Senin, 18 Oktober 2021

HATI YANG HAUS AKAN KEBENARAN ~ Mezbah Keluarga ~ 19/10/2021





MEZBAH KELUARGA 
Selasa, 19 Oktober 2021
1 Petrus 2
HATI YANG HAUS AKAN KEBENARAN


 




💠 MEMBACA MAZMUR :
       ðŸ“œ  Mazmur 71:3

Jadilah bagiku gunung batu, tempat berteduh, 

KUBU PERTAHANAN UNTUK MENYELAMATKAN AKU; SEBAB ENGKAULAH BUKIT BATUKU DAN PERTAHANANKU. 


 
💠 SAAT TEDUH
Meneduhkan, menenangkan, dan memusatkan hati kepada Tuhan.


💠 MENYANYI :  KJ 440 

🎶
Di badai topan dunia 
Tuhanlah Perlindunganmu;
kendati goncang semesta, 
Tuhanlah Perlindunganmu!

Ref.
Ya, Yesus Gunung Batu di dunia, 
di dunia, di dunia;
Ya, Yesus Gunung Batu di dunia, 
tempat berlindung yang teguh.


🎶
Baik siang maupun malam g'lap, 
Tuhanlah Perlindunganmu;
niscaya takutmu lenyap, 
Tuhanlah perlindunganmu!
 
Ref.
Ya, Yesus Gunung Batu di dunia, 
di dunia, di dunia;
Ya, Yesus Gunung Batu di dunia, 
tempat berlindung yang teguh.


 ðŸŽ¶
Ya Gunung Batu yang tetap, 
Engkaulah Perlindunganku;
di tiap waktu dan tempat 
Engkaulah Perlindunganku!

Ref.
Ya, Yesus Gunung Batu di dunia, 
di dunia, di dunia;
Ya, Yesus Gunung Batu di dunia, 
tempat berlindung yang teguh.


💠 BACAAN ALKITAB :
      📖  1 Petrus 2:1-3
 
1 Karena itu buanglah segala kejahatan, segala tipu muslihat dan segala macam kemunafikan, kedengkian dan fitnah. 

2 Dan jadilah sama seperti bayi yang baru lahir, yang selalu ingin akan air susu yang murni dan yang rohani, supaya olehnya kamu bertumbuh dan beroleh keselamatan, 

3 jika kamu benar-benar telah mengecap kebaikan Tuhan. 



💠 RENUNGAN : 


HATI YANG HAUS AKAN KEBENARAN

Orang yang menyadari bahwa dirinya telah mengalami kebaikan Tuhan akan membenci kejahatan dan mengasihi kebenaran. Karena tidak ada kebaikan Tuhan yang lebih besar melampaui keselamatan yang Ia anugerahkan kepada manusia yang berdosa. Untuk itu Ia telah mengorbankan diri-Nya sampai mati di kayu salib. Apabila orang menyadari akan besarnya anugerah Allah tersebut maka ia tidak akan lagi bersedia untuk hidup di dalam kehidupan yang lama yang diwarnai dengan keberdosaan. Sebaliknya ia akan hidup di dalam pola kehidupan yang baru, yaitu yang diwarnai dengan keinginan untuk bertumbuh di dalam kebenaran.

 


Tindak lanjut sesudah memperoleh keselamatan, yaitu meninggalkan kejahatan dan mengasihi kebenaran ini dikemukakan di dalam 1 Petrus 2. Di situ dijelaskan apabila orang benar-benar telah mengecap kebaikan Tuhan, yaitu keselamatan yang Ia anugerahkan, maka ia haruslah membuang segala kejahatan, segala tipu muslihat dan segala macam kemunafikan, kedengkian dan fitnah. Orang itu harus hidup bagaikan seorang bayi yang baru lahir yang selalu ingin akan air susu yang murni dan yang rohani, yaitu firman Tuhan yang adalah kebenaran. Hal ini menunjukkan bahwa orang yang menyadari bahwa dirinya telah mengalami kebaikan Tuhan akan membenci kejahatan dan mengasihi kebenaran.

 




PERTANYAAN UNTUK DIRENUNGKAN SECARA PRIBADI :

Sudahkah Anda membenci kejahatan dan mengasihi kebenaran? Apakah buktinya dalam kehidupan Anda sehari-hari?

 

💠 SAAT TEDUH
Meneduhkan hati di hadapan Tuhan.
 

💠 MENYANYI :    PKJ 245. 

🎶
Seperti wanita 
di pinggir sumur,
betapa haus jiwaku.
‘Ku mendengar 
Yesus berkata,
"Minumlah air 
hidup yang kekal."

Ref.
Ya Tuhanku, 
b’ri aku minum
dan puaskan haus jiwaku;
b’riku makan, 
hingga jiwaku kenyang.
Ya Tuhan, baharui diriku.

🎶
Tak terbilang orang 
yang merindukan
nikmatnya dunia yang fana;
tetapi tiada harta indah
setara Yesus Kristus, 
Tuhanku.

Ref.
Ya Tuhanku, b’ri aku minum
dan puaskan haus jiwaku;
b’riku makan, 
hingga jiwaku kenyang.
Ya Tuhan, baharui diriku.

💠 BERDOA :
 
......


Ya Tuhan, kami berdoa memohon, agar Roh Kudus-Mu memenuhi hati kami dengan rasa dahaga akan diri-Mu dan firman-Mu. 

Di dalam kerinduan kepada-Mu itulah kami akan semakin bertumbuh di dalam kasih kepada diri-Mu dan semakin bertambah membenci kejahatan. 

Ya Tuhan, di dalam rasa haus akan firman-Mu itu kami akan hidup semakin menyenangkan hati-Mu, yaitu dengan hidup semakin sesuai dengan kehendak-Mu. 

Tuhan, kami berdoa agar Roh dan firman-Mu terus-menerus menguduskan diri kami, memisahkan hidup kami dari kegelapan dan membentuk pola pikir sehingga semakin selaras dengan hati-Mu.

 
Ya Tuhan,  kami bersyukur karena Engkau di dalam kasih setia-Mu Engkau tidak pernah lalai untuk memelihara hidup kami. 

Maka kami yakin, hari inipun akan kami lalui di dalam tuntunan dan penyertaan-Mu. Sertailah diri kami dengan kemurahan-Mu dan jagalah kami ini seperti biji mata-Mu sendiri. 

Tuhan, berkatilah semua yang akan kami kerjakan pada hari ini dengan keberhasilan. Jangan biarkan kami terjerumus ke dalam pencobaan dan lepaskanlah kami dari pada yang jahat. 

Pakailah hidup kami menjadi saluran kasih-Mu bagi orang-orang yang kami jumpai pada hari ini. Supaya dengan demikian hidup kami bukan merupakan kehidupan yang sia-sia, namun memuliakan nama-Mu. 

Di dalam nama Yesus, Tuhanku, kami berdoa.



****

Bapa kami yang di sorga, Dikuduskanlah nama-Mu, datanglah Kerajaan-Mu, jadilah kehendak-Mu di bumi seperti di sorga. 

Berikanlah kami pada hari ini makanan kami yang secukupnya dan ampunilah kami akan kesalahan kami, seperti kami juga mengampuni orang yang bersalah kepada kami; dan janganlah membawa kami ke dalam pencobaan, tetapi lepaskanlah kami dari pada yang jahat. 

Karena Engkaulah yang empunya Kerajaan dan kuasa dan kemuliaan sampai selama-lamanya. 
Amin. 
 

Minggu, 17 Oktober 2021

DOA ORANG BENAR SANGAT BESAR KUASANYA ~ Mezbah Keluarga Hari Minggu ~ 17/10/2021




MEZBAH KELUARGA HARI MINGGU
17 Oktober 2021
Yakobus 5
DOA ORANG BENAR SANGAT BESAR KUASANYA

 


💠 PEMBUKAAN :

[Papa] :  Kita mulai Mezbah Keluarga Hari Minggu ini dengan pertolongan dari TUHAN yang menciptakan langit dan bumi, Dia tidak pernah meninggalkan perbuatan tangan-Nya, dan Dia selalu dalam kesetiaan-Nya sampai selama-lamanya. ~ Kasih karunia dan damai sejahtera dari Allah, Bapa kita, dan dari Tuhan Yesus Kristus menyertai kamu. Amin.



💠 MEMBACA MAZMUR :
 [Anak] :   ðŸ“œ  Mazmur 66:8, 9

Pujilah Allah kami, hai bangsa-bangsa, 

DAN PERDENGARKANLAH PUJI-PUJIAN KEPADA-NYA! 

Ia mempertahankan jiwa kami di dalam hidup 

DAN TIDAK MEMBIARKAN KAKI KAMI GOYAH. 


💠 MENYANYI :  PKJ 14. 

🎶
Kunyanyikan kasih setia Tuhan 
selamanya, selamanya.
Kunyanyikan kasih setia Tuhan 
selamanya, kunyanyikan s’lamanya.
    
Kututurkan tak jemu 
kasih setiaMu, Tuhan; 
kututurkan tak jemu
kasih setiaMu turun temurun.
    
Kunyanyikan kasih setia Tuhan 
selamanya, selamanya.
Kunyanyikan kasih setia Tuhan 


💠 BERDOA :

[Mama] :  Ya Tuhan, kami bersyukur kepada-Mu untuk pagi hari ini, juga kami berterima kasih atas penjagaan-Mu sepanjang tidur malam kami, dan kini dapat bangun dalam kondisi yang segar-bugar.


Kami bersyukur kepada-Mu, ya Tuhan, karena Engkau penuh dengan kasih setia dan adil. Di dalam kasih setia-Mu Engkau tidak akan mengabaikan orang yang berharap kepada-Mu. Di dalam keadilan-Mu Engkau tidak akan mengabaikan orang yang hidup dalam ketaatan kepada firman-Mu. 


Allah yang Kudus, Engkaulah Penebus kami dan kekuatan kami. Karena itu kami mohon, kiranya Roh-Mu menguasai diri kami dan menerangi hati pikiran kami dengan Kebenaran-Mu yang membimbing kami melakukan Kehendak-Mu dalam semua kegiatan kami setiap hari. 

Dalam pengasihan Yesus Kristus, Tuhan kami, kami berdoa, Amin.


💠 MENYANYI : GB 114.

 ðŸŽ¶
Di setiap janjiku
dan setiap doaku
juga langkah imanku,
Tuhan bersamaku
Tiap gunung ku tempuh,
harapanku pun teguh,
rahmat Tuhan beserta
hanya anugerah-Nya.

Ref.
Tuhan b’ri anug’rah-Nya.
Tuhan b’ri kuasa-Nya.
Kristuslah di dalamku,
aku menang bersama-Nya.



💠 MEMBACA ALKITAB :
 [Anak] :  📖   Yakobus 5:16-18

16 Karena itu hendaklah kamu saling mengaku dosamu dan saling mendoakan, supaya kamu sembuh. Doa orang yang benar, bila dengan yakin didoakan, sangat besar kuasanya. 

17 Elia adalah manusia biasa sama seperti kita, dan ia telah bersungguh-sungguh berdoa, supaya hujan jangan turun, dan hujan pun tidak turun di bumi selama tiga tahun dan enam bulan. 

18 Lalu ia berdoa pula dan langit menurunkan hujan dan bumi pun mengeluarkan buahnya. 





💠 RENUNGAN : 



DOA ORANG BENAR SANGAT BESAR KUASANYA


Melalui doa yang dipanjatkan di dalam iman orang yang biasapun akan mampu menghasilkan perkara-perkara yang luar biasa. Perlu diingat bahwasanya kemampuan manusia bersifat terbatas. Sehingga apa yang ia hasilkanpun juga bersifat terbatas. Tetapi tidak demikian halnya dengan Tuhan. Kuasa-Nya tidak terbatas sehingga Ia sanggup melakukan perkara-perkara yang besar. Di samping itu Ia juga menghargai orang yang percaya kepada-Nya. Oleh karena itu Ia tidak akan mengabaikan doa yang dipanjatkan kepada-Nya di dalam iman. Dengan demikian orang yang berdoa tersebut akan menghasilkan perkara-perkara besar yang melampaui keterbatasan dirinya.

 


Bahwasanya melalui doanya orang yang biasa dapat menghasilkan perkara-perkara yang luar biasa itu dapat dilihat di dalam kehidupan Elia. Sebagaimana yang disebut di dalam Yakobus 5, Elia adalah manusia biasa sama seperti kita. Di situ ditulis juga bahwa "ia telah bersungguh-sungguh berdoa." Di dalam doanya itu ia meminta "supaya hujan jangan turun, dan hujanpun tidak turun di bumi selama tiga tahun dan enam bulan. Lalu ia berdoa pula dan langit menurunkan hujan." Hal ini menunjukkan bahwa melalui doa yang dipanjatkan dengan penuh iman maka orang yang biasapun akan mampu menghasilkan perkara-perkara yang luar biasa.


💠 MENYANYI :  KPPK 287. 

🎶
Indahnya saat berdoa, 
lepaslah semua dosaku,
bawalah 'ku kepada-Nya, 
kucurahkan isi kalbu.

Di waktu susah dan resah, 
kurasa nyaman dan segar,
'ku lepas dari cobaan, 
hanya di saat berdoa.

🎶
Indahnya saat berdoa, 
yang kumohon didengar-Nya,
betapa sungguh imanku, 
'ku berharap kepada-Nya.
    
Ia memanggilku datanglah, 
percaya pada firman-Nya,
beban dosa kutanggalkan, 
menunggu saat berdoa.


✝️ PENGAKUAN IMAN RASULI
[ Berdiri-bersama] :
Aku percaya kepada Allah, Bapa yang Mahakuasa, Khalik langit dan bumi.

Dan kepada Yesus Kristus, Anak-Nya yang Tunggal, Tuhan kita.

Yang dikandung daripada Roh Kudus, lahir dari anak dara Maria.

Yang menderita sengsara di bawah pemerintahan Pontius Pilatus, disalibkan, mati dan dikuburkan, turun ke dalam kerajaan maut.

Pada hari yang ketiga bangkit pula dari antara orang mati.

Naik ke surga, duduk di sebelah kanan Allah, Bapa yang Mahakuasa, dan dari sana Ia akan datang untuk menghakimi orang yang hidup dan yang mati.

Aku percaya kepada Roh Kudus; gereja yang kudus dan am; persekutuan orang kudus; pengampunan dosa; kebangkitan orang mati; dan hidup yang kekal. 



💠 BERDOA : 

..........

****

Tuhan, kami bersyukur karena anugerah-Mu memungkinkan diri kami, manusia yang biasa ini, untuk hidup melampaui keterbatasan diri kami. 

Kerelaan diri-Mu dalam mendengarkan doaku dan penghargaan-Mu terhadap iman kami memungkinkan diri kami untuk hidup melampaui keadaan di sekitar kami.

Oleh sebab itu, ya Tuhan, tambahkanlah iman kami dan teguhkanlah pengharapan kami kepada-Mu. 

Berkaryalah melalui Roh dan firman-Mu di dalam hidup kami ini, agar supaya dengan demikian iman kami kepada-Mu semakin bertambah kokoh dari waktu ke waktu.

 

Pagi hari ini kami mengangkat pujian dan syukurku kepada-Mu ya Tuhan.

Sebab sebagaimana selama ini Engkau selalu menyertai diri kami, kami percaya pada hari inipun kami juga akan mengalaminya di dalam hidup kami.

Tuntunlah hidup kami,  ya Tuhan, dan jagalah langkah-langkah kami agar kami senantiasa berjalan sesuai dengan kehendak-Mu. 

Jadikanlah diri kami sebagai saluran kasih-Mu bagi orang-orang yang ada di sekitar kami.

Ya Tuhan, berkatilah semua yang kami kerjakan pada hari ini dengan keberhasilan. 

Jangan biarkan diri kami terjerumus ke dalam pencobaan dan lepaskanlah kami dari pada yang jahat. 

Di dalam nama Yesus Kristus, Tuhan yang bersedia mendengar doa kami,  kami menyerahkan permohonan kami. 

 
*****


Bapa kami yang di sorga, 
Dikuduskanlah nama-Mu, 
Datanglah Kerajaan-Mu, 
Jadilah kehendak-Mu di bumi seperti di sorga.

Berikanlah kami pada hari ini makanan kami yang secukupnya dan ampunilah kami akan kesalahan kami, seperti kami juga mengampuni orang yang bersalah kepada kami; dan janganlah membawa kami ke dalam pencobaan, tetapi lepaskanlah kami dari pada yang jahat. 

Karena Engkaulah yang empunya Kerajaan dan kuasa dan kemuliaan sampai selama-lamanya. 

Amin.

Jumat, 15 Oktober 2021

SELARAS DENGAN KEHENDAK TUHAN ~ Mezbah Keluarga ~ 16/10/2021






MEZBAH KELUARGA 
Sabtu, 16 Oktober 2021
Yakobus 4
SELARAS DENGAN KEHENDAK TUHAN



💠 MEMBACA MAZMUR :
       ðŸ“œ  Mazmur 13:6

Tetapi aku, kepada kasih setia-Mu aku percaya, 

HATI KU BERSORAK-SORAK KARENA PENYELAMATAN-MU. 

Aku mau menyanyi untuk TUHAN, 

KARENA IA TELAH BERBUAT BAIK KEPADAKU. 

 
💠 SAAT TEDUH
Meneduhkan, menenangkan, dan memusatkan hati kepada Tuhan.


💠 MENYANYI :  PKJ 7. 

🎶
Bersyukurlah pada Tuhan, 
serukanlah namaNya!
Bernyanyilah bagi Tuhan, 
mari bermazmurlah!

Ref.
Pujilah Tuhan, hai jiwaku, 
pujilah namaNya.
Aku hendak bernyanyi 
seumur hidupku.


🎶
Hatiku siap, ya Tuhan, 
bernyanyi dan bermazmur,
kar’na Engkau Maha baik, 
setia dan benar.

Ref.
Pujilah Tuhan, hai jiwaku, 
pujilah namaNya.
Aku hendak bernyanyi 
seumur hidupku.



💠 BACAAN ALKITAB :
      📖  Yakobus 4:13-16

13 Jadi sekarang, hai kamu yang berkata: "Hari ini atau besok kami berangkat ke kota anu, dan di sana kami akan tinggal setahun dan berdagang serta mendapat untung", 

14 sedang kamu tidak tahu apa yang akan terjadi besok. Apakah arti hidupmu? Hidupmu itu sama seperti uap yang sebentar saja kelihatan lalu lenyap. 

15 Sebenarnya kamu harus berkata: "Jika Tuhan menghendakinya, kami akan hidup dan berbuat ini dan itu." 

16 Tetapi sekarang kamu memegahkan diri dalam congkakmu, dan semua kemegahan yang demikian adalah salah. 



💠 RENUNGAN : 


SELARAS DENGAN KEHENDAK TUHAN

Rencana orang yang rendah hati akan diwarnai dengan keberhasilan, sedangkan rancangan orang yang congkak akan dibayang-bayangi dengan kegagalan. Sebab orang yang rendah hati akan menjadikan kehendak Tuhan sebagai acuan dari rancangan yang ia buat. Di pihak lain, orang yang congkak akan mengabaikan kehendak Tuhan dan menyusun rencana hanya berdasarkan kemampuan dirinya sendiri. Padahal kemampuan manusia bersifat terbatas. Sebagai akibat rencana yang ia buat akan dibayang-bayangi dengan kegagalan. Sebaliknya kehendak Tuhan adalah sempurna. Sehingga rencana yang disusun selaras dengan kehendak-Nya akan diwarnai dengan keberhasilan.

 


Perbedaan antara orang yang rendah hati dan yang congkak itulah yang dikemukakan di dalam Yakobus 4. Di situ diutarakan bahwa orang yang congkak akan membuat rencana tanpa mengindahkan kehendak Tuhan. Padahal yang bersangkutan tidak tahu apa yang akan terjadi pada hari esok. Sebagai akibat, seperti hidupnya yang bagaikan uap yang akan lenyap demikian pulalah rencana yang ia buat. Tetapi orang yang rendah hati akan berkata: "Jika Tuhan menghendakinya, kami akan hidup dan berbuat ini dan itu." Karena kehendak Tuhan tidak pernah gagal maka rencana orang yang rendah hati, yaitu rencana yang didasarkan kepada kehendak Tuhan tersebut akan diwarnai dengan keberhasilan.



PERTANYAAN UNTUK DIRENUNGKAN SECARA PRIBADI :

Termasuk orang yang rendah hati atau congkakkah diri Anda? Apakah wujudnya di dalam rencana yang Anda buat?


 

💠 SAAT TEDUH
Meneduhkan hati di hadapan Tuhan.
 

💠 MENYANYI :   NKB 14. 

🎶
Jadilah, Tuhan kehendak Mu!
‘Kaulah Penjunan, ‘ku tanahnya.
Bentuklah aku sesuka Mu,
‘kan ‘ku nantikan dan berserah.

🎶
Jadilah, Tuhan kehendak Mu!
S’luruh hidupku kuasailah.
Berilah Roh Mu kepadaku,
agar t’rang Kristus pun nyatalah.


💠 BERDOA :
 
......


Ya Tuhan, ampunilah diri kami apabila kami  masih hidup di dalam kecongkakan, mengabaikan kehendak-Mu, dan hanya bersandar pada kemampuan kami yang terbatas ini  dan jauh dari sempurna itu. 

Kami menyadari bahwa dengan hidup dalam kesombongan serta bergantung pada diri sendiri, maka kami telah membuka jalan untuk hidup di dalam kegagalan dan kejatuhan. 

Sedangkan dengan hidup bergantung kepada-Mu serta berjalan sesuai dengan kehendak-Mu, maja kami akan hidup menyenangkan hati-Mu dan berjalan di dalam penyertaan-Mu yang membawa keberhasilan. 

Ya Tuhan, ubahlah hati kami. Jagalah hati kami agar tetap rendah hati seperti hati-Mu.

 

Ya Tuhan, kembali kami berterima kasih kepada-Mu untuk hari yang baru yang telah Engkau berikan kepada kami, yaitu hari ini. 

Kami menyongsong hari yang baru ini sebagai kesempatan dan anugerah-Mu yang selalu baru bagi hidup kami. 

Tuhan, tolonglah diri kami agar kami mampu mengisi hari ini dengan kehidupan yang menyenangkan hati-Mu, menjadi berkat bagi sesama kami dan tidak dengan kehidupan yang sia-sia. 

Tuntunlah diri kami agar senantiasa hidup sesuai dengan firman-Mu. 

Jangan biarkan diri kami  terjerumus ke dalam pencobaan, tetapi peliharalah diri kami di dalam kasih setia-Mu. 

Di dalam nama Yesus Kristus, Tuhan dan Juruselamat kami, kami berdoa. 


 ****

Bapa kami yang di sorga, Dikuduskanlah nama-Mu, datanglah Kerajaan-Mu, jadilah kehendak-Mu di bumi seperti di sorga. 

Berikanlah kami pada hari ini makanan kami yang secukupnya dan ampunilah kami akan kesalahan kami, seperti kami juga mengampuni orang yang bersalah kepada kami; dan janganlah membawa kami ke dalam pencobaan, tetapi lepaskanlah kami dari pada yang jahat. 

Karena Engkaulah yang empunya Kerajaan dan kuasa dan kemuliaan sampai selama-lamanya. 
Amin. 
 

SESUAI DENGAN HIKMAT TUHAN ~ Mezbah Keluarga ~ 15/10/2021





MEZBAH KELUARGA 
Jumat, 15 Oktober 2021
Yakobus 3
SESUAI DENGAN HIKMAT TUHAN


 




💠 MEMBACA MAZMUR :
       ðŸ“œ Mazmur 70:5

Biarlah bergirang dan bersukacita karena Engkau 

SEMUA ORANG YANG MENCARI ENGKAU; 

biarlah mereka yang mencintai keselamatan dari pada-Mu 

SELALU BERKATA: "ALLAH ITU BESAR!" 


 
💠 SAAT TEDUH
Meneduhkan, menenangkan, dan memusatkan hati kepada Tuhan.


💠 MENYANYI :  KJ 284.

🎶
Pengikut Kristus, nyanyilah, 
berdendang dan menari,
terhibur oleh kurnia 
bersatu dalam kasih:
Terang Ilahi berseri, 
yang dari sorga diberi;  
harganya paling mahal.

🎶
SabdaNya pada putraNya: 
"T'lah tiba zaman  rahmat;
 pergilah Kau ke dunia, 
s'lamatkan yang melarat. 
Supaya dosa tak tetap, 
kuasa maut pun lenyap, 
berilah hidup baru!"

 



💠 BACAAN ALKITAB :
      📖  Yakobus 3:15-17
 
15 Itu bukanlah hikmat yang datang dari atas, tetapi dari dunia, dari nafsu manusia, dari setan-setan. 

16 Sebab di mana ada iri hati dan mementingkan diri sendiri di situ ada kekacauan dan segala macam perbuatan jahat. 

17 Tetapi hikmat yang dari atas adalah pertama-tama murni, selanjutnya pendamai, peramah, penurut, penuh belas kasihan dan buah-buah yang baik, tidak memihak dan tidak munafik. 



💠 RENUNGAN : 


SESUAI DENGAN HIKMAT TUHAN

Orang yang berhikmat adalah pribadi yang menghasilkan buah-buah kehidupan yang baik bagi orang-orang di sekitarnya. Memang hikmat dan kepandaian merupakan dua hal yang berbeda. Tidak semua orang yang pandai dengan sendirinya adalah orang yang berhikmat. Sebab tidak sedikit orang yang walaupun pandai namun tidak memiliki perilaku yang mulia. Sehingga tidak jarang orang yang pandai namun dirinya menyebabkan banyak persoalan bagi orang-orang yang ada di sekitarnya. Tetapi tidak demikian halnya dengan orang yang berhikmat. Perilaku yang bersangkutan adalah mulia, sehingga ia akan membawa berkat bagi lingkungannya.

 


Bahwasanya wujud dari hikmat dalam diri seseorang adalah buah kehidupan yang baik bagi orang-orang di sekitarnya itulah yang ditulis di dalam Yakobus 3. Di situ rasul Yakobus menulis tentang dua macam hikmat. Yang pertama yaitu hikmat yang datang dari atas dan yang kedua yaitu hikmat yang datang dari dunia. Hikmat yang datang dari dunia akan menimbulkan kekacauan dan segala macam perbuatan jahat. Sedangkan hikmat yang dari atas bersifat murni, mengakibatkan orang berperilaku "pendamai, peramah, penurut, penuh belas kasihan dan buah-buah yang baik." Dengan kata lain, dari buah kehidupan yang ia hasilkan kita dapat mengetahui hikmat yang ada pada diri seseorang.

 
PERTANYAAN UNTUK DIRENUNGKAN SECARA PRIBADI :

Sudahkah Anda dipenuhi dengan hikmat yang dari atas? Apakah buktinya?

 

💠 SAAT TEDUH
Meneduhkan hati di hadapan Tuhan.
 

💠 MENYANYI :   KJ 332. 

🎶
Kekuatan serta penghiburan 
diberikan Tuhan padaku. 
Tiap hari aku dibimbingNya; 
tiap jam dihibur hatiku. 
Dan sesuai dengan hikmat Tuhan 
'ku dib'rikan apa yang perlu. 
Suka dan derita bergantian 
memperkuat imanku.

🎶
Tiap hari Tuhan besertaku, 
diberi rahmatNya tiap jam. 
DiangkatNya bila aku jatuh, 
dihalauNya musuhku kejam. 
Yang namaNya Raja Mahakuasa, 
Bapa yang kekal dan abadi, 
mengimbangi duka dengan suka 
dan menghibur yang sedih.


 



💠 BERDOA :
 
......

Ya Tuhan, Engkaulah sumber dari hikmat yang mulia. 

Hikmat-Mu itu menjadikan hidup ini penuh dengan makna dan limpah dengan kebahagiaan. 

Engkau memenuhi orang yang hidup dalam takut kepada-Mu dengan hikmat-Mu, sehingga mereka akan menghasilkan buah-buah yang baik di dalam kehidupan mereka. 

Ya Tuhan, kami memerlukan hikmat-Mu. 

Supaya dengan demikian kehidupan kami tidak sia-sia, namun dapat menjadi saluran berkat-Mu bagi orang-orang yang ada di sekitar kami.

Oleh sebab itu, ya Tuhan, penuhilah hidup kami ini dengan Roh dan hikmat-Mu itu.

 

Ya Tuhan, pagi hari ini dengan merendahkan hati di hadapan-Mu kami mau menyerahkan kehidupan kami di sepanjang hari ini ke dalam tangan-Mu. 

Tuhan, besertalah dengan kami dan tuntunlah diri kami senantiasa. Karena di dalam penyertaan-Mu saja, maka damai sejahtera dan keberhasilan akan mengikuti diri kami.

Di dalam tuntunan-Mu kami akan berjalan di jalan yang penuh dengan kemenangan dan yang menyenangkan hati-Mu. 

Jangan biarkan kami terjerumus ke dalam pencobaan dan lepaskanlah diri kami dari pada yang jahat. 

Berkatilah semua yang kami kerjakan pada hari ini dengan keberhasilan. 

Di dalam nama Yesus Kristus, Tuhan kami, kami berdoa. 

 ****

Bapa kami yang di sorga, Dikuduskanlah nama-Mu, datanglah Kerajaan-Mu, jadilah kehendak-Mu di bumi seperti di sorga. 

Berikanlah kami pada hari ini makanan kami yang secukupnya dan ampunilah kami akan kesalahan kami, seperti kami juga mengampuni orang yang bersalah kepada kami; dan janganlah membawa kami ke dalam pencobaan, tetapi lepaskanlah kami dari pada yang jahat. 

Karena Engkaulah yang empunya Kerajaan dan kuasa dan kemuliaan sampai selama-lamanya. 
Amin. 
 

Rabu, 13 Oktober 2021

JANGAN MEMANDANG MUKA ~ Mezbah Keluarga ~ 14/10/2021






MEZBAH KELUARGA 
Kamis, 14 Oktober 2021
Yakobus 2
JANGAN MEMANDANG MUKA


 




💠 MEMBACA MAZMUR :
       ðŸ“œ  Mazmur 30:5, 6

Nyanyikanlah mazmur bagi TUHAN, hai orang-orang yang dikasihi-Nya, 

DAN PERSEMBAHKANLAH SYUKUR KEPADA NAMA-NYA YANG KUDUS!

Sebab sesaat saja Ia murka, 

TETAPI SEUMUR HIDUP IA MURAH HATI; 

sepanjang malam ada tangisan, 

MENJELANG PAGI TERDENGAR SORAK-SORAI. 




 
💠 SAAT TEDUH
Meneduhkan, menenangkan, dan memusatkan hati kepada Tuhan.


💠 MENYANYI :  PKJ 6. 

🎶
Bersoraklah, hai alam semesta, 
Kau Allahku!
Di langit bergema 
pujian yang megah,
dan bumi pun penuh 
pujian yang merdu,
Bersoraklah, hai alam semesta, 
Kau Allahku!

🎶
Bersoraklah, hai alam semesta, 
Kau Rajaku!
Gereja bersyukur, 
bermadah, bermazmur;
di hati umatnya 
pujian menggema.
Bersoraklah, hai alam semesta, 
Kau Rajaku!





💠 BACAAN ALKITAB :
      📖  Yakobus 2:1, 8-9

1 Saudara-saudaraku, sebagai orang yang beriman kepada Yesus Kristus, Tuhan kita yang mulia, janganlah iman itu kamu amalkan dengan memandang muka. 

8 Akan tetapi, jikalau kamu menjalankan hukum utama yang tertulis dalam Kitab Suci: "Kasihilah sesamamu manusia seperti dirimu sendiri", kamu berbuat baik. 

9 Tetapi, jikalau kamu memandang muka, kamu berbuat dosa, dan oleh hukum itu menjadi nyata, bahwa kamu melakukan pelanggaran. 



 

💠 RENUNGAN : 



JANGAN MEMANDANG MUKA

Memperlakukan orang lain dengan memandang muka merupakan suatu kejahatan di mata Tuhan. Hal ini tidak terlepas dari kenyataan bahwa Allah adalah pribadi yang mengasihi semua orang dengan tanpa memandang muka. Artinya Ia tidak membeda-bedakan orang berdasarkan keadaan jasmaniah maupun status sosial mereka. Ia menciptakan semua orang sebagai pribadi yang berharga di mata-Nya. Oleh sebab itu membedakan manusia berdasarkan keadaan jasmaniah atau status sosial mereka merupakan suatu kejahatan di mata-Nya. Karena tindakan tersebut adalah sama dengan pelecehan terhadap ciptaan Tuhan dan bertentangan dengan sifat-Nya yang mulia.

 




Bahwasanya membedakan orang berdasarkan keadaan jasmaniah dan status sosial mereka merupakan suatu kejahatan di mata Tuhan itulah yang ditulis di dalam Yakobus 2. Di situ rasul Yakobus menulis: "Janganlah iman itu kamu amalkan dengan memandang muka." Lebih lanjut ia menjelaskan nasihatnya tersebut dengan berkata: "Jikalau kamu memandang muka, kamu berbuat dosa, dan oleh hukum itu menjadi nyata, bahwa kamu melakukan pelanggaran." Penegasan ini menunjukkan bahwa Tuhan mengasihi semua orang dengan tanpa memandang muka. Karena sesungguhnya semua orang berharga di mata-Nya.


PERTANYAAN UNTUK DIRENUNGKAN SECARA PRIBADI :

Bagaimana dengan diri Anda, apakah Anda memperlakukan orang dengan memandang muka? Apakah bukti dari jawaban Anda tersebut?
 


💠 SAAT TEDUH
Meneduhkan hati di hadapan Tuhan.
 

💠 MENYANYI :   PKJ 212

🎶
 





💠 BERDOA :
 
......


Tuhan, Engkau pribadi yang penuh dengan kasih dan limpah dengan anugerah. 

Di dalam kasih-Mu Engkau bersedia menerima diri kami apa adanya, bahkan memperlakukan diri kami bagaikan biji mata-Mu sendiri. 

Sungguh, kami ini berharga di mata-Mu dan Engkau mengasihi diri kami.

Oleh sebab itu ya Tuhan, ampunilah diri kami apabila kami masih bersikap membeda-bedakan orang berdasarkan keadaan jasmaniah maupun status sosial mereka. 

Sehingga dengan demikian, maka kami tidak menghargai ciptaan-Mu dan hidup bertentangan dengan sifat-sifat-Mu. 

Ya Tuhan, ajarlah diri kami agar dengan rendah hati dan penuh kasih dapat menghargai semua orang sebagaimana Engkau mengasihi mereka.

 

Tuhan, kami juga bersyukur kepada-Mu karena kasih-Mu mengangkat harkat hidup kami. Yaitu, dari kehidupan yang sia-sia Engkau membentangkan kehidupan yang penuh makna bagi diri kami.

Tuhan, tolonglah diri kami agar dapat mengisi kehidupan kami ini sesuai rencana-Mu itu. Yaitu bukan mengisinya dengan kesia-siaan, namun dengan kehidupan yang menyenangkan hati-Mu dan memuliakan nama-Mu. 

Oleh sebab itu ya Tuhan,  tuntunlah diri kami agar hidup sesuai dengan firman-Mu. 

Pakailah diri kami untuk menjadi saluran kasih-Mu bagi orang-orang di sekitar kami.

Kepada-Mu kami berharap dan berlindung. 

Di dalam nama Yesus Kristus, Tuhan yang limpah dengan anugerah, kami berdoa. 

****

Bapa kami yang di sorga, Dikuduskanlah nama-Mu, datanglah Kerajaan-Mu, jadilah kehendak-Mu di bumi seperti di sorga. 

Berikanlah kami pada hari ini makanan kami yang secukupnya dan ampunilah kami akan kesalahan kami, seperti kami juga mengampuni orang yang bersalah kepada kami; dan janganlah membawa kami ke dalam pencobaan, tetapi lepaskanlah kami dari pada yang jahat. 

Karena Engkaulah yang empunya Kerajaan dan kuasa dan kemuliaan sampai selama-lamanya. 
Amin. 
 

Selasa, 12 Oktober 2021

MENUJU KEDEWASAAN IMAN ~ Mezbah Keluarga ~ 13/10/2021






MEZBAH KELUARGA 
Rabu, 13 Oktober 2021
Yakobus 1
MENUJU KEDEWASAAN IMAN



 



💠 MEMBACA MAZMUR :
       ðŸ“œ  Mazmur 107:6-8 

Maka berseru-serulah mereka kepada TUHAN dalam kesesakan mereka, 

DAN DILEPASKAN-NYA MEREKA DARI KECEMASAN MEREKA. 

Dibawa-Nya mereka menempuh jalan yang lurus, 

SEHINGGA SAMPAI KE KOTA TEMPAT KEDIAMAN ORANG. 

Biarlah mereka bersyukur kepada TUHAN karena kasih setia-Nya, 

KARENA PERBUATAN -PERBUATAN-NYA YANG AJAIB TERHADAP ANAK-ANAK MANUSIA, 


💠 SAAT TEDUH
Meneduhkan, menenangkan, dan memusatkan hati kepada Tuhan.


💠 MENYANYI :  PKJ 138

 ðŸŽ¶
SetiaMu, Tuhanku, tiada bertara,
di kala suka, di saat gelap.
KasihMu, Allahku, tidak berubah,
Kaulah Pelindung abadi, tetap.

Ref.
SetiaMu, Tuhanku, mengharu hatiku,
setiap pagi bertambah jelas.
Yang kuperlukan tetap Kau berikan,
sehingga akupun puas lelas.

 

💠 BACAAN ALKITAB :
      📖  Yakobus 1:2-4

2 Saudara-saudaraku, anggaplah sebagai suatu kebahagiaan, apabila kamu jatuh ke dalam berbagai-bagai pencobaan, 

3 sebab kamu tahu, bahwa ujian terhadap imanmu itu menghasilkan ketekunan. 

4 Dan biarkanlah ketekunan itu memperoleh buah yang matang, supaya kamu menjadi sempurna dan utuh dan tak kekurangan suatu apapun.

 

💠 RENUNGAN : 


MENUJU KEDEWASAAN IMAN

Sebagaimana ujian di sekolah merupakan pintu untuk kenaikan kelas, demikianlah kesukaran dalam kehidupan merupakan pintu menuju kepada kedewasaan iman. Memang bagi sebagian pelajar, ujian terasa merepotkan sehingga mereka tidak menyukainya. Padahal ujian dimaksudkan untuk menolong mereka. Yaitu untuk memacu para siswa agar belajar dengan sungguh-sungguh sehingga menguasai ilmu yang sedang mereka pelajari. Hanya sesudah membuktikannya melalui ujian barulah mereka dianggap pantas untuk naik kelas. Demikian pula halnya dengan pertumbuhan kerohanian. Untuk mengalaminya orang perlu menghadapi ujian iman. Melaluinya iman orang akan dimatangkan dan didewasakan.

 


Bahwasanya pendewasaan iman tidaklah terlepas dari ujian hal itu dikemukakan di dalam Yakobus 1. Di situ rasul Yakobus mengistilahkan kesulitan-kesulitan yang dihadapi oleh pengikut Kristus sebagai peirasmos, suatu kata di dalam bahasa Yunani yang dapat diterjemahkan sebagai ujian maupun pencobaan. Ia berkata kalau pengikut Kristus jatuh ke dalam berbagai-bagai peirasmos, atau ujian, maka mereka harus menganggapnya sebagai suatu kebahagiaan. Lebih jauh ia berkata bahwa "ujian terhadap imanmu itu menghasilkan ketekunan." Dengan kata lain, kesukaran yang merupakan ujian iman merupakan jalan yang harus dilewati orang untuk menuju kepada kedewasaan rohani.

 


PERTANYAAN UNTUK DIRENUNGKAN SECARA PRIBADI :

Adakah ujian iman yang saat ini sedang Anda alami? Bagaimana seharusnya Anda menanggapi ujian tersebut?
 

💠 SAAT TEDUH
Meneduhkan hati di hadapan Tuhan.
 

💠 MENYANYI :    KJ 344. 

🎶
Ingat akan nama Yesus, 
kau yang susah dan sedih:
Nama itu menghiburmu 
k'mana saja kau pergi.

Ref.
Indahlah namaNya, 
pengharapan dunia!
Indahlah namaNya, 
suka sorga yang baka!

🎶
Bawa nama Tuhan Yesus,
itulah perisaimu.
Bila datang pencobaan, 
itu yang menolongmu.

Ref.
Indahlah namaNya, 
pengharapan dunia!
Indahlah namaNya, 
suka sorga yang baka!

💠 BERDOA :
 
......

Tuhan, hidup ini memang tidak terlepas dari kesukaran. Bahkan ketika kami hidup menurut kehendak-Mupun ada saja kesukaran yang menghadang hidup kami. 

Namun kami bersyukur sebab selama hidup kami berada di tangan-Mu maka Engkau akan menolong diri kami dan mengubah setiap kesukaran menjadi ujian yang semakin meneguhkan iman kami.

Sehingga dengan demikian kerohanian kami akan semakin bertambah dewasa dan hidup kami semakin berkenan kepada-Mu. 

Ya Tuhan, kami yakin, bila Engkau menyertai diri kami, maka kami akan mampu melewati setiap kesulitan di dalam kemenangan.

 

Tuhan, mengawali hari ini kembali kami mengangkat ucapan syukurku kepada-Mu. 

Sebagaimana Engkau telah menyertai dan menuntun hidup kami di hari-hari yang lalu, kami memohon agar Engkau melakukan hal yang sama pada hari ini. 

Jangan biarkan diri kami berjalan seorang diri, namun sertai dan bimbinglah hidup kami. 

Dengan Roh dan firman-Mu bawalah diri kami untuk berjalan di jalan-jalan yang berkemenangan. 

Tolonglah diri kami agar dapat mengisi hari ini dengan hidup yang menyenangkan hati-Mu. Berkatilah semua yang akan kami kerjakan pada hari ini dengan keberhasilan, 

Dan jadikanlah diri kami ini sebagai saluran berkat-Mu bagi orang-orang di sekitar kami. 

Di dalam nama Yesus Kristus, Tuhan dan Pembela kami, kami berdoa. 

****

Bapa kami yang di sorga, Dikuduskanlah nama-Mu, datanglah Kerajaan-Mu, jadilah kehendak-Mu di bumi seperti di sorga. 

Berikanlah kami pada hari ini makanan kami yang secukupnya dan ampunilah kami akan kesalahan kami, seperti kami juga mengampuni orang yang bersalah kepada kami; dan janganlah membawa kami ke dalam pencobaan, tetapi lepaskanlah kami dari pada yang jahat. 

Karena Engkaulah yang empunya Kerajaan dan kuasa dan kemuliaan sampai selama-lamanya. 
Amin. 
 

Senin, 11 Oktober 2021

HIDUP YANG DIPENUHI ROH KUDUS ~ Mezbah Keluarga ~ 12/10/2021





MEZBAH KELUARGA 
Selasa, 12 Oktober 2021
Lukas 24
HIDUP YANG DIPENUHI ROH KUDUS


 




💠 MEMBACA MAZMUR :
       ðŸ“œ Mazmur 119:76, 77

Biarlah kiranya kasih setia-Mu menjadi penghiburanku, 

SESUAI DENGAN JANJI YANG KAU UCAPKAN KEPADA HAMBA-MU. 

Biarlah rahmat-Mu sampai kepadaku, supaya aku hidup, 

SEBAB Taurat-MU ADALAH KEGEMARAN KU. 

 
💠 SAAT TEDUH
Meneduhkan, menenangkan, dan memusatkan hati kepada Tuhan.


💠 MENYANYI :  KJ 240A. 

🎶
Datanglah, ya sumber rahmat, 
selaraskan hatiku 
menyanyikan kasih s'lamat 
yang tak kunjung berhenti. 
Ajar aku madah indah,
gita balai sorgaMu. 
Aku puji gunung kokoh, 
gunung pengasihanMu.

🎶
Hingga kini 'ku selamat 
dengan kuat yang Kaub'ri.
Kuharapkan akan dapat 
sampai di neg'ri seri.
Yesus cari akan daku, 
domba binal yang sesat;
Untuk membela diriku 
dipikulNya salib b'rat.
 

💠 BACAAN ALKITAB :
      📖  Lukas 24:48, 49

48 Kamu adalah saksi dari semuanya ini. 

49 Dan Aku akan mengirim kepadamu apa yang dijanjikan Bapa-Ku. Tetapi kamu harus tinggal di dalam kota ini sampai kamu diperlengkapi dengan kekuasaan dari tempat tinggi." 



💠 RENUNGAN : 


HIDUP YANG DIPENUHI ROH KUDUS

Hidup dipenuhi dengan Roh Kudus akan memampukan kita untuk hidup secara maksimal. Tidak dapat dipungkiri bahwa kemampuan manusia bersifat terbatas. Tuhan sangat mengetahui hal tersebut. Itu sebabnya Ia tidak hanya menyuruh umat-Nya melakukan perintah-perintah-Nya, Ia juga menolong mereka agar sanggup melaksanakan kehendak-Nya. Untuk itu Ia sendiri hadir di dalam hidup mereka melalui memenuhi umat-Nya dengan Roh-Nya. Melalui cara itu Ia memampukan umat-Nya untuk melakukan pekerjaan-pekerjaan yang melampaui kesanggupan manusiawi mereka, sehingga dengan demikian mereka dapat hidup secara maksimal.

 


Janji Tuhan bahwa Ia akan menolong umat-Nya agar mereka dapat hidup melampaui keterbatasan mereka ini dicatat di dalam Lukas 24. Di situ ditulis Yesus berkata kepada para murid-Nya bahwa mereka adalah saksi dari kasih dan kuasa-Nya yang menyelamatkan umat manusia. Agar dapat menjadi saksi-Nya mereka harus menunggu sampai mereka "diperlengkapi dengan kekuasaan dari tempat tinggi." Hal itu terjadi ketika Roh Kudus memenuhi mereka. Semua ini menunjukkan bahwa Yesus mengetahui terbatasnya kemampuan kita, para pengikut-Nya. Untuk itu Ia menolong kita melalui memenuhi kita dengan Roh-Nya, supaya dengan demikian kita dapat hidup melampaui keterbatasan kita.




PERTANYAAN UNTUK DIRENUNGKAN SECARA PRIBADI :

Apakah yang perlu Anda lakukan agar hidup Anda semakin maksimal? Mengapa demikian?
 

💠 SAAT TEDUH
Meneduhkan hati di hadapan Tuhan.
 

💠 MENYANYI :   GB 194. 

 ðŸŽ¶
Kurasakan nyala api 
dalam hatiku,
dib'rikan oleh Yesus, 
Tuhanku.
Kuasa darah Penebus 
menyucikan jiwaku;
bahagia memenuhi 
hidupku.

Ref.
Api Roh Kudus 
ubah jiwaku,
bercahaya 
di dalam hidupku.
Haleluya bergema 
bagi Yesus, Rajaku.
Kurasakan Api Roh 
di hatiku.

🎶
Kurasakan nyala api 
dalam hatiku.
kus'lamat oleh kuasa 
Tuhanku.
Nyala kasih yang besar, 
kuasa iblis pun enyah
aku s'lamat oleh 
kuasa Tuhanku.

Ref.
Api Roh Kudus 
ubah jiwaku,
bercahaya 
di dalam hidupku.
Haleluya bergema 
bagi Yesus, Rajaku.
Kurasakan Api Roh 
di hatiku.


💠 BERDOA :
 
.......

Ya Tuhan, kepada-Mu, kami mengaku bahwa tidak jarang kami ini beranggapan bahwa diri kami tidak akan sanggup untuk melakukan kehendak-Mu. 

Padahal sesungguhnya apabila Engkau menyuruh diri kami untuk mengerjakannya maka Engkau pula yang akan memampukan kami untuk melaksanakan kehendak-Mu.

Oleh sebab itu, kami memohon,  penuhilah diri kami dengan Roh dan firman-Mu. Karena melalui penyertaan Roh-Mu dan tuntunan firman-Mu itu, maka Engkau akan memampukan diri kami untuk bekerja melampaui batas-batas kemampuan kami. 

Sehingga dengan demikian kami pun dapat hidup secara maksimal dan memuliakan nama-Mu.

 

Ya Tuhan, kembali kami bersyukur kepada-Mu untuk hari yang baru yang Engkau berikan kepada kami pada hari ini. 

Kami percaya sebagaimana di hari-hari yang lampau Engkau senantiasa memelihara hidup kami demikian pula pada hari ini Engkau akan melakukan hal yang sama di dalam hidup kami. 

Kesetiaan-Mu turun-temurun dan dapat diandalkan. Pemeliharaan-Mu serta kemurahan-Mu itu berlimpah-limpah dan tidak berkesudahan. 

Ya Tuhan, ke dalam penyertaan dan tuntunan-Mu kami menyerahkan hidup kami. Pakailah diri kami untuk menjadi saksi yang memuliakan nama-Mu di manapun kami berada pada hari ini. 

Di dalam nama Yesus Kristus, Tuhan dan Penolong kami, kami berdoa. 


****

Bapa kami yang di sorga, Dikuduskanlah nama-Mu, datanglah Kerajaan-Mu, jadilah kehendak-Mu di bumi seperti di sorga. 

Berikanlah kami pada hari ini makanan kami yang secukupnya dan ampunilah kami akan kesalahan kami, seperti kami juga mengampuni orang yang bersalah kepada kami; dan janganlah membawa kami ke dalam pencobaan, tetapi lepaskanlah kami dari pada yang jahat. 

Karena Engkaulah yang empunya Kerajaan dan kuasa dan kemuliaan sampai selama-lamanya. 
Amin.