Minggu, 11 Juli 2021

KEPADA-MU KU BERDOA | Matius 7 | Mezbah Keluarga Hari Minggu | 11 Juli 2021






MEZBAH KELUARGA HARI MINGGU 
11 Juli 2021
Matius 7
KEPADA-MU KUBERDOA




💠 MEMBACA MAZMUR :
[Anak] :  📜 Mazmur 143:1, 6, 8 (TB) 

Ya TUHAN, dengarkanlah doaku, 

BERILAH TELINGA KEPADA PERMOHONANKU! 

Jawablah aku dalam kesetiaan-Mu, 

DEMI KEADILAN-MU! 

Aku menadahkan tanganku kepada-Mu, 

JIWAKU HAUS KEPADA-MU SEPERTI TANAH YANG TANDUS. 

Perdengarkanlah kasih setia-Mu kepadaku pada waktu pagi, 

SEBAB KEPADA-MULAH AKU PERCAYA! 

Beritahukanlah aku jalan yang harus kutempuh, 

SEBAB KEPADA-MULAH KUANGKAT JIWAKU. 




💠 PEMBUKAAN :

[Papa] :  
Kita mulai Mezbah Keluarga Hari Minggu ini dengan keyakinan bahwa pertolongan kepada kita adalah TUHAN yang telah menjadikan langit dan bumi, yang selalu menjaga kesetiaan-Nya terhadap kita sampai selama-lamanya dan yang tiada pernah meninggalkan perbuatan tangan-Nya. ~ Kasih karunia dan damai sejahtera dari Allah, Bapa kita, dan dari Tuhan Yesus Kristus menyertai kamu. 
Amin.


💠 MENYANYI :  GBL 202. (1 - 3)
AGUNG SETIAMU (Great is Thy Faithfulness)
KC 44. Agung Setia-Mu, Allah Bapaku

🎶
Agung setia-Mu, 
Allah, Bapaku,
di kala suka, 
di saat gelap.
Kasih-Mu, Allahku, 
tiada berubah,
Kaulah Pelindung 
abadi, tetap.

Ref.
Agung setia-Mu, 
agung setia-Mu.
Setiap pagi 
penuh rahmat-Mu.
Yang kuperlukan 
tetap Kau berikan.
Agung setia-Mu kepadaku.


🎶
Musim bertanam 
dan musim tuaian,
surya, rembulan 
di langit cerah,
bersama alam 
memuji, bersaksi
tentang setia-Mu 
tak bercela.

Ref.
Agung setia-Mu, 
agung setia-Mu.
Setiap pagi 
penuh rahmat-Mu.
Yang kuperlukan 
tetap Kau berikan.
Agung setia-Mu kepadaku.

🎶
Ampunan dosaku, 
damai abadi,
kehadiran-Mu 
dan bimbingan-Mu,
kini kekuatan 
dan besok harapan:
Hujan berkat Kau 
b’ri kepadaku.

Ref.
Agung setia-Mu, 
agung setia-Mu.
Setiap pagi 
penuh rahmat-Mu.
Yang kuperlukan 
tetap Kau berikan.
Agung setia-Mu kepadaku.


💠 BERDOA :

[Mama] :  
Ya TUHAN Kemuliaan, Allah yang kekal, Allah yang pengasih, dengan sukacita kami memuji-Mu.

Terima kasih untuk pagi hari ini, kami bersyukur untuk istirahat malam yang Engkau berikan, sehingga kami dapat bangun dalam kondisi bugar dan segar untuk merayakan Hari Minggu, Hari Tuhan.

Bersama dengan semua umat-Mu yang merayakan Ibadah Hari Minggu ini, 
kami menyembah-Mu Allah yang benar, 
Bapa, Anak dan Roh Kudus 


Ya TUHAN, ampunilah kami sebab kehidupan kami, sebagai pribadi, keluarga, maupun sebagai jemaat-Mu kami belum menjadi saksi kemuliaan-Mu secara sempurna. Luluhkanlah dosa dan kesedihan kami, lalu singkirkanlah keraguan kami, kemudian isi kami dengan cahaya kasih-Mu.

Oleh karena itu, ya Tuhan,  kami memohon terangilah hati dan pikiran kami dengan Kebenaran-Mu agar terbentuk di dalam kami suatu kesadaran Ilahi dan pengenalan akan Diri TUHAN, sehingga kami ini dimampukan untuk melakukan Kehendak-Mu.

Oleh pengasihan Yesus Kristus Juruselamat, kami berdoa. Amin.



💠 MEMBACA ALKITAB :
[Anak] :  📖   Matius 7:7-12 (TB)  

7 "Mintalah, maka akan diberikan kepadamu; carilah, maka kamu akan mendapat; ketoklah, maka pintu akan dibukakan bagimu.

8 Karena setiap orang yang meminta, menerima dan setiap orang yang mencari, mendapat dan setiap orang yang mengetok, baginya pintu dibukakan.

9 Adakah seorang dari padamu yang memberi batu kepada anaknya, jika ia meminta roti,

10 atau memberi ular, jika ia meminta ikan?

11 Jadi jika kamu yang jahat tahu memberi pemberian yang baik kepada anak-anakmu, apalagi Bapamu yang di sorga! Ia akan memberikan yang baik kepada mereka yang meminta kepada-Nya."

12 "Segala sesuatu yang kamu kehendaki supaya orang perbuat kepadamu, perbuatlah demikian juga kepada mereka. Itulah isi seluruh hukum Taurat dan kitab para nabi.



💠 RENUNGAN : 


KEPADA-MU KUBERDOA
 
 


Apakah yang membuat permohonan doa kita dijawab? Kesungguhan kita berdoakah, atau kebaikan Allah yang ingin memberikan yang terbaik untuk kita? Tuhan Yesus mengajar kita bahwa keduanya tidak bertentangan tetapi saling menunjang. Kita berdoa dengan penuh kesungguhan bukan karena Allah perlu "dipaksa" oleh klaim-klaim kita, tetapi karena kita percaya Allah baik adanya.
 
Tuhan Yesus menegaskan kesungguhan dan ketekunan berjalan seiring dengan keyakinan bahwa doa kita disambut oleh Bapa Surgawi yang baik. Ia melukiskan hal berdoa itu dengan tiga kata kerja: minta, cari, ketok (ayat 7). Melalui ketiga kata kerja itu Ia menegaskan dua hal penting tentang doa. 

Pertama, posisi pendoa ada dalam posisi orang yang berkebutuhan sedangkan Tuhan dalam posisi penjawab dan pemenuh kebutuhan. Dalam posisi demikian, yang menentukan bukan pendoa tetapi sang Penjawab doa.
 
Kedua, ketiga kata kerja itu menekankan keserasian antara kegiatan berdoa dan sikap bersungguh serta bertekun dalam doa. Kesungguhan dan ketekunan berdoa itu lahir dari keyakinan bahwa Allah baik adanya dan pasti akan menjawab doa-doa kita sesuai dengan sifat baik sempurna-Nya sebagai Bapa Surgawi. 

Yesus mempertentangkan Bapa Surgawi dengan bapak duniawi. Bila bapak duniawi yang jahat saja tahu memberi yang baik kepada anak-anaknya, alangkah lebih baik lagi sikap dan tindakan Bapa Surgawi kita. Keyakinan akan kebaikan Allah bukan saja berdampak pada kehidupan doa kita, tetapi juga berdampak pada sikap sosial kita. Seperti Bapa Surgawi memberikan yang terbaik untuk kita, kita juga mau memberikan yang terbaik untuk sesama kita.
 
Ingatlah :
Berdoa berarti menundukkan diri kepada kehendak Allah. Jangan menjadikan doa alat untuk mengatur atau memaksa Tuhan. Yakinlah bahwa Allah baik dan akan memberi yang terbaik bagi kita. Jangan berdoa asal-asalan sebab itu berarti menyepelekan kebaikan Tuhan.



💠 MENYANYI :  
GB 300. (1, 2)
KEPADA-MU KUBERDOA

🎶
Kepada-Mu ku berdoa 
dan 'ku pinta: 
"Ulurkanlah 
tangan kasih-Mu padaku."
Kar'na 'ku tahu 
'Kau selalu di sisiku.
Oh, Tuhanku dengarkanlah 
doaku kepada-Mu.

Ref.
Kar'na 'ku tahu, 
'ku tahu pasti, oh, Tuhan, 
apapun juga di dunia ini.
Tanpa Kau, Tuhan, 
semuanya tak 'kan berarti.
Oh, Tuhanku 
dengarkanlah 
doaku kepadamu.

🎶
Berikanlah dan tunjukkan 
kuasa-Mu.
Tabahkanlah 
dan kuatkanlah imanku.
Jadikanlah aku ini 
hamba setia-Mu
agar dapat aku hidup 
selalu di sisi-Mu

Ref.
Kar'na 'ku tahu, 
'ku tahu pasti, oh, Tuhan, 
apapun juga di dunia ini.
Tanpa Kau, Tuhan, 
semuanya tak 'kan berarti.
Oh, Tuhanku 
dengarkanlah 
doaku kepadamu.


✝️ PENGAKUAN IMAN RASULI

Aku percaya kepada Allah, Bapa yang Mahakuasa, Khalik langit dan bumi.

Dan kepada Yesus Kristus, Anak-Nya yang Tunggal, Tuhan kita.

Yang dikandung daripada Roh Kudus, lahir dari anak dara Maria.

Yang menderita sengsara di bawah pemerintahan Pontius Pilatus, disalibkan, mati dan dikuburkan, turun ke dalam kerajaan maut.

Pada hari yang ketiga bangkit pula dari antara orang mati.

Naik ke surga, duduk di sebelah kanan Allah, Bapa yang Mahakuasa, dan dari sana Ia akan datang untuk menghakimi orang yang hidup dan yang mati.

Aku percaya kepada Roh Kudus; gereja yang kudus dan am; persekutuan orang kudus; pengampunan dosa; kebangkitan tubuh; dan hidup yang kekal. 



💠 BERDOA :

[Mama] : 
Ya Tuhan yang baik, kami bersyukur karena Engkau setia dan kasih-Mu berlimpah-limpah. Kesetiaan-Mu tidak pernah berubah dan kasih-Mu tetap untuk selama-lamanya. 

Dengan penuh kasih setia Engkau memelihara kehidupan kami dan tidak pernah sekalipun Engkau mengabaikan permohonan doa kami. 

Oleh sebab itu kami percaya bahwa selama permohonan doa kami sesuai dengan kehendak-Mu maka tidak ada satupun doa kami yang akan sia-sia, maka di dalam keyakinan itu kami mengangkat hati kami kepada-Mu dan menyerahkan harapan-harapan kami ke dalam tangan pengasihan-Mu.

 
[Anak] :
Ya Tuhan, pagi hari ini kami datang menghadap takhta anugerah-Mu dan menyerahkan kehidupan kami di sepanjang hari ini ke dalam anugerah-Mu. 

Besertalah dengan kami dan tuntunlah hidup kami dengan Roh dan firman-Mu. Karena di dalam penyertaan-Mu kami akan mengalami damai sejahtera dan keberhasilan dalam semua hal yang kami kerjakan. Di dalam tuntunan-Mu maka kami akan terhindar dari kesesatan dan dapat hidup menyenangkan hati-Mu. 

Tuhan, jangan biarkan diri kami terjerumus ke dalam pencobaan dan lindungilah kami dari pada yang jahat. Di dalam nama Yesus Kristus, Tuhan dan Penolong kami, kami berdoa.


[Papa] :
Tuhan, Allah yang kekal,

Sekarang kami berdoa untuk saudara-saudari kami, kami berdoa untuk mereka yang dari tempat tidur perawatannya, telah berbagi dengan kami akan harapan dan kerinduan mereka untuk beroleh kesembuhan dan pemulihan.

Bersama- sama, kami sebagai saudara-saudari, bertaut hati dengan mereka dalam belas kasih, turut merasakan derita dan rasa sakit mereka. Namun kami juga berbagi harapan dan kerinduan yang sama untuk kesembuhan dan damai sejahtera mereka, oleh kehadiran Tuhan. 

Tuhan, pandanglah dengan pengampunan pada anak-anak-Mu. Hiburkan dan kuatkan mereka, dan dengan rahmat-Mu pulihkan mereka. 

Kami mohon ini dalam perantaraan Putra-Mu, hamba yang menderita, seorang yang mengalami kesakitan, yang tahu apa penderitaan itu, dan menanggung sendiri kelemahan kami serta memberi kami damai sejahtera pada hari ini.



[Semua] : 
Bapa kami yang di sorga, 
Dikuduskanlah nama-Mu, 
Datanglah Kerajaan-Mu, 
Jadilah kehendak-Mu di bumi seperti di sorga.

Berikanlah kami pada hari ini makanan kami yang secukupnya dan ampunilah kami akan kesalahan kami, seperti kami juga mengampuni orang yang bersalah kepada kami; dan janganlah membawa kami ke dalam pencobaan, tetapi lepaskanlah kami dari pada yang jahat. 

Karena Engkaulah yang empunya Kerajaan dan kuasa dan kemuliaan sampai selama-lamanya. 

Amin.

Jumat, 09 Juli 2021

IMAN SEJATI MEWUJUDKAN PERBUATAN | Matius 9 | Mezbah Keluarga | 10 Juli 2021




MEZBAH KELUARGA 
10 Juli 2021
Matius 9
IMAN SEJATI MEWUJUDKAN PERBUATAN


💠 MEMBACA MAZMUR :
      📜 Mazmur 13:5-6 (AYT)  

Namun, aku percaya pada kasih setia-Mu. 

HATIKU BERSUKACITA KARENA KESELAMATAN-MU. 

Aku akan bernyanyi bagi TUHAN 

KARENA DIA TELAH BERBUAT BAIK KEPADAKU. 



 
💠 SAAT TEDUH
Meneduhkan, menenangkan, dan memusatkan hati kepada Tuhan.


💠 MENYANYI :  GB 18. (1, 2)
MARILAH BERNYANYI PUJI TUHAN

🎶

🎶




💠 BACAAN ALKITAB :
      📖 Matius 9:1-2 (AYT)  

1 Setelah masuk ke perahu, Yesus menyeberangi danau dan tiba di kota-Nya sendiri. 

2 Dan, lihat, mereka membawa kepada-Nya seorang lumpuh yang terbaring di tempat tidur. Ketika melihat iman mereka, Yesus berkata kepada orang lumpuh itu, “Teguhkanlah hatimu, anak-Ku, dosamu sudah diampuni.” 




💠 RENUNGAN : 

🖍 Jika iman itu tidak disertai perbuatan, maka iman itu pada hakekatnya adalah mati. Iman bekerjasama dengan perbuatan dan oleh perbuatan-perbuatan itu iman menjadi sempurna. (Yakobus 2:17, 22)

IMAN SEJATI MEWUJUDKAN PERBUATAN

Tuhan mengukur iman seseorang bukan sekadar dari perkataan yang diucapkan oleh yang bersangkutan, namun dari tindakan yang dilakukannya. Cukup banyak orang yang berkata dirinya percaya bahwa kasih dan kuasa Tuhan adalah tidak terbatas. Namun pernyataan itu hanyalah kata-kata kosong belaka, sebab tidak diwujudkan dalam tindakan-tindakan yang membuktikan iman tersebut. Iman yang sejati bukanlah sekadar kata-kata pengakuan yang diucapkan namun haruslah dibuktikan dalam tindakan. Iman yang seperti itu akan mengundang jawaban Tuhan dalam bentuk uluran tangan pertolongan-Nya. Dengan kata lain, iman yang diwujudkan di dalam tindakan tidak akan sia-sia.

 

Iman yang sejati inilah yang ada dalam diri orang-orang yang membawa seorang yang lumpuh kepada Yesus seperti yang ditulis di dalam Matius 9. Dicatat bahwa "Yesus melihat iman mereka." Artinya iman dari orang-orang tersebut bukanlah sekadar kata-kata kosong belaka, namun terlihat melalui tindakan mereka. Di dalam hal ini yaitu tindakan dalam membawa si orang lumpuh kepada Kristus. Lebih jauh, dicatat karena melihat iman mereka maka Yesus menolong si orang lumpuh tersebut yaitu dengan mengampuni dosanya serta menyembuhkan yang bersangkutan. Singkat kata, iman yang sejati, yaitu yang diwujudkan di dalam tindakan, tidaklah sia-sia namun mengundang penghargaan Tuhan.



PERTANYAAN UNTUK DIRENUNGKAN SECARA PRIBADI :

Sudah sejatikah iman Anda kepada Tuhan? Apakah bukti dari jawaban Anda tersebut?
 


💠 SAAT TEDUH
Meneduhkan hati di hadapan Tuhan.
 

💠 MENYANYI :   GB 121. (1, 2)
HAI, PERGI DAN WARTAKAN

🎶
Hai, pergi dan wartakan 
Injil Kristus dalam karya 
dan dalam karsamu.
Baik di rumah, sekolah 
dan di kantor;
juga disetiap waktu 
dan tempat.
Bawa kasih 
dan bawa sukacita,
panjang sabar 
serta lemah lembut.
Itu sikap yang 
harus kau lakukan
kar'na Kristus 
nyata dalam hidupmu.

🎶
Hai, pergi dan wartakan 
Injil Kristus dalam kata 
dan perbuatan-Mu.
Juga dalam 
segala tindakanmu,
jadikanlah Firman 
Tuhan pandumu.
Jangan takut tegakkan 
keadilan dan berani 
berkata yang benar.
Jangan bimbang 
dan jangan kau kuatir;
Roh Kudus membimbing 
dan menolongmu.



💠 BERDOA :

Ya Tuhan, kami mohon, tambahkanlah iman kami sehingga kami tidak hidup sekadar mengandalkan kemampuan kami sendiri yang terbatas ini. Sebab bila kami hanya bersandar pada kesanggupan kami yang terbatas itu maka sesungguhnya kami ini telah membatasi masa depan kami sendiri. 

Namun bila kami berharap kepada kasih dan kuasa-Mu yang tidak terbatas itu, maka kami akan melihat karya-Mu yang indah dan yang tidak terbatas itu di dalam kehidupan kami setiap hari. 

Kami bersyukur sebab iman kami kepada-Mu tidak akan pernah mengecewakan.

 ***

Ya Bapa, Engkaulah Tuhan yang berkuasa, tolonglah diri kami agar bertumbuh di dalam iman yang sejati. Sehingga bukan hanya dalam kata-kata kami menyatakan iman kami kepada-Mu, namun dalam ketaatan kami ke dalam tuntunan firman-Mu. Sebab kami percaya iman yang sejati akan membuahkan pertolongan-Mu di dalam hidup kami.

Ya Tuhan,  kami menyerahkan kehidupan yang akan kami jalani pada hari ini ke dalam tangan-Mu. Tuntun dan sertailah hidup kami senantiasa. 

Bapa yang baik, pakailah diri kami untuk menjadi saksi-Mu di manapun kami berada. Berkatilah semua yang kami kerjakan dengan keberhasilan. Kami berdoa kepada Bapa di dalam nama Yesus Kristus, Tuhan dan Penolong kami.

 ***

Bapa kami yang di sorga, Dikuduskanlah nama-Mu, datanglah Kerajaan-Mu, jadilah kehendak-Mu di bumi seperti di sorga. Berikanlah kami pada hari ini makanan kami yang secukupnya dan ampunilah kami akan kesalahan kami, seperti kami juga mengampuni orang yang bersalah kepada kami; dan janganlah membawa kami ke dalam pencobaan, tetapi lepaskanlah kami dari pada yang jahat. Karena Engkaulah yang empunya Kerajaan dan kuasa dan kemuliaan sampai selama-lamanya. Amin. 
 

 

Kamis, 08 Juli 2021

TUHANKU SANGGUP MENYELAMATKANKU | Matius 8 | Mezbah Keluarga | 9 Juli 2021




MEZBAH KELUARGA 
9 Juli 2021
Matius 8
TUHANKU SANGGUP MENYELAMATKANKU



💠 MEMBACA MAZMUR :
      📜 Mazmur 71:1, 3, 19 

Pada-Mu, ya TUHAN, aku berlindung, jadilah bagiku gunung batu, tempat berteduh, 

KUBU PERTAHANAN UNTUK MENYELAMATKAN AKU; SEBAB ENGKAULAH BUKIT BATUKU DAN PERTAHANANKU. 

Keadilan-Mu, ya Allah, sampai ke langit. 

ENGKAU YANG TELAH MELAKUKAN HAL-HAL YANG BESAR, YA ALLAH, SIAPAKAH SEPERTI ENGKAU? 

💠 SAAT TEDUH
Meneduhkan, menenangkan, dan memusatkan hati kepada Tuhan.


💠 MENYANYI :  KJ 440. (1, 2, 4)
DI BADAI TOPAN DUNIA

🎶
🎶
🎶

💠 BACAAN ALKITAB :
      📖 Matius 8:1-3

1 Setelah Yesus turun dari bukit, orang banyak berbondong-bondong mengikuti Dia. 

2 Maka datanglah seorang yang sakit kusta kepada-Nya, lalu sujud menyembah Dia dan berkata: "Tuan, jika Tuan mau, Tuan dapat mentahirkan aku." 

3 Lalu Yesus mengulurkan tangan-Nya, menjamah orang itu dan berkata: "Aku mau, jadilah engkau tahir." Seketika itu juga tahirlah orang itu dari pada kustanya.


💠 RENUNGAN : 


TUHANKU SANGGUP MENYELAMATKANKU

Wujud dari iman kepada Tuhan adalah keyakinan bahwa Ia mau dan mampu untuk menolong kita. Ketika sedang menghadapi kesukaran tidak jarang orang mempertanyakan kedua sifat Tuhan ini. Adakalanya mereka berpikir bahwa Tuhan adalah pribadi yang tidak berdaya, sehingga kalaupun Ia mau tetapi Ia tidak mampu untuk menolong manusia. Kemungkinan yang lain, Tuhan adalah pribadi yang kejam. Sehingga walaupun Ia mampu namun Ia tidak mau untuk melepaskan manusia dari kesulitan mereka. Semua pandangan itu adalah keliru. Yang benar adalah bukan saja Tuhan mampu tetapi Ia juga mau untuk menolong kita.

 

Kemampuan dan kemauan Tuhan untuk menolong orang yang menderita inilah yang diyakini oleh seorang yang sakit kusta seperti yang dicatat di dalam Matius 8. Ia menyatakan keyakinannya tersebut dengan berkata kepada Yesus: "Tuan, jika Tuan mau, Tuan dapat mentahirkan aku." Dengan berkata demikian yang bersangkutan secara tersirat menyatakan bahwa ia tidak meragukan kemampuan Tuhan untuk menolong dirinya. Ia juga menyatakan secara tersurat bahwa dirinya percaya Tuhan mau menolongnya. Iman tersebut tidak sia-sia. Alhasil Yesus menunjukkan kemampuan dan kemauan-Nya untuk menolong yang bersangkutan, sehingga tahirlah orang tersebut dari sakit kustanya.

 



PERTANYAAN UNTUK DIRENUNGKAN SECARA PRIBADI :

Menurut Anda, manakah yang lebih sukar, mempercayai kemampuan atau kemauan Tuhan untuk menolong umat-Nya? Mengapa demikian?
 
💠 SAAT TEDUH
Meneduhkan hati di hadapan Tuhan.
 

💠 MENYANYI :   PKJ 125. 
DIA SANGGUP

🎶

💠 BERDOA :

Ya Tuhan, kami memuji-Mu karena Engkau adalah pribadi yang penuh dengan kasih sehingga Engkau bersedia menolong manusia di dalam penderitaan mereka. Bukan itu saja, Engkau juga adalah pribadi yang kuasa-Nya tidak terbatas sehingga Engkau sanggup menolong diri kami di dalam kesulitan yang kami alami.

Kemauan dan kemampuan-Mu untuk menolong umat-Mu inilah yang memungkinkan diri kami untuk tetap memandang masa depan dengan penuh pengharapan. Karena orang yang berharap kepada-Mu tidak akan pernah Engkau kecewakan.


 ***


Ya Tuhan, Engkaulah Tuhan yang sanggup menyelamatkan kami, 

Memulai hari yang akan kami jalani ini kami menyerahkan diri kami kepada-Mu, dan bersandar pada kasih dan kuasa-Mu yang tidak terbatas itu. Sertailah diri kami dengan Roh-Mu dan tuntunlah hidup kami dengan firman-Mu, agar kami senantiasa berjalan di dalam kebenaran-Mu.

Penyertaan dan tuntunan-Mu itu membawa damai sejahtera di dalam jiwa kami, dan membuka pintu berkat serta keberhasilan di dalam hidup kami. 

Sehingga dengan demikian orang-orang di sekitar kami akan melihat perbedaan antara orang yang berharap kepada Tuhan dengan yang mengandalkan dirinya sendiri. 

Kepada-Mu, ya Tuhan, kami berharap. Di dalam nama Yesus Kristus, Tuhan dan Juruselamat kami,  kami berdoa. 


 ***

Bapa kami yang di sorga, Dikuduskanlah nama-Mu, datanglah Kerajaan-Mu, jadilah kehendak-Mu di bumi seperti di sorga. Berikanlah kami pada hari ini makanan kami yang secukupnya dan ampunilah kami akan kesalahan kami, seperti kami juga mengampuni orang yang bersalah kepada kami; dan janganlah membawa kami ke dalam pencobaan, tetapi lepaskanlah kami dari pada yang jahat. Karena Engkaulah yang empunya Kerajaan dan kuasa dan kemuliaan sampai selama-lamanya. Amin. 
 

 

Rabu, 07 Juli 2021

TUHAN MAU MENDENGARKAN, BAWALAH KEPADA-NYA | Matius 7 | Mezbah Keluarga | 8 Juli 2021




MEZBAH KELUARGA 
8 Juli 2021 
Matius 7
TUHAN MAU MENDENGARKAN, BAWALAH KEPADA-NYA 



💠 MEMBACA MAZMUR :
       📜 Mazmur 70:5

Biarlah bergirang dan bersukacita karena Engkau 

SEMUA ORANG YANG MENCARI ENGKAU; 

biarlah mereka yang mencintai keselamatan dari pada-Mu 

SELALU BERKATA: "ALLAH ITU BESAR!" 



💠 SAAT TEDUH
Meneduhkan, menenangkan, dan memusatkan hati kepada Tuhan.


💠 MENYANYI :  GB 164. (1, 2)
TERPUJILAH ALLAH, HIKMATNYA BESAR
(To God Be the Glory)

🎶
Terpujilah Allah, 
hikmat-Nya besar;
begitu kasih-Nya 
‘tuk dunia cemar,
sehingga dib’rilah 
Putra-Nya kudus,
mengangkat manusia 
serta menebus.

Ref.
Pujilah, pujilah! 
Buatlah dunia
bergemar, bergemar 
mendengar suara-Nya.
Dapatkanlah Allah 
demi Putra-Nya,
b’ri puji pada-Nya 
sebab hikmat-Nya.

🎶
Dan darah Anak-Nya
lah yang menebus
mereka yang yakin 
‘kan janji kudus;
dosanya, betapapun 
juga keji,
dihapus oleh-Nya, 
dibasuh bersih.

Ref.
Pujilah, pujilah! 
Buatlah dunia
bergemar, bergemar 
mendengar suara-Nya.
Dapatkanlah Allah 
demi Putra-Nya,
b’ri puji pada-Nya 
sebab hikmat-Nya.

 




💠 BACAAN ALKITAB :
      📖  Matius 7:7-11
 
7 "Mintalah, maka akan diberikan kepadamu; carilah, maka kamu akan mendapat; ketoklah, maka pintu akan dibukakan bagimu. 

8 Karena setiap orang yang meminta, menerima dan setiap orang yang mencari, mendapat dan setiap orang yang mengetok, baginya pintu dibukakan. 

9 Adakah seorang dari padamu yang memberi batu kepada anaknya, jika ia meminta roti, 

10 atau memberi ular, jika ia meminta ikan" 

11 Jadi jika kamu yang jahat tahu memberi pemberian yang baik kepada anak-anakmu, apalagi Bapamu yang di sorga! Ia akan memberikan yang baik kepada mereka yang meminta kepada-Nya." 



💠 RENUNGAN : 


TUHAN MAU MENDENGARKAN, BAWALAH KEPADA-NYA 


Kasih Allah memberi jaminan bahwa doa kita kepada-Nya tidak akan sia-sia. Kalau Allah bersedia menjawab doa kita, hal tersebut semata-mata adalah karena anugerah-Nya. Karena Ia tidak berhutang budi apapun juga kepada kita sehingga Ia wajib untuk membalasnya, yaitu antara lain dengan menjawab doa kita. Oleh sebab itu hanya karena kemurahan hati-Nyalah sehingga Ia berjanji untuk menjawab doa-doa kita. Di dalam hal ini kemurahan hati-Nya sangatlah besar, sebab kasih-Nya juga tidak terbatas. Sebagaimana seorang bapa yang mengasihi anaknya tidak akan mengabaikan permohonan anak-anaknya, demikianlah Allah di dalam kasih-Nya tidak akan mengabaikan doa-doa kita.


Jaminan itulah yang Yesus tegaskan kepada para murid-Nya sebagaimana yang dicatat di dalam Matius 7. Di situ Ia menggambarkan sikap Allah kepada umat-Nya adalah seperti seorang ayah kepada anak-anaknya. Ia menjelaskan seorang ayah tidak akan "memberi batu kepada anaknya, jika ia meminta roti, atau memberi ular, jika ia meminta ikan." Selanjutnya Ia berkata: "Jadi jika kamu yang jahat tahu memberi pemberian yang baik kepada anak-anakmu, apalagi Bapamu yang di sorga! Ia akan memberikan yang baik kepada mereka yang meminta kepada-Nya." Artinya kasih Allah itulah yang menjadi jaminan bagi kita bahwa doa kita kepada-Nya tidak akan sia-sia.

 


PERTANYAAN UNTUK DIRENUNGKAN SECARA PRIBADI :

Yakinkah Anda bahwa Allah mengasihi Anda? Mengapa demikian?

 
💠 SAAT TEDUH
Meneduhkan hati di hadapan Tuhan.

 

💠 MENYANYI :   2 GB 298. (1, 2)
WAKTU DOA YANG KUDUS
('Tis the Blessed Hour of Prayer)

🎶
🎶

💠 BERDOA  :

Ya Tuhan, kami bersyukur karena Engkau setia dan kasih-Mu berlimpah-limpah. Kesetiaan-Mu tidak pernah berubah dan kasih-Mu tetap untuk selama-lamanya. 

Dengan penuh kasih setia Engkau memelihara hidup kami dan tidak pernah sekalipun Engkau mengabaikan permohonan kami. Oleh sebab itu kami percaya bahwa selama permohonan kami sesuai dengan kehendak-Mu maka tidak ada satupun doa kami yang akan sia-sia. 

Di dalam keyakinan tersebut kami mengangkat hati kami kepada-Mu dan menyerahkan harapan-harapan kami ke dalam tangan-Mu.

 
***

Ya Tuhan, di pagi hari ini kami datang menghadap takhta anugerah-Mu. Dan kami mau menyerahkan kehidupan kami di sepanjang hari ini ke dalam anugerah-Mu. Sertai dan tuntunlah hidup kami dengan Roh dan firman-Mu. 

Oleh dan dalam penyertaan-Mu saja ya Tuhan,  maka kami akan mengalami damai sejahtera dan keberhasilan dalam semua hal yang kami kerjakan. Dan di dalam tuntunan-Mu maka kami akan terhindar dari kesesatan dan dapat hidup menyenangkan hati-Mu. 

Ya Tuhan, jangan biarkan diri kami terjerumus ke dalam pencobaan dan lindungilah kami dari pada yang jahat.

Kepada-Mu ya Bapa, kami berdoa menyampaikan permohonan-permohonan kami ini di dalam nama Yesus Kristus, Tuhan dan Penolong kami.

***

Ya Tuhan sumber dari semua nafas kehidupan. 

Bersama-sama dengan semua orang yang 
menangis ingin menghirup oksigen, 
menangis untuk nafas kehidupan, 
menangis untuk nafas cinta, 
selama gelombang kedua Covid-19 yang mematikan ini. 

Dengarkan tangisan ini dan hembuskanlah nafas kedamaian-Mu,  berikanlah kesembuhan-Mu.  

Dalam nama Yesus kami berdoa.  

 ***

Bapa kami yang di sorga, Dikuduskanlah nama-Mu, datanglah Kerajaan-Mu, jadilah kehendak-Mu di bumi seperti di sorga. Berikanlah kami pada hari ini makanan kami yang secukupnya dan ampunilah kami akan kesalahan kami, seperti kami juga mengampuni orang yang bersalah kepada kami; dan janganlah membawa kami ke dalam pencobaan, tetapi lepaskanlah kami dari pada yang jahat. Karena Engkaulah yang empunya Kerajaan dan kuasa dan kemuliaan sampai selama-lamanya. Amin. 
 

 


Selasa, 06 Juli 2021

JANGAN KUATIR, BAPA SORGAWI MEMELIHARA | Matius 6 | Mezbah Keluarga | 7 Juli 2021




MEZBAH KELUARGA 
7 Juli 2021
Matius 6
JANGAN KUATIR, BAPA SORGAWI MEMELIHARA




💠 MEMBACA MAZMUR :
       📜 Mazmur 63:2-5

Ya Allah, Engkaulah Allahku, aku mencari Engkau, 

JIWAKU HAUS KEPADA-MU, 

tubuhku rindu kepada-Mu, 

SEPERTI TANAH YANG KERING DAN TANDUS, TIADA BERAIR. 

Demikianlah aku memandang kepada-Mu di tempat kudus, 

SAMBIL MELIHAT KEKUATAN-MU DAN KEMULIAAN-MU. 

Sebab kasih setia-Mu lebih baik dari pada hidup; 

BIBIRKU AKAN MEMEGAHKAN ENGKAU. 

Demikianlah aku mau memuji Engkau seumur hidupku 

DAN MENAIKKAN TANGANKU DEMI NAMA-MU. 


💠 SAAT TEDUH
Meneduhkan, menenangkan, dan memusatkan hati kepada Tuhan.


💠 MENYANYI :  GB 262. (1, 3)
BAGAI RUSA RINDUKAN AIR
(As the Deer)

🎶
Bagai rusa rindukan air, 
jiwaku merindukan-Mu.
Engkau, Tuhan, hasrat jiwaku, 
'kusembah selamanya.

Ref.
Hanya 'Kau kekuatanku, 
perisai dan kes'lamatanku.
Engkau, Tuhan, hasrat jiwaku 
'kusembah selamanya.


🎶
'Ku rindukan Engkau bagiku 
melebihi apapun.
Sukacitaku 'Kau penuhi, 
'Kau puaskan jiwaku.

Ref.
Hanya 'Kau kekuatanku, 
perisai dan kes'lamatanku.
Engkau, Tuhan, hasrat jiwaku 
'kusembah selamanya.



💠 BACAAN ALKITAB :
      📖  Matius 6:30-32

30 Jadi jika demikian Allah mendandani rumput di ladang, yang hari ini ada dan besok dibuang ke dalam api, tidakkah Ia akan terlebih lagi mendandani kamu, hai orang yang kurang percaya? 

31 Sebab itu janganlah kamu kuatir dan berkata: Apakah yang akan kami makan? Apakah yang akan kami minum? Apakah yang akan kami pakai? 

32 Semua itu dicari bangsa-bangsa yang tidak mengenal Allah. Akan tetapi Bapamu yang di sorga tahu, bahwa kamu memerlukan semuanya itu. 


💠 RENUNGAN : 

JANGAN KUATIR, BAPA SORGAWI MEMELIHARA

Iman kepada kebaikan Allah akan mengatasi rasa kuatir di dalam hati kita. Kesadaran tentang terbatasnya kemampuan diri sendiri serta besarnya kebutuhan di dalam hidup ini tak jarang membuat orang merasa kuatir bahkan putus asa. Tetapi tidak demikian halnya dengan orang yang percaya bahwa Allah adalah pribadi yang baik, mengasihi umat-Nya dan dapat diandalkan. Iman tersebut membuat yang bersangkutan yakin bahwa Tuhan pasti akan memelihara hidupnya secara bertanggung jawab. Sebagai akibat, ia tidak akan merasa takut tentang masa depannya. Imannya kepada kebaikan Tuhan tersebut memungkinkan yang bersangkutan memandang hari esok dengan penuh pengharapan.
 

Pentingnya peranan iman dalam mengatasi rasa kuatir ini diutarakan oleh Yesus di dalam Matius 6. Di situ Ia menjelaskan tentang kebaikan Allah kepada semua ciptaan-Nya. Ia berkata bahwa Allah memelihara burung-burung di udara dan mendandani rumput di ladang. Kemudian Ia berkata: "Sebab itu janganlah kamu kuatir dan berkata: Apakah yang akan kami makan? Apakah yang akan kami minum? Apakah yang akan kami pakai?" Artinya, apabila kita mempercayai kebaikan Tuhan sebagaimana yang nampak melalui tindakan-Nya dalam memelihara ciptaan-Nya, maka kita tidak perlu merasa kuatir tentang kehidupan kita. Iman itu akan mengatasi rasa kuatir di dalam hidup kita.

 


PERTANYAAN UNTUK DIRENUNGKAN SECARA PRIBADI :

Apakah yang harus Anda lakukan untuk mengatasi rasa kuatir di dalam diri Anda? Mengapa demikian?
 

💠 SAAT TEDUH
Meneduhkan hati di hadapan Tuhan.
 

💠 MENYANYI :   KPPK 423. (1, 2)
BAPA SORGAWI MEMELIHARAKU
(My Father Watches Over Me)

🎶
Kepada-Nya yang aku berharap, 
di darat atau laut yang gelap,
setiap saat, 'ku berharap, 
Bapa Sorgawi mem'liharaku.

Ref.
Aku berharap pada Tuhanku, 
di ngarai atau lautan menderu,
'ku tak gentar, Ia tak ingkar, 
Bapa Sorgawi mem'liharaku.

🎶
Bunga di padang, Bapa menjaga, 
dan burung pun Ia menuntun pulang,
kasih-Nya yang limpah ruah, 
Bapa Sorgawi mem'liharaku.

Ref.
Aku berharap pada Tuhanku, 
di ngarai atau lautan menderu,
'ku tak gentar, Ia tak ingkar, 
Bapa Sorgawi mem'liharaku.



💠 BERDOA :

Ya Tuhan, sesungguhnya semua orang yang berharap kepada-Mu tidak akan pernah Engkau kecewakan. Kuasa-Mu yang tidak terbatas menjamin bahwa tidak ada rencana-Mu yang akan gagal. 

Kesetiaan-Mu yang turun-temurun menjamin bahwa tidak ada firman-Mu yang akan Engkau abaikan. Sebaliknya Engkau selalu menepati janji-Mu dan menjadikan semuanya indah pada waktunya. 

Engkau memelihara umat-Mu dan tidak pernah Engkau melupakan mereka. Oleh sebab itu kami dapat berjalan dengan memandang masa depan tanpa merasa ragu maupun kuatir. Engkaulah jaminan bagi hari esok kami.

 
Mengawali hari ini kembali kami mau bersyukur kepada-Mu karena Engkaulah Penolong hidup kami. Dengan tangan-Mu yang teguh Engkau menetapkan langkah-langkah kaki kami. 

Dengan kasih setia-Mu yang tidak pernah berkesudahan Engkau mengawal hidup kami. Oleh sebab itu kami mempercayakan seluruh hidup kami di sepanjang hari ini ke dalam kemurahan-Mu. 

Jauhkanlah kami dari pencobaan, lindungilah kamj dari pada yang jahat, dan jadikanlah semua hal yang kami kerjakan berhasil. Permuliakanlah nama-Mu melalui hidup kami dan tolonglah kami agar dapat menjadi saksi-Mu yang efektif di manapun diri kami berada pada hari ini.

 ***

Ya Allah Sang Pemurah, kami terguncang dan berduka oleh pandemik COVID-19 ini.

Saat ini ketika seluruh ciptaan 
mengerang kesakitan, kami bersandar pada Firman-Mu yang hidup dan memohon kemurahan-Mu kepada seluruh umat manusia; 

Peliharalah kami di bawah sayap-Mu, 
dan lindungi kami dalam kehangatan-Mu; Jaga setiap kami dari krisis yang kami gumuli setiap hari; Engkaulah Allah yang mendengar kami; Engkaulah Allah yang memelihara kami. 

Ya Allah Sang Pemurah, kami andalkan Engkau dan yakin pada nama-Mu yang hebat; Tolong kami melihat Terang dalam DIKAU; Tolong kami membangun Pengharapan dalam DIKAU; Tolong kami mewujudkan Damai dalam DIKAU. 

Dengan sepenuh hati kami mohon semua ini dalam nama Yesus Kristus, Tuhan dan Juruselamat kami.

 ***

Bapa kami yang di sorga, Dikuduskanlah nama-Mu, datanglah Kerajaan-Mu, jadilah kehendak-Mu di bumi seperti di sorga. Berikanlah kami pada hari ini makanan kami yang secukupnya dan ampunilah kami akan kesalahan kami, seperti kami juga mengampuni orang yang bersalah kepada kami; dan janganlah membawa kami ke dalam pencobaan, tetapi lepaskanlah kami dari pada yang jahat. Karena Engkaulah yang empunya Kerajaan dan kuasa dan kemuliaan sampai selama-lamanya. Amin. 
 

 

KEBAHAGIAAN SEJATI ANUGERAH ALLAH | Matius 5 | Mezbah Keluarga | 6 Juli 2021





MEZBAH KELUARGA 
6 Juli 2021
Matius 5
KEBAHAGIAAN SEJATI ANUGERAH ALLAH




💠 MEMBACA MAZMUR :
       📜 Mazmur 99:5, 9; 108:5 

Tinggikanlah TUHAN, Allah kita, 

DAN SUJUDLAH MENYEMBAH KEPADA TUMPUAN KAKI-NYA! KUDUSLAH IA! 

Tinggikanlah TUHAN, Allah kita, 

DAN SUJUDLAH MENYEMBAH DI HADAPAN GUNUNG-NYA YANG KUDUS! SEBAB KUDUSLAH TUHAN, ALLAH KITA! 

Tinggikanlah diri-Mu mengatasi langit, ya Allah, 

DAN BIARLAH KEMULIAAN-MU MENGATASI SELURUH BUMI. 


💠 SAAT TEDUH
Meneduhkan, menenangkan, dan memusatkan hati kepada Tuhan.


💠 MENYANYI :  PKJ 2. 
MULIA, MULIA NAMANYA

🎶

💠 BACAAN ALKITAB :
      📖 Matius 5:1-10 (TB)  

1 Ketika Yesus melihat orang banyak itu, naiklah Ia ke atas bukit dan setelah Ia duduk, datanglah murid-murid-Nya kepada-Nya.

2 Maka Yesus pun mulai berbicara dan mengajar mereka, kata-Nya: 

3 "Berbahagialah orang yang miskin di hadapan Allah, karena merekalah yang empunya Kerajaan Sorga.

4 Berbahagialah orang yang berdukacita, karena mereka akan dihibur.

5 Berbahagialah orang yang lemah lembut, karena mereka akan memiliki bumi.

6 Berbahagialah orang yang lapar dan haus akan kebenaran, karena mereka akan dipuaskan.

7 Berbahagialah orang yang murah hatinya, karena mereka akan beroleh kemurahan.

8 Berbahagialah orang yang suci hatinya, karena mereka akan melihat Allah.

9 Berbahagialah orang yang membawa damai, karena mereka akan disebut anak-anak Allah.

10 Berbahagialah orang yang dianiaya oleh sebab kebenaran, karena merekalah yang empunya Kerajaan Sorga.




💠 RENUNGAN : 

KEBAHAGIAAN SEJATI  ANUGERAH ALLAH 

 
Matius 5-7 yang dikenal sebagai khotbah di bukit merupakan bagian pertama dari blok pengajaran Yesus. Delapan ucapan bahagia ini (3-10) diawali dan diakhiri dengan frasa "Kerajaan Sorga" (3, 10), yang berarti bahwa kebahagiaan adalah akibat dari kehidupan yang memenuhi karakteristik surgawi. Yesus sedang mengajarkan para murid untuk menentukan kebahagiaan tidak menurut karakteristik dunia.
 
Dunia mengenal kemiskinan jasmani, tetapi tidak mengenal kemiskinan rohani, yaitu kesadaran bahwa kita sungguh-sungguh membutuhkan Tuhan. Dunia mengenal dukacita karena peristiwa yang menyedihkan, tetapi tidak tahu kedukaan yang merupakan sikap yang diperlukan untuk berbalik dari dosa dan bergantung pada-Nya. 

Prinsip yang penting ini dikemukakan Yesus di dalam Sabda Bahagia sebagaimana yang dicatat di dalam Matius 5. Di situ Ia berkata: "Berbahagialah orang yang miskin di hadapan Allah." Yang Ia maksud adalah orang yang bangkrut secara rohani alias yang kehidupan rohaninya berantakan karena dosa. Yesus berkata bahwa merekalah yang empunya Kerajaan Sorga atau Kerajaan Allah. 

Kebahagiaan surgawi memiliki karakteristik memberi perhatian terhadap mereka yang sengsara. Orang dunia merasa berbahagia jika kepentingannya terlayani, meski untuk itu orang lain teraniaya. Sebaliknya kebahagiaan surgawi meliputi orang yang terus menerus disucikan sebab kondisi-kondisi bahagia yang diwujudkan dalam kehidupannya sehingga ia dapat melihat Allah di tengah dunia. Ia membawa damai kepada sesama manusia karena damai Allah ada di dalamnya. Juga saat ia harus menerima aniaya oleh karena imannya.
 
Kebahagiaan sejati adalah anugerah, juga karakter surgawi. Saat kita memberi diri dibentuk oleh Kristus sehingga karakter-Nya mewujud dalam kehidupan kita, saat itu pula kita mengalami kebahagiaan sejati.




PERTANYAAN UNTUK DIRENUNGKAN SECARA PRIBADI :

Apabila kebahagiaan adalah karena anugerah dan bukan karena kebaikan kita, masih perlukah kita melakukan kebaikan? 

Mengapa demikian?

 
💠 SAAT TEDUH
Meneduhkan hati di hadapan Tuhan.
 

💠 MENYANYI :   KJ 392. 
'KU BERBAHAGIA

🎶

🎶

🎶


💠 DOA : 


Ya Bapa yang baik, 
Sungguh besar anugerah-Mu. Kami berterima kasih kepada-Mu untuk anugerah-Mu yang tidak terbatas itu. 

Di dalam Yesus Kristus Engkau telah menebus diri kami dari kehidupan yang sia-sia dan penuh dosa. Dan Engkau telah membebaskan diri kami dari hukuman dosa dan memberikan hidup yang baru. 

Tolonglah kami agar mampu hidup secara bertanggung jawab terhadap kemurahan-Mu yang sangat besar itu, yaitu mengisinya dengan perbuatan-perbuatan yang baik dan yang memuliakan nama-Mu. Sehingga dengan demikian kami dapat hidup sebagai saksi-Mu, dan membawa banyak orang datang kepada-Mu melalui perbuatan dan perkataan kami yang sesuai dengan kebenaran firman-Mu.

 
Ya Tuhan, tak putus-putusnya kami bersyukur kepada-Mu karena Engkau telah memberi kesempatan kepada kami untuk menikmati kemurahan-Mu.

Mampukan diri kami untuk mengisi kesempatan yang Engkau berikan kepada kami pada hari ini dengan kehidupan yang bermakna, dan yang menyenangkan hati-Mu. 

Sertailah diri kami dengan Roh Kudus-Mu dan tuntunlah hidup kami dengan kebenaran-Mu. Berkatilah semua yang kami kerjakan dengan keberhasilan. 

Lindungilah kami dari pada yang jahat dan berikan kepada kami kemenangan atas setiap tantangan. 
 

***

Tuhan Yang Mahakuasa, 
Putra-Mu Yesus Kristus menderita bagi kami di kayu salib, agar kami memiliki hidup yang kekal.

Engkau hadir bersama kami dalam penderitaan kami saat kami menanggung pandemi; Hadir untuk mereka yang sakit;  
Hadir untuk mereka yang sekarat;  
Hadir untuk mereka yang berduka.  

Kami tahu bahwa di dalam kasih-Mu segala sesuatu akan pulih.  

Kuatkan dalam diri kami harapan, yang hanya datang dari iman akan kasih-Mu yang tidak pernah gagal. 

Ini kami mohon melalui Putra-Mu, Sumber anugerah yang kekal, Juruselamat kami Yesus Kristus, yang memerintah bersama-Mu, dan Roh Kudus, Allah yang Esa.  


 ***

YA YESUS, ANAK DOMBA ALLAH, KASIHANILAH KAMI,

YA YESUS, ANAK DOMBA ALLAH, KASIHANILAH KAMI,

YA YESUS, ANAK DOMBA ALLAH, BERILAH KAMI DAMAI-MU.


 ***

Bapa kami yang di sorga, Dikuduskanlah nama-Mu, datanglah Kerajaan-Mu, jadilah kehendak-Mu di bumi seperti di sorga. Berikanlah kami pada hari ini makanan kami yang secukupnya dan ampunilah kami akan kesalahan kami, seperti kami juga mengampuni orang yang bersalah kepada kami; dan janganlah membawa kami ke dalam pencobaan, tetapi lepaskanlah kami dari pada yang jahat. Karena Engkaulah yang empunya Kerajaan dan kuasa dan kemuliaan sampai selama-lamanya. Amin. 
 

 

Minggu, 04 Juli 2021

TUHAN BESERTA KITA | 2 Tawarikh 20 | Mezbah Keluarga | 5 Juli 2021





MEZBAH KELUARGA 
5 Juli 2021
2 Tawarikh 20
TUHAN BESERTA KITA


💠 MEMBACA MAZMUR :
       📜 Mazmur 97: 11, 12 

Terang sudah terbit bagi orang benar, 

DAN SUKACITA BAGI ORANG-ORANG YANG TULUS HATI. 

Bersukacitalah karena TUHAN, hai orang-orang benar, 

DAN NYANYIKANLAH SYUKUR BAGI NAMA-NYA YANG KUDUS. 




💠 SAAT TEDUH
Meneduhkan, menenangkan, dan memusatkan hati kepada Tuhan.


💠 MENYANYI :  PKJ 14. 
KUNYANYIKAN KASIH SETIA TUHAN

🎶

💠 BACAAN ALKITAB :
      📖 2 Tawarikh 20:14-15, 17
 
14 Lalu Yahaziel bin Zakharia bin Benaya bin Matanya, seorang Lewi dari bani Asaf, dihinggapi Roh TUHAN di tengah-tengah jemaah, 

15 dan berseru: "Camkanlah, hai seluruh Yehuda dan penduduk Yerusalem dan tuanku raja Yosafat, beginilah firman TUHAN kepadamu: Janganlah kamu takut dan terkejut karena laskar yang besar ini, sebab bukan kamu yang akan berperang melainkan Allah. 

17 Dalam peperangan ini tidak usah kamu bertempur. Hai Yehuda dan Yerusalem, tinggallah berdiri di tempatmu, dan lihatlah bagaimana TUHAN memberikan kemenangan kepadamu. Janganlah kamu takut dan terkejut. Majulah besok menghadapi mereka, TUHAN akan menyertai kamu." 



💠 RENUNGAN : 



TUHAN BESERTA KITA

Di antara semua hal yang kita perlukan, penyertaan Allah merupakan yang paling kita butuhkan. Memang sebagai seorang manusia kita memiliki banyak keperluan, baik yang bersifat jasmani, jiwani maupun rohani. Namun di antara semua itu penyertaan Allah adalah yang paling kita butuhkan. Sebab Dia adalah Allah yang bertanggung jawab. Di dalam kasih-Nya Dia tidak akan membiarkan kita anak-anak-Nya di dalam keadaan yang terlantar. Oleh karena itu apabila Allah yang menyertai kita maka Dia pulalah yang akan menjamin serta mencukupkan semua hal yang kita perlukan di dalam hidup kita. Sehingga dengan demikian kita tidak perlu merasa kuatir tentang hidup kita.

 


Jaminan seperti itulah yang Allah berikan dan yang dialami oleh Yosafat, Raja Yehuda, sebagaimana yang dicatat di dalam 2Tawarikh 20. Saat itu Yosafat dan penduduk Yerusalem sedang menghadapi kepungan dari bani Moab dan Amon dengan tentara mereka yang berjumlah sangat besar. Namun Allah melalui nabi Yahaziel berjanji kepada Yosafat bahwa Ia akan menyertai Yosafat. Di dalam penyertaan-Nya tersebut Tuhan sendirilah yang akan berperang bagi umat-Nya. Janji Tuhan ini menunjukkan bahwa sesungguhnya yang paling kita perlukan di dalam hidup kita adalah penyertaan-Nya. Sebab bila Dia yang menyertai kita maka kita memiliki jaminan bahwa kita pasti akan hidup berkemenangan.

 

PERTANYAAN UNTUK DIRENUNGKAN SECARA PRIBADI :

Apakah yang paling Anda perlukan di dalam hidup Anda saat ini? Mengapa demikian?

 


💠 SAAT TEDUH
Meneduhkan hati di hadapan Tuhan.
 


💠 MENYANYI :   KJ 345. (1-3)
SERTAI KAMI, TUHAN

🎶
🎶
🎶


💠 DOA MENANGGAPI BACAAN ALKITAB :


Tuhan, Engkaulah yang paling kami perlukan di dalam hidup kami. Penyertaan-Mu menjamin masa depan hidup kami. Sebab bila Engkau yang menyertai diri kami maka sesungguhnya tidak ada apapun yang akan mampu menghalangi hidup kami untuk meraih rancangan-Mu yang indah bagi diri kami. Bila kami berjalan bersama dengan diri-Mu maka Engkaulah yang akan menatang dan menopang diri kami, serta membuka jalan bagi hari depan kami. Ya Tuhan, kami mempercayakan seluruh hidup kami ke dalam belas kasihan-Mu.

 

Ya Allah yang kasih setia-Nya tetap untuk selama-lamanya, kepada-Mu kami berserah. Kami bersyukur karena tuntunan dan penyertaan-Mu akan menyanggupkan diri kami untuk melewati hari ini di dalam kemenangan. Berkat-Mu tidak pernah surut dan pemeliharaan-Mu tidak pernah berhenti atas hidup kami. Ya Tuhan, dalam kuasa penyertaan-Mu saja kami percaya bahwa oleh pertolongan-Mu, maka semua yang kami kerjakan pada hari ini akan menjadi berhasil, dan oleh kemurahan-Mu Engkau akan menyempurnakan semuanya itu. Kepada-Mu kami berharap, dan di dalam nama Yesus Kristus, Tuhan dan Juruselamat kami, kami mengangkat doa ini. 

 ***

Bapa kami yang di sorga, Dikuduskanlah nama-Mu, datanglah Kerajaan-Mu, jadilah kehendak-Mu di bumi seperti di sorga. Berikanlah kami pada hari ini makanan kami yang secukupnya dan ampunilah kami akan kesalahan kami, seperti kami juga mengampuni orang yang bersalah kepada kami; dan janganlah membawa kami ke dalam pencobaan, tetapi lepaskanlah kami dari pada yang jahat. Karena Engkaulah yang empunya Kerajaan dan kuasa dan kemuliaan sampai selama-lamanya. Amin.