Jumat, 06 Agustus 2021

SANGAT BESAR ANUGERAH-MU | 1 Timotus 1 | Mezbah Keluarga | 7 Agustus 2021






MEZBAH KELUARGA 
Sabtu, 7 Agustus 2021
1 Timotus 1
SANGAT BESAR ANUGERAH-MU



💠 MEMBACA MAZMUR :
       ðŸ“œ Mazmur 143:8
 
Perdengarkanlah kasih setia-Mu kepadaku pada waktu pagi, 

SEBAB KEPADA-MULAH AKU PERCAYA! 

Beritahukanlah aku jalan yang harus kutempuh, 

SEBAB KEPADA-MULAH KUANGKAT JIWAKU.


 
💠 SAAT TEDUH
Meneduhkan, menenangkan, dan memusatkan hati kepada Tuhan.


💠 MENYANYI :  NKI 300. (1-3)
NAUNGAN JIWAKU
(He Hideth My Soul)

🎶
Ajaib Tuhanku Yesus Jurus’lamat
Besar kasih-Nya padaku
Naungan jiwaku yang kokoh kuat
Tempat yang tent’ram dan teduh.

Ref.
Kasih Tuhanku menaungi aku
Hidupku aman dan tent’ram
Kasih Tuhanku melindungi aku
Di dalam-Nya ku tak bimbang
Di dalam-Nya ku tak bimbang.



🎶
Ajaib Jurus’lamatku Yesus Tuhan
Diangkat-Nya tanggunganku
Ku di tegakkan kokoh bagai karang
Padaku kekuatan baru.

Ref.
Kasih Tuhanku menaungi aku
Hidupku aman dan tent’ram
Kasih Tuhanku melindungi aku
Di dalam-Nya ku tak bimbang
Di dalam-Nya ku tak bimbang.


🎶
Berkat Ilahi tak henti-hentinya
Sarat melimpah di kalbu
Dengan sukacita ku puji Tuhan!
Sungguh ajaib Penebusku.

Ref.
Kasih Tuhanku menaungi aku
Hidupku aman dan tent’ram
Kasih Tuhanku melindungi aku
Di dalam-Nya ku tak bimbang
Di dalam-Nya ku tak bimbang.



💠 BACAAN ALKITAB :
      📖  1Timotius 1:12-14
 
12 Aku bersyukur kepada Dia, yang menguatkan aku, yaitu Kristus Yesus, Tuhan kita, karena Ia menganggap aku setia dan mempercayakan pelayanan ini kepadaku-- 

13 aku yang tadinya seorang penghujat dan seorang penganiaya dan seorang ganas, tetapi aku telah dikasihani-Nya, karena semuanya itu telah kulakukan tanpa pengetahuan yaitu di luar iman. 

14 Malah kasih karunia Tuhan kita itu telah dikaruniakan dengan limpahnya kepadaku dengan iman dan kasih dalam Kristus Yesus. 



💠 RENUNGAN : 


SANGAT BESAR ANUGERAH-MU
 
Masa lalu yang kelam tidak harus menjadi penghalang untuk meraih masa depan yang gemilang. Banyak orang yang beranggapan bahwa bila seseorang memiliki masa lalu yang kelam maka pastilah masa depan yang bersangkutan akan suram. Anggapan ini tidak sepenuhnya keliru, namun juga tidak sepenuhnya benar. Sebab memang masa lalu kita dapat mempengaruhi kehidupan kita di masa kini maupun di masa yang akan mendatang. Namun anugerah Allah jauh lebih besar daripada itu. Di dalam anugerah-Nya Ia mau dan mampu menghapuskan masa lalu yang gelap tersebut dan membentangkan masa depan yang baru serta mulia.

 


Anugerah Allah yang besar itulah yang dialami oleh Paulus sebagaimana yang ia utarakan di dalam 1Timotius 1. Oleh anugerah Allah masa lalunya yang kelam, yaitu sebagai seorang penghujat Kristus dan penganiaya para pengikut-Nya, telah dihapuskan. Dan sekarang kepadanya dipercayakan pelayanan yang mulia, yaitu untuk membawa bangsa-bangsa yang belum mengenal Kristus agar datang di dalam iman kepada-Nya. Pengalaman Paulus ini merupakan contoh bahwasanya sekelam apapun masa lalu seseorang tidaklah harus menjadi penghalang bagi dirinya untuk memiliki masa depan yang gemilang. Sebab anugerah Allah di dalam Yesus Kristus jauh lebih besar dibandingkan masa lalu kita.

 

PERTANYAAN UNTUK DIRENUNGKAN SECARA PRIBADI :

Masih adakah masa lalu yang kelam yang membayang-bayangi hidup Anda sampai saat ini? Apakah yang perlu Anda lakukan untuk mengalami kebebasan dari padanya?
 


💠 SAAT TEDUH
Meneduhkan hati di hadapan Tuhan.
 

💠 MENYANYI :   KPRI 76. (1-4)
SANGAT BESAR ANUG’RAH-MU
(Amazing Grace)

🎶
Sangat besar anug’rah-Mu, memb’ri aku s’lamat
Hilanglah jiwaku dulu di jalan yang sesat.

🎶
Berjanjilah Tuhan yang baik kekallah sabda-Mu
Bagiku Tuhanlah p’risai sepanjang umurku.

🎶
Lewat bahaya dan jerat jiwaku t’lah datang
Oleh anug’rah ‘ku s’lamat, dan jiwaku senang.

🎶
Ya Tuhan bila hamba-Mu ajalnya t’lah dekat
Anug’rah-Mu itu memb’ri sentosa dan suka.





💠 BERDOA :
 
Ya Tuhan, Engkau maha pengampun dan limpah dengan anugerah. Dan di dalam kasih-Mu Engkau rela mengorbankan diri-Mu demi mengampuni dosa-dosa kami dan menyelamatkan diri kami dari kebinasaan. 

Engkau menghapuskan masa lalu kami yang kelam dan menyediakan hari esok yang gemilang. Engkau membuka jalan dan menolong diri kami untuk meraih hari depan yang penuh dengan pengharapan. 

Kami bersyukur karena sungguh besar anugerah-Mu bagi hidup kami. Kami percaya Engkau memiliki rencana yang indah bagi masa depan kami.


Ya Tuhan, kami juga bersyukur kepada-Mu untuk hari yang baru yang Engkau berikan kepada kami pada hari ini. 

Kami menyerahkan hidup kami ke dalam tangan-Mu. Bentuklah hidup kami sesuai dengan rencana-Mu dan tuntunlah diri kami dengan firman-Mu. 

Tolonglah kami agar mampu mengisi hari ini dengan kehidupan yang menyenangkan hati-Mu. 

Berkatilah semua yang akan kami kerjakan pada hari ini dengan keberhasilan. Dalam pengasihan-Mu kami mohon, jauhkanlah diri kami dari kesombongan dan jangan biarkan diri kami terperosok ke dalam pencobaan. 

Di dalam nama Yesus Kristus, Tuhan dan Juruselamat kami, kami berdoa. 

 ***

Bapa kami yang di sorga, Dikuduskanlah nama-Mu, datanglah Kerajaan-Mu, jadilah kehendak-Mu di bumi seperti di sorga. Berikanlah kami pada hari ini makanan kami yang secukupnya dan ampunilah kami akan kesalahan kami, seperti kami juga mengampuni orang yang bersalah kepada kami; dan janganlah membawa kami ke dalam pencobaan, tetapi lepaskanlah kami dari pada yang jahat. Karena Engkaulah yang empunya Kerajaan dan kuasa dan kemuliaan sampai selama-lamanya. Amin. 
 

 

BERDOA DAN BEKERJA | 2Tesalonika 3 | Mezbah Keluarga | 6 Agustus 2021





MEZBAH KELUARGA 
Jumat, 6 Agustus 2021
2Tesalonika 3:10, 11
BERDOA DAN BEKERJA




💠 MEMBACA MAZMUR :
       ðŸ“œ Mazmur 84:11

Sebab lebih baik satu hari di pelataran-Mu 

DARI PADA SERIBU HARI DI TEMPAT LAIN; 

lebih baik berdiri di ambang pintu rumah Allahku 

DARI PADA DIAM DI KEMAH-KEMAH ORANG FASIK. 



💠 SAAT TEDUH
Meneduhkan, menenangkan, dan memusatkan hati kepada Tuhan.


💠 MENYANYI :  GB 12. (1, 2)
MASUKLAH SEMUA MENGHADAP TUHAN


🎶
Masuklah semua menghadap Tuhan, 
sujud di hadirat-Nya;
marilah rendahkan diri dan hati 
di hadapan takhta-Nya.
Dalam kekudusan dan kebenaran 
sujudlah kepada-Nya.
Muliakan Tuhan, sorak, sukacita, 
kini dan selamanya.

🎶
Bukalah hatimu, minta Roh Kudus
menerangi jiwamu.
Buanglah semua angkuh dan sombong
dan mengaku dosamu.
T'rimalah anug'rah, rahmat dan kasih 
dari Yesus, Tuhanmu.
Muliakan Tuhan, sorak sukacita, 
kini dan selamanya.





💠 BACAAN ALKITAB :
       ðŸ“– 2Tesalonika 3:10, 11

10 Sebab, juga waktu kami berada di antara kamu, kami memberi peringatan ini kepada kamu: jika seorang tidak mau bekerja, janganlah ia makan. 

11 Kami katakan ini karena kami dengar, bahwa ada orang yang tidak tertib hidupnya dan tidak bekerja, melainkan sibuk dengan hal-hal yang tidak berguna.


💠 RENUNGAN : 


BERDOA DAN BEKERJA


Pengikut Kristus bukan hanya wajib memperhatikan kehidupan rohaninya, ia juga harus bertanggung jawab terhadap kehidupan jasmaninya. Memang memelihara iman demi pertumbuhan rohani merupakan hal yang penting untuk dilakukan. Namun bukan berarti orang boleh berpikir bahwa hanya dengan berdoa saja maka ia sudah mengemban tanggung jawabnya sebagai orang percaya secara tuntas. Ia tetap harus bertanggung jawab terhadap kehidupannya sehari-hari, seperti bekerja, hidup dengan tertib, dan menjadi teladan dalam perkataan serta perbuatan. Dengan demikian yang bersangkutan akan hidup secara seimbang dan menjadi berkat bagi banyak orang.

 


Nasihat rasul Paulus agar orang percaya tidak mengabaikan tanggung jawabnya di dalam hal-hal jasmani itu antara lain dicatat di dalam 2Tesalonika 3. Ia melihat bahwa ada anggota jemaat yang tidak mau bekerja, tidak tertib hidupnya, dan sibuk dengan hal-hal yang tidak berguna. Padahal sebagai pengikut Kristus mereka harus hidup menjadi teladan bagi orang-orang di sekitarnya, dan bertanggung jawab atas seluruh kehidupan yang Allah percayakan kepada mereka. Hal ini termasuk kehidupan jasmani sebagaimana juga kehidupan rohani. Dalam sikap bertanggung jawab atas kehidupan yang Tuhan percayakan secara utuh itulah baru kehidupan kita dapat memuliakan Tuhan.

 


PERTANYAAN UNTUK DIRENUNGKAN SECARA PRIBADI :

Adakah tanggung jawab di dalam kehidupan jasmani yang masih Anda lalaikan? Apakah yang perlu Anda lakukan untuk mengatasi kelalaian tersebut?

 

💠 SAAT TEDUH
Meneduhkan hati di hadapan Tuhan.
 



💠 MENYANYI :   GB 369. (1, 2)
TUHAN, ENGKAULAH HADIR
(En Media de La Vida)

🎶
Tuhan, Engkaulah hadir di dalam hidupku;
sama dengan udara, kuhirup kasih-Mu.
Dalam denyut jantungku kuasa-Mu bekerja;
tubuh dan panca ind'ra, Kau menggerakkannya.

Ref.
Dikau yang kukasihi dalam sesamaku;
Dikau yang aku puji dalam ciptaan-Mu!

🎶
Juga di pekerjaan, Kau, Tuhan, beserta,
juga Engkau dengarkan lagu keluh-kesah:
lagu mesin dan martil bising dan menderu,
lagu peras keringat naik kepada-Mu.

Ref.
Dikau yang kukasihi dalam sesamaku;
Dikau yang aku puji dalam ciptaan-Mu!



💠 BERDOA :

Tuhan, Engkau tidak pernah lalai di dalam memelihara seluruh ciptaan-Mu. 

Engkau juga mengajarkan diri kami agar hidup secara bertanggung jawab terhadap semua yang telah Engkau percayakan kepada kami, baik dalam kehidupan rohani maupun jasmani. 

Ya Tuhan, ampunilah kami, apabila kami seringkali melalaikan tanggung jawab kami. Tidak jarang kami lalai di dalam merawat kehidupan rohani kami dan mengabaikan kewajiban kami dalam kehidupan jasmani sehari-hari. 

Tolonglah diri kami agar dapat meneladani diri-Mu. Sebab hanya dengan demikian barulah hidup kami dapat menyenangkan hati-Mu serta memuliakan nama-Mu.


 ***


Dengan merendahkan diri di hadapan-Mu kami menyerahkan seluruh hidup kami ke dalam tangan-Mu, ya Tuhan.

Bentuklah diri kami agar kami menjadi serupa dengan gambaran-Mu, baik di dalam pikiran, perasaan maupun perbuatan kami. 

Tuhan, Engkau telah memanggil diri kami untuk menjadi pengikut-Mu. Karena itu kami mohon, tuntunlah hidup kami dengan Roh dan firman-Mu. 

Kiranya Engkau memberkati semua yang kami kerjakan di sepanjang hari ini dengan keberhasilan. Pakailah diri kami untuk menjadi saksi-Mu di manapun diri kami berada. 

 Di dalam nama Yesus Kristus, Tuhan dan Juruselamat kami, kami berdoa. 

***

Ya Yesus, Anak Domba Allah, kasihanilah kami,

Ya Yesus, Anak Domba Allah, kasihanilah kami,

Ya Yesus, Anak Domba Allah, berilah kami damai-Mu.


***

Bapa kami yang di sorga, Dikuduskanlah nama-Mu, datanglah Kerajaan-Mu, jadilah kehendak-Mu di bumi seperti di sorga. Berikanlah kami pada hari ini makanan kami yang secukupnya dan ampunilah kami akan kesalahan kami, seperti kami juga mengampuni orang yang bersalah kepada kami; dan janganlah membawa kami ke dalam pencobaan, tetapi lepaskanlah kami dari pada yang jahat. Karena Engkaulah yang empunya Kerajaan dan kuasa dan kemuliaan sampai selama-lamanya. Amin. 
 

 

Rabu, 04 Agustus 2021

PERTIMBANGAN ORANG BERHIKMAT | Mezbah Keluarga | 5 Agustus 2021





MEZBAH KELUARGA 
Kamis, 5 Agustus 2021
2Tesalonika 2:1-4
PERTIMBANGAN ORANG BERHIKMAT




💠 MEMBACA MAZMUR :
       ðŸ“œ Mazmur 36:8-10
 
Betapa berharganya kasih setia-Mu, ya Allah! 

ANAK-ANAK MANUSIA BERLINDUNG DALAM NAUNGAN SAYAP-MU. 

Mereka mengenyangkan dirinya dengan lemak di rumah-Mu; 

ENGKAU MEMBERI MEREKA MINUM DARI SUNGAI KESENANGAN-MU. 

Sebab pada-Mu ada sumber hayat, 

DI DALAM TERANG-MU KAMI MELIHAT TERANG. 



 
💠 SAAT TEDUH
Meneduhkan, menenangkan, dan memusatkan hati kepada Tuhan.


💠 MENYANYI :  NP 164. (1-3)
NAUNGAN JIWAKU
(He Hideth My Soul)

🎶
Ajaib Tuhanku Yesus Juru S'lamat,
Besar kasihNya padaku;
Naungan jiwaku yang kokoh kuat,
Tempat yang tent'ram dan teduh.

Ref.
Jiwaku terlindung di gunung batu
Di dalam dunia yang kelam;
Kasih Tuhanku menaungi aku,
Hidupku aman dan tentram,
Hidupku aman dan tentram.

🎶
Ajaib Tuhanku Yesus Juru S'lamat,
DiangkatNya tanggunganku;
Aku ditegakkan sekokoh karang,
Padaku kekuatan baru.

Ref.
Jiwaku terlindung di gunung batu
Di dalam dunia yang kelam;
Kasih Tuhanku menaungi aku,
Hidupku aman dan tentram,
Hidupku aman dan tentram.

🎶
Berkat ilahi tak henti-hentinya,
Sarat terlimpah di kalbu;
Dengan sukacita ku puji Tuhan:
Sungguh besar Penebusku.

Ref.
Jiwaku terlindung di gunung batu
Di dalam dunia yang kelam;
Kasih Tuhanku menaungi aku,
Hidupku aman dan tentram,
Hidupku aman dan tentram.


💠 BACAAN ALKITAB :
       ðŸ“–  2Tesalonika 2:1-4

1 Tentang kedatangan Tuhan kita Yesus Kristus dan terhimpunnya kita dengan Dia kami minta kepadamu, saudara-saudara, 

2 supaya kamu jangan lekas bingung dan gelisah, baik oleh ilham roh, maupun oleh pemberitaan atau surat yang dikatakan dari kami, seolah-olah hari Tuhan telah tiba. 

3 Janganlah kamu memberi dirimu disesatkan orang dengan cara yang bagaimanapun juga! Sebab sebelum Hari itu haruslah datang dahulu murtad dan haruslah dinyatakan dahulu manusia durhaka, yang harus binasa, 

4 yaitu lawan yang meninggikan diri di atas segala yang disebut atau yang disembah sebagai Allah. Bahkan ia duduk di Bait Allah dan mau menyatakan diri sebagai Allah. 




💠 RENUNGAN : 

 


PERTIMBANGAN ORANG BERHIKMAT


Orang yang berhikmat tidak akan membiarkan dirinya disesatkan dengan asal percaya saja kepada perkataan orang lain. Patut disadari bahwa tidak semua perkataan atau berita yang kita dengar pasti dapat diandalkan. Bahkan kata-kata yang disampaikan dengan niatan hati yang tuluspun tidak selalu berisikan kebenaran. Sebab bisa jadi orang yang mengutarakannya juga tidak mengetahui bahwa apa yang ia sampaikan bukanlah suatu kebenaran. Oleh karena itu sebelum mempercayai informasi atau berita yang kita dengar, kita harus menimbangnya terlebih dahulu. Hanya bila hal tersebut selaras dengan kebenaran yang lebih pasti barulah informasi itu dapat kita percaya.

 


Pentingnya untuk menimbang dengan saksama agar tidak disesatkan oleh orang lain ini dikemukakan rasul Paulus di dalam 2Tesalonika 2. Di situ ia menulis bahwa sehubungan dengan kedatangan Yesus yang kedua kali nanti jemaat tidak boleh memberikan diri mereka "disesatkan orang dengan cara yang bagaimanapun juga!" Hal ini menunjukkan bahwa para pengikut Kristus tidak boleh asal mempercayai informasi atau berita yang mereka dengar dari orang lain. Berita yang disampaikan dengan cara yang meyakinkanpun tidak boleh mereka telan secara mentah-mentah. Orang yang berhikmat akan menimbang terlebih dahulu apa yang ia dengar sebelum mempercayainya sebagai suatu kebenaran.




PERTANYAAN UNTUK DIRENUNGKAN SECARA PRIBADI :

Apakah yang perlu Anda lakukan agar tidak mudah disesatkan oleh orang lain? Mengapa demikian?
 


💠 SAAT TEDUH
Meneduhkan hati di hadapan Tuhan.
 

💠 MENYANYI :   KJ 405. (1, 2, 4)
KAULAH, YA TUHAN, SURYA HIDUPKU

🎶
Kaulah, ya Tuhan, Surya hidupku;
asal Kau ada, yang lain tak perlu.
Siang dan malam Engkau kukenang;
di hadiratMu jiwaku tenang!

🎶
Kaulah Hikmatku, Firman hidupku;
Kau besertaku dan 'ku sertaMu.
Engkau Bapaku, aku anakMu;
denganMu, Tuhan, 'ku satu penuh.

🎶
Tak kuhiraukan pujian fana;
hanya Engkaulah pusaka baka!
Raja di sorga, Engkau bagiku
harta abadi, bahagia penuh!



💠 BERDOA :
 
Tuhan, Engkaulah sumber hikmat yang benar dan yang bersedia melimpahi umat-Mu dengan hikmat dari tempat yang mahatinggi. 

Kami menyadari bahwasanya kami ini sangat memerlukan hikmat-Mu tersebut. Supaya dengan demikian kami dapat membedakan antara yang benar dengan yang tidak, dan tak mudah terperdaya oleh kata-kata manis yang sesungguhnya merupakan tipu daya. 

Kami menyadari kemampuan kami terbatas namun hikmat-Mu akan menyanggupkan diri kami untuk terhindar dari kesesatan.

 ***

Ya Tuhan, Firman-Mu itulah kebenaran yang membawa diri kami kepada kehidupan. Oleh sebab itu kami memohon tuntunan firman-Mu bagi hidup kami di sepanjang hari yang akan kami lalui ini. 

Sertailah diri kami dengan Roh-Mu sebab hanya dekat dengan diri-Mulah damai sejahtera akan memenuhi jiwa kami. 

Jangan biarkan kami terjerumus ke dalam pencobaan dan lepaskan kami dari pada yang jahat. 

Berkatilah semua hal yang kami kerjakan pada hari ini dengan keberhasilan dan jadikan diri kami ini menjadi berkat bagi lingkungan di mana diri kami berada. 

Pakailah hidup kami menjadi saksi yang memuliakan nama-Mu. Di dalam nama Yesus Kristus, Tuhan dan Gembala kami,  kami berdoa. 


 ***

Bapa kami yang di sorga, Dikuduskanlah nama-Mu, datanglah Kerajaan-Mu, jadilah kehendak-Mu di bumi seperti di sorga. Berikanlah kami pada hari ini makanan kami yang secukupnya dan ampunilah kami akan kesalahan kami, seperti kami juga mengampuni orang yang bersalah kepada kami; dan janganlah membawa kami ke dalam pencobaan, tetapi lepaskanlah kami dari pada yang jahat. Karena Engkaulah yang empunya Kerajaan dan kuasa dan kemuliaan sampai selama-lamanya. Amin. 
 

 

IMAN SEJATI BERTUMBUH DALAM TANTANGAN | 2 Tesalonika | Mezbah Keluarga | 4 Agustus 2021




MEZBAH KELUARGA 
4 Agustus 2021
2Tesalonika 1:3, 4
IMAN SEJATI BERTUMBUH DALAM TANTANGAN




💠 MEMBACA MAZMUR :
       ðŸ“œ Mazmur 33:22

Kasih setia-Mu, ya TUHAN, kiranya menyertai kami, 

SEPERTI KAMI BERHARAP KEPADA-MU. 

💠 SAAT TEDUH
Meneduhkan, menenangkan, dan memusatkan hati kepada Tuhan.


💠 MENYANYI :  GB 243. (1-3)
KASIH SETIA TUHAN

🎶
Kasih setia Tuhan membuatku tegun.
Kasih setia Tuhan ajaib bagiku.
Kasih setia Tuhan melampaui akalku,
kasih setia Tuhan tiada taranya.

🎶
Kasih setia Tuhan menghalau kuatirku,
kasih setia Tuhan pelipur jiwaku.
Kasih setia Tuhan pengharapan hidupku,
kasih setia Tuhan membuatku tent’ram.

🎶
Kasih setia Tuhan abadi s’lamanya.
Kasih setia Tuhan betapa indahnya.
Kasih setia Tuhan kokoh s’lama-lamanya,
kasih setia Tuhan jaminan hidupku.





💠 BACAAN ALKITAB :
       ðŸ“– 2Tesalonika 1:3, 4

3 Kami wajib selalu mengucap syukur kepada Allah karena kamu, saudara-saudara. Dan memang patutlah demikian, karena imanmu makin bertambah dan kasihmu seorang akan yang lain makin kuat di antara kamu, 

4 sehingga dalam jemaat-jemaat Allah kami sendiri bermegah tentang kamu karena ketabahanmu dan imanmu dalam segala penganiayaan dan penindasan yang kamu derita. 


💠 RENUNGAN : 


IMAN SEJATI BERTUMBUH DALAM TANTANGAN
 

Iman yang sejati tidak akan goyah oleh kesukaran, namun justru akan semakin kokoh di tengah tantangan. Itulah yang membedakan antara iman yang sejati dengan yang semu. Orang yang hidup di dalam iman yang semu, ketika mengalami masa yang sukar, akan berputus asa. Artinya iman yang bersangkutan akan menjadi kedodoran. Sebaliknya orang yang hidup di dalam iman yang sejati, ketika menghadapi masa yang sulit, justru akan memperteguh penyerahan dirinya kepada Tuhan. Sebagai akibat, kesukaran malahan akan menjadi pintu yang membawa dirinya untuk semakin mendekat kepada Tuhan. Dengan kata lain, kesukaran akan menumbuhkan iman yang bersangkutan.

 


Bahwasanya iman yang sejati akan bertambah teguh di tengah masa yang sukar itulah yang dikemukakan rasul Paulus di dalam 2Tesalonika 1. Di situ ia menulis bahwa walaupun jemaat di Tesalonika menghadapi penganiayaan dan penderitaan namun iman mereka semakin bertambah dan kasih mereka seorang akan yang lain bertambah kuat. Berarti tantangan dan kesulitan yang mereka hadapi tidak mengakibatkan iman mereka menjadi surut, sebaliknya semakin bertambah teguh. Itulah iman yang sejati. Iman yang seperti itu membuat Paulus selalu mengucap syukur kepada Allah. Singkat kata, iman yang sejati tidak akan goyah oleh karena kesulitan, namun bertambah kokoh di tengah kesukaran.

 





PERTANYAAN UNTUK DIRENUNGKAN SECARA PRIBADI :

Menurut Anda, apakah Anda hidup di dalam iman yang sejati atau justru yang semu? Apakah yang menjadi alasan dari jawaban Anda tersebut?
 
💠 SAAT TEDUH
Meneduhkan hati di hadapan Tuhan.
 

💠 MENYANYI :   KJ 282. (1-3)
SELURUH UMAT TUHAN OLEHNYA DIKENAL

🎶
Seluruh umat Tuhan olehNya dikenal:
besar kecil semua, sekarang dan kekal.
Mereka dijagai di dalam dunia;
baik hidup maupun mati mereka milikNya.
Baik hidup maupun mati mereka milikNya.

🎶
Mereka dikenalNya yang hidup beriman,
yang patuh dan percaya berdasarkan Firman.
Firmanlah yang menjadi santapan yang baka,
Firmanlah yang menjamin bertahan s'lamanya.
Firmanlah yang menjamin bertahan s'lamanya.

🎶
Mereka dikenalNya yang harapnya teguh,
mengaku Yesus saja Tuhannya yang kudus.
Mereka disinari sabdaNya yang benar
dan tumbuh tiap hari menghijau dan segar.
dan tumbuh tiap hari menghijau dan segar.



💠 BERDOA :
 
............

***

Ya Tuhan, Engkau adalah pribadi yang senantiasa dapat diandalkan. Kasih, kuasa, hikmat dan kesetiaan-Mu tidak pernah berubah untuk selama-lamanya. 

Di setiap saat tidak pernah Engkau meninggalkan diri kami. Engkau selalu menolong diri kami tepat pada waktunya. 
Engkau mengatur segala perkara di dalam kedaulatan-Mu. 

Oleh sebab itu, ya Tuhan, tolonglah diri kami untuk semakin bertumbuh di dalam iman dan semakin bertambah kokoh di dalam pengharapan kepada-Mu. 

Karena sesungguhnya Engkau menjamin firman-Mu dan tidak satupun rencana-Mu yang akan gagal.


 ***

Mengawali hari ini, ya Tuhan, kami menyerahkan hidup kami ke dalam tangan-Mu.

Tuntunlah diri kami dengan hikmat-Mu dan sertailah diri kami dengan kasih setia-Mu. 

Engkau tidak pernah tersesat dan tak akan pernah menyesatkan siapapun juga. Oleh sebab itu tuntunan-Mu dapat kami andalkan. 

Kesetiaan-Mu tetap untuk selama-lamanya dan tak pernah Engkau meninggalkan anak-anak-Mu. Oleh sebab itu di dalam naungan-Mu kami merasa aman dan hati kami limpah dengan damai sejahtera. 

Berkatilah semua yang kami kerjakan dan kiranya semuanya itu menyenangkan hati-Mu. 

Di dalam nama Yesus Kristus, Tuhan kami, kami berdoa. 

 
 ***

Bapa kami yang di sorga, Dikuduskanlah nama-Mu, datanglah Kerajaan-Mu, jadilah kehendak-Mu di bumi seperti di sorga. Berikanlah kami pada hari ini makanan kami yang secukupnya dan ampunilah kami akan kesalahan kami, seperti kami juga mengampuni orang yang bersalah kepada kami; dan janganlah membawa kami ke dalam pencobaan, tetapi lepaskanlah kami dari pada yang jahat. Karena Engkaulah yang empunya Kerajaan dan kuasa dan kemuliaan sampai selama-lamanya. Amin. 
 

 

Senin, 02 Agustus 2021

BERSUKACITA, BERDOA DAN BERSYUKUR |1Tesalonika 5:16-18 | Mezbah Keluarga | 3 Agustus 2021



MEZBAH KELUARGA 3 Agustus
Selasa, 3 Agustus 2021
1Tesalonika 5:16-18
BERSUKACITA, BERDOA DAN BERSYUKUR




💠 MEMBACA MAZMUR :
       ðŸ“œ Mazmur 70:5

Biarlah bergirang dan bersukacita karena Engkau 

SEMUA ORANG YANG MENCARI ENGKAU; 

biarlah mereka yang mencintai keselamatan dari pada-Mu 

SELALU BERKATA: "ALLAH ITU BESAR!" 



💠 SAAT TEDUH
Meneduhkan, menenangkan, dan memusatkan hati kepada Tuhan.


💠 MENYANYI :  
BESARLAH ALLAHKU
(How Great Thou Art)

🎶
Oh Tuhanku bila ku mengagumi
Semesta alam yang Kau ciptakan
Bintang-bintang dan guruh bersahutan
Menyatakan Kuasa-Mu Tuhan

Ref.
Maka jiwaku pun memuji-Mu,
sungguh besar Kau Allahku.
Maka jiwaku pun memuji-Mu,
sungguh besar Kau Allahku.


🎶
Ya Tuhanku 'pabila kurenungkan
pemberian-Mu dalam Penebus,
Dan di Salib bebanku ditanggung-Nya
Darah kudus menghapus dosaku
    
Ref.
Maka jiwaku pun memuji-Mu,
sungguh besar Kau Allahku.
Maka jiwaku pun memuji-Mu,
sungguh besar Kau Allahku.


🎶
'Pabila nanti Kristus memanggilku,
sukacitaku amatlah besar,
'Ku 'kan sujud menyembah dengan gentar
Dan berkata: "Sungguhlah Kau besar!"

Ref.
Maka jiwaku pun memuji-Mu,
sungguh besar Kau Allahku.
Maka jiwaku pun memuji-Mu,
sungguh besar Kau Allahku.


    


💠 BACAAN ALKITAB :
       ðŸ“–  1Tesalonika 5:16-18

16 Bersukacitalah senantiasa. 

17 Tetaplah berdoa. 

18 Mengucap syukurlah dalam segala hal, sebab itulah yang dikehendaki Allah di dalam Kristus Yesus bagi kamu. 


💠 RENUNGAN : 




BERSUKACITA, BERDOA DAN BERSYUKUR

Jangan biarkan keadaan sekitar kita yang mempengaruhi, namun keputusan kitalah yang harus menentukan keadaan hati kita. Pada umumnya kehidupan orang sangatlah terpengaruh oleh keadaan di sekitar dirinya. Apabila semuanya berjalan dengan lancar maka ia akan merasa bergembira. Sebaliknya bila keadaan berlangsung dengan sukar maka ia akan hidup di dalam keputusasaan. Tetapi tidak demikian halnya bagi pengikut Kristus. Yang bersangkutan hidup dengan bergantung kepada Tuhan yang kasih dan kuasa-Nya tidak pernah berubah. Sehingga kalaupun keadaan tidak seperti yang ia harapkan tetap sukacita di dalam dirinya tidak akan pernah berkurang.

 


Di dalam 1Tesalonika 5 rasul Paulus mengemukakan bahwa keadaan hati dari pengikut Kristus haruslah ditentukan oleh keputusan yang bersangkutan. Di situ ia menyebut bahwa umat Tuhan haruslah hidup di dalam sukacita, doa dan bersyukur. Ia berkata bahwa ketiga hal itu haruslah berlangsung secara "senantiasa," "tetap" dan "dalam segala hal." Ketiga kondisi tersebut menunjukkan bahwa keadaan hati dari pengikut Kristus tidaklah seharusnya terpengaruh oleh keadaan sekitar mereka. Apapun yang terjadi mereka harus mengambil keputusan bahwa mereka akan "senantiasa bersukacita," "tetap berdoa," dan "mengucap syukur dalam segala hal."

                                                                                                              

 


PERTANYAAN UNTUK DIRENUNGKAN SECARA PRIBADI :

Selama ini, apakah yang menentukan keadaan hati Anda? Mengapa Anda menjawab seperti demikian?


 
💠 SAAT TEDUH
Meneduhkan hati di hadapan Tuhan.
 

💠 MENYANYI :   PKJ 218. (1-3)
BERSUKACITA SENANTIASA

🎶
Bersukacita senantiasa,
bersukacitalah, tetap berdoa.
Ucaplah syukur, ucaplah syukur
dalam segala hal padaNya.

Ref.
Karena itu diinginkan Allah
dalam Kristus Yesus bagi kamu,
karena itu diinginkan Allah
dalam Kristus Yesus bagi kamu.

🎶
Hendaklah kamu perhatikan:
jangan membalas jahat dengan jahat,
berbuat baik bagi sesama,
bahkan terhadap tiap orang.

Ref.
Karena itu diinginkan Allah
dalam Kristus Yesus bagi kamu,
karena itu diinginkan Allah
dalam Kristus Yesus bagi kamu.

🎶
Orang yang salah diluruskan
dan orang tawar hati dihiburkan.
Orang lemah pun harus dibela;
sabar dengan semua orang.

Ref.
Karena itu diinginkan Allah
dalam Kristus Yesus bagi kamu,
karena itu diinginkan Allah
dalam Kristus Yesus bagi kamu.


💠 BERDOA :
 

Tuhan, Engkaulah sumber sukacita yang tidak pernah surut di dalam hidup kami. Apapun yang terjadi di sekitar kami kasih, kuasa, hikmat dan kesetiaan-Mu tetap untuk selama-lamanya. 

Oleh sebab itu apabila kami hidup bersandar kepada-Mu maka situasi di sekeliling kami tidak akan dapat mempengaruhi kondisi hati kami. 

Oleh karena itu kami mengambil keputusan untuk senantiasa bersukacita, bergantung kepada kasih-Mu melalui doa dan mengucap syukur kepada-Mu dalam segala hal. Sebab kami yakin orang yang berharap kepada-Mu tidak akan pernah Engkau kecewakan.

 
***

Ya Tuhan, pagi hari ini kembali kami datang kepada-Mu dengan mengucap syukur karena kasih-Mu yang tidak berkesudahan atas hidup kami. 

Kami percaya hari ini kembali kami akan mengalami kebaikan-kebaikan-Mu yang tidak pernah berkesudahan itu. Oleh karena itu dengan berharap kepada-Mu kami memohon agar Engkau menuntun hidup kami dan besertalah dengan kami. 

Bimbinglah diri kami untuk berjalan di dalam kehendak-Mu. Sertailah diri kami dengan Roh Kudus-Mu agar supaya dengan demikian kami dapat hidup untuk memuliakan nama-Mu. Di dalam nama Yesus Kristus, Tuhan dan Juruselamat duni, kami berdoa. 

 ***

Bapa kami yang di sorga, Dikuduskanlah nama-Mu, datanglah Kerajaan-Mu, jadilah kehendak-Mu di bumi seperti di sorga. Berikanlah kami pada hari ini makanan kami yang secukupnya dan ampunilah kami akan kesalahan kami, seperti kami juga mengampuni orang yang bersalah kepada kami; dan janganlah membawa kami ke dalam pencobaan, tetapi lepaskanlah kami dari pada yang jahat. Karena Engkaulah yang empunya Kerajaan dan kuasa dan kemuliaan sampai selama-lamanya. Amin. 
 

 

YESUS KRISTUS KEHIDUPAN DUNIA | 1 Tesalonika 4 | Mezbah Keluarga | 2 Agustus 2021




MEZBAH KELUARGA 
Senin, 2 Agustus 2021
1 Tesalonika 4
YESUS KRISTUS KEHIDUPAN DUNIA




💠 MEMBACA MAZMUR :
       ðŸ“œ Mazmur 108:4, 5, 6

Aku mau bersyukur kepada-Mu di antara bangsa-bangsa, ya TUHAN, 

DAN AKU MAU BER MAZMUR BAGI-MU DI ANTARA SUKU-SUKU BANGSA; 

sebab kasih-Mu besar mengatasi langit, 

DAN SETIA-MU SAMPAI KE AWAN-AWAN. 

Tinggikanlah diri-Mu mengatasi langit, ya Allah, 

DAN BIARLAH KEMULIAAN-MU MENGATASI SELURUH BUMI. 





💠 SAAT TEDUH
Meneduhkan, menenangkan, dan memusatkan hati kepada Tuhan.


💠 MENYANYI :  GB 246. (1)
AKU MAU BERSYUKUR
(Be Axalted, O God)

🎶
Aku mau bersyukur 
di antara bangsa-bangsa,
aku mau bermazmur 
bagi-Mu, ya Tuhan.

Kar'na kasih-Mu besar 
mengatasi langit tinggi;
kebenaran-Mu sampai 
menembus awan-awan.

Ditinggikan dirimu di atas langit.
Kemuliaan-Mu mengatasi bumi.
Ditinggikan diri-Mu diatas langit.
Kemuliaan-Mu mengatasi bumi.



💠 BACAAN ALKITAB :
       ðŸ“– 1Tesalonika 4:13, 14

13 Selanjutnya kami tidak mau, saudara-saudara, bahwa kamu tidak mengetahui tentang mereka yang meninggal, supaya kamu jangan berdukacita seperti orang-orang lain yang tidak mempunyai pengharapan. 

14 Karena jikalau kita percaya, bahwa Yesus telah mati dan telah bangkit, maka kita percaya juga bahwa mereka yang telah meninggal dalam Yesus akan dikumpulkan Allah bersama-sama dengan Dia. 



💠 RENUNGAN : 


YESUS KRISTUS KEHIDUPAN DUNIA


Iman kepada Kristus memungkinkan kita untuk tetap hidup dengan penuh pengharapan di segala keadaan. Di saat orang merasa tidak berdaya untuk menghindari serta mengatasi hal-hal yang tidak ia harapkan seperti masa pandemi covid yang berkepanjangan ini, bisa jadi yang bersangkutan akan berdukacita bahkan berputus asa. Namun apabila ia mengetahui bahwa ada pribadi yang memiliki rencana yang indah bagi dirinya serta sanggup untuk mewujudkan rencana tersebut maka keputusasaan tadi akan berganti menjadi pengharapan. Hal itulah yang akan dialami oleh orang yang menaruhkan imannya kepada Kristus. Rencana-Nya indah dan Ia sanggup untuk mewujudkannya, sehingga dari keputusasaan kita akan hidup di dalam pengharapan.

 


Bahwasanya iman kepada Kristus akan menghapus dukacita menjadi pengharapan itulah yang dikemukakan di dalam 1Tesalonika 4. Di situ rasul Paulus menulis tentang sikap pengikut Kristus terhadap kematian. Memang perpisahan oleh kematian tak dapat dicegah maupun diatasi. Namun bagi orang yang percaya kepada Kristus perpisahan oleh kematian tidak bersifat selama-lamanya. Karena semua orang yang percaya kepada-Nya "akan dikumpulkan Allah bersama-sama dengan Dia." Yesus Kristus itu adalah Kehidupan Dunia. Dia adalah Tuhan Pengharapan yang kekal. Rencana Tuhan yang indah ini pasti akan tergenapi. Oleh sebab itu orang yang percaya kepada-Nya akan dapat hidup dengan penuh pengharapan di segala keadaan, termasuk ketika menghadapi perpisahan oleh kematian.




PERTANYAAN UNTUK DIRENUNGKAN SECARA PRIBADI :

Pernahkah Anda menghadapi hal yang tak Anda inginkan dan tak dapat Anda hindari? Bagaimanakah perasaan Anda di saat itu?
 
💠 SAAT TEDUH
Meneduhkan hati di hadapan Tuhan.
 

💠 MENYANYI :   PKJ 263. (1-4)
YESUS KRISTUS KEHIDUPAN DUNIA

🎶
Yesus Kristus kehidupan dunia.
Kami umat s’lamat oleh kasihMu.
Yesus Kristus, kehidupan dunia,
Engkau, Tuhan Pengharapan yang kekal.

🎶
Yesus Kristus kehidupan dunia.
Kami umat s’lamat oleh kasihMu.
Yesus Kristus, kehidupan dunia,
sempurnakan karya hamba-hambaMu.

🎶
Yesus Kristus kehidupan dunia.
Kami umat s’lamat oleh kasihMu.
Yesus Kristus, kehidupan dunia,
bimbing kami agar jangan binasa.

🎶
Yesus Kristus kehidupan dunia.
Kami umat s’lamat oleh kasihMu.
Yesus Kristus, kehidupan dunia,
Karuniakan kedamaian yang penuh.




💠 BERDOA :

Tuhan, kami bersukacita karena kasih dan kuasa-Mu memungkinkan diri kami untuk hidup dalam kemenangan dan tidak terpuruk di dalam keputusasaan. 

Ketika kami harus menghadapi hal-hal yang tak dapat kami hindari kami percaya bahwa rencana-Mu selalu indah bagi hidup kami.

Engkau turut bekerja di dalam segala perkara untuk mendatangkan masa depan yang indah bagi orang yang berharap kepada-Mu. 

Ya Tuhan, kepada-Mu kami berharap dan tak akan pernah diri kami dikecewakan. Sebab bersama dengan Engkau dan hidup di dalam genggaman-Mu, maka damai sejahtera melimpah dalam hati kami.


 ***

Ya Tuhan, Engkaulah kehidupan dunia, 
Engkaulah Tuhan Pengharapan yang kekal,

Oleh karena itu dalam pengaharapan tertuju kepada-Mu kami memasuki hari ini dengan sukacita yang berlimpah-limpah. 

Tuhan, kasih dan kuasa-Mu tidak tergantung kepada keadaan apapun, sehingga hidup kami
pun tak perlu terpengaruh oleh situasi pandemi yang sedang kami hadapi. 

Ketika kami bersandar kepada-Mu maka hidup kami tak akan pernah goyah. Oleh sebab itu kami mohon, tuntun dan sertailah hidup kami di sepanjang hari ini. 

Mampukan diri kami dengan hikmat-Mu untuk membuat keputusan-keputusan yang benar dan yang berkenan kepada-Mu. Berkatilah hidup kami dan jadikanlah diri kami saluran berkat-Mu. Di dalam nama Yesus Kristus, Tuhan Pengharapan yang kekal, kami berdoa. 


 ***

Bapa kami yang di sorga, Dikuduskanlah nama-Mu, datanglah Kerajaan-Mu, jadilah kehendak-Mu di bumi seperti di sorga. Berikanlah kami pada hari ini makanan kami yang secukupnya dan ampunilah kami akan kesalahan kami, seperti kami juga mengampuni orang yang bersalah kepada kami; dan janganlah membawa kami ke dalam pencobaan, tetapi lepaskanlah kami dari pada yang jahat. Karena Engkaulah yang empunya Kerajaan dan kuasa dan kemuliaan sampai selama-lamanya. Amin. 
 

 

Minggu, 01 Agustus 2021

MEZBAH KELUARGA HARI MINGGU 1 Agustus 2021





MEZBAH KELUARGA HARI MINGGU 
1 Agustus 2021
Kejadian 6 :1-8
MENDAPATKAN KASIH KARUNIA TUHAN



💠 MEMBACA MAZMUR :
       ðŸ“œ Mazmur 96:6, 7

Keagungan dan semarak ada di hadapan-Nya, 

KEKUATAN DAN KEHORMATAN ADA DI TEMPAT KUDUS-NYA. 

Kepada TUHAN, hai suku-suku bangsa, 

KEPADA TUHAN SAJALAH KEMULIAAN DAN KEKUATAN! 



💠 PEMBUKAAN :

Papa :  
Kita mulai Mezbah Keluarga Hari Minggu ini dengan keyakinan bahwa pertolongan kepada kita adalah TUHAN yang telah menjadikan langit dan bumi, yang selalu menjaga kesetiaan-Nya terhadap kita sampai selama-lamanya dan yang tiada pernah meninggalkan perbuatan tangan-Nya. ~ Kasih karunia dan damai sejahtera dari Allah, Bapa kita, dan dari Tuhan Yesus Kristus menyertai kamu.  Amin.


💠 MENYANYI :  KJ 381 : 1, 7, 8
YANG MAHA KASIH

1: 
Yang Mahakasih ya itu Allah; 
Allah Pengasih pun bagiku.

Ref.
Aku selamatlah oleh kasihNya, 
oleh kasihNya kepadaku.


7: 
Sabda kasihNya penawar haus; 
Sabda KasihNya air hidupku.

Ref.
Aku selamatlah oleh kasihNya, 
oleh kasihNya kepadaku.

 8: 
Kasih sorgawi sumber selamat; 
Kasih sorgawi penghiburku.

Ref.
Aku selamatlah oleh kasihNya, 
oleh kasihNya kepadaku.


💠 BERDOA :

Mama :  
Ya TUHAN Kemuliaan, Allah yang kekal, Allah yang pengasih, dengan sukacita kami memuji-Mu.

Terima kasih untuk pagi hari ini, kami bersyukur untuk istirahat malam yang Engkau berikan, sehingga kami dapat bangun dalam kondisi bugar dan segar untuk merayakan Hari Minggu, Hari Tuhan.

Bersama dengan semua umat-Mu yang merayakan Ibadah Hari Minggu ini, 
kami menyembah-Mu Allah yang benar, 
Bapa, Anak dan Roh Kudus 


Ya TUHAN, ampunilah kami sebab kehidupan kami, sebagai pribadi, keluarga, maupun sebagai jemaat-Mu kami belum menjadi saksi kemuliaan-Mu secara sempurna. Luluhkanlah dosa dan kesedihan kami, lalu singkirkanlah keraguan kami, kemudian isi kami dengan cahaya kasih-Mu.

Oleh karena itu, ya Tuhan,  kami memohon terangilah hati dan pikiran kami dengan Kebenaran-Mu agar terbentuk di dalam kami suatu kesadaran Ilahi dan pengenalan akan Diri TUHAN, sehingga kami ini dimampukan untuk melakukan Kehendak-Mu.

Oleh pengasihan Yesus Kristus Juruselamat, 
kami berdoa. Amin.



💠 MEMBACA ALKITAB :
Anak :  📖   Kejadian 6:1-8




💠 RENUNGAN : 

SBU 1 Agustus 2021
MENDAPATKAN KASIH KARUNIA TUHAN

(video Jusuf Rony)



💠 MENYANYI :  KJ 381 : 10,11,12
YANG MAHA KASIH

10: 
Hati dan jiwa bersukacita; 
hati dan jiwa sejahtera.

Ref.
Aku selamatlah oleh kasihNya, 
oleh kasihNya kepadaku.

11: 
Akulah waris suka sorgawi; 
akulah waris tempat kekal.

Ref.
Aku selamatlah oleh kasihNya, 
oleh kasihNya kepadaku.


12: 
Engkau kupuji kasih abadi; 
Engkau kupuji selamanya.

Ref.
Aku selamatlah oleh kasihNya, 
oleh kasihNya kepadaku.



💠 BERDOA : 


........


*****


Bapa kami yang di sorga, 
Dikuduskanlah nama-Mu, 
Datanglah Kerajaan-Mu, 
Jadilah kehendak-Mu di bumi seperti di sorga.

Berikanlah kami pada hari ini makanan kami yang secukupnya dan ampunilah kami akan kesalahan kami, seperti kami juga mengampuni orang yang bersalah kepada kami; dan janganlah membawa kami ke dalam pencobaan, tetapi lepaskanlah kami dari pada yang jahat. 

Karena Engkaulah yang empunya Kerajaan dan kuasa dan kemuliaan sampai selama-lamanya. 

Amin.