Ibu — bukan seolah-olah aku menuliskan perintah baru bagimu, tetapi menurut perintah yang sudah ada pada kita dari mulanya — supaya kita saling mengasihi. 

6 Dan inilah kasih itu, yaitu bahwa kita harus hidup menurut perintah-Nya. Dan inilah perintah itu, yaitu bahwa kamu harus hidup di dalam kasih, sebagaimana telah kamu dengar dari mulanya.

7 Sebab banyak penyesat telah muncul dan pergi ke seluruh dunia, yang tidak mengaku, bahwa Yesus Kristus telah datang sebagai manusia. Itu adalah si penyesat dan antikristus.

8 Waspadalah, supaya kamu jangan kehilangan apa yang telah kami kerjakan itu, tetapi supaya kamu mendapat upahmu sepenuhnya.

9 Setiap orang yang tidak tinggal di dalam ajaran Kristus, tetapi yang melangkah keluar dari situ, tidak memiliki Allah. Barangsiapa tinggal di dalam ajaran itu, ia memiliki Bapa maupun Anak.

10 Jikalau seorang datang kepadamu dan ia tidak membawa ajaran ini, janganlah kamu menerima dia di dalam rumahmu dan janganlah memberi salam kepadanya.


     









🌺 RENUNGAN :

Dan inilah kasih itu, yaitu bahwa kita harus hidup menurut perintah-Nya. Dan inilah perintah itu, yaitu bahwa kamu harus hidup di dalam kasih, ...  (2 Yoh.1:6)
 


        PERINTAH UNTUK MENGASIHI


Gagasan yang terungkap dalam surat Yohanes yang kedua ini, yaitu : bahwa nilai hidup manusia yang terdalam: setiap anak Allah (umat Kristen) adalah  MENGASIHI sebagaimana Allah telah mengasihi kita.

Kita diberikan petintah, yaitu perintah untuk saling mengasihi. Perintah ini adalah perintah lama, tapi juga perintah baru. 

Perintah Lama, sebab sudah ada sejak Perjanjian Lama (Im. 19:18). 

Perintah Baru karena Yesus telah  menjelaskannya secara radikal (Yoh. 13:34-35). 

Di dalam kekristenan, kasih tidak hanya diekspresikan dengan menunjukkan sikap hormat saja; kasih juga dinyatakan melalui pengorbanan dan pelayanan (Yoh. 15:13).


Kita bisa menjangkau siapa saja termasuk musuh. KASIH akan menjadi senjata utama untuk menyatukan dan menjadi identitas yang paling nyata dari komunitas Kristen. 


Kasih menjadi lampu yang memimpin kita untuk berjalan di dalam terang karena kita tidak bisa bertumbuh secara spiritual ketika kita membenci orang lain. 


Relasi kita dengan Tuhan akan menghasilkan relasi yang baik dengan sesama. 

Marilah kita mengasihi Tuhan dengan melakukan perintah-Nya, "Kasihilah sesamamu!" 




🎡 MENYANYI :  PKJ 212
Ya Allah, KasihMu Besar

1)
Ya Allah, kasihMu besar,
lebih besar dari segala,
tiada terduga dalamnya,
tiada terjangkau luasnya.

Ya Yesus, kasihMu besar,
lebih besar dari segala.
Hidup kekal Engkau beri
dan aku hidup berseri!

Dalam doa aku bersyukur
atas limpah kasihMu.
Ajar aku mengasihiMu
dan sesama manusia.


πŸ™ BERDOA :

Ya TUHAN, kami bersyukur  akan firman-Mu yang mengingatkan kami,  ........



Ya TUHAN, kami mohon, ......

..................
..................


Ya TUHAN, dalam pengasihan-Mu kami mohon,,,

DENGARLAH DOA KAMI

yang kami sampaikan dalam nama YESUS KRISTUS Penyelamat kami yang mengajarkan kami berdoa bersama :

Bapa kami yang di sorga, 
Dikuduskanlah nama-Mu, 
Datanglah Kerajaan-Mu, 
Jadilah kehendak-Mu di bumi seperti di sorga.

Berikanlah kami pada hari ini makanan kami yang secukupnya dan ampunilah kami akan kesalahan kami, seperti kami juga mengampuni orang yang bersalah kepada kami; dan janganlah membawa kami ke dalam pencobaan, tetapi lepaskanlah kami dari pada yang jahat. 

Karena Engkaulah yang empunya Kerajaan dan kuasa dan kemuliaan sampai selama-lamanya. 

Amin.

Jumat, 02 Desember 2022

🌺 MEZBAH KELUARGA🌺 3 ~ 12 ~ 2022








✝️ 🌺 MEZBAH KELUARGA 🌺 ✝️
Sabtu, 3  Desember 2022





🎡 MENYANYI :  GB 6 
BERNYANYILAH ORANG PERCAYA

1)
Bernyanyilah orang percaya,
bergemar dan gembira terus,
t’rang Kristus tetap bercahaya
di dalam berita kudus!


4)
Berbakti dengan bersedia
kita ikut cahaya terang,
penuh bersyukur pada Dia
yang oleh salib-Nya menang.







πŸ™ DOA HARI INI

Ya TUHAN yang maha baik, kami bersyukur untuk pemeliharaan-Mu yang ajaib terhadap hidup kami. 

Sepanjang malam Engkau menjaga kami, dan pagi hari ini, Engkau juga   memberikan nafas hidup yang baru bagi kami. 

Ya TUHAN, mengawali hari ini kami menyerahkan hidup kami ke dalam tangan-Mu. 

Bimbinglah kami dengan Roh-Mu dan dengan firman-Mu agar kami mengerti kehendak-Mu.

Di dalam nama Yesus Kristus, Sang Juruselamat, yang kami sembah dan muliakan bersama dengan Bapa dan Roh Kudus, Allah yang Esa dan Kekal, sekarang dan selama-lamanya. Amin.






πŸ“– BACAAN ALKITAB


                  Galatia 6:14-18 (TB)  

14 Tetapi aku sekali-kali tidak mau bermegah, selain dalam salib Tuhan kita Yesus Kristus, sebab olehnya dunia telah disalibkan bagiku dan aku bagi dunia.

15 Sebab bersunat atau tidak bersunat tidak ada artinya, tetapi menjadi ciptaan baru, itulah yang ada artinya. 

16 Dan semua orang, yang memberi dirinya dipimpin oleh patokan ini, turunlah kiranya damai sejahtera dan rahmat atas mereka dan atas Israel milik Allah.

17 Selanjutnya janganlah ada orang yang menyusahkan aku, karena pada tubuhku ada tanda-tanda milik Yesus. 

18 Kasih karunia Tuhan kita Yesus Kristus menyertai roh kamu, saudara-saudara! Amin. 

     









🌺 RENUNGAN :



                    Galatia 6 : 11 – 18


“Sebab bersunat atau tidak bersunat tidak ada artinya, tetapi menjadi ciptaan baru itu lah yang ada artinya” (ay.15)


Para ahli Taurat dan orang Yahudi sangat suka menonjolkan diri secara lahirilah, termasuk dalam hal hidup keagamaan. Menganggap diri saleh dan suci karena menaati segala ketentuan Taurat. Dan karena itu, berusaha memaksa orang lain untuk menaati hukum Taurat. 

Di bagian akhir dari suratnya, Paulus mengatakan kepada jemaat Galatia pendapatnya tentang orang-orang Yahudi. 

Pertama, mereka memaksa orang untuk melakukan hukum Taurat karena tidak ingin dianiaya oleh Salib Kristus. 

Kedua, mereka pun tidak memelihara hukum Taurat. Mereka memaksa orang melakukan hukum Taurat agar mereka bisa bermegah dan bangga telah berhasil memaksa orang lain.

Paulus menjelaskan bahwa ia tidak ingin seperti orang-orang Yahudi. Ia sekali-kali tidak mau bermegah atas hal-hal lahiriah. Ia hanya mau bermegah dalam salib Kristus. 

Yesus Kristus telah mati di salib sehingga semua orang percaya menjadi ciptaan baru. 

Hal-hal lahiriah seperti sunat atau pun tidak bersunat, tidak harus dimasalahkan. Karena tidak ada artinya. 

Lebih penting dan bermakna adalah iman kepada Kristus yang menjadikan kita ciptaan baru. Sebab sunat tidak menyelamatkan. Meskipun di kalangan orang Yahudi sunat adalah suatu kewajiban yang harus dilakukan jika mau selamat. 

Keselamatan yang diperoleh setiap orang bukan dari usaha diri tetapi merupakan anugerah Tuhan oleh peristiwa salib. 


Mereka yang telah diselamatkan dan hidup sebagai ciptaan baru akan mengalami sukacita, rahmat dan damai sejahtera dari Tuhan dalam kehidupannya. Dan mereka pun akan hadir sebagai saluran berkat Tuhan bagi sekeliling. Itulah tanda dan ciri manusia baru yang dibaharui lewat keselamatan yang Tuhan Yesus anugerahkan pada mereka.



Mari bersyukur kepada Tuhan atas keselamatan oleh pengorbanan Kristus yang membawa kita menjadi Ciptaan Baru.

Marilah kita menghidupi hari ini dengan mewujudkan Citra Diri kita sebagai Ciptaan Baru dengan mengisi hari ini melalui hidup dan karya yang berkenan kepada-Nya. Sehingga segala peran hidup kita akan menjadi berkat bagi orang lain di sekeliling kita.

✝️ ✝️ ✝️








🎡 MENYANYI :  GB 50
PERUBAHAN AJAIB

1)
Perubahan ajaib terjadi padaku,
ketika kasih Yesus masuk di hatiku.
Api Roh-Nya yang Kudus 
murnikan jiwaku,
hingga hidupku yang lama 
kini jadi baru.

Hidupku yang sekarang 
bukan lagi milikku,
tetapi milik Kristus 
yang mengubah hidupku.
Aku ingin selalu tetap di jalan-Nya
dan menjadi saksi Kristus 
kini dan s'lamanya.

2)
Hati tulus dan jujur, juga lemah lembut
setia, murah hati, bawa sukacita,
rendah hati dan ramah 
terhadap orang lain
itu sikap nyata dari perubahan ajaib

Hidupku yang sekarang 
bukan lagi milikku,
tetapi milik Kristus 
yang mengubah hidupku.
Aku ingin selalu tetap di jalan-Nya
dan menjadi saksi Kristus 
kini dan s'lamanya.


πŸ™ BERDOA :

Ya TUHAN, 
kami bersyukur akan firman-Mu yang mengingatkan kepada kami,  bahwa oleh keselamatan dalam Kristus, kami ini telah  Engkau jadikan sebagai Ciptaan Baru.


Ya TUHAN, 
tolonglah kami mengisi hidup hari ini dengan mewujudkan Ciptaan Baru  melalui karya-karya yang berkenan bagi-Mu, sehinggga hidup kami ini dapat menjadi berkat bagi orang lain di sekeliling kami.

🌺
Ya TUHAN, 
Engkaulah perlindungan yang aman bagi hidup kami. _ Di dalam naungan-Mu saja, kami mengalami damai sejahtera. 

Ya TUHAN, 
Kasih setia-Mu selalu mencukupkan segala yang kami perlukan dalam hidup kami baik di masa kini maupun di masa yang akan datang.

Karena itu, kami mohon, ........... 
..................
..................


Ya TUHAN, 
dalam pengasihan-Mu kami mohon,,,

        DENGARKANLAH DOA KAMI

yang kami sampaikan dalam nama YESUS KRISTUS, Sang Penyelamat kami, yang telah mengajarkan kami berdoa bersama :

Bapa kami yang di sorga, 
Dikuduskanlah nama-Mu, 
Datanglah Kerajaan-Mu, 
Jadilah kehendak-Mu di bumi seperti di sorga.

Berikanlah kami pada hari ini makanan kami yang secukupnya dan ampunilah kami akan kesalahan kami, seperti kami juga mengampuni orang yang bersalah kepada kami; dan janganlah membawa kami ke dalam pencobaan, tetapi lepaskanlah kami dari pada yang jahat. 

Karena Engkaulah yang empunya Kerajaan dan kuasa dan kemuliaan sampai selama-lamanya. 

Amin.

🌺 MEZBAH KELUARGA🌺 02 12 2022







✝️ 🌺 MEZBAH KELUARGA 🌺 ✝️
Jumat, 2  Desember 2022





🎡 MENYANYI :  PKJ 14
Kunyanyikan Kasih Setia Tuhan

1)
Kunyanyikan kasih setia Tuhan 
selamanya, selamanya.
Kunyanyikan kasih setia Tuhan 
selamanya,
kunyanyikan s’lamanya.

Kututurkan tak jemu 
kasih setiaMu, Tuhan; 
kututurkan tak jemu
kasih setiaMu turun temurun.

Kunyanyikan kasih setia T7uhan 
selamanya, selamanya.
Kunyanyikan kasih setia Tuhan 
selamanya,
kunyanyikan s’lamanya.





πŸ™ BERDOA
Ya TUHAN yang maha baik, 
kami bersyukur untuk pemeliharaan-Mu yang ajaib terhadap hidup kami. 

Saat kami bangun dari tidur malam kami, Engkau pun memberikan nafas hidup bagi kami, agar kami dapat menikmati hari baru pemberian-Mu ini.

Karena itu Ya TUHAN, bimbinglah kami dengan Roh-Mu dan dengan firman-Mu sehingga kami dapat mengerti kehendak-Mu. Amin.





πŸ“– BACAAN ALKITAB


                  Galatia 6:1-8 (TB)  

1 Saudara-saudara, kalaupun seorang kedapatan melakukan suatu pelanggaran, maka kamu yang rohani, harus memimpin orang itu ke jalan yang benar dalam roh lemah lembut, sambil menjaga dirimu sendiri, supaya kamu juga jangan kena pencobaan. 

2 Bertolong-tolonganlah menanggung bebanmu! Demikianlah kamu memenuhi hukum Kristus. 

3 Sebab kalau seorang menyangka, bahwa ia berarti, padahal ia sama sekali tidak berarti, ia menipu dirinya sendiri.

4 Baiklah tiap-tiap orang menguji pekerjaannya sendiri; maka ia boleh bermegah melihat keadaannya sendiri dan bukan melihat keadaan orang lain.

5 Sebab tiap-tiap orang akan memikul tanggungannya sendiri. 

6 Dan baiklah dia, yang menerima pengajaran dalam Firman, membagi segala sesuatu yang ada padanya dengan orang yang memberikan pengajaran itu.

7 Jangan sesat! Allah tidak membiarkan diri-Nya dipermainkan. Karena apa yang ditabur orang, itu juga yang akan dituainya.

8 Sebab barangsiapa menabur dalam dagingnya, ia akan menuai kebinasaan dari dagingnya, tetapi barangsiapa menabur dalam Roh, ia akan menuai hidup yang kekal dari Roh itu.










🌺 RENUNGAN :



      DUA PRINSIP MEWUJUDKAN KASIH




Santo Agustinus, seorang Bapa Gereja, pernah ditanya tentang: “Apa sih Kasih itu? Bagaimana bentuk dan rupa Kasih itu?”.

Santo Agustinus kemudian menjawab pertanyaan itu begini:

Kasih memiliki tangan untuk menolong orang lain, 

Kasih memiliki kaki untuk menghampiri mereka yang miskin, 

Kasih memiliki mata untuk melihat kebutuhan-kebutuhan orang lain, 

Kasih memiliki telinga untuk mendengar rintihan mereka yang menderita.


Sederhana, tepat sasaran! 
Apa itu perwujudan kasih? 
Kasih itu punya tangan, kaki, mata dan telinga yang bukan hanya bisa kita gunakan untuk diri kita sendiri saja, melainkan bisa juga kita gunakan untuk menjangkau mereka yang lain yang ada disekitar kita.


Kasih bukan hanya ‘melihat ke dalam’ tapi juga ‘melihat keluar’.


Namun sayangnya, wujud kasih itu seringkali tidak seimbang. Rasanya banyak orang yang lebih mudah mewujudkan kasih itu untuk hidupnya sendiri, dan ketika ada orang-orang diluar diri mereka membutuhkan perwujudan nyata dari kasih itu, hmmmm ... ....
di sini sulitnya.


🌺
Perikop Bacaan Alkitab kita hari ini berbicara mengenai bagaimana kita bisa menyeimbangkan Hukum Kristus itu. Bukan hanya untuk diri kita sendiri, melainkan juga menjangkau orang-orang lain yang ada disekitar kita.


I. PRINSIP RODA

                       Galatia 6:1-3
1 Saudara-saudara, kalaupun seorang kedapatan melakukan suatu pelanggaran, maka kamu yang rohani, harus memimpin orang itu ke jalan yang benar dalam roh lemah lembut, sambil menjaga dirimu sendiri, supaya kamu juga jangan kena pencobaan. 

2 Bertolong-tolonganlah menanggung bebanmu! Demikianlah kamu memenuhi hukum Kristus. 

3 Sebab kalau seorang menyangka, bahwa ia berarti, padahal ia sama sekali tidak berarti, ia menipu dirinya sendiri.



Apa yang mereka alami sekarang (pergumulan, kesusahan, jatuh dalam dosa), hal itu nyata-nyatanya bisa juga terjadi dalam hidup kita.



Beberapa orang berkata, “Hidup itu bagai roda, kadang di bawah, tapi ada saatnya juga ada di atas.”


Perhatikan ayat 3, ini menarik,,  masalah utamanya adalah KESOMBONGAN DIRI. 

Sepuluh tahun ‘hidup di atas’ jadinya sombong. Tapi kita ‘tidak tahu sama sekali bahwa yang 10 tahun itu bisa saja berubah seketika dalam hitungan detik.








II.  PRINSIP TABUR - TUAI


                     Galatia 6:7-8
7 Jangan sesat! Allah tidak membiarkan diri-Nya dipermainkan. Karena apa yang ditabur orang, itu juga yang akan dituainya. 

8 Sebab barangsiapa menabur dalam dagingnya, ia akan menuai kebinasaan dari dagingnya, tetapi barangsiapa menabur dalam Roh, ia akan menuai hidup yang kekal dari Roh itu.


Apa yang kita tabur hari ini dalam menghadapi pergumulan-pergumulan kita? Kita akan menuai apa yang telah kita tabur itu.


Ada satu cerita tentang seorang guru yang tiba-tiba di maki-maki habis oleh seorang ibu dari muridnya. Sebelum sempat guru itu marah balik, dia bertanya pada dirinya sendiri dalam hati: “Si ibu ini maki-maki saya sekarang itu ‘dia yang sedang menabur’ atau ‘saya nih yang sedang menuai?”


Cepat atau lambat kita akan menuai apa yang kita tabur. Oleh sebab itu, Firman Tuhan menutup perikop kita hari ini dengan ajakan untuk tetap menaburkan apa yang baik, sehingga di kemudian hari, yang kita tuai adalah yang baik juga.



RENUNGKAN :
Bentuk Kasih macam apa yang bisa kita tunjukkan kepada orang-orang yang ada disekitar kita? 

Adakah dalam keseharian hidup kita itu kita menjumpai pengalaman pengalaman dengan Prinsip Roda atau Prinsip Tabur Tuai ? 

✝️ ✝️ ✝️












🎡 MENYANYI :    PKJ 212
Ya Allah, KasihMu Besar

1)
Ya Allah, kasihMu besar,
lebih besar dari segala,
tiada terduga dalamnya,
tiada terjangkau luasnya.

Ya Yesus, kasihMu besar,
lebih besar dari segala.
Hidup kekal Engkau beri
dan aku hidup berseri!

Dalam doa aku bersyukur
atas limpah kasihMu.
Ajar aku mengasihiMu
dan sesama manusia.






πŸ™ BERDOA :

Ya TUHAN, kami bersyukur  akan firman-Mu yang mengingatkan kami,  .....

Ya TUHAN, kami mohon, ......

..................
..................


Ya TUHAN, dalam pengasihan-Mu kami mohon,,,

DENGARLAH DOA KAMI

yang kami sampaikan dalam nama YESUS KRISTUS Penyelamat kami yang mengajarkan kami berdoa bersama :

Bapa kami yang di sorga, 
Dikuduskanlah nama-Mu, 
Datanglah Kerajaan-Mu, 
Jadilah kehendak-Mu di bumi seperti di sorga.

Berikanlah kami pada hari ini makanan kami yang secukupnya dan ampunilah kami akan kesalahan kami, seperti kami juga mengampuni orang yang bersalah kepada kami; dan janganlah membawa kami ke dalam pencobaan, tetapi lepaskanlah kami dari pada yang jahat. 

Karena Engkaulah yang empunya Kerajaan dan kuasa dan kemuliaan sampai selama-lamanya. 

Amin.

Rabu, 30 November 2022

MEZBAH KELUARGA🌺 01 12 2022







✝️ 🌺 MEZBAH KELUARGA 🌺 ✝️
Kamis, 1  Desember 2022





🎡 MENYANYI :  KJ 81
O, Datanglah, Imanuel

1)
O, datanglah, Imanuel, 
tebus umatMu Israel
yang dalam berkeluh kesah 
menantikan Penolongnya.
Bersoraklah, hai Israel, 
menyambut Sang Imanuel!




πŸ™ BERDOA

Ya TUHAN, Engkau baik bagi hidup kami,, 
dengan sejahtera-Mu Engkau telah melindungi dan menaungi hidup kami  di sepanjang malam yang telah lewat. 
Dan karena itu, kami bersyukur kepada-Mu.

Kami juga berterima kasih untuk hari yang baru yang Engkau berikan kepada kami pada pagi ini. 

Ya Tuhan, dengan mempercayai bahwa kasih setia-Mu tidak pernah berkesudahan, maka kami mau mengawali hari ini dengan menaruhkan hidup kami ke dalam tangan-Mu.

Bimbinglah kami dengan Roh-Mu dan firman-Mu agar kami mengerti kehendak-Mu.

Di dalam nama Yesus Kristus Sang Firman Hidup, kami mohon, bersabdalah ya TUHAN, kami mendengarkan.
Amin




πŸ“– BACAAN ALKITAB



          Galatia 5:13-14, 16, 19-23, 25 

13 Saudara-saudara, memang kamu telah dipanggil untuk merdeka. Tetapi janganlah kamu mempergunakan kemerdekaan itu sebagai kesempatan untuk kehidupan dalam dosa, melainkan layanilah seorang akan yang lain oleh kasih.

14 Sebab seluruh hukum Taurat tercakup dalam satu firman ini, yaitu: "Kasihilah sesamamu manusia seperti dirimu sendiri!" 

16 Maksudku ialah: hiduplah oleh Roh, maka kamu tidak akan menuruti keinginan daging. 

19 Perbuatan daging telah nyata, yaitu: percabulan, kecemaran, hawa nafsu, 

20 penyembahan berhala, sihir, perseteruan, perselisihan, iri hati, amarah, kepentingan diri sendiri, percideraan, roh pemecah,

21 kedengkian, kemabukan, pesta pora dan sebagainya. Terhadap semuanya itu kuperingatkan kamu — seperti yang telah kubuat dahulu — bahwa barangsiapa melakukan hal-hal yang demikian, ia tidak akan mendapat bagian dalam Kerajaan Allah. 


22 Tetapi buah Roh ialah: kasih, sukacita, damai sejahtera, kesabaran, kemurahan, kebaikan, kesetiaan, 

23 kelemahlembutan, penguasaan diri. Tidak ada hukum yang menentang hal-hal itu.

25 Jikalau kita hidup oleh Roh, baiklah hidup kita juga dipimpin oleh Roh, 
     









🌺 RENUNGAN :



 HIDUP YANG DIPIMPIN OLEH ROH KUDUS



Tanaman yang dirawat dan dipelihara dengan baik akan menghasilkan buah yang baik juga. 

Prinsip yang sama ini juga berlaku pada kehidupan rohani kita. Ketika kita menjaga kehidupan rohani dengan benar, maka kehidupan rohani kita pun akan berbuah. Buah yang dihasilkannya pun akan menyenangkan Allah dan manusia.



Pada perikop hari ini, Paulus menjelaskan ajaran penting ini. Ia menegur jemaat Galatia agar mereka tidak lagi hidup dalam hawa nafsu kedagingan. Paulus menuntut agar mereka hidup di bawah pimpinan Roh Kudus. Sebab ketika hidup dalam kedagingan, maka jemaat Galatia hanya akan menghasilkan berbagai perbuatan dosa yang tidak berkenan kepada Allah. Namun, jika mereka mau hidup dipimpin oleh Roh, maka hidup mereka akan menghasilkan buah Roh (22-23).




Ketika jemaat Galatia memilih hidup dalam Kristus, mereka harus bersedia meninggalkan hawa nafsu kedagingan. Mereka mesti bersedia hidup dipimpin oleh Roh Kudus (24-25). 

Mereka tidak bisa memilih untuk tetap percaya kepada Kristus, tetapi hidup berkubang dalam dosa. Pilihan mereka hanya dua, yaitu hidup dalam kedagingan dan menuai kebinasaan atau hidup dipimpin oleh Roh Kudus serta menghasilkan buah Roh dalam hidupnya.
 
Dan Paulus mendorong mereka agar hidup dipimpin oleh Roh supaya mendapat bagian dalam Kerajaan Allah.




Nas ini juga berlaku bagi kita saat ini. 

Setelah percaya kepada Kristus, kita tidak bisa lagi hidup dalam dosa. Kita harus hidup dalam pimpinan Roh Kudus. 

Itu artinya kita punya kerinduan untuk mendengar dan memelihara firman-Nya setiap hari. Kita bersedia untuk selalu menaatinya dan peka membedakan antara hasrat pribadi dan kehendak Tuhan.

Ketika hidup dipimpin oleh Roh Kudus, maka firman-Nya akan memenuhi pikiran kita. 

Semua tindakan kita bukan lagi dikendalikan oleh hawa nafsu, tetapi didorong oleh kasih Kristus semata.

✝️ ✝️ ✝️



🎡 MENYANYI :   GB 62
SIAPA YANG BERPEGANG

1)
Siapa yang berpegang
pada sabda Tuhan
dan setia mematuhi-Nya.
Hidupnya mulia
dalam cah’ya baka
bersekutu dengan Tuhannya.

    Percayalah 
    dan pegang sabda-Nya:
    hidupmu dalam Yesus 
    sungguh bahagia!


5)
O, betapa senang
hidup dalam terang
beserta Tuhan di jalan-Nya,
jika mau mendengar
serta patuh benar
dan tetap berpegang pada-Nya.

    Percayalah 
    dan pegang sabda-Nya:
    hidupmu dalam Yesus 
    sungguh bahagia!



πŸ™ BERDOA :

Ya TUHAN, kami bersyukur  akan firman-Mu yang mengingatkan kami,  .....

✝️ ✝️

Pagi hari ini kami mengangkat pengharapan kami kepada-Mu, ya TUHAN.

Dan di dalam iman kami percaya bahwa sebagaimana Engkau telah menolong diri kami di hari-hari yang lewat, maka Engkau juga akan menolong diri kami untuk menyelesaikan hari ini di dalam kemenangan. 

Karena itu, di dalam pengharapan kepada-Mu, ya TUHAN,  kami memohon akan penyertaan dan tuntunan-Mu bagi hidup kami.

Besertalah dengan kami di setiap waktu dan tuntunlah kami agar kami dapat berjalan di jalan-jalan yang benar. 

Lindungilah diri kami dari langkah-langkah yang keliru supaya kami tidak terjerumus ke dalam pencobaan. 

Ya TUHAN, berkatilah diri kami di sepanjang hari ini dengan keberhasilan dan pakailah hidup kami untuk menjadi saksi-Mu di manapun kami berada.


✝️ ✝️

Ya TUHAN, kami mohon, ......

..................
..................


Ya TUHAN, dalam pengasihan-Mu kami mohon,,,

          DENGARKAN LAH DOA KAMI

yang kami sampaikan dalam nama YESUS KRISTUS Penyelamat kami yang mengajarkan kami berdoa bersama :

Bapa kami yang di sorga, 
Dikuduskanlah nama-Mu, 
Datanglah Kerajaan-Mu, 
Jadilah kehendak-Mu di bumi seperti di sorga.

Berikanlah kami pada hari ini makanan kami yang secukupnya dan ampunilah kami akan kesalahan kami, seperti kami juga mengampuni orang yang bersalah kepada kami; dan janganlah membawa kami ke dalam pencobaan, tetapi lepaskanlah kami dari pada yang jahat. 

Karena Engkaulah yang empunya Kerajaan dan kuasa dan kemuliaan sampai selama-lamanya. 

Amin.

🌺 MEZBAH KELUARGA🌺 30 11 2022







✝️ 🌺 MEZBAH KELUARGA 🌺 ✝️
Rabu,  30 November 2022




🎡 MENYANYI :  KJ 249
Serikat Persaudaraan


1)
Serikat persaudaraan, 
berdirilah teguh!
Sempurnakan persatuan 
di dalam Tuhanmu.
Bersama-sama majulah, 
dikuatkan iman,
Berdamai, bersejahtera, 
dengan pengasihan.





πŸ™ BERDOA
Ya TUHAN yang maha baik, 
kami bersyukur untuk pemeliharaan-Mu yang ajaib terhadap hidup kami. 

Saat kami bangun dari tidur malam kami, Engkau pun memberikan nafas hidup bagi kami, agar kami dapat menikmati hari baru pemberian-Mu ini.

Ya TUHAN, bimbinglah kami dengan Roh-Mu dan dengan firman-Mu sehingga kami dapat mengerti kehendak-Mu. Amin.





πŸ“– BACAAN ALKITAB : 


                     Galatia 4:12-20 

12 Aku minta kepadamu, saudara-saudara, jadilah sama seperti aku, sebab aku pun telah menjadi sama seperti kamu. Belum pernah kualami sesuatu yang tidak baik dari padamu.

13 Kamu tahu, bahwa aku pertama kali telah memberitakan Injil kepadamu oleh karena aku sakit pada tubuhku. 

14 Sungguhpun demikian keadaan tubuhku itu, yang merupakan pencobaan bagi kamu, namun kamu tidak menganggapnya sebagai sesuatu yang hina dan yang menjijikkan, tetapi kamu telah menyambut aku, sama seperti menyambut seorang malaikat Allah, malahan sama seperti menyambut Kristus Yesus sendiri. 

15 Betapa bahagianya kamu pada waktu itu! Dan sekarang, di manakah bahagiamu itu? Karena aku dapat bersaksi tentang kamu, bahwa jika mungkin, kamu telah mencungkil matamu dan memberikannya kepadaku.

16 Apakah dengan mengatakan kebenaran kepadamu aku telah menjadi musuhmu? 

17 Mereka dengan giat berusaha untuk menarik kamu, tetapi tidak dengan tulus hati, karena mereka mau mengucilkan kamu, supaya kamu dengan giat mengikuti mereka.

18 Memang baik kalau orang dengan giat berusaha menarik orang lain dalam perkara-perkara yang baik, asal pada setiap waktu dan bukan hanya bila aku ada di antaramu.

19 Hai anak-anakku, karena kamu aku menderita sakit bersalin lagi, sampai rupa Kristus menjadi nyata di dalam kamu.

20 Betapa rinduku untuk berada di antara kamu pada saat ini dan dapat berbicara dengan suara yang lain, karena aku telah habis akal menghadapi kamu.


     









🌺 RENUNGAN :

     DAHULU, KINI dan SELAMANYA


Galatia 4:12-20 
Jangan biarkan konflik yang terjadi menghalangi kebahagiaan yang telah susah payah kita bangun selama ini


✝️

Membaca perikop kita hari ini, kita bisa jadi teringat akan proses yang dialami oleh setiap kita dari kali pertama kita bertemu suami atau istri kita (berarti dari awal sebelum pacaran ya), kemudian jatuh cinta dah akhirnya menikah.



Perjalanan pemberitaan Injil oleh para rasul (siapapun itu) seperti itu juga 'kan?

Mereka pergi ke kota-kota memberitakan Injil, kemudian ada orang-orang yang jatuh cinta pada Kristus karena pemberitaan Injil tersebut dan akhirnya mereka menjadi satu keluarga yang baru di dalam persekutuan orang percaya, gerejaNya.


Perikop kita hari ini mengisahkan bagaimana keluarga jemaat Tuhan itu sedang mengalami suatu keributan. KONFLIK


✝️

Hari ini ada beberapa hal yang perlu untuk kita renungkan bersama-sama.

TIDAK ADA KEBAHAGIAAN YANG TIDAK DIPERJUANGKAN.

KITA SAMA-SAMA HARUS BERJUANG UNTUK MEMPERTAHANKAN KEBAHAGIAAN ITU TETAP TINGGAL DI DALAM KEBERSAMAAN KITA.



Itu yang dilakukan oleh rasul Paulus di perikop kita hari ini. Rasul Paulus berjuang untuk memulihkan kehidupan bersama dengan jemaat di Galatia.

Harus ada orang yang mengambil inisiatif untuk berjuang dan setiap kita selalu percaya bahwa bila konflik terjadi di dalam kehidupan kebersamaan, maka jika ada satu orang yang berinisiatif dan berjuang untuk pulih akan bisa mengubah keadaan. Apalagi bila yang berjuangnya itu rame-rame, pasti pemulihan ada.

Nah, yang repot adalah kalau sudah tidak ada lagi yang berjuang sama sekali.
Tak Pernah Berhenti Belajar untuk Memahami


Ternyata proses belajar untuk lebih saling memahami satu sama lain ini adalah suatu proses yang tidak pernah berhenti. Selalu harus dilakukan tiap-tiap waktu.

Bahkan konflik pun bisa terjadi karena kita telah belajar untuk lebih saling memahami. 

Contohnya: sudah tahu gak suka, tapi masih juga dilakukan. Pengetahuan itu kan di dapat dari perjalanan bersama, bila dilakukan pasti akan memicu konflik.


Ketika konflik terjadi, mari kita duduk bersama, mari kita berbicara dari hati ke hati sebagai satu keluarga yang telah Tuhan satukan.

Bukankah Tuhan tidak sembarangan dalam mempersatukan kita dalam kebersamaan ini, mau itu sebagai keluarga di rumah ataupun dalam kehidupan keluarga jemaat Tuhan di gereja.


Jangan biarkan konflik yang terjadi menghalangi kebahagiaan yang telah susah payah kita bangun selama ini.


Sebagian orang mengejar kebahagiaan, sebagian lagi menciptakannya. (Anonim)

✝️ ✝️ ✝️
 








🎡 MENYANYI :  KJ 85 
Kusongsong Bagaimana

1)
Kusongsong bagaimana, 
ya Yesus, datangMu?
Engkau Terang buana, 
Kau Surya hidupku!
Kiranya Kau sendiri 
Penyuluh jalanku,
Supaya kuyakini 
tujuan janjiMu.

7)
Tak usah cari jalan, 
tak usah berlelah,
bersusah siang-malam 
mengatur datangNya.
Sengaja Ia datang 
melipur laramu,
Menaruh kasih sayang, 
membuka belenggu.


10)
Yang datang menghakimi 
seisi dunia,
rahmani dan rahimi 
membela umatNya.
Ya datang, Matahari, 
sinari umatMu;
PadaMu kami cari 
bahagia penuh



πŸ™ BERDOA :

Ya TUHAN, kami bersyukur  akan firman-Mu yang mengingatkan kami,  .......


Ya TUHAN, dengan merendahkan diri di hadapan-Mu, kami sadar akan keterbatasan diri kami. 

Kepada-Mu saja kami berharap ya TUHAN, dan kami percaya karena Kasih dan Kuasa-Mu itu tiada terbatas.

Ya TUHAN, ketika mengawali hari ini, kami menyerahkan hidup kami ke dalam tangan-Mu. 

Karena itu tuntun dan sertailah diri kami dengan Roh dan firman-Mu. 

Tolonglah diri kami agar kami mampu mengisi hari ini dengan kehidupan yang memuliakan nama-Mu dan menjadi berkat bagi sesama kami.


Ya TUHAN, kami mohon, ......

..................
..................


Ya TUHAN, dalam pengasihan-Mu kami mohon,,,

DENGARLAH DOA KAMI

yang kami sampaikan dalam nama YESUS KRISTUS Penyelamat kami yang mengajarkan kami berdoa bersama :

Bapa kami yang di sorga, 
Dikuduskanlah nama-Mu, 
Datanglah Kerajaan-Mu, 
Jadilah kehendak-Mu di bumi seperti di sorga.

Berikanlah kami pada hari ini makanan kami yang secukupnya dan ampunilah kami akan kesalahan kami, seperti kami juga mengampuni orang yang bersalah kepada kami; dan janganlah membawa kami ke dalam pencobaan, tetapi lepaskanlah kami dari pada yang jahat. 

Karena Engkaulah yang empunya Kerajaan dan kuasa dan kemuliaan sampai selama-lamanya. 

Amin.

Senin, 28 November 2022

🌺 MEZBAH KELUARGA🌺 28 11 2022







✝️ 🌺 MEZBAH KELUARGA 🌺 ✝️
Senin,  28 November 2022





🎡 MENYANYI :  KJ 454
Indahnya Saat yang Teduh

1)
Indahnya saat yang teduh 
menghadap takhta Bapaku:
kunaikkan doa padaNya, 
sehingga hatiku lega.
Di waktu bimbang dan gentar, 
jiwaku aman dan segar;
'ku bebas dari seteru 
di dalam saat yang teduh.

2)
Indahnya saat yang teduh 
dengan bahagia penuh.
Betapa rindu hatiku 
kepada saat doaku.
Bersama orang yang kudus 
kucari wajah Penebus;
Dengan gembira dan teguh 
kunanti saat yang teduh.





πŸ™ BERDOA

Ya TUHAN yang maha baik, 
kami bersyukur untuk pemeliharaan-Mu yang ajaib terhadap hidup kami. 

Mengawali hari ini, bimbinglah kami dengan Roh-Mu dan firman-Mu agar kami mengerti kehendak-Mu. 

Di dalam nama Yesus Kristus Sang Firman Hidup, kami mohon, bersabdalah ya TUHAN, kami mendengarkan.
Amin




πŸ“– BACAAN ALKITAB : 


                   Galatia 4 : 1-7


1 Yang dimaksud ialah: selama seorang ahli waris belum akil balig, sedikit pun ia tidak berbeda dengan seorang hamba, sungguhpun ia adalah tuan dari segala sesuatu;

2 tetapi ia berada di bawah perwalian dan pengawasan sampai pada saat yang telah ditentukan oleh bapanya. 

3 Demikian pula kita: selama kita belum akil balig, kita takluk juga kepada roh-roh dunia. 

4 Tetapi setelah genap waktunya, maka Allah mengutus Anak-Nya, yang lahir dari seorang perempuan dan takluk kepada hukum Taurat.

5 Ia diutus untuk menebus mereka, yang takluk kepada hukum Taurat, supaya kita diterima menjadi anak.  

6 Dan karena kamu adalah anak, maka Allah telah menyuruh Roh Anak-Nya ke dalam hati kita, yang berseru: "ya Abba, ya Bapa!" 

7 Jadi kamu bukan lagi hamba, melainkan anak; jikalau kamu anak, maka kamu juga adalah ahli-ahli waris, oleh Allah.


     









🌺 RENUNGAN :

             ANUGERAH KASIH ALLAH
          Semua Karena Anugerah-Nya




2 Samuel 7:22 
"Sebab itu Engkau besar, ya Tuhan ALLAH, sebab tidak ada yang sama seperti Engkau dan tidak ada Allah selain Engkau menurut segala yang kami tangkap dengan telinga kami."

Inilah ungkapan takjub dari Daud tentang Tuhan; bahwa Tuhan demikian mengasihinya, bahkan keturunannya.  Bahwa bukan ia yang akan membangun rumah bagi Tabut Tuhan, tapi anaknya itu yang justru menjadikan Daud kagum.

TUHAN tidak hanya mengasihinya tapi juga keturunannya. 



Pernahkah kita mensyukuri  kasih setia Tuhan yang tiada habisnya? Bahwa Dia memelihara kita dan memberkati kita. 

Sebagai anak-anak Allah, kita juga diingatkan bahwa dulu kita adalah hamba, namun karena karya kasih dalam Yesus Kristus maka kita diberi hak menjadi anak; menerima warisan: diselamatkan. 


Galatia 4:4-5 
"Tetapi setelah genap waktunya, maka Allah mengutus Anak-Nya, yang lahir dari seorang perempuan dan takluk kepada hukum Taurat. Ia diutus untuk menebus mereka, yang takluk kepada hukum Taurat, supaya kita diterima menjadi anak." 


Jadi, ingatlah selalu: keselamatan kita bukan karena kebaikan, fasih lidah, kecakapan, prestasi atau juga capaian dalam hidup. Semuanya semata karena anugerah Allah kepada kita; 


Galatia 4:7 (TB)  
Jadi kamu bukan lagi hamba, melainkan anak; jikalau kamu anak, maka kamu juga adalah ahli-ahli waris, oleh Allah.


Karena itu, ingatlah
Semua karena anugerah-Nya, 
Anugerah yang mahal. 
Jangan sia-siakan Anugerah Kasih Allah.
✝️ ✝️ ✝️









🎡 MENYANYI : GB 44
MENGALIR DALAM HATIKU

1)
Mengalir dalam hatiku
ceria dan damai kekal.
'Ku nyanyikan damai besar;
anug'rah kasih Allah.

Damai, damai!
Kasih yang sungguh ajaib,
betapa besar kasih-Nya;
anug'rah kasih Allah.

2)
Di salib Yesus Tuhanku,
'ku dapatkan damai penuh
dan itulah dasar teguh;
anug'rah kasih Allah.

Damai, damai!
Kasih yang sungguh ajaib,
betapa besar kasih-Nya;
anug'rah kasih Allah.



πŸ™ BERDOA :

Ya TUHAN, kami bersyukur  akan firman-Mu yang mengingatkan kami,  bahwa oleh penebusan Yesus Kristus, maka kami menjadi anak-anak-Mu yang menjadi ahli waris Kerajaan Tuhan.

Ya TUHAN, alangkah istimewanya kami dapat menyebut-Mu sebagai Bapa! 

Terima kasih karena Engkau telah menyelamatkan dan menginginkan diri kami sebagai anak-Mu.


Mengawali kegiatan hari ini Ya TUHAN, kami mohon, ...........

..................
..................


Ya TUHAN, dalam pengasihan-Mu kami mohon,,,

          DENGARKANLAH DOA KAMI

yang kami sampaikan dalam nama YESUS KRISTUS Penyelamat kami yang telah mengajarkan kami berdoa bersama :

Bapa kami yang di sorga, 
Dikuduskanlah nama-Mu, 
Datanglah Kerajaan-Mu, 
Jadilah kehendak-Mu di bumi seperti di sorga.

Berikanlah kami pada hari ini makanan kami yang secukupnya dan ampunilah kami akan kesalahan kami, seperti kami juga mengampuni orang yang bersalah kepada kami; dan janganlah membawa kami ke dalam pencobaan, tetapi lepaskanlah kami dari pada yang jahat. 

Karena Engkaulah yang empunya Kerajaan dan kuasa dan kemuliaan sampai selama-lamanya. 

Amin.