Rabu, 10 Agustus 2022

MEZBAH KELUARGA Kamis 11 Agustus 2022







MEZBAH KELUARGA 
Kamis,  11 Agustus 2022



Ibadah Pagi


MAZMUR PENGANTAR IBADAH
    πŸ“œ  Mazmur 70:5


Biarlah bergirang dan bersukacita karena Engkau 

semua orang yang mencari Engkau; 

biarlah mereka yang mencintai keselamatan dari pada-Mu 

selalu berkata: "Allah itu besar!" 





MENYANYI :   GB 341 (1, 2)

🎢
Allah Bapa, Tuhan, Allah maha agung.
Kaulah perlindungan, Benteng yang teguh.
Dilintasan waktu, kami Kaunaungi,
dalam kelemahan, kuat Kauberi.

Curahan rahmat dan kasih setia-Mu 
lanjutkan Tuhan,
bagi orang-orang yang sudah 
mengenal Engkau.
Keadilan-Mu dan pembaharuan-Mu 
nyatakan Tuhan,
jadi kesukaan bagi yang tulus hatinya.
Kasih setia-Mu abadi.


🎢
Allah Bapa, Tuhan, Sumber pengharapan,
Penentu sejarah di masa depan.
Di sepanjang tahun kami Kausertai,
songsong hari baru, bumi yang permai.

Curahan rahmat dan kasih setia-Mu 
lanjutkan Tuhan,
bagi orang-orang yang sudah 
mengenal Engkau.
Keadilan-Mu dan pembaharuan-Mu 
nyatakan Tuhan,
jadi kesukaan bagi yang tulus hatinya.
Kasih setia-Mu abadi.






DOA HARI INI :



Ya TUHAN, 
pagi hari ini kami bersyukur kepada-Mu. 

Dengan kasih setia-Mu Engkau memelihara hidup kami, sehingga kami boleh menyambut hari baru pemberian-Mu ini dengan bersukacita.

Ya TUHAN,
Inilah kami milikMu, yang datang membuka hati dan pikiran, agar dengan kuasa Roh Kudus, kami dimerdekakan untuk memahami dan melaksanakan firman-Mu. 

Ya TUHAN, 
Ajarlah kami bertindak seturut kehendakMu,

Bersabdalah, kami mendengarkan,,,

Amin.




BACAAN ALKITAB : 
  πŸ“–   Hakim-hakim 11:1-11


11:1 Adapun Yefta, orang Gilead itu, adalah seorang pahlawan yang gagah perkasa, tetapi ia anak seorang perempuan sundal; ayah Yefta ialah Gilead.

11:2 Juga isteri Gilead melahirkan anak-anak lelaki baginya. Setelah besar anak-anak isterinya ini, maka mereka mengusir Yefta, katanya kepadanya: "Engkau tidak mendapat milik pusaka dalam keluarga kami, sebab engkau anak dari perempuan lain." 


11:3 Maka larilah Yefta dari saudara-saudaranya itu dan diam di tanah Tob; di sana berkumpullah kepadanya petualang-petualang yang pergi merampok bersama-sama dengan dia.

11:4 Beberapa waktu kemudian bani Amon berperang melawan orang Israel. 


11:5 Dan ketika bani Amon itu berperang melawan orang Israel, pergilah para tua-tua Gilead menjemput Yefta dari tanah Tob.

11:6 Kata mereka kepada Yefta: "Mari, jadilah panglima kami dan biarlah kita berperang melawan bani Amon." 

11: 7 Tetapi kata Yefta kepada para tua-tua Gilead itu: "Bukankah kamu sendiri membenci aku dan mengusir aku dari keluargaku? Mengapa kamu datang sekarang kepadaku, pada waktu kamu terdesak?"

11:8 Kemudian berkatalah para tua-tua Gilead kepada Yefta: "Memang, kami datang kembali sekarang kepadamu, ikutilah kami dan berperanglah melawan bani Amon, maka engkau akan menjadi kepala atas kami, atas seluruh penduduk Gilead." 

11:9 Kata Yefta kepada para tua-tua Gilead: "Jadi, jika kamu membawa aku kembali untuk berperang melawan bani Amon, dan TUHAN menyerahkan mereka kepadaku, maka akulah yang akan menjadi kepala atas kamu?" 

11:10 Lalu kata para tua-tua Gilead kepada Yefta: "Demi TUHAN yang mendengarkannya sebagai saksi antara kita: Kami akan berbuat seperti katamu itu." 

11:11 Maka Yefta ikut dengan para tua-tua Gilead, lalu bangsa itu mengangkat dia menjadi kepala dan panglima mereka. Tetapi Yefta membawa seluruh perkaranya itu ke hadapan TUHAN, di Mizpa. 








RENUNGAN :


DARI PREMAN MENJADI PAHLAWAN IMAN



Setiap orang pernah alami penolakan. 

Dalam perjalanan hidupnya, Nelson Mandela pernah ditolak, bahkan sampai dipenjara. Namun, tidak selamanya awan gelap melingkupi Mandela.

Pada akhirnya, Mandela diterima sebagai presiden kulit hitam pertama di Afrika Selatan. 



Demikian pula dalam perjalanan hidup setiap orang, memang terkadang muncul masa-masa gelap, tapi selalu ada waktunya awan gelap itu berlalu.




Kalau kita baca Hakim-hakim 11, Yefta adalah pribadi yang tertolak di tengah keluarga. Masyarakat tidak menerima dia, karena ia lahir dari seorang perempuan sundal (11:1). Selain dianggap tidak berharga, Ia juga tidak berhak memperoleh warisan dari ayahnya (11:2c).


Seolah-olah, semua orang memandangnya sinis dan berkata: “Enyah saja kau!” 

Bagi Yefta, peristiwa pengusiran itu tentu sangat menyakitkan dan menimbulkan luka yang dalam.

Yefta kehilangan pengharapan dan mengalami kekecewaan karena penolakan.

Yefta begitu trauma dengan siapa dirinya dalam keluarga Gilead.  Sayangnya, Yefta memutuskan untuk bergabung dengan komunitas para perampok di tanah Tob. 

Yefta “memilih” untuk menjadi “pribadi lain” yang lebih kuat, untuk sekedar menutupi jiwanya yang sebenarnya sedang rapuh. Ia berusaha membalas rasa sakit hatinya yang ia terima, dengan cara meresahkan keadaan masyarakat di sekitarnya. Yefta melakukan pelarian diri yang salah.

Tapi lihatah betapa besarnya kasih penerimaan dari TUHAN. Tuhan memakai Yefta menjadi hakim atas Israel yang sudah 18 tahun dikuasai oleh bani Amon.
Rancangan Tuhan dan pilihan Tuhan terkadang bisa sangat mengejutkan.

Melalui kisah hidup Yefta, kita dapat melihat bahwa:
Kedaulatan dan keputusan Tuhan tidak bisa disetir berdasarkan garis keturunan.
Rancangan Tuhan itu lebih besar daripada apa yang dapat kita bayangkan. Siapakah yang menyangka bahwa pemimpin Gilead lahir dari seorang perempuan sundal?
Melalui tangan kedaulatan Tuhan,hidup Yefta berubah dari seorang preman menjadi seorang pahlawan iman.


Dari ayat ke-11 kita mengetahui bahwa iman Yefta sudah beres dan ia sudah bertobat. Arti sebenarnya “membawa seluruh perkaranya” adalah mencurahkan isi hatinya, merenungkan dan mengingat-ngingat apa yang terjadi di masa lalu. Yefta yang arti namanya “Yahweh membuka/ memberi kelepasan dan kebebasan” menumpahkan “borok-borok lukanya” dalam persekutuannya dengan Tuhan.

Meskipun hati manusia tertutup bahkan menolak kehadirannya;Yefta tahu bahwa tangan Allah selalu terbuka untuk menerimanya.



Dalam bukunya Pemulihan Luka Batin, 
David A. Seamands, menuliskan:
“Tiada penderitaan sebesar dan sedalam apa pun, termasuk kebencian serta kemarahan jiwa Anda yang Anda bagikan,
yang Allah tidak mendengarkannya.

Tiada apa pun yang Anda serahkan pada-Nya yang tidak Dia mengerti.

Dia akan menerima Anda dengan kasih dan anugerah.”

Percakapan Yefta dengan tua-tua Gilead menunjukkan bahwa di sana tidak ada kemarahan, dendam, dan upaya untuk membesar-besarkan masalah. Inilah salah satu dampak pemulihan Allah atas hidup Yefta:

Kita hidup bukan dengan dosa dan kepahitan masa lalu; tetapi dengan pimpinan Tuhan yang memberikan masa depan.

Pengusiran yang dialami Yefta tidak membuatnya menjauh dari Allah! 
Yefta bangkit; Yefta mencari Allah. 



Saudaraku, di dalam perjalanan hidup kita, mungkin kita pernah mengalami penolakan demi penolakan. 

Tetapi, tetaplah memiliki pengharapan di dalam Tuhan. Biarkan tangan kasih Tuhan memulihkan hidupmu dan hidupku. 

Di dalam Tuhan, selalu ada pemulihan status dan pengharapan yang baru.

Selamat mengalami indahnya pemulihan di dalam Tuhan!
✝️ ✝️ ✝️


MENYANYI :   GB 277 (1' 3)

🎢
Firman Allah sudah 'kau dengar.
Laksanakan dalam hidupmu.
Firman Allah hendaklah kau sebar
pada orang di sekelilingmu.

Hai pergi segera, Tuhan utus dirimu;
wartakan karya kasih-Nya.
Roh kudus menolongmu 
dan memimpin langkahmu;
majulah tetap teguh.

🎢
Dalam suka dan sengsaramu,
ingat s'lalu pada Tuhanmu.
Jangan bimbang dan janganlah gentar
berpegang hanya pada firman-Nya

Hai pergi segera, Tuhan utus dirimu;
wartakan karya kasih-Nya.
Roh kudus menolongmu 
dan memimpin langkahmu;
majulah tetap teguh.




DOA MENANGGAPI BACAAN ALKITAB :

Ya TUHAN, 
kami bersyukur untuk hari baru yang Engkau sediakan bagi kami pada hari ini. 

Ya TUHAN, 
kami memohon kemurahan-Mu. 

Tolonglah diri kami dalam melaksanakan tanggung jawab yang harus kami kerjakan pada hari ini. 

Dengan anugerah-Mu mampukan diri kami untuk mencapai keberhasilan di dalam semua tugas kami.

Ya TUHAN, 
Tuntun dan sertailah diri kami, karena hanya dekat Engkau sajalah kami akan tenang. 


Jadikanlah diri kami saluran berkat-Mu bagi orang-orang yang ada di sekitar kami,  dan pakailah hidup kami untuk memuliakan nama-Mu. 


       (..... Doa Syafaat .......)


Ya TUHAN, dalam pengasihan-Mu kami mohon ...

                  DENGARLAH DOA KAMI

yang kami sampaikan di dalam nama Yesus Kristus yang telah mengajarkan kami berdoa :



 
Bapa kami yang di sorga, Dikuduskanlah nama-Mu, datanglah Kerajaan-Mu, jadilah kehendak-Mu di bumi seperti di sorga. 

Berikanlah kami pada hari ini makanan kami yang secukupnya dan ampunilah kami akan kesalahan kami, seperti kami juga mengampuni orang yang bersalah kepada kami; dan janganlah membawa kami ke dalam pencobaan, tetapi lepaskanlah kami dari pada yang jahat. 

Karena Engkaulah yang empunya Kerajaan dan kuasa dan kemuliaan sampai selama-lamanya, Amin.

Selasa, 09 Agustus 2022

MEZBAH KELUARGA Rabu 10 Agustus 2022







MEZBAH KELUARGA 
Rabu,  10 Agustus 2022


Ibadah Pagi


MAZMUR PENGANTAR IBADAH
    πŸ“œ Mazmur 18:2, 3

"Aku mengasihi Engkau, ya TUHAN, kekuatanku! 

Ya TUHAN, bukit batuku, kubu pertahananku dan penyelamatku, 

Allahku, gunung batuku, tempat aku berlindung, 

perisaiku, tanduk keselamatanku, kota bentengku! 




MENYANYI :  GB 6 (1, 4)

🎢
Bernyanyilah orang percaya,
bergemar dan gembira terus,
t’rang Kristus tetap bercahaya
di dalam berita kudus!

🎢
Berbakti dengan bersedia
kita ikut cahaya terang,
penuh bersyukur pada Dia
yang oleh salib-Nya menang!







DOA HARI INI :
(mama)


Ya TUHAN, 
pagi hari ini kami bersyukur kepada-Mu. 

Dengan kasih setia-Mu Engkau memelihara hidup kami, sehingga kami boleh menyambut hari baru pemberian-Mu ini dengan bersukacita.

Ya TUHAN,
Inilah kami milikMu, yang datang membuka hati dan pikiran, agar dengan kuasa Roh Kudus, kami dimerdekakan untuk memahami dan melaksanakan firman-Mu. 

Ya TUHAN, 
Ajarlah kami bertindak seturut kehendakMu,

Bersabdalah, kami mendengarkan,,,

Amin.




BACAAN ALKITAB : 
  πŸ“–   Hakim-hakim 6:1-10 



6:1 Tetapi orang Israel melakukan apa yang jahat di mata TUHAN; sebab itu TUHAN menyerahkan mereka ke dalam tangan orang Midian, tujuh tahun lamanya, 

6:2 dan selama itu orang Midian berkuasa atas orang Israel. Karena takutnya kepada orang Midian itu, maka orang Israel membuat tempat-tempat perlindungan di pegunungan, yakni gua-gua dan kubu-kubu.

6:3 Setiap kali orang Israel selesai menabur, datanglah orang Midian, orang Amalek dan orang-orang dari sebelah timur, lalu maju mendatangi mereka;

6:4 berkemahlah orang-orang itu di daerah mereka, dan memusnahkan hasil tanah itu sampai ke dekat Gaza, dan tidak meninggalkan bahan makanan apa pun di Israel, juga domba, atau lembu atau keledai pun tidak.

6:5 Sebab orang-orang itu datang maju dengan ternaknya dan kemahnya, dan datangnya itu berbanyak-banyak seperti belalang. 

6:6 Orang-orangnya dan unta-untanya tidak terhitung banyaknya, sekaliannya datang ke negeri itu untuk memusnahkannya, 

6:7 sehingga orang Israel menjadi sangat melarat oleh perbuatan orang Midian itu. Lalu berserulah orang Israel kepada TUHAN. 
Ketika orang Israel berseru kepada TUHAN karena orang Midian itu, 

6:8 maka TUHAN mengutus seorang nabi kepada orang Israel, yang berkata kepada mereka: "Beginilah firman TUHAN, Allah Israel: Akulah yang menuntun kamu keluar dari Mesir dan yang membawa kamu keluar dari rumah perbudakan. 

6:9 Aku melepaskan kamu dari tangan orang Mesir dan dari tangan semua orang yang menindas kamu, bahkan Aku menghalau mereka dari depanmu dan negeri mereka Kuberikan kepadamu.

6:10 Dan Aku telah berfirman kepadamu: Akulah TUHAN, Allahmu, maka janganlah kamu menyembah allah orang Amori, yang negerinya kamu diami ini. Tetapi kamu tidak mendengarkan firman-Ku itu." 




RENUNGAN :


               YANG MAU BERTOBAT, 
       DITEBUS, TERHAPUS DOSANYA.



Sungguh tidak enak hidup dalam ketakutan. Itulah yang dialami bangsa Israel yang berada dalam cengkeraman bangsa Midian. 

Menghadapi musuh, orang Israel hanya bisa bersembunyi di tempat perlindungan di pegunungan. Di dalam kepahitan itu, orang Israel berseru kepada Tuhan meminta pertolongan. 


Kitab Hakim-hakim memberikan catatan sejarah bangsa Israel di tanah perjanjian sejak kematian Yosua hingga masa Samuel. 



Kitab Hakim-hakim mengungkapkan kemerosotan rohani yang disertai dengan kemerosotan moral bangsa Israel, dan akibat yang selalu terjadi ketika mereka melupakan perjanjian mereka dengan Allah dengan menyembah berhala. 


Banyak orang yang merasa ditinggalkan Tuhan akan tetapi firman Tuhan menyatakan, bahwa kita tidak pernah ditinggalkan atau ditelantarkan oleh Allah. (Baca ayat 7-10). Tetapi yang sesungguhnya terjadi adalah kita yang meninggalkan Tuhan. 


Akibatnya, dosa pun menguasai hidup kita dan akibat dari dosa tidak pernah baik. Pencuri datang hanya untuk mencuri, membunuh dan membinasakan. 



Bacaan hari ini menuliskan, bahwa meskipun bangsa Israel yang meninggalkan Allah dengan menyembah berhala, akan tetapi Ia adalah Allah yang setia. 

Setiap kali kita berpaling kepada Tuhan, merendahkan diri, bertobat dan berseru kepada-Nya, maka Ia pasti menjawab seruan umat-Nya.

Hari ini, jika oleh karena dosa, kita mengalami penderitaan, datanglah kepada Tuhan. 


Rendahkan diri, bertobat dan berseru kepada-Nya. Allah yang setia pasti menjawab seruan kita.
✝️ ✝️ ✝️





MENYANYI :    KJ 35 (bait 1 saja)

🎢
Tercurah darah Tuhanku 
di bukit Golgota;
yang mau bertobat, ditebus,
terhapus dosanya,

terhapus dosanya, terhapus dosanya
yang mau bertobat, ditebus, 
terhapus dosanya.
















DOA MENANGGAPI BACAAN ALKITAB :


TUHAN, Engkau adalah teladan dari hidup yang bertanggung jawab. Tidak pernah Engkau mengabaikan umat-Mu, dan tak pernah Engkau lalai di dalam memelihara ciptaan-Mu. 

Dengan penuh kasih setia Engkau menjaga diriku serta mencukupkan semua yang kami perlukan bagi hidup kami. 

Ya TUHAN, tolonglah kami agar dapat bertumbuh semakin dewasa, yaitu dengan hidup semakin bertanggung jawab atas semua kepercayaan yang Engkau berikan pada kami. 

Supaya dengan demikian hidup kami ini menjadi hidup yang menyenangkan hati-Mu dan dapat menjadi saksi-Mu yang memuliakan nama-Mu.

 

Ya TUHAN, kami bersyukur untuk hari yang baru ini. Kami sungguh yakin, bahwa sebagaimana di hari-hari yang lampau Engkau selalu menuntun dan menyertai diri kami demikian pula hal yang sama akan kualami pada hari ini. 

Bawalah diri kami di jalan-jalan-Mu dan tetapkanlah langkah-langkah kami sesuai dengan firman-Mu. 

Ya TUHAN, berikan kepada kami hati yang peka terhadap suara-Mu. 

Sertailah diri kami dengan Roh-Mu yang memampukan kami untuk hidup melampaui keterbatasan kami. 

Berkatilah semua yang kami kerjakan pada hari ini dengan keberhasilan. 




       (..... Doa Syafaat .......)


Ya TUHAN, dalam pengasihan-Mu kami mohon ...

                  DENGARLAH DOA KAMI

yang kami sampaikan di dalam nama Yesus Kristus yang telah mengajarkan kami berdoa :



 
Bapa kami yang di sorga, Dikuduskanlah nama-Mu, datanglah Kerajaan-Mu, jadilah kehendak-Mu di bumi seperti di sorga. 

Berikanlah kami pada hari ini makanan kami yang secukupnya dan ampunilah kami akan kesalahan kami, seperti kami juga mengampuni orang yang bersalah kepada kami; dan janganlah membawa kami ke dalam pencobaan, tetapi lepaskanlah kami dari pada yang jahat. 

Karena Engkaulah yang empunya Kerajaan dan kuasa dan kemuliaan sampai selama-lamanya, Amin.

Senin, 08 Agustus 2022

MEZBAH KELUARGA Senin, 8 Agustus 2022







MEZBAH KELUARGA 
Senin,   8 Agustus 2022


Ibadah Pagi


MAZMUR PENGANTAR IBADAH
    πŸ“œ Mazmur 72:18-19 

Terpujilah TUHAN, Allah Israel, 

yang melakukan perbuatan yang ajaib seorang diri! 

Dan terpujilah kiranya nama-Nya yang mulia selama-lamanya, 

dan kiranya kemuliaan-Nya memenuhi seluruh bumi. 

Amin, ya amin. 






MENYANYI :  GB 6 (1, 2)

🎢
Bernyanyilah orang percaya,
bergemar dan gembira terus,
t’rang Kristus tetap bercahaya
di dalam berita kudus!

🎢
Kendati sering kita bimbang,
dalam hati kecilpun sedih.
Tetapi beban jadi ringan
di dalam cahaya salib.








DOA HARI INI :
(Dilla)

Ya TUHAN, 
pagi hari ini kami bersyukur kepada-Mu. 

Dengan kasih setia-Mu Engkau memelihara hidup kami, sehingga kami boleh menyambut hari baru pemberian-Mu ini dengan bersukacita.

Ya TUHAN,
Inilah kami milikMu, yang datang membuka hati dan pikiran, agar dengan kuasa Roh Kudus, kami dimerdekakan untuk memahami dan melaksanakan firman-Mu. 

Ya TUHAN, 
Ajarlah kami bertindak seturut kehendakMu,

Bersabdalah, kami mendengarkan,,,

Amin.





BACAAN ALKITAB : 


  πŸ“–   Hakim-Hakim 2:1-5

2:1 Lalu Malaikat TUHAN pergi dari Gilgal ke Bokhim dan berfirman: "Telah Kutuntun kamu keluar dari Mesir dan Kubawa ke negeri yang Kujanjikan dengan bersumpah kepada nenek moyangmu, dan Aku telah berfirman: Aku tidak akan membatalkan perjanjian-Ku dengan kamu untuk selama-lamanya, 


2:2 tetapi janganlah kamu mengikat perjanjian dengan penduduk negeri ini; mezbah mereka haruslah kamu robohkan. Tetapi kamu tidak mendengarkan firman-Ku. Mengapa kamu perbuat demikian?  


2:3 Lagi Aku telah berfirman: Aku tidak akan menghalau orang-orang itu dari depanmu, tetapi mereka akan menjadi musuhmu dan segala allah mereka akan menjadi jerat bagimu."


2:4 Setelah Malaikat TUHAN mengucapkan firman itu kepada seluruh Israel, menangislah bangsa itu dengan keras. 


2:5 Maka tempat itu dinamai Bokhim. Lalu mereka mempersembahkan korban di sana kepada TUHAN. 


RENUNGAN :

Kegagalan serta berbagai ketidaktaatan Israel tentulah tidak menyenangkan hati Tuhan. Kasih Allah yang begitu besar pada umat-Nya telah membuat Dia mengambil inisiatif untuk menegur bangsa Israel.

Dalam teguran Allah pada bangsa Israel terkandung beberapa hal yang menjadi perhatian Allah. 



Pertama, janji yang pernah dibuat antara Allah dengan bangsa Israel. Sebagai Allah yang setia, Ia tidak akan membatalkan janji tersebut, sekalipun bangsa Israel sendiri melanggar janji kepada Allah (1).

Kedua, Allah menekankan bahwa yang paling berbahaya dari bangsa ini adalah kebiasaan mereka menyembah allah palsu. Allah Israel tidak ingin bangsa yang telah Ia selamatkan dari Mesir akhirnya jatuh ke dalam penyembahan yang keliru pada allah-allah palsu yang dimiliki oleh bangsa Kanaan (2).

Ketiga, Allah menjadikan kegagalan bangsa Israel menghalau bangsa Kanaan sebagai pelajaran pahit karena bangsa itu yang kemudian menjadi duri dalam daging sehingga terus menyusahkan Israel (3).


Dari teguran Allah pada bangsa Israel ini kita kembali diingatkan bahwa Allah pun menganugerahkan keselamatan jika kita mau percaya kepada Yesus Kristus. 
Kita tahu bahwa Allah pasti setia pada janjinya, tetapi adakah kita juga setia dalam iman kita kepada Kristus?


Allah-allah palsu bukanlah suatu kekuatan yang hanya ada pada masa hakim-hakim. Di zaman sekarang pun, allah-allah palsu tetap ada dalam berbagai rupa dan bentuk. 

Bagaimana kita dapat mengenali allah-allah palsu ini? 

Apa pun di dalam hidup ini yang membuat kita menjauh dari Yesus Kristus dapat dikategorikan sebagai allah palsu, dan hal-hal seperti itu haruslah kita hindari.



Dalam segala kegagalan kita menaati Tuhan, kita pun akan menemui berbagai kesulitan sebagai buah dari kegagalan tersebut. 

Tuhan tidak begitu saja mengangkat kesulitan itu dari jalan hidup kita karena Ia ingin kita mengingat betapa pentingnya belajar taat dan betapa kelirunya menyimpang dari jalan Tuhan. 

Kiranya teguran Allah kepada bangsa Israel ini menjadi peringatan bagi kita.
✝️ ✝️ ✝️






MENYANYI :   PKJ 138 (1, 3)

🎢
SetiaMu, Tuhanku, tiada bertara,
di kala suka, di saat gelap.
KasihMu, Allahku, tidak berubah,
Kaulah Pelindung abadi, tetap.

SetiaMu, Tuhanku, mengharu hatiku,
setiap pagi bertambah jelas.
Yang kuperlukan tetap Kau berikan,
sehingga akupun puas lelas.


🎢
Ampunan dosaku, damai abadi,
kehadiranMu dan bimbinganMu,
kini kekuatan dan besok harapan:
Hujan berkat Kau beri padaku.

SetiaMu, Tuhanku, mengharu hatiku,
setiap pagi bertambah jelas.
Yang kuperlukan tetap Kau berikan,
sehingga akupun puas lelas.














DOA MENANGGAPI BACAAN ALKITAB :
(mama, mulai)



Ya TUHAN, 
Engkaulah Pencipta langit dan bumi, Engkaulah penguasa dari semua yang ada. Engkau adalah pribadi yang berdaulat, kuasa-Mu tidak terbatas dan tidak pernah berubah untuk selama-lamanya. 

Engkau yang mengatur segala perkara dengan kuasa dan hikmat-Mu serta tidak ada rencana-Mu yang gagal. 

Ya TUHAN, 
kami bersyukur untuk firman-Mu yang mengingatkan kami untuk setia kepada Engkau.

Ampunilah kami yang kurang setia ini.
 

Ya TUHAN, tolonglah diri kami dengan Roh Kudus-Mu agar kami mampu hidup sesuai dengan kehendak-Mu, dan menaati tuntunan firman-Mu. 

Sertailah kami di sepanjang hari ini dan berikanlah kepada kami hikmat yang menyanggupkan diri kami untuk membuat keputusan-keputusan yang benar. 

Berkatilah semua yang akan kami kerjakan pada hari ini dengan keberhasilan. 

Pakailah hidup kami untuk menjadi saluran kasih dan kuasa-Mu bagi orang-orang yang ada di sekitar kami.

 


       (..... Doa Syafaat .......)


Ya TUHAN, dalam pengasihan-Mu kami mohon ...

                  DENGARLAH DOA KAMI

yang kami sampaikan di dalam nama Yesus Kristus yang telah mengajarkan kami berdoa :



 
Bapa kami yang di sorga, Dikuduskanlah nama-Mu, datanglah Kerajaan-Mu, jadilah kehendak-Mu di bumi seperti di sorga. 

Berikanlah kami pada hari ini makanan kami yang secukupnya dan ampunilah kami akan kesalahan kami, seperti kami juga mengampuni orang yang bersalah kepada kami; dan janganlah membawa kami ke dalam pencobaan, tetapi lepaskanlah kami dari pada yang jahat. 

Karena Engkaulah yang empunya Kerajaan dan kuasa dan kemuliaan sampai selama-lamanya, Amin.

Jumat, 05 Agustus 2022

MEZBAH KELUARGA Sabtu, 6 Agustus 2022







MEZBAH KELUARGA 
Sabtu,   6 Agustus 2022


Ibadah Pagi


MAZMUR PENGANTAR IBADAH
    πŸ“œ Mazmur 84 :2, 11

Betapa disenangi tempat kediaman-Mu, 

ya TUHAN semesta alam! 

Sebab lebih baik satu hari di pelataran-Mu 

dari pada seribu hari di tempat lain;

lebih baik berdiri di ambang pintu rumah Allahku 

dari pada diam di kemah-kemah orang fasik. 







MENYANYI :  KJ 395 (1, 2)

🎢
Betapa indah harinya 
saat kupilih Penebus.
Alangkah sukacitanya, 
'ku memb'ritakannya terus.

Indahlah harinya 
Yesus membasuh dosaku.
'Ku diajari Penebus 
berjaga dan berdoa t'rus.
Indahlah harinya 
Yesus membasuh dosaku.

2
Betapa indah janjiNya 
yang t'lah mengikat hatiku;
kub'ri kasihku padaNya 
serta menyanyi bersyukur!

Indahlah harinya 
Yesus membasuh dosaku.
'Ku diajari Penebus 
berjaga dan berdoa t'rus.
Indahlah harinya 
Yesus membasuh dosaku.








DOA HARI INI :
(Mama)

Ya TUHAN, 
pagi hari ini kami bersyukur kepada-Mu. 

Dengan kasih setia-Mu Engkau memelihara hidup kami, sehingga kami boleh menyambut hari baru pemberian-Mu ini dengan bersukacita.

Ya TUHAN,
Inilah kami milikMu, yang datang membuka hati dan pikiran, agar dengan kuasa Roh Kudus, kami dimerdekakan untuk memahami dan melaksanakan firman-Mu. 

Ya TUHAN, 
Ajarlah kami bertindak seturut kehendakMu,

Bersabdalah, kami mendengarkan,,,

Amin.





BACAAN ALKITAB :
  πŸ“–  2Tesalonika 3:10, 11

10 Sebab, juga waktu kami berada di antara kamu, kami memberi peringatan ini kepada kamu: jika seorang tidak mau bekerja, janganlah ia makan. 

11 Kami katakan ini karena kami dengar, bahwa ada orang yang tidak tertib hidupnya dan tidak bekerja, melainkan sibuk dengan hal-hal yang tidak berguna. 



RENUNGAN :



                BERDOA & BEKERJA

Pengikut Kristus bukan hanya wajib memperhatikan kehidupan rohaninya, ia juga harus bertanggung jawab terhadap kehidupan jasmaninya. 

Pengikut Kristus tetap harus bertanggung jawab terhadap kehidupannya sehari-hari, seperti bekerja, hidup dengan tertib, dan menjadi teladan dalam perkataan serta perbuatan. Dengan demikian yang bersangkutan akan hidup secara seimbang dan menjadi berkat bagi banyak orang.

 

Nasihat rasul Paulus agar orang percaya tidak mengabaikan tanggung jawabnya di dalam hal-hal jasmani itu antara lain dicatat di dalam 2Tesalonika 3. 

Ia melihat bahwa ada anggota jemaat yang tidak mau bekerja, tidak tertib hidupnya, dan sibuk dengan hal-hal yang tidak berguna. 

Padahal sebagai pengikut Kristus mereka harus hidup menjadi teladan bagi orang-orang di sekitarnya, dan bertanggung jawab atas seluruh kehidupan yang Allah percayakan kepada mereka. Hal ini termasuk kehidupan jasmani sebagaimana juga kehidupan rohani. 

Dalam sikap bertanggung jawab atas kehidupan yang Tuhan percayakan secara utuh itulah baru kehidupan kita dapat memuliakan Tuhan.
✝️ ✝️ ✝️


MENYANYI :   KJ 249 (1, 3)

🎢
Serikat persaudaraan, 
berdirilah teguh!
Sempurnakan persatuan 
di dalam Tuhanmu.
Bersama-sama majulah, 
dikuatkan iman,
Berdamai, bersejahtera, 
dengan pengasihan.


🎢
Dan masing-masing kamu pun 
dib'ri anugerah,
supaya kamu bertekun 
dan rajin bekerja.
Hendaklah hatimu rendah, 
tahu: Tuhan berpesan
Jemaat menurut firmanNya 
berkasih-kasihan.









DOA MENANGGAPI BACAAN ALKITAB :

(Dilla, mulai)

Ya TUHAN, Engkau tidak pernah lalai di dalam memelihara seluruh ciptaan-Mu. 

Engkau juga mengajar diri kami agar hidup secara bertanggung jawab terhadap semua yang telah Engkau percayakan kepada kami, baik dalam kehidupan rohani maupun jasmani. 

Ampunilah kami, ya TUHAN, apabila kami seringkali melalaikan tanggung jawab kami. 

Tolonglah diri kami agar dapat meneladani diri-Mu. Sebab hanya dengan demikian barulah hidup kami dapat menyenangkan hati-Mu serta memuliakan nama-Mu.

 

Ya TUHAN, dengan merendahkan diri di hadapan-Mu kami menyerahkan seluruh hidup kami ke dalam tangan-Mu. 

Tuntunlah hidup kami dengan Roh 
dan firman-Mu. 

Bentuklah diri kami agar kami menjadi serupa dengan gambaran-Mu, baik di dalam pikiran, perasaan maupun perbuatan kami.


Kiranya Engkau memberkati semua yang kami kerjakan di sepanjang hari ini dengan keberhasilan. 

Pakailah diri kami untuk menjadi saksi-Mu di manapun diri kami berada. 


       (..... Doa Syafaat .......)


Ya TUHAN, dalam pengasihan-Mu kami mohon ...

                  DENGARLAH DOA KAMI

yang kami sampaikan di dalam nama Yesus Kristus yang telah mengajarkan kami berdoa :



 
Bapa kami yang di sorga, Dikuduskanlah nama-Mu, datanglah Kerajaan-Mu, jadilah kehendak-Mu di bumi seperti di sorga. 

Berikanlah kami pada hari ini makanan kami yang secukupnya dan ampunilah kami akan kesalahan kami, seperti kami juga mengampuni orang yang bersalah kepada kami; dan janganlah membawa kami ke dalam pencobaan, tetapi lepaskanlah kami dari pada yang jahat. 

Karena Engkaulah yang empunya Kerajaan dan kuasa dan kemuliaan sampai selama-lamanya, Amin.

Kamis, 04 Agustus 2022

MEZBAH KELUARGA Jumat, 5 Agustus 2022







MEZBAH KELUARGA 
Jumat,   5 Agustus 2022




Ibadah Pagi


MAZMUR PENGANTAR IBADAH
    πŸ“œ Mazmur 36:8-11


Betapa berharganya kasih setia-Mu, ya Allah! 

Anak-anak manusia berlindung dalam naungan sayap-Mu. 


Mereka mengenyangkan dirinya dengan lemak di rumah-Mu; 

Engkau memberi mereka minum dari sungai kesenangan-Mu. 


Sebab pada-Mu ada sumber hayat, 

di dalam terang-Mu kami melihat terang. 


Lanjutkanlah kasih setia-Mu bagi orang yang mengenal Engkau, 

dan keadilan-Mu bagi orang yang tulus hati! 



MENYANYI :  PKJ 14 ( bait 1)

🎢
Kunyanyikan kasih setia Tuhan 
selamanya, selamanya.
Kunyanyikan kasih setia Tuhan 
selamanya,
kunyanyikan s’lamanya.

Kututurkan tak jemu 
kasih setiaMu, Tuhan; 
kututurkan tak jemu
kasih setiaMu turun temurun.
Kunyanyikan kasih setia Tuhan 
selamanya, selamanya.

Kunyanyikan kasih setia Tuhan 
selamanya,
kunyanyikan s’lamanya.









DOA HARI INI :
(Dilla)

Ya TUHAN, 
pagi hari ini kami bersyukur kepada-Mu. 

Dengan kasih setia-Mu Engkau memelihara hidup kami, sehingga kami boleh menyambut hari baru pemberian-Mu ini dengan bersukacita.

Ya TUHAN,
Inilah kami milikMu, yang datang membuka hati dan pikiran, agar dengan kuasa Roh Kudus, kami dimerdekakan untuk memahami dan melaksanakan firman-Mu. 

Ya TUHAN, 
Ajarlah kami bertindak seturut kehendakMu,

Bersabdalah, kami mendengarkan,,,

Amin.




BACAAN ALKITAB :
  πŸ“–  Maleakhi 4:1-6 

4:1 Bahwa sesungguhnya hari itu datang, menyala seperti perapian, maka semua orang gegabah dan setiap orang yang berbuat fasik menjadi seperti jerami dan akan terbakar oleh hari yang datang itu, firman TUHAN semesta alam, sampai tidak ditinggalkannya akar dan cabang mereka. 

4:2 Tetapi kamu yang takut akan nama-Ku, bagimu akan terbit surya kebenaran dengan kesembuhan pada sayapnya. Kamu akan keluar dan berjingkrak-jingkrak seperti anak lembu lepas kandang.


4:3 Kamu akan menginjak-injak orang-orang fasik, sebab mereka akan menjadi abu di bawah telapak kakimu, pada hari yang Kusiapkan itu, firman TUHAN semesta alam. 

4:4 Ingatlah kepada Taurat yang telah Kuperintahkan kepada Musa, hamba-Ku, di gunung Horeb untuk disampaikan kepada seluruh Israel, yakni ketetapan-ketetapan dan hukum-hukum.


4:5 Sesungguhnya Aku akan mengutus nabi Elia kepadamu menjelang datangnya hari TUHAN yang besar dan dahsyat itu.  

4:6 Maka ia akan membuat hati bapa-bapa berbalik kepada anak-anaknya dan hati anak-anak kepada bapa-bapanya supaya jangan Aku datang memukul bumi sehingga musnah.




RENUNGAN :



Gambaran Hari Tuhan yang mengerikan begitu dominan, sehingga setiap orang berusaha luput dari hari yang menakutkan itu.

Maleakhi gambarkan hari Tuhan tersebut sebagai hari penghukuman, hari tanpa pengharapan bagi orang-orang fasik. 
Hari itu menyala seperti perapian, dan semua orang fasik seperti jerami yang terbakar habis (ayat 1). 



Namun, Hari Tuhan ialah hari sukacita dan bahagia bagi orang yang takut akan Tuhan (ayat 2). Pada hari itu, orang benar bersukacita dan berpesta karena orang jahat dikalahkan dan orang fasik tidak mendapat tempat lagi di bumi (ayat 3).


Hari Tuhan menanamkan benih-benih pengharapan bagi orang benar yang frustrasi melihat kejahatan dan kefasikan yang mendominasi seluruh bidang kehidupan. 

Hari Tuhan memberikan ketegaran dan kekuatan bagi setiap orang yang mencintai Tuhan dan tekun dalam pekerjaan-Nya (ayat 4). 

Memperjuangkan kebenaran di jalan Tuhan memang berat, tetapi menyukakan hati sebab orang tersebut sedang menjunjung tinggi nilai-nilai luhur dan kekal. Hal ini seperti benih yang ditabur hari ini, kendati banyak kendala dan tantangan, akan menghasilkan buah-buah segar di hari esok.


Pada masa kini, kita dipanggil untuk meneruskan tugas kenabian itu agar banyak orang berpaling kepada Tuhan dan bertobat, sehingga Hari Tuhan menjadi hari yang penuh sukacita dan bukan ratap tangis penyesalan tanpa akhir.

Hari Tuhan tidak ada yang tahu kapan datangnya. Oleh karena itu KITA HARUS HIDUP BENAR DAN TAKUT AKAN TUHAN SUPAYA KITA DILUPUTKAN DARI HARI TERSEBUT DAN KITA BERCAHAYA DALAM KERAJAAN BAPA.


Ingat dan Renungkan :
Berjalanlah pada jalan Tuhan serta perjuangkanlah nilai-nilai luhur menyongsong datangnya Hari Tuhan.
✝️ ✝️ ✝️





MENYANYI :  GB 62 (1, 5)

🎢
Siapa yang berpegang
pada sabda Tuhan
dan setia mematuhi-Nya.
Hidupnya mulia
dalam cah’ya baka
bersekutu dengan Tuhannya.

Percayalah dan pegang sabda-Nya:
hidupmu dalam Yesus sungguh bahagia!


🎢
O, betapa senang
hidup dalam terang
beserta Tuhan di jalan-Nya,
jika mau mendengar
serta patuh benar
dan tetap berpegang pada-Nya


Percayalah dan pegang sabda-Nya:
hidupmu dalam Yesus sungguh bahagia!










DOA MENANGGAPI BACAAN ALKITAB :
(mama, mulai)

Ya TUHAN, 
Firman-Mu mengingatkan kami bahwa ada Hari Tuhan. Dan kami ngeri membayangkan Hari Tuhan yang bagaikan perapian. 

TUHAN, 
kami mau hidup secara benar dan kudus supaya diluputkan dari hari Tuhan yang akan menghukum dunia. 


TUHAN, 
Firman-Mu itulah kebenaran yang membawa diri kami kepada kehidupan. 

Oleh sebab itu kami memohon tuntunan firman-Mu bagi hidup kami di sepanjang hari yang akan kami lalui ini. 


 

Mengawali hari ini kami menyerahkan hidup kami ke dalam tangan-Mu. 

Tuntunlah diri kami dengan hikmat-Mu dan sertailah diri kami dengan kasih setia-Mu. 
Karena tuntunan-Mu itu selalu dapat kami andalkan. 

Kesetiaan-Mu tetap untuk selama-lamanya dan tak pernah Engkau meninggalkan anak-anak-Mu. Oleh sebab itu di dalam naungan-Mu kami merasa aman dan hati kami limpah dengan damai sejahtera. 

Berkatilah semua yang kami kerjakan dan kiranya semuanya itu menyenangkan hati-Mu. 


       (..... Doa Syafaat .......)


Ya TUHAN, dalam pengasihan-Mu kami mohon ...

                  DENGARLAH DOA KAMI

yang kami sampaikan di dalam nama Yesus Kristus yang telah mengajarkan kami berdoa :


Bapa kami yang di sorga, Dikuduskanlah nama-Mu, datanglah Kerajaan-Mu, jadilah kehendak-Mu di bumi seperti di sorga. 

Berikanlah kami pada hari ini makanan kami yang secukupnya dan ampunilah kami akan kesalahan kami, seperti kami juga mengampuni orang yang bersalah kepada kami; dan janganlah membawa kami ke dalam pencobaan, tetapi lepaskanlah kami dari pada yang jahat. 

Karena Engkaulah yang empunya Kerajaan dan kuasa dan kemuliaan sampai selama-lamanya, Amin.

Rabu, 03 Agustus 2022

MEZBAH KELUARGA Kamis, 4 Agustus 2022









MEZBAH KELUARGA 
Kamis,  4 Agustus 2022


Ibadah Pagi


MAZMUR PENGANTAR IBADAH
    πŸ“œ Mazmur 33:18, 20, 22 

Sesungguhnya, mata TUHAN tertuju kepada mereka yang takut akan Dia, 

kepada mereka yang berharap akan kasih setia-Nya, 

Jiwa kita menanti-nantikan TUHAN. 

Dialah penolong kita dan perisai kita! 

Kasih setia-Mu, ya TUHAN, kiranya menyertai kami, 

seperti kami berharap kepada-Mu. 




MENYANYI :  PKJ 14 ( bait 1)

🎢
Kunyanyikan kasih setia Tuhan 
selamanya, selamanya.
Kunyanyikan kasih setia Tuhan 
selamanya,
kunyanyikan s’lamanya.

Kututurkan tak jemu 
kasih setiaMu, Tuhan; 
kututurkan tak jemu
kasih setiaMu turun temurun.
Kunyanyikan kasih setia Tuhan 
selamanya, selamanya.

Kunyanyikan kasih setia Tuhan 
selamanya,
kunyanyikan s’lamanya.








DOA HARI INI :
Ya TUHAN, 
pagi hari ini kami bersyukur kepada-Mu. 

Dengan kasih setia-Mu Engkau memelihara hidup kami, sehingga kami boleh menyambut hari baru pemberian-Mu ini dengan bersukacita.

Ya TUHAN,
Inilah kami milikMu, yang datang membuka hati dan pikiran, agar dengan kuasa Roh Kudus, kami dimerdekakan untuk memahami dan melaksanakan firman-Mu. 

Ya TUHAN, 
Ajarlah kami bertindak seturut kehendakMu,

Bersabdalah, kami mendengarkan,,,

Amin.






BACAAN ALKITAB :
  πŸ“–  Maleakhi 3 : 13-18


3:13 Bicaramu kurang ajar tentang Aku, firman TUHAN. Tetapi kamu berkata: “Apakah kami bicarakan di antara kami tentang Engkau?”

3:14 Kamu berkata: “Adalah sia-sia beribadah kepada Allah. Apakah untungnya kita memelihara apa yang harus dilakukan terhadap-Nya dan berjalan dengan pakaian berkabung di hadapan TUHAN semesta alam?

3:15 Oleh sebab itu kita ini menyebut berbahagia orang-orang yang gegabah: bukan saja mujur orang-orang yang berbuat fasik itu, tetapi dengan mencobai Allahpun, mereka luput juga.”


3:16 Beginilah berbicara satu sama lain orang-orang yang takut akan TUHAN: “TUHAN memperhatikan dan mendengarnya; sebuah kitab peringatan ditulis di hadapan-Nya bagi orang-orang yang takut akan TUHAN dan bagi orang-orang yang menghormati nama-Nya.”

3:17 Mereka akan menjadi milik kesayangan-Ku sendiri, firman TUHAN semesta alam, pada hari yang Kusiapkan. Aku akan mengasihani mereka sama seperti seseorang menyayangi anaknya yang melayani dia.

3:18 Maka kamu akan melihat kembali perbedaan antara orang benar dan orang fasik, antara orang yang beribadah kepada Allah dan orang yang tidak beribadah kepada-Nya.





RENUNGAN :

Lalu orang-orang yang takut kepada Tuhan berbicara satu sama lain. Tuhan mendengar dan memperhatikan apa yang mereka katakan. (Maleakhi 3:16 BIS)

Beginilah berbicara satu sama lain orang-orang yang takut akan TUHAN: “TUHAN memperhatikan dan mendengarnya; sebuah kitab peringatan ditulis di hadapan-Nya bagi orang-orang yang takut akan TUHAN dan bagi orang-orang yang menghormati nama-Nya.” 
(Maleakhi 3:16 TB)




           TINGGI GUNUNG SERIBU JANJI

Memang lidah tak bertulang, 
tak berbekas kata-kata. 
Tinggi gunung, seribu janji. 
Lain di bibir, lain di hati.

Aku pergi tak kan lama,
hanya satu hari saja. 
Seribu tahun tak lama, 
hanya sekejap saja. 
Kita kan berjumpa pula.

(Lagu TINGGI GUNUNG SERIBU JANJI, ciptaan Ismail Marzuki. Bob Tutupoliy menyanyikan lagu ini dalam Album "Sukses").






Ungkapan ‘memang lidah tak bertulang’. Artinya, betapa mudahnya orang mengatakan sesuatu, padahal yang dikatakan itu ‘ngawur’, tak memiliki arti, tak bermakna. 


Kata-kata yang tanpa makna, kata-kata yang tidak punya arti, jika kata-kata yang demikian itu diungkapkan akan dapat merugikan diri kita sendiri, bahkan membahayakan atau menyakiti orang lain. Karena itu, dalam berbicara haruslah menjaga etika.


Berbicara adalah aktifitas yang sering kita lakukan. Ia menjadi alat manusia untuk menjalin hubungan dengan sesama. Kata-kata yang keluar dari mulut menunjukkan hati dan pikiran masing-masing orang. 

Kata-kata yang indah dapat menjalin hubungan yang baik antara sesama manusia, dan mengeratkan persahabatan. Tetapi perkataan yang kasar dapat menyakitkan hati orang lain.


Pada masa Maleakhi, bangsa Israel mengalami kebingungan. Sepertinya, mereka menilai tidak ada perbedaan antara orang benar dan fasik. Antara orang beribadah dan yang tidak beribadah kepada Tuhan, nyaris sama saja. Apa respons Allah mendengar ucapan mereka? "Bahwasanya Aku, TUHAN, tidak berubah... Bicaramu kurang ajar tentang Aku..." (13).


Adapun tanggapan Maleakhi yaitu dengan melaporkan perkataan orang-orang yang takut akan Allah (16-18). Mereka saling menguatkan. Mereka mengingatkan bahwa Tuhan pasti mengingat dan memperhatikan bangsa (manusia) yang takut dan menghormati-Nya. Perkataan itu diteguhkan dengan firman dari Allah sendiri. Mereka yang menghormati Allah merupakan pewaris sejati identitas Israel sebagai milik kesayangan-Nya (bdk. Kel. 19:5).


Orang-orang percaya seharusnyalah hidup dengan memegang teguh etika, moral, dan hukum.


Orang-orang percaya semestinyalah mengaminkan bahwa Tuhan senantiasa memperhatikan dan mendengar setiap ucapan umatNya. Karena itu, hidup orang percaya haruslah ditandai dengan takut akan Tuhan dan menghormati nama Tuhan.

✝️ ✝️ ✝️


MENYANYI :  GB 62 (1, 5)

🎢
Siapa yang berpegang
pada sabda Tuhan
dan setia mematuhi-Nya.
Hidupnya mulia
dalam cah’ya baka
bersekutu dengan Tuhannya.

Percayalah dan pegang sabda-Nya:
hidupmu dalam Yesus sungguh bahagia!



🎢
O, betapa senang
hidup dalam terang
beserta Tuhan di jalan-Nya,
jika mau mendengar
serta patuh benar
dan tetap berpegang pada-Nya

Percayalah dan pegang sabda-Nya:
hidupmu dalam Yesus sungguh bahagia!









DOA MENANGGAPI BACAAN ALKITAB :

Tuhan, Engkau adalah pribadi yang senantiasa dapat diandalkan. 

Kasih, kuasa, hikmat dan kesetiaan-Mu tidak pernah berubah untuk selama-lamanya. 

Di setiap saat tak pernah Engkau meninggalkan diri kami. Engkau selalu menolong diri kami tepat pada waktunya. Engkau mengatur segala perkara di dalam kedaulatan-Mu. 

Oleh sebab itu, ya Tuhan, tolonglah diri kami untuk semakin bertumbuh di dalam iman dan semakin bertambah kokoh di dalam pengharapan kepada-Mu. 



 

Mengawali hari ini kami menyerahkan hidup kami ke dalam tangan-Mu. 

Tuntunlah diri kami dengan hikmat-Mu dan sertailah diri kami dengan kasih setia-Mu. 

Engkau tidak pernah tersesat dan tak akan pernah menyesatkan siapapun juga. 

Karena tuntunan-Mu itu selalu dapat kami andalkan. 

Kesetiaan-Mu tetap untuk selama-lamanya dan tak pernah Engkau meninggalkan anak-anak-Mu. Oleh sebab itu di dalam naungan-Mu aku merasa aman dan hati kami limpah dengan damai sejahtera. 

Berkatilah semua yang kami kerjakan dan kiranya semuanya itu menyenangkan hati-Mu. 






       (..... Doa Syafaat .......)


Ya TUHAN, dalam pengasihan-Mu kami mohon ...

                  DENGARLAH DOA KAMI

yang kami sampaikan di dalam nama Yesus Kristus yang telah mengajarkan kami berdoa :



 
Bapa kami yang di sorga, Dikuduskanlah nama-Mu, datanglah Kerajaan-Mu, jadilah kehendak-Mu di bumi seperti di sorga. 

Berikanlah kami pada hari ini makanan kami yang secukupnya dan ampunilah kami akan kesalahan kami, seperti kami juga mengampuni orang yang bersalah kepada kami; dan janganlah membawa kami ke dalam pencobaan, tetapi lepaskanlah kami dari pada yang jahat. 

Karena Engkaulah yang empunya Kerajaan dan kuasa dan kemuliaan sampai selama-lamanya, Amin.

Selasa, 02 Agustus 2022

MEZBAH KELUARGA Rabu, 3 Agustus 2022








MEZBAH KELUARGA Rabu,  3 Agustus 2022




Ibadah Pagi


MAZMUR PENGANTAR IBADAH
      πŸ“œ Mazmur 40 : 2, 5

Aku sangat menanti-nantikan TUHAN;

lalu Ia menjenguk kepadaku dan mendengar teriakku minta tolong. 


Berbahagialah orang, yang menaruh kepercayaannya pada TUHAN, 

yang tidak berpaling kepada orang-orang yang angkuh, 

atau kepada orang-orang yang telah menyimpang kepada kebohongan! 



MENYANYI :  NKB 19 (bait 1 saja)

🎢
Dalam lautan yang kelam, terancam jiwaku,
dalam dosa tenggelam, hilang harapanku.
Tapi Tuhan berkenan dengar seruanku,
lalu ‘ku dis’lamatkan Mukhalisku.

Kasih kudus! Kasih kudus!
Yang t’lah mengangkatku: Kasih kudus!
Kasih kudus! Kasih kudus!
Yang t’lah mengangkatku: Kasih kudus!










DOA HARI INI :
(Dilla)

Ya TUHAN, 
pagi hari ini kami bersyukur kepada-Mu. 

Dengan kasih setia-Mu Engkau memelihara hidup kami, sehingga kami boleh menyambut hari baru pemberian-Mu ini dengan bersukacita.

Ya TUHAN,
Inilah kami milikMu, yang datang membuka hati dan pikiran, agar dengan kuasa Roh Kudus, kami dimerdekakan untuk memahami dan melaksanakan firman-Mu. 

Ya TUHAN, 
Ajarlah kami bertindak seturut kehendakMu,

Bersabdalah, kami mendengarkan,,,

Amin.





BACAAN ALKITAB :
  πŸ“– Maleakhi 3:6-12 

6 Bahwasanya Aku, TUHAN, tidak berubah, dan kamu, bani Yakub, tidak akan lenyap. 

7 Sejak zaman nenek moyangmu kamu telah menyimpang dari ketetapan-Ku dan tidak memeliharanya. Kembalilah kepada-Ku, maka Aku akan kembali kepadamu, firman TUHAN semesta alam. Tetapi kamu berkata: "Dengan cara bagaimanakah kami harus kembali?" 

8 Bolehkah manusia menipu Allah? Namun kamu menipu Aku. Tetapi kamu berkata: 
"Dengan cara bagaimanakah kami menipu Engkau?" Mengenai persembahan persepuluhan dan persembahan khusus!

9 Kamu telah kena kutuk, tetapi kamu masih menipu Aku, ya kamu seluruh bangsa! 

10 Bawalah seluruh persembahan persepuluhan itu ke dalam rumah perbendaharaan, supaya ada persediaan makanan di rumah-Ku dan ujilah Aku, firman TUHAN semesta alam, apakah Aku tidak membukakan bagimu tingkap-tingkap langit dan mencurahkan berkat kepadamu sampai berkelimpahan. 

11 Aku akan menghardik bagimu belalang pelahap, supaya jangan dihabisinya hasil tanahmu dan supaya jangan pohon anggur di padang tidak berbuah bagimu, firman TUHAN semesta alam. 

12 Maka segala bangsa akan menyebut kamu berbahagia, sebab kamu ini akan menjadi negeri kesukaan, firman TUHAN semesta alam. 






RENUNGAN :


MEMBERI UNTUK TUHAN


Dalam Perjanjian Lama, persepuluhan diperuntukkan untuk mendanai seluruh pekerjaan di Bait Allah. 

Dalam Alkitab, istilah persepuluhan pertama kali muncul ketika Abraham memberikan sepersepuluh dari semuanya (Kej. 14:18-20). Peristiwa kedua, dilakukan oleh Yakub yang memberikan persepuluhan kepada Tuhan (Kej. 28:22). 

Di dalam Kitab Bilangan, persepuluhan ditujukan untuk suku Lewi. Merekalah yang khusus ditunjuk Allah melayani purnawaktu di Bait-Nya.

 

Nah, bacaan hari ini menceritakan mengenai umat Israel pada zaman Maleakhi. 

Umat Israel menjalani kehidupan berimannya di bawah Hukum Taurat, yaitu Hukum Tuhan yang diberikan melalui Musa lalu kemudian dijabarkan oleh Musa. Salah satu peraturan dalam Hukum ini adalah persembahan persepuluhan. 


Persembahan Persepuluhan adalah hitungan sepuluh persen dari hasil usaha seseorang. 


Pada zaman Maleakhi, banyak umat Tuhan tidak mengindahkan tuntutan Tuhan ini. Mereka memang tetap memberikan persembahan persepuluhannya, tetapi sepuluh persen yang mereka berikan itu bukanlah yang terbaik. 


Sepuluh persen yang mereka berikan adalah ternak yang bernoda, cacat atau yang sudah rusak. Atas hal ini Tuhan marah dan mengatakan bahwa, kamu telah menipu Aku!


Memberikan persembahan persepuluhan pada masa itu adalah cara orang-orang Israel hidup dalam keselamatan Tuhan. Dengan mengikuti peraturan Tuhan mereka selamat. Jika tidak, mereka tetap hidup dalam kutuk. Menipu Tuhan lewat persepuluhan menutup jalan mereka untuk mengalami keselamatan Tuhan (ay 9).



Pada waktu dulu keselamatan manusia ditentukan oleh Hukum Taurat (termasuk peraturan persepuluhan). Dengan mentaati Hukum Taurat mereka hidup dalam keselamatan. Tetapi, setelah Yesus datang ke dunia, keselamatan bukan lagi ditentukan oleh Hukum Taurat, tetapi oleh Yesus. 


Pola hidup beriman sekarang mengacu pada Yesus. Dalam hal memberi persembahan pun kita mengacu pada Yesus, bukan lagi pada Hukum Taurat. Ketika Paulus mengatakan: “Adalah lebih berbahagia memberi daripada menerima”, ia mengacu pada Tuhan Yesus.


Kalau dasar keselamatan kita sekarang adalah Tuhan Yesus, dan Yesus sendiri menghendaki agar kita tetap memberikan persembahan, lalu bagaimana kita memberikan persembahan itu dengan benar? 

Persembahan yang benar dihadapan Tuhan adalah seperti dikatakan oleh Paulus dalam Roma 12:1: “Karena itu, saudara-saudara, demi kemurahan Allah aku menasihatkan kamu, supaya kamu mempersembahkan tubuhmu sebagai persembahan yang hidup, yang kudus dan yang berkenan kepada Allah: itulah ibadahmu yang sejati.

Yang pertama dan terutama diinginkan Tuhan dari kita bukan lagi bagian-bagian terkecil dari hidup kita melainkan hidup kita seutuhnya. Atas dasar ini, jika kita datang memberikan persembahan kepada Tuhan, pada saat yang sama kita sedang membawa diri kita kepada Tuhan. Itulah sebabnya Tuhan memuji persembahan seorang janda yang hanya berjumlah satu perak saja, karena dia memberikan itu dengan mempertaruhkan hidupnya. 


Bukan berarti bahwa persembahan orang kaya tidak akan diterima Tuhan. O tentu akan diterima Tuhan bila disertai dengan penyerahan diri yang sungguh-sungguh. Bukan memberi dengan alasan agar dipuji.
✝️ ✝️ ✝️




MENYANYI :  GB 226 (1, 4)

🎢
Hidup yang jujur hendak ku serah
pada Yesusku yang aku sembah.
Persekutuan, mesra dan kudus,
ingin kuikat dengan Penebus.

Ya Yesus, Kaukorbankan darah-Mu bagiku;
kub'ri masa depanku dan hidup bagi-Mu.
Hatiku kuserahkan menjadi takhta-Mu.
Kuminta, kuasailah seluruh hidupku.

🎢
Memuji Yesus dengan hidupku
mau berkenan pada Dia penuh,
ikut mencari yang hilang sesat,
bawa pada-Nya yang susah, penat.


Ya Yesus, Kaukorbankan darah-Mu bagiku;
kub'ri masa depanku dan hidup bagi-Mu.
Hatiku kuserahkan menjadi takhta-Mu.
Kuminta, kuasailah seluruh hidupku.










DOA MENANGGAPI BACAAN ALKITAB :
(mama, mulai)


TUHAN, anugerah-Mu sungguh sangat besar sehingga melampaui kemampuan akal kami untuk mencernanya. 

Ketika kami  tidak setia Engkau tetap setia karena kesetiaan-Mu turun-temurun dan tidak pernah berubah untuk selama-lamanya. 

Ya TUHAN, 
kami bersyukur untuk firman-Mu yang mengingatkan kami, bahwa kami perlu memberikan persembahan terbaik sebagai tanda syukur kepada-Mu. 


Pulihkanlah hidup kami. Kami berharap kepada belas kasihan-Mu dan berseru memohon pertolongan-Mu. 


Pakailah hidup kami sebagai alat dalam tangan-Mu, untuk menyatakan kasih dan kemuliaan-Mu.
 

TUHAN, 
ajarlah kami untuk hidup bertanggung jawab terhadap anugerah-Mu yang Engkau limpahkan atas hidup kami.

Jagalah diri kami agar kami tidak mempermainkan kemurahan-Mu dengan hidup sekehendak hati kami.


Ya TUHAN, 
kami mohon agar sepanjang hari ini Engkau  menjaga langkah-langkah kami.


Kami menyerahkan semua yang akan kami kerjakan pada hari ini ke dalam tangan-Mu. 



       (..... Doa Syafaat .......)


Ya TUHAN, dalam pengasihan-Mu kami mohon ...

                  DENGARLAH DOA KAMI

yang kami sampaikan di dalam nama Yesus Kristus yang telah mengajarkan kami berdoa :



 
Bapa kami yang di sorga, Dikuduskanlah nama-Mu, datanglah Kerajaan-Mu, jadilah kehendak-Mu di bumi seperti di sorga. 

Berikanlah kami pada hari ini makanan kami yang secukupnya dan ampunilah kami akan kesalahan kami, seperti kami juga mengampuni orang yang bersalah kepada kami; dan janganlah membawa kami ke dalam pencobaan, tetapi lepaskanlah kami dari pada yang jahat. 

Karena Engkaulah yang empunya Kerajaan dan kuasa dan kemuliaan sampai selama-lamanya, Amin.